Artikelilmiahs
Menampilkan 5.961-5.980 dari 48.839 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 5961 | 15788 | H1B011021 | PENERAPAN METODE TOPSIS PADA PEMILIHAN BENIH PADI | Metode TOPSIS merupakan salah satu metode dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang memiliki konsep memilih alternatif yang memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dengan solusi ideal negatif. Pada penelitian ini metode TOPSIS diaplikasikan untuk pemilihan benih padi. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan kualitas benih padi adalah umur tanaman, kerontokan, kerebahan, tekstur nasi, rata-rata hasil, dan organisme pengganggu tanaman (OPT). Bobot kriteria yang digunakan diperoleh dengan menggunakan metode AHP. Hasil pembobotan kriteria dari metode AHP akan menjadi nilai input pada metode TOPSIS dalam merangking alternatif yang akan dipilih. Pada penelitian ini, untuk perhitungan jarak alternatif menggunakan perhitungan jarak Manhattan, jarak Chebyshev, dan jarak Euclid kuadrat. Adapun hasil perangkingan benih padi yang diperoleh untuk masing-masing perhitungan jarak berbeda, hal ini menunjukkan bahwa untuk kasus yang sama, penggunaan jarak yang berbeda memungkinkan untuk mendapatkan hasil perangkingan yang berbeda pula. | TOPSIS method is one of the method in Decision Support Systems (DSS) which has the concept of choosing the alternative that has the closest distance to the positive ideal solution and has the farthest distance with the negative ideal solution. In this research, TOPSIS method was applied to the selection of rice seeds. The criteria used to determine the quality of the rice seeds are the age of the crops,losing, lodging, the rice’s texture, the average yield, and plant pest organism (PPO). The weight on each criteria used were obtained by using AHP method. The result’s value will be the input for the TOPSIS method to put the selected alternatives into ranking orders. In this research, the alternative distance calculation using the Manhattan distance calculation, the Chebyshev distance, and the Euclid Square distance. The result shows that each distance calculation has a different ranking orders. It concludes that using a different distance calculation would make a different ranking orders. | |
| 5962 | 15791 | D1E009222 | KINERJA EKONOMI USAHA PETERNAKAN KAMBING PERAH DI KABUPATEN TEGAL | Penelitian yang dilaksanakan mulai tanggal 29 November 2015 sampai 20 Desember 2015 di Kabupaten Tegal ini bertujuan untuk 1) mengetahui kinerja ekonomi usaha kambing perah yang terdiri dari pendapatan, efisiensi ekonomi dan Break Even Point (BEP), 2) mengetahui faktor-faktor produksi yang terdiri dari lama beternak, jumlah kepemilikan ternak, pakan, pendidikan, dan tenaga kerja dan pengaruhnya terhadap pendapatan, efisiensi ekonomi, dan Break Even Point (BEP). Penelitian dilakukan dengan metode survey di mana lokasi penelitiannya ditentukan dengan metode Purposive Sampling atau sengaja dan terpilih Desa Margasari dan Desa Dukuh Turi Kabupaten Tegal. Variabel Dependennya (Y) adalah pendapatan, Efisiensi Ekonomi (R/C), dan Break Event Point (BEP), sedangkan Variabel Independennya (X) adalah lama beternak (X1), jumlah kepemilikan ternak (X2), pakan (X3), pendidikan peternak (X4), dan tenaga kerja (X5).Hasil perhitungan analisis kinerja ekonomi usaha ternak Kambing Perah di Kabupaten Tegal dalam satu tahun memiliki rataan pendapatan sebesar Rp 5.665.950,00, rataan efisiensi ekonomi sebesar 1,98 dan rataan Break Even Point sebesar Rp 14.670. Pendapatan usaha ternak kambing perah dipengaruhi oleh lama beternak, jumlah kepemilikan ternak, pakan, dan tenaga kerja. Efisiensi ekonomi dipengaruhi oleh lama beternak, jumlah kepemilkan ternak, dan pakan. Break Even Point dipengaruhi oleh lama beternak, | This study, which had been conducted from November 29th to December 20th, 2105, in Tegal regency, aims at 1) determining the economic performance of dairy goat business which consists of revenue, economic efficiency, and Break Even Point (BEP), and at 2) assessing the factors of production which consists of the farming duration, the number of livestock, feed, education background, and employee, and at measuring their effects on the revenue, economic efficiency, and Break Even Point (BEP). Conducted by survey method, this research had selected two research sites with purposive sampling method, i.e. in village Dukuh Turi and Margasari of Regency Tegal. The dependent variables (Y) were revenue, economic efficiency (R/C), and Break Even Point (BEP), while the independent ones (X) were the farmers’ farming duration (X1), number of goats (X2), feed (X3), the farmers’ education background (X4), and employee (X5). The results of the economic performance analysis reveal that the average of annual income by dairy sheep farming in Tegal was Rp. 5.665.950,00, that of economic efficiency was 1,98, that of BEP was Rp. 14.670,00. The business income is influenced by farming periods, number of livestock, feed, and employee, while the economic efficiency is affected by the number of livestock and feed, and BEP is by farming duration. | |
| 5963 | 15740 | F1C012083 | Perbedaan Tingkat Kesenjangan Kepuasan Antara Majalah Cetak Dan Elektronik Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Dan Hiburan Pada Pembaca Perempuan: Kasus Majalah Gogirl! | Salah satu majalah dengan segmentasi wanita dan remaja yang popular dan banyak diminati oleh pembaca adalah majalah Gogirl!, majalah Gogirl! pun terbit dengan hadir dengan versi majalah cetak dan majalah elektronik. Keberadaan majalah cetak Gogirl! di kalangan para pembaca memegang peranan yang sangat penting. Walaupun marak bermunculan majalah dengan format baru yaitu majalah elektronik, tetapi majalah cetak Gogirl! mampu membuktikan bahwa keberadaannya tidak tergantikan oleh majalah elektronik. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perbedaan kesenjangan kepuasan antara majalah cetak dan elektronik pada pembaca majalah perempuan sebagai media yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pembaca perempuan majalah Gogirl! yang ada di Purwokerto sebesar 43 orang. Analisis data menggunakan uji t dan rumus discrepancy yang dioperasionalkan dengan perhitungan tabulasi silang dengan hasil pengujian untuk majalah cetak -1.812 < 1.989 < 1.812, menunjukkan H0 ditolak. Sedangkan untuk hasil penghitungan majalah elektronik -1.758 < 2.228 < 1.758, menunjukkan H0 ditolak juga. Itu menunjukkan adanya kesenjangan kepuasan pembaca majalah Gogirl! pada majalah cetak dan majalah elektronik dalam memenuhi kebutuhan informasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kesenjangan kepuasan antara kepuasan yang dicari (GS) dengan kepuasan yang diperoleh (GO) pembaca majalah perempuan dalam pemenuhan kebutuhan informasi dan hiburan pada majalah cetak dan majalah elektronik . | Moreover, one of the magazine with segmentation of women and teenagers are popular and much in demand by the readers is a Gogirl! magazine. Gogirl! magazine are filled with the print magazine and electronic magazine. The existence of the Gogirl! print magazine for the reader has a role to play a very important. Although the rise of the new format of electronic magazine, but the Gogirl! print magazine was able to prove that its existence is not replaced by electronic magazinep. This research using uses and gratification theory. The aim of this research is to know the difference gap the gratification discrepancy of the print magazine and electronic magazine for women’s magazine to fulfilling the needs of information and entertainment. In addition, this research uses quantitative method. The sample of this research was the woman reader who read Gogirl! magazine who lived in Purwokerto, totaling 43 peoples. Data analysis had used t test and discrepancy formula were operationalized with cross tabulation with the results of testing for the print magazine -1.812 < 1.989 < 1.812 shows H0 be rejected. As for the results for the electronic magazine -1.758 < 2.228 < 1.758, shows H0 be rejected also. It shows the gap the satisfaction of the readers of the print magazines Gogirl! and electronic magazines in meeting the needs of the information. The results shows that there is a difference the average gap of satisfaction between the satisfaction that is looking for (GS) with satisfaction the (GO) a women magazine in meeting the needs of information and entertainment for a print and electronic magazine. | |
