Artikelilmiahs

Menampilkan 5.941-5.960 dari 48.839 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
594115766H1B012016PEMILIHAN MODEL REGRESI SPLINE LINIER
MULTIVARIABEL TERBAIK MENGGUNAKAN KRITERIA
GENERALIZED CROSS VALIDATION
Regresi spline merupakan salah satu model pendekatan non parametrik yang dimodifikasi dari fungsi polinomial tersegmen. Pada regresi ini, pemilihan jumlah titik knot dapat mempengaruhi nilai error dari model. Oleh karena itu, penentuan titik knot merupakan persoalan yang penting dalam mengestimasi model. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih model regresi spline linier multivariabel terbaik menggunakan kriteria generalized cross validation. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang kemiskinan di Kabupaten Banyumas tahun 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase individu usia sekolah yang bekerja (X6) dan persentase rumah tangga dengan pembuangan akhir tinja selain tangki atau saluran (X9) merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap persentase rumah tangga miskin dan sangat miskin di Kabupaten Banyumas (Y) dengan knot K1 = 0,49; K2 = 0,6; K3 = 0,7; K4 = 0,74; dan K5 = 1,18 berada pada variabel X6, sedangkan titik knot K6 = 22,62; K7 = 26,56; K8 = 28,33; K9 = 30,78 dan K10 = 49,96 berada pada variabel X9. Nilai GCV minimum sebesar 2,037034, serta nilai koefisien determinasi sebesar 98,59571%.Spline Spline regression is one of non parametric models approach which modified the truncated polynomial function. In this regression, the selection of the number of knots affects the value of the error of the model. Therefore, the knot points are important to estimate the model. The aim of this research is to select the best multivariable linear spline regression models by using generalized cross validation criterion. The data was about poverty line in Banyumas 2011. The result showed that the percentage of school age individuals who work (X6) and the percentage of households with the final disposal of feces in addition to the tank or channel (X9) is the most influential factor on the percentage of poor households and very poor in Banyumas (Y) with knots K1 = 0.49; K2 = 0.6; K3 = 0.7; K4 = 0.74; and K5 = 1.18 are at variable X6, while knots point K6 = 22.62; K7 = 26.56; K8 = 28.33; K9 = 30.78 and K10 = 49.96 are at variable X9. The value of GCV minimum is 2.037034, and the coefficient of determination is 98.59571%.
594215769H1H010041PERTUMBUHAN IKAN GURAME (Osphronemus gouramy Lac.) PADA PENDEDERAN SATU DENGAN KEPADATAN BERBEDA DALAM SISTEM HATCHERY INDOORPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan larva ikan Gurame (Osphronemus gouramy Lac.) dengan padat penebaran yang berbeda pada hatchery indoor. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan rancangan percobaan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P0: Padat tebar larva ikan Gurame 1 ekor / Liter sebagai kontrol, P1: Padat tebar larva ikan Gurame 2 ekor / Liter, P2: Padat tebar larva ikan Gurame 3 ekor / Liter. P3: Padat tebar larva ikan Gurame 4 ekor / Liter. Penelitian ini menggunakan akuarium ukuran (40cm x 60cm x 40cm) dengan ketinggian air 30cm dengan volume air 72 liter yang disimpan di dalam hatchery indoor. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan larva ikan Gurame tidak berbeda nyata sehingga padat penebaran dapat ditingkatkan lagi. Hasil sintasan larva ikan Gurame berbeda nyata. Sintasan larva ikan Gurame P0: 98,61%, P1: 95,31%, P2: 91,2%, P3: 90,62%.This study aims to determine the growth and survival of fish larvae Gurame (Osphronemus gouramy Lac.) With different stocking density on the hatchery indoor. Research using experimental methods with experimental design was completely randomized with 4 treatments and 4 replications. The treatments tested was P0: Solid stocking fish larvae Gurame 1 fish / liter as a control, P1: Solid stocking fish larvae Gurame 2 fish / Liter, P2: Solid stocking fish larvae Gurame 3 fish / Liter. P3: Solid stocking fish larvae Gurame 4 fish / Liter. This study uses an aquarium size (40cm x 60cm x 40cm) with a height of 30cm of water with 72 liters of volume of water stored in the hatchery indoor. The results showed the growth of fish larvae were not significantly different Gurame so stocking density can be increased again. Results Gurame fish larvae survival rate was significantly different. Survival of fish larvae Gurame P0: 98.61%, P1: 95.31%, Q2: 91.2%, P3: 90.62%.


594315770C1G014034PENGARUH OPINI AUDIT DAN KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN
(Studi Kasus pada Pemerintah Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2011-2014)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Opini Audit dan Karakteristik Pemerintah Daerah (ukuran daerah, kekayaan daerah, status daerah, dana perimbangan dan belanja modal) terhadap Kinerja Keuangan. Populasi dalam penelitian ini yaitu 11 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat berupa yang memiliki Laporan Keuangan tahun 2011-2014 yang telah diaudit oleh BPK. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode Purposive sampling. Teknik Analisis Data menggunakan Analisis Regresi Berganda dengan uji asumsi klasik memakai bantuan software SPSS versi 2.1. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Opini Audit dan Karakteristik Pemerintah daerah berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Namun secara parsial opini audit, kekayaan daerah dan status daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan, hanya ukuran daerah, dana perimbangan dan belanja modal yang dapat berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan. This study aimed to analyze the Influence of Audit Opinion and Characteristics of Local Government (size of the area, local wealth, status area, the balance funds and capital expenditure) against Financial Performance. The population in this study are 11 districts / cities in West Nusa Tenggara province which has the form of 2011-2014 Financial Statements audited by BPK. This study uses secondary data with purposive sampling method. Data Analysis Techniques using multiple regression analysis with the classical assumption wear SPSS version 2.1. The results of this study showed that simultaneous Audit Opinion and the characteristics of local government influence on financial performance. But partial audit opinion, the wealth of local and regional status did not significantly affect the financial performance, only the size of the area, and the equalization fund capital expenditures that could significantly affect financial performance.
594415771E1A012293Pengkategorian KTUN Yang Dikeluarkan Atas Dasar Hasil Pemeriksaan Badan Peradilan Lain (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 112/G/2015/PTUN-JKT). Skripsi ini berjudul : “Pengkategorian KTUN Yang Dikeluarkan Atas Dasar Hasil Pemeriksaan Badan Peradilan Lain” (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 112/G/2015/PTUN-JKT). Penelitian ini akan menguraikan mengenai pengecualian suatu Keputusan Tata Usaha Negara yang terdapat dalam Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004.
Tergugat dalam perkara a-quo adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dan objek gugatannya yakni Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.HH-05.KP.06.03 Tahun 2015 tanggal 5 Januari 2015 Tentang Penindakan Administratif berupa Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri Sebagai Pegawai Negeri Sipil atas nama Dwi Nanto Sunjoyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual.
