Artikelilmiahs

Menampilkan 4.961-4.980 dari 50.012 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
496114776F1C012006KOMUNIKASI ANTARPRIBADI SINGLE MOTHER DENGAN ANAK (STUDI KASUS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI IBU BERCERAI DALAM MENGEMBANGKAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI DUKUH JOTANG KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN KLATEN)Perceraian tentu akan melahirkan status baru yaitu single father dan single mother. Single mother sendiri merupakan status yang diberikan kepada seorang ibu tunggal yang mengurus anaknya seorang diri tanpa mendapat bantuan dari suami. Pasca perceraian, ibu yang berperan sebagai orang tua tunggal diharuskan untuk menjadi tulang punggung keluarga sekaligus ibu rumah tangga dalam waktu yang bersamaan. Single mother yang juga sebagai wanita bekerja tentu saja hanya memiliki waktu yang sangat sedikit untuk berkomunikasi dengan anaknya. Penelitian berjudul Komunikasi Antarpribadi Single Mother Dengan Anak (Studi Kasus Komunikasi Antarpribadi Ibu Bercerai Dalam Mengembangkan Prestasi Belajar Anak di Dukuh Jotang Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten) bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses, bentuk, intensitas dan kualitas komunikasi antarpribadi yang dijalin seorang ibu tunggal dengan anaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Adapun subjek dari penelitian ini adalah ibu tunggal yang bertempat tinggal di Dukuh Jotang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam serta observasi. Hasil penelitian ini antara lain proses komunikasi yang dijalin oleh ibu tunggal dengan anak berjalan dengan lancar, intensitas komunikasi yang sangat minim tidak memperburuk kualitas komunikasi yang didapatkan, dan bentuk komunikasi yang lebih banyak digunakan adalah komunikasi verbal berupa lisan dan tulisan. Divorcement of marriage will give a new status of single father or single mother. Single mother is a status which is given to a mother who cares of her children alone without her husband. After the divorcement, single mother will take responsibility of her family from financial aspect. Besides, she also has to be a housewife at the same time. Single mother, who is also the working woman, will only have little time to communicate with her children. Study with title of Interpersonal Communication between Single Mother and Children (Case Study of Interpersonal Communication of Divorced Mothers in Developing Children’s Educational Achievement in Dukuh Jotang Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten) is aimed for understanding how are the process, forms, intensity and quality of interpersonal communication of single mother and her children. This study uses qualitative method with case study approach. Subjects of this study are single mothers in Dukuh Jotang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten who are chosen with purposive sampling method. In collecting data, in-depth interview and observation are used in this study. The result of this study are that communication process between single mother and her children is great, lack of communication intensity doesn’t bother communication quality and communication forms used are verbal communication, both spoken and written.
496214777E1A010054PERAN DEAN PERS DALAM PENYELESAIAN PENGADUAN ATAS PEMBERITAAN PERS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG PERSPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penyelesaian Pengaduan atas pemberitaan Pers sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Peran Dewan Pers dalam Penyelesaian Pengaduan atas pemberitaan Pers berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Metode Pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis normative dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan studi dokumen. Data-data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif yang disusun secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan yaitu normatif kualitatif.
Hasil Penelitian ini menunjukan beberapa hal, Pertama Sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, penyelesaian pengaduan atas pemberitaan pers yang berupa pengaduan dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik diselesaikan melalui Dewan Kehormatan PWI dan penyelesaian pengaduan atas pemberitaan pers yang berupa pengaduan dugaan tindak pidana pers ataupun gugatan perdata diselesaikan melalui proses pengadilan. Kedua, Setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, penyelesaian pengaduan atas pemberitaan pers diselesaikan melalui Dewan Pers terlebih dahulu melalui mediasi dan ajudikasi, apabila Pengadu tidak puas dengan hasil penyelesaian Dewan Pers bisa dilanjutkan untuk diproses pidana maupun perdata melalui proses pengadilan.
This research aimed to determine the Complaint Resolution on press reports prior to the enactment of Law No. 40 of 1999 on the Press and the Role of the Press Council in Complaint Resolution on press report based on Law No. 40 of 1999 on the Press.
The Approach Method in this research was normative juridical research with descriptive specification. Data collection method used was literature study and document study. The data obtained was presented in the form of systematically arranged narrative text. The data analysis method used was qualitative normative.
The result of this research indicated several things. First, before the enactment of Law No. 40 of 1999 on the Press, complaints resolution on press report in the form of complaints of alleged violations of journalistic ethics resolved through the Honorary Board of PWI (Indonesian Journalists Union) and complaint resolution on press report in the form of complaints of criminal press or civil action settled through the court process. Second, after the enactment of Law No. 40 of 1999 on the Press, complaints resolution of press reports can be resolved through the Press Council, then through mediation and adjudication, if the complainants are not satisfied with the result of resolution by the Press Council, it can be continued to be processed through the criminal and civil process though the court.
496314778C1B012035PENGARUH MOTIVASI HEDONIS TERHADAP PEMBELIAN TIDAK TERENCANA MELALUI BROWSING, EMOSI POSITIF, DAN GAYA BERBELANJA PADA ONLINE SHOP

