Home
Login.
Artikelilmiahs
20289
Update
SAUQI ASRORUL ZAZA
NIM
Judul Artikel
PERANCANGAN TOPOLOGI SEGITIGA UNTUK JARINGAN KAMPUS DENGAN KETERSEDIAAN TINGGI MENGGUNAKAN SOFTWARE-DEFINED NETWORKING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jaringan komputer penyusun jaringan kampus tersusun secara hierarkis yang terdiri dari lapisan core, distribution dan acces. Lapisan core merupakan lapisan utama pada jaringan yang memerlukan sifat ketersediaan tinggi. Ketersediaan tinggi ini diperlukan untuk mengatasi permasalahan kegagalan jaringan pada jaringan. Salah satu cara memberikan ketersediaan tinggi pada jaringan adalah dengan menerapkan topologi segitiga dan protokol routing untuk memberikan sifat ketersediaan tinggi. Saat ini, untuk menerapkan protokol routing diperlukan konfigurasi masing-masing perangkat di jaringan, hal ini akan membuat kinerja staf TI akan semakin lama terlebih lagi konfigurasi perangkat juga spesifik pada penyedia perangkat. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan Software-Defined Networking (SDN). SDN akan memisahkan control plane dan data plane dalam tempat yang berbeda. Komunikasi yang dilakukan control plane dan data plane menggunakan protokol OpenFlow. Salah satu cara penerapan SDN dalam jaringan adalah menggunakan RouteFlow. Mininet merupakan aplikasi yang digunakan untuk simulasi perangkat switch yang mendukung protokol OpenFlow. Pada penelitian ini, penulis menggunakan RouteFlow dan Mininet untuk membangun jaringan topologi segitiga dengan sifat ketersediaan tinggi khususnya pada kegagalan jalur. Skenario 1 penulis melakukan pengujian dengan parameter keterhubungan menggunakan ping sekaligus memastikan aliran paket, sedangkan skenario 2 akan dilakukan pengujian dengan parameter keterhubungan saat terjadi kegagalan jalur pada jalur yang pada skenario 1 digunakan untuk melewatkan data menggunakan ping dan diamati aliran paket serta convergence time untuk dapat diketahui sifat ketersediaan tinggi saat terjadi kegagalan jalur. Hasil yang diperoleh penulis adalah desain topologi segitiga yang dibangun dengan SDN dalam simulasi jaringan menggunakan 2 VM yang menjalankan control plane dan data plane secara terpisah berhasil dibangun dan terhubung. Pengujian skenario 1 didapatkan rentang nilai ping 40 ms sampai dengan 65 ms dengan aliran paket melewati jalur terpendek. Skenario 2 didapatkan nilai ping 66 ms sampai dengan 71 ms dan melewati jalur alternatif serta didapatkan convergence time sebesar 3,4 s sampai dengan 3,5 s.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The computer network of campus network compilers is arranged hierarchically consisting of core layers, distribution and acces. The core layer is the primary layer on the network requiring high availability. This high availability is necessary to solve network failure problems. One way of providing high availability on a network is to apply triangular topologies and routing protocols to provide high availability. Currently, to implement the routing protocols required configuration of each device in the network, this will make the performance of IT staff will be longer, especially the device configuration is also specific to the provider of the device. These problems can be solved with Software-Defined Networking (SDN). SDN will separate the control plane and data plane in different places. Communications by control plane and data plane using OpenFlow protocol. One way of implementing SDNs in a network is to use RouteFlow. Mininet is an application used to simulate switch devices that support the OpenFlow protocol. In this study, the authors used RouteFlow and Mininet to build triangular topology networks with high availability properties especially on path failure. Scenario 1 the authors tested the connected parameters using ping while ensuring packet flow, while scenario 2 will be tested with connection parameters in the event of path failure on the path which in scenario 1 is used to pass data using ping and observed packet flow and convergence time to be known high availability properties when path failure occurs. The results obtained by the author is a triangular topology design built with SDN in a network simulation using 2 VM that runs the control plane and data plane separately successfully built and connected. Scenario 1 test shows a ping range of 40 ms to 65 ms with packet flow across the shortest path. Scenario 2 got ping 66 ms to 71 ms and passed alternative path and got convergence time 3,4 s up to 3,5 s.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save