Majelis Hakim berpendapat bahwa Surat Keputusan Objek Sengketa termasuk dalam KTUN yang dikecualikan menurut Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 sehingga PTUN Jakarta tidak berwenang untuk mengadili sengketa Tata Usaha Negara tersebut. Majelis Hakim menyatakan bahwa Surat Keputusan objek sengketa tidak sah, sehingga gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvantkelijkverklaard), seharusnya Surat Keputusan yang menjadi Objek Sengketa tidak termasuk dalam ketentuan Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan PTUN Jakarta berwenang untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara tersebut.
This thesis entitled: “Designation of State Administrations Decision Issud On The Basis of Other Judicial Court.” (Study of Jakarta state administration decision number 112/G/2015/PTUN-JKT). This study will explain the decision of the State Administration exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004.
Defendants in the case a quo is the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia, and the object of the lawsuit is the administrative decission Number M.HH-05.KP.06.03 about Dismissal With Respect Not By Own Request As Civil Servant on Behalf of Dwi Nanto Sunjoyo. The method that used in this research is normative juridical approach with the approach of legislation, casebased approach, and the conceptual approach.
The judges found that the dispute object decision letter is include in exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004, thereby Jakarta administrative court is not authorized to adjudicate The dispute. The judges stated that the dispute object decision letter is not valid so the lawsuit Plaintiffs declared inadmissible or NO (Niet Ontvantkelijkverklaard). The dispute object decision letter are not included in exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004. Jakarta administrative court is authorities to check, decided, and solve The dispute.
594515772C1G014012EVALUASI ATAS IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI PEMBAYARAN ELEKTRONIK (E-PAYMENT)
PADA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan pada BLU Unsoed terkait dengan proses pembayaran dan pengeluaran kas secara elektronik (e-payment) yaitu memanfaatkan aplikasi L’Fina. Penelitian ini mengambil judul “Evaluasi Atas Implementasi Sistem Aplikasi Pembayaran Elektronik (E-Payment) pada Universitas Jenderal Soedirman Dengan Menggunakan Metode HOT-Fit”.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi aplikasi L’Fina di BLU Unsoed apakah telah mampu mengatasi masalah keterlambatan pembayaran kas dilihat dari aspek manusia, organisasi, dan teknologi nya.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, wawancara mendalam (in depth interview), telaah dokumen, serta observasi lapangan. Wawancara terstruktur dilakukan terhadap 55 pengguna aplikasi yang mencakup 9 unit di bawah BLU unsoed. Wawancara mendalam selanjutnya dilakukan terhadap beberapa pengguna aplikasi serta pengembang aplikasi yang dipilih berdasarkan peran serta pengalamannya menggunakan dan atau mengembangkan aplikasi. Telaah dokumen dan observasi lapangan dilakukan untuk memberikan keyakinan atas informasi yang diperoleh dari wawancara terstruktur dan wawancara mendalam.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diketahui bahwa aplikasi L’Fina secara umum telah mampu mengatasi masalah keterlambatan pembayaran kas, faktor terjadinya keterlambatan dalam beberapa kasus lebih disebabkan faktor-faktor di luar sistem. Penilaian implementasi L’Fina diukur dengan menggunakan metode HOT-Fit, yakni dari dua kriteria pengukuran global (global measurement) sebanyak 69,09% pengguna merasa bahwa kinerja L’Fina sudah baik dan sebanyak 58,18% pengguna merasa bahwa L’Fina sudah sukses dan berhasil.
Implikasi dari kesimpulan penelitian terkait beberapa aspek yang masih dikeluhkan pengguna dan dapat menjadi masukan bagi BLU Unsoed adalah: (1) melakukan sosialisasi dan training secara berkala terkait aplikasi, untuk pengguna lama maupun baru dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif menyangkut teknis penggunaan aplikasi dan teknis aturan keuangan terkait pembayaran kas; (2) Melakukan integrasi dengan sistem lainnya dalam rangka efektivitas dan efisiensi kerja, seperti integrasi dengan SIMAPAN dan SIHURA; (3) melakukan upgrade infrastruktur (server) serta melakukan pemilihan vendor jaringan internet yang terbaik untuk mendukung aplikasi L’Fina; (4) pengembangan L’Fina sebaiknya dilakukan dengan lebih melibatkan pengguna; (5) memperbaiki serta menambah fitur-fitur aplikasi untuk mengakomodir kebutuhan para pengguna; (6) melakukan penegasan tugas dan kewenangan terkait fungsi help desk agar tidak ada yang saling “lempar tugas” diantara pemilik aplikasi dengan tim pengembang sehingga aplikasi bisa berjalan dengan baik; (7) melakukan penambahan personil help desk disertai pelatihan yang memadai untuk menciptakan layanan sistem informasi yang baik dan memenuhi ekspektasi pengguna.
This research is a qualitative descriptive research conducted in BLU Unsoed related to payment and electronic cash disbursement process (e-payment) by using L’Fina application. This research entitled “Evaluation of The Electronic Payment (E- Payment) Application System Implementation in Jenderal Soedirman University Using HOT-Fit Method”. This research aims to evaluate the implementation of L’Fina application in BLU Unsoed by using HOT-Fit Method if it can solve the late payment of cash which is viewed from people aspect, organization, and its technology.
The data was collected through structured interview, in-depth interview, document review, and field observation. Structured interview was conducted to 55 application user which include 9 units under BLU Unsoed. In-depth interview is conducted to application users and application developers who were selected based on their role and experience in using and or developing application. Document review and field observations were conducted to provide assurance on information obtained from structured interviews and in-depth interview.
Based on the research and data analysis, it is found that the L'Fina applications has generally been able to solve the late payment of cash problem, factor in the delays in some cases is due to factors outside the system.Assessment result of the L'Fina implementation was measured by using HOT-Fit methods that is from two global measurement criterias (global measurement), 69.09% of users feel that the performance of L'Fina is good and 58.18% of users feel that L'Fina is already successful and works out.
Implication of the research conclusion related to some aspects which are still complained by users and can be the input for BLU Unsoed are: (1) conducting reguler socialization and training related to application for old and new users in order to give comprehensive understanding regarding the use of application techniques and financial rule techniques related to cash payments; (2) conducting optimal integration with other systems in order to achieve effectiveness and efficiency of work, such as SIMAPAN and SIHURA integration; (3) upgrading the infrastructure (server) and selecting the best internet network vendor to support L’Fina application; (4) developing L’Fina by involving the users; (5) improving and increasing application features to accomodate the user needs; (6) performing the duties and authorities affirmation related help desk function in order to avoid “throwing task” between application owner and developer team so the application
can run well; (7) increasing the number of help desk personels with adequate trainning to create good information system service and meet user expectation.

