Home
Login.
Artikelilmiahs
16266
Update
RAFID ARIFUDDIN SHIDQI
NIM
Judul Artikel
Potensi Senyawa Bioaktif dari spons Theonella sp. Sebagai Antimalaria
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Malaria merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyerang 2,4 milyar orang di lebih dari 100 negara. Penanganan penyakit malaria menjadi semakin kompleks karena hadirnya strain malaria yang resisten terhadap obat antimalaria yang ada saat ini dan penelitian mengenai antimalaria sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan spons Theonella sp. sebagai salah satu kandidat potensial penghasil senyawa antimalaria. Spons diekstrak menggunakan pelarut metanol. Senyawa hasil ekstraksi kemudian diuji kandungan fitokimia, nilai kandungan fenol dan uji antimalaria menggunakan metode Haem Polymerization Inhibitory Assay (HPIA), aktivitas antioksidan dan sitoksisitasnya dengan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Sampel kemudian diidentifikasi jenis senyawanya menggunakan LC-MS sistem ESI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Theonella sp. memiliki kandungan metabolit sekunder (saponin, flavonoid dan alkaloid) dan nilai fenol sebesar 2,983 mg GAE/g. Pengujian antimalaria, antioksidan dan BSLT sampel menunjukkan nilai IC50 masing-masing sebesar 9,82 mg/ml, 1710 ppm dan LC50 523 ppm untuk BSLT yang menunjukkan bahwa ekstrak memiliki kandungan bioaktif dan berpotensi sebagai antimalaria meski memiliki aktivitas antioksidan yang rendah. Senyawa yang dianalisis berdasarkan LC-MS diketahui sebagai 3-Alkylpyridine Alkaloid (3-APA) dengan nilai massa relatif (m/z) 317.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Malaria is a dangerous disease that attacks 2.4 billion people in more than 100 countries. Treatment of malaria is becoming increasingly complex because of the presence of strains of malaria resistant to antimalarial drugs available today and research on anti-malarial is indispensable. This study used a sponge Theonella sp. as one of the potential candidate which produces antimalarial compounds. Sponges extracted using methanol. The extracted compounds were then tested their phytochemical content, phenolic content and antimalarial test using methods Haem Polymerization Inhibitory Assay (HPIA), antioxidant activity and cytotoxicity with Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Types of compound were then tested by LC-MS ESI system. The results showed that the compunds from methanol extract of Theonella sp. contains secondary metabolites (saponins, flavonoids and alkaloids) and with phenolic compounds 2.983 mg GAE/g. HPIA test, antioxidant and BSLT tests showed that the IC50 values are 9.82 mg/ml, 1710 ppm and LC50 523 ppm for BSLT respectively which indicated that compounds categorized as bioactive and extracts have potential as an antimalarial drugs despite having low antioxidant activity. Compounds were analyzed by LC-MS and known as 3-Alkylpyridine Alkaloids (3-APA) with relative mass value (m/z) 317
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save