Artikelilmiahs
Menampilkan 17.241-17.260 dari 50.010 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 17241 | 20289 | H1C014046 | PERANCANGAN TOPOLOGI SEGITIGA UNTUK JARINGAN KAMPUS DENGAN KETERSEDIAAN TINGGI MENGGUNAKAN SOFTWARE-DEFINED NETWORKING | Jaringan komputer penyusun jaringan kampus tersusun secara hierarkis yang terdiri dari lapisan core, distribution dan acces. Lapisan core merupakan lapisan utama pada jaringan yang memerlukan sifat ketersediaan tinggi. Ketersediaan tinggi ini diperlukan untuk mengatasi permasalahan kegagalan jaringan pada jaringan. Salah satu cara memberikan ketersediaan tinggi pada jaringan adalah dengan menerapkan topologi segitiga dan protokol routing untuk memberikan sifat ketersediaan tinggi. Saat ini, untuk menerapkan protokol routing diperlukan konfigurasi masing-masing perangkat di jaringan, hal ini akan membuat kinerja staf TI akan semakin lama terlebih lagi konfigurasi perangkat juga spesifik pada penyedia perangkat. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan Software-Defined Networking (SDN). SDN akan memisahkan control plane dan data plane dalam tempat yang berbeda. Komunikasi yang dilakukan control plane dan data plane menggunakan protokol OpenFlow. Salah satu cara penerapan SDN dalam jaringan adalah menggunakan RouteFlow. Mininet merupakan aplikasi yang digunakan untuk simulasi perangkat switch yang mendukung protokol OpenFlow. Pada penelitian ini, penulis menggunakan RouteFlow dan Mininet untuk membangun jaringan topologi segitiga dengan sifat ketersediaan tinggi khususnya pada kegagalan jalur. Skenario 1 penulis melakukan pengujian dengan parameter keterhubungan menggunakan ping sekaligus memastikan aliran paket, sedangkan skenario 2 akan dilakukan pengujian dengan parameter keterhubungan saat terjadi kegagalan jalur pada jalur yang pada skenario 1 digunakan untuk melewatkan data menggunakan ping dan diamati aliran paket serta convergence time untuk dapat diketahui sifat ketersediaan tinggi saat terjadi kegagalan jalur. Hasil yang diperoleh penulis adalah desain topologi segitiga yang dibangun dengan SDN dalam simulasi jaringan menggunakan 2 VM yang menjalankan control plane dan data plane secara terpisah berhasil dibangun dan terhubung. Pengujian skenario 1 didapatkan rentang nilai ping 40 ms sampai dengan 65 ms dengan aliran paket melewati jalur terpendek. Skenario 2 didapatkan nilai ping 66 ms sampai dengan 71 ms dan melewati jalur alternatif serta didapatkan convergence time sebesar 3,4 s sampai dengan 3,5 s. | The computer network of campus network compilers is arranged hierarchically consisting of core layers, distribution and acces. The core layer is the primary layer on the network requiring high availability. This high availability is necessary to solve network failure problems. One way of providing high availability on a network is to apply triangular topologies and routing protocols to provide high availability. Currently, to implement the routing protocols required configuration of each device in the network, this will make the performance of IT staff will be longer, especially the device configuration is also specific to the provider of the device. These problems can be solved with Software-Defined Networking (SDN). SDN will separate the control plane and data plane in different places. Communications by control plane and data plane using OpenFlow protocol. One way of implementing SDNs in a network is to use RouteFlow. Mininet is an application used to simulate switch devices that support the OpenFlow protocol. In this study, the authors used RouteFlow and Mininet to build triangular topology networks with high availability properties especially on path failure. Scenario 1 the authors tested the connected parameters using ping while ensuring packet flow, while scenario 2 will be tested with connection parameters in the event of path failure on the path which in scenario 1 is used to pass data using ping and observed packet flow and convergence time to be known high availability properties when path failure occurs. The results obtained by the author is a triangular topology design built with SDN in a network simulation using 2 VM that runs the control plane and data plane separately successfully built and connected. Scenario 1 test shows a ping range of 40 ms to 65 ms with packet flow across the shortest path. Scenario 2 got ping 66 ms to 71 ms and passed alternative path and got convergence time 3,4 s up to 3,5 s. | |
| 17242 | 20356 | H1B013010 | PENERAPAN REGRESI LOGISTIK ORDINAL UNTUK MENGANALISIS TINGKAT KEPARAHAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014 | Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa di jalan yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan kerugian harta benda. Tingkat keparahan korban kecelakaan lalu lintas dapat digolongkan berdasarkan kondisi korban, yaitu luka ringan, luka berat, dan meninggal dunia. Penelitian ini merupakan salah satu penerapan regresi logistik ordinal untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan korban kecelakaan lalu lintas Banyumas tahun 2014. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kategori jenis kelamin laki-laki, umur lebih dari 25 tahun, kedudukan penumpang, pekerjaan mahasiswa/pelajar, dan pekerjaan lain-lain berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat keparahan korban kecelakaan lalu lintas. Relative risk dengan risiko tertinggi mengalami luka berat adalah kategori jenis kelamin laki-laki, sedangkan risiko tertinggi mengalami meninggal dunia adalah kategori umur 51 – 70 tahun. Odds ratio tingkat keparahan korban kecelakaan lalu lintas tertinggi adalah kategori kedudukan penumpang sebesar 1,772309 kali dibandingkan kedudukan pengendara. | A traffic accident is an event on a road involving a vehicle with or without other road users that result in human casualties and property losses. Based on the condition of the victims, the severity of traffic accident victims can be classified into minor injuries, serious injuries, and death. This study is one of the application of ordinal logistic regression to determine the factors affecting the severity of Banyumas traffic accident victims in 2014. The results of this study indicate that some categories such as male gender, age more than 25 years old, passenger position, college student/student, and other jobs significantly affect the severity of traffic accident victims. The relative risk with the highest risk of serious injury is the male gender category, whereas the highest risk of death is the age 51 – 70 years old category. The odds ratio of the highest severity of traffic accident victims is the passenger position that 1,772309 times compared to the driver position category. | |