594615773C1G014005EVALUASI PENERAPAN e-FAKTUR OLEH PENGUSAHA KENA PAJAK
(STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA PURWOKERTO)
Penerapan e-Faktur merupakan terobosan DJP dalam membenahi administrasi PPN di mana e-Faktur adalah bagian yang terintegrasi dengan terobosan pembenahan administrasi PPN lainnya yang meliputi proses registrasi ulang PKP, penerapan e-SPT dan penerapan e-Nofa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan e-Faktur dapat mengurangi beban administrasi PPN dan dapat meningkatkan kepatuhan pelaporan PPN oleh PKP yang terdaftar pada KPP Pratama Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan e-Faktur dapat mengurangi beban administrasi PPN pada KPP Pratama Purwokerto, yaitu padaSeksi Pelayanan: mempermudah proses penerimaan SPT Masa PPN, mempermudah alur dokumen dan efisiensi dalam hal penyimpanan dokumen SPT Masa PPN;Seksi PDI: proses pengecekan, perekaman dan distribusi SPT Masa PPN lebih berkurang; Seksi Waskon II, III dan IV: proses telaah untuk keperluan pembuatan klarifikasi atas kebenaran pelaporan SPT Masa PPN, proses penelitian dalam rangka pengawasan dan analisis risiko PKP menjadi lebih mudah;Fungsional Pemeriksa Pajak: pengajuan konfirmasi faktur pajak masukan ke KPP tempat PKP lawan transaksi menjadi berkurang, proses pengujian kebenaran faktur pajak dan proses pemeriksaan menjadi lebih efisien.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara umum, penerapan e-Faktur dapat meningkatkan kepatuhan formal dan kepatuhan materialpelaporan PPN oleh PKP namun di sisi lain terdapat penurunan kepatuhan formal dalam hal ketepatan waktu pelaporan SPT Masa PPN di mana jumlah PKP yang menyampaikan SPT Masa PPN tidak tepat waktu (telat/tidak melaporkan) menjadi meningkat.
The implementation of e-Invoices represents a systematic breakthrough from Directorate General of Taxes in improving the administration of VAT. e-Invoices is an integrated part of administrative reform breakthroughs include re-registration process for Taxable Suppliers (Taxable Persons), the implementation of e-SPT and the implementation of e-Nofa. The purpose of this study was to determine whether the application of e-Invoices can reduce the administrative burden of VAT and improve the compliance of Taxable Supplier who listed on Small Tax Office (STO) Purwokerto in reporting VAT collection. This research uses descriptive method with qualitative approach.
The research shows thatthe implementation of e-Invoices can reduce the administrative burden of VAT on STO Purwokerto, on the Services Section: the implementation of e-Invoices facilitates the admission process of VAT Return, facilitates the flow of documents and increases the efficiency of document storage space for VAT Return; on the Processing of Data and Information Section: the implementation of e-Invoices reduces the process of checking, recording data and distributing VAT Return document; on the Monitoring and Counseling Sections II, III and IV: the implementation of e-Invoices facilitates the process in clarifying, risk analyzing, and other supervising activity concerning VAT Return become more accurate and efficien; for the Tax Auditor: the implementation of e-Invoices reduce the conformation process regarding tax credit and help the tax auditor in carrying his/her assigment to ensure the validity of VAT Return and its supporting documents and transactions so that the audit process becomes more efficient.
The results showed that the implementation of e-Invoices can increase formal compliance and material compliance in reporting VAT by Taxable Supplier butit also showed that there is a decrease in formal compliance in terms of timeliness of reporting the VAT Returns, the number of VAT Return thatreported on unappropriate time (late/not reported) is increased.
594715774D1E011261FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PETERNAK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA TERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN KLATENPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik peternak (pendidikan, umur, jumlah ternak, lama beternak, motivasi ternak) dengan kemandirian peternak dalam pengambilan keputusan usaha ternak sapi perah. Penelitian dilakukan dengan metode survey kepada peternak sapi perah di Kabupaten Klaten. Metode purposive sampling dilakukan untuk pengambilan sampel wilayah, kecamatan terpilih memiliki populasi sapi perah 1000 ekor (Jatinom, Tulung dan Kemalang). Jumlah responden sebanyak 79 orang (20% dari jumlah anggota kelompok tani) yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan Statistik deskriptif dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang lulus SD sebanyak 53 responden yang berusia antara 15-65 tahun, lama beternak berkisar 1-30 tahun dan jumah ternak yang dipelihara 1-5 ST. Peternak memiliki motivasi yang tinggi dalam beternak sapi perah dan cukup mandiri dalam pengambilan keputusan. Hasil analisis menunjukan umur peternak, lama beternak, tingkat pendidikan, jumlah ternak tidak memiliki hubungan yang nyata dengan kemandirian peternak (P>0,05) sedangkan motivasi beternak memiliki hubungan yang nyata dengan kemandirian peternak (P<0,05)This study had been conducted to assess the relationship between dairy cattle farmers’ characteristics (education, age, number of cattle, farming period, farming motivation) and self-reliance in decision-making related to their business. The research used a survey method. By using a purposive sampling method, this researh have chosen three sub-districts in Klaten regency as the research sites, i.e. Jatinom, Tulung dan Kemalang, where there were one thousand populations of dairy cattle. The respondents were 79 dairy farmers, or 20% from the members of farmer communities, who were selected by using random sampling technique. Data analysis used descriptive statistics and Rank Spearman. This research shows that 35 respondents were graduated from elementary school, they were 15-65 year old, and whose farming period was about 1-30 years and number of the cattle was 1-5 LSU. They had a high motivation in farming and were quite independent in makinng any decision. However, the result of data analysis reveals that their age, farming period, academic background, and the number of cattle are not significantly correlated to their self-reliance (P>0,05) to which their farming motivation has a significant correlation (P<0,05).