| 5964 | 15792 | H1E012022 | PEMBUATAN BARIUM NEODIMIUM FERIT MENGGUNAKAN METODE HIBRID SOL-GEL SEBAGAI PENYERAP GELOMBANG MIKRO DAN KARAKTERISASINYA | Pembuatan material magnetik barium neodimium ferit menggunakan metode hibrid sol-gel telah dilakukan dengan komposisi (1-x) Ba(NO3)2 : x Nd(NO3)3 : 12 Fe(NO3)3 dimana 0 x 0,2 mol. Komersial Ba(NO3)2 dengan dengan kemurnian 99%, Nd2O3 (dengan kemurnian 99%), dan Fe3O4 dari pasir besi alam digunakan sebagai bahan baku. Dalam penelitian ini ketiga bahan tersebut diproses menggunakan metode hibrid sol-gel yang merupakan perpaduan antara metode sol-gel dan metode solid state reaction. Metode sol-gel meliputi pembuatan larutan prekusor, sintesis sol-gel, dan kalsinasi, sedangkan untuk metode solid state reaction terdiri dari proses kompaksi, presintering, dan sintering. Karakterisasi material magnetik yang diperoleh dilakukan menggunakan XRD, VSM, dan VNA masing-masing untuk menentukan struktur kristal dan komposisinya, sifat magnetik, dan kemampuan menyerap gelombang mikro dari material. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa jumlah fasa Ba6Nd2Fe4O15 meningkat dengan meningkatnya konsentrasi ion Nd3+, dengan struktur kristal heksagonal yang parameter sel a = b = 11,815 Å, dan c = 7,078 Å. Nilai magnetisasi saturasi material menurun dan nilai medan koersivitas meningkat dengan penambahan konsetrasi Nd3+. Sementara itu, sampel NBF3 mempunyai kemampuan terbaik dalam menyerap gelombang mikro dibandingkan dengan yang lain. Penyerapan gelombang mikro terjadi di beberapa titik frekuensi yaitu 8,44 GHz dengan RL sebesar -42,717 dB, 8,46 GHz dengan RL sebesar -40,4 dB, dan frekuensi 8,56 GHz dengan RL sebesar -41 dB. | Neodymium barium ferrite magnetic materials were prepared using hibrid sol-gel method with composition of (1-x) Ba(NO3)2 : x Nd(NO3)3 : 12 Fe(NO3)3 (0 x 0,2 mol). Commercial Ba(NO3)2 with 99% purity, Nd2O3 (99% purity), and natural Fe3O4 were used as raw materials. In this research, those three materials were processed using hibrid sol-gel method, which is combination of sol-gel method and solid state reaction method. Sol-gel method includes preparing precusor solution, sol-gel synthesis, and calcination, whereas solid state reaction method consists of three processes i.e. compacting, pre-sintering, and sintering. Characterization of the obtained magnetic materials was conducted using XRD, VSM, and VNA in order to determine crystal structure and its composition, magnetic properties and microwave absorption ability of the material, respectively. Characterization results several that formed Ba6Nd2Fe4O15 phase increase with increasing concentration of Nd3+ with hexagonal crystal structure, which has cell parameters a = b = 11,815 Å, and c = 7,078 Å. Saturation magnetization of the materials decreases and its coersivity field increases by increasing concentration of Nd3+. Meanwhile, NBF3 sample has the best microwave absorption ability compared to the others samples. The microwave absorption occurs at several centered frequencies i.e 8,44 GHz with RL of -42,717 dB, 8,46 GHz with RL of -40,4 dB, and 8,56 GHz with RL of -41 dB. | |
| 5965 | 15793 | A1H012047 | PENGARUH EDIBLE COATING BERBAHAN DASAR LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DENGAN LAMA PENCELUPAN YANG BERBEDA TERHADAP PERUBAHAN MUTU TAMPILAN BUAH ALPUKAT (Persea Americana Mill)SELAMA PENYIMPANAN | Buah alpukat (Persea Americana Mill) salah satu jenis buah yang mudah rusak (perishable commodities), karena mengalami proses yang cepat pada fase pemasakan, yang disebut fase klimakterik. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan mutu buah alpukat yang akan di ekspor menjadi turun. Salah satu metode dalam mempertahankan kualitas dan kesegaran buah dapat dilakukan dengan pemberian lapisan pada kulit buah yaitu dengan kemasan edible coating berbahan dasar lidah buaya. Variabel yang di ukur pada penelitian ini meliputi: perubahan warna, kekerasan, susut bobot dan total padatan terlarut. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh edible coating terhadap perubahan mutu tampilan buah alpukat dan mengetahui jenis perlakuan yang tepat untuk mempertahankan buah alpukat selama penyimpanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah uji statistika dengan Kinetika Perubahan Mutu. Perlakuan yang digunakan adalah waktu pencelupan (3, 5, dan 7 menit), konsentrasi CMC (tanpa CMC dan 1%), dan suhu penyimpanan (suhu dingin 12OC dan suhu ruang berkisar antara 28OC – 29OC). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan pencelupan selama 5 menit di suhu ruang (C1P5R) mampu mempertahankan nilai L, perlakuan dengan pencelupan selama 3 menit di suhu dingin (C1P3K) mampu mempertahankan nilai a(-) dan nilai kadar brix, perlakuan dengan pencelupan selama 7 menit di suhu dingin (C1P7K) mampu mempertahankan nilai nilai b(+) dan nilai kekerasan, dan perlakuan dengan pencelupan selama 3 menit di suhu ruang (C1P3R) mampu mempertahankan nilai susut bobot. | Avocado (Persea americana Mill) is one of the fruit easily damaged(perishable commodieties)because a process of rapid ripening phase,is climacteric phase. Damage can make the quality of avocado that will be exported to be down.One of the method in maintaining the quality and freshness of the fruit can be fixed by granting a replacement layer on the skin of the fruit with edible coating packaging made from aloe vera. The Variable tested in this research is changes of color, changes of hardness, changes of weight loss, and changes of brix levels. The purpose of the research find out the influence of edible coating on to changes the quality of avocadoand knowing the kind of treatment the right to retain of avocado during storage. Method used in this research is statistics test with the kinetics of quality changes. The treatment given is dyeing time (3, 5, and 7 minutes), the concentration of CMC (whitout CMC and 1%), and the storage temperature (temperature of 12OC and cold room temperature ranges between 28OC – 29OC). The results showed of the treatmentof dyeing for 5 minutesat room temperature (C1P5R) is able to maintain the value of L, the treatment of dyeing for 3 minutes in cold temperatures (C1P3K) is able to maintain the value of a (-) and the levels of brix, the treatment of dyeing for 7 minutes at cold temperatures (C1P7K) is able to maintain the values of b (+) and hardness values, and the treatment of dyeing for 3 minutes at room temperature (C1P3R) is able to maintain the weight loss value. | |
