Artikelilmiahs

Menampilkan 8.801-8.820 dari 48.907 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
880110637E1A011126DISSENTING OPINION DALAM PUTUSAN BEBAS TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014)
Penelitian ini mengambil judul “Dissenting Opinion Dalam Putusan Bebas Terhadap Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anggota Tentara Nasional Indonesia (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alasan terjadinya dissenting opinion dari salah satu majelis hakim dalam putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 dan untuk mengetahui kedudukan dissenting opinion terhadap putusan yang dijatuhkan dalam putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan spesifikasi penelitian adalah preskriptif analitis. Metode pengumpulan data dengan inventarisasi peraturan undang-undang dan metode analisa data menggunakan normatif kualitatif.
Berdasarkan studi putusan dapat disimpulkan bahwa : alasan terjadinya dissenting opinion dari salah satu majelis hakim dalam putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 karena adanya interpretasi yang berbeda terhadap fakta-fakta antara lain tindakan penggeledahan yang dilakukan oleh Staf Inteldim atas perintah Dandim 0827 Sumenep dan keterbuktiaan unsur-unsur dalam dakwaan alternatif kesatu yaitu Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kedudukan dissenting opinion terhadap putusan yang dijatuhkan dalam putusan Pengadilan Militer III-12 Surabaya Nomor 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 tidak berpengaruh karena berdasarkan Pasal 188 ayat (4) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 Tentang Peradilan Militer apabila dalam musyawarah pengambilan putusan tidak dapat dicapai mufakat bulat, maka putusan diambil berdasarkan suara terbanyak atau pendapat hakim mayoritas dalam hal ini adalah pendapat hakim ketua dan hakim anggota I.
The research title is “Dissenting Opinion on Acquittal over Drug Crime comitted by member of Indonesian National Army (Military Court Decision Judicial Review III-12 Surabaya Number 71-K/PM III-12/AD/IV/2014)”. The research purpose is analyzing the reason behind dissenting opinion by one of judges in Military Court decision III-12 Surabaya Number 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 and finding the position of dissenting opinion over the Military Court decision III-12 Surabaya Number 71-K/PM III-12/AD/IV/2014.
The research method is normative juridicial and the research spesification is analytic prescriptive. Collecting data method is by rule of law inventory and analyzing data method is qualitative normative.
Based on juridicial decision review, it concludes that the reason behind the dissenting opinion by one of the judges on Military Court decision III-12 Surabaya Number 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 is because of different interpretation of the facts, such as frisk by Inteldim staff commanded by Dandim 0827 Sumenep and the proven elements of first alternative charges which is Article 112 paragraph (1) Act Number 35 Year 2009 About Drugs. The position of dissenting opinion on Military Court decision III-12 Surabaya Number 71-K/PM III-12/AD/IV/2014 does not take effect based on Article 188 paragraph (4) Act Number 31 Year 1997 About Military Court, in case of conclusion does not find any unanimous decision, the conclusion will be taken by majority voice or majority judges opinion which are chair judge and panel 1 judge opinions.
880210638H1H008018PENGARUH SALINITAS BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis sp.)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas diantara perlakuan terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan Nila (Oreochromis sp.). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Masing-masing perlakuan yaitu 5 ppt, 10 ppt, 15 ppt dan 20 ppt. Variabel yang diamati yaitu laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup. Berdasarkan sidik ragam dan Uji Jarak Berganda Duncan menunjukkan bahwa perlakuan salinitas berbeda berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan mutlak dan harian serta tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah perlakuan salinitas 20 ppt. Laju pertumbuhan mutlak dan harian serta kelangsungan hidup terdapat pada perlakuan salinitas 20 ppt asing-masing yaitu 3,73±0,06 g, 3,04±0,03% dan 93,33%.This study aimed to determine the effect of salinities differences between the treatment of the absolute growth, specific growth and survival rate of Tilapia fry (Oreochromis sp.). An Experimental method was applied using completely randomized experimental design (CRD) with four treatments in quadruplicates. The treatments were 5 ppt, 10 ppt, 15 ppt and 20 ppt salinities. Variables were absolute growth, specific growth rate and survival rate. Based on Analysis of Variance and performed Duncan's Multiple Range Test showed that different salinity treatments significantly affected the absolute growth and specific growth and did not significantly affected for survival rate. The best treatment was at 20 ppt. Absolute growth, specific growth and survival rate at 20 ppt salinity treatment each were 3.73 ± 0.06 g, 3.04 ± 0.03% and 93.33%.
88039142C1B010071ANALISIS PENGARUH PERSEPSI KUALITAS, PERSEPSI RESIKO, PERSEPSI NILAI DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN NOTEBOOK ACER PADA MAHASISWA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTOTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi kualitas, persepsi risiko, persepsi nilai dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian Notebook Acer pada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Sampel yang digunakan dipilih dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 sampel yang merupakan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kualitas, persepsi nilai dan persepsi harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, sedangkan persepsi risiko tidak berpengaruh terhadao keputusan pembelian.The purpose of this study was to analyze the effect of perceived quality, perceived risk, perceived value and perceived price toward purchase decision notebook Acer on students University of Jenderal Soedirman. The sample used was chosen by purposive sampling technique. The number of samples that are used as much as 100 samples which is the students University of Jenderal Soedirman. Analysis of the data used in this study is a path analysis. The result of this research showed that perceived quality, perceived value and perceived price has positive effect on purchase decision, while perceived risk has no effect on purchase decision.
880410639H1K010032JENIS DAN KELIMPAHAN ECHINODERMATA DI EKOSISTEM TERUMBU KARANG PANTAI MENGANTI KEBUMENPantai Menganti terletak di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Ekosistem terumbu karang menjadi habitat dan tempat mencari makan Echinodermata yang merupakan kelompok biota penghuni terumbu karang yang cukup dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah serta kelimpahan Echinodermata di ekosistem terumbu karang Pantai Menganti, Kebumen. Materi yang digunakan berupa peralatan sampling dan buku identifikasi. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengambilan data Echinodermata dilakukan dengan metode transek kuadrat. Jumlah dan jenis dihitung menggunakan rumus kelimpahan Echinodermata sedangkan analisis data perbedaan kelimpahan pada setiap stasiun pengamatan menggunakan ANOVA. Faktor lingkungan yang diukur yaitu temperatur, pH, salinitas, kecerahan dan substrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Echinodermata yang ditemukan terdapat 7 jenis Echinodermata, dengan kelimpahan jenis rata-rata Echinodermata tertinggi 7,5 ind/m2 terdapat pada kawasan wisata dengan tipe karang berbatu. Kelimpahan jenis rata-rata Echinodermata Diadema setosum 7,5 ind/m2, Echinometra mathaei 5,5 ind/m2, Ophiocoma dentate 4,3 ind/m2, Ophiomastix annulosa 3,4 ind/m2, Holothuria atra 0,3 ind/m2, Himerometra magnipinna 0,3 ind/m2 dan Asterina sarasini 0.1 ind/m2.Menganti beach is located in Karangduwur village, District Ayah, Kebumen. Coral reef ecosystems is the Echinoderms habitats and feeding ground That are dominant group coral reef biota. The aims of this study is to determine the Echinoderms species number and abundance in coral reef ecosystems Menganti Beach, Kebumen. Sampling equipment and identification books was used in the study. This study was used a survey method and Echinoderms data sampling was done by squares transect method. The number and types are calculated using the formula abundance Echinoderms whereas the difference in the abundance of data analysis at each observation station using ANOVA. Environmental factors were measured are temperature, pH, salinity, brightness and substrates. The results showed found 7 species of Echinoderms, with an highest average abundance of 7,5 ind/m2. It was found in tourist areas with rocky substrate type. The average abundance of Echinodermata is Diadema setosum 7,5 ind/m2, Echinometra mathaei 5,5 ind/m2, Ophiocoma dentate 4,3 ind/m2, Ophiomastix annulosa 3,4 ind/m2, Holothuria atra 0,3 ind/m2, Himerometra magnipinna 0,3 ind/m2 and Asterina sarasini 0.1 ind/m2.
