Artikelilmiahs
Menampilkan 6.421-6.440 dari 48.852 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 6421 | 16244 | G1B012032 | ANALISIS KESIAPAN STAKEHOLDER DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENCEGAHAN KETERLAMBATAN PEMBAYARAN IURAN JAMINAN KESEHATAN PADA PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) DI BANYUMAS | Latar Belakang : Keterlambatan pembayaran iuran merupakan salah satu masalah kepesertaan PBPU dan untuk mengurangi diberlakukan peraturan baru yaitu Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan stakeholders dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan keterlambatan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan pada peserta PBPU di Banyumas. Metodologi : Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan penentuan informan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 13 orang. Pengolahan dan analisis data menggunakan content analysis. Hasil Penelitian : Stakeholder yang berperan terdiri dari BPJS, PPK, Pemda, Dinkes, dan Komunitas PBPU yang memiliki kepentingan dan pengaruh dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan keterlambatan pembayaran iuran. Terdapat risiko yang muncul dengan diberlakukan kebijakan dan kerjasama antar stakeholder untuk mengendalikan risiko. Disposisi stakeholder antara lain memiliki komitmen, sikap terbuka, mematuhi aturan kebijakan yang baru, serta adanya dukungan dengan cara mensosialisasikannya. Kesiapan sumberdaya manusia dan fasilitas belum siap untuk melaksanakan kebijakan, serta sumberdaya financial sudah tersedia sesuai anggaran. Stakeholder masih belum mengetahui kebijakan pencegahan keterlambatan pembayaran iuran. Komunikasi akan dilakukan sebanyak seminggu satu kali melalui media cetak, media elektronik, dan metode penyuluhan. Struktur Birokrasi akan dilakukan berdasarkan standar pelaksanaan yang telah ditetapkan dengan koordinasi antar stakeholder. Kesimpulan: Belum adanya kesiapan stakeholder dalam pelaksanaan kebijakan pencegahan keterlambatan pembayaran iuran di Kabupaten Banyumas. | Background: The late payments of contribution payments is one of problem for participants PBPU and to reduce be established a new regulations that Presidential Decree No. 19 of 2016. This study aimed to analyze the readiness of stakeholders in the implementation of prevention policy of late payment on Healthcare Insurance Contribution for PBPU participants in Banyumas. Methodology: This research method was qualitative and the determination of informants by using purposive sampling of 13 people. The processing and analysis of data by using the content analysis. Results: The role of stakeholders consists of BPJS, healthcare providers, local governments, Department of Healthcare, and PBPU community. Stakeholder have aspects of interest and aspect of influences to implementation of the prevention policy of late payments. There are risks that arise with the implementation of the policy, and collaborating with other stakeholders to control the risk. Disposition among other attitudes of stakeholder commitment, openness attitude, attitude obey the rules of the new policies, and the support of the new policy in a way to socialize. The readiness of human resources and facilities are not yet ready to implementation of the policy and financial resources are available within your budget. Stakeholder who do not really know about of the prevention policy of late payment. Communication will be as well as once a week through print media, electronic media, and extension methods. Bureaucratic structure will be done base on standards implementation that has been established with the coordination between stakeholders. Conclusion: Stakeholder not readiness of the implementation of the prevention policy of late payments in districts Banyumas. | |
| 6422 | 15428 | E1A012049 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PASIEN SEBAGAI KONSUMEN PENGGUNA JASA TUKANG GIGI DALAM HAL PEMASANGAN KAWAT GIGI (ORTHODONTI) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN | ABSTRAK Perlindungan hukum terhadap pasien sebagai konsumen pengguna jasa tukang gigi diupayakan oleh Pemerintah dengan menerapkan sistem pembinaan dan pengawasan terhadap pekerjaan tukang gigi. Upaya Pemerintah ini dilakukan untuk menjawab keresahan masyarakat terhadap maraknya tukang gigi yang dalam praktiknya tidak hanya memasang dan membuat gigi tiruan seperti kompetensinya, namun mereka juga melakukan pemasangan kawat gigi (orthodonti). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pasien sebagai konsumen pengguna jasa tukang gigi berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu dengan pendekatan perundang-undangan yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder dan didukung dengan data primer yang diperoleh dengan wawancara. Data diuraikan dengan teks yang sistematis. Metode yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya Pemerintah dalam melindungi hak pasien sebagai konsumen pengguna jasa tukang gigi berkaitan dengan hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 4 huruf (a) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sudah dipenuhi oleh Pemerintah dengan membuat suatu peraturan sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang menyebutkan bahwa Pemerintah bertanggungjawab dalam hal Merencanakan, Mengatur, Menyelenggarakan, Membina dan Mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan merencanakan, mengatur, membina dan mengawasi segala macam urusan izin praktik yang berkaitan dengan Pekerjaan Tukang Gigi. Pembinaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan cara memberikan pengarahan/penyuluhan kepada Tukang Gigi pada setiap pertemuan STGI, sedangkan Pengawasan dilakukan dengan melakukan supervisi dan pemantauan secara berkala kepada Tukang Gigi. | ABSTRACT Legal protection of the patient as a consumer service users dental technician pursued by the Government to implement a system of guidance and supervision of the work dental technician. The Government's efforts have done to answer the concerns of society to rampant dental technician who in practice are not only installing and making the denture like competence, but they also perform the installation of braces (orthodonti). This study aims to determine the legal protection for patients as consumers of dental technician service users, based on Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. This study uses a normative juridical approach is to approach legislation that is descriptive. The data source of this research is secondary data and supported by primary data obtained through interviews. Data is described by a systematic text. The method used is a qualitative normative method. The results showed that the Government's efforts in protecting the rights of patients as consumers of the services of dental technician regarding the right to comfort, security and safety, as described in Article 4 (a) of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection have been fulfilled by the Government to make a rule as defined in article 14 of Law Number 36 Year 2009 on Health which states that the Government is responsible in case Plan, Organize, Organize, direct and supervise health efforts equitable and affordable by the community. Efforts are made to plan, organize, direct and supervise all sorts of matters relating to the practice license Artisan Works Dental. Coaching is done by the Department of Health by providing guidance / counseling to Artisan Dental at each meeting STGI, while supervision was conducted with the supervision and periodic monitoring to Artisan Dental. | |