| 5966 | 15790 | H1B011007 | PENDEKATAN REGRESI BINOMIAL NEGATIF UNTUK MENGATASI MASALAH OVERDISPERSION PADA KASUS DATA DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014 | Model regresi Poisson dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel respon bertipe data count dengan satu atau lebih variabel prediktor. Pada regresi Poisson diasumsikan mean dan variansi dari variabel respon sama (equidispersion). Akan tetapi, dalam prakteknya sering terjadi pelanggaran asumsi ketika nilai variansi lebih besar dari mean, yang mengakibatkan terjadinya overdispersion. Salah satu metode yang dapat mengatasi masalah overdispersion yaitu regresi binomial negatif. Pada makalah ini dibahas model regresi binomial negatif untuk mengatasi masalah overdispersion pada data jumlah penderita DBD di Kabupaten Banyumas. Variabel prediktor yang digunakan yaitu jumlah rumah sehat, jumlah sanitasi yang belum layak, jumlah rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat, dan jumlah keluarga pra sejahtera. Hasil makalah menunjukkan bahwa model terbaik adalah model regresi binomial negatif dengan dua variabel prediktor yaitu variabel sanitasi yang belum layak berpengaruh secara positif sebaliknya variabel jumlah rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat berpengaruh secara negatif. | Poisson regression model can be used to analyze relationship between the response variable that is count data with one or more predictor variables. In the Poisson regression has assumption that the mean and variance of respon variable is equal (equidispersion). However, violations of the assumption kept happening when the variance greater than the mean, which resulted overdispersion. One methods to handle the overdispersion problem is negative binomial regression. In this research discussed negative binomial regression to handle the overdispersion problem on the number of dengue fever sufferers in Banyumas regency. The predictor variables that were used are the number of healthy house, the number of sanitation thats not feasible, the number of households that have clean and healthy lifestyle, and the number of pre prosperous family. The statistical calculation of this paper showed the best model is negative binomial regression model with two predictor variables : number of the sanitation thats not feasible had positive effect and the opposite the number of households that have clean and healthy lifestyle had negative effect. | |
| 5967 | 15794 | H1B011006 | MODEL INFEKSI VIRUS HEPATITIS B TANPA PENGOBATAN DAN DENGAN PENGOBATAN | Hepatitis B adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B. Infeksi virus hepatitis B terjadi ketika sel-sel hati kontak dengan virus hepatitis B. Dinamika infeksi virus hepatitis B dapat digambarkan secara matematis menggunakan model matematika. Untuk mengetahui pengaruh pengobatan, maka model matematika yang dikaji adalah model infeksi virus hepatitis B tanpa pengobatan dan dengan pengobatan. Kedua model mempunyai titik kesetimbangan bebas penyakit dan endemik yang terbukti stabil. Berdasarkan angka reproduksi dasar, parameter yang paling berpengaruh untuk mengontrol infeksi virus hepatitis B adalah efektifitas terapi dalam menghalangi infeksi virus hepatitis B, efektifitas terapi dalam menghalangi produksi virus hepatitis B dan pengobatan pada sel hati yang terinfeksi. Simulasi model menunjukkan bahwa tingkat pengobatan pada sel-sel hati yang terinfeksi merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam mengurangi penyebaran infeksi virus hepatitis B. | Hepatitis B is an infectious disease caused by infection of hepatitis B virus. The infection of hepatitis B virus occur when liver cells contact with hepatitis B viruses. The dynamics of the infection of hepatitis B virus can be described mathematically using a mathematical model. In order to understand the affect of a treatment to mathematical models are studied namely, models of hepatitis B infection with treatment and without a treatment. Both modesl have a disease free equilibrium and endemic equilibrium which are proven to be stable. Considering the basic reproduction number, the most parameter to be controled are efficiency of therapy in blocking new infection , efficiency of therapy in inhibiting virus production and treatment of infected cell. Simulation studies show that the level of treatment is the most influence factor in reducing the spread of infection of hepatitis B virus. | |
| 5968 | 15795 | H1B012044 | KLASIFIKASI KUALITAS SUSU SEGAR MENGGUNAKAN ALGORITMA LEARNING VECTOR QUANTIZATION | Learning Vector Quantization (LVQ) adalah metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) untuk pengklarifikasi pola dengan asumsi bahwa setiap output dapat mewakili satu kelas atau kategori tertentu. Pada penelitian ini metode LVQ diaplikasikan untuk mengklasifikasi kualitas susu segar di BBPTU-HPT Baturraden. Data yang digunakan adalah data kandungan susu segar di Farm Tegalsari pada bulan Januari 2016 – Maret 2016. Data tersebut merupakan data sekunder yang diambil dari BBPTU-HPT Baturraden. Dari 283 pengamatan yang tersedia, 158 pengamatan digunakan sebagai data pelatihan dan sisanya (125 pengamatan) digunakan sebagai data pengujian. Variabel input yang digunakan adalah lemak (X1), protein (X2), Bahan Kering Tanpa Lemak (BKTL) (X3), dan laktosa (X4), sedangkan variabel output yang digunakan adalah kualitas susu kelompok 1 dan kualitas susu kelompok 2. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa dengan menggunakan LVQ, pada bulan Maret 2016 diperoleh 117 individu sapi yang termasuk dalam kelompok 1 dan 8 individu sapi yang termasuk dalam kelompok 2. | Learning Vector Quantization (LVQ) is a method of Artificial Neural Network (ANN) for pattern clarification with the assumption that each output can represent one class or a particular category. In this study, LVQ method was applied to classify the quality of fresh milk in BBPTU-HPT Baturraden. The data used is the data content of fresh milk in farm Tegalsari in January 2016 - March 2016. The data is secondary data taken from BBPTU-HPT Baturraden. Of the 283 available observations, observations of 158 are used as training data and the rest (125 observations) is used as the test data. Input variables used are fats (X1), protein (X2), Dry Ingredients fatless (BKTL) (X3), and lactose (X4), while the output variables used are milk quality group 1 and group 2. The results of milk quality classification shows that by using LVQ, in March 2016 obtained 117 individual cows were included in group 1 and 8 individual cows were included in the group 2. | |