880510689D1E010204TINGKAT KEEMPUKAN DAN pH DAGING SAPI BAGIAN Biceps femoris YANG DIRENDAM AIR KELAPA MUDA DENGAN LAMA PERENDAMAN YANG BERBEDATujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh lama perendaman yang berbeda pada daging sapi yang direndam menggunakan air kelapa muda terhadap tingkat keempukan dan pH. Materi penelitian yang digunakan terdiri dari daging sapi Simmental jantan umur 2 sampai 3 tahun bagian Biceps femoris, air kelapa muda, larutan buffer, dan aquades. Peralatan yang digunakan yaitu meliputi timbangan digital, penetrometer, penggantung karkas, pH meter, pisau, baskom, nampan, talenan, penggaris, tali rafia, tisu, dan kertas labe. Metode penelitian secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan ulangan sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan adalah adalah P0 : daging sapi bagian Biceps femoris tanpa perendaman, P1 : Daging sapi bagian Biceps femoris direndam selama 30 menit, P2 : Daging sapi bagian Biceps femoris direndam selama 60 menit, P3 : Daging sapi bagian Biceps femoris direndam selama 90 menit. Peubah yang diukur yaitu keempukan dan pH daging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu perendaman dengan air kelapa muda berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap keempukan dan pH daging sapi bagian Biceps femoris, rataan keempukan yang diperoleh berkisar 0,0592-0,0604 mm/g/dt, sedangkan rataan pH yang diperoleh berkisar 5,86 sampai 5,82. Kesimpulan dari penelitian adalah perendaman daging sapi bagian Biceps femoris menggunakan air kelapa muda yang semakin lama sampai dengan 90 menit menghasilkan nilai keempukan dan pH yang relatif samaThe purpose of research is to find out the effect of duration of the difference soaking for the meat of cow that has been soaked by using the young coconut water to the level of tenderness and pH. The material of research that has been used is the meat of female Simmental cow with age 2 to 3 years old in the part of Biceps femoris, young coconut water, buffer solutio, and aquades. The devices that have been used such as digital weigh, penetrometer, carcass hanger, pH meter, knife, washbasin, tray, cutting board, ruler, rope, tissue, and label paper. Research method experimentally uses the Complete Random Design (RAL) with 4 treatments and repetition 5 times. The Treatments are P0 : Biceps femoris beef parts without immersion , P1 : Beef part Biceps femoris soaked for 30 minutes , P2 : Beef part Biceps femoris soaked for 60 minutes , P3 : Beef part Biceps femoris soaked for 90 minutes . The variable that is measured such as the tenderness and pH of meat. The result of research shows that the duration of the soaking with the young coconut water give unreal effect (P>0.05) to the tenderness and pH of the meat of cow in the part of Biceps femoris,the average of tenderness that has been obtained about 0.0592–0.0604 mm/g/dt, and average of pH that has been obtained about 5.86 to 5.82. The conclusion from the research is the soaking of meat of cow in the part of Biceps femoris by using the young coconut water that is getting longer until 90 minutes produces the value of tenderness and pH that is relative long duration
88069137E1A109047PERAN DEWAN PERS NASIONAL DALAM MENANGANI KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN DI INDONESIA
(Tinjauan Yuridis terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers)
ABSTRAK

Pada Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945 yang menyatakan kemerdakaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagianya ditetapkan dengan Undang-undang.
Perlindungan hukum bagi wartawan dalam rangka kebebasan Pers pada lingkungan umum, sangat menarik untuk ditelaah tidak tertutup kemungkinan dalam mengeluarkan pendapat Pers melakukan kesalahan atau menyinggung pihak-pihak tertentu dan merasa tidak terima dengan pendapat Pers atau mungkin pendapat Pers yang dibatasi pemikirannya.
Tujuan penulisan artikel ini adalah Untuk mengetahui Peran Dewan Pers Indonesia terhadap wartawan yang mengalami kekerasan dalam menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawab profesi wartawan menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah yuridis Normatif. Pendekatan yuridis Normatif merupakan pendekatan yang dilakukan dengan menelaah semua Undang-undang dan regulasi yang bersangkut paut dengan isu hukum yang sedang ditangani.

Dari penjelasan diatas, dapat dianalisis dan ditarik suatu kesimpulan bahwa bahwa Dewan Pers mempunyai Peranan yang sangat strategis dalam menangani kasus –kasus yang mengahambat kemerdekaan pers yang salah satunya adalah kekerasan terhadap wartawan, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) angka 2 Peraturan Dewan Pers Nomor 3/Peraturan-DP/VII/2013 Tentang Prosedur Pengaduan ke Dewan Pers yang rumusannya adalah sebagai berikut :
“Dewan Pers menerima pengaduan menyangkut: Kekerasan terhadap wartawan dan atau perusahaan pers”.

Kata Kunci : Pers, HAM, Wartawan, Dewan Pers
ABSTRACT

On article 28 of the Constitution of 1945 which declared independence of Association and of Assembly, issued with spoken and written thoughts and so forth are set by statute.
Legal protection for journalists within the framework of freedom of the press in the public environment, very interesting when they uncovered the possibility in issuing opinions the press doing wrong or offensive to certain parties and was not received with the opinion of the press or perhaps a press opinion limited rationale.
The purpose of writing this article is to find out the role of a Press Council of Indonesia against reporters who experienced violence in carrying out its duties, functions, and responsibilities of the profession of journalist according to Act No. 40 of 1999concerning the press.
The approach used in the writing of this is the juridical Normative. Juridical Normative approach is an approach which is done by studying all legislation and regulations relevant to the legal issues that are being dealt with.
From the explanation above, can be analyzed and drawn a conclusion that a Press Council that has a very strategic Role in handling the case – a case that inhibit press freedom, one of which was violence against journalists, as set forth in article 2, paragraph (1) of Council Regulation number 2 Press number 3/Regulation-DP/VII/2013on procedures to the Press Council Complaints that its contents are as follows :
"The Board of the press receive complaints related to: violence against journalists and the press or company".

