Artikelilmiahs

Menampilkan 12.601-12.620 dari 49.568 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
126015595H1K007001STRUKTUR KOMUNITAS IKAN KARANG BERDASARKAN VARIASI USIA DAN KEDALAMAN TRANPLANTASI KARANG DI PANTAI TIMUR PENGANDARAN ABSTRAK
Penelitian dengan judul “Struktur Komunitas Ikan Karang Berdasarkan Variasi Usia dan Kedalaman Transplantasi Karang Di Pantai Timur Pangandaran” dilaksanakan bulan Februari 2013. Penelitian menggunakan metode sensus visual tetap/stationary visual census pada masing-masing Permanent Quadratic Transect Method (PQT). Pengamatan dilakukan di transek kuadrat permanen berukuran 5x5 m pada kedalaman 3-11 m di 4 stasiun. Pengamatan dilakukan 6x selama 3 minggu, dengan frekuensi setiap 3 hari dan 3 kali ulangan. Tujuan penelitian untuk melihat struktur komunitas ikan karang berdasarkan variasi usia dan kedalaman transplantasi karang di Pantai Timur Pangandaran. Data hasil rekaman selanjutnya diidentifikasi secara eksitu berupa kelimpahan ikan karang, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi, untuk dianalisis secara deskriptif.
Ikan karang yang diamati termasuk dalam kelas Osteichthyes dari 1 ordo, 17 famili, 32 genus, dan 40 spesies. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa stasiun III memiliki indeks tertinggi dibanding 4 stasiun lain. Kelimpahan ikan karang 83, indeks keanekaragaman 3,88 tergolong keanekaragaman sedang, dan indek dominansi 0,30 tergolong dominansi rendah. Pada usia dan kedalaman transplantasi tertentu karang masih mungkin tumbuh. Parameter kualitas perairan, baik faktor fisika dan kimia, masih dapat ditoleransi oleh pertumbuhan ikan karang.


Kata kunci : struktur komunitas, ikan karang, transplantasi.
ABSTRACT
A research, entitled "Reef Fish Community Structure Based on Age and Depth Coral Transplantation Variations In Pangandaran East Coast" was held in February 2013. This study used stationary visual census at each Permanent Quadratic Transect (PQT) method. Observations were made at transect measuring 5x5 m, at 3-11 m depth of 4 stations. Observations were made 6 times for 3 weeks, with a frequency of 3 days in triplicates. The research aimed to find out of reef fish community structure based on age and depth of coral transplantation of the coast. Visual recording data were then identified ex-situ for reef fish abundance, diversity, and dominance indexes, and were subsequently analyzed descriptively.
Fish from site observation were belonging to Osteichthyes of 1 order, 17 families, 32 genera and 40 species. The results showed that station III had the highest index among 4 stations. Fish abundance index was 83, diversity index were 3.88 classified as moderate, and dominance index was 0.30 being relatively low. At given age and depth, transplant coral reef could grow. Water physical and chemical quality parameters allowed fish to grow.

Keywords: community structure, reef fish, Pangandaran.
126025600F1B009027EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENYULUHAN KELUARGA BERENCANA /KB DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA KECIL BERKUALITAS (STUDI KASUS DI DESA CONDONG KECAMATAN KERTANEGARA KABUPATEN PURBALINGGA)Program Penyuluhan Keluarga Berencana dilakukan untuk menjalankan kebijakan pemerintah dalam mengatur angka kelahiran untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini dilaksanakan di desa Condong Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga yang memiliki angka kelahiran/TFR (Total Fertility Rate) tertinggi di Kecamatan Kertanegara, yakni 2,43.
Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sasaran penelitian ini adalah Penyuluh KB, Kader KB, Kepala Desa, Tokoh informal serta Akseptor MOW dan hormonal. Selanjutnya, data analisis menggunakan analisis data interaktif Milles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukan penyuluhan sudah cukup baik namun masih terdapat kendala yang muncul seperti minimnya anggaran dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga, kurangnya kepedulian warga terhadap program KB, keterlibatan suami masih kurang terlihat pencapaian MOP masih sedikit, alat kontrasepsi yang banyak diminati bersifat hormonal, seperti suntik dan pil. Hal ini menyebabkan angka kelahiran desa Condong masih tinggi.
Untuk itu, direkomendasikan perlunya ditingkatkan penyuluhan keluarga berencana khususnya kepada suami dan menggunakan bahasa komunikasi yang sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
Kata Kunci : Penyuluhan Keluarga Berencana, Program Keluaraga Berencana, Evaluasi, Implementasi
Family Planning Extension Program was to run government policy in regulating the birth rate to create quality of human resources. The research was conducted in the Condong village, Sub-district Kertanegara, Purbalingga who have birth rate / TFR (Total Fertility Rate), the highest in sub-district Kertanegara, namely 2.43.
This method used descriptive qualitative. Informant selection techniques is purposive sampling. The data obtained by in-depth interviews, observation and documentation. This research is targeted family planning extension, planning extension Cader planning extension, same informal leaders inthis village and acceptor MOW and hormonal. Furthermore, data analyzed by interactive process according Milles and Huberman.
The results showed that the family planning extension program was quite good, but there were some-obstacles such as lack of budget from the Purbalingga Government, concern from citizens about family planning, and the involment husband as a ‘MOP’s acceptor. Then which attracted many contraceptives are hormonal, such as injections and pills . This led to the birth rate is still high Leaning village.
The recommendation were increasing the family planning extension, especially to husband and use language appropriate communication with the local social and cultural conditions.
Keywords: Family planning extension, family planning program, evaluation, implementation
126035441F1F008089The Analysis of Stylistic Differences of Toshiba Products Advertisement Accessed by Toshiba Web on March 2013Abstrak
Stylistik adalah studi tentang identifikasi dari beberapa elemen bahasa khususnya dengan keunikan bahasa yang digunakan di dalam iklan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan gaya bahasa di dalam teks dari Situs Iklan Produk Toshiba dan menemukan perbedaan dan persamaan dari gaya bahasa di berbagai macam teks dari Situs Iklan Produk Toshiba. Penelitian ini menganalisa tentang gaya bahasa di dalam teks berdasarkan teori dari Halliday. Terdapat 6 level dari bahasa yang digunakan untuk menganalisis gaya dari bahasa; letters and sounds level, word Level, grammar level, vocabulary level, semantic level, dan discoursal atau textual level. Jumlah total data adalah 9 teks. Persamaan karakter ditemukan dalam penggunaan bermacam-macam gaya huruf dengan menggunakan ukuran tebal dan besar pada judul dan ukuran kecil pada paragraf penjelas, bahasa iklan sebagai domain dari iklan, dan bahasa formal sebagai tenor dari iklan. Perbedaan karakter ditemukan pada sound level dengan penggunaan irama (3 produk) dan tanpa-irama (6 produk), pada word level dengan penggunaan sinonim (1 produk), hiponim (3 produk), kita sifat (1 produk), kata berlebihan (1 produk) dan tanpa karakteristik di word level (3produk), pada grammar level dengan penggunaan model kalimat tunggal (4 produk) dan model kalimat kombinasi (5 produk), pada vocabulary level dengan penggunaan kata teknis (5 produk) dan lexical words (4 produk), pada semantic level dengan penggunaan hyperbole (3 produk), synecdoche (1 produk), dan tanpa figurative language (5 produk), pada discoursal atau textual level dengan penggunaan bermacam-macam tenor yaitu: dari perusahaan untuk kalangan tertentu (4 produk), dari perusahaan untuk kalangan luas (2 produk), dan dari perusahaan untuk perusahaan lain (3 produk).