| 5969 | 15796 | A1C011074 | KONTRIBUSI USAHA PEMBUATAN GULA KELAPA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA SAMBIRATA KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS | Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah sentra produsen gula kelapa di Provinsi Jawa Tengah. Desa Sambirata merupakan salah satu desa produsen gula kelapa yang berada di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Usaha pembuatan gula kelapa di Desa Sambirata menjadi sumber pendapatan rumah tangga meskipun pendapatan yang diperoleh masih rendah yang disebabkan harga jual gula kelapa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui besarnya biaya produksi dan pendapatan bersih dari gula kelapa yang diterima oleh perajin di di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas; (2) mengetahui besarnya kontribusi dari usaha gula kelapa terhadap pendapatan rumah tangga perajin di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas pada bulan Maret 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan pengambilan data dilakukan wawancara dan observasi langsung. Jumlah yang menjadi responden dalam penelitian sebanyak 40 orang dan ditentukan secara simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis pendapatan rumah tangga perajin, dan analisis kontribusi pendapatan usaha pembuatan gula kelapa terhadap pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ekonomi pendapatan rata-rata dari usaha pembuatan gula kelapa selama satu bulan sebesar Rp 287.030,00 dengan biaya produksi sebesar Rp 2.652.970,00 dan penerimaan sebesar Rp 2.940.000,00. Sedangkan secara finansial pendapatan rata-rata dari usaha pembuatan gula kelapa selama satu bulan sebesar Rp 2.050.080,00 dengan biaya produksi sebesar Rp 889.920,00 dan penerimaan sebesar Rp 2.940.000,00 dari usaha pembuatan gula kelapa selama satu bulan. Besarnya kontribusi pendapatan usaha gula kelapa terhadap pendapatan rumah tangga perajin sebesar 10 persen, memberikan kontribusi kecil terhadap pendapatan rumah tangga dan bukan mata pencaharian utama. | Banyumas Regency is one of production central area of coconut sugar in Central Java. Sambirata Village is one of the village that produces coconut sugar based in Cilongok District Banyumas Regency. Coconut sugar is one of many products made from palm sap processing. Coconut sugar production business in Sambirata Village be a source of household income although income is still low caused the selling price of low. The purpose of this research is 1) Determining the amount of production costs and net income of coconut sugar in Sambirata Village Cilongok District Banyumas Regency; 2) Knowing the contribution from coconut sugar production toward the income of every household in Sambirata Village Cilongok District Banyumas Regency. This research was conducted in the Village of Sambirata, Cilongok District, Banyumas Regency on March 2016. The method used is the method of survey and the data collection was conducted by interviews and direct observation. The number with the respondents in the research is 40 people. The sampling of the farmer is determined by using Simple Random Sampling method. The analytical method used is the analysis of the costs and revenues, an analysis of income share, analysis family income and analysis contribution income of member household. The result of the research shows that economic the average cost of coconut sugar production bussiness for a month time period as follows is Rp 287.030,00, with the average cost of production and revenues amounting to Rp 2.652.970,00 and Rp 2.940.000,00. While the secondary that financially the average cost of coconut sugar production bussiness for a month time period as follows is Rp 2.050.080,00 with the average cost of production and revenues amounting to Rp 889.920,00 and Rp 2.940.000,00. Thus, The contribution of coconut sugar revenue toward household income is 10 percent, which is a small amount of income making it unfit to be a main source of livelihood. | |
| 5970 | 15797 | C1C011090 | PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014). Upaya pengelolaan perusahaan dengan menggunakan konsep Corporate Social Responsibility (CSR) saat ini menjadi begitu penting karena permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan makanan dan minuman semakin kompleks. Perusahaan harus tetap memberikan nilai tambah dimata para pemangku kepentingan dengan senantiasa meningkatkan kinerja keuangannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan yang diproksikan dengan rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price Earning Ratio (PER). Penelitan ini menggunakan variabel moderasi yang dihitung dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggunakan seluruh indikator berdasarkan peraturan BAPEPAM No.VIII.G.2 Tahun 2013. Penelitian ini mengambil sampel perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI yang berjumlah 16 perusahaan, namun ada 3 perusahaan yang tidak memenuhi kriteria dalam sampel yang diteliti, maka hanya menggunakan 13 perusahaan dengan menggunakan data laporan keuangan tahunan secara berturut-turut dari tahun 2011-2014. Hasil pengujian menunjukkan : 1. Pengaruh ROA terhadap PER, berpengaruh positif. 2. Pengaruh EPS terhadap PER, berpengaruh positif. 3. Pengaruh CSR dalam memoderasi kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan, berpengaruh positif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa semua hipotesis menunjukkan pengaruhnya terhadap nilai perusahaan yang di hasilkan. | This study aims to determine the effect of financial performance of the Company Values with Corporate Social Responsibility (CSR) as a variable Moderation (Empirical Study on Food and Beverage Company Listed in Indonesia Stock Exchange Year 2011 to 2014). The efforts to manage the company by using the concept of Corporate Social Responsibility (CSR) is now becoming so important because of the problems faced by food and beverage companies increasingly complex. Companies must continue to provide added value in the eyes of stakeholders by continuing to improve its financial performance. The purpose of this study is to determine the effect of the financial performance proxied by the ratio of the value of the company's profitability is proxied by Price Earning Ratio (PER). This research uses a moderating variable calculated by the disclosure of Corporate Social Responsibility (CSR) by using all the indicators based on BAPEPAM No.VIII.G.2 2013. This study took samples of food and beverage companies listed on the Stock Exchange which amounted to 16 companies, but there are three companies that do not meet the criteria in the sample studied, it only uses 13 companies using data from the annual financial statements in a row from 2011-2014. The test results showed: 1. Effect of ROA on PER, positive effect. 2. Effect of EPS to the PER, positive effect. 3. Effect of CSR in moderating financial performance of the company's value, positive effect. From the results of this research is that all the hypothesis of an impact on the value of the company that produced. | |
| 5971 | 15798 | F1C012057 | ANALISIS EPIC MODEL IKLAN LUAR RUANG KULINER PURWOKERTO (Studi Kasus Billboard Sambel Layah Purwokerto) | Periklanan merupakan bagian dari strategi komunikasi pemasaran. Salah satu bentuk periklanan yang sudah dilakukan dari zaman dahulu dan bertahan hingga saat ini adalah iklan luar ruang. Iklan luar ruang terdiri dari berbagai macam pilihan, salah satunya billboard. Purwokerto sebagai kota dengan perkembangan kuliner yang cukup pesat melahirkan salah satu perusahaan kuliner yang bercita-cita menjadi kuliner nusantara, yaitu Sambel Layah. Penelitian berjudul ANALISIS EPIC MODEL IKLAN LUAR RUANG KULINER PURWOKERTO (Studi Kasus Billboard Sambel Layah Purwokerto) bertujuan untuk mengetahui efektivitas billboard Sambel Layah dengan menggunakan EPIC Model ditinjau dari dimensi Empathy, Persuasion, Impact, dan Communication. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan subjek penelitian mahasiswa yang pernah melihat billboard Sambel Layah. Sesuai dengan kategori pada subjek penelitian, maka dipilihlah purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pengumpulan data dari 40 responden dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan jika penggunaan billlboard dinilai cukup efektif dalam mengiklankan produk kuliner Sambel Layah. | Advertising is part of the marketing communication strategy. One form of advertising that has been done from ancient times and survived until today is outdoor advertising. Outdoor advertising consists of various options, one of the optios is billboard. Purwokerto as the city with the rapid development of culinary has spawned a culinary corporation, named Sambel Layah. The study titled ANALYSIS EPIC MODEL of OUTDOOR ADVERTISING CULINARY PURWOKERTO (Case Study Billboard Sambel Layah Purwokerto) that aims to determine the effectiveness of Sambel layah billboard by using the EPIC model in terms of Empathy, Persuasion, Impact, and Communication dimension. This study uses a case study with research subjects such as students who have seen the Sambel layah billboard. According to the category of research on the subject, the purposive sampling that chosen was sampling technique. The collection data from 40 respondents in this study conducted in-depth interviews and questionnaires. The result of this study indicates that the usage of billlboard is considered as strategy that is effective enough in advertise Sambel Layah culinary products. | |