(Studi pada Mahasiswi S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh motivasi hedonis terhadap pembelian tidak terencana pada online shop dan untuk menguji browsing, emosi positif, dan gaya berbelanja memediasi motivasi hedonis terhadap pembelian tidak terencana pada online shop.
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan sampel sampel 130 responden yang merupakan Mahasiswi S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Metode simple random sampling digunakan dalam penentuan sampel penelitian ini.
Data di analisis menggunakan Structural Equational Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi hedonis berpengaruh positif terhadap browsing, emosi positif, dan gaya berbelanja. Sedangkan motivasi hedonis tidak berpengaruh terhadap pembelian tidak terencana konsumen.
Hasil lainnya ditemukan bahwa browsing dan emosi positif memediasi pengaruh motivasi hedonis terhadap pembelian tidak terencana konsumen. Sedangkan, gaya hidup berbelanja tidak memediasi pengaruh motivasi hedonis terhadap pembelian tidak terencana konsumen.
This research is aimed to analyze the influence of hedonic motivation to impulse buying in online shop and to analyze hedonic motivation in mediating browsing, positive emotion, and shopping lifestylestyle to impulse buying in online shop. Data collection method uses questionnaire with a sample 130 respondents coming from women student in Economics and Business Faculty of Jenderal Soedirman University. The method used to determine the sample under this research is simple random sampling. The data are analyzed by Structural Equational Modeling (SEM). The research shows that hedonic motivation have influence to browsing, positive emotion and shopping lifestyle, however hedonic motivation have no influence to impulse buying. Other result shows that browsing and positive emotion are mediating the influence of hedonic motivation to impulse buying, but shopping lifestyle is not mediating the influence of hedonic motivation to impulse buying.
496414779A1H011013EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PANGAN DAN PERKEBUNAN SERTA OPTIMALISASI POLA TANAM UNTUK TANAMAN PANGAN DI DISTRIK SEMANGGA, MERAUKE, PAPUADistrik Semangga memiliki area seluas 34.969 ha dan sebagian besar areanya berupa hutan dan hutan rawa. Masih banyak area yang belum dimanfaatkan untuk lahan pertanian di Distrik Semangga ini. Evaluasi kesesuaian lahan dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kesesuaian suatu lahan terhadap suatu tanaman tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan di Distrik Semangga untuk tanaman pangan dan perkebunan selain itu juga membuat pola tanam untuk tanaman pangan hasil evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan kelas kesesuaian dengan sebaran paling luas untuk masing – masing tanaman, yaitu: 1) Padi sawah, kelas kesesuaian S3 dengan sub kelas S3n dan luas sebarannya 55,79%, 2) Jagung, kelas kesesuaian S3 dengan sub kelas S3n dan luas sebarannya 29,40%, 3) Kedelai, kelas kesesuaian S3 dengan sub kelas S3n dan luas sebarannya 36,35%, 4) Kacang tanah, kelas kesesuaian N1 dengan sub kelas N1f dan luas sebarannya 35,82%, 5) Kelapa sawit, kelas kesesuaian S3 dengan sub kelas S3fn luas sebarannya 51,43%, dan 6) Karet, kelas kesesuaian S3 dengan sub kelas S3wfn dan luas sebarannya 66,45%. Pengetahuan tentang pola tanam sngat diperlukan bagi petani maupun pelaku usaha tani lainnya. Sebab dengan didapatkannya pola tanam terbaik dapat mendatangkan hasil yang maksimal. Terdapat 4 pola tanam yang memungkinkan dengan 4 jenis tanaman (padi sawah, jagung, kedelai, kacang tanah) untuk diterapkan di Distrik semangga yaitu: 1) Padi-Jagung-Kedelai dengan kebutuhan air irigasi 564,26 mm, 2) Padi-Kedelai-Jagung dengan kebutuhan air irigasi 502,58 mm, 3) Padi-Kedelai-Kacang tanah dengan kebutuhan air irigasi 529,33 mm, dan 4) Padi-Kacang tanah-Kedelai dengan kebutuhan air irigasi 522,14 mm.Semangga District has 34.969 ha area and most of it still in use for forest and swamp forest. There are still many area that hasn’t been used for agricultural need. Land evaluation can be used to know land suitability level against certain plant. The aim of this research is to know the land suitability class for food and plantation crops at Semangga Distric other than that this research aim is also to make the planting schedule for food crops from the evaluation process. The evaluation resulted suitability class with the