Abstract
Stylistics is the study of identification and classification of the elements in language concerning with the uniqueness of language that is used in advertisement. The aims of this research are to find out the language style in the texts of Toshiba Web Advertisement Products and to find out the differences and similarities of the style on various texts of Toshiba Web Advertisement Products. This research analyzed the style of the advertisement texts language based on Halliday’s theory. There are 6 levels of language to analyze i.e.; letters and sounds level, word level, grammar level, vocabulary level, semantic level, and discoursal or textual level. Total numbers of data are 9 texts. The similarity of characteristics are found in various letters style using bold big size letters in title and small size letters in explanatory sentences, advertisement language as the domain of advertisement, and formal language as the tenor of advertisement. The differences of characteristics are found in sound level by using rhythm (3 products) and absence rhythm (6 products), in word level by using synonym (1 product), hyponym (3 products), adjective word (1 product), overstatement word (1 product) and non-characteristic word level (3products), in grammar level by using single variation of sentence model (4 products) and the combination sentence models (5 products), in vocabulary level by using technical words (5 products) and lexical words (4 products), in semantic level by using hyperbole (3 products), synecdoche (1 products), and non-figurative language (5 products), in discoursal or textual level by using tenor from company to specific society (4 products), from company to all society (2 products), and from company to another company (3 products).
126045596C1L006039THE INFLUENCE OF RETUN ON EQUITY, DIVIDEND PAYOUT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, SIZE AND EARNING PER SHARE ON PRICE TO BOOK VALUE AT MANUFACTURING COMPANIES LISTED IN INDONESIAN STOCK EXCHANGE Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Return On Equity(ROE), Dividend Payout Ratio(DPR), Debt To Equity Ratio(DER), Size dan Earning Per Share(EPS) terhadap Price To Book Value(PBV).
Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesian Stock Exchange selama tiga tahun, yaitu tahun 2008 sampai dengan tahun 2010. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, diperoleh jumlah sampel sebanyak 18 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, serta uji F dan uji t.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ROE, DPR, DER, SIZE dan EPS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PBV. Secara parsial, ROE berpengaruh signifikan positif terhadap PBV, DPR tidak berpengaruh signifikan negatif terhadap PBV, DER berpengaruh signifikan negatif terhadap PBV, Size tidak berpengaruh signifikan positif terhadap PBV, EPS berpengaruh signifikan positif terhadap PBV.
This study investigated the influence of Return On Equity(ROE), Dividend
Payout Ratio(DPR), Debt To Equity Ratio(DER), Size and Earning Per Share(EPS)
on Price To Book Value(PBV).
Population of this study is all manufacturing companies listed on Indonesian
Stock Exchange for three years, 2008 to 2010. Sampling method that used on
purposive sampling method, this study find the 18 companies to be sample. This
study used multiple regression analysis with enter method F test and t test.
The result of this study shows that ROE, DPR, DER, Size and EPS
simultaneously had significant influence on PBV. Partially, ROE had significant
positive influence on PBV, DPR had no significant negative influence on PBV, DER
had significant negative influence on PBV, Size had no significant positive influence
on PBV, and EPS had significant positive influence on PBV.
126055073B1J008134Kajian Etnobotani Tanaman Pisang (Musa spp.) Di Kecamatan Karanganyar Kabupaten PurbalinggaPenelitian yang berjudul “Kajian Etnobotani Tanaman Pisang (Musa spp.) di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga” telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Karanganyar pada bulan Desember 2012 hingga Januari 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan etnobotani tanaman pisang (Musa spp.) yang terdapat di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan pengambilan sampel secara acak terpilih dan wawancara secara semi terstruktur dengan menggunakan kuisioner dan pengamatan langsung di lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa keanekaragaman tanaman pisang (Musa spp.) yang terdapat di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga yaitu berjumlah 3 spesies yaitu: Musa acuminata Colla, Musa × paradisiaca L. dan Musa balbisiana Colla yang terdiri dari 9 kultivar yaitu: Musa × paradisiaca ’Kepok Kuning’, Musa × paradisiaca ’Kepok Putih’, Musa × paradisiaca ’Raja Nangka’, Musa × paradisiaca ’Raja Bandung’, Musa acuminata ’Ambon Hijau’, Musa acuminata ’Emas’, Musa × paradisiaca ’Raja Uli’, Musa × paradisiaca ’Tanduk Byar’ dan Musa balbisiana ’Klutuk Wulung’. Etnobotani kultivar tanaman pisang oleh masyarakat di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga antara lain sebagai bahan obat tradisional, bahan pembuat makanan, kosmetik tradisional, pelengkap upacara adat dan ritual, bahan dan pelengkap kesenian tradisional serta pakan ternak (ruminansia).

A study entitled “A Study of Banana Plants (Musa spp.) Ethnobotany In Karanganyar District, Purbalingga Regency” was implemented in all villages in the subdistrict of Karanganyar in December 2012 to January 2013. This study aimed to determine the diversity and ethnobotany of banana plants (Musa spp.) that were located in Karanganyar, Purbalingga. The method was survey with randomly selected sampling and semi-structured interviews using questionnaires and direct observations in the field. The data were analyzed descriptively. The results revealed that the diversity of the banana plants (Musa spp.) that were cultivated in Karanganyar, Purbalingga consisted of 3 species: Musa acuminata Colla, Musa × paradisiaca L. and Musa balbisiana Colla included in 9 cultivars include: Musa × paradisiaca “Kepok Kuning”, Musa × paradisiaca “Kepok Putih”, Musa × paradisiaca “Raja Nangka”, Musa × paradisiaca “Raja Bandung”, Musa acuminata “Ambon Hijau” , Musa acuminata “Emas”, Musa × paradisiaca “Raja Uli”, Musa × paradisiaca “Tanduk Byar”, and Musa balbisiana “Kluthuk Wulung”. Banana plants that were located in Karanganyar, Purbalingga were used as ingredient in traditional medicine, material for food, traditional cosmetics, complement traditional ceremonies and rituals, supplementary materials and traditional arts as well as animal feed (ruminant).