| 5972 | 15799 | C1C011091 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP PEMANFAATAN SOFTWARE AKUNTANSI (Studi Kasus pada Mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi persepsi siswa akuntansi untuk menggunakan software akuntansi. Sampel dalam penelitian ini adalah bagian dari jumlah keseluruhan mahasiswa akuntansi perguruan tinggi aktif reguler terdaftar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unsoed tahun akademik 2012/2013. Menentukan ukuran sampel minimum dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Uji kualitas data, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heterokedastisitas) dan analisis regresi linier berganda sebagai metode. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi mahasiswa akuntansi UNSOED tentang penggunaan software akuntansi dipengaruhi oleh tiga faktor: kegunaan software akuntansi, Kemudahan software akuntansi, akuntansi Kesukaan software. Sebuah fakultas harus tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mendapatkan minat mahasiswa untuk dapat mengambil keuntungan dari software akuntansi secara maksimal. Implikasi: Untuk mahasiswa akuntansi diharapkan oleh penelitian mampu menghasilkan bunga dengan memanfaatkan perangkat lunak akuntansi. Untuk ilmu pengembang diharapkan untuk menyebarkan manfaat dari perangkat lunak akuntansi kepada siswa sehingga mereka dapat menarik siswa untuk menggunakan software akuntansi untuk meningkatkan kompetensi melalui metode pembelajaran yang diberikan. Untuk praktisi diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mengajar komputer akuntansi, menyediakan komputer dengan aplikasi perangkat lunak terbaru untuk memenuhi syarat lab komputer perilaku akuntansi, dan menyediakan kamar yang nyaman untuk siswa melaksanakan kuliah. | This study aims to analyze the factors - factors that affect the perception of accounting student to use accounting software. The sample in this research is part of the overall number of regular active college accounting students enrolled in the Faculty of Economics and Business Unsoed academic year 2012/2013. Determining the minimum sample size in this study was calculated using the formula Taro Yamane. Test data quality, classical assumption (normality, multicollinearity, and heterokedastisitas) and multiple linear regression analysis as a method. The results of this study conclude that the perception of accounting students Unsoed concerning the use of accounting software is influenced by three factors: the usefulness of accounting software, Ease of accounting software, accounting software passions. A faculty should know what they should do to get the interest of students to be able to take advantage of accounting software to the fullest. Implications: For accounting student is expected by the study was able to generate interest to utilize accounting software. For developers science are expected to disseminate the benefits of accounting software to the students so that they can attract students to use accounting software to improve competence through learning methods are given. For the practitioner is expected to provide better facilities to support teaching and learning accounting computer, provide the computer with latest software application to qualify conduct accounting computer lab, and provide a comfortable room for the students carry out lectures. | |
| 5973 | 15800 | F1C009040 | AGENDA PEMBERITAAN SURAT KABAR SATELITPOST (STUDI DESKRIPTIF PROSES PENENTUAN AGENDA PEMBERITAAN MEDIA HARIAN PAGI SATELITPOST BERKAITAN DENGAN BERITA PELANGGARAN TOKO MODERN INDOMARET) | Sebagai media massa lokal, Satelitpost, memiliki peranan yang tak beda dari media massa umumnya, yaitu menginformasikan dan kontrol kuasa dalam sistem sosial. Dalam perannya, Satelitpost melakukan berbagai bentuk pengawasan. Salah satunya kasus pelanggaran toko modern Indomaret. Pengawalan Satelitpost dalam kasus tersebut berjalan intensif, dan berkala secara arahan beritanya. Setiap media, memiliki palning dan arahan pemberitaan, atau agenda media. Dalam penentuanya ada sitematika kerja. Tak menutup kemungkinan juga dipengaruhi oleh banyak faktor dalam membentuknya. Penelitian ini berfokus pada proses penentuan agenda media harian pagi Satelitpost, terkait pemberitaan pelanggaran toko modern Indomaret. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Memunculkan data yang sifatnya deskriptif. Dimana data tersebut diinterpretasikan dan kemudian disimpulan. Informan yang dipilih adalah orang yang memahami kerja jurnalistik di Satelitpost, khsusunya yang terlibat aktif terkait pemberitaan kasus tersebut. Untuk menguji keabsahan, penelitian ini menggunakan model triangulasi data, meliputi sumber data, peneliti, metode dan teori. Dari hasil penelitian, Satelitpost dalam kerja redaksi terbagi tiga tahap. Tahap pra liputan, tahap liputan, dan pasca liputan. hadirnya berita Pelanggaran toko modern dimulai dari moment pembongkaran Indomaret. Kemudian menjadi berita ‘Runnning News’ berkala, dengan beberapa berita disetup sesuai kebutuhan arahan. Adapun faktor yang mempengaruhi pemberitaan meliputi: faktor individu, rutinitas media, organisasi, extra media, dan ideologi. Termasuk didalamnya adalah faktor bisnis. Agenda media adalah dasar kerja redaksi Satelitpost. Agenda media terkait kasus tersebut adalah menyuarakan golongan kecil seperti toko kelontong, pasar tradisional dan pedagang kecil. Agenda lainya berupa penegasan sikap pemerintah dalam menjalankan Peraturan Daerah. Kerja dan fungsi media ini, harus ditunjang oleh kinerja redaksi yang mumpuni. Konsistensi redaksi adalah kunci untuk memaksimalkan peranan Satelitpost di Banyumas. Terpenting, Satelitpost musti mengutamakan kepentingan publik. Kata Kunci : Agenda Pemberitaan, Surat Kabar, Toko Modern, Studi Deskriptif | As a local media, Satelitpost has similar roles with any media in general, it is to inform and has the power control in social system. According to that roles, Satelitpost has been doing several kinds of controlling activities. One of them is the case of law violation by Indomaret modern store. The controlling by Satelitpost toward that case was running continuously and intensively in accordance with the reporting planning that had been made. Each media has their own direction and reporting planning or also called the media agenda. Systematic work is needed in the determination of media agenda. There are so many factors that can affect the determination process. This research focuses into the determination proses of news