| 17243 | 20396 | B1J013058 | PERBANDINGAN STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI EKOSISTEM MANGROVE SEGARA ANAKAN CILACAP TAHUN 2012 DAN 2016 | Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi organisme yang hidup di waktu dan habitat yang sama, serta saling berinteraksi satu sama lain. Struktur komunitas dijadikan sebagai parameter biologi karena mampu merespon terjadinya perubahan lingkungan. Gastropoda merupakan makrozoobenthos yang banyak ditemukan di ekosistem mangrove. Struktur komunitas gastropoda digunakan sebagai indikator untuk mengetahui status ekosistem mangrove dan mengetahui perubahan lingkungan yang terjadi di ekosistem mangrove. Hal tersebut mendorong dilakukannya penelitian tentang perbandingan struktur komunitas gastropoda di ekosistem mangrove Segar Anakan Cilacap pada tahun 2012 dan 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda pada tahun 2016, mengetahui ada tidaknya perbedaan struktur komunitas gastropoda berdasarkan data tahun 2012 dan mengetahui faktor lingkungan yang mempengaruhi struktur komunitas gastropoda di ekosistem mangrove Segara Anakan Cilacap pada tahun 2016. Pengambilan sampel dilakukan secara survey pada 12 stasiun di kawasan hutan mangrove Segara Anakan, dengan metode purposive sampling menggunakan 3 plot dengan 3 kali ulangan ukuran 50 cm x 50 cm dan jarak antar plot 50 m. Sampel gastropoda dimasukan ke dalam botol sampel dan diberi alkohol 70%, selanjutnya dilakukan identifikasi. Parameter fisik dan kimia lingkungan yang diukur adalah pH air, pH tanah, salinitas, temperatur, kandungan bahan organik tanah dan kandungan air tanah. Data gastropoda yang dihitung yaitu kepadatan, keanekaragaman, indeks dominansi, indeks kesamaan dan analisis faktor lingkungan. Data hasil penelitian selanjutnya dibandingkan dengan data hasil penelitian Novelia tahun 2012. Struktur komunitas gastropoda pada tahun 2016 di Segara Anakan terdiri atas 21 spesies dari 8 famili. Adanya perubahan struktur komunitas gastropoda pada tahun 2016 yang ditandai dengan berkurangnya jumlah dan kepadatan spesies dari tahun 2012. Faktor lingkungan yang berperan terhadap struktur komunitas gastropoda di ekosistem mangrove Segara Anakan yaitu salinitas dan pH. | Gastropod community structure can be used as an indicator to determine the status of mangrove ecosystems and to know the environmental changes in the mangrove ecosystem. The purpose of this research is to know the structure of gastropod community in 2016, to know whether there is a difference of gastropod community structure based on 2012 and to know the physical and chemical parameters of the environment that affect the structure of gastropod community in the mangrove ecosystem Segara Anakan Cilacap in 2016. Sampling was conducted by survey on 12 stations stations in the area of mangrove Segara Anakan, with purposive sampling method using 3 plots with 3 replications of size 50 cm x 50 cm and 50 m distance between plot. Samples of gastropods were inserted into the sample bottle and given 70% alcohol, and were subsequently identification. The measured physical and chemical parameters. Calculated gastropods data are density, diversity, evenness, dominance index, similarity index and environmental factor analysis. Further data of the research results are compared with data from Novelia in 2012. The results obtained from this research are 8 families consisting of 21 species. The diversity of gastropod species in Segara Anakan in 2016 is moderate with decreasing number and density from 2012. Environmental factors have significantly influence on the structure of the gastropod community in the Segara Anakan mangrove ecosystem are salinity and pH. | |
| 17244 | 20472 | G1H013052 | EFIKASI BISKUIT MOGATIYAM TERHADAP BERAT BADAN DAN KADAR TOTAL PROTEIN SERUM TIKUS SPRAGUE DAWLEY ANEMIA | Latar Belakang : Defisiensi besi merupakan penyebab anemia yang utama. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengkonsumsi pangan tinggi zat besi dan protein. Biskuit Mogatiyam yang dibuat dengan proporsi mocaf:pati garut 75:10 dengan penambahan sumber zat besi dan protein hati ayam:bayam merah yaitu 15:5 menghasilkan biskuit yang dapat diterima secara sensori melalui uji organoleptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biskuit Mogatiyam terhadap peningkatan berat badan dan kadar total protein serum tikus putih jantan galur Sprague Dawley anemia. Metode : Merupakan penelitian berbentuk eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Penelitian ini menggunakan 32 tikus putih jantan galur Sprague Dawley yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol, P1, P2, dan P3 yang masing-masing diberikan biskuit Mogatiyam sejumlah 0 g, 0,2052 g/200 g, 0,4104 g/200 g, dan 0,8208 g/200 g. Biskuit diberikan selama 14 hari. Pengamatan dilakukan terhadap berat badan setiap 3 hari dan kadar total protein serum pre dan post. Data berat badan dianalisis dengan ANOVA. Data kadar total protein serum dianalisis dengan dependent t test dan ANOVA. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian biskuit Mogatiyam sejumlah 0,2052 g/200 g (P1), 0,4104 g/200 g (P2), dan 0,8208 g/200 g (P3) terhadap peningkatan berat badan dan kadar total protein serum pada tikus anemia. Pemberian biskuit Mogatiyam sejumlah 0,8208 g/200 g pada P3 merupakan jumlah pemberian yang paling baik dalam meningkatkan berat badan dan kadar total protein serum pada tikus anemia yaitu sebesar 20,8 g dan 3,39 g/dl. Kesimpulan : Pemberian biskuit Mogatiyam dapat meningkatkan berat badan dan kadar total protein serum pada tikus anemia sehingga dapat dikembangkan menjadi PMT dalam mengatasi masalah anemia pada balita. | Background : Iron deficiency is a major cause of anemia. An alternative to overcome this problem is increasing intake of food which is rich in protein and iron. Mogatiyam biscuits made from mocaf and arrowroot starch which its ratio of 75:10 was produced acceptable biscuits based on sensory test. This study aimed to determine the effect of biscuits Mogatiyam on weight gain and total protein serum level of anemia Sprague Dawley rats. Methods : It is an experimental study using Randomized Block Design (RAKL). This study used 32 male rats Sprague Dawley were divided into 4 groups : control group, P1, P2, and P3 which each of them given a biscuit Mogatiyam of 0 g, 0.2052 g/200 g, 0.4104 g/200 g, and 0, 8208 g/200 g respectively. Biscuits were given for 14 days. Observations were made on body weight every 3 days and total protein serum level pre and post. Data of body weight was analyzed by ANOVA. Total protein serum level was analyzed by dependent t test and ANOVA. Results : The results showed that there was an effect of feeding Mogatiyam biscuits of 0.2052 g / 200 g (P1), 0.4104 g / 200 g (P2), and 0.8208 g / 200 g (P3) on weight gain and total protein serum level in anemic rats. Feeding Mogatiyam biscuits of 0.8208 g / 200 g is the best treatment on increase weight and total protein serum level in anemic rats which is 20.8 g and 3.39 g / dl. Conclusion : Feeding Mogatiyam biscuits can increase weight and total protein serum level in anemic rats so that it can be developed into PMT in overcoming anemia problem in toddlers. Keywords : Mogatiyam biscuits, anemic rats, body weight, total protein serum level. | |
| 17245 | 21473 | C1B014028 | PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, SERVICESCAPE, KUALITAS PELAYANAN, DAN LOKASI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Pada Konsumen Table Nine Kitchen Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel kualitas produk, harga, servicescape, kualitas pelayanan, dan lokasi terhadap kepuasan konsumen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 111 responden yang merupakan konsumen Table Nine Kitchen Purwokerto. Metode pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling. Data kemudian dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas produk, servicescape, kualitas pelayanan, dan lokasi berpengaruh pada kepuasan konsumen. Sedangkan, variabel harga tidak berpengaruh pada kepuasan konsumen. Nilai koefisien determinasi adjusted r square sebesar 0,553 memiliki arti bahwa variabel kualitas produk, harga, servicescape, kualitas pelayanan, dan lokasi mampu mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 55,3%, sedangkan sisanya sebesar 44,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel dalam penelitian ini yang paling dominan yaitu kualitas produk. | The purpose of this study is to identify and analyze the effect of variable product quality, price, servicescape, service quality, and location toward customer satisfaction. The sample in this study is 111 respondents who are customer of Table Nine Kitchen Purwokerto. Purposive sampling method used in the determination of the sample. Data was analyze using multiple regression analysis. The result of data analysis showed that partially product quality, servicescape, service quality, and location affects on customer satisfaction. While, the price is have no affect on customer satisfaction with an adjusted coefficient of determination R Square of 0.553, which means that the product quality, price, servicescape, service quality, and location are able to explain the variables of customer satistaction of 55,3%, while the remaining 44,7% is explained by other variables not examined. The most dominant influence in this study is the quality of the product. | |