126065598A1M009010Pengaruh Penambahan Ekstrak Formulasi Daun Cengkeh, Kulit Buah Manggis, Dan Sirih Hijau Terhadap Karakteristik Mutu Gula Kelapa CairPenelitian ini menggunakan campuran ekstrak daun cengkeh, kulit buah manggis, dan daun sirih hijau sebagai sumber antioksidan alami pada proses pembuatan gula kelapa cair. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui pengaruh jenis ekstrak terhadap karakteristik mutu gula kelapa cair yang dihasilkan; 2) Mengetahui pengaruh jumlah penambahan ekstrak terhadap karakteristik mutu gula kelapa cair yang dihasilkan; 3) Mengetahui kombinasi antara jenis dan jumlah penambahan ekstrak terhadap karakteristik mutu gula kelapa cair yang dihasilkan; 4) Menentukan perlakuan yang terbaik antara jumlah penambahan dan jenis ekstrak terhadap karakteristik mutu gula kelapa cair yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang dicoba meliputi jenis ekstrak (E) terdiri dari enam taraf yaitu E1(ekstrak daun cengkeh); E2 (ekstrak kulit buah manggis); E3 (ekstrak daun cengkeh dan kulit buah manggis); E4 (ekstrak daun cengkeh dan daun sirih hijau); E5 (ekstrak kulit buah manggis dan daun sirih hijau) dan E6 (ekstrak daun sirih hijau, daun cengkeh-kulit buah manggis) dan jumlah penambahan ekstrak (K) terdiri dari K1 (20 ml/L); K2 (40 ml/L) dan K3 (60 ml/L). sehingga diperoleh 18 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 2 kali dan diperoleh 36 unit percobaan. Variabel kimia yang diamati yaitu kadar gula reduksi dan pH. Variabel sensori yang diamati yaitu rasa getir, aroma sirih dan cengkeh, serta kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak kulit buah manggis (E2) dan ekstrak kulit buah manggis-daun sirih hijau (E5) dengan jumlah penambahan 20 ml/L (K1) memiliki sifat kimia dan sensori gula kelapa cair terbaik yaitu kadar gula reduksi sebesar 7,97% bk dan 6,64% bk; nilai pH sebesar 5,95 dan 5,7; skor rasa getir sebesar 3,13 dan 3,33 (kurang kuat); skor aroma sirih dan cengkeh sebesar 3,4 dan 2,9 (kurang kuat) serta skor kesukaan sebesar 2,97 dan 2,47 (suka hingga agak suka).ABSTRACT
The research is applying for the mixture of clove leaf, mangosteen rind, and green betel leaf extract as the resourceof natural antioxidant for liquified coconut sugar process. The aim of this study are; 1) to know the effect of different extract toward the quality of liquified coconut sugar; 2) to know the effect of the additional amounth of natural antioxidant extract toward the quality of liquified coconut sugar; 3) to know the combination between the additional number and extract type toward the quality of liquified coconut sugar; 4) to determine the best treatment of the additional amount and extract type toward the quality liquified coconut sugar.
This research used Completely Randomized Design. Meanwhile, there are two independent factors. First, the extract type (E) which consist of six levels; E1 (clove leaf extract), E2 (mangosteen peel extract), E3 (clove leaf and mangosteen rind extract), E4 (clove leaf and green betel leaf extract), E5 (mangosteen peel and green betel leaf extract), E6 (green betel leaf, clove leaf, and mangosteen rind extract). Second, the number of amount extract (K) which consist of KI (20 ml/L), K2 (40 ml/L), and K3 (60 ml/l) to obtain 18 combinations of treatments, repeated twice and obtained 36 experimental units. The chemical variables were reducing sugar and pH value. Sensory variables were bitter taste, flavor betel and cloves, as well as hedonic.
The results showed that the addition of some mangosteen peel extract (E2) and mangosteen peel-green betel leaf extract (E5) with the additional of 20 ml / L (K1) have the best chemical and sensory’s liquified coconut sugar which are 7,97% and 6,64% db reducing sugar; 5,95 and 5,7 pH values; 3,13 and 3,33 bitterness scores (less intense); 3,4 and 2,9 betel and clove flavor scores (less intense); and 2,97 and 2,47 hedonic scores (like to rather like).
126075601P2DA10005ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PETERNAK SAPI PERAH DI PROPINSI JAWA TENGAH
Penelitian ini bertujuan uantuk mengetahui tingkat kesejahteraan peternak sapi perah di Propinsi Jawa Tengah tahun 2012 serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan peternak sapi perah di Propinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survai dengan responden sebanyak 97 peternak sapi perah di Kabupaten Boyolali, Kota Salatiga dan Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (65,98%) tingkat kesejahteraan peternak sapi perah di Propinsi Jawa Tengah tahun 2012 dalam kategori tidak sejahtera dengan Nilai Tukar Pendapatan Rumahtangga Peternak (NTPRP) rata-rata 0,90. Hasil Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa jumlah kepemilikan ternak, tingkat pendidikan peternak, pekerjaan peternak, jumlah keluarga dan sasaran pemasaran secara bersama-sama berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan. Secara parsial jumlah kepemilikan ternak, tingkat pendidikan peternak, pekerjaan peternak dan sasaran pemasaran berpengaruh positif terhadap tingkat kesejahteraan peternak, sedangkan jumlah keluaga berpengaruh negatif. Untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan peternak dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan mengenai peningkatan nilai jual susu seperti pelatihan pengolahan susu, mencari peluang pasar untuk menjual susu.This research is aimed at knowing the prosperity level of cattlemen and knowing the influencing factor of prosperity level of cattlemen in Central Java, in 2012. This research is done by having a survey method with 97 cattlemen as respondents from Boyolali, Salatiga, and Banyumas. The result is showing that the majority (65,98%) of cattlemen Central Java in 2012 are in the category not prosperous with cattlemen income rate ( Nilai Tukar Pendapatan Rumahtangga Peternak ) is 0,90. The result of linear regression analysis shows that the number of animal farm ownership, education level, cattlemen profession, the number of family, and marketing target are influencing the prosperity level simultaneously. Partially, the number of animal farm ownership, education level, cattlemen profession, and marketing target contribute positive influence towards the cattlemen prosperity level, while number of family contributes negative influence. To upgrade the prosperity level of cattlemen can be done by conducting the training and socialization about the way to increase the sale price of dairy milk such as dairy milk manufacturing and biding of marketing target.