most wide area for each crops, that is: 1) Wetland rice, S3 suitability class with S3n for the sub class and 55,79% area, 2) Maize, S3 suitability class with sub class S3n and 29,40% area, 3) Soybean, S3 suitability class with sub class S3n and 36,35% area, 4) Groundnut, N1 suitability class with sub class N1f and 35,82% area, 5) Oil palm, S3 suitability class with sub class S3fn and 51,43 area, 4) Rubber, S3 suitability class with sub class S3wfn and 66,45% area. Planting schedule information can be usefull for farmer or plantation business. Because with the best planting schedule maximum output from the planting can be gained. There are 4 planting schedule that possible with 4 plant variety (wetland rice, maize, soybean, groundnut) at Semangga Distric, that is: 1) Rice-Maize-Soybean with irrigation requirenment 564,26 mm, 2) Rice-Soybean-Maize with irrigation requirenment 502,58 mm, 3) Rice-Soybean-Groundnut with irrigation requirenment 529,33 mm, and 4) Rice-Groundnut-Soybean with irrigation requirenment 522,14 mm.
496514780E1A111012KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA PEKALONGAN (Studi Di Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Pekalongan)
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang berasal dari pemanfaatan dan penggalian potensi yang dimiliki oleh daerah. Semakin besar PAD suatu daerah maka dapat mengurangi akan ketergantungan kepada pemerintah pusat. Salah satu kebijakan Pemerintah yang ditujukan untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah adalah dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Darah dimana dalam Undang-Undang tersebut mengatur adanya pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sebelumnya merupakan pajak pusat menjadi pajak daerah. Kota Pekalongan yang telah melakukan pengelolaan PBB-P2 sejak tahun 2013. Dalam pelaksanaan pengelolaan terkait pemungutan, di Kota Pekalongan menunjukkan masih adanya permasalahan-permasalahan sehingga menyebabkan terhambatnya target penerimaan PBB-P2 pada tahun-tahun awal peralihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Kebijakan Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Pekalongan (Studi Di Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Pekalongan)
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Yuridis Normatif. Sedangkan sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Fokus pada penelitian ini yaitu Implementasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekalongan
The Local Revenue (PAD) is revenue come from utilization and exploration of potential resources owned by its local area. Bigger PAD in local area, less dependence the local area on central government. One Policy made by government to strengthen The Local Revenue is Law Number 28 Year 2009 about Local Tax and Local Retribution which regulate the diversion of Land Tax and Rural and Urban Building Tax (PBB-P2) which previously was central tax, it becomes local tax. Pekalongan has managed PBB-P2 since 2013. In the management of tax collection, Pekalongan has problems which hampered the tax target of PBB-P2 in early transition years. The research purpose is to determine and describe The Land Tax and Rural and Urban Building Tax Collection Policy to Increase The Local Revenue in Pekalongan (Case Study in Revenue Financial and Asset Management Department of Pekalongan).
The research type is Juridical Normative. The data sources are obtained from primary and secondary data sources. The research focus is The Implementation of Land Tax and Rural and Urban Building Tax in Revenue Financial and Asset Management Department of Pekalongan.
496614757G1A012043DETEKSI GEN KRAS PADA DAERAH EKSON 1 DARI JARINGAN DALAM FIKSATIF FORMALIN:
Studi Pada Tikus (Rattus Norvegicus) Galur Wistar yang dipapar Asap Kretek.
Latar Belakang : Polymerase Chain Reaction telah digunakan secara luas sebagai salah satu penemuan paling penting abad ke-20 dalam biologi molekular. PCR telah dipakai untuk mengidentifikasi dan memanipulasi DNA, mendeteksi infeksi organism (HIV, hepatitis, TBC, HIN5, H1N1), mendeteksi variasi genetik (SSR, RAPD, AFLP) dan lainnya. Merokok merupakan salah satu bagian dari gaya hidup masa kini. Hampir sepertiga penduduk Indonesia yang berjumlah 237,56 juta jiwa merupakan perokok aktif. Asap kretek dapat menyebabkan perubahan gen DNA atau urutan rantai basa yang akan berpengaruh pada pertumbuhan sel-sel kanker, mempercepat keganasan, dan membantu metastasis.