Keywords: Human Rights, The Press, The Journalists, The Press Council
88079138C1K010002OVERREACTION ANOMALY AND THE INFLUENCE OF FIRM SIZE, BID-ASK SPREADS AND LIQUIDITY ON STOCK PRICE REVERSALOF FINANCIAL SECTOR LISTED IN INDONESIAN STOCK EXCHANGE PERIOD 2012-2013ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis reaksi berlebihan dari saham winner-loser dan pengaruh ukuran perusahaan, bid-ask spread dan likuiditas terhadap pembalikan harga saham. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2013.Metode purposive sampling digunakan untuk pengambilan sampel dan terkumpul 60 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan paired samplet-test dan analisis regresi ganda sebagai metode penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat reaksi berlebihan pada saham winner-loser perusahaan sektor keuanganyang terdaftar di BursaEfek Indonesia; (2) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap pembalikan harga saham winner; (3) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap pembalikan harga saham loser; (4) Bid-ask spread tidak berpengaruh signifikan terhadap pembalikan harga saham winner; (5) Bid-ask spread tidak berpengaruh signifikan terhadap pembalikan hargasaham loser; (6) Likuiditas berpengaruh positif terhadap pembalikan harga saham winner; (7) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap pembalikan harga saham loser.
ABSTRACT
The aims of this research were to analyze the overreaction of winner-loser stock and the influence of firm size, bid-ask spreads and liquidity on stock price reversal. The research population was financial sectors companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) period 2012-2013. Purposive sampling method was used to take the sample and 60 companies were collected as the samples. This study used paired sample t-test and multiple regression analysis as the method. The result of this research indicate that: (1) There is overreaction to the winner and loser stocks of financial sector listed in the Indonesian Stock Exchange; (2) Firm size does not significant affect on winner price reversal; (3) Firm size does not significant affect on loser price reversal; (4) Bid-ask spread does not significant affect on winner price reversal; (5) Bid-ask spread does not significant affect on loser price reversal; (6)Liquidity has positive effect on winner price reversal; (7) Liquidity does not significant affect on loser price reversal.
88089139B1J010027STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI PELUS KABUPATEN BANYUMASSungai Pelus terletak dibagian selatan kaki Gunung Selamet yang mengalir melewati hutan, daerah pemukiman, pertanian, industri dan peternakan yang digunakan penduduk sekitar untuk aktivitas kehidupan sehari-hari. Ketinggian Sungai Pelus 31 - 691 m dari permukaan laut. Sungai Pelus termasuk perairan yang mengalir melewati daerah pedesaan yang digunakan penduduk sekitar untuk aktivitas kehidupan sehari-hari. Kegiatan manusia tersebut berpengaruh terhadap kualitas perairan Sungai Pelus. Plankton mempunyai peranan penting sebagai sumber makanan bagi organisme air lainnya. Zooplankton merupakan plankton hewani yang memiliki peranan penting terhadap rantai makanan, dimana keberadaanya merupakan salah satu pakan alami bagi organisme perairan. Zooplankton merupakan parameter utama dalam penelitian ini. Struktur komunitas zooplankton dipengaruhi oleh faktor fisik dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton dan kualitas faktor fisik kimia di Sungai Pelus. Penelitian ini dilakukan dengan metode Sample Survey Method. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak terpilih pada 5 stasiun. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali ulangan menggunakan plankton-net no. 25. Penelitian ini menggunakan parameter pendukung yaitu parameter fisik dan kimia. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman Sannon-Wiener dan indeks dominansi Simpson. Hasil penelitian menunjukkan struktur komunitas zooplankton di Sungai Pelus Kabupaten Banyumas terdiri dari filum Arthropoda, Protozoa, Rotifera. Filum Arthropoda diperoleh 4 spesies, Bosmina sp., Chydorus sp., Daphnia sp., Nauplius sp., dan Cyclops sp. Protozoa 6 spesies, Euglena sp., Euglypha sp., Astasia sp., Arcella sp., Achanthamoeba, Lionotus sp., dan 1 spesies Rotifera yaitu, Conochilus sp. Kelimpahan zooplankton yang diperoleh berkisar antara 116 - 2084 ind/l. Keanekaragaman yang diperoleh menunjukan keanekaragaman yang rendah karena secara umum berada pada kisaran H´ < 2,3026. Dominasi zooplankton yang diperoleh berkisar antara 0,02 – 1, dan didominasi oleh spesies Chydorus sp. Kondisi faktor fisik dan kimia kualitas air di Sungai Pelus masih cukup baik untuk organisme hidup.Pelus river located at the southern foot of Selamet Mount flowing through the forest, residential areas, agriculture, industry and farms that used nearby residents for activities of daily life with height of about 31-691 m. Pelus’s stream flows the residence area, the residents use it to do daily activities. The human activities affect the quality of water in the Pelus River. Plankton has an important role as a food source for other water organisms such as zooplankton. Zooplankton is animalistic plankton that forms a basic part of food chain for sea creatures. Therefore, zooplankton is the main parameter in this study. The structure of zooplankton is influenced by physical and chemical factors. This research was conducted by Sample Survey Method. The technique of sampling was selected 5 stations randomly. The sample was done 3 time replication using plankton-net no. 25. This research used a supporting of parameters, namely the physical and chemical parameters. Analysis of data used Sannon-Wiener diversity index and Simpson dominance index. The results of this research, the structure community of zooplankton in the Pelus River consists of the phylum Arthropoda, Protozoa, Rotifera. Phylum Arthropod obtained there are 4 species, Bosmina sp., Chydorus sp., Daphnia sp., and Cyclops sp. Protozoa 6 species, Euglena sp., Euglypha sp., Astasia sp., Arcella sp., Achanthamoeba, Lionotus sp., and one Rotifera species is Conochilus sp. Abundance of zooplankton were found of water in the Pelus River between 116 - 2084 ind/l. Diversity is generally low because in the range of H '<2.3026. Dominance of zooplankton ranging between 0,02 – 1, and dominated species Chydorus sp. Physical and chemical factors in the quality of water in the Pelus River still in good fairly condition for living organisms.