126085602P2DA10010STRATEGI PENGUATAN KINERJA KEUANGAN KOPERASI SUSU DI JAWA TENGAH
Penelitian ini mengidentifikasi kinerja keuangan koperasi susu di Jawa Tengah serta menyusun strategi utama dalam menguatkan kinerja koperasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Sampel diambil dengan cara stratifed proporsional random sampling, memilih sebanyak 70 persen dari masing-masing strata. Strata dibentuk berdasarkan jumlah popolasi sapi laktasi pada koperasi susu di Jawa Tengah. Variabel-variabel yang diamati adalah kinerja keuangan dan trend keuangan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi susu di Jawa Tengah yang memiliki kinerja keuangan yang efektif ialah Koperasi Pesat, KUD Mojosongo dan KUD Musuk. Sedangkan koperasi yang masuk dalam kategori kinerja keuangan tidak efektif yakni KUD Jatinom, KUD Cepogo, KUD Banyumanik, KUD Kota, KUD Mekar, KUD Gotongroyong dan KUD Ampel. Tren keuangan yang ditunjukkan dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas koperasi susu di Jawa Tengah cenderung menurun setiap tahunnya. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor diantaranya beban operasional dan beban hutang koperasi yang cenderung meningkat, produksi susu rendah, jumlah anggota aktif lebih sedikit, kredit macet tinggi, dan kecenderungan harga input produksi yang meningkat. Hasil analisis SWOT menghasilkan beberapa strategi yang dapat diterapkan koperasi dalam mendukung upaya peningkatan kinerja keuangan koperasi susu di Jawa Tengah di masa yang akan datang. Beberapa alternatif strategi yang dapat diterapkan koperasi yang memiliki kinerja keuangan efektif antara lain: 1) peningkatan produktivitas unit usaha pada skala usaha yang ekonomis dengan memanfaatkan pinajaman pemerintah dan dukungan dari GKSI, 2) membangun kesadaran akan pentingnya peran anggota dalam koperasi melalui program partisipasi anggota koperasi yang disertai dengan pembinaan ketrampilan dan memperkuat peran dan fungsi kelompok. Sedagkan alternatif strategi bagi koperasi yang memiliki kinerja keuangan yang tidak efektif antara lain: 1) efisiensi biaya operasional produksi dan menambah ekuitas melalui bantuan penyehatan dari pemerintah untuk mengurangi beban hutang koperasi, 2) mengoptimalkan unit-unit usaha yang masih produktif dan mempertahankan kualitas susu.This research has been carried out to identified the financial performance of dairy cooperative in Central Java and for arrange the main strategy for strengten dairy cooperative performance. The reseach methode that used by rhis reseach is survei methode. Sample taken by stratified proporsional random sampling, and 70 % each sample choosed for the level. Level formed based on number of population of lactating cow in dairy cooperative. Variables that observed was a fiancial performance and financial cooperative trend. This research show that dairy cooperative in Central java which are belong to effective financial performance is Koperasi Pesat, KUD Mojosongo dan KUD Musuk. however dairy cooperative which are belong to non effective financial performance was KUD Jatinom, KUD Cepogo, KUD Banyumanik, KUD Kota, KUD Mekar, KUD Gotongroyong dan KUD Ampel. Financial trend that showed by liquidity ratio, solvability ratio, and profitibility ratio of Central Java's dairy cooperative tend to decreased annually. This is affected by some of factors like, operational cost and credit of dairy cooperative that tend to increase, low dairy production, less number of active member, high Traffic credit, and the production ost that tend to increase. The SWOT analysis generate some of strategy that could be applied by dairy cooperative in supporting the increase of financial performance Central Javas's dairy cooperative in future. Some of alternative strategi that could be applied by the effective financial performance cooperations are: 1) Enhancement productivity unit bussiness in economic bussiness level by utilized government loan and support from GKSI. 2) Build awareness the importance of member role in the participation member program and developing skill and strenghten role and funvtion of the group. However the alternative strategy for non effectve cooperations are: 1) Eficience operational production cost and increase equity by decrease credit of cooperation with goverment help. 2) optimalize bussiness units that still productive and maintain quality of the milk
126095603F1A006049FENOMENA LADY BIKER MOTOR NINJA DI PURWOKERTOPenelitian menunjukkan bahwa perempuan yang menjadi lady biker motor Ninja di Purwokerto memiliki berbagai motivasi. Pertama, motivasi karena lady biker motor Ninja memiliki hobi kecepatan dan touring. Lady biker memilih motor Ninja karena motor Kawasaki Ninja memiliki keunggulan dari aspek kecepatan dan juga cocok untuk perjalanan jarak jauh. Kedua, motivasi karena life style. Motor Ninja menurut pandangan Lady Biker memiliki kelas tersendiri dibandingkan sepeda motor lain pada umumnya. Motor Ninja memiliki harga yang cukup mahal, sehingga menimbulkan kebanggaan serta style yang berbeda dengan sepeda motor lainnya. Fenomena lady biker ini mendapat tanggapan dari lingkungan sekitar, seperti dari masyarakat umum maupun keluarga terdekat lady biker. Sebagian memberikan tanggapan positif, dalam bentuk rasa kagum dan dukungan, sedangkan sebagian yang lain memberikan tanggapan negatif, misalnya motor Ninja seharusnya motornya pria sehingga jika yang mengendarai adalah perempuan, maka hal itu terlihat seperti sesuatu yang tidak berjalan pada jalur yang semestinya.
Saran yang diajukan adalah : lady biker motor Ninja harus memiliki skill dan safety riding yang standar, lady biker yang memiliki hobi memodifikasi motor Ninja, sebaiknya harus melihat spesifikasi modifikasi yang tidak merubah kenyamanan dalam mengendarai motor Ninja, masyarakat harus bisa dewasa dalam melihat fenomena gender pada masa sekarang dan harus bisa melihat lady biker motor Ninja bukan sebagai sesuatu yang di luar track kodrat seorang perempuan.
The results showed that women who become Lady biker of Ninja motorcycle in Purwokerto have various motivations. First, the motivation because lady biker of Ninja motorcycle enjoys speed and touring. Lady biker choosing Ninja motorcycle because that motorcycle has the advantage in speed aspect and also suitable for long distance journeys. Second, the motivation of the lifestyle. Ninja motorcycles in the view of lady biker has a special class compared other motorcycles, generally. Ninja motorcycle has a fairly expensive price and looks very interesting, so giving the pride and different style from other motorcycles. This phenomenon of lady biker receives a response from the surrounding environment, such as from the general public and so closest family of lady biker. Most gave a positive response, in the form of impressed and support, while others give negative response, for example, Ninja should guy motorcycle, so if that driving is women, it looks like something that does not run on the track.
The suggestions proposed are: lady biker of Ninja motorcycle must have standard skill and safety riding, lady biker who enjoys modifying Ninja motorcycle should have seen the specification of modification that does not change the comfort in riding Ninja motorcycle, the people should be able wise to see the phenomenon of gender on present and should be able to see lady biker of Ninja motorcycle not as something outside track of woman nature.