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui positivitas gen KRAS pada jaringan dalam fiksatif formalin dengan menggunakan metode PCR , sehingga diharapkan metode PCR dapat digunakan sebagai deteksi molekular yang dapat membantu dalam diagnosis kanker.

Metode Penelitian : Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Peneliti melakukan isolasi DNA dan deteksi gen KRAS menggunakan metode PCR pada 20 sampel jaringan tikus (Rattus Norvegicus) dalam larutan formalin, terdiri dari 10 jaringan kontrol dan 10 jaringan yang yang dipapar asap kretek (5 jaringan terminasi sampai minggu ke-14 dan jaringan terminasi sampai minggu ke 28 untuk masing-masing kelompok)

Hasil : Deteksi gen KRAS ditemukan positif pada 15 dari 20 sampel.

Kesimpulan : Positivitas metode PCR adalah sekitar 75% untuk mendeteksi gen KRAS dari jaringan fiksatif formalin.


Background: Polymerase Chain Reaction has been widely used as one of the most important invention of the 20th century in molecular biology. PCR has been used to identify and manipulate DNA, detecting the organism infections (HIV, hepatitis, tuberculosis, HIN5, H1N1), detecting genetic variation (SSR, RAPD, AFLP) and others. Smoking is one part of lifestyle. Nearly a third of Indonesia's population amounted to 237.56 million people were active smokers. Smoke cigarettes was caused in gene or sequence of DNA bases chain that will affect the growth of cancer cells, accelerate malignancy, and help metastasis.
Objective: The aim of this study was to determine the positivity of KRAS gene in colorectal tissue in formalin fixative using the PCR method, which is expected PCR method can help as a molecular detection in the diagnosis of cancer.

Methods: The study was conducted using a descriptive cross sectional (cross-sectional). Researchers conducted DNA isolation and detection of KRAS gene using the PCR method in 20 tissue samples of rat (Rattus norvegicus) in formaldehyde, consisting of 10 control tissue and 10 tissue are exposed smoke kretek (5 tissue termination until the 14th week and the 5 tissue termination until 28 th week for each group)

Results: Detection of KRAS gene was found positive in 15 of 20 samples.

Conclusions: PCR positivity is about 75% for the detection of KRAS gene from formalin fixative tissue.