88099141B1J010031STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI PELUS KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini dilakukan di perairan Sungai Pelus Kabupaten Banyumas. Aliran Sungai Pelus terdiri atas bagian hulu yang memiliki kondisi lingkungan sekitar berupa hutan, bagian tengah memiliki kondisi lingkungan berupa pemukiman penduduk, pertanian sedangkan bagian muara memiliki kondisi lingkungan berupa pemukiman penduduk, kegiatan pertanian dan industri kecil. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara komposit pada 5 stasiun dan diulang sebanyak 3 kali dengan interval waktu 2 minggu. Struktur komunitas yang diperoleh di perairan Sungai Pelus Kabupaten Banyumas terdiri dari 3 Divisio dari 5 stasiun yaitu Divisio Cyanophyta 1 spesies yaitu Gleotrichia echinulata, Divisio Chlorophyta 5 spesies yaitu Closterium, Microspora sp, Spirogyra sp, Scenedesmus sp dan Zygogonium sp dan Divisio Chrysophyta 28 spesies yaitu Amphora ovalis, Cocconeis sp, Cocconeus placentula, Cyclotella operculata, Cymbella sp, Denticula tenuis, Diatoma sp, Diatoma anceps, Diatoma vulgare, Fragilaria capucina, Fragilaria sp, Frustuila rhomboids, Gomphonema sp, Melanosira granulate, Navicula brachysira, Navicula brasilensis, Navicula insuta, Navicula protractoides, Navicula radiosa, Navicula sp, Nitzschia brebisonii, Pinnularia sp, Pinnularia legumen, Strauroneis acutum, Strauroneis anceps, Synedra sp, Synedra ulna, Tetracyclus lacutris. Perairan Sungai Pelus Kabupaten Banyumas mempunyai keanekaragaman fitoplankton yang sedang dan termasuk ke dalam tingkat pencemaran sedang, sedangkan dominansi yang didapat menunjukkan tidak ada fitoplankton yang mendominasi dalam komunitas. Faktor fisika kimia perairan Sungai Pelus Kabupaten Banyumas masih dalam kondisi cukup baik bagi kehidupan fitoplankton.This research was conducted in the waters of the River Pelus Banyumas. Pelus Watershed consists of the upstream that have environmental conditions such as forests, the central part has a residential environment, agriculture while the estuary has a residential environment, agriculture and small industries. This research was conducted with the survey method, the technique of composite sampling is done at 5 stations and repeated 3 times with intervals of 2 weeks. Community structure obtained in the waters of the River Pelus Banyumas consists of 3 Divisio of 5 stations namely Cyanophyta Divisio 1 Gleotrichia echinulata namely species, 5 species of the Chlorophyta Divisio Closterium, Microspora sp, Spirogyra sp, Scenedesmus sp and sp Zygogonium and 28 species of the Chrysophyceae Divisio Amphora ovalis, Cocconeis sp, Cocconeus placentula, Cyclotella operculata, Cymbella sp, Denticula tenuis, Diatoma sp, Diatoma anceps, Diatoma vulgare, Fragilaria capucina, Fragilaria sp, Frustuila rhomboids, Gomphonema sp, Melanosira granulate, brachysira Navicula, Navicula brasilensis, Navicula insuta , Navicula protractoides, Radiosa Navicula, Navicula sp, Nitzschia brebisonii, Pinnularia sp, Pinnularia legumen, Strauroneis acutum, Strauroneis anceps, Synedra sp, Synedra ulna, Tetracyclus lacutris. River waters have Pelus Banyumas and diversity of phytoplankton that are included in the pollution level is, while the dominance obtained showed no phytoplankton that dominate the community. Factors chemical physics Banyumas Pelus river waters are still in good enough condition for the life of phytoplankton.
881010640H1L010065RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PANTI ASUHAN
BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PLAY FRAMEWORK
(STUDI KASUS PANTI ASUHAN YAYASAN ANAK KITA MAGELANG)
Sistem informasi merupakan sebuah sistem terkomputerisasi yang digunakan untuk mempermudah setiap orang yang berhubungan dengan sistem tersebut dalam memperoleh pengetahuan berupa informasi yang ditampilkan dari sistem tersebut. Salah satu pengguna yang membutuhkan keunggulan sistem informasi adalah panti asuhan. Yayasan Panti Asuhan Anak Kita Magelang merupakan salah satu panti asuhan yang membutuhkan suatu dukungan teknologi berupa sistem informasi. Sistem informasi yang dibutuhkan merupakan sebuah sistem informasi berbasis web. Sistem informasi panti asuhan berbasis web adalah sistem yang dibangun menggunakan teknologi Play Framework dengan bahasa pemrograman Java. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Sisitem Informasi ini diharapkan mampu memepermudah proses pengelolaan data. Kegiatan yang ditunjang oleh sistem ini antara lain yaitu mengelola bagian data panti asuhan di bidang pendataan, catatan panti asuhan, administrasi barang dan uang dan barang inventaris.Information system is a computerized system which being used to make it easier for people to communicate with the system to acquire information which being displayed fromthe system. One of the used who needs the advantages of information system is orphanage. Yayasan Panti Asuhan Anak Kita Magelang is an orphanage which needs information system support. The system infomation needed by the orphanage is web based information system. This system is built with Play Framework with Java programming language. The system development process method is using waterfall method .By this system, data processing in the orphanage is expected to be easier. The other tasks supported by this system are data recording, orphanage record management, goods and money management, and facility tools recording.
881111078H1F008018GEOLOGI DAN MITIGASI BENCANA GUNUNGAPI SLAMET BAGIAN SELATAN KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAHLokasi Penelitian berada di lereng selatan Gunungapi Slamet,yang termasuk ke dalam Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, pada koordinat UTM (Universal Transverse Mercator) 9192000 mN – 9185000 mN dan 301000 mE – 309000 mE. Pemetaan Geologi dilakukan dengan luas 80 Km2 dengan skala peta 1 : 25.000.
Daerah penelitian terbagi menjadi lima satuan geomorfolgi, yaitu Satuan Perbukitan Curam Gunungapi (V6), Satuan Perbukitan Agak curam Gunungapi (V7), Satuan Perbukitan Aliran Lava (V9), Satuan Kaki Gunungapi Aliran Lahar (V11) dan Satuan Perbukitan Dike (S11). Stratigrafi daerah penelitan dibagi menjadi enam satuan dari tua ke muda yaitu Satuan Batupasir - Batulempung, Satuan Intrusi Diorit, Satuan Breksi Tuf, Satuan Lava Andesit, Satuan Lava Basalt dan Satuan Breksi Laharik. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitan adalah sesar mendatar kiri Kemutug berarah Baratlaut-Tenggara dan Sesar Turun mengiri Ketenger berarah Utara-Selatan.
Mitigasi daerah Penelitian dibagi menjadi 11 tempat evakuasi sementara. Tersebar di beberapa titik yang berpotensi rendah terhadap dampak bencana erupsi Gunungapi Slamet. Terdapat 3 tempat evakuasi sementara yang hanya menjadi titik berkumpul untuk selanjutnya di evakuasi ke titik kumpul lanjutan. Karena lokasi ini masih berpotensi terlanda aliran lava. Sebagai gunungapi aktif yang masuk klasifikasi ripe A, G.Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cangkupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi 5 kabupaten, G. Slamet memiliki karakter letusan cenderung bersifat eksplosif disertai letusan bersifat efusif berskala menengah-kecil.

Kata kunci: Gunungapi Slamet, Geologi, Mitigasi
Research area is located in the southern slope of Slamet volcano, which belong to the Baturaden District, Banyumas, the UTM coordinates (Universal Transverse Mercator) mN 9.192 million - 9.185 million mE mN and 301 000 - 309 000 mE. Geological mapping has been done in area 80 km with a map scale of 1: 25,000.