126105604F1F008051AN ANALYSIS OF SPEECH ACT IN COCA-COLA ZERO
ADVERTISEMENT SLOGANS
(A Study of Coca- Cola Zero Advertisement Slogans in
January until February 2013)
Penelitian berjudul “An Analysis of Speech Act in Coca-Cola Zero Advertisement Slogans” ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan tindak tutur dan penyampaian pesan di dalam slogan melalui tindak tutur yang terdapat pada iklan cetak Coca-Cola Zero pada bulan Januari sampai Februari 2013. Penelitian ini membahas mengenai kajian pragmatik, sebuah kajian tentang makna tersirat dari sebuah ucapan. Fokus penelitian ini adalah analisis tindak tutur yang terdapat pada slogan Coca-Cola Zero pada bulan Januari sampai Februari 2013. Penelitian ini menggunakan teori tindak tutur dari Austin. Ada tiga tingkatan pada speech act yang digunakan untuk menganalisis ucapan dari penutur yaitu: locutionary act, illocutionary force and perlocutionary effect. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana datanya adalah tindak tutur dan pesan yang ditemukan dalam iklan cetak Coca-Cola Zero pada bulan Januari sampai Februari 2013. Penelitian ini dijabarkan dalam hubungan antara tindak tutur dan pesan yang ada dalam slogan. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dalam pengumpulan data yang terdiri dari beberapa langkah, yaitu: pertama, peneliti mencari iklan cetak Coca-Cola Zero dengan mengunduh di internet, kedua, peneliti membaca slogan yang ada di dalam iklan tersebut, dan keetiga, peneliti menampilkan slogan dan memberikan penjelasan di bawahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 15 slogan iklan Coca-Cola Zero yang diambil dari www.google.co.id pada bulan Januari hingga Februari 2013. Iklan tersebut dibagi menjadi 2 klasifikasi, yaitu iklan dengan menggunakan karakter orang dan iklan dengan menggunakan produk. Slogan tersebut masing-masing terdiri dari locutionary act, illocutionary force, and perlocutionary effect. Locutionary act terdiri dari slogan-slogan yang ada dalam iklan. Kemudian, illocutionary force yang ditemukan berupa makna dan pesan yang ada dalam slogan. Sementara, seluruh perlocutionary effect yang ditemukan untuk mendapatkan atensi dan reaksi dari penonton mengenai produk tersebut. Penggunaan slogan juga berdampak besar pada peningkatan produk Coca-Cola secara menyeluruh sebesar 4% diakhir tahun 2012. Hal serupa juga terjadi ditiga bulan pertama di tahun 2013 sebesar 4%. Peneliti berharap penelitian ini dapat mendorong peneliti lain yang tertarik dalam bidang karya sastra untuk melakukan penelitian dengan topik yang serupa.The research entitled “An Analysis of Speech Act in Coca-Cola Zero Advertisement Slogans” was aimed at identifying the use of speech act and conveys the message in slogan through Coca-Cola Zero printed advertisement which contained speech act in January until February 2013. The research belongs to pragmatic study which is a study of speaker’s meaning focusing on analyzing speech acts in Coca-Cola Zero advertisement slogans. This research analyzed about speech act based on Austin’s theory. There are three levels of speech act to analyze speaker’s utterance; locutionary act, illocutionary force and perlocutionary effect. The research belongs to qualitative research and the data are speech act and messages which have been found in Coca-Cola Zero advertisement slogans in January until February 2013. The research is finally drawn based on the relationship between the speech act and the messages of the slogans. The researcher uses the documentation method in collecting the data which contains several steps: first, the researcher looked for Coca-Cola Zero advertisement slogans by downloading them in the internet, second, the researcher read the slogans in the advertisement, and third, the researcher showed the advertisement slogans and put the explanation below. The result shows that there are 15 slogans of Coca-Cola Zero advertisement on www.google.co.id in January until February 2013. Those advertisements are divided into two classifications. They are the advertisements using human character and the advertisements using the product. Those slogans consist of its own locutionary act, illocutionary force, and perlocutionary effect. The locutionary act consists of the slogans of the advertisement. Then, the illocutionary force is the meaning and the message of the slogans. Meanwhile, all of the perlocutionary effect is to get the audiences attention and reaction about the product. The use of slogans also gave a big effect for Coca-Cola’s global volume that increases 4% in fourth quarter-full of year 2012. It also happened in the first quarter of 2013, the Coca-Cola’s global volume increases 4%. The researcher expects this research can stimulate other researchers who are interested in literary works to do similar research topic.
126115605A1M009071Penerapan Tiga Jenis Laru Nira Alami dalam Pembuatan Gula KelapaBahan utama dalam pembuatan gula kelapa yaitu nira kelapa. Kerusakan nira terbesar disebabkan oleh kontaminasi mikroba. Kerusakan nira akan menurunkan kualitas gula kelapa terlebih pada sifat organoleptik. Kerusakaan nira ini perlu dicegah dengan bahan pengawet yaitu laru nira alami. Laru nira alami yang digunakan dalam penelitian ini adalah laru sirih – manggis, laru cengkeh, dan laru manggis. Pada penelitian ini dilakukan pula pemantauan mengenai stabilitas dari ketiga jenis laru nira alami yang digunakan pada keadaan lingkungan yang bervariasi setiap harinya. Pemantauan dilakukan selama 1 bulan dengan sampling pada interval 5 hari. Tujuan penelitian ini antara lain: mengetahui pengaruh jenis laru nira alami terhadap organoleptik gula kelapa yang dihasilkan dan mengetahui jenis laru nira alami yang menghasilkan gula kelapa terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan faktorial tersarang. Faktor yang dicoba adalah jenis laru nira alami yang digunakan dan hari pengambilan nira. Jenis laru nira alami yang digunakan yaitu laru sirih - manggis, laru cengkeh, dan laru manggis, yang semua dikombinasikan dengan kapur serta hari pengambilan nira setiap lima hari sekali dengan ulangan sebanyak dua kali. Variabel organoleptik yang diamati meliputi tingkat kemanisan, kekerasan, dan kesukaan kekerasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa gula kelapa dengan menggunakan laru cengkeh memberikan hasil terbaik dibanding jenis laru lain skor kekerasan 3,87 (cukup keras), dan skor tingkat kemanisan 4,44 (cukup manis).Main material used to make coconut sugar was coconut sap. Largest coconut sap demage caused by contaminant microbial. The demage of coconut sap would reduce the qualities of coconut sugar especially on the organoleptik characteristics . The demage of coconut sap could be prevented by addition of preservative was natural preservative. This research used natural preservatives such as green betel-mangosteen husk, clove leaf, and mangosteen husk. This research did about the stability of type of natural preservative. The monitoring was done during one month with sampling at intervals of five days. The purpose of this research: to determined the effect type of natural preservative to organoleptic characteristics coconut sugar produced and choose the type of natural preservative that gave the best quality in coconut sugar. The research used experimental method with nesteed factorial design. The factors that attempted were type of natural preservatives and taping times. Type of natural preservatives used were green betel-mangosteen husk, clove leaf and mangosteen husk, that all combined with lime powder and taping times every five days with two times. Organoleptic variables were sweetness level, hardness, and hardness taste. The result showed coconut sugar with clove leaf natural preservative gave the best quality with hardness score 3,87 (hard enough) and sweetness level score 4,44 (sweet enough).
126125606A1M009069PENGUJIAN TIGA JENIS LARU ALAMI TERHADAP KUALITAS GULA KELAPA CETAK YANG DIHASILKANGula kelapa berasal dari bahan baku nira kelapa. Nira kelapa mudah mengalami kerusakan karena aktivitas mikroba. Kerusakan nira kelapa tersebut dapat dicegah dengan menggunakan beberapa bahan pengawet, yaitu laru alami, campuran bubuk sirih hijau, manggis dan bubuk kapur, laru cengkeh,tatal nangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis laru alami terhadap tingkat kekerasan, kesukaan tekstur, dan tingkat kemanisan gula kelapa cetak.kualitas gula kelapa cetak yang dihasilkan,. Memilih Jenis laru alami yang menghasilkan kualitas gula kelapa cetak terbaik.
