Home
Login.
Artikelilmiahs
16267
Update
WULAN KURNIA DEWI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KORELASI ANTARA KERAPATAN MANGROVE DENGAN SEDIMENTASI DI MUARA SUNGAI PRAJAGUMIWANG KARANGSONG, INDRAMAYU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indramayu merupakan salah satu wilayah pesisir yang berada di Jawa Barat, salah satu ekosistem yang berada di daerah tersebut yaitu ekosistem mangrove. Wilayah sungai Cimanuk bagian hulu mengalami lahan kritis menyebabkan air presipitasi tidak tertahan secara optimal akan menyebabkan erosi yang akan mengakibatkan pendangkalan pada muara sungai Prajagumiwang. Perbedaan tingkat kerapatan mangrove di muara sungai Prajagumiwang mengakibatkan perbedaan sedimentasi tiap lokasi. Penelitian berjudul “Analisis Korelasi Antara Kerapatan Mangrove Dengan Sedimentasi Di Muara Sungai Prajagumiwang Karangsong, Indramayu” bertujuan untuk mengetahui tingkat kerapatan mangrove, tingkat sedimentasi, dan hubungan kerapatan mangrove dengan sedimentasi. Penelitian dilaksanakan bulan Mei 2016. Metode penelitian adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisis data dilakukan uji F (ANOVA), uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian di Kabupaten Indramayu menunjukkan adanya pengaruh kerapatan mangrove terhadap sedimentasi. Pada daerah yang memiliki mangrove dengan kerapatan tinggi memiliki tingkat sedimentasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kerapatan mangrove sedang dan daerah yang tidak memiliki ekosistem mangrove merupakan daerah dengan tingkat sedimentasi terendah. Faktor penyebab perbedaan sedimentasi yaitu kerapatan mangrove, TSS, kecepatan arus sungai, debit sungai, dan pasang surut. Berdasarkan uji korelasi kerapatan mangrove dan sedimentasi memiliki hubungan yang sangat kuat (0,807) artinya semakin tinggi kerapatan mangrove maka sedimentasi akan semakin tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indramayu is one of the coastal areas in West Java, one of the ecosystems that consist in the area is mangrove ecosystem Cimanuk river basin upstream has experienced a critical area that causes precipitation of water is not held optimally will cause erosion that will lead to silting in the river mouth Prajagumiwang. Differences in the density of the mangrove estuary lead to different sedimentation Prajagumiwang in each location. The study entitled "Analysis of the Correlation Between Density Mangrove with Sedimentation In Prajagumiwang Estuary Karangsong, Indramayu" aims to determine the density of the mangrove, sedimentation rate, and the relationship with the mangrove density sedimentation. The research was conducted in May 2016. The research method is survey method with sampling techniques of stratified random sampling. Data analysis was conducted F test (ANOVA), correlation and regression. The results of the research in Indramayu shows the influence of the density of the mangrove to sedimentation. In the mangrove areas that has high-density sedimentation rate is higher than the density of medium and mangrove areas that doesn’t have mangrove ecosystem is an area with the lowest rate of sedimentation. Factors caused differences in the rate of sedimentation are the density of the mangrove, TSS, the speed of river flow, river discharge and tides. Based on mangrove sedimentation density correlation test has a very strong relationship (0.807) which means that the higher density of mangrove sediment will be higher.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save