Artikel Ilmiah : C1L011002 a.n. DANANG AGUSTIAR RIFANI
| NIM | C1L011002 |
|---|---|
| Namamhs | DANANG AGUSTIAR RIFANI |
| Judul Artikel | THE EVALUATION OF INTERNAL CONTROL SYSTEM ON CREDIT IN BRANCH OFFICE BRI SEMARANG PANDANARAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kredit yang diberikan oleh bank memiliki risiko, sehingga pada praktiknya bank harus bisa memperhatikan asas kredit yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan dan efektivitas sistem pengendalian intern dalam proses di Bank Rakyat Indonesia Semarang Pandanaran. Penelitian dilakukan di Bank BRI KC Semarang Pandanaran, Kota Semarang, Jawa Tengah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh langsung dari orang-orang yang menjadi subjek dalam penelitian ini melalui wawancara dan tanggapan terhadap kuesioner tentang kebijakan dan prosedur pengendalian internal kredit. D. Membandingkan sistem pengendalian internal dalam Manual Kredit Bank Rakyat Indonesia dengan 5 elemen teori berdasarkan pengendalian internal, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, kegiatan pengendalian dan pemantauan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pemberian kredit usaha kecil dan menengah yang dilakukan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Padanaran sudah baik karena sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Aspek Management Oversight and Control Culture, 2 indikator ditemukan belum dilaksanakan sepenuhnya yaitu fungsi audit internal oleh orang berpengalaman dan kualifikasi staf audit internal bersertifikat. Aspek Risk Recognition and Assessment, seluruh indikator telah dilaksanakan menurut sedikitnya 85.25 – 96.72% responden. Aspek Control Activities and Segregation of Duties menurut 49.18% reponden, kedudukan fungsi administrasi kredit terpisah dengan fungsi akutansi dalam pemberian kredit tidak dilaksanakan. Aspek Accountancy, Information and Communication dalam hal penyajian laporan hasil audit internal dinyatakan tidak tepat waktu oleh setidaknya separuh reponden (30 orang). Kelemahan dalam aspek Monitoring Activities and Correcting Deficiencies pemberian kredit tampak pada satu indikator, yaitu masih ada aktivitas pemberian kredit yang belum aman dari penyimpangan dan penyalahgunaan dana dari personel yang tidak bertanggung jawab. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Credit granted by the bank has risk, so in practice bank should be able to pay attention to the principles of a healthy credit. This research aimed to evaluate the reliability and effectiveness of internal control system in the process in Bank Rakyat Indonesia Semarang Pandanaran. Research was conducted in Bank BRI KC Semarang Pandanaran, Kota Semarang, Central Java using descriptive quantitative method. Primary data obtained directly from the people who become subjects in this study through interviews and responses to questionnaires about the policies and procedures for internal control of credit. Comparing internal control system in Credit Manual of Bank Rakyat Indonesia with 5 element theory based on internal control, namely control environment, risk assessment, information and communication, control activities and monitoring. Analysis results of credit grants system for micro business done by PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Branch Padanaran considered good because in accordance to Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 about banks. Management Oversight and Control Culture, 2 of the indicators found that it has not been fully implemented which is internal audit function by experienced party and certified internal audit staff qualification. Risk Recognition and Assessment, all of the indicators has been done at least 85.25 – 96.72% respondents. Control Activities and Segregation of Duties according to 49.18% respondents, position of credit administration function is separated from accounting function in unapproved credits grants. Accountancy, Information and Communication on providing the result of internal result is considered not on time as stated by half of the respondents (30 personnel). Weakness on Monitoring Activities and Correcting Deficiencies in credit grants can be seen in one of the indicator, which is insecure credit grants from fraudulent and some irresponsible parties. |
| Kata kunci | internal control, credits, bank |
| Pembimbing 1 | Drs. H. Havid Sularso, M.M., Ak. |
| Pembimbing 2 | Yanuar E Restianto, S.E.,M.Acc. Ak. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 84 |
| Tgl. Entri | 2017-11-17 10:44:11.494018 |