Penelitian ini terdiri dari dua faktor yaitu jenis laru yang digunakan dan hari pengambilan nira. Jenis laru alami yang digunakan yaitu sirih dan manggis, daun cengkeh, tatal nangka yang semuanya dikombinasikan dengan kapur. Dan hari pengambilan nira setiap lima hari sekali dengan ulangan dua kali.Variabel sensori yang diamati yatiu tingkat kekerasan tekstur, kesukaan tekstur, dan tingkat kemanisan gula kelapa cetak dengan dilakukan uji organolpetik kepada 15 orang panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis laru menghasilkan kualitas gula kelapa cetak yang sama , akan tetapi gula kelapa dengan laru tatal nangka menghasilkan organoleptik yang lebih baik dibandingkan jenis laru yang lainnya.
The main material used to make coconut sugar is coconut sap. Coconut sap prone to damage due to microbial activity. Sap damage can be prevented by using adition of preservation. This research used natural preservatives is green betel leaf – mangosteen husk, clove leaf and jackfruit chips natural preservatives. The purpose of this research to determine the effect type of natural preservative for, hardness, and hardness taste, sweetness level. Chose the type of natural preservative that gave the best quality in solidified coconut sugar.
This research with two factors were type of natural preservative which used and taping tamies. Type of natural preservative were green betel – mangosteen husk,clove leaf and jackfruit chips natural preservative tahat combined with lime and taping tamies every five days wth two times. The variable that being observed was hardness, and hardness taste, sweetness level by 15 people. The result showed that the types of natural preservative produced the same solidified coconut sugar, but solidified coconut sugar used jackfruit chips natural preservative have characteristics organoleptic better than natural preservative else.
126135607H1L008005RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN SMS SERVER PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA DENGAN METODE WATERFALL
(STUDI KASUS PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN)
Perancangan dan Implementasi Sistem Manajemen SMS Server program studi teknik informatika ini diperuntukan bagi mahasiswa sebagai alternatif dalam memperoleh informasi seputar akademik. Perancangan ini dilakukan dengan menggunakan metode waterfall yaitu suatu metodologi pengembangan perangkat lunak yang mengusulkan pendekatan kepada perangkat lunak sistematik dan sekuinsial. Fungsi dari SMS Server sendiri adalah sebagai fitur yang terdapat dalam sistem informasi akademik (SIA) sebagai pilihan alternatif bagi mahasiswa yang tidak dapat terhubung dengan internet dan merupakan salah satu pemanfaatan aplikasi sms gateway dalam fitur sms server. Hal ini tentunya akan mempermudah mahasiswa dalam mengefisienkan waktu dan fasilitas yang ada. Sistem informasi akademik ini akan dibangun berbasiskan web dengan menggunakan PHP dan MySQL dan sms gateway menggunakan GAMMU.Design and Implementation of Systems Management Server SMS informatics engineering course is intended for students as an alternative in obtaining information about academic. This design is done by using the waterfall method is a software development methodology that proposes a systematic approach to software and sekuinsial. Function of its own SMS Server is a feature contained in the academic information systems (AIS) as an alternative option for students who are not able to connect to the internet and is one sms gateway applications use the sms feature server. This course will facilitate students in time and streamline existing facilities. Academic information system will be built using a web based PHP and MySQL and sms gateway using Gammu.
126145609A1M009049PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK FORMULASI DAUN CENGKEH, KULIT BUAH MANGGIS DAN DAUN SIRIH HIJAU HIJAU TERHADAP WARNA DAN TINGKAT KEMANISAN GULA KELAPA CAIRGula kelapa cair merupakan salah satu jenis produk olahan dari nira, selain gula kelapa cetak dan gula kelapa kristal. Kandungan antioksidan pada gula kelapa cair tidak terlalu tinggi, oleh karena itu diperlukan penambahan sumber antioksidan alami dari bahan lain seperti ekstrak daun cengkeh, daun sirih hijau,dan kulit buah manggis, namun penambahan ekstrak ini berpengaruh terhadap warna dan tingkat kemanisan dari gula kelapa cair yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yang menghasilkan gula kelapa dengan karakteristik warna dan tingkat kemanisan terbaik yaitu gula kelapa cair dengan penambahan ekstrak kombinasi kulit buah manggis dan daun sirih hijau (E5) yang menghasilkan skor warna 4.0 (kuning kecoklatan); skor tingkat kemanisan 2,99 (agak manis); intenistas browning (λ 420 nm) 0,85.Liquid coconut sugar is a diversification product based of sap, besides solidified coconut sugar and granulated coconut sugar. Extract of clove leaf, mangosteen rind and green betel leaf is known have antioxidant activity. Addition of this extract can be increased antioxidant activity of liquid coconut sugar, but it can be influence to color and sweetness level of liquid coconut sugar.The result showed that treatment combination which produced the best color and sweetnes level of liquid coconut sugar is a form addition of mangosteen rind and green betel leaf extract (E5) with additional of extract 20 ml/L (K1), produced score of color 4.0 (yellow browninsh); score of sweetness level is 2.99 (rather sweet); browning intensity (λ 420 nm) is 0.85.
126155610G1B009007HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN, STATUS INFEKSI, KARAKTERISTIK KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-36 BULAN DI PUSKESMAS KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMASStunting merupakan hasil dari kekurangan gizi kronik yang dapat mengakibatkan terganggunya fungsi kognitif, mental dan proses metabolisme pada balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara konsumsi makanan, status infeksi dan karakteristik keluarga dengan kejadian stunting pada balita usia 6-36 bulan di Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji chi square dan regresi logistik ganda. Berdasarkan uji multivariat, diketahui bahwa asupan protein (p=0,028), asupan energi (p=0,001), pendapatan perkapita (p=0,033) dan sanitasi lingkungan (p=0,029) berhubungan secara bersama-sama dengan kejadian stunting pada balita, sedangkan status infeksi (p=0,158), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p=0,439), pendidikan ayah (0,437), pendidikan ibu (p=0,546), pengetahuan gizi ibu (p=0,056) dan jumlah anggota keluarga (0,152) tidak berhubungan secara bersama-sama dengan kejadian stunting pada balita. Upaya pencegahan dan penanganan stunting adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas konsumsi makanan balita yang seimbang, khususnya konsumsi protein nabati dan hewani agar dapat memperbaiki status gizi dan mengejar ketertinggalan pertumbuhan, selain itu peningkatan sanitasi lingkungan juga diperlukan agar meningkatkan status derajat kesehatan balita sehingga akan menurunkan kejadian penyakit infeksi pada balita.Stunting is the result of chronic malnutrition which can lead to disruption of cognitive function, mental and metabolic processes in infants. The purpose of this study were to determine the relationship between food consumption, infection status and family characteristics by stunting issue in infants between 6-36 years old in Kedungbanteng Banyumas Public Health Center (PHC). The type of research is cross sectional. Analyzed using univariate, bivariate, and multivariate chi square test and multiple logistic regression. Based on the multivariate test, known that protein intake (p=0,028), energy intake (p=0,001), per capita income (p=0,033) and environmental sanitation (p=0,029) associated together with the incidence of stunting in infants, while the status infection (p=0,158), use of health services (p=0,439), father's education (p=0,437), maternal education (p=0,546), maternal nutrition knowledge (p=0,056) and the number of family members (p=0,152) did not correlate with equal to the incidence of stunting in infants. Prevention and treatment of stunting are to improve the quality and quantity consumption of infants balanced diet, especially vegetable and animal protein consumption in order to maintain the nutritional status and to reach in late growth issue, in addition to the improvement of environmental sanitation is also needed to improve the health status of infants that will reduce the incidence of infectious disease in infants.