| 6423 | 16266 | H1K012028 | Potensi Senyawa Bioaktif dari spons Theonella sp. Sebagai Antimalaria | Malaria merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyerang 2,4 milyar orang di lebih dari 100 negara. Penanganan penyakit malaria menjadi semakin kompleks karena hadirnya strain malaria yang resisten terhadap obat antimalaria yang ada saat ini dan penelitian mengenai antimalaria sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan spons Theonella sp. sebagai salah satu kandidat potensial penghasil senyawa antimalaria. Spons diekstrak menggunakan pelarut metanol. Senyawa hasil ekstraksi kemudian diuji kandungan fitokimia, nilai kandungan fenol dan uji antimalaria menggunakan metode Haem Polymerization Inhibitory Assay (HPIA), aktivitas antioksidan dan sitoksisitasnya dengan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Sampel kemudian diidentifikasi jenis senyawanya menggunakan LC-MS sistem ESI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Theonella sp. memiliki kandungan metabolit sekunder (saponin, flavonoid dan alkaloid) dan nilai fenol sebesar 2,983 mg GAE/g. Pengujian antimalaria, antioksidan dan BSLT sampel menunjukkan nilai IC50 masing-masing sebesar 9,82 mg/ml, 1710 ppm dan LC50 523 ppm untuk BSLT yang menunjukkan bahwa ekstrak memiliki kandungan bioaktif dan berpotensi sebagai antimalaria meski memiliki aktivitas antioksidan yang rendah. Senyawa yang dianalisis berdasarkan LC-MS diketahui sebagai 3-Alkylpyridine Alkaloid (3-APA) dengan nilai massa relatif (m/z) 317. | Malaria is a dangerous disease that attacks 2.4 billion people in more than 100 countries. Treatment of malaria is becoming increasingly complex because of the presence of strains of malaria resistant to antimalarial drugs available today and research on anti-malarial is indispensable. This study used a sponge Theonella sp. as one of the potential candidate which produces antimalarial compounds. Sponges extracted using methanol. The extracted compounds were then tested their phytochemical content, phenolic content and antimalarial test using methods Haem Polymerization Inhibitory Assay (HPIA), antioxidant activity and cytotoxicity with Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Types of compound were then tested by LC-MS ESI system. The results showed that the compunds from methanol extract of Theonella sp. contains secondary metabolites (saponins, flavonoids and alkaloids) and with phenolic compounds 2.983 mg GAE/g. HPIA test, antioxidant and BSLT tests showed that the IC50 values are 9.82 mg/ml, 1710 ppm and LC50 523 ppm for BSLT respectively which indicated that compounds categorized as bioactive and extracts have potential as an antimalarial drugs despite having low antioxidant activity. Compounds were analyzed by LC-MS and known as 3-Alkylpyridine Alkaloids (3-APA) with relative mass value (m/z) 317 | |
| 6424 | 16245 | G1D009061 | PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP TINGKAT PHBS PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA KALIBANGKANG KECAMATAN AYAH | PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP TINGKAT PHBS PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA KALIBANGKANG KECAMATAN AYAH ABSTRAK Latar belakang : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga adalah untuk menggerakan setiap anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu menolong diri sendiri dibidang kesehatan dengan mengupayakan lingkungan yang sehat, mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada. Masalah kesehatan yang muncul di desa Kalibangkang berupa penyakit saluran pencernaan, saluran pernafasan dan penyakit kulit. Ketiga penyakit tersebut sangat berhubungan dengan kondisi kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pembinaan PHBS di rumah tangga dilakukan untuk mewujudkan rumah tangga sehat. Suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu di sebut pendidikan kesehatan. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di desa kalibangkang kecamatan ayah. Metode penelitian : Jenis penelitian yang digunakan quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-posttest without control group design, besar sampel 96 responden. Uji statistic menggunakan Wilcoxon dengan signifikansi α = 0,05. Hasil Penelitian : Terdapat kenaikan pada tingkat PHBS setelah diberikan pendidikan kesehatan yaitu, pada sehat utama dari 43,8 % menjadi 57,3 %, dan pada sehat paripurna dari 5,2 % menjadi 8,3 %. Terjadi penurunan pada sehat madya dari 51 % menjadi 34,4 %. Uji Wilcoxon diperoleh nilai p value adalah 0,000 jadi p value < α (0,000<0,05), maka ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap tingkat PHBS pada tatanan rumah tangga di Desa Kalibangkang. Kesimpulan : ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap tingkat PHBS pada tatanan rumah tangga di Desa Kalibangkang. | ABSTRACT Background : Behavior and healthy living in the household is to mobilize every member of the household in order to know, willing and able to help themselves in the field of health by ensuring a healthy environment, prevent and overcome health problems encountered, as well as utilize existing health services. The health problems that appeared in the village Kalibangkang form of gastrointestinal disease, respiratory and skin diseases. Thirdly the disease is associated with conditions of hygienic behavior and habits of healthy Development of behavior and healthy living in the household is done to achieve a healthy household. An activity or attempt to convey health messages to the community, group or individual called health education. Purpose of the research : The purpose of this study to determine the effect of health education on behavior and healthy living in household in Desa Kalibangkang Kecamatan Ayah Research Method : The research design used quasy experiment with non randomized pretest-posttest without control group design, the number of sample is 96 respondents. Statistical test using the wilcoxon test with significance α = 0,05. Research Results : There is an increase in the level of PHBS after being given health education, the main sound from 43.8% to 57.3%, and in healthy plenary from 5.2% to 8.3%. There was a decline in healthy middle from 51% to 34.4%. Wilcoxon test p value is 0,000 so p value <α (0.000 <0.05), there was significant effect of health education behavior and healthy living on the level of behavior and healthy living in household in desa kalibangkang kecamatan ayah Conclusion : There was significant effect of health education behavior and healthy living on the level of behavior and healthy living household in order in the village kalibangkang district ayah. | |
| 6425 | 16242 | F1B111008 | PENGARUH USER FRIENDLY DAN DATA SECURITY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA E-TICKETING DI STASIUN BESAR PURWOKERTO | Penelitian ini berjudul “Pengaruh User Friendly dan Data Security Terhadap Tingkat Kepuasan Pengguna E-Ticketing di Stasiun Besar Purwokerto.” Sebagai jasa penyedia layanan kereta api di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berinovasi untuk menciptakan moda transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang eksklusif, modern, dan tepercaya. Salah satu inovasi yang dikembangkanadalahsistem pembelian tiket secara elektronik atau e-ticketing yang dinilai lebih mudah dan efisien dalam melakukan transaksi pembelian tiket tanpa harus antre di Stasiun Sistem pelayanan tiket secara online ini adalah sebuah program yang ditunjukan sebagai salah satubentuk kenyamanan bagi konsumen atau pengguna jasa kereta api di Indonesia sehingga sistem ini dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan para calon penumpang dalam melakukan reservasi tiket sesuai keinginan pemesanan Dibalik kemudahan yang ditawarkan, masih terdapat berbagai kekurangan yang ada dalam sistem e-ticketing diantaranya masih banyak para konsumen yang belum memahami cara penggunaan daripada aplikasi e-ticketing itu sendiri. Dan seiring perjalanan sistem ini masalah yang sering terjadi adalah maintenance service atau server sibuk sehingga tidak dapat diakses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan antara user friendly terhadap tingkat kepuasan pengguna e-ticketing di Stasiun Besar Purwokerto, adakah pengaruh yang positif dan signifikan antara data security terhadap tingkat kepuasan pengguna e-ticketing di Stasiun Besar Purwokerto, dan adakah pengaruh antara keduanya yaitu user friendly dan data security terhadap tingkat kepuasan pengguna di Stasiun Besar Purwokerto Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan kendall tau-b dan konkordasi kendall W, sementara pengujian hipotesis ketiga menggunakan analisis regresi ordinal. Teknik pengambilan sampling dalam penelitianini menggunakan teknik sampling aksidental yaitu metode pengambilan sampel yang didasarkan secara kebetulan dan tanpa pertimbangan apapun dengan total jumlah responden sebanyak 100 responden Penelitian ini menggunakan teori Dekkers & Rietvield yang diambil berdasarkanjurnal internasional yang berjudul The Impact Of E-Ticketing TechniqueOn Customer Satisfaction: An Empyrical Analysis. Dalam jurnal tersebut Dekers & Rietvield berpendapat bahwa ada empat indicator yang mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu Customer, Infrastructure, Data Security, dan User Friendly. Berdasarkan hasil analisis secara kuantitatif dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa user friendly berpengaruh positif secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna e-ticketing di Stasiun Besar Purwokerto ( nilai signifikansi 0,000 ). Sedangkan data security berpengaruh positif secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna e-ticketing di Stasiun Besar Purwokerto ( nilai signifikansi 0,001 ). Sementara itu pengaruh user friendly dan data security secara bersamaan berpengaruh positif secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna di Stasiun Besar Purwokerto ( koefisien konkordasi 0,779 ). Dapat disimpulkan penelitian ini yang memiliki pengaruh secara besar yaitu data security, oleh karena itu data security atau keamanan data harus lebih diutamakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. | This study entitled "Effects of User Friendly and Data Security Against User Satisfaction Levels E-Ticketing in Purwokerto Station ." As a service provider of rail services in Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) continues to innovate to create modes of rail transport as a mode of transportation that is exclusive, modern, and reliable. One of the innovation that is developed is a system of electronic ticket purchases or e-ticketing is considered more convenientand efficient transaction purchase a ticket without having to queueat the station. Online ticket service system is a program which is shown to be one of convenience for customers or users of railway service in Indonesia so that the system is designed so as to make it easier for passangers to make reservations as desired ticket booking. Behind the convenience offered, there are still many shortcomings that exist in the e-ticketing systems which are still many consumers who do not understand how to use e-ticketing applications than itself. And over the course of the system is the most common problem is the maintenance service or a busy server so the server cannot inaccestible The purpose of this research is to know is there any significant relationship between user friendly to the satisfaction level of user of e-ticketing in the Big Station of Purwokerto, is there any influence positive and significant correlation between data security for the satisfaction level of users of e-ticketing in the big station of Purwokerto, and is there any influence between them that is user friendly and data security for the level of user satisfaction in the big station of Purwokerto This study uses a quantitative study , with data collection through questionnaires and documentation . The first and second hypothesis testing using Kendall tau- b and concordance kendall W , while the third hypothesis testing using ordinal regression analysis . mechanical sampling in this research using accidental sampling technique, is a methode that is based sampling by chance and without any consideration to the total number of responden was 100 respondents This study uses the theory Dekkers & Rietvield taken by the international journal, entitled The Impact Of E-ticketing Technique On Customer Satisfaction: An Analysis Empyrical. In the journal, Dekkers & Rietvield argues that there are four indicators that affect customer satisfaction, namely Customer, Infrastructure, Data Security,and User Friendly. Based on the results of quantitative analysis in this study can be concluded that the user friendly positive and significant effect on the level of satisfaction of users of e -ticketing in the Big Station Purwokerto ( significance value 0.000 ) . While data security is significantly positive effect on the level of satisfaction of users of e -ticketing in the Purwokerto Station ( significance value 0.001 ) . While the influence of user friendly and data security simultaneously positive and significant effect on the level of user satisfaction in the Big Station Purwokerto ( concordance coefficient 0.779 ) . It can be concluded that this study has major influence that is data security , therefore the data security or data security must be prioritized to achieve the goals set . | |
| 6426 | 16256 | G1D012026 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU MUDA DALAM MEMILIH METODE KONTRASEPSI ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I BATURADEN | Latar belakang : AKDR merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang memiliki tingkat efektivitas hingga 99,7 %. Ibu muda usia < 30 tahun sangat sedikit menggunakan AKDR. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan AKDR diantaranya pengetahuan, sikap dan dukungan suami. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi ibu muda dalam memilih metode kontrasepsi AKDR dan non AKDR di wilayah kerja Puskesmas I Baturaden. Metode : Desain penelitian adalah cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil : Karakteristik responden sebagian besar berusia > 25 tahun (53,3 %), pekerjaan responden sebagai ibu rumah tangga (67,8 %), pekerjaan suami sebagai pekerja swasta (44, 4 %), dan tingkat pendidikan responden yaitu SMP (45,6 %). Tingkat pengetahuan responden AKDR cukup baik, sikap ibu cukup baik, dukungan suami positif. Hasil uji Chi square untuk pengetahuan didapatkan nilai p=0, 748 (< 0, 05), sikap dengan nilai p=0, 000 (< 0, 05), dan dukungan suami didapatkan nilai p=0, 001 (< 0, 05). Kesimpulan : Tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemilihan AKDR. Ada hubungan sikap ibu dengan pemilihan AKDR. Ada hubungan dukungan suami dengan pemilihan AKDR. | Background: Intra uterine device is a long-term contraceptive that has high levels of effectiveness up to 99.7%. Young mother aged < 30 years old who uses the intra uterine device is very small in number. The factors affecting the selection of Intrauterine device are knowledge, attitude and husband’s support. Objective: This research aimed to determine the factors affecting young mother in selecting intra uterine device and non Intrauterine device contraception in working area of Public health I Baturaden. Method: The research design was cross sectional. The sampling technique used was total sampling. Data collection in this research used questionnaires. Data analysis used Chi square test. Result: The characteristics of respondents mostly aged > 25 years old (53.3%), having a job as housewives (67.8%), husband’s work as private sector workers (44.4%), and education level of Junior High School (45.6%). The knowledge level of mothers using Intrauterine device mostly were enough, mothers attitude were enough, there was husband’s is positive. The result of Chi square test obtained knowledge had p value = 0.748 (<0.05), attitude had p value =0.000 (< 0.05), and husband’s support had p value =0.001 (<0.05), respectively. Conclusion: There was a no relationship between knowledge and the selection of the IUD. There was a relationship between mother attitude and the selection of IUD. There was a relationship between husband’s support and the selection of IUD. | |
| 6427 | 16246 | H1A012007 | ELEKTRODEKOLORISASI ZAT WARNA POLIAZO DIRECT BLACK MENGGUNAKAN ELEKTRODA PbO2/Pb | Zat warna poliazo direct black merupakan zat warna reaktif yang banyak digunakan dalam industri tekstil dan limbahnya dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Salah satu metode untuk mengolah limbah zat warna adalah elektrodekolorisasi dengan menggunakan elektroda PbO2/Pb. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum elektrodekolorisasi zat warna poliazo direct black yang meliputi voltase, jarak elektroda, pH, dan waktu. Hasil elektrodekolorisasi dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kondisi optimum dicapai pada voltase 12 V, jarak elektroda 1,5 cm, pH 1, selama 17 menit dan menghasilkan persentase penurunan konsentrasi sebesar 98,06%. | Poliazo direct black dye is a reactive dye that is mostly used in the textile industry and the waste can cause environmental pollution if it is removed without being processed first. One of the methods for treating waste dye is electrodecolorization using PbO2/Pb electrodes. The purpose of this research is to optimize the electrodecolorization conditions of poliazo direct black dye include voltage, electrode distance, pH, and time. Electrodecolorization results were analyzed using a UV-Vis spectrophotometer. The optimum conditions were achieved at a voltage of 12 V, the electrode distance of 1.5 cm, pH 1, for 17 minutes and resulted in a decrease in the concentration percent of 98.06%. | |