594815775H1E012011Rancang Bangun Sistem Pengontrol Suhu Tipe On-off Pada Pembuatan Pupuk Organik Padat Menggunakan Penguat OperasionalTelah dilakukan penelitian rancang bangun sistem pengontrol suhu tipe on-off pada proses pembuatan pupuk organik padat. Sensor suhu (LM35), kombinasi op-amp (sebagai penguat dan komparator), dan motor dc 12 volt digunakan untuk keperluan tersebut. Suhu proses dijaga tetap berada pada rentang 50-65 oC dengan cara mengatur buka-tutup penutup media. Kontroller memerintahkan buka-tutup penutup berdasarkan informasi umpan balik suhu dari sensor LM35. Di kontroller, sinyal dari sensor LM35 dikuatkan oleh op-amp sebesar 9,47 kali. Hasil penguatan selanjutnya dibandingkan dengan tegangan referensi yaitu 5 dan 6,05 volt. Tegangan tersebut merepresentasikan suhu batas bawah (50 oC) dan batas atas (65 oC) dari proses. Pengujian kontroller dan aktuator dilakukan secara terpisah. Kinerja kontroller on-off diamati di laboratorium menggunakan media prototype. Hasil pengujian selama 78 menit menunjukkan bahwa kontroller yang dibuat mampu mempertahankan suhu media prototype pada rentang 50-65 oC. Adapun uji kinerja buka-tutup aktuator dilakukan pada media yang sebenarnya dan diperoleh hasil yaitu kecepatan saat membuka adalah 0,12 m/s dan saat menutup adalah 0,1 m/s.Research and development of on-off type temperature controller for solid organic manure has been done. Temperature sensor (LM35), combination of op-amp (as amplifier and comparator), and 12 volts dc motor are used for that purpose. The process temperature is maintained at 50 to 65 oC through the regulation of lid media opening. The controller actuated the lid based on feedback information taken from LM35. Op-amp gain in the controller is set at 9.47. The amplified signal is then compared to reference voltages which are 5 and 6.05 volts. Those are representing lower temperature limit (50 oC) and upper temperature limit (65 oC) respectively. Controller and actuator are examined separately. The controller performance is observed using a prototype media in laboratory. The result showed that the controller could maintain media temperature within its operational range (50 – 65 oC) during 78 minutes. While the actuator test capability is performed at real plant. The result indicated the speed of opening and closing of the lid at 0.12 m/s and 0.10 m/s respectively.
594915776C1C012093Determinan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten TasikmalayaPenelitian ini bertujuan untuk menguji faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah SKPD di Kabupaten Tasikmalaya. Pemilihan sampel dengan metode Simple Random Sampling dengan menggunakan rumus Slovin dan didapat sampel minimal berjumlah 41 SKPD. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik pengumpulan data yaitu menyebarkan kuesioner kepada bagian keuangan pada setiap SKPD. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian membuktikan bahwa kompetensi sumber daya manusia, prosedur akuntansi keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan komitmen organisasi tidak berpengaruh siginifikan terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Hasil pengujian Adjusted R square menunjukkan bahwa pengaruh kompetensi sumber daya manusia, prosedur akuntansi keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal dan komitmen organisasi terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebesar 76,6% sedangkan 23,4% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survey tanpa dilengkapi wawancara secara langsung dengan responden.
This study aimed to examine which factors that influence the financial report quality of Tasikmalaya district government.
The researcher uses quantitative design with survey method. The population is the SKPD of Tasikmalaya district, taken by using the simple random sampling and slovin formulation with the total minimum sample 41 SKPD. The researcher uses primary data. In collecting the data, the researcher gave the quessionare to the financial department of SKPD. In analyzing the data, the researcher uses multiple linear regression analysis.
Based on the research result, it is proven that there are significant influences of the human resources competency, the district financial accounting procedures, the utilization of technology and informative, and the internal control system to the financial report quality of Tasikmalaya distric government. Whereas, there is no significant influence of the organization commitment to the financial report quality of Tasikmalaya distric government. The result of Adjusted R Square showed that the influence of human resources competency, the distric financial accounting procedures, the utilization of technology and informative, and the internal control system to the financial report quality of Tasikmalaya distric government is 76,7% and the 23,3% can be explained by other non examined variables. The limitation in this study is the use of survey method without the interview with the respondents.
595015778A1L109021PENGARUH PELAPISAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera var. chinensis) DENGAN PENAMBAHAN GLISERIN PADA BUAH PISANG AMBONPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel lidah buaya terhadap masa simpan dan kesegaran buah pisang, mengetahui pengaruh gliserin terhadap masa simpan dan kesegaran buah pisang, mengetahui pengaruh kombinasi gel lidah buaya dan gliserin terhadap masa simpan dan kesegaran buah pisang serta mengetahui pengaruh kombinasi gel lidah buaya dan gliserin terhadap kualitas fisik dan kimia pada buah pisang. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, mulai Maret 2016 sampai dengan April 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yang masing-masing terdiri dari 4 taraf. Faktor pertama yaitu gel lidah buaya dengan konsentrasi 0%, 80%, 85% dan 90%. Faktor kedua yaitu gliserin dengan konsentrasi 0%, 4%, 7% dan 10%. Variabel yang diamati yaitu prosentase kerusakan, susut bobot, warna kulit luar, lama simpan dan variabel suhu dan kelembaban ruangan. Data dianalisis dengan uji F, apabila terdapat keragaman dilanjutkan dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan penurunan susut bobot tertinggi yaitu pada perlakuan konsentrasi gel lidah buaya 0% dan gliserin 0% sebesar 20,67 g dan yang terendah yaitu pada perlakuan konsentrasi gel lidah buaya 85% dan gliserin 4% sebesar 9,83 g. Pada perlakuan konsentrasi gel lidah buaya 80% dan gliserin 4% menunjukkan prosentase kerusakan terendah yaitu 39,99%. Perlakuan konsentrasi gel lidah buaya 85% dan gliserin 4% menghasilkan skor warna terendah yaitu 4,4. Perlakuan konsentrasi gel lidah buaya 85% dan gliserin 4% berpengaruh paling baik terhadap lama simpan buah pisang ambon selama 5 hari.This study aims to determine the effect of aloe vera gel on the shelf life and freshness of bananas, determine the effect of glycerin on the shelf life and freshness of bananas, know the effect of aloe vera gel and glycerin to the shelf life and freshness of bananas and to know the effect of the combination of aloe vera gel and glycerin to the physical and chemical quality of the bananas. Research conducted at the Laboratory of Agronomy and Horticulture Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman of University, from March 2016 until April 2016. This study used a completely randomized design (CRD) with two factors, each of which consists of 4 levels. The first factor is the aloe vera gel with a concentration of 0%, 80%, 85% and 90%. The second factor, namely glycerin with a concentration of 0%, 4%, 7% and 10%. Variables observed that the percentage of damage, weight loss, skin color outside, the old store and variabel temperature and humidity of the room. Data were analyzed by F test, if there were variations followed by Least Significant Difference (LSD) with a 5% error level. The results showed a decrease in the highest weight loss in the treatment aloe vera concentration 0% and glycerin 0% (20.67 g) and the lowest is in treatment aloe vera concentration 85% and glycerin 4% (9.83 g). In the treatment of aloe vera concentration 80% and glycerin 4% shows the percentage of damage lowest at 39.99%. Treatment aloe vera concentration 85% and glycerin 4% produce color score lowest is 4.4. Aloe vera concentration 85% and glycerin 4% most excellent treatment effect on the old banana fruit shelf for 5 days.
595115777E1A112030KEPUTUSAN FIKTIF NEGATIF
SEBAGAI OBJEK SENGKETA TATA USAHA NEGARA
( Studi Putusan Nomor : 94/G/2013/PTUN-SMG )
Penelitian ini bersumber pada Putusan PTUN Semarang Nomor : 94/G/2013/PTUN-SMG, bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kewenangan mengadili Peradilan Tata Usaha Negara dalam sengketa yang berkaitan dengan keputusan fiktif negatif , pertimbangan hukum hakim dalam mengadili sengketa yang berkaitan dengan keputusan fiktif negatif pada Putusan Nomor : 94/G/2013/PTUN-SMG, dan amar putusan dengan tidak adanya diktum putusan yang mewajibkan tergugat untuk menerbitkan Keputusan Tata Usaha Negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan.