126165611H1C009032Lokalisasi Area Pupil Pada Citra Digital Menggunakan Transformasi Hough Dengan Aplikasi AndroidSalah satu algoritma buatan manusia yaitu algoritma lokalisasi pupil mata. Pada dasarnya lokalisasi pupil hanya mendeteksi bagian lingkaran yang terdapat pada mata menggunakan metode transformasi hough. Transformasi Hough menggunakan mekanisme voting untuk mengestimasi nilai parameter. Citra digital digunakan untuk mempermudah dalam melakukan proses pengolahan citra. Dalam mengolah sebuah citra, dapat menggunakan berbagai macam media/aplikasi. Aplikasi dapat bekerja dalam sebuah sistem operasi. Salah satu sistem operasi yang banyak digunakan adalah Android. Android merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux pada gadget yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk dapat menciptakan sebuah aplikasi. Metode transformasi hough dan canny edge detection yang dilakukan pada MATLAB 7.1 untuk melokalisasi area pupil menghasilkan nilai keakuratan sebesar 85.71%. Dari hasil komputasi yang dilakukan pada MATLAB dibuat sebuah aplikasi android yang dapat menampilkan hasil tersebut, yang dibagi menjadi dua buah program utama untuk membentuk sebuah aplikasi android tersebut yaitu MainActivity.java dan ViewsActivity.java. Dalam sebuah perancangan aplikasi android setiap program harus memiliki tampilan keluarannya yang diatur dalam file xml. Dalam penelitian ini terdapat tiga buah tampilan yaitu main.xml, display.xml dan displayview.xml untuk menghasilkan sebuah aplikasi android yang dirancang.One of the man-made algorithm is pupils localization algorithm. Basically localization of the pupil only detects circular section contained in the eye using hough transform method. Hough transformation using a voting mechanism to estimate the parameter values. Digital image is used to facilitate the process of image processing. In processing an image, can use a variety of media / applications. Applications can work in an operating system. One of the widely used operating system is Android. Android is a Linux-based operating system on a gadget that provides an open platform for developers to create an app. Hough transformation method and Canny edge detection is performed on MATLAB 7.1 to localize the pupil area produce accuracy value for 85.71%. From the computational results are performed on MATLAB created an android application that can display the result, which is divided into two main program to create an android app that is MainActivity.java and ViewsActivity.java. In an android application design each program must have a display output is set in the xml file. In this study there are three display the main.xml, display.xml and displayview.xml to produce an android application designed.
126175612F1C009037Peran Corporate Social Responsibility(CSR) PT Holcim Indonesia dalam Program Pos Pemberdayaan Keluarga(Posdaya) Semi Mandiri di Kecamatan Cilacap UtaraPerusahaan, lingkungan dan masyarakat merupakan tiga hal yang tidak bisa dipisahkan. PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant berpedoman pada tiga hal tersebut dalam menjalankan operasional perusahaannya. Dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan berpengaruh pada lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan upaya PT Holcim untuk meminimalisir dampak negatif perusahaan. Dengan mengambil judul “Peran Corporate Social Responsibility (CSR) PT Holcim Indonesia dalam Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Semi Mandiri di Kecamatan Cilacap Utara”, maka penelitin ini bertujuan untuk mengetahui peran CSR melalui program posdaya dan dampak yang berkaitan dengan citra perusahaan dari sudut pandang masyarakat di Posdaya Semi mandiri.
Lokasi penelitian bertempat di PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant, khususnya di dua posdaya semi mandiri Kecamatan Cilacap Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis dari Miles dan Huberman. Data yang dikumpulkan diperoleh dengan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan triangulasi sumber sebagai uji validitas data.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program CSR PT Holcim Indonesia dalam program posdaya di posdaya semi mandiri memiliki dua peran yaitu (1)Posdaya sebagai komunikasi perusahaan melalui perbaikan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup di sekitar perusahaan (2) Posdaya sebagai pemberdayaan masyarakat di sekitar perusahaan dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia. Melalui peran tersebut, maka PT Holcim Indonesia Cilacap Plant memiliki citra yang signifikan di masyarakat, karena masyarakat yang berdomisili di sekitar perusahaan secara langsung dapat menikmati kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Namun, implementasi program di posdaya semi mandiri masih memerlukan perbaikan dan peningkatan sehingga bisa berperan maksimal bagi perusahaan maupun masyarakat.
Company, environment and community are three unbreakable aspects and PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant oriented on those 3 aspects on its operations. Impact caused by the company affecting the environment and community around it. Therefore, Corporate Social Responsibility (CSR) is an effort of PT Holcim to minimize the negative impact of the company. By taking a title of “Roles of PT Holcim Indonesia Corporate Social Responsibility (CSR) on Family Empowerment Unit (Posdaya) Pre-Independent Program in the Sub District of North Cilacap”, the purpose of this research is to know the CSR role thru Posdaya Program and the effect related with the image of the company from community in Pre-Independent Posdaya point of view.
The Research location is in PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant, especially in two Pre-Independent Posdaya in the Sub District of North Cilacap. The method that use for this research is qualitative descriptive with analysis from Miles and Huberman. Collected data taken by deep interview method, observations, and documentation. Informant selection method use purposive sampling with triangulation source as data validity test.
From the results of the research, it could be summarized that PT Holcim Indonesia CSR Program on Pre-Independent Posdaya has 2 roles, (1) Posdaya as corporate communications through improvements in the economic, education, health and the environment around the company (2)) Posdaya as empowerment. Thru those three roles, PT Holcim has good image on the community because people who lives around the company can directly felt the responsibility of the company to the environment. However, the implementation of the Pre-Independent Posdaya Program still needs some fixes and improvements until it can be contribute maximum for the community and company.
126185613H1C009020Lokalisasi Area Specular Reflection Pada Citra Digital Menggunakan Hough Transform Berbasis Aplikasi AndroidProses pengolahan citra semakin meluas, sehingga telepon genggam telah berkembang menjadi salah satu media komputasi. Contohnya adalah pada penggunaan sistem android. Implementasinya bisa diterapkan pada aplikasi lokalisasi pupil dan specular reflection. Lokalisasi specular reflection merupakan salah satu aplikasi lanjutan dari lokalisasi pupil yang sampai saat ini terus dikembangkan dan diterapkan pada beberapa bidang seperti pada bidang medis khususnya pendeteksian dini penyakit katarak. Hough Transform dan Sobel Edge Detection merupakan salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk melakukan lokalisasi area specular reflection dengan memanfaatkan pola lingkaran dan menggunakan deteksi lingkaran. Dengan memodifikasi pembagian wilayah berdasarkan bentuk lingkaran, keduanya dapat digunakan untuk mendeteksi bentuk lingkaran termasuk mata, pupil mata, dan specular reflection. Penelitian tugas akhir ini juga mengembangkan aplikasi android untuk dapat menampilkan hasil dari algoritma lokalisasi yang dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrogaman java dan software Motodev Stodio versi 3.0.1. Metode Hough Transform dan Sobel Edge Detection menghasilkan lokalisasi area specular reflection dengan tingkat akurasi sangat baik dengan persentase 100%Image processing is expanding to mobile phones has grown to be one of computational media. For example, is used for android system. Implementation can be applied to the application localization of the pupil and specular reflection. Localization of specular reflection is one of the advanced application of the localization of the pupil which continues to be developed and applied in several fields, such as the medical especially in the early detection of cataract. Hough Transform and Sobel Edge Detection is one of the algorithms that can be used to perform localization area by utilizing specular reflection pattern using circles and circles detection. By modifying zoning based on the form of a circle, both of which can be used to detect circular shapes including the eyes, pupils, and specular reflection. This thesis develops applications for android, that can be display the results of localization algorithms performed by using java programming language and software Motodev Studio version 3.0.1. Hough Transform and Sobel Edge detection method produce localization of specular reflection area with very good accuracy is about 100% percentage.
