Home
Login.
Artikelilmiahs
16251
Update
DAVID ARSYANDI
NIM
Judul Artikel
PERANAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI PADI STUDI KASUS DI DESA BABAKAN KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Peranan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Padi di Desa Babakan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan produksi dan pendapatan petani setelah adanya PUAP, mengetahui persentase dari hasil usaha tani padi dan nonpadi dalam pendapatan keluarga serta mengetahui tingkat kesejahteraan keluarga petani padi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, dan data yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi, untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji-t. Hasil pengujian dari uji-t dapat disimpulkan bahwa PUAP berperan dalam peningkatan produksi padi dan peningkatan pendapatan petani padi dengan t-hitung masing masing lebih besar dari t-tabel dengan tingkat kepercayaan 5 persen, sedangkan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha tani terhadap pendapatan rumah tangga dengan membandingkannya dan dikali dengan 100 persen, untuk mengetaui tingkat kesejahteraan dapat diketahui dengan membandingkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas tahun 2015 sebesar Rp 1.287.489,71 perbulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan berperan terhadap peningkatan produksi padi dan peningkatan pendapatan petani padi anggota Gapoktan Maju Makmur. sedangkan kontribusi usaha tani padi masih rendah dengan presentase kurang dari 50 persen terhadap pendapatan keluarga, meskipun demikian dapat dikatakan rata-rata keluarga petani anggota Gapoktan Maju Makmur sudah sejahtera. Implikasinya adalah pemberian dana PUAP perlu di tingkatkan dan proses dipercepat, serta penerima yang tepat sasaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this study was to determine the increase of production and farmers income after the PUAP, to determine the percentage of farm produce of rice and non-rice in family income and to determine the level of welfare of the family of rice farmers. This research was conducted by survey method, and the data used were obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) Banyumas. The analysis method used is the tabulation analysis, to find out the differences using a t-test. The test results of the t-test can be concluded that PUAP role is important in increasing rice production and urgent to increasing the rice farmers income, the result of t-test each larger than t-table with a confidence level of 5 percent, while to determine the contribution of farm income to household income with comparing and multiplied by 100 percent, to determine the welfare level can be determined by comparing the Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Banyumas in 2015 amounted to Rp 1.287.489,71 per month. The conclusion from this study is PUAP contributes to increasing rice production and income of rice farmers who members of Gapoktan Maju Makmur. While the contribution of rice farming is low, the percentage of their income is less than 50 percent of the family income, however it can be said that the average family farmer who members of Gapoktan Maju Makmur already prosperous. The implication is PUAP funding needs to be improved and speeded up the process, and it’s going to the appropriate recipients.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save