Penggugat ialah TH. Widodo Hariwiosoutomo, dkk, melawan Lurah Bulu Lor Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai Tergugat II Intervensi. Bahwa yang menjadi objek sengketa dalam perkara ini yaitu sikap diam dari Lurah Bulu Lor Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, atas surat dari Para Penguggat bertanggal 19 April 2013, perihal permohonan surat keterangan tidak sengketa dan penguasaan tanah negara bebas yang diterima oleh Lurah Bulu Lor (Tergugat) tanggal 22 Mei 2013 (selanjutnya disebut sebagai KTUN Fiktif negatif sebagai objek sengketa).
Berdasarkan penelitian dan pembahasan maka pada intinya bahwa sikap diam tergugat termasuk KTUN Fiktif Negatif Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara. Pertimbangan hakim sudah tepat dalam mengadili sengketa a quo, dengan menyatakan Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa berupa KTUN Fiktif Negatif melanggar Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik. Dalam amar putusan harusnya di cantumkan diktum putusan yang memerintahkan tergugat untuk mengeluarkan KTUN sesuai Pasal 3 Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara.
The study comes on the Administrative Court Decision Semarang Number : 94/G/2013/PTUN-SMG, aims to determine and analyze the authority to prosecute Monitoring of the State in the dispute related to the decision by negative, the legal considerations the judge in charge of prosecuting the dispute related to the decision by negative to Decision No. : 94/G/2013/PTUN-SMG, and the ruling with the dictum of decision requiring the defendant to issue a decision of the State. This study using the method of research legal normative, with legislation.

The plaintiff is TH. Widodo Hariwiosoutomo, al, against the Head of Lor, Semarang northern city of Semarang and PT Indonesia Railway (Persero) as defendant of Intervention, that became the object of dispute in this case the silences of the Head of Lor District. the name of Semarang, the city, for a letter from The plaintiff dated 19 April 2013, concerning the application of the certificate of disputes and mastery of the country which was accepted by the Head of Lor (Tergugat) on 22 May 2013 (furthermore, be referred to as KTUN Fictitious negative as the dispute).

Based on research and discussion on the point that silences defendant, including KTUN Fictitious Negative Article 3 paragraph (1) the Monitoring of the State. Consideration of the judge is to prosecute the dispute over a quo, noting that defendant in issuing the dispute in the form of KTUN Fictitious in New York violated the Foreign Ship Regulation and are valid and Asas-Asas of the government of The Fine. In the ruling of the supposed " dictum of decisions that ordered the defendant to get KTUN in accordance with Article 3 of Law Monitoring of the State.

595215779E1A012070PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH KEJAKSAAN NEGERI SLAWI (STUDI DI WILAYAH HUKUM KABUPATEN TEGAL)Penulisan skripsi ini membahas mengenai Pencegahan Tindak Pidana Korupsi oleh Kejaksaan Negeri Slawi (Studi di Wilayah Hukum Kabupaten Tegal). Hal ini dilatarbelakangi karena banyaknya kasus tindak pidana korupsi di Indonesia yang sudah menjadi budaya, maka dari itu pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia sangat penting untuk memberantas tindak pidana korupsi.
Upaya Kejaksaan Negeri Slawi Kabupaten Tegal dalam melakukan pencegahan tindak pidana korupsi berdasar pada Pasal 30 ayat (3) huruf a Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dan Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Slawi Nomor: KEP-40/0.3.43/10/2015, tanggal 20 Oktober 2015 tentang Pembentukan TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) Kabupaten Tegal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Slawi Kabupaten Tegal dan untuk mengetahui hambatan terhadap upaya pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Slawi Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan sumber data primer dan data sekunder.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Slawi Kabupaten Tegal telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hal yang perlu diperbaiki ialah peran Pemerintah Kabupaten Tegal supaya upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Kabupaten Tegal bisa maksimal.

Writing this thesis discusses the Prevention of Corruption by the State Prosecutor Slawi (Studies in Legal Jurisdiction Tegal). This is motivated because the number of corruption cases in Indonesia, which has become a culture, and therefore the prevention of corruption in Indonesia is very important to eradicate corruption.
Efforts Slawi Tegal District Prosecutor in the prevention of corruption, based on Article 30 paragraph (3) a of Law Number 16 of 2004 on the Prosecutor and Chief State Prosecutor decree Slawi No. KEP-4/0.3.43/10/2015, dated October 20, 2015 on the Establishment of TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) (Team Guards and Security Government and Regional Development) Tegal regency.
The purpose of this study was to determine the prevention of corruption in the jurisdiction of the District Court Slawi Tegal and to identify barriers to the prevention of corruption in the jurisdiction of the District Court Slawi Tegal. This study uses a sociological juridical approach to the source of primary data and secondary data.
These results indicate that the efforts of corruption by State Prosecutor Slawi Tegal District has been in accordance with legislation. Things need to be improved is the role of the Government of Tegal so that efforts to prevent corruption in Tegal can be maximized.

595315780H1B011019ANALISIS MODEL DINAMIK INTRA-HOST MALARIA DENGAN PENGOBATANABSTRAK. Malaria adalah penyakit yang diakibatkan oleh plasmodium dan ditularkan oleh nyamuk Anopheles. Setelah plasmodium masuk ke dalam tubuh manusia, maka plasmodium akan langsung masuk ke dalam sel darah merah, kemudian berkembang dan pecah menghasilkan merozoit. Pengobatan penyakit malaria digunakan untuk mengurangi risiko perkembangan merozoit di dalam tubuh manusia. Dinamika penyebaran merozoit di dalam tubuh manusia dapat dimodelkan ke dalam model matematika yang dikenal dengan nama model intra-host malaria. Karakteristik model dapat dipelajari dari titik kesetimbangan dan angka reproduksi dasar. Terdapat dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan endemik yang keduanya bersifat stabil asimtotis. Angka reproduksi dasar digunakan untuk mengetahui suatu kemungkinan terjadinya endemik penyakit dalam suatu populasi pada masa mendatang. Berdasarkan model, titik kesetimbangan akan stabil asimtotis jika dan hanya jika R0 kurang dari sama dengan nol dan parasit (merozoit) di dalam tubuh akan habis. Jika R0 lebih dari nol, maka titik kesetimbangan endemik akan stabil asimtotis dan merozoit di dalam tubuh akan tetap ada. Ini berarti sel imun tubuh dan pengobatan tidak dapat melawan infeksi malaria di dalam tubuh.ABSTRACT. Malaria is a disease caused by plasmodium which is transmitted by a Anopheles mosquito. After plasmodium sign in human body, then plasmodium will sign in red blood cells, and than growth and broken to produce merozoit. A treatment of malaria is used to reduce the risk of the growth of merozoit in the human body. The dynamics of meerozoit in the human body can be represented in a mathematical model known as the Intra-Host model of malaria. Characteristics of the model can be studied from the equilibria points and a basic reproduction number (R0). There are two points of the equilibria, namely a disease-free equilibrium and endemic equilibrium, where both are asymptotically stable. The basic reproduction number is used to determine the likelihood of an endemic disease in a population in the future. The disease-free equilibrium point asymptotically stable if and only if R0 is less than or equal one and parasites (merozoites) in the body will be depleted. If R0 is greater than the endemic equilibrium point will be asymptotically stable and merozoites in the body will remain there. This means the body's immune cells and treatment of malaria can not fight infections in the body.