| 17246 | 20359 | H1E013010 | STUDI POTENSI BATUAN BASAL MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DI DESA GUNUNG WETAN KEC. JATILAWANG KAB. BANYUMAS | Penelitian dilakukan dengan metode geolistrik tahanan jenis Konfigurasi Wenner di Desa Gunung Wetan Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui struktur lapisan bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas batuan dengan pemodelan 2D dan melakukan pemodelan 3D dengan mengkorelasi antar lintasan Wenner untuk mengetahui potensi sumber daya batuan basal. Pengambilan data di lapangan dilakukan dengan tiga lintasan masing masing memiliki panjang lintasan 100 meter. Pengolahan dan pemodelan data dilakukan menggunakan Software Microsoft Excel, Software RES2DINV 3.54, Software Surfer 10 dan Software voxler 3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur lapisan bawah permukaan pada ketiga lintasan tersusun atas tiga lapisan batuan, yaitu lapisan pasir – lempung, tanah penutup, dan batuan basal. Lapisan pasir – lempung memiliki nilai resistivitas antara 4,66 – 16,9 Ωm. Sedangkan rentang nilai resistivitas untuk lapisan tanah penutup adalah 17 – 59,9 Ωm. Lapisan batuan basal memiliki rentang nilai resistivitas 70 – 302 Ωm. Desa Gunung Wetan memiliki potensi batuan basal dengan arah batuan dari Utara – Selatan dengan jumlah cadangan batuan sebesar 178921,42 m³. | The research was conducted using geoelectrical method of resistivity type using wenner configuration in Gunung Wetan Village, Jatilawang Subdistrict, Banyumas Regency. The purpose of this research is to know the structure of subsurface layer based on rock resistivity value with 2D modeling and to do 3D modeling by correlating between trajectory of Wenner to know the potency of basal rock resource. Data collection in the field is done with many paths that are three tracks each having 100 meters of track length. Processing and data modeling is done using Software Excel Microsoft, SoftwareNotepad, Software RES2DINV 3.54, Software Surfer 10 and Software voxler 3. The results of this study indicate that the structure the subsurface in the three trajectories composed of three layers of rock, the mix layers of sandstone - claystone, soil cover, and basalt rock. the mix layers of sandstone - claystone has a resistivity value between 4.66 - 16. Ωm. While the resistivity value range for the soil cover layer is 17 - 59.9 Ωm. The basal rock layer has a resistivity range of 70 - 302 Ωm. The village of Mount Wetan has the potential of basalt rock with rock direction from north - south with a reserve amount of 178921,42 m³. | |
| 17247 | 20358 | H1B012045 | APLIKASI TEORI ANTRIAN DENGAN MODEL MULTI PHASE DI POLI JANTUNG RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO | Penelitian ini membahas tentang teori antrian yang diaplikasikan pada pelayanan di poli jantung RSUD Margono Purwokerto, dengan tujuan untuk mendapatkan model antrian yang sesuai dan efektifitas pelayanan pasien. Data meliputi waktu kedatangan, waktu dimulai pelayanan, dan waktu selesainya pelayanan yang diambil pada minggu keempat pada Januari 2017 dan minggu pertama pada Februari 2017, pukul 07.00 sampai 12.00 WIB. Metode analisis yang digunakan adalah (1) menentukan distribusi kedatangan dan waktu pelayanan, (2) menentukan model antrian, dan (3) menentukan ukuran keefektifan. Model antrian yang diperoleh adalah M/G[3]/1:GD/83/~, G/G[3]/1:GD/83/~, dan M/G/1:GD/83/~. Kinerja sistem antrian di phase 1 sudah efektif dibandingkan dengan phase 2 karena nilai steady state di phase 1 kurang dari satu sehingga pada phase 2 sebaiknya ditambah dokter dan suster yang melayani masing-masing sebanyak 2 orang. | The research studied queuing theory and it is application on the cardiovescular poly of Margono Public Hospital Purwokerto. The aim of the research is to obtain an appropriate queuing model and the effectiveness of patient service. The data are arrival time, a start of service time, and end of service time on the fourth week of January 2017 and the first week of February 2017, 07.00 a.m. to 12.00 p.m. The research method are (1) determining the distribution of arrival and services time, (2) determining queuing model, and (3) determining the effectiveness measurement. The result showed that the queueing model were M/G[3]/1:GD/83/∞, G/G[3]/1:GD/83/∞, dan M/G/1:GD/83/∞. Moreover, the performance of queuing system in phase 1 is more effective than phase 2 due to steady state value is less than one. In term of achieving steady state in phase 2, it is better to add two person for both doctors and nurses, respectively. | |
| 17248 | 20397 | H1K013036 | STUDI KEBERADAAN DAN FEEDING GROUND DUGONG (Dugong dugon) DI PULAU BAWEAN, KABUPATEN GRESIK, JAWA TIMUR | Dugong (Dugong dugon) merupakan mamalia laut herbivor yang saat ini statusnya termasuk dalam rentan terhadap kepunahan. Penelitian ini dilakukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang belum diketahui bagaimana keberadaan dan feeding ground dugong. Pengambilan data keberadaan dan feeding ground dilakukan di Desa Daun, Desa Legundi dan Desa Kumalasa menggunakan metode wawancara dan metode transek garis. Keberadaan dugong di Pulau Bawean dapat ditemukan di Desa Daun, Desa Legundi, dan Desa Kumalasa dimana semua responden masih sering melihat 1–3 dugong yang selalu ditemukan di daerah padang lamun dan juga ditemukan feeding trails dugong dengan cara grazing di Desa Daun. Jenis lamun yang ditemukan yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, C. serrulata, Halodule uninervis, H. pinifolia, dan Syringodium isoetifolium. Kondisi padang lamun termasuk kedalam kategori baik dengan petutupan lamun antara 28.699–82.677 % dimana jenis lamun didominasi oleh H. ovalis (553–2089 individu/m2). Keberadaan dugong erat hubungannya dengan sebaran jenis lamun seperti pada stasiun 1 dan 2 (Desa Daun) yang merupakan salah satu feeding ground dugong. Hal ini didasarkan dari keberadaan dugong yang ditemukan pada kawasan tersebut dan juga kelimpahan, kerapatan, penutupan jenis lamun didominasi oleh H. ovalis yang menjadi makanan kesukaan dugong. | Dugong (Dugong dugon) is a herbivorous marine mammals whose currently listed as vulnerable to extinction. This research was conducted in Bawean Island, Gresik Regency, East Java, which is not yet known how the existence and feeding ground dugong. Data of existence and feeding ground dugong were taken in Daun Village, Legundi Village and Kumalasa Village by using interview method and line transect method. The existence of dugong in Bawean Island can be found in Daun Village, Legundi Village, and Kumalasa Village where all of respondents still often see 1–3 dugong sightings that always found in seagrass meadow and found grazing trails of dugong in Daun Village. The diversity of seagrass type found are Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, C. serrulata, Halodule uninervis, H. pinifolia, and Syringodium isoetifolium. The seagrass meadow condition is included in good categories with seagrass cover between 28.699–82.677% which seagrass species is dominated by H. ovalis (553–2089 individual/m2). The existence of dugong closely related to the distribution of seagrass species such as in station 1 and 2 (Daun Village) which is one of feeding ground dugong. This is based on the existence of dugong that found in the area and also the abundance, density, coverage of seagrass species dominated by H. ovalis which became favorite food of dugong. | |
