Artikel Ilmiah : A1C010074 a.n. ALIF HENDI KURNIAWAN

Kembali Update Delete

NIMA1C010074
NamamhsALIF HENDI KURNIAWAN
Judul ArtikelKAJIAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN
USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA SIDAMULYA KECAMATAN
WANASARI KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan dari penelitian adalah 1) mengetahui besarnya biaya dan pendapatan
yang diterima petani dalam usahatani bawang merah; 2) mengetahui pengaruh
penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi bawang merah; 3)
mengetahui efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani bawang
merah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai bulan September 2014 di
Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes dengan sasaran
penelitian petani yang berusahatani bawang merah secara monokultur. Penentuan
lokasi penelitian dipilih secara purposive dengan pertimbangan desa tersebut
merupakan sentra produksi bawang merah. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode survey. Pemilihan responden dilakukan dengan sensus sebanyak 53
responden pemilik lahan sendiri sekaligus penggarap. Pengambilan data dilakukan
dengan cara wawancara, menggunakan kuisioner, dan observasi langsung. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis fungsi
produksi Cobb Douglas serta analisis efisiensi penggunaan faktor produksi. Hasil
analisis menunjukkan bahwa penerimaan rata-rata per hektar petani bawang
merah di Desa Sidamulya adalah Rp82.320.088 dan total biaya produksi rata-rata
per hektar sebesar Rp45.824.652, sehingga pendapatan yang diterima adalah
Rp36.495.436 per hektar. Faktor produksi yang berpengaruh nyata pada usahatani
bawang merah di Desa Sidamulya adalah luas lahan, bibit, pupuk anorganik, dan
pestisida sedangkan faktor produksi pupuk organik dan tenaga kerja tidak
berpengaruh nyata terhadap usahatani bawang merah. Penggunaan faktor produksi
luas lahan, bibit, pupuk anorganik, dan pestisida belum efisien. Efisiensi akan
tercapai jika dilakukan penambahan faktor produksi, dengan asumsi harga faktor
produksi dan harga produk tetap.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research was aimed to 1) know the cost and income which is obtained by
farmer on onion farming; 2) know the influence of using of production factors
towards onion production; 3) know the efficiency of using of production factors
on onion farming. The research was conducted on July untill September 2014 in
2
Sidamulya Village Wanasari District Brebes Regency with research target is
farmer who has onion farming in monoculture. This research area is chosen
purposively because the village is onion production center. The method use of this
research was survey. Respondents were selected by sensus method as much as 53
respondents of landowners and workers. Research datas that obtained by
interview, questionaire and direct observation. Analysis methods that used are
cost analysis, Cobb Douglas production function analysis also efficiency of using
of production factor analysis. Research results showed that onion farmer’s
average revenue per hectare in Sidamulya Village is Rp82.320.088 and average
total cost production per hectare is Rp45.824.652, so that the income that
obtained is Rp36.495.436 per hectare. Production factors that influenced on
onion farming in Sidamulya Village are land area, seed, anorganic fertilizer and
pesticide while organic fertilizer and labour are not influenced to onion farming.
The using of production factors: land area, seed, anorganic fertilizer and
pesticide yet efficient. Efficiency will be reached if there is the adding of
production factor, with assumption that price of production factor and product
are consistant.
Kata kunciusahatani bawang merah, faktor produksi, efisiensi
Pembimbing 1Dr. Ir H. Kusmantoro Edy S, M.S
Pembimbing 2Ir. Dwi Purwastuti, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2015-05-06 02:13:23.157043
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.