agenda in Satelitpost Daily Morning, in the relation of their reportage toward the law violation by Indomaret modern store. The method that has been used in this research is descriptive qualitative method that shows any descriptive data. The data will be interpreted and finally concluded. The chosen informants are person who have deep comprehension about journalistic work in Satelitpost, especially they who were actively involved in the reportage of the case. To test the validity, this research uses data triangulation model that includes the source of data, researcher, theory and method. From the conclusion of this research, will be acknowledged that the editorial proses in Satelitpost is divided into three stages. They are the pre-report, reporting, and post-report stage. The reports of modern store law violation were started from the moment of the store demolition. This case then became the daily Running News with some sets up as what is directed by the editorial. The factors that affect the reportage process are individual factor, media routine, organization, extra media and ideology. Also including the business factor. The media agenda is basic framework of editorial work in Satelitpost. The media agenda that is related to this case is to express the voice of people such as small local groceries and traditional market. The next agenda is to demanding the assertiveness of government in running the local policy. This media function need to be supported by the adequate editorial work. The consistency of editorial team is the key to maximize the roles of Satelitpost in the Banyumas Region. The most important thing is that Satelitpost needs to always set the public interest as the priority. Keywords: Media Agenda, Newspaper, Modern Store, Descriptive Study | |
| 5974 | 15801 | D1E009135 | POTENSI DAN DAYA DUKUNG HIJAUAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN MREBET, KABUPATEN PURBALINGGA | Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survei terhadap peternak dengan metode pengambilan sampel petakan hijauan limbah pertanian berupa jerami padi, jerami jagung, jerami ubi jalar, pucuk ubi kayu, dan jerami kacang tanah. Selanjutnya sampel hijauan limbah pertanian diambil sebanyak satu kilogram dari salah satu petakan secara acak untuk diketahui daya dukung hijauan limbah pertanian. Sedangkan untuk menghitung Kapasitas Peningkatan Populasi Sapi Potong (KPPTR) dilakukan dengan menghitung selisih antara daya dukung dengan populasi sapi potong di Kecamatan Mrebet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kecamatan Mrebet memiliki daya dukung sebesar 4.096 Satuan Ternak (ST) berdasarkan produksi Bahan Kering (BK), 2.350 ST berdasarkan produksi Protein Kasar (PK), dan 2.645 ST berdasarkan produksi Total Digestible Nutrient (TDN) 2.645 ST, dan 2). KPPTR berdasarkan produksi BK yaitu 2.646 ST, berdasarkan produksi PK yaitu 900 ST, dan berdasarkan TDN yaitu 1.195 ST. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa 1) hijauan limbah pertanian di Kecamatan Mrebet masih mampu mendukung pengembangan sapi potong sebesar nilai KPPTR, dan 2). karakteristik peternak secara umum belum mampu menunjang optimalisasi adopsi pemanfaatan hijauan limbah pertanian di Kecamatan Mrebet. | The research used a survey method to farmers and a sample plot method to forage made of crop residues such as rice straw, corn straw, sweet potato straw, cassava shoots, and peanut straw. These samples of forage were taken one kilogram from one of the plots randomly in order to measure the carrying capacity of the forage. As for to determine the Beef Cattle Increased Capacity (KPPTR) was by calculating the difference between the carrying capacity of crop residues and beef cattle populations in Kecamatan Mrebet. The results of the experiment are 1). Kecamatan Mrebet has a carrying capacity of 4.096 Animal Unit (AU) based on Dry Matter (DM) production, 2.350 AU based on Crude Protein (CP) production, and 2.645 AU based on TDN production; 2) KPPTR based on DM is 2.646 AU, based on CP is 900 AU, and based on TDN is 1.195 AU. This research concludes that 1) crop residues-composed forage in Kecamatan Mrebet is still able to support the development of beef cattle that has been shown in KPPTR value; and 2) based on their characteristics, farmers in Kecamatan Mrebet in general haven’t been able to support optimally the adoption of crop residue utilization. | |
| 5975 | 15802 | A1C008085 | KELAYAKAN USAHA KEDELAI JEPANG EDAMAME PT AKU SI PETANI GROUP DI KOTA PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS | Kedelai merupakan salah satu dari komoditas tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Selain itu, kedelai juga merupakan tanaman palawija yang kaya akan protein yang memiliki arti penting dalam industri pangan dan pakan. PT Aku Si Petani Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas merupakan perusahaan yang memproduksi Kedelai Edamame. Usaha ini dijalankan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, oleh karena itu dalam menjalankan usaha ini perlu melakukan analisis kelayakan usaha sebagai evaluasi untuk pengembangan usaha tersebut.Tujuan Penelitian adalah: 1) Menghitung besar biaya total dan pendapatan usaha Kedelai Edamame, 2) Mengetahui kelayakan usaha Kedelai Edamame PT Aku Si Petani. Penelitian ini dilakukan secara langsung, pengambilan data dilaksanakan pada bulan April 2015, dengan objek penelitian PT Aku Si Petani. Metode analisis data yang digunakan adalah: 1) Analisis biaya dan pendapatan, 2) Analisis kelayakan usaha R/C Ratio, Break Event Point (BEP),Net Benefit Cost Ratio, dan Payback Period). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rata-rata biaya per tahun yang dikeluarkan oleh PT Aku Si Petani dalam usaha Kedelai Edamame yang memproduksi Kedelai Edamame dalam kurun waktu tahun 2009 sampai 2014 yaitu sebesar Rp. 840.099.878 dengan pendapatan rata-rata tiap tahun Rp. 82.871.673 dan pendapatan terbesar yaitu pada tahun 2009 sebesar Rp. 104.324.697 dengan biaya total sebesar Rp. 646.816.928, 2) Usaha Kedelai Edamame PT Aku Si Petani layak untuk terus diusahakan dengan hasil R/C ratio sebesar 1,09, BEP Rp 4.342.137.389sedangkan penjualan sebesar Rp 5.537.829.304, Net B/C sebesar 1,01 menunjukan bahwa usaha menguntungkan, nilai PBP selama 3 tahun 4 bulan. | Soybean is oneof themost important food crops in the third after rice and maize. In addition, soy is a plant protein-rich crops thatare important in the food and feed industry. PT Aku Si Petani village Ledug Kembaran District o f Banyumas is acompany that produces Soy Edamame. The business is run with the aim to make a profit, there forein running this business need to conduct feasibility analysis as an evaluation for the development of the business. The study objectives were: 1) Calculatethe costs and revenues total Edamame Soybeans, 2) Determine the feasibility of soy Edamame PT Aku Si Petani. This research was done directly, data collection was conducted in April 2015, with the object of research PT Aku Si Petani. Data analysis methods used are: 1) Analysis of costs and revenues, 2) analysis of the R/C Ratio, Break Event Point, Net Benefit Cost Ratio, and Payback Period). The results showed that: 1) The average cost per year incurred by PT Aku Si Petani in an effort that produces Soy Edamame Soy Edamame the period 2009 to 2014 is Rp.840 099 878 with an average income per year of Rp. 82,871,673 and is the largest revenue in 2009 amounted to Rp. 104 324 697 with a total cost of Rp. 646 816 928, 2) Edamame Soy Enterprises PT Aku Si Petani deserve to be pursued with the results of the R / C ratio of 1.09, BEP Rp 4,342,137,389 while sales of Rp 5,537,829,304, Net B / C of 1.01 indicates that it is a lucrative business, PBP value for 3 years and 4 months | |