595415781E1A012016PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH KEJAKSAAN NEGERI JAKARTA UTARA
(Studi di Wilayah Hukum Kota Jakarta Utara)
Penulisan skripsi ini mengulas perihal Pencegahan Tindak Pidana Korupsi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Studi di Wilayah Hukum Kota Jakarta). Hal ini dilatarbelakangi oleh suburnya praktik tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia yang seakan tidak ada habisnya, maka dari itu dibutuhkan langkah pencegahan tindak pidana untuk menanggulangi tindak pidana korupsi yang terjadi. Upaya Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dalam melakukan pencegahan tindak pidana korupsi berdasar pada Pasal 30 ayat (3) huruf a Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor: 152/A/JA/10/2015 tentang Pembentukan TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) adalah dengan menyelenggarakan program pembinaan masyarakat taat hukum (BINMATKUM) dan membentuk TP4D kota Jakarta Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pencegahan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan walaupun belum optimal untuk memberantas korupsi sebagaimana yang diharapkan.
Writing of this review concerning the Prevention of Corruption by North Jakarta District Court (Studies in Jakarta City Jurisdiction). This is motivated by the proliferation of the practice of corruption that occurred in Indonesia, which seemed to have no end, and therefore crime prevention measures are required to tackle corruption that happens. Efforts Jakarta District Court North in the prevention of corruption, based on Article 30 paragraph (3) a of Law Number 16 of 2004 on the Prosecutor and the Decree of the Attorney General No. 152 / A / JA / 10/2015 on the Establishment of TP4D ( Team Guards and Security Government and Regional Development) is to organize a law-abiding community development program (BINMATKUM) and formed TP4D North Jakarta. The purpose of this study was to determine the prevention of corruption in the jurisdiction of the District Court of North Jakarta and knew the obstacles faced in the prevention of corruption in the jurisdiction of the District Court of North Jakarta. This study uses a sociological juridical approach to the source of primary data and secondary data. These results indicate that the efforts of corruption by the North Jakarta District Court in accordance with the legislation, although not optimal for combating corruption, as expected.
595515783D1E011235Hubungan antara Motivasi Peternak dengan Perilaku Usaha Peternak Kambing di Kecamatan KaranglewasPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat motivasi peternak kambing, perilaku usaha yang meliputi perencanaan usaha, pengembangan usaha, dan pola pikir peternak, serta mengenalisa hubungan antara motivasi dengan perilaku usaha peternak kambing di Kecamatan Karanglewas. Penelitian ini menggunakan metode survey di mana penetapan sampel wilayah menggunakan Stratified Random Sampling dan penetapan sampel responden menggunakan Random Sampling sebanyak 20%. Jumlah responden yang terpilih sebanyak 114 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi peternak pada tingkat kebutuhan fisiologis terkategori tinggi, kebutuhan rasa aman terkategori tinggi, kebutuhan sosial terkategori sedang, kebutuhan penghargaan diri kartegori rendah, kriteria perencanaan usaha terkategori rendah, kriteria pengembangan usaha terkategori sedang, kriteria pola pikir peternak terkategori baik. Hubungan antara motivasi peternak dengan perilaku usaha peternak yang ditinjau dari perencanaan usaha berhubungan nyata (0,196).Hubungan antara motivasi peternak dengan perilaku usaha peternak yang ditinjau dari pengembangan usaha tidak berhubungan nyata (0,143).Hubungan antara motivasi peternak dengan perilaku usaha peternak yang ditinjau dari pola pikir peternak tidak berhubungan nyata(0,102).

This study aimed to investigate the levels of goat farmers’ motivation in Karanglewas subdistrict, their business behavior including business planning, expansion, and orientation, and to analyse the relationship between their motivation and business behavior. Using a survey method, this research had site determined with Stratified Random Sampling and had respondents determimned with Random Sampling. The chosen respondens, who were 114 farmers, were selected 20% out of the total farmers in the area. Analysis methods were descriptive and Rank Spearman Correlation. The result of this research shows that the farmers’ motivation levels to the extent of physiological and safety needs were at a high category, social need was avarage, the need in self appreciation was low, business plan was low, business expansion was average, and to that of business orientation was good. The relation between their motivation and bussines behavior seen from business planning was significant (0,196), while the one seen from business expansion showed was insignificant (0,143), and so was that seen from their business orientation (0,102.)
Keywords: Motivation, Business Behaviour, Business Planning, Business Expansion, and Business Orientation, Goat Farmers
595615784C1G014056PENGARUH STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN,
SISTEM PENGENDALIAN INTERN, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CILACAP
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey yang bersifat asosiatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh standar akuntansi pemerintahan, sistem pengendalian intern, pemanfaatan teknologi informasi, dan sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Cilacap.
Populasi penelitian adalah seluruh Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK-SKPD) dan Auditor Inspektorat Kabupaten Cilacap. Jumlah responden penelitian ini adalah 43 responden. Data diolah dengan analisis regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar akuntansi pemerintahan, sistem pengendalian intern, pemanfaatan teknologi informasi, dan sumber daya manusia (secara simultan) berpengaruh (signifikan) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Sumber daya manusia secara parsial berpengaruh (signifikan) terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, sedangkan standar akuntansi pemerintahan, sistem pengendalian intern dan pemanfaatan teknologi informasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.
This research is the use of quantitative methods with a survey approach that is associative. The purpose of this research is to determine the effect of standar akuntansi pemerintahan, internal control systems, information technology utilization, and human resources to the quality of Cilacap Regency’s Local Government Financial Statements.
The research population is all the working units of local finacial administration (PPK – SKPD) and Auditor of Inspektorat Kabupaten Cilacap. 43 respondents are the respondents of this research. Data processing uses multiple regression analysis.
Result of the research shows that the standar akuntansi pemerintahan, internal control systems, information technology utilization, and human resources (simultanously) effect (significantly) to the local government financial statement quality. Partially, human resources affects (significantly) to the local government financial statement quality, meanwhile standar akuntansi pemerintahan, internal control system and information technology utilization the partial does not affect to the local government financial statement quality.