| 17249 | 20531 | F1D013055 | POLITIK ANGGARAN: STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN PEROLEHAN TAX AMNESTY DI KOTA BEKASI | ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan mengenai strategi pemerintah, dalam hal ini KPP Pratama Bekasi Utara dalam menjalankan kebijakan tax amnesty dan memperoleh peningkatan pajak di Kota Bekasi. Dalam penelitian ini menjelaskan mengenai deskripsi bagaimana strategi KPP Pratama Bekasi Utara dan apa saja strategi yang digunakan untuk memperoleh peningkatan pajak di Kota Bekasi. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis mengenai sumber apa yang kemudian dijadikan pedoman oleh KPP Pratama Bekasi Utara dalam merumuskan strategi yang ada serta kelemahan dan kelebihan apa yang dimiliki oleh strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan konstruktivisme dengan perspektif institusionalisme dan dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh KPP Pratama Bekasi adalah dengan menerapkan strategi sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 Tentang Tax Amnesty, yaitu penerapan tarif dasar bagi tebusan harta dalam bentuk repatriasi dan deklarasi serta memperkenalkan konsep deklarasi dan repatriasi harta itu sendiri sebagai konsep baru dalam sistem pemungutan pajak. Dua strategis tersebut didapatkan berdasarkan isu strategis secara umum yang selalu dihadapi pemerintah, yakni tidak terintegrasinya sistem perpajakan di Indonesia, banyaknya WP yang menyimpan harta mereka diluar wilayah Indonesia maupun dalam negeri sendiri sehingga merugikan negara serta mengurangi keadilan bagi WP yang telah melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak. | Abstract This research explains about Government strategy, in this case KPP Pratama Bekasi Utara in running amnesty tax policy and result of improvement in Bekasi City. This research uses qualitative research method with phenomenology approach. Phenomenology approach is used so that the researcher can give a description of the strategy of KPP Pratama Bekasi Utara purely, without any opinion from the researcher to get the information completely without any influence from anyone and anything. In this study explain the description of how the strategy of KPP Pratama Bekasi Utara and what are the strategies used to obtain tax increase in the City of Bekasi. This research using constructivism with institutionalism perspective and phenomenological approach. The result of this research showed that the KPP North Bekasi’s strategy still based on laws of Number 11 year of 2016th about Tax Amnesty. It is about basic tariff assembling for property compensation for repatriation and declaration form and introducing declaration concept and repatriation properties itself as new concept on tax collection system. The two strategies have been get based on strategic issues generally which is faced by Government is doesn’t integrated the tax system in Indonesia. There so many WP which is saving their properties in outside region of Indonesia in spite of domestic itself until it can be damage and reduce justice for others WP whom have finish their obligation for paying the tax. | |
| 17250 | 20637 | C1B013061 | PENGARUH KUALITAS LAYANAN, CITRA PERUSAHAAN DAN KETERIKATAN PELANGGAN TERHADAP WORD OF MOUTH DAN REPURCHASE INTENTION MELALUI KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI MEDIASI (Studi Pada Pasien Poli Obgyn Rumah Sakit Ananda Purwokerto) | Saat ini dirasa penting bahwa industri layanan kesehatan perlu memberikan perhatian khusus terkait implementasi strategi pemasaran dalam pengelolaan bisnis jasa kesehatan selain memperhatikan aspek sosial dan medis itu sendiri agar tetap mampu bertahan dan bersaing dengan layanan jasa serupa serta mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di era globalisasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas layanan, citra perusahaan dan keterikatan pelanggan terhadap kepuasan pelanggan dan untuk menguji kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas layanan, citra perusahaan dan keterikatan pelanggan terhadap word-of-mouth dan repurchase intention di Poli Obgyn Rumah Sakit Ananda Purwokerto. Sampel dalam penelitian ini terdapat 195 responden yang merupakan pasien Poli Obgyn Rumah Sakit Ananda Purwokerto. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Data di analisis menggunakan Structural Equational Modelling (SEM). Perangkat lunak statistik SPSS dan AMOS digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas layanan, citra perusahaan, dan keterikatan pelanggan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap word-of-mouth dan repurchase intention. Hasil lainnya ditemukan bahwa kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas layanan, citra perusahaan dan keterikatan pelanggan terhadap word-of-mouth dan repurchase intention. | Nowdays it is importan that medical service industry need to give sepecial attention about implementation of marketing strategy in order to managing medical service business which is not only about social or medical aspects itself to still survive and compete with another competitor in the same sector an also can fulfill the customer needs in this globalization era. The purpose of this study is to identify and analyze the effect of service quality, corporate image and customer engagement to customer satisfaction and to test whether customer satisfaction mediates the effect of service quality, corporate image and customer engagement to word-of-mouth and repurchase intention. The sample in this study there were 195 respondents who are patients of Poly Obgyn Ananda Hospital Purwokerto. Simple random sampling method used in the determination of the sample. Data was analyzed using Equational Structural Modeling (SEM). Statistical software SPSS and AMOS was used to analyze the data. These results indicate that service quality, corporate image and customer engagement positively affects customer satisfaction. Other results found that customer satisfaction mediates the effect of service quality, corporate image and customer satisfaction on word-of-mouth and repurchase intention. | |
| 17251 | 21475 | C1B011032 | PENGARUH KEADILAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI PEMEDIASI (Survey Terhadap Karyawan Bank Mandiri Kantor Cabang Purbalingga) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh keadilan organisasi, komitmen organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Judul penelitian ini adalah "Pengaruh Keadilan Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja Sebagai Pemediasi". Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Karyawan Bank Mandiri Kantor Cabang Purbalingga. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 48. Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan skala Likert’s dan uji hipotesis menggunakan Analisis Regrasi dan Uji Sobel. Hasil dari penelitian ini adalah keadilan organisasi berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, keadilan organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, keadilan organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja, komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja, komitmen organisasi memediasi pengaruh keadilan organisasi terhadap kinerja, dan kepuasan kerja memediasi pengaruh keadilam organisasi terhadap kinerja. Berdasarkan hasil penelitian ini, pihak manajemen perlu menerapkan kebijakan mengenai keadilan organisasional secara tepat. Cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan memenuhi berbagai kebutuhan dan harapan-harapan para karyawan terkait dengan pelaksanaan tugas maupun pekerjaan mereka secara efektif dan efisien, serta menerapkan sistem penilaian kinerja karyawan secara fair, objektif dan transparan dengan dukungan penuh dari para pimpinan masing-masing bagian dalam organisasi. Demi terus meningkatkan kinerja para karyawannya, pihak manajemen Bank Mandiri Cabang Purbalingga juga perlu menerapkan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan keadilan distributif, keadilan prosedural, keadilan interaksional dan juga perlu menerapkan prosedur yang adil kepada semua anggota organisasi dalam menentukan distribusi penghargaan atas prestasi kerja yang mampu dicapai oleh masing-masing karyawan. | The purpose of this study is to analyze the influence of organizational justice, organizational commitment and job satisfaction on employee performance. The title of this research is "The Influence of Organizational Justice on Employee Performance With Organizational Commitment and Job Satisfaction As Mediator". The population used in this research is Employee of Bank Mandiri Purbalingga Branch Office. The sampling technique conducted by simple random sampling method with the 48 respondents. The measurement of variables in this study used Likert's scale and hypothesis test using Regression and Sobel Test. The result of this research is organizational justice have positive effect to organizational commitment, organizational justice have positive effect on job satisfaction, organizational justice have positive effect on performance, organizational commitment have positive effect on performance, job satisfaction have positive effect on performance, organizational commitment mediate influence of organizational justice to performance , and job satisfaction mediate influence of organizational justice on performance. Based on the results of this study, management needs to implement policies on organizational justice appropriately. The ways that can be done are to meet the various needs and expectations of employees associated with the implementation of job and their work effectively and efficiently, and applying the employee performance appraisal fair system, objective and transparent with the full support of the leaders of each section within the organization. To improve the performance of its employees, the management of Bank Mandiri Purbalingga Branch Office also needs to apply various policies related to distributive justice, procedural justice, interactional justice and also need to apply fair procedures to all members of the organization in determining the distribution of rewards for work performance that can be achieved by each employee. | |
| 17252 | 20361 | C1J013022 | ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING CUSTOMER’S DEMAND TOWARDS ISLAMIC BANKING : A STUDY ON BANK SYARIAH MANDIRI PURWOKERTO | Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai peranan penting di dalam perekonomian Indonesia. Kegiatan bank sebagai penghimpun dan penyalur dana dibedakan menjadi dua berdasarkan sistem operasinya, yaitu bank konvensional dan bank syariah. Perbedaan mendasar dari keduanya adalah bank syariah tidak menggunakan sistem bunga dalam kegiatan usahanya dan konvensional menggunakan bunga untuk mendukung kegiatan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh agama, tingkat pendidikan, bagi hasil, pendapatan, produk, dan pelayanan terhadap permintaan menabung di Bank Mandiri Syariah (BSM). Total sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Slovin dan diambil dengan menggunakan metode accidental sampling sebesar 100 orang, dimana responden adalah nasabah Bank Mandiri Syariah Purwokerto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda, untuk mencari pengaruh variabel X terhadap Y. Hasil regresi menunjukkan bahwa variabel agama, pendidikan, produk, dan pelayanan mempengaruhi permintaan nasabah di Bank Mandiri Syariah Purwokerto. Sementara bagi hasil dan pendapatan tidak memiliki pengaruh terhadap permintaan nasabah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu diadakan sarana yang dapat menarik dan mempertahankan nasabah seperti promosi. Promosi dapat meningkatkan modal bank, dimana sesuai penelitian di atas faktor agama dapat memengaruhi permintaan, dan dengan adanya promosi di Purwokerto yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam akan meningkatkan permintaan di BSM di Purwokerto. Begitu juga perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan kepada nasabah. | Bank is one of financial institution which has an important role in the economic of Indonesia. The main activities of bank to collect and distribute funds divided into 2 based on its operation system, conventional bank and Islamic bank. The most distinctive differences both of them is Islamic bank is not using interest in their activity and conventional used interest to support their system. This purpose of this research is to analyze the effect of religion, education, profit sharing, income, products, and service to customer’s demand in Bank Syariah Mandiri. Sample of this research using Slovin technique and accidental sampling is 100, where is sample is customers of Bank Syariah Mandiri Purwokerto (BSM). The technique to collect data of this research using questionnaire and interview. Analyze technique is using multiple linear regression, to find the determinant of X on Y. The result of this research indicated that religion, education, product, and service, has significant effect on customer’s demand. While profit sharing and income has no significant effect on customer’s demand. The implication from this research is it is necessary to provide facilities that can attract and retain customers, such as promotion. Promotion can increase bank capital. According to the research above, religion factor can affect demand, then the promotion in Purwokerto where the majority of population is Muslim will increase demand of BSM services in Purwokero. It is also necessary to improve the quality of services provided to customers. | |
| 17253 | 20362 | H1B013058 | MODEL REGRESI LOGISTIK BINER UNTUK DATA RUMAH TANGGA MISKIN DI DESA PAGERAJI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS | Pada penelitian ini disajikan model regresi logistik biner untuk status kemiskinan di Desa Pageraji. Model memuat sebagian dari indikator kemiskinan dalam Pendataan Sosial-Ekonomi Penduduk tahun 2005, yaitu jenis lantai tempat tinggal, jenis dinding tempat tinggal, fasilitas buang air besar, sumber air minum, sumber penerangan utama, jenis bahan bakar untuk memasak menggunakan kayu bakar, jenjang pendidikan tertinggi kepala rumah tangga adalah SD dan tidak bersekolah. Model ini mampu memprediksi dengan benar 85,1 % dari hasil observasi. Odds ratio menunjukan bahwa rumah tangga dengan jenis lantai bukan keramik akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 3,502 kali dibandingkan rumah tangga dengan jenis lantai keramik, rumah tangga dengan jenis dinding tempat tinggal bukan tembok akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 1,534 kali dibandingkan rumah tangga dengan jenis dinding tembok, rumah tangga dengan fasilitas buang air besar bukan milik sendiri akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 2,779 kali dibandingkan rumah tangga dengan fasilitas buang air besar sendiri, rumah tangga dengan sumber air minum yang digunakan berasal dari sumur/mata air tidak terlindungi akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 1,519 kali dibandingkan rumah tangga dengan menggunakan sumur/mata air yang terlindungi, rumah tangga dengan jenis bahan bakar untuk memasak menggunakan kayu bakar akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 2,347 kali