126195615G1B009086PENGARUH FITOREMEDIASI ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD, COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN Rumah Pemotongan Hewan menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan organik tinggi, padatan tersuspensi dan bahan koloid. Pengolahan limbah diperlukan untuk meminimalisir terjadinya pencemaran, salah satu cara yang sederhana dan efektif dalam mengolah limbah adalah dengan fitoremediasi. Tanaman eceng gondok merupakan fitoremediator yang dapat menurunkan kadar BOD, COD dan TSS serta zat pencemar lainnya dikarenakan akar eceng gondok memiliki kemampuan untuk menyerap, mengendapkan dan mengakumulasi polutan dari limbah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh fitoremediasi dengan eceng gondok terhadap penurunan kadar BOD, COD dan TSS pada limbah cair RPH. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Waktu kontak yang digunakan yaitu 0, 2, 4, 6 dan 8 hari dengan biomassa eceng gondok 300 gram dan volume air limbah 4 liter. Hasil Independent Sample t Test diketahui bahwa ada perbedaan kadar BOD, COD dan TSS sebelum dan setelah fitoremediasi dengan eceng gondok. Waktu kontak efektif dalam menurunkan kadar BOD, dan COD adalah 8 hari dengan rata-rata penurunan masing-masing sebesar 187,7 mg/L (96,67%), dan 966,3085 mg/L (90,20%), waktu kontak efektif dalam menurunkan kadar TSS adalah 6 hari dengan rata-rata penurunan sebesar 170 mg/L (75,41%).. Kadar BOD, COD dan TSS setelah fitoremediasi dengan eceng gondok masih belum memenuhi standar baku mutu limbah cair kegiatan RPH. Disarankan dapat mengembangkan penelitian dengan mengkombinasikan fitoremediasi dengan model pengolahan limbah cair lainnya seperti lumpur aktif dan trickling filter.The Slaughterhouse produces wastewater containing high organic matter, suspended solid and colloid matter. Waste treatment is necessary to minimize pollution, one of the simple and effective way to treat waste is phytoremediation. Water hyacinth plant is phytoremediator that can reduce levels of BOD, COD and TSS and other pollutants due to the roots of water hyacinth has the ability to absorb, precipitate and accumulate pollutants from wastewater. This study aims to determine the effect of phytoremediation by water hyacinth to decreased levels of BOD, COD and TSS in Slaughterhouse wastewater. The research used quasi-experimental using completely randomized design (CRD) with 4 replications. Contact time used in this study is 0, 2, 4, 6 and 8 days with 300 grams of water hyacinth biomass and volume of wasterwater is 4 liters. Independen sample t Test result knew taht there are level differentiation of BOD, COD and TSS before and after phytoremediation with water hyacinth. Effective contact times to decrease BOD and COD levels was 8 days with an average of 187.7 mg / L (96.67%), and 966,3085 mg/L (90,20%), effective contact times to decrease COD levels was 6 days with an average of 170 mg/L (75,41%). Levels of BOD, COD and TSS after phytoremediation by water hyacinth is still not comply with effluent quality standards of Slaughterhouse activity. Recomended to develop research by combining phytoremediation with other sewage treatment models such as activated sludge and trickling filters.
126205617B1J009101KADAR KOLESTEROL TIKUS DIABETES YANG DIBERI EKSTRAK DAUN KAPULAGA (Amomum cardamomum)Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit dengan kondisi abnormalitas metabolisme karbohidrat yang disebabkan oleh defisiensi insulin. Kondisi ini menyebabkan timbulnya hiperglikemia dan meningkatkan stres oksidatif. Diabetes yang tidak terkontrol cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan memiliki resiko terserang aterosklerosis dan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung koroner dan stroke. Daun kapulaga (Amomum cardamomum) dipilih untuk digunakan dalam penelitian ini, karena kaya kandungan antioksidan flavonoid dan vitamin C yang diharapkan dapat memperbaiki sekresi insulin dan modulasi glukosa darah. Senyawa antioksidan juga dapat mencegah perkembangan aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kolesterol darah tikus diabetes yang diberi ekstrak daun kapulaga. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 ulangan dan 2 perlakuan, yaitu kelompok kontrol tikus diabetes yang diberi pakan dan kelompok perlakuan tikus diabetes yang diberi ekstrak daun kapulaga dosis 100 mg/kg bb selama 21 hari. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 4 kali dengan interval waktu selama 7 hari yaitu hari ke-0, 7, 14, dan 21. Data hasil pemeriksaan kadar kolesterol darah yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t tidak berpasangan. Berdasarkan hasil uji didapatkan kadar kolesterol menurun dari 77,6 mg/dl menjadi 56 mg/dl (P<0,05) pada tikus diabetes yang diberi ekstrak daun kapulaga selama 14 hari. Kesimpulannya, kadar kolesterol tikus diabetes menurun setelah 14 hari pemberian ekstrak daun kapulaga.Diabetes Melitus (DM) is one of the diseases with abnormality metabolism of carbohydrate caused by insulin deficiency. This condition leads to hyperglycemia and increasing of oxidative stress. Uncontrolled diabetes tends to raise the cholesterol level and has a risk of atheroschlerosis and various diseases such as coronary heart disease and stroke. Cardamom leaves was selected to be used in this research because it is considered to have much antioxidant and vitamin C which are expected to repair insulin and modulation of blood glucose. Antioxidant can also prevent atheroschlerosis development. This study aim to find out the cholesterol level of diabetic rat’s blood which given by cardamom leave extract. This research was the experimental research and the experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) with 6 replicates and 2 treatments were control group of diabetic rats and group of diabetic rats which were given the cardamom leave extract with the dosages of 100 mg/kg bw for 21 days. Blood sample was taken four times with 7 days interval, i.e. day 0, day 7, day 14 and day 21. The data of blood cholesterol levels were analyzed using unpaired T-test. Based on the result, cholesterol level decreased from 75.5 mg/dl to 56 mg/dl (P<0.05) by 14 days treatment. The conclusion is that the cardamom leave extract could decrease cholesterol level of diabetic rats after 14 days.