Geomorphology unit of the research area can be devided into five units, they are Volcanic Steep Hills Unit (V6), Volcanic Moderately Steep Hills Unit (V7), Volcanic Lava Flows Unit (V9), Volcanic Lahar Flows Unit (V11), Structural Dyke Unit (S11). Stratigraphy in this area consists of six stratigraphical units, from old to young are Sandstone – Mudstone Unit, Diorit Intrusion Unit, Tuff Breccia Unit, Andesit Lava Flow unit, Basalt Lava Flow Unit, and Laharic Breccia Unit. Geological structure that found in this area are Kemutug Left Slip Fault and Ketenger Left Normal Slip Fault.
Mitigation of the research area can be devided into 11 temporary evacuation. Spread over some potentially low point to the impact of Slamet Volcano eruption. There are 3 places that only a temporary evacuation gathering point for evacuation to the next in advanced rallying point. Because this location is still potentially knocked lava flows. As an active volcano which is classed as a ripe, G.Slamet located in a densely populated area, even a volcano that cangkupan fairly broad area that includes 5 counties, G. Slamet has the character of explosive eruptions tend to be effusive eruption with medium-small scale.

Keywords: Slamet volcano, Geology, Mitigation
881211289A1C010074KAJIAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN
USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA SIDAMULYA KECAMATAN
WANASARI KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH
Tujuan dari penelitian adalah 1) mengetahui besarnya biaya dan pendapatan
yang diterima petani dalam usahatani bawang merah; 2) mengetahui pengaruh
penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi bawang merah; 3)
mengetahui efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani bawang
merah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai bulan September 2014 di
Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes dengan sasaran
penelitian petani yang berusahatani bawang merah secara monokultur. Penentuan
lokasi penelitian dipilih secara purposive dengan pertimbangan desa tersebut
merupakan sentra produksi bawang merah. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode survey. Pemilihan responden dilakukan dengan sensus sebanyak 53
responden pemilik lahan sendiri sekaligus penggarap. Pengambilan data dilakukan
dengan cara wawancara, menggunakan kuisioner, dan observasi langsung. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis fungsi
produksi Cobb Douglas serta analisis efisiensi penggunaan faktor produksi. Hasil
analisis menunjukkan bahwa penerimaan rata-rata per hektar petani bawang
merah di Desa Sidamulya adalah Rp82.320.088 dan total biaya produksi rata-rata
per hektar sebesar Rp45.824.652, sehingga pendapatan yang diterima adalah
Rp36.495.436 per hektar. Faktor produksi yang berpengaruh nyata pada usahatani
bawang merah di Desa Sidamulya adalah luas lahan, bibit, pupuk anorganik, dan
pestisida sedangkan faktor produksi pupuk organik dan tenaga kerja tidak
berpengaruh nyata terhadap usahatani bawang merah. Penggunaan faktor produksi
luas lahan, bibit, pupuk anorganik, dan pestisida belum efisien. Efisiensi akan
tercapai jika dilakukan penambahan faktor produksi, dengan asumsi harga faktor
produksi dan harga produk tetap.
The research was aimed to 1) know the cost and income which is obtained by
farmer on onion farming; 2) know the influence of using of production factors
towards onion production; 3) know the efficiency of using of production factors
on onion farming. The research was conducted on July untill September 2014 in
2
Sidamulya Village Wanasari District Brebes Regency with research target is
farmer who has onion farming in monoculture. This research area is chosen
purposively because the village is onion production center. The method use of this
research was survey. Respondents were selected by sensus method as much as 53
respondents of landowners and workers. Research datas that obtained by
interview, questionaire and direct observation. Analysis methods that used are
cost analysis, Cobb Douglas production function analysis also efficiency of using
of production factor analysis. Research results showed that onion farmer’s
average revenue per hectare in Sidamulya Village is Rp82.320.088 and average
total cost production per hectare is Rp45.824.652, so that the income that
obtained is Rp36.495.436 per hectare. Production factors that influenced on
onion farming in Sidamulya Village are land area, seed, anorganic fertilizer and
pesticide while organic fertilizer and labour are not influenced to onion farming.
The using of production factors: land area, seed, anorganic fertilizer and
pesticide yet efficient. Efficiency will be reached if there is the adding of
production factor, with assumption that price of production factor and product
are consistant.
881311364A1L010015PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS PADA RAKITAN BUDIDAYA PADI ORGANIK BERBASIS PUPUK ORGANIK CAIR DAN PESTISIDA NABATIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pertumbuhan dua varietas padi pada rakitan budidaya secara organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati pada tiga lokasi yang berbeda, (2) hasil dua varietas padi pada rakitan budidaya secara organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati pada tiga lokasi yang berbeda, (3) varietas padi yang cocok diterapkan pada rakitan budidaya secara organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati pada tiga lokasi yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Randegan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas, Desa Margomulyo Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen, dan Desa Singkil Wetan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret–Agustus 2014. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Pola Tersarang dengan 2 perlakuan dan diulang sebanyak 16 kali. Sebagai perlakuan, yaitu varietas (Sintanur dan Mentik Wangi). Variabel pengamatan meliputi, tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah anakan total, kehijauan daun, panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot gabah per malai, bobot 1000 biji, bobot gabah kering panen, bobot gabah kering giling dan aspek finansial. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95%, apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan dua varietas padi yang lebih baik pada rakitan budidaya padi organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati, terdapat di lokasi Gombong dengan varietas Mentik Wangi (2) produksi padi yang lebih baik pada rakitan budidaya padi organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati, terdapat di lokasi Gombong dengan varietas Mentik Wangi (7,57 t/ha GKG) (3) varietas Mentik Wangi lebih cocok untuk ditanam pada rakitan budidaya padi organik berbasis pupuk organik cair dan pestisida nabati di lokasi Gombong. Tingkat keuntungan usaha padi organik untuk varietas Mentik Wangi di lokasi Gombong mencapai 151% sehingga layak diusahakan.This research aimed to know: (1) growth of two varieties of rice on organic cultivation assembly based liquid organic fertilizer and botanical pesticide in three different locations, (2) the result of two varieties of rice on organic cultivation assembly based liquid organic fertilizer and botanical pesticide in three different locations, (3) rice variety that was suitable to be applied on organic cultivation assembly based liquid organic fertilizer and botanical pesticide in three different locations. This research was conducted in Randegan village Kebasen sub-district Banyumas district, Margomulyo village Gombong sub-district Kebumen district and Singkil Wetan village Ngombol sub-district Purworejo district. This research was conducted on March–August, 2014. The experimental design used Design Pattern of Nested with 2 treatments and replicated16 times. The research treatments were Sintanur and Mentik Wangi variety. Observed variables included plant height, number of productive tillers, number of total tillers, leaf greenness, panicle length, number of grains per panicle, weight of grains per panicle, weight of 1000 seeds, weight of harvested dried grains, weight of milled dried grains and financial aspect. Data were analyzed with using F test at 95% of confidence level, if there is significant difference among the treatments, then it was followed by LSD test (Least Significant Difference). The research result indicated that (1) the better growth from two varieties of rice on cultivation assembly of organic rice based on liquid organic fertilizer and botanical pesticide in the location of Gombong was Mentik Wangi variety (2) the better production from two varieties of rice on cultivation assembly of organic rice based on liquid organic fertilizer and botanical pesticide in the location of Gombong was Mentik Wangi variety (3) Mentik Wangi variety was better suited to be planted on cultivation assembly of organic rice based on liquid organic fertilizer and botanical pesticide in the location of Gombong. The level of business profits for organic rice with Mentik Wangi variety in the location of Gombong reached 151%, so it was feasible to be implemented.