dibandingkan rumah tangga yang menggunakan gas atau tidak memasak, kepala rumah tangga dengan jenjang pendidikan tertinggi SD akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 4,213 kali dibandingkan yang berpendidikan SMA/SMP/tidak sekolah dan kepala rumah tangga yang tidak bersekolah akan termasuk dalam rumah tangga miskin dengan peluang 3,333 kali dibandingkan yang berpendidikan SMA/SMP/SD. | The research studied discusses the binary logistic regression model for poverty status in Desa Pageraji. The model contains some of the poverty indicators in the Pendataan Sosial-Ekonomi Penduduk 2005, they are the type of residential floor, the type of residential wall, the defecation facility, the source of drinking water, the source of main lighting, the type of cooking using firewood, highest education level of the household head which are elementary school and not attending school. This model is able to predict correctly 85,1% of observations. The odds ratio shows that a residence having a house without ceramic floor will be considered as a poor family with probability 3.502 times compare to the one with ceramic floor; a residence having a house with non solid wall will be considered as a poor family with probability 1.534 times compare to the one with solid wall; a residence having a house without toiletry will be considered as a poor family with probability 2.779 times compare to the one with toiletry; a residence having no drinkable water source will be considered as a poor family with probability 1.519 times compare to the one with drinkable water source; a residence using firewood for cooking will be considered as a poor family with probability 2.347 compare the one using gas; a residence having elementary school as the higest education for the head of family will be considered as a poor family probability 4.213 times compare to the others; a residence in which the head of family does’n go to school will be considered as a poor family with probability 3.333times compare to the others. | |
| 17254 | 20366 | F1B011033 | PENGARUH KOMPETENSI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh kompetensi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan metode survey dengan jumlah sampel 26 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner. Pengujian validitas penelitian ini menggunakan analisis butir dengan korelasi Product moment, dan reliabilitas menggunakan metode sekali ukur dengan teknik belah dua. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan korelasi Kendall Tau-c didukung dengan regresi ordinal, sementara pengujian hipotesis ketiga menggunakan analisis konkordansi kendall w didukung dengan regresi ordinal. Berdasarkan hasil penelitian dan anallisis data menggunakan analisis regresi ordinal menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi kerja pegawai berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 0,551atau 55,1 persen; (2) Disiplin kerja pegawai berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 0,506 atau 50,6 persen; dan (3) Secara bersama-sama kompetensi kerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 0,687atau 68,7 persen. Kata kunci: , Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai dan Kompetensi Kerja | This research intended to test the influence of competence work and discipline work against the employee performance in sub-district of Sokaraja Banyumas district. The methodology used is quantitative research by using survey method by the total sample 26 respondents. Data were collected by using questionnaire method. Testing the instument validity of this research is using grains analysis with correlation product moment, and testing the instrument reliability is using once measure method and uses split-two technique. The testing of first hypotheses and second hypotheses are using correlation Kendall tau-c supported by regression ordinal, while the testing of third hypotheses is using concordance Kendall W analysis supported by regression ordinal. Based on the results of research and data analysis using ordinal regression analysis showed that: (1) Competence work influences positively and significantly to employee performance with the value of regression coefficient 0.551 or 55.1 percent; (2) Discipline work influences positively and significantly to employee performance with the value of regression coefficient 0,506 or 50,6 percent; And (3) Jointly, competence work and discipline work influence positively and significantly to employee performance with the value of regression coefficient 0.687 or 68.7 percent. Keywords: Competence work, Discipline work, and Employee Performance | |
| 17255 | 20488 | B1J013178 | KEANEKARAGAMAN KULTIVAR Plectranthus scutellarioides (L.) R. Br. DI BATURRADEN | Iler [Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.] merupakan tumbuhan semusim, termasuk Suku Lamiaceae, yang tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Iler merupakan tanaman hias yang mempunyai warna daun yang bervariasi tergantung kandungan pigmen di dalam daunnya. Variasi bentuk dan warna dapat menimbulkan beragamnya kultivar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman, dan hubungan kemiripan antar kultivar P. scutellarioides di Baturraden. Metode penelitian yang digunakan adalah survai dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Parameter penelitian yang diamati adalah morfologi batang, daun, dan bunga masing-masing kultivar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dari karakter morfologinya. Untuk mengetahui hubungan kemiripan dianalisis menggunakan metode UPGMA (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) dengan software MEGA (Molecular Evolutionary Genetics Analysis) version 5.05. Hasil penelitian didapatkan 9 kultivar yaitu P. scutellarioides ‘Black Dragon’, P. scutellarioides ‘Gold Anemon’, P. scutellarioides ‘Inky Fingers’, P. scutellarioides ‘Smallwood’s Driveway’, P. scutellarioides ‘Big Red Judy’, P. scutellarioides ‘Alabama Sunset’, P. scutellarioides ‘Collins Gold’, P. scutellarioides ‘Flambe’, dan P. scutellarioides ‘The Red’. Hubungan kemiripan paling dekat adalah P. scutellarioides ‘Inky Fingers’ dengan P. scutellarioides ‘Big Red Judy’ dengan indeks dissimilaritas 0,400, sedangkan hubungan kemiripan paling jauh adalah kultivar P. scutellarioides ‘Flambe’ dengan P. scutellarioides ‘Smallwood’s Driveway’ dengan indeks disimilaritas 0,933. | Painted nettle [Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.] is an annual plant included in the family Lamiaceae which grow well in lowland areas up to an elevation of 1,500 m above sea level. The painted nettle is an ornamental plant that has variable leaf shape and color depending on the pigment content in the leaves. Color variations can cause a variety of cultivars of this plant. The purpose of this study is to know the diversity, and the similarity relationship of P. scutellarioides cultivars in Baturraden. The method used in this study is survey with purposive sampling. The observed parameters include morphology of stems, leaves, and flowers of each cultivar. The data obtained were analyzed descriptively based on morphological characteristics. The similarity relationship was analyzed using UPGMA (Unweighted Pair Group Method with Arithmetic Mean) method with MEGA (Molecular Evolutionary Genetics Analysis) version 5.05. The results of this study showed that there are 9 cultivars of painted nettle namely P. scutellarioides 'Black Dragon', P. scutellarioides 'Gold Anemon', P. scutellarioides 'Inky Fingers', P. scutellarioides 'Smallwood's Driveway', P. scutellarioides 'Big Red Judy', P. scutellarioides 'Alabama Sunset' P. scutellarioides 'Collins Gold', P. scutellarioides 'Flambe', and P. scutellarioides 'The Red'. The closest similarity relationship is between P. scutellarioides 'Inky Fingers' and P. scutellarioides 'Big Red Judy' with a dissimilarity index of 0.400, whereas the farthest distance is between P. scutellarioides 'Flambe' cultivar and P. scutellarioides 'Smallwood's Driveway' with a disimilarity index of 0.933. | |
