Artikel Ilmiah : E1A012293 a.n. FAZRUL MUHARAMSYAH

Kembali Update Delete

NIME1A012293
NamamhsFAZRUL MUHARAMSYAH
Judul ArtikelPengkategorian KTUN Yang Dikeluarkan Atas Dasar Hasil Pemeriksaan Badan Peradilan Lain (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 112/G/2015/PTUN-JKT).
Abstrak (Bhs. Indonesia)Skripsi ini berjudul : “Pengkategorian KTUN Yang Dikeluarkan Atas Dasar Hasil Pemeriksaan Badan Peradilan Lain” (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 112/G/2015/PTUN-JKT). Penelitian ini akan menguraikan mengenai pengecualian suatu Keputusan Tata Usaha Negara yang terdapat dalam Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004.
Tergugat dalam perkara a-quo adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dan objek gugatannya yakni Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.HH-05.KP.06.03 Tahun 2015 tanggal 5 Januari 2015 Tentang Penindakan Administratif berupa Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri Sebagai Pegawai Negeri Sipil atas nama Dwi Nanto Sunjoyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual.
Majelis Hakim berpendapat bahwa Surat Keputusan Objek Sengketa termasuk dalam KTUN yang dikecualikan menurut Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 sehingga PTUN Jakarta tidak berwenang untuk mengadili sengketa Tata Usaha Negara tersebut. Majelis Hakim menyatakan bahwa Surat Keputusan objek sengketa tidak sah, sehingga gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvantkelijkverklaard), seharusnya Surat Keputusan yang menjadi Objek Sengketa tidak termasuk dalam ketentuan Pasal 2 huruf (e) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan PTUN Jakarta berwenang untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)This thesis entitled: “Designation of State Administrations Decision Issud On The Basis of Other Judicial Court.” (Study of Jakarta state administration decision number 112/G/2015/PTUN-JKT). This study will explain the decision of the State Administration exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004.
Defendants in the case a quo is the Minister of Justice and Human Rights Republic of Indonesia, and the object of the lawsuit is the administrative decission Number M.HH-05.KP.06.03 about Dismissal With Respect Not By Own Request As Civil Servant on Behalf of Dwi Nanto Sunjoyo. The method that used in this research is normative juridical approach with the approach of legislation, casebased approach, and the conceptual approach.
The judges found that the dispute object decision letter is include in exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004, thereby Jakarta administrative court is not authorized to adjudicate The dispute. The judges stated that the dispute object decision letter is not valid so the lawsuit Plaintiffs declared inadmissible or NO (Niet Ontvantkelijkverklaard). The dispute object decision letter are not included in exemption contained Article 2 subpharagraph (E) Act Number 9 of 2004. Jakarta administrative court is authorities to check, decided, and solve The dispute.
Kata kunciPTUN, Pengecualian, Keputusan Tata Usaha Negara.
Pembimbing 1Dr. Kartono, S.H., M.H.
Pembimbing 2Weda Kupita, S.H., M.H.
Pembimbing 3H. Kadar Pamuji, S.H., M.H.
Tahun2016
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2016-08-15 18:32:40.796709
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.