595715785F1C012069Film Sebagai Media Edukasi Alternatif Untuk Anak-Anak (Studi Kasus Penayangan Film Oleh Bioscil Di Yogyakarta)ABSTRAK
Di era saat ini, para pendidik tengah banyak melakukan eksperimen dalam mengajar, salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi. Media yang digunakan semakin variatif jenisnya, seperti televisi, permainan, musik, video, film, dan sebagainya. Di Yogyakarta, terdapat sekelompok pemuda yang mewadahi anak-anak dalam mengenal lebih jauh mengenai nilai-nilai kebaikan melalui sarana yang menghibur, yaitu Bioscil. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik dalam meneliti lebih jauh mengenai praktik kegiatan pemutaran film Bioscil serta respon langsung anak-anak sebagai penonton, dalam judul penelitian “Film Sebagai Media Edukasi Alternatif Untuk Anak-Anak (Studi Kasus Penayangan Film Oleh Bioscil di Yogyakarta)”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang teknik pengambilan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang dipakai untuk melengkapi penelitian ini adalah teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura. Melalui penelitian yang telah dilaksanakan, penulis mendapatkan hasil bahwa Bioscil menjadi salah satu sarana untuk menyebarluaskan film yang bersifat edukatif kepada anak-anak. Selain itu, Bioscil juga berperan dalam memaksimalkan fungsi film sebagai media hiburan yang mengandung nilai baik bagi anak-anak. Meskipun pada praktiknya, peran tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti latar belakang usia dan pendidikan anak tersebut.
ABSTRACT
In this era, many educators conduct a teaching experiment, one of them is by using the development of communication technology. The used media is becoming more various, such as television, games, music, video, film etc. In Yogyakarta, there is a group of youth who provide a medium for the children to acknowledge more about the goodness value through an entertaining medium, Bioscil. According to that case, the write is interested in conducting a deeper research in the practice of the Bioscil film playing activities and also the immediately respond from the children as the audiences in a research entitled “Film Sebagai Media Edukasi Alternatif Untuk Anak-Anak (Studi Kasus Penayangan Film Oleh Bioscil di Yogyakarta)”. This research is conducted by using Qualitative method, while the data collecting technique are through interview, observation and documentation. The theory which is applied in this research is social learning theory by Albert Bandura. Through the completed research, the writer concludes that Bioscil becomes one of the medium which spreads an educative film to the children. Besides, it also has a role in maximizing the film function as an entertaining medium which contains of goodness value for the children. Even though, practically, that role is influenced by several factors, such as the children age and education background.
595815786D1E011241ANALISI KINERJA EKONOMI USAHA TERNAK SAPI PERAH DI KABUPATEN KLATENTujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisa kinerja ekonomi melalui analisis pendapatan, Break Even Point (BEP), dan efisiensi ekonomi, 2) menganalisa pengaruh jumlah ternak, usia peternak, tingkat pendidikan peternak, dan pengalaman beternak terhadap pendapatan, BEP, dan efisiensi ekonomi pada usaha ternak sapi perah di Kabupaten Klaten. Penelitian dilakukan dengan metode survey dengan sasaran penelitian yaitu peternak sapi perah di Kecamatan Jatinom, Tulung, Kemalang, Kabupaten Klaten. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Peternak Sapi Perah, Break Event Point (BEP), Efisiensi Ekonomi (R/C), sedangkan Variabel Independennya yaitu skala usaha (jumlah ternak) sapi perah, usia peternak, tingkat pendidikan peternak dan lama beternak. Hasil perhitungan kinerja ekonomi usaha ternak sapi perah di Kabupaten Klaten cukup baik, hal ini digambarkan dalam satu tahun memiliki rataan pendapatan sebesar Rp 39.480.146,00, rataan Break Even Point sebesar 6.949,37 litter/tahun dan rataan efisiensi ekonomi sebesar 2,4. Pendapatan dipengaruhi oleh jumlah ternak, usia peternak, tingkat pendidikan dan lama beternak. Break Even Point dipengaruhi oleh jumlah kepemilikan ternak sedangkan efisiensi ekonomi dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan lama beternak. Kesimpulan dari analisis adalah usaha ternak sapi perah di Kabupaten Klaten layak dikembangkan karena kinerja ekonomi yang baik.The research aimed to 1) analyze the economic performance in terms of the revenue, Break Even Point (BEP), and economic efficiency; 2) analyze the effects of livestock number, dairy farmers’ age, education level, and farming experience on their husbandry revenue, BEP, and economic efficiency in Klaten Regency. The research had been conducted with survey method and targetted at dairy farmers in Jatinom, Tulung, and Kemalang sub-districts. The dependent variables were dairy cattle farmers’ revenue, Break Event Point (BEP), and Economic Efficiency (R/C), while the independent ones were dairy cows’ husbandry scale (number of cattle), farmers’ age, farmers’ education levels, and farming periods. The result of economic performance calculation shows that dairy cattle husbandry in the regency was quite good as described that the average of annual income was Rp 39,480,146.00; that of Break Even Point was 6949.37 litter/ year, and that of economic efficiency was 2.4. The revenue was affected by the number of livestock, farmers’ age, level of education and farming duration. BEP was influenced by the number of livestock while economic efficiency was by the education level and farming duration. The conclusion is that the dairy cows business in Klaten regency was appropriate for develompment due to the good economic performance.
595915787E1A010187SIKAP NEGARA INDONESIA TERHADAP MASUKNYA PESAWAT DORNIER DO-328 MILIK AMERIKA SERIKAT DI WILAYAH INDONESIA TAHUN 2013Negara yang berdaulat diartikan sebagai negara yang mempunyai kekuasaan tertinggi (supreme authority) yang berarti bebas dari kekuasaan negara lain. Wilayah kedaulatan Negara mencakup pula ruang udara di atas wilayahnya. Kedaulatan suatu negara di ruang udara di atas wilayah teritorialnya bersifat utuh danpenuh. Pelanggaran wilayah udara adalah suatu keadaan, di mana pesawat terbang suatu Negara sipil atau militer memasuki wilayah udara Negara lain tanpa izin sebelumnya dari negara yang dimasukinya. Berdasarkan Pasal 69 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan mengatur bahwa pesawat udara Negara asing yang hendak melakukan penerbangan di wilayah udara Indonesia harus mendapatkan izin terlebih dahulu kepada Pemerintah Indonesia. Pada Hari Senin 20 Mei 2013, Pesawat Dornier 328 milik Amerika Serikat terdeteksi oleh radar TNI AU sedang melakukan penerbangan di wilayah udara Indonesia tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui danmenjelaskan pelanggaran yang dilakukan oleh Pesawat Dornier 328 di wilayah udara Indonesia ditinjau dari hukum internasional dan hukum nasional Indonesia, bagaimana sikap Pemerintah Indonesia dalam menangani kasus Dornier 328. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (normative legal research), akan tetapi dalam rangka memperoleh data yang akurat penulis melakukan pengumpulan data dengan metode wawancara, mengumpulkan dari buku, majalah, surat kabar, dan dari internet dengan mengakses situs-situs yang terpercaya. Data yang penulis peroleh kemudian diolah dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesawat Dornier 328 telah melakukan pelanggaran di wilayah udara Indonesia, tindakan Pemerintah Indonesia dalam menindak kasus Dornier 328 belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diatur di dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta pengertian pesawat udara Negara asing di dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan tidak dijelaskan secara tegas sehingga menimbulkan kesulitan dalam menafsirkan pengertian istilah tersebut. Penulis menyarankan pada kasus pesawat Dornier 328 agar penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap pesawat dan muatannya sesuai dengan apa yang ditetapkan olehaturan di Negara Indonesia. Disamping itu perlu adanya paying hukum terhadap pelaksanaan prosedur pemberian sangsi pemidanaan sehingga Indonesia dapat menerapkan penegakan hukum sesuai dengan apa yang diharapkan menurut pelaksanaan penegakkan kedaulatan pemerintah.Sovereign state means a state has supreme authority wich it free from power of another state. All space include an sovereignity of the state and it is absolute. Air space violation is, if there is an civil state air plane or intlitary air plane enter to air space of another state without any permition.