| 17256 | 20363 | G1B013046 | STUDI KELAYAKAN BAHAN BAKU AIR BERSIH DI DESA KUMEJING WONOSOBO | Latar Belakang : Sebanyak 75% penduduk mengandalkan sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan air domestik, sisanya memanfaatkan air sungai dan air Waduk Wadaslintang, sementara 100% penduduk memanfaatkan sumber mata air untuk keperluan konsumsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan berdasarkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas bahan baku air bersih di Desa Kumejing Wonosobo. Metodologi : Penelitian deskriptif menggunakan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh mata air yang ada di Desa Kumejing. Pengambilan sampel menggunakan metode Cluster yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan wilayah dengan karakteristik mata air yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Desa Kumejing dan mata air yang digunakan untuk kebutuhan air domestik. Hasil Penelitian : Mata air Jumbleng tidak memenuhi beberapa kriteria perlindungan mata air yaitu lokasi tanah yang mudah longsor, kotor, tidak terawat, tidak tertutup dan tidak memiliki pagar disekitar mata air. Kualitas dan kontinuitas mata air Jumbleng telah sesuai dengan baku mutu air bersih pada Permenkes No. 416/Menkes/Per/IX/1990. Kebutuhan air domestik masyarakat desa Kumejing tidak dapat dipenuhi dengan mengandalkan mata air Jumbleng. Kesimpulan : Mata air Jumbleng layak menjadi bahan baku air bersih di Desa Kumejing Wonosobo. | Background : As much as 75% of the population relying on spring to meet the needs of domestic water, the rest utilizing river water and Reservoir Wadaslintang water, while 100% of the population utilizing the spring for the purposes of consumption. The purpose of this research is to know the feasibility based on the quality, quantity and continuity of the raw material of clean water in Kumejing village, Wonosobo. Methods : Descriptive research using survey method. The population of this research is the entire springs in the village Kumejing. Sampling method using Cluster method based on determination techniques i.e. region with characteristics of a spring that is most widely used by people in the village of Kumejing and the springs that are used for domestic water needs. Result : Jumbleng spring water does not meet some of the criteria of protection spring that is the location of the land of easy avalanche, dirty, not well maintained, not enclosed and did not have a fence around the fountain. The quality and continuity of the springs Jumbleng has been in accordance with the quality of the raw water supply in Permenkes No. 416/Menkes/Per/IX/1990. The domestic water needs of the villagers Kumejing not be met by relying on a spring Jumbleng. Conclusion : Jumbleng spring water worth being raw material clean water in Kumejing village, Wonosobo. | |
| 17257 | 20364 | F1C013041 | Strategi Employee Relations Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Perusahaan Husky-China National Offshore Oil Corporation Madura Limited (HCML) Jakarta | Penelitian ini berjudul Strategi Employee Relations Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Perusahaan Husky-China National Offshore Oil Corporation Madura Limited (HCML) Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses strategi employee relations yang dilaksanakan oleh perusahaan HCML Jakarta dalam meningkatkan kinerja karyawannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam menetapkan informan yang relevan, peneliti menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 teknik, yaitu wawancara mendalam dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi employee relations yang dilakukan HCML Jakarta mampu meningkatkan kinerja karyawannya. Ada 5 jenis kegiatan employee relations yang HCML Jakarta lakukan yaitu program pelatihan karyawan, program penghargaan karyawan, media komunikasi internal, acara-acara khusus, dan klub-klub sosial. Strategi employee relations tersebut mampu memberikan dorongan terhadap karyawan agar dapat meningkatkan kinerja. Strategi tersebut mampu memunculkan rasa loyalitas, kerjasama tim yang baik, rasa tanggung jawab yang tinggi dan profesionalitas dalam melakukan pekerjaan. | This research is called Employee Relations Strategies to Improve the Performance Employees Of Husky-China National Offshore Oil Corporation Madura Limited (HCML) Jakarta. This report aims to understand how strategy employee relations conducted by the company hcml city in improving the performance of employees.This research in a qualitative research descriptive.In setting informants relevant, researchers used purposive sampling.Using techniques data collection 2 technique, the interviews and documentation.Researchers used technique triangulation resources to test the validity of data. The result of this research concluded that strategy employee relations done hcml jakarta increase the performance of employees .There are five types of activities employee relations who hcml jakarta do namely the program training employees, program award employees, media of communication internal, special occasions, and social clubs .Strategy employee relations is able to give impetus against the employee to increase the performance .The strategy promote a sense loyalty, cooperation good team, a sense of responsibility high and professionality in do the work. | |
| 17258 | 21466 | C1L014007 | Accounting Procedure and Cash Waqf Management In Indonesian Waqf Institution | Wakaf dan pemanfaatannya memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Namun hingga saat ini, pengelolaannya belum optimal dan sulit untuk mengukur akuntabilitas Nazhir karena belum ada standar pelaporan wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami prosedur akuntandi dan pengelolaan wakaf uang pada lembaga wakaf di Indonesia. Menggunakan penelitian deskriptif kualititatif untuk menggambarkan gambaran yang sebenarnya dan pendekatan studi kasus untuk menjelaskan secara spesifik mengenai fenomena prosedur akuntansi dan manajemen wakaf uang di lembaga wakaf Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf uang di Dompet Dhuafa telah memenuhi prinsip wakaf yang yang diadopsi dari prinsip BCPs sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya, pada Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Banyumas sebagai perwakilan regulator wakaf, pengelolaan wakaf uang belum optimal. Pelaporan wakaf uang pada laporan keuangan Dompet Dhuafa menggunakan PSAK No. 45 Revisi 2011 “Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba” dan PSAK No. 109 “Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah”. Sedangkan pada Perwakilan BWI Kabupaten Banyumas, tidak melaporkan pengelolaan wakaf uang. | Waqf and utilization have great potential in developing sharia economy and finance in Indonesia. But, until the present, the management of waqf is not optimal and difficult to measure the accountability of Nazhir because there is no reporting standard of waqf. The purpose of this study is to explore the management and reporting of cash waqf in Indonesia waqf institution. Using qualitative descriptive research to illustrate the true picture of the phenomenon of management and reporting of cash waqf in Indonesia. Case study approach used to explain specifically about the management and reporting of cash in waqf institution.The results of this study indicate that the management of cash waqf in Dompet Dhuafa has fulfilled the waqf principle that adopted from the principle of BCPs corresponds to laws and regulations. On the contrary, at the Representative of Indonesian Waqf Board (BWI) in Banyumas Regency as the representative of waqf regulator, its management of waqf is not yet optimal. Dompet Dhuafa reports their waqf management in the financial statement is using PSAK No. 45 Revised 2011 "Non-Profit Entities Financial Reporting" and PSAK No. 109 "Accounting for Zakat and Infak/Saqadah". While at Representative of Indonesian Waqf Board in Banyumas Regency did not report management of cash waqf. | |