| 5976 | 15911 | C1G014052 | Evaluasi Atas Penerapan Risk Based Internal Audit Pada Inspektorat II Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Dalam Aspek Perencanaan, Pelaksanaan Dan Pelaporan | Risiko terjadi disemua organisasi yang memiliki tujuan yang hendak dicapai, termasuk institusi pemerintahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan risk based internal audit (RBIA) pada Inspektorat II Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dilihat dari kesesuaiannya dengan standar audit AAIPI yang mengacu ke standar dari IIA. Metode penelitian ini menggunakan metode kombinasi dengan pendekatan concurrent embedded, dimana digunakan metode kuantitatif yang dominan dari metode kualitatif. Instrumen penelitian kuantitatifnya menggunakan kuesioner yang mengacu ke pedoman telaah sejawat AAIPI, sedangkan metode kualitatifnya menggunakan metode wawancara dan observasi. Kuesioner yang dibagikan kepada Auditor Inspektorat II, adalah berupa pertanyaan tertutup dengan jawaban “Ya” dan “Tidak”. Hasil jawaban atas kuesioner diolah dengan metode Champion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RBIA dalam aspek perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan pada Inspektorat II telah sangat memadai dengan nilai aspek masing-masing: perencanaan (85,87%), pelaksanaan (89,67%) dan pelaporan (91,30%). Sedangkan dari hasil evaluasi diketahui bahwa pada aspek perencanaan, Inspektorat II belum melaksanakan penilaian kematangan penerapan manajemen risiko auditi. Kemudian, dalam penyusunan rencana audit tahunannya belum berdasarkan profil risiko auditi. | Risks occur in all organizations that have goals to be achieved, including government agencies. This study was conducted to evaluate the application of risk-based internal audit (RBIA) at the Inspectorate II Inspector General of the Ministry of Finance viewed from compliance with audit standards AAIPI that refers to the standards of the IIA. This research method using mix method with concurrent embedded approach, where the dominant use quantitative methods of qualitative methods. Quantitative research instrument using a questionnaire which refers to a peer review of the guidelines AAIPI, while the qualitative method using interviews and observation. The Questionnaires administered to the Auditor at Inspectorate II, is in the form of closed questions with "Yes" and "No". The results of the answers to the questionnaire calculated with Champion equation. The results showed that the application of RBIA in aspects of planning, execution and reporting on the Inspectorate II has been very adequate with the value of each aspect: planning (85.87%), execution (89.67%) and reporting (91.30%). While the results of the evaluation known that the planning aspect, the Inspectorate II not carry out assessment of risk management maturity of the auditee. Then, in the preparation of its annual audit plan is not based on the risk profile of the auditee. | |
| 5977 | 15808 | C1B009012 | PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN RASIO – RASIO KEUANGAN TERHADAP JUMLAH PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA (PERIODE 2012 – 2014) | Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Rasio – Rasio Keuangan Terhadap Jumlah Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia (Periode 2012 –2014).Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari dana pihak ketiga dan rasio – rasio keuangan (capital adequacy ratio, non performing loan, efisiensi operasional, net interest margin) terhadap jumlah penyaluran kredit usaha rakyat pada bank pembangunan daerah periode 2012 –2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank pembangunan daerah yang terdaftar di Bank Indonesia (BI) dan Komite Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada periode2012 –2014 sebanyak 26 bank pembangunan daerah. Pemilihan sampel berdasarkan metode purposive sampling. Dari 26 bank, hanya 11 bank yang terpilih sebagai sampel pada penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model random effect. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan model random effect menunjukkan bahwa dana pihak ketiga, capital adequacy ratio, non performing loan dan net interest margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit usaha rakyat, tetapi efisiensi operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit usaha rakyat. Kemudian, hasil estimasi regresi menunjukkan kemampuan prediksi dari kelima variabel independen terhadap penyaluran kredit usaha rakyat sebesar 45,67 % sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya koefisien determinasi disesuaikan, sedangkan sisanya 54,33 % dipengaruhi oleh faktor lain diluar model yang belum dimasukkan dalam model penelitian. | The research entitled “ Analysis The Influence of Third Party Fund and Financial Ratios towards Total of People Business CreditDistribution at Regional Development Banks (period 2012 – 2014). The purpose of this study is to analyze the effect of third party fund and financial ratios (capital adequacy ratio, non performing loan, operational efficiency, net interest margin) towards total of people business credit distribution at regional development bank period 2012 – 2014. The population in this research is all of regional development banks that listed on Indonesia Bank (BI) and Committee of People Business Credit (KUR) during period 2012 – 2014as much 26 Regional Development Banks.The samples are selected by purposive sampling method. From 26 banks, only 11 banks are selected as samples of this study. Data collection method used the method of documentation. The data analysis technique used in this study is panel data regression analysis with random effect model. Based on result of research and data analysis using random effect model it has got the conclusions : third party fund, capital adequacy ratio, non performing loan and net interest margin have positif and significant effect on total of people business credit distribution but operational efficiency has not significant effect on total of people business credit distribution. In additional, the results of regression estimation show a predictive ability of the five independent variables to total of people business credit distribution is 45,67 % as indicated by the magnitude of adjusted R2, while the remaining 54,33 % is influenced by other factors outside the model that not be entered in research model. | |