88149145H1E010012PENGARUH ZnO TERHADAP STRUKTUR, SIFAT MAGNETIK, DAN
ABSORPSI GELOMBANG MIKRO MATERIAL STRONSIUM FERIT
Material stronsium ferit dengan doping ZnO telah dibuat menggunakan metode reaksi padatan dengan komposisi (80-x)Fe2O3:(x)ZnO:(20)SrCO3, dimana x=0,10,20 dalam wt%. Metode reaksi padatan terdiri dari proses pencampuran, pemadatan, kalsinasi pada suhu 850 °C selama 1 jam, dan sintering pada suhu 1100 °C selama 3 jam. Karakterisasi XRD, VSM, dan VNA telah dilakukan untuk menganalisis struktur, sifat magnetik, dan penyerapan gelombang mikronya. Hasil karakterisasi menunjukkan Fasa-Fasa ZnFe2O4,SrFeO2 dan SrFe12O19 terbentuk masing-masing dengan struktur kubik dan heksagonal.Sementara itu, nilai magnetisasi remanen (Mr) menurun dengan meningkatnya konsentrasi ZnO dari 30,3 emu/g ke 2,07 emu/g. Penyerapan gelombang mikro tertinggiyaitu 55,94 dBterjadi padafrekuensi 8,41 GHz dengan penambahan 20 wt% ZnO.Secara umum.penambahan ZnO terhadap campuran SrCO3 dan Fe2O3 mempengaruhi struktur dan sifat magnetik. Material magnetik ini sangat menjanjikan untuk aplikasi-aplikasi absorpsi gelombang mikro.Material stronsium ferit dengan doping ZnO telah dibuat menggunakan metode reaksi padatan dengan komposisi (80-x)Fe2O3:(x)ZnO:(20)SrCO3, dimana x=0,10,20 dalam wt%. Metode reaksi padatan terdiri dari proses pencampuran, pemadatan, kalsinasi pada suhu 850 °C selama 1 jam, dan sintering pada suhu 1100 °C selama 3 jam. Karakterisasi XRD, VSM, dan VNA telah dilakukan untuk menganalisis struktur, sifat magnetik, dan penyerapan gelombang mikronya. Hasil karakterisasi menunjukkan Fasa-Fasa ZnFe2O4,SrFeO2 dan SrFe12O19 terbentuk masing-masing dengan struktur kubik dan heksagonal.Sementara itu, nilai magnetisasi remanen (Mr) menurun dengan meningkatnya konsentrasi ZnO dari 30,3 emu/g ke 2,07 emu/g. Penyerapan gelombang mikro tertinggiyaitu 55,94 dBterjadi padafrekuensi 8,41 GHz dengan penambahan 20 wt% ZnO.Secara umum.penambahan ZnO terhadap campuran SrCO3 dan Fe2O3 mempengaruhi struktur dan sifat magnetik. Material magnetik ini sangat menjanjikan untuk aplikasi-aplikasi absorpsi gelombang mikro.
88159144C1B010077PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT PLN (Persero) APJ PURWOKERTOKeberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi tergantung pada sumber daya manusia sebagai tenaga kerja. Komitmen karyawan berkontribusi pada kemajuan organisasi. Komunikasi interpersonal menjadi satu yang diharapkan oleh karyawan untuk meminimalkan masalah dan menciptakan hubungan intim antara karyawan yang pada akhirnya dapat mencapai tingkat yang diharapkan dari kepuasan kerja. Kepuasan kerja dapat mencegah kemungkinan tindakan negatif yang dapat merugikan karyawan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari komunikasi interpersonal terhadap komitmen organisasi, komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi, kepuasan kerja dimediasi samping pada komunikasi interpersonal dan komitmen organisasi di PT PLN (Persero) APJ Purwokerto. Objek penelitian ini digunakan regresi linier ganda sebagai alat analisis. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di PT PLN (Persero) APJ Purwokerto. Berjumlah 40 orang dengan stratified jumlah sampling.Sampel hasil yang dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi interpersonal memiliki efek positif terhadap komitmen organisasi, komunikasi interpersonal memiliki efek positif pada kepuasan kerja. Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi. Kepuasan kerja memediasi efek komunikasi interpersonal di samping komitmen organisasi. Distribusi tugas sesuai dengan Manajemen serta karyawan PT. PLN (Persero) APJ Purwokerto juga perlu meningkatkan komunikasi interpersonal secara respectfull perbedaan, toleran, terbuka untuk menerima dan mengirimkan saran dan kritik serta hubungan yang lebih intim dengan karyawan lain, memperhatikan naik turunnya faktor yang mempengaruhi karyawan kepuasan kerja, karyawan diharapkan untuk lebih meningkatkan komitmennya untuk PT. PLN (Persero) APJ Purwokerto, antara lain dengan cara berpartisipasi aktif dalam memberikan kontribusi ide-ide dalam pikiran untuk perusahaan dan penelitian lebih lanjut diharapkan akan dilakukan dalam lembaga-lembaga lain dan ruang lingkup yang lebih luas dari responden.The company’s success in achieving organizational goals depends on human resources as manpower. Commitment of employees contribute to the progress of the organization. Interpersonal communication into one expected by employees to minimize the problem and create an intimate relationship between employees that can ultimately achieve the expected level of job satisfaction. Job satisfaction can prevent the possibility of a negative action that could harm the company’s employees. The purpose of this study is to analyze the impact of interpersonal communication on organizational commitment, interpersonal communication on work satisfaction, work satisfaction on organizational commitment, work satisfaction mediated beside on interpersonal communication and organizational commitment in PT PLN (Persero) APJ Purwokerto. The object of this research were used double linier regression as analysis tool. The samples in this study were employee in PT PLN (Persero) APJ Purwokerto. Totaling 40 people by stratified total sampling.The results the of this study are that interpersonal communication has a positive effect on organizational commitment, interpersonal communication has a positive effect on Work satisfaction. Work satisfaction has a positive effect on organizational commitment. Work satisfaction mediate the effects of interpersonal communication beside organizational commitment. The distribution of duty according to manajemen as well as employees of PT. PLN (Persero) APJ Purwokerto also need increase interpersonal communication in a manner respectfull of differences, tolerant, be open to receive and submit suggestions and criticism as well as a more intimate relationship with another employee, pay attention to the rise and fall factor affecting employee job satisfaction, employee expected to further enhance its commitment to the PT. PLN (Persero) APJ Purwokerto, among others by way of actively participate in contributing ideas in mind for the company and further research is expected to be done in other agencies and the wider scope of the respondents.