Based on articel 69 Undang-Undang Republik Indonesia number 1 year 2009, about flight already regulated if there is any foreign air plane will have flight in indonesia’s are space have to get any permition from the goverment.
Monday, may 20th 2013 Domier America air plane detected by air force has flight without any permition the goal of this research is to explain air space violation did by dornier 328 in Indonesia’s air space. This reaserch is reviewed based on internasional law and national law. Goverment did respon on it didn’t appropriate yet with the regulation. The devinition about foreign air plane ddn’t explain clearly so it makes to interprate it’s. Writer propose to law enforcement can investigate on dornier 328 air plane and the contain wich regulated in national law and indonesia’s need procedure to give sanction and Indonesia’s can apply regulation what suppose to do .
596015789D1E011206HUBUNGAN ANTARA PANJANG BADAN, LINGKAR DADA, DAN TINGGI PUNDAK DENGAN BOBOT POTONGAN KARKAS SAPI SIMMENTALPenelitian yang berlokasi di Rumah Potong Hewan Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, ini bertujuan untuk 1) mengetahui ukuran panjang badan (PB), lingkar dada (LD), tinggi pundak (TP), dan bobot potongan karkas (BPK); dan 2) mempelajari hubungan antara PB, LD, TP, dengan BPK. Materi penelitian yang digunakan adalah 30 ekor sapi Simmental jantan. Variabel yang diamati adalah PB, LD, TP yang diukur dengan menggunakan alat pita ukur dan BPK yang diukur dengan menggunakan alat timbangan digital dengan kapasitas 2 ton dengan ketelitian 500 gram. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan pendekatan incidental sampling. Analisis penelitian menggunakan regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji ANOVA dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan karakteristik kuantitatif PB, LD, TP, dan BPK (karkas kanan depan/ KKaD, karkas kiri depan/ KKiD, karkas kanan belakang/ KKaB, karkas kiri belakang/ KKiB) sapi Simmental jantan masing-masing adalah 146,23 ± 3,95 cm, 194,83 ± 7,33cm, 140,23 ± 4,14cm, 71,73 ± 4,28kg, 71,19 ± 3,67kg, 71,23 ± 2,81kg, 70,04 ± 1,98kg. Hasil analisis regresi berganda potongan karkas (KKaD) menunjukkan hubungan nyata dengan mengikuti persamaan garis Y= -91,816 + 0,50PB + 0,22LD + 0,33TP. Bobot KKaD dipengaruhi oleh PB, LD, dan TP sebesar 79%. Hasil analisis regresi berganda potongan karkas (KKiD) menunjukkan hubungan nyata dengan mengikuti persamaan garis Y= -69,766 + 0,42PB + 0,17LD + 0,26TP. Bobot KKiD dipengaruhi oleh PB, LD, dan TP sebesar 70%. Hasil analisis regresi berganda potongan karkas (KKaB) menunjukkan hubungan nyata dengan mengikuti persamaan garis Y= -14,24 + 0,47PB + 0,05LD + 0,03TP. Bobot KKaB dipengaruhi oleh PB, LD, dan TP sebesar 58%. Hasil analisis regresi berganda potongan karkas (KKiB) menunjukkan hubungan nyata dengan mengikuti persamaan garis Y= 10,29+ 0,34PB+0,03LD+0,02TP. Bobot KKiB dipengaruhi oleh PB, LD, dan TP sebesar 58%. Dengan demikian, PB, LD, dan TP dengan BPK sapi Simmental mempunyai hubungan yang positif.Conducted at the slaughter house Mersi, Purwokerto, Central Java, this research aims at 1) measuring the sizes of the body length (BL), chest girth (CG), shoulder height (SH), and the weight of carcass parts of Simmental cattle (WCP); and 2) determining the relationship between BL, CG, SH, and WCP. The experiment used 30 male Simmental cattle as the research materials. The variables were BL, CG, SH, and WCP (front right carcass/FRC, front left carcass/FLC, back right carcass/BRC, and back left carcass/BLC) which were measured by using digital scale machine with a 2 ton capacity and 500 gram accuration. Framed in a survey method, this research employed an incidental sampling approach to collect the data. The research analyses were multiple regression, correlation coefficient, coefficient of determination, ANOVA test, and t-test. The result showed the mean of quantitative characteristics of cattle Simmental for the BL, CG, SH, and WCP were 146,23 ± 3,95 cm, 194,83 ± 7,33 cm, 140,23 ± 4,14 cm, 71,73 ± 4,28 kg, 71,19 ± 3,67 kg, 71,23 ± 2,81 kg, 70,04 ± 1,98 kg, respectively. The multiple regression analysis of FRC showed a relationship following a linear equation Y= -91,816 + 0,50 BL + 0,22 CG + 0,33 SH. The weight of FRC is influenced by BL, CG, and SH by 79%. The results of multiple regression analysis of carcass cuts (FLC) showed a relationship following a linear equation Y= -69,766 + 0,42 BL + 0,17 CG + 0,26 SH. The weight of FLC is affected by the BL, CG, and SH by 70%. The multiple regression analysis of BRC showed a relationship following a linear equation Y= -14,24 + 0,47 BL + 0,05 CG + 0,03 SH. The weight of BRC is influenced by the BL, CG, and SH by 58%. The multiple regression analysis of BLC showed a relationship following a linear equation Y= 10,29 + 0,34 BL + 0,03 CG + 0,02 SH. The weight of BLC is affected by the BL, CG, and SH by 58%. There is, therefore, a positive relationship between BL, CG, and SH and WCP of Simmental.