| 6428 | 16247 | G1F012042 | FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOLIK BUAH STROBERI (Fragaria vesca L.) DENGAN BASIS Na-CMC. | Ekstrak buah stroberi memiliki senyawa golongan flavonoid seperti phenolic acid dan anthocyanin serta tanin yang dapat berperan dalam menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi dan menentukan konsentrasi basis Na-CMC untuk menghasilkan formula terpilih sediaan gel ekstrak etanolik buah stroberi yang memenuhi syarat sifat fisik dan stabilitas serta menetapkan persen peredaman radikal DPPH dari formula terpilih. Buah stroberi diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 3x24 jam. Formula sediaan gel dibuat dengan variasi konsentrasi basis (1; 1,5; 2; dan 2,5% b/v.). Gel diuji sifat fisik dan stabilitas serta aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil evaluasi organoleptis, pH, homogenitas dan stabilitas fisik disajikan secara deskriptif, sedangkan hasil pengukuran viskositas, daya sebar, daya lekat, dan uji aktivitas antioksidan dianalisis secara statistik dengan uji anova dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi basis gel Na-CMC akan meningkatkan viskositas dan daya lekat gel serta menurunkan daya sebar gel. Formula terpilih sediaan gel ekstrak etanolik buah stroberi yaitu formula 2 dengan konsentrasi Na-CMC sebesar 1,5%. Dilakukan uji aktivitas antioksidan terhadap formula terpilih yang menunjukkan adanya persen peredaman radikal DPPH sebesar 75,23%. | Strawberry fruit extract has flavonoid compounds such as phenolic acids and anthocyanins and tannins that can play a role in counteracting free radicals. The purpose of this study was to determine the effect of variations in the concentration and determine the concentration of the base Na-CMC to produce the selected formula ethanolic extract of strawberries gel that qualified physical properties and stability and establishes radical DPPH percent reduction of the selected formula. Strawberries extracted by maceration method using ethanol 96% for 3x24 hours. Gel formulation made with various concentration basis (1; 1,5; 2; and 2,5% w/v.). Gel tested physical properties and stability and antioxidant activity using DPPH method. The results of organoleptic evaluation, pH, homogeneity and physical stability presented descriptively, while the result of the measurement of viscosity, dispersive power, adhesion and antioxidant activity test were statistically analyzed by ANOVA test with a level of 95% and continued with LSD test. The results showed that variations in the concentration of Na-CMC gel base would increase the viscosity and stickiness of the gel and reduce the gel dispersive power. Selected formula of ethanolic extract of strawberries gel that is formula 2 with concentrations of Na-CMC at 1,5%. Selected formula tested the antioxidant activity that indicating percent DPPH radical reduction of 75.23%. | |
| 6429 | 16248 | F1F009044 | Lesbian Life Portrayed in Two Main Characters Susan X Meagher’s All That Matters | Penelitian ini berjudul “Lesbian Life Potrayed in Two Main Characters Susan X Meagher All That Matters“ bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehidupan lesbian dan apa saja alasan menjadi lesbian yang digambarkan dalam novel All That Matters oleh Susan X Meagher yang dianalisis melalui kehidupan lesbian mereka sehari-hari. Teori queer diterapkan untuk menganalisis bagaimana kehidupan yang digambarkan dalam novel yang ditulis pada tahun 2016. Analisis disajikan dengan menggunakan metode kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa penulis menggambarkan kehidupan lesbian oleh karakter utama dalam novel. Peneliti menemukan bahwa kehidupan lesbian dapat diwakili dari aktivitas seksual lesbian dan percakapan lesbian. Kedua aspek tersebut dipilih untuk mewakili penggambaran kehidupan lesbian yang digambarkan oleh dua tokoh utama dalam novel. Selain itu, alasan menjadi lesbian juga digambarkan dalam novel. Penyebab menjadi lesbian bisa terjadi karena beberapa hal seperti factor biologis, factor psikodinamis, factor budaya, dan factor lingkungan. Selain factor-faktor tersebut alsaan menjadi seorang lesbian juga tidak terduga. Setiap wanita bisa menjadi lesbian dikarenakan oleh alasan pribadi mereka yang tidak dapat dijelaskan. Oleh karena itu aspek-aspek tersebut dapat mewakili tentang penggambaran kehidupan lesbian dalam novel. | The research entitled Lesbian Life Portrayed in Two Main Characters X Meagher’s All That Matters aimed to find out how lesbian life and what are the reasons of being lesbian depicted in the novel All That Matters by Susan X Meagher which are analyzed through their lesbian daily lives. Furthermore, queer theory is applied to analyze how lesbian life is depicted in the novel that written in 2016. Then, the analysis was presented by using qualitative method. The findings show that the author portrays the lesbian life by the two main characters in the novel. The researcher finds that in this novel lesbian life can be represented from lesbian’s sexual activity and lesbian’s conversation. Those two aspects were chosen to look after the interest of lesbian life depicted by the two main characters in the novel. Besides, the reasons of being lesbian are also portrayed in the novel. The cause of being lesbian can be biological factors, psycho dynamical factors, cultural factors, and environmental factors. Every woman can be a lesbian because of their own personal reason which cannot be described. Moreover, those aspects can represent about lesbian life depicted in the novel. | |
| 6430 | 16168 | F1G012035 | Wacana Interaksional Kick Andy (Analisis Mikrostruktural dan Makrostruktural) | Penelitian yang berjudul “Wacana Interaksional Kick Andy (Analisis Mikrostruktural dan Makrostruktural)” bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural dalam wacana interaksional kick Andy. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data wacana interaksional berupa acara Kick Andy. Data yang digunakan adalah potongan wacana yang berbentuk kalimat atau paragraf. Pada tahap pengumpulan data, digunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutannya catat. Pada tahap analisis data, digunakan metode agih dan metode padan. Pada metode agih, teknik dasar yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik bagi unsur langsung dengan teknik lanjutan teknik sisip, teknik ganti dan teknik baca markah. Pada metode padan, teknik dasar yang digunakan adalah teknik hubung banding dengan teknik lanjutan teknik hubung banding menyamakan. Pada tahap akhir atau tahap penyajian data, digunakan metode informal. Penanda kohesi gramatikal pada wacana interaksional Kick Andy berjumlah 86 jenis. Jenis penanda kohesi gramatikal berupa pengacuan, konjungsi, elipsis dan substitusi. Pengacuan pada wacana interaksional Kick Andy berjumlah 68 jenis, konjungsi berjumlah 11 jenis, elipsis berjumlah 1 jenis, dan subtitusi berjumlah 3 jenis. Penanda kohesi leksikal pada wacana interaksional Kick Andy berjumlah 9 jenis. Jenis penanda kohesi leksikal berupa repetisi, antonimi, sinonimi, hiponimi, kolokasi dan ekuivalensi. Repetisi pada wacana interaksional Kick Andy berjumlah 2 jenis, antonimi berjumlah 1 jenis, sinonimi 1 jenis dan hiponimi 4 jenis. Namun tidak ditemukan jenis kolokasi dan ekuivalensi pada wacana interaksional Kick Andy. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ditemukan struktur tekstual wacana dalam wacana interaksional Kick Andy berupa pembukaan, isi, penutup. Dalam wacana interaksional Kick Andy ini terdapat penggunaan konteks situasi yang ditafsirkan melalui prinsip penafsiran dan prinsip analogi. Prinsip-prinsip yang dimaksud adalah prinsip penafsiran personal, prinsip penafsiran lokasional, prinsip penafsiran temporal dan prinsip analogi. prinsip penafsiran personal pada wacana interaksional Kick Andy berjumlah 1 data. Prinsip penafsiran lokasional berjumlah 5 data. Prinsip penafsiran temporal berjumlah 7 data. Prinsip analogi berjumlah 2 data. | The research entitled “The interactional Discourse of Kick Andy (microstructure and macrostructure analysis) is aimed at describing microstructure and macrostructure in interactional discourse of Kick Andy. This research belongs to qualitative descriptive research. The data source used is Kick Andy, an interactional discourse TV program. Data obtained for the research are parts of discourse in the form of sentence or paragraph. For data collecting method, observation is conducted along with tapping and note-taking. For data analysis, distributional and identity methods are used. For distributional methods, the basic technique is direct distribution and the extended techniques are insertion, replacement, and punctuation identification. For identity methods, the basic technique used is comparing, and the extended technique is comparing while equating. Informal method is then used as the last procedure for data display. The cohesion markers found in interactional discourse Kick Andy are 86. Grammatical cohesion markers namely reference, conjugation, ellipsis, and substitution. Total references found in interactional discourse Kick Andy are 68, conjugation are 11, ellipsis is 1 and substations are 9. Cohesion markers signified by repetition, antonymy, synonymy, hyponymy, collocation, and equivalence. Repetitions in interactional discourse Kick Andy are 2, antonymy is 1. Synonymy are 2 and yponymies are 4. Collocations and equivalences are not found in interactional discourse Kick Andy. Based on analysis, the writer found matter textual structure in interactional discourse Kick Andy, such as opening, body, closing. There are some utilizations of context of situation in interactional discourse Kick Andy inferred through analogy and commentary principles. Those principles are personal, locational, temporal, and analogical. Personal inference principle in interactional discourse Kick Andy is 1, locational inference principles are 5, temporal inference principles are 7 and analogical principles are 2. | |
| 6431 | 16249 | P2DA12002 | KECERMATAN SELEKSI SAPI PERAH MENGGUNAKAN TEST INTERVAL METHOD (TIM) DAN CENTERING DATE METHOD (CDM) | Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produksi susu nyata dengan produksi susu taksiran metode TIM dan CDM pada laktasi pertama, kedua dan ketiga dengan interval waktu pencatatan 30 dan 60 hari serta mengetahui kecermatan seleksi, dengan menggunakan data sekunder produksi susu sapi perah yang memiliki catatan produksi susu lengkap sejumlah 100 ekor di BBPTU-HMT Baturraden Purwokerto. Penyimpangan rata-rata produksi susu taksiran terkecil pada ketiga laktasi diperoleh pada TIM 30 dan CDM 60. Nilai korelasi tertinggi pada ketiga laktasi diperoleh pada TIM 30 dan CDM 30. Nilai korelasi tertinggi laktasi pertama dan kedua diperoleh pada TIM 30 sebesar 0,955 dan 0,962, laktasi ketiga CDM 30 sebesar 0,956, hal tersebut menggambarkan tidak terjadi perubahan peringkat dari ternak yang dievaluasi berdasarkan NP. Nilai heritabilitas (h2) pada yang tergolong tinggi pada laktasi pertama TIM 30 dan TIM 60 serta CDM 30, laktasi kedua TIM 60 dan CDM 60, dan laktasi ketiga tergolong sedang. Kecermatan seleksi yang tergolong tinggi diatas 0,55 pada laktasi pertama TIM 30, TIM 60 dan CDM 30, laktasi kedua pada TIM 60 dan CDM 60, dan laktasi ketiga tergolong sedang. Nilai kecermatan seleksi tinggi memiliki akurasi tinggi dan efektif untuk dilakukan seleksi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan metode TIM dan CDM dapat digunakan untuk menduga produksi susu. Korelasi antara produksi susu nyata dan taksiran TIM dan CDM memiliki akurasi tinggi sehingga dapat digunakan untuk menduga produksi susu. Nilai kecermatan seleksi yang termasuk kategori tinggi pada laktasi pertama diperoleh pada CDM 30, laktasi kedua pada CDM 60, dan laktasi ketiga termasuk rendah. | This study aimed to compare the production of real milk with milk production estimated methods TIM and CDM on lactation first, second and third with a time interval of recording 30 and 60 days and determine the accuracy of selection, using secondary data milk production of dairy cows that have a record of milk production complete some 100 individuals in BBPTU-HMT Baturraden Purwokerto. Deviations average milk production on the smallest estimate of third lactation obtained at TIM 30 and CDM 60. Highest correlation value obtained in the third lactation TIM 30 and CDM 30. The highest correlation value obtained by the first and second lactation at TIM 30 at 0.955 and 0.962, lactation the third CDM 30 of 0.956, it suggests no changes in the rankings of the animals were evaluated based on NP. Heritability (h2) at relatively high in the first lactation TIM 30 and TIM 60 and CDM 30, the second lactation TIM CDM 60 and 60, and the third lactation moderate. Accuracy of selection is high above 0.55 in first lactation TIM 30 TIM 60 and CDM 30, the second lactation at TIM 60 and CDM 60, and third lactation moderate. Values higher precision of selection has high accuracy and effective to do the selection. Based on the results of the study concluded TIM and CDM method can be used to estimate milk production. The correlation between real and estimated milk production TIM and CDM has high accuracy and can be used to estimate milk production. Value rigor of selection were high in first lactation obtained on CDM 30, lactation second CDM 60, and third lactation including low. | |
| 6432 | 16251 | C1A009138 | PERANAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI STUDI KASUS DI DESA BABAKAN KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Peranan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Padi di Desa Babakan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan produksi dan pendapatan petani setelah adanya PUAP, mengetahui persentase dari hasil usaha tani padi dan nonpadi dalam pendapatan keluarga serta mengetahui tingkat kesejahteraan keluarga petani padi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, dan data yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi, untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji-t. Hasil pengujian dari uji-t dapat disimpulkan bahwa PUAP berperan dalam peningkatan produksi padi dan peningkatan pendapatan petani padi dengan t-hitung masing masing lebih besar dari t-tabel dengan tingkat kepercayaan 5 persen, sedangkan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha tani terhadap pendapatan rumah tangga dengan membandingkannya dan dikali dengan 100 persen, untuk mengetaui tingkat kesejahteraan dapat diketahui dengan membandingkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas tahun 2015 sebesar Rp 1.287.489,71 perbulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan berperan terhadap peningkatan produksi padi dan peningkatan pendapatan petani padi anggota Gapoktan Maju Makmur. sedangkan kontribusi usaha tani padi masih rendah dengan presentase kurang dari 50 persen terhadap pendapatan keluarga, meskipun demikian dapat dikatakan rata-rata keluarga petani anggota Gapoktan Maju Makmur sudah sejahtera. Implikasinya adalah pemberian dana PUAP perlu di tingkatkan dan proses dipercepat, serta penerima yang tepat sasaran. | The purpose of this study was to determine the increase of production and farmers income after the PUAP, to determine the percentage of farm produce of rice and non-rice in family income and to determine the level of welfare of the family of rice farmers. This research was conducted by survey method, and the data used were obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) Banyumas. The analysis method used is the tabulation analysis, to find out the differences using a t-test. The test results of the t-test can be concluded that PUAP role is important in increasing rice production and urgent to increasing the rice farmers income, the result of t-test each larger than t-table with a confidence level of 5 percent, while to determine the contribution of farm income to household income with comparing and multiplied by 100 percent, to determine the welfare level can be determined by comparing the Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Banyumas in 2015 amounted to Rp 1.287.489,71 per month. The conclusion from this study is PUAP contributes to increasing rice production and income of rice farmers who members of Gapoktan Maju Makmur. While the contribution of rice farming is low, the percentage of their income is less than 50 percent of the family income, however it can be said that the average family farmer who members of Gapoktan Maju Makmur already prosperous. The implication is PUAP funding needs to be improved and speeded up the process, and it’s going to the appropriate recipients. | |