881611094F1B010006Partisipasi Masyarakat Dalam Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Jalan Desa Kalisemo Kecamatan Loano Kabupaten PurworejoPembangunan nasional harus diarahkan ke semua wilayah. Salah satunya wilayah pedesaan. Pembangunan di wilayah pedesaan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya pedesaan manusia (SDM) pedesaan dan perekonomian desa sesuai dengan potensi dan kemampuan pedesaan itu sendiri. Program yang dibentuk pemerintah untuk meningkatkan pembangunan di pedesaan adalah Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur perdesaan berbasis masyarakat. Penelitian ini difokuskan pada bentuk partisipasi masyarakat dalam perbaikan jalan poros Desa Kalisemo yang terdiri dari beberapa aspek yaitu pengambilaan keputusan, pelaksanaan kegiatan, kemanfaatan program dan keikutsertaan dalam evaluasi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik pemilihan informan purposive sampling dan snowball sampling. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Program Pembangunan Infrsatruktur Perdesaan (PPIP) 2013 jalan desa di Desa Kalisemo dapat berjalan dengan cukup baik. Masyarakat berpartisipasi dalam bentuk tenaga, uang, bahan, dan kegiatan kemanfaatan serta pikiran dan dapat merasakan hasil baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Beberapa warga belum bisa berpartisipasi karena berbagai alasan salah satunya ketidakmampuan dalam finansial.National development should be directed to all regions. One of these rural areas. Development in rural areas aimed at improving the quality of rural human resources (HR) and the rural village economy in accordance with the potential and ability of rural itself. The program established by the government to improve rural development is the Rural Infrastructure Development Program (PPIP) is a program of community-based rural infrastructure development. This study focused on community participation in the improvement of the road axis Kalisemo village which consists of several aspects, namely pengambilaan decision, implementation of activities, the benefits of the program and participation in the evaluation by using descriptive qualitative research methods and techniques of selecting informants purposive and snowball sampling. The result showed that the form of community participation in the implementation of Infrsatruktur Rural Development Program (PPIP) in 2013 in the village of village roads Kalisemo can work quite well. Community participation in the form of power, money, materials, and activities as well as the benefit of the mind and can feel the good of the economy and the environment. Some people can not participate for various reasons one of them in the financial inability.
88179143C1K010025THE EFFECT OF CASH POSITION, FIRM SIZE, OWNERSHIP STRUCTURE AND
PROFITABILITY ON DIVIDEND POLICY
ABSTRAKSI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh posisi kas, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen. Populasi penelitian dalam penelitian ini adalah LQ-45 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling yang pengambilan sampel dilakukan dengan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan oleh peneliti yaitu perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2011-2012, perusahaan yang membayar dividen terus menerus 2011-2012, perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan yang lengkap. Penelitian ini menggunakan 19 perusahaan, jumlah LQ-45 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2012 adalah 31 dan perusahaan LQ-45 yang tidak membayar dividen masing-masing selama tahun 2011-2012 adalah 12 Penelitian ini menggunakan analisis regresi sebagai metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Posisi kas berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen; (2) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen; (3) Struktur Kepemilikan berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen; (4) Profitabilitas berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen.
ABSTRACT

The aims of this research were to examine the effect of cash position, firm size, ownership structure and profitability on dividend policy. The research population in this study was LQ-45 firms listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample was purposive sampling method that sampling is done with certain criteria. The criteria used by researchers are LQ-45 company listed on the Indonesia Stock Exchange 2011-2012, companies that pay dividends continuously 2011-2012, the company that published the complete financial statements. This research used 19 companies, the number of LQ-45 companies listed on Indonesia Stock Exchange year of 2011 to 2012 are 31 and LQ-45 companies that do not pay dividends respectively during the years of 2011 to 2012 are 12. This study used multiple regression analysis as the method. The result of this research indicated that: (1) Cash position has a positive effect on dividend policy; (2) Firm size has no significant effect on dividend policy; (3) Ownership structure has a positive effect on dividend policy; (4) Profitability has a positive effect on dividend policy.
88189146E1A007258PERANAN MEDIA MASSA DALAM PEMILIHAN UMUMMedia massa merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi. Penggunaan media massa sangatlah penting dalam proses kampanye dan sosialisasi politik modern, bukan hanya bagian dari integral dari politik, tetapi juga memiliki posisi yang sentral dalam politik, mampu menyusun realitas dari berbagai peristiwa yang terjadi hingga menjadi wacana yang memiliki kekuatan mengkampanyekan politik. Guna memenangkan kompetisi di ajang pemilu, kontestan parpol bersaing menerapkan strategi komunikasi politik yang jitu. Dalam konteks pemilu 2014, media massa tetap mempunyai peran penting dalam sosialisasi program partai dan para pengenalan caleg parpol guna memenangkan pemilu
Sebagai agen politik, media massa melakukan proses pengemasan pesan dan proses inilah yang sesungguhnya menyebabkan sebuah peristiwa atau aktor politik memiliki citra tertentu. Media massa itu sendiri harusnya bisa menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan peranan yang terdapat dalam Undang – undang yang tepat Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Perssebagai media informasi yang mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi, akurat dan benar.
The use of mass media is very important in the modern political campaigns anmd socialization, not just an integral part of politics, but it also has a central position in politics, able to put toghether the reality of the events that happened to be a discourse that has the power of political campaigning. In order to win the competition in the arena of elections, political contestants compete by implementing workable strategies of political communication. In the context of the 2014 election, the media still has an important role in the socialization of the party program and the introduction of political party candidates to win the elections.

Media as the political agent do the message packaging process and such process actually is the cause when an event, incident, and politician have a certain image. The mass media itself should perform their role well as instructed in Act Number 40 1999 about Press. According to the act, the press as the information medium that develops public opinion based on the information that isprecise, accurate and true.
881910592E1A009173PEMBUKTIAN PENGANIAYAAN KASUS JULIA PERES
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 569/PID.B/2011/ PN.JKT.TIM)
Penilitian ini berjudul PEMBUKTIAN PENGANIAYAAN KASUS JULIA PERES.