| 17259 | 21474 | G1H012039 | HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MI INSTAN DAN KOPI DENGAN TEKANAN DARAH MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT DAN ILMU GIZI UNSOED | Latar Belakang : Mi instan dan kopi sering dikonsumsi mahasiswa. Kandungan natrium pada mi instan dan kafein pada kopi yang tinggi dapat mempengaruhi tekanan darah. Sebanyak 43,33% mahasiswa kedokteran memiliki tekanan darah tinggi. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi mi instan dan kopi, asupan natrium dan kafein, serta tingkat asupan natrium dan kafein dengan tekanan darah mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Unsoed. Metodologi Penelitian : Desain penelitian cross-sectional dengan sampel 108 mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Unsoed yang dipilih dengan stratified random sampling. Pengukuran konsumsi makanan dilakukan dengan food records, dan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer air raksa. Analisis bivariat dengan uji Chi-Square dan uji Spearman. Hasil : Sebanyak 72,2% dan 68,5% responden jarang mengkonsumsi mi instan dan kopi. Seluruh responden memiliki asupan natrium dan kafein, serta tingkat asupan natrium dan kafein yang rendah. Sebagian besar (68,5%) responden memiliki tekanan darah normal. Tidak ada hubungan antara kebiasaan konsumsi mi instan (p=0,258) dan kopi (p=0,098), asupan natrium (p=0,395) dan kafein (p=0,535), serta tingkat asupan natrium (p=0,436) dan kafein (p=0,568) dengan tekanan darah. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara kebiasaan konsumsi mi instan dan kopi, asupan natrium dan kafein, serta tingkat asupan natrium dan kafein dengan tekanan darah. | Background : Instant noodles and coffee oftenly consumed by college students. High sodium and caffeine content in insta nt noodles and coffee could been affect blood pressure. A total of 43,33% of medical students have high blood pressure. Objective : To examine the correlation between instant noodles and coffee consumption habits, sodium and caffeine intake, along with sodium and caffeine intake levels on blood pressure students of Public Health and Nutrition Science Unsoed. Methods : A cross sectional study in 108 students of Public Health and Nutrition Science Unsoed selected by stratified random sampling. Assesment of food consumption used food records and blood pressure measured with mercury sphygmomanometer. Bivariate analysis used Chi-Square test and Spearman test. Result : A total of 72,2% and 68,5% respondents rarely consumed instant noodles and coffee. All respondents had low sodium and caffeine intake, as well as low sodium and caffeine intake levels. Most of respondents (68,5%) had normal blood pressure. There is no correlation between consumption habits of instant noodles (p=0,258) and coffee (p=0,098), intake of sodium (p=0,395) and caffeine (p=0,535), as well as intake levels of sodium (p=0,436) and caffeine (p=0,568) with blood pressure. Conclusion : There is no correlation between instant noodles and coffee consumption habits, sodium and caffeine intake, as well as sodium and caffeine intake levels with blood pressure. | |
| 17260 | 20367 | C1L011002 | THE EVALUATION OF INTERNAL CONTROL SYSTEM ON CREDIT IN BRANCH OFFICE BRI SEMARANG PANDANARAN | Kredit yang diberikan oleh bank memiliki risiko, sehingga pada praktiknya bank harus bisa memperhatikan asas kredit yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan dan efektivitas sistem pengendalian intern dalam proses di Bank Rakyat Indonesia Semarang Pandanaran. Penelitian dilakukan di Bank BRI KC Semarang Pandanaran, Kota Semarang, Jawa Tengah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh langsung dari orang-orang yang menjadi subjek dalam penelitian ini melalui wawancara dan tanggapan terhadap kuesioner tentang kebijakan dan prosedur pengendalian internal kredit. D. Membandingkan sistem pengendalian internal dalam Manual Kredit Bank Rakyat Indonesia dengan 5 elemen teori berdasarkan pengendalian internal, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, kegiatan pengendalian dan pemantauan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pemberian kredit usaha kecil dan menengah yang dilakukan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Padanaran sudah baik karena sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Aspek Management Oversight and Control Culture, 2 indikator ditemukan belum dilaksanakan sepenuhnya yaitu fungsi audit internal oleh orang berpengalaman dan kualifikasi staf audit internal bersertifikat. Aspek Risk Recognition and Assessment, seluruh indikator telah dilaksanakan menurut sedikitnya 85.25 – 96.72% responden. Aspek Control Activities and Segregation of Duties menurut 49.18% reponden, kedudukan fungsi administrasi kredit terpisah dengan fungsi akutansi dalam pemberian kredit tidak dilaksanakan. Aspek Accountancy, Information and Communication dalam hal penyajian laporan hasil audit internal dinyatakan tidak tepat waktu oleh setidaknya separuh reponden (30 orang). Kelemahan dalam aspek Monitoring Activities and Correcting Deficiencies pemberian kredit tampak pada satu indikator, yaitu masih ada aktivitas pemberian kredit yang belum aman dari penyimpangan dan penyalahgunaan dana dari personel yang tidak bertanggung jawab. | Credit granted by the bank has risk, so in practice bank should be able to pay attention to the principles of a healthy credit. This research aimed to evaluate the reliability and effectiveness of internal control system in the process in Bank Rakyat Indonesia Semarang Pandanaran. Research was conducted in Bank BRI KC Semarang Pandanaran, Kota Semarang, Central Java using descriptive quantitative method. Primary data obtained directly from the people who become subjects in this study through interviews and responses to questionnaires about the policies and procedures for internal control of credit. Comparing internal control system in Credit Manual of Bank Rakyat Indonesia with 5 element theory based on internal control, namely control environment, risk assessment, information and communication, control activities and monitoring. Analysis results of credit grants system for micro business done by PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Branch Padanaran considered good because in accordance to Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 about banks. Management Oversight and Control Culture, 2 of the indicators found that it has not been fully implemented which is internal audit function by experienced party and certified internal audit staff qualification. Risk Recognition and Assessment, all of the indicators has been done at least 85.25 – 96.72% respondents. Control Activities and Segregation of Duties according to 49.18% respondents, position of credit administration function is separated from accounting function in unapproved credits grants. Accountancy, Information and Communication on providing the result of internal result is considered not on time as stated by half of the respondents (30 personnel). Weakness on Monitoring Activities and Correcting Deficiencies in credit grants can be seen in one of the indicator, which is insecure credit grants from fraudulent and some irresponsible parties. |