| 6433 | 16267 | H1G012033 | ANALISIS KORELASI ANTARA KERAPATAN MANGROVE DENGAN SEDIMENTASI DI MUARA SUNGAI PRAJAGUMIWANG KARANGSONG, INDRAMAYU | Indramayu merupakan salah satu wilayah pesisir yang berada di Jawa Barat, salah satu ekosistem yang berada di daerah tersebut yaitu ekosistem mangrove. Wilayah sungai Cimanuk bagian hulu mengalami lahan kritis menyebabkan air presipitasi tidak tertahan secara optimal akan menyebabkan erosi yang akan mengakibatkan pendangkalan pada muara sungai Prajagumiwang. Perbedaan tingkat kerapatan mangrove di muara sungai Prajagumiwang mengakibatkan perbedaan sedimentasi tiap lokasi. Penelitian berjudul “Analisis Korelasi Antara Kerapatan Mangrove Dengan Sedimentasi Di Muara Sungai Prajagumiwang Karangsong, Indramayu” bertujuan untuk mengetahui tingkat kerapatan mangrove, tingkat sedimentasi, dan hubungan kerapatan mangrove dengan sedimentasi. Penelitian dilaksanakan bulan Mei 2016. Metode penelitian adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisis data dilakukan uji F (ANOVA), uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian di Kabupaten Indramayu menunjukkan adanya pengaruh kerapatan mangrove terhadap sedimentasi. Pada daerah yang memiliki mangrove dengan kerapatan tinggi memiliki tingkat sedimentasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kerapatan mangrove sedang dan daerah yang tidak memiliki ekosistem mangrove merupakan daerah dengan tingkat sedimentasi terendah. Faktor penyebab perbedaan sedimentasi yaitu kerapatan mangrove, TSS, kecepatan arus sungai, debit sungai, dan pasang surut. Berdasarkan uji korelasi kerapatan mangrove dan sedimentasi memiliki hubungan yang sangat kuat (0,807) artinya semakin tinggi kerapatan mangrove maka sedimentasi akan semakin tinggi. | Indramayu is one of the coastal areas in West Java, one of the ecosystems that consist in the area is mangrove ecosystem Cimanuk river basin upstream has experienced a critical area that causes precipitation of water is not held optimally will cause erosion that will lead to silting in the river mouth Prajagumiwang. Differences in the density of the mangrove estuary lead to different sedimentation Prajagumiwang in each location. The study entitled "Analysis of the Correlation Between Density Mangrove with Sedimentation In Prajagumiwang Estuary Karangsong, Indramayu" aims to determine the density of the mangrove, sedimentation rate, and the relationship with the mangrove density sedimentation. The research was conducted in May 2016. The research method is survey method with sampling techniques of stratified random sampling. Data analysis was conducted F test (ANOVA), correlation and regression. The results of the research in Indramayu shows the influence of the density of the mangrove to sedimentation. In the mangrove areas that has high-density sedimentation rate is higher than the density of medium and mangrove areas that doesn’t have mangrove ecosystem is an area with the lowest rate of sedimentation. Factors caused differences in the rate of sedimentation are the density of the mangrove, TSS, the speed of river flow, river discharge and tides. Based on mangrove sedimentation density correlation test has a very strong relationship (0.807) which means that the higher density of mangrove sediment will be higher. | |
| 6434 | 16250 | H1F009028 | GEOLOGI DAN MINERALISASI DAERAH JAMBU DAN SEKITARNYA KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH | Daerah penelitian berada di daerah Jambu, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Terletak dibagian barat wilayah Jawa Tengah. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi dan mineralisasi. Secara geomorfologi, daerah penelitian terdiri dari Satuan Perbukitan Vulkanik Lava (V9) dan Satuan Perbukitan Vulkanik Breksi (V11). Pola aliran sungai rectangular dan parallel, dengan tipe genetic sungai konsekuen. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi dua satuan dari yang tertua hingga termuda, meliputi: (1) Satuan Lava, dan (2) Satuan Breksi. Struktur yang berkembang di daerah penelitian adalah sesar mendatar. Zona alterasi terbagi menjadi (1) zona klorit/smektit-karbonat-kuarsa±adularia, (2) zona klorit-kuarsa-epidot-karbonat±adularia, (3) zona illit/smektit-kaolinit-dikit-kuarsa±klorit, dan (4) zona dikit-pirofilit-kuarsa-alunit±kaolinit. Urat yang berkembang didaerah penelitian merupakan urat kuarsa dengan tekstur banded dan cockade yang ditemukan pada zona alterasi zona illit/smektit, kaolinit-dikit-kuarsa±klorit (zona argilik). Mineral bijih yang hadir dalam urat maupun batuan samping, antara lain pirit, galena, sfalerit, kalkopirit, emas, markasit, dan kovelit. Berdasarkan mineral-mineral alterasi hidrotermal dan mineralisasi bijih, maka daerah penelitian termasuk kedalam system endapan epitermal sulfidasi tinggi. Kehadiranmineralisasi ini dikontrol oleh struktur geologi yaitu sesar dan kekar. Tipe bukaan urat adalah jogs dan kekar halus. Kontrol struktur terhadap mineralisasi daerah penelitian meliputi Pre-mineralisasi, Syn-mineralisasi, dan Post-mineralisasi. Kata Kunci: Geologi, Mapping, Mineralisasi, Struktur Geologi | The research area is located in Jambu around, Wanareja District, Cilacap Regency, Central Java Province, Indonesia. It’s located in the western part of Central Java.The research is done to know the condition of geology and mineralization in the research area. Geomorphology of research area consist of Volcanic Hills Unit of Lava (V9) and Volcanic Hills Unit of Breccia (V11). Drainage Pattern are parallel and rectangular, with genetic type of drainage is consequent.Stratigraphy of research area divided into two units, from oldest to youngest, are: (1) Lava Unit and (2) Breccia Unit. Developing structurein research area is Strike Slip Fault.Alteration Zone divided to (1) chlorite/smectite-carbonate-quartz±adularia zone, (2) chlorite-quartz-epidote-carbonate±adularia zone, (3) illite /smectite-kaolinite-dickit-quartz ±chlorite zone and (4) dickite-pyrophyllite-quartz-alunite±kaolinite zone. Developing vein in research area is quartz vein with banded and cockade tecsture, which found in alteration zone illite/smectite zone, kaolinite-dickite-quatz±chlorite (Argilic Zone). Ore mineral which present in vein or and wall rock, among others, pyrite, galena, sphalerite, chalcopyrite, gold, marcasite and covelite. Based on the minerals of hydrothermal alteration and mineralization of ore, the research area can be categorized as part of a low sulfidation epithermal deposit system. The present of mineralization is controlled geology structure, are faults and joint.Opening type of vein are jogs and smoothing faults. Structure control on mineralization in research area are Pre-mineralization, syn mineralization, and Post-mineralization. Keywords: Geology, mapping, mineralization, structure, geology | |
| 6435 | 9265 | A0A013036 | Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di Unit Pelaksana Teknis Budidaya Ikan Air Tawar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga | Ikan Nila (Oreochromis niloticus) berasal dari Sungai Nil dan menyebar mulai dari Afrika Tengah dan Afrika Barat. Penyebaran spesies ini banyak di wilayah Asia dan Negara – Negara Pasifik mulai pada tahun 1950-an. Pertama kali Ikan Nila didatangkan ke Indonesia pada tahun 1969. Sejak saat itu, perkembangan budidaya Ikan Nila menjadi sangat pesat. Produksi Ikan Nila dari data yang didapatkan pada tahun 2001 , mencapai 1.000.000 ton dan meningkat menjadi 2,5 kali lipat yakni 2.500.000 ton pada tahun 2009 (FAO, 2011). Sedangkan, produksi Ikan Nila nasional bahkan meningkat jauh lebih tajam, yakni mencapai lebih dari 6 kali lipat. Tahun 2001, produksi pembenihan Ikan Nila hanya 34.000 ton, sedangkan pada akhir tahun 2010 produksinya menjadi 214.000 ton (Directorate General of Aquaculture, 2011). Tujuan laporan praktik kerja lapang ini yaitu: mengetahui kondisi umum UPT BIAT Kabupaten Purbalingga, mengetahui dan dapat mengaplikasikan teknik pembenihan Ikan Nila yang dilakukan oleh UPT BIAT Kabupaten Purbalingga, mengetahui permasalahan dan solusi pada pembenihan Ikan Nila di UPT BIAT Kabupaten Purbalingga, menganalisis kelayakan usaha pembenihan Ikan Nila di UPT BIAT Kabupaten Purbalingga, untuk dapat diaplikasikan dalam skala usaha pembenihan di masyarakat. Praktik Kerja