Dengan perumusan masalah : Mengapa kasus Julia Peres termasuk dalam tindak pidana penganiayaan dalam putusan nomor : 569/PID.B/2011/ PN.JKT.TIM dan bagaimanakah pembuktian dalam tindak pidana penganiayaan kasus Julia Peres dalam putusan nomor : 569/PID.B/2011/ PN.JKT.TIM.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kasus Julia Peres termasuk dalam tindak pidana penganiayaan dan untuk mengetahui pembuktian dalam tindak pidana penganiayaan kasus Julia Peres dalam putusan nomor : 569/PID.B/2011/ PN.JKT.TIM
Metode pendekatan yang digunakan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian secara legal research dan metode pengumpulan data menggunakan data sekunder yang kemudian dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Kasus Julia Peres terbukti sebagai tindak pidana penganiayaan karena telah terdapat alat bukti yang sesuai untuk menjadi pertimbangan hakim dalam memutus suatu perkara tindak pidana penganiayaan. Dalam upaya pembuktian dalam penuntutan penganiayaan yang menyebabkan luka adalah dengan alat bukti, alat bukti yang sah antara lain sebagai berikut : Keterangan saksi,Keterangan ahli, Keterangan terdakwa, Petunjuk
Pembuktian dalam Putusan Nomor 569/PID.B/2011/ PN.JKT.TIM didasarkan pada :
a. Pasal 184 KUHAP yaitu tentang alat bukti yang sah dengan keyakinan hakim yang diperoleh dari alat-alat bukti tersebut
b. Pasal 183 KUHAP dengan sistem pembuktian adalah sistem pembuktian negatif menurut Undang-undang (Negatif Wettelijk) bahwa hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya ada dua alat bukti yang sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa apa yang bersalahlah melakukannya.
Saran dalam penelitian ini bahwa dalam pelaksanaan proses pemeriksaan dipersidangan hakim telah sesuai mengacu pada peraturan Perundang-Undangan yang berlaku agar dalam menjatuhkan putusan dapat tercipta keadilan.
With the formulation of the problem of why do the case of julia perez included in the criminal persecution of the award number: 569 / PID.B / 2011 / PN.JKT.TIM and how is the proof in criminal cases of persecution of Julia Perez in a verdict number: 569 / PID.B / 2011 / PN.JKT.TIM .
The aim of this research is to find out if the Julia Peres included in criminal verdict: 569 mistreatment in number :569 / PID.B / 2011 / PN.JKT.TIM and to find proof in criminal cases persecution Julia Peres: 569 / PID.B / 2011 / PN.JKT.TIM
A method of approach that is used normative juridical , to the specifications research legally research and data collection method using secondary data then analyzed by the method of normative qualitative .
Julia Peres method proved as crimes because there is evidence of persecution have been appropriate to break into consideration the judge in a criminal acts of persecution .In an effort to proof of persecution that causes a wound in the prosecution with evidence is , among other legal evidence that a witness as follows , expert information , explanation of the defendant , guidelines used ekatan juridical normative , with the specification of research in legal research and data collection method using secondary data qualitative normative then analyzed by the method .
In a verdict of verifiable number : 569 / PID.B / 2011 / PN.JKT.TIM based on:
1. Article 184 KUHAP which was about evidence valid by belief judge who obtained of the tools the evidence.
2. Article 183 KUHAP with the system proving is a system of verifiable negative according to the laws of ( a negative wettelijk ) that the judge should not be dropped criminal to someone unless the with no less than there are two evidence legitimate he earned the belief that a a criminal act in fact the case and that what do it
Advice in this research that in the implementation of the examination process dipersidangan judge has been in accordance with reference to rules and regulations and must be more defend it that in dropping the verdict of the judge can always create justice .
88205084C1A008040PERANAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
MANDIRI PEDESAAN SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (PNPM-MD SPP)
TERHADAP PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DI DESA KARANGKAMULYAN KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN
CIAMIS
Penelitian ini mengambil judul “Peranan Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat Mandiri Pedesaan Simpan Pinjam Perempuan (PNPM-MD SPP) Terhadap
Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Desa Karangkamulyan Kecamatan
Cijeungjing Kabupaten Ciamis”.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Peranan Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan Simpan Pinjam Perempuan (PNPM-MD
SPP) terhadap pendapatan masyarakat miskin dan tingkat kesejahteraan terutama kaum
Perempuan di Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis.
Metode penelitian dalam skripsi ini adalah dengan menggunakan analisis
tabulasi, dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang anggota dari jumlah keseluruhan
penerima manfaat pinjaman modal PNPM-MD SPP sebanyak 96 orang anggota.
Berdasarkan hasil pembahasan dapat diketahui bahwa usaha yang dibiayai oleh
pinjaman modal PNPM-MD SPP di Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing
memiliki peranan besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Hal ini
terbukti karena adanya peningkatan rata-rata pendapatan sebelum dan sesudah
mendapatkan pinjaman modal PNPM-MD SPP sebesar 54,74 persen. Dari hasil analisis
tabulasi dapat diketahui bahwa usaha yang merasakan peranan SPP paling besar yaitu
jenis usaha penggilingan tepung 120 persen, sedangkan peranan paling kecil d irasakan
oleh rental playstations 36,36 persen. Berdasarkan KHL, responden yang tergolong
sejahtera lebih kecil daripada yang tergolong tidak sejahtera yaitu 10,20 persen menurut
jenis usaha.
Implikasi penelitinan ini adalah diperlukan manajemen atau pengelolaan usaha
yang lebih baik, yaitu dengan membuat catatan keuangan usaha usaha yang
dijalankannya, sehingga dapat diketahui secara jelas besarnya biaya, laba, rugi, serta
pendapatan usaha dari masing-masing responden. Diperlukan pendampingan atau
pengawasan serta perhatian yang lebih intensif dari pihak yang terkait dengan PNPM-
MD SPP agar dana pinjaman yang disalurkan dapat digunakan tepat sasaran sesuai dengan
fungsinya yaitu untuk keperluan tambahan modal usaha, sehingga usaha responden tetap
berjalan dan semakin maju, dengan demikian kesejahteraan responden semakin meningkat
melalui peningkatan pendapatan rumah tangga. Besaran pinjaman modal sebaiknya lebih
disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing jenis usaha walaupun tetap
harus ada pembatasan besaran.
This research is entitled “The Role of PNPM-MD SPP on Income and Society
Welfare in Karangkamulyan Village, Cijeungjing Sub District, Ciamis Regency”.
This research aims to find out the role of PNPM-MD SPP credit on income of
the poor society and society welfare after receiving credit.
This research method by tabulation analysis, the sampled consist of 49
respondents from 96 members who receiving credit .
From the analysis, the result shows that the business of the PNPM-MD SPP
credit have been a biggest role of increases the income of the poor society, with the
increase average income before and after receiving credit of 54,74%. From the
tabulation analysis shows that the highest increase in income is performed by those
engaged in powder roller sector of 120%, whereas Play Stations rental indicate the
smallest of 36,36%. However, based on KHL, the proportion of the prosperous society
is smaller than the non-prosperous society of 10,20% based on the type of business.
The implications of this research needs a better management and work in a
management business system, the respondents make a business accounting. Need a
mentoring or controlling from any related parties, in order to the loan credit that is
needed can be used correctly, credit used for capital of business, so that the business can
increasing, society welfare are increasing from increase in income. And preferable the
amount of loan credit should be suitable to the needs of each business type.