| 5978 | 15803 | A1H012014 | UJI PERFORMANSI KOMPOR UB 16 BE BERBAHAN BAKAR BIOETANOL DARI BAHAN BAKU MOLASE | Kompor UB 16 BE merupakan jenis kompor yang didisain menggunakan bahan bakar bioetanol. Kompor ini merupakan modifikasi dari kompor UB 16 yang selama tahun 2008 dan 2009 telah diproduksi sejumlah 12.000 unit dan tersebar di seluruh Indonesia. Penelitian ini adalah uji performasi kompor UB 16 BE dengan menggunakan bahan bakar bioetanol kadar 60% dan 85% dari bahan baku molase. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui performansi kompor UB 16 BE berbahan bakar bioetanol dari bahan baku molase, serta waktu dan konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan untuk mendidihkan air. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sistem Termal dan Energi Terbarukan, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Metode yang digunakan adalah pengamatan secara langsung. Variabel yang diamati meliputi perubahan suhu sistem setiap 5 menit, suhu air, RH dan suhu lingkungan, konsumsi bahan bakar, waktu pendidihan air, dan massa air menguap. Hasil yang diperoleh adalah efisiensi energi pada kompor UB 16 BE dengan kadar bioetanol 60 % adalah 27,22% dan kadar 85 % adalah 29,47% .Efisiensi tungku pada kompor UB 16 BE dengan kadar bioetanol 60 % adalah 27,35% dan kadar 85 % adalah 29,64%. Konsumsi bahan bakar kompor UB 16 BE untuk mendidihkan 2 liter air pada bioetanol kadar 60% adalah 0,243 liter dan kadar 85% adalah 0,206 liter. Berdasarkan variabel ukur yang digunakan, performansi kompor UB 16 BE menggunakan bahan bakar kadar 85% lebih bagus dibandingkan dengan bahan bakar kadar 60%. | UB 16 BE stove is a designed stove using bioethanol fuel. This stove is a modification of the UB 16 stove that during 2008 and 2009 has produced a number of 12,000 units and spread through out Indonesia. This research was test performance UB 16 BE stove with bioethanol fuel with concentrations used were 60% and 85% from molasses. The objective of the Research is to know the efficiency of UB 16 BE stove using bioethanol fuel from molasses and knowing the time and fuel consumption to boil of water. Research has been conducted in Thermal System and Renewable Energy Engineering Laboratory, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The method of direct observation. Variables observed were the change in system temperature every five minutes, water temperature, RH and environmental temperature, fuel consumption, time to boil water and water evaporated. The result obtained was the energy efficiency for UB 16 BE stoves with biethanol contentrantion 60% was 27.22% and 85% was 29.47%, The stove efficiency for UB 16 BE with biethanol contentrantion 60% was 27.35% and 85% was 29.64%. Fuel consumption of UB 16 BE stove to boil 2 liters water with biethanol contentrantion 60% was 0.243 liters and 85% was 0.206 liters. Based on the variables measurement used, performance of UB 16 BE stove using fuel with concentrations 85% is better than using fuel with concentrations 60%. | |
| 5979 | 15804 | C1K012013 | The Impact of Web-based Academic Information System Quality on System Performance (A Study of Undergraduate Active Students in Faculty of Economics and Business Class of 2013, Universitas Jenderal Soedirman) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi terhadap Kegunaannya, menganalisis pengaruh dari Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi terhadap Kemudahannya, dan juga menganalisis pengaruh dari Tingkat Kegunaan dan Tingkat Kemudahan terhadap Kinerja Sistem. Penelitian ini mengkombinasi dari dua model, yaitu model DeLone & McLean dan Model Penerimaan Teknologi (TAM). Sampel dari penelitian ini adalah 234 mahasiswa dari program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2013, Universitas Jenderal Soedirman. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode acak sederhana, dengan mengacak 561 mahasiswa aktif program S1 angkatan 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi terhadap Kegunaannya, terdapat hubungan positif antara Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi terhadap Kemudahannya, dan terdapat hubungan positif antara Tingkat Kegunaan dan Tingkat Kemudahan terhadap Kinerja Sistem. Implikasi dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Akademik bebasis Web di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman harus diprioritaskan terhadap beberapa kebijakan terkait Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Tingkat Keguanaan dan Tingkat Kemudahan untuk memperbaiki Kinerja dari sistemnya. | The purpose of this study is to analyze the effect of System Quality and Information Quality on Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use, and also to analyze the effect of Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use on System Performance. This study combined the DeLone&McLean Model with Technology Acceptance Model (TAM). The sample of this study is 234 students of Undergraduate degree in Faculty of Economics and Business lifted 2013, Universitas Jenderal Soedirman. The sampling method used Simple Random Sampling, which randomized 561 active students of Undergraduate degree lifted 2013. The result of this study showed that System Quality and Information Quality has positive effect on Perceived Usefulness, System Quality and Information Quality has positive effect on Perceived Ease of Use, and Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use has positive effect on System Performance. The implication of this study is Web-based Academic Information System in Faculty of Economics and Business, Universitas Jenderal Soedirman need to prioritized the various policies related to System Quality, Information Quality, Perceived Usefulness, and Perceived Ease of Use to improve its performances. Keywords : System Quality, Information Quality, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, System Performance, and Academic Information System. | |
| 5980 | 15805 | F1A010022 | Solidaritas Antaranggota Grup Band Peterpan | Artikel ini merupakan analisis hermeneutika mengenai solidaritas antaranggota grup band Peterpan. Analisis ini didasarkan pada buku Kisah Lainnya karya para personel Peterpan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui solidaritas sosial grup band Peterpan dalam buku Kisah Lainnya, yang dilihat melalui kacamata sosiologi. Secara teoritis, solidaritas (M.Z Lawang,1986:262) yaitu kesatuan, persahabatan, saling percaya yang muncul dari tanggung jawab dan kepentingan bersama diantara para anggota. Perspektif definisi sosial lebih melihat bagaimana perilaku-perilaku antaranggota mempunyai makna dalam mempertahankan solidaritas. Beberapa solidaritas yang terjadi diantaranya adalah para personel Peterpan tidak setuju dengan pergantian vokalis, pergantian keyboardis, mengadakan kerjasama dalam membuat album instrumentalia “Suara Lainnya” serta menggelar konser album instrumentalia tersebut dengan menyertakan stand mic dan gitar akustik putih milik Ariel yang masih menjalani masa tahanan. Bentuk-bentuk solidaritas tersebut mewarnai dinamika kelompok yang terjadi pada grup band Peterpan dalam menjalani realitas bermusik dan realitas sosial dalam industri musik tanah air. | This article is an analysis of hermeneutics of solidarity among members of the band Peterpan. This analysis is based on the book Kisah Lainnya the work of the personnel Peterpan. This article aims to find social solidarity band Peterpan in book Kisah Lainnya, seen through the lens of sociology. The essence of the book is more focused on social solidarity therein. Theoretically, solidarity (M.Z Lawang,1986:262) is a unity, friendship, mutual trust arising from the responsibilities and shared interests among the members. More social definition perspective to see how behaviors among members has meaning in maintaining solidarity. Some of solidarity that occur include the personnel Peterpan not agree with the change of vocalist, replacement keyboardist, entered into a collaboration in making an album of instrumental "Suara Lainnya", as well as a concert accompanied by the instrumental album mic stand and white acoustic guitar belonging to Ariel are still serving prison time. The forms of solidarity coloring group dynamics that occur in the band Peterpan to live a musical reality and social reality in the country music industry. |