Lapang dilaksanakan di UPT BIAT Kabupaten Purbalingga yang terletak di Desa Kutasari, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Tepatnya, beralamat di Jalan Bumper Purbalingga, sebelah selatan Sanggaluri Park, Purbalingga. Praktik Kerja Lapang ini dilaksanakan dengan metode observasi partisipasi aktif yaitu suatu metode dimana pelaksanaan Praktik Kerja Lapang dengan teknik wawancara langsung dan orientasi lapang. Penulis secara aktif belajar dan bekerja di UPT BIAT Kabupaten Purbalingga. Usaha pembenihan Ikan Nila akan mencapai titik impas (BEP Unit) pada 26,56 kg dan BEP dalam rupiah Rp459.677,00. Hal ini menunjukan pada saat penerimaan sebesar Rp459.677,00 usaha ini tidak mengalami kerugian maupun keuntungan dan R/C Ratio sebesar 1,30 (layak). Analisis usaha dari pembenihan Ikan Nila di UPT BIAT Kabupaten Purbalingga yaitu R/C ratio sebesar 1,30. Hal tersebut menunjukan usaha pembenihan Ikan Nila yang dilakukan UPT BIAT Kabupaten Purbalingga layak untuk dijalankan sebagai suatu usaha. Sehingga, jika UPT BIAT Kabupaten Purbalingga menginginkan keuntungan yang lebih optimal, maka harus dapat meningkatkan penerimaan dengan cara meningkatkan produksi dan penjualan. | Tilapia (Oreochromis niloticus) comes from the Nile and spreading ranging from Central Africa and West Africa. The spread of this species many Asia and the State - Pacific State began in the 1950s. First Tilapia times brought to Indonesia in 1969. Since then, Tilapia aquaculture development becomes extremely rapid. Tilapia production of Data obtained in 2001, reaching 1,000,000 tons and increased to 2.5 times the 2.5 million tonnes in 2009 (FAO, 2011). Meanwhile, the national Tilapia production even increased much more sharply, namely reaching more than 6-fold. In 2001, production of Tilapia hatcheries only 34,000 tons, whereas at the end of 2010 production to 214,000 ton (Directorate General of Aquaculture, 2011). Interest fieldwork practice report These are: know the general condition of the UPT BIAT Purbalingga know and be able to apply techniques Tilapia hatcheries are performed by UPT BIAT Purbalingga know the problem and solution on Tilapia hatchery in UPT BIAT Purbalingga analyze the feasibility of hatchery Tilapia in UPT BIAT District Purbalingga, to be applied in business scale hatchery in community. Practice Field Work conducted in UPT BIAT The Purbalingga located in the village Kutasari, District Kutasari, Purbalingga Central Java. Precisely, is located at Jalan Bumper Purbalingga, south Sanggaluri Park, Purbalingga. Practice Field Work was carried out with active participation observation method is a method in which the implementation of the Practice Field Work with the technique of direct interview and orientation of the field. Author actively learn and work in UPT BIAT Purbalingga district. Tilapia hatchery operations will reach break-even point (BEP Unit) at 26.56 kg and BEP in rupiah Rp459.677,00. This shows at the moment acceptance of Rp459.677,00 these efforts did not experience any loss or profit and R / C ratio of 1.30 (well worth it). Business analysis of seeding Tilapia in UPT BIAT The Purbalingga namely R / C ratio of 1.30. case The show Tilapia hatchery operations conducted UPT BIAT The Purbalingga eligible to run as a business. thus, if UPT BIAT The Purbalingga want higher profits optimal, then it should be able to improve reception by increasing production and sales. | |
| 6436 | 16254 | C1B011037 | ANALISIS PENGARUH AKOMODASI, TRANSPORTASI, OBJEK WISATA, PRASARANA DAN CULTURAL EVENT TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI KABUPATEN TORAJA UTARA | The purpose of this study is to analyze the effect of the accommodation, transportation, tourism object,infrastructure that impact tourist satisfaction. The samples used were 100 samples the analyzed by using SPSS Statistics. The resulth of this study indicate that 5 hypothesis which researchers proposed have positive relationship for all, which 4 of them are significant while one of them is not significant. | The purpose of this study is to analyze the effect of the accommodation, transportation, tourism object,infrastructure that impact tourist satisfaction. The samples used were 100 samples the analyzed by using SPSS Statistics. The resulth of this study indicate that 5 hypothesis which researchers proposed have positive relationship for all, which 4 of them are significant while one of them is not significant. | |
| 6437 | 14620 | H1H012010 | INDEKS HEPATOSOMATIK RETENSI ENERGI DAN PERTUMBUHAN MUTLAK IKAN LELE (Clarias gariepinus) YANG DIBUDIDAYAKAN PADA PADAT TEBAR TINGGI DENGAN SISTEM BIOFLOK | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh padat tebar tinggi terhadap nilai indeks hepatosomatik, retensi energi dan pertumbuhan mutlak ikan Lele Dumbo dalam sistem bioflok. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan ulangan ikan. Perlakuan yang diujikan adalah padat tebar berbeda dalam sistem bioflok 1.(1000/m3\), 2.(1500/m3), 3.(2000/m3) dan 4.(2500/m3). Hewan uji menggunakan ikan Lele dengan berat rata-rata sebesar 1.06±0.3g, yang dipelihara dalam kolam bundar dengan volume air ±2000L selama 40 hari dan pemberian pakan 3% dari berat biomassa. Berdasarkan uji ANOVA, hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai IHS, retensi energi dan pertumbuhan mutlak. Nilai IHS dan retensi energi terbaik yaitu pada perlakuan empat dengan nilai 4.7±1.8% untuk IHS dan 244.36±63.39% untuk retensi energi sedangkan pertumbuhan mutlak perlakuan satu dan dua menunjukkan hasil yang lebih baik dari perlakuan lainnya dengan nilai 4.7±2.0g dan 5.5±3.4g. Produktifitas terbaik dihasilkan pada perlakuan kedua yaitu sebesar 4211.1g/m2. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, nitrit, nitrat dan ammonia yang berada dalam kisaran yang masih ditoleransi ikan Lele. | The aims of this research was to determine the effect of high stocking densities on the value of hepatosomatic index, energy retention and absolute growth of african catfish in bioflok system. This study used completely randomized design (CRD) with four treatments and replications fish. The treatments tested were different stocking densities in the system bioflok 1.(1000/m3), 2.(1500/m3), 3.(2000/m3), and 4.(2500/m3). Animal trials were using jouvenile african catfish with an average weight of 1.06±0.3g, which maintained in a pool terpolin cage with water volume ±2000L for 40 days with feeding ratio 3% of the weight biomass. Based on the ANOVA, the results showed a significantly different effect (P<0.05) against the value of IHS, energy retention and absolute growth. The best value of IHS and energy retention were the fourth treatment with a value of 4.7±1.8% for IHS and 244.36±63.39% for the energy retention while absolute growth first and second treatments showed better results than others with a value of 4.7±2.0g and 5.5±3.4g. Best productivity resulted in second treatment amounting 4211.1g/m2. Water quality parameters were observed include temperature, pH, dissolved oxygen, nitrite, nitrate and ammonia, which was within the range that was still tolerable by catfish. | |
| 6438 | 16258 | C1G014039 | ANALISIS POTENSI PENDAPATAN RETRIBUSI PARKIR DI TEPI JALAN UMUM KABUPATEN BANYUMAS | Judul skripsi ini adalah “Analisis Potensi Pendapatan Retribusi Parkir Ditepi Jalan Umum Kabupaten Banyumas”. Rumusan masalahnya adalah seberapa besar potensi retribusi parkir di Kabupaten Banyumas, baik potensi terpasang ataupun potensi riil. Tujuan dari penelitian adalah menghitung besarnya potensi terpasang dan potensi riil, menghitung waktu yang dibutuhkan dalam pencapaian potensi terpasang dan melakuakan uji beda terhadap rata-rata penerimaan perhari potensi terpasang dan potensi riil. Metode yang digunakan adalah metode survey (survey durasi parkir dan survey kendaraan parkir), dengan objek penelitian seluruh wilayah parkir di Kabupaten Banyumas yang terbagi dalan 18 zona (13 zona wilayah Purwokerto dan 5 zona luar Purwokerto). Survey durasi parkir digunakan sebagai dasar dalam penghitungan potensi terpasang. Kemudian survey kendaraan parkir digunakan sebagai dasar dalam penghitungan potensi riil. Hasil penelitian ini diketahui bahwa untuk potensi terpasang retribusi parkir adalah sebesar Rp 82.916.447,- perhari atau Rp 30.264.503.052,- pertahun. Sedangkan untuk potensi riil adalah sebesar Rp 44.060.000,- atau sebesar Rp 16.081.900.000,- per tahun. Sedanghan waktu yang dibutuhkan dalan pencapaian potensi terpasang adalah 3 tahun dengan tingkat pertumbuhan 26,2% pertahun. Berdasarkan uji beda diketahui bahwa rata-rata pendapatan perhari antara potensi terpasang dan potensi riil adalah berbeda dengan tingkat signifikansi 0,043 ( < 0,05). | The title of this thesis is "Analysis of Potential Revenue levies on the street front parking General Banyumas". The formulation of the problem is how much potential parking fees in Banyumas, either attached or potential real potential. The purpose of the study is to calculate the amount of installed potential and real potential, calculate the time required in achieving the potential installed and melakuakan different test against the average daily admission installed potential and real potential. The method used is survey (survey survey vehicle parking duration and parking), with the object of research across the parking area in Banyumas is divided into 18 zones (13 zones area Purwokerto and five zones outside Purwokerto). Survey parking duration is used as the basis for the calculation of potential installed. Then survey the parking of vehicles used as a basis in calculating real potential. The results of this research note that parking charges for potential installed is Rp 82.916.47, - per day or Rp 30.264.503.052, - per year. As for the real potential is Rp 44.06 million, - or Rp 16,081,900,000, - per year. While the time required in achieving the potential installed is 11 years with a growth rate of 26,2% per year. Based on different test known that the average revenue per day between potential and real potential is mounted differently with a significance level of 0.043 (<0.05). | |
| 6439 | 16257 | C1G014018 | BAGAIMANAKAH PELAKSANAAN FUNGSI DAN TUGAS PENGAWASAN PADA SATUAN PENGAWASAN INTERNAL (SPI) UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terhadap pelaksanaan fungsi dan tugas pengawasan Satuan Pengawasan Internal (SPI) di Universitas Jenderal Soedirman dibandingkan dengan Peraturan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 5173/G/HK/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan fungsi dan tugas pengawasan SPI di Universitas Jenderal Soedirman. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner serta wawancara terhadap lima orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengawasan SPI Universitas Jenderal Soedirman secara umum telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 5173/G/HK/2013. Implikasi dari hasil penelitian adalah agar SPI Universitas Jenderal Soedirman: (1) melakukan komunikasi dengan pimpinan mengenai pentingnya pengawasan terhadap aspek kepegawaian, (2) berkomunikasi dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengetahui kewajiban dan mekanisme SPI Universitas Jenderal Soedirman dalam rangka pengiriman PKPT, (3) mengusulkan penambahan personil, (4) melakukan pengawalan dalam berbagai tahapan pengadaan barang dan jasa, dan (5) Menyampaikan hasil kinerja pengawasan SPI Universitas Jenderal Soedirman kepada Rektor Universitas Jenderal Soedirman dan seluruh elemen Universitas Jenderal Soedirman. | This research is a qualitative study about the implementation of the supervision functions and duties of Satuan Pengawasan Internal (SPI) at Jenderal Soedirman University compared with Peraturan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 5173/G/HK/2013. The aim of this research are to find out the suitability of the implementation of SPI’s supervision functions and duties. Research data were gathered through distributing questionnaires and interviews with five informants. The results of this study showed that the implementation of control activities of SPI in Jenderal Soedirman University have generally been implemented in accordance with the provisions of Peraturan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 5173/G/HK/2013. The implications of the research are that SPI of Jenderal Soedirman University should: (1) communicate with the leaders about the importance of the supervision of personnel aspects, (2) communicate with Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan to know SPI’s liability and mechanisms in order to deliver PKPT, (3) proposed to increase the number of SPI personnel, (4) conduct surveillance in various stages of the procurement of goods and services, and (5) convey the results of SPI’s monitoring performance to the Rector of Jenderal Soedirman University and all elements of Jenderal Soedirman University. | |
| 6440 | 16189 | G1D012094 | Pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui Booklet terhadap Dukungan Keluarga Penderita DM Tipe 2 | Latar Belakang : Penatalaksanaan DM selama ini kurang melibatkan dukungan keluarga. Sebagian besar keluarga dengan presentase 80% masih memberikan perilaku dukungan kepada penderita DM tipe 2 dalam kategori kurang baik. Faktor yang paling berpengaruh adalah pengetahuan. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan dukungan keluarga adalah pemberian pendidikan kesehatan dengan booklet. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan dukungan keluarga antara kelompok intervensi dan kontrol setelah diberikan pendidikan kesehatan. Metode : Desain penelitian menggunakan desain experimental dengan pendekatan pretestpostest with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Kelompok intervensi adalah kelompok yang diberikan pendidikan kesehatan melalui ceramah & booklet. Sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang diberikan pendidikan kesehatan hanya dengan ceramah. Besar sampel adalah 30 orang. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dan t tidak berpasangan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden pada kedua kelompok berada pada usia dewasa tengah, jenis kelamin perempuan (60,0%) pada kelompok intervensi dan (53,3%) pada kelompok kontrol, tingkat pendidikan SMA (46,7%) pada kelompok intervensi dan (33,3%) pada kelompok kontrol, pekerjaan IRT (40,0%) pada kelompok intervensi dan (33,3%) pada kelompok kontrol, lama merawat pada kedua kelompok rata-rata selama 3 tahun. Penelitian ini menunjukkan ada perbedaan dukungan keluarga yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kedua kelompok. Namun, tidak ada perbedaan peningkatan skor dukungan keluarga yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = 0,212 (p> 0,05). Walaupun terdapat perbedaan peningkatan rerata yaitu 9,47 pada kelompok intervensi dan 8,80 pada kelompok kontrol. Kesimpulan : Booklet dapat digunakan sebagai pendamping ceramah untuk meningkatkan dukungan keluarga. | Background : The treatment of DM has been less involved family support. Most families with a percentage of 80% still provide behavioral support to patients with type 2 diabetes mellitus in less good category. The most influential factor is knowledge. Therefore, the effort to improve family support is the provision of health education through booklet. Objective : This research aimed to determine the difference of the increase in family support between the intervention and control groups after the provision of health education. Method : The research design used experimental design with pretest-posttest with control group design. The sampling used simple random sampling technique. Intervention group was a group given health education through lecture & booklet, while the control group was a group given health education only through lectures. The sample size was 30 people. Data analysis used paired t-test and unpaired t-test. Result : The result indicated that the majority of respondents in both groups were in the middle adult age, female (60.0%) in the intervention group and (53.3%) in the control group, education level of Senior High School (46.7%) in the intervention group and (33.3%) in the control group, working as housewives (40.0%) in the intervention group and (33.3%) in the control group, the average duration of treatment in both groups was 3 years. This research indicated that there was a significant family support before and after the treatment in both groups. However, there was no significant difference in the increasing score of family support between the two groups with p value = 0.212 (p> 0.05). Although there was a difference the increasing mean of 9.47 in the intervention group and 8.80 in the control group. Conclusion : Booklet can be used as a companion lecture to improve family support. |