496714781C1K012005THE EFFECT OF MANUFACTURER CHARACTERISTICS, MARKET ENVIRONMENT, AND SALES AGENCIES SATISFACTION ON SALES AGENCIES TRUST AND THE IMPACT ON RELATIONSHIP COMMITMENT IN ORYZ DRINKING WATERTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik manufaktur, lingkungan pasar, dan kepuasan agen penjualan pada kepercayaan agen penjualan dan dampak pada hubungan komitmen dalam air minum ORYZ. Secara teoritis, manfaat penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber informasi untuk mengembangkan penelitian model terdahulu dan referensi pemasaran, terutama tentang hubungan komitmen. Secara praktis, manfaat dari studi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan untuk manajemen dari PT. Mandabellaerindo (ORYZ) untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang beberapa yang terkait untuk meningkatkan kepercayaan dan juga hubungan komitmen. Penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana dan multiple regresi sebagai metode. Menggunakan teknik sampel populasi total dengan agen-agen penjualan 48 sebagai responden. Penelitian ini menunjukkan bahwa produsen karakteristik, lingkungan pasar, dan kepuasan agen penjualan memiliki efek positif pada kepercayaan penjualan agen, dan agen-agen penjualan kepercayaan memiliki efek positif pada hubungan komitmen.The purpose of this research is to analyze the effect of manufacturer characteristics, market environment, and sales agencies satisfaction on sales agencies trust and the impact on relationship commitment in ORYZ drinking water. Theoretically, this research benefit can be used as one source of information to develop the priveous research models and marketing references, especially about relationship commitment. Practically, benefit of this study is expected to provide relevant information for management of PT. Mandabellaerindo (ORYZ) to formulate and implement the several policies related to increase the trust and also relationship commitment. This study used regression analysis both simple and multiple regression as the method. Using total population sampling technique with 48 sales agencies as respondent. This research show that manufacturer characteristics, market environment, and sales agencies satisfaction have positive effect on sales agencies trust, and sales agencies trust has positive effect on relationship commitment.
496814782F1G012038ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN BAHASA DI PAGUYUBAN JAWA BARAT "DANGHIYANG SILIHWANGI" DI PURWOKERTOPenelitian yang berjudul “Alih Kode dan Campur Kode dalam Pemakaian Bahasa di Paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode yang dipakai oleh anggota paguyuban dalam proses tuturan antar anggotanya dan mendeskripsikan hal yang melatarbelakangi peristiwa alih kode dan campur kode dalam tuturan antaranggota paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto.
Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, sumber data penelitian berasal dari tuturan para anggota paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto yang mengandung alih kode dan campur kode.
Tahap pengumpulan data menggunakan metode simak. Teknik yang digunakan adalah teknik sadap sebagai teknik dasar, dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP) sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding membedakan (HBB) sebagai teknik lanjutan.
Kesimpulan penelitian ini ada tiga wujud alih kode yaitu alih kode bahasa Indonesia ke bahasa Sunda, bahasa Sunda ke bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. Hal yang melatarelakangi alih kode karena ingin mendekatkan jarak, kehadiran orang ketiga, beralihnya suasana bicara menjadi lebih santai, mengungkapkan rasa kesal, menghindari bentuk kasar dalam bahasa Indonesia atau bahasa Sunda, pergantian topik pembicaraan dari masalah pribadi ke masalah paguyuban, terpengaruh oleh lawan tutur yang menggunakan bahasa Indonesia, mengutip pembicaraan orang lain, menghormati yang lebih tua, dan memastikan keadaan lawan tutur.
Wujud campur kode ada tiga yaitu campur kode bahasa Indonesia dengan bahasa Sunda, bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia, bahasa Indonesia dengan bahasa Jawa. Hal yang melatarbelakangi campur kode adalah tuan rumah yang menghormati tamunya, pengaruh bahasa Sunda yang kuat, bersenda gurau, mencairkan suasana, menghormati tuan rumah, dan mengungkapkan rasa kesal.
A study entitled “Code Switching and Code Mixing in Language use at Danghiyang Silihwangi West Java Association of Purwokerto”. This study aims to describe forms and backgrounds of code switching and code mixing used by the members of Danghiyang Silihwangi West Java association in speaking processes between members.
This study is classified into a descriptive research. The data source is obtained from talks of members of Danghiyang Silihwangi West Java Association of Purwokerto containing Indonesian, Sundanese, and Javanese code switching and code mixing.
Data are collected using a observation method. Some techniques are used, such as tapping as the basic, free listening while speaking, recording, and writing as the further. The analysis uses an equivalent method. The element selecting technique is used as the basic, while the comparing-distinguishing relational technique is the further.
This research conclusion shows that there are three code switching forms, including Indonesian to Sundanese, Sundanese to Indonesian, Indonesian to Javanese. The code switching backgrounds are to reduce distance, have more relaxing talking atmosphere, express anger, avoid rude Indonesian or Sundanese expression forms, respect older members, ensure speaking partner conditions, due to the presence of third party, speaking topic changes from personal to associational matters, speaking partner influences in using Indonesian, and others’ talks quoting.
There are three code mixing forms, including Indonesian with Sundanese, Sundanese with Indonesian, Indonesian with Javanese. The code mixing backgrounds are due to host respecting guests, strong Sundanese influences, joking, to melt situations, respect a host, and express anger.
496914783F1C011056KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PEMBANGUN LOYALITAS KEANGGOTAAN UNIT PANDU LINGKUNGAN MAHASISWA PECINTA ALAM UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN (UPL MPA UNSOED) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah anggota Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA UNSOED) dari tahun ke tahun yang diakibatkan oleh beberapa sebab pribadi. Kemudian anggota yang bertahan menjadi poin yang menarik untuk diteliti karena anggota yang bertahan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap organisasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antarpribadi di antara anggota dan faktor-faktor pembangun loyalitas keanggotaan di Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA UNSOED). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang terjalin antara anggota organisasi sangat kuat. Kedekatan dan keakraban yang terjalin di antara anggota organisasi menjadi pembangun loyalitas yang dominan. Kemudian peranan sesama anggota yang sangat kuat dalam berbagai hal seperti mencapai pretasi dalam organisasi juga menjadi alasan mengapa anggota tidak ingin meninggalkan organisasi dan tetap melanjutkan perjuangan meski gagal.This research is motivated by the decrease of members’ numbers in Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA UNSOED) from year to year due to some personal reasons. Then the remaining members become the point of interest to be researched because the remaining members have a high loyalty towards the organization. This study aims to determine the interpersonal communication between members and the factors which build the members loyalty in Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA UNSOED). The method used is descriptive qualitative by using interviews and observation as the data collection techniques. The results showed that interpersonal communication that happened between members of the organization was very strong. Closeness and intimacy that happened between members of the organization became the dominant factor which built the loyalty. The bond shared by members in many cases is very strong. Reaching their goal of achievement within the organization is also a reason why the member does not want to leave, even if they struggle and eventually fail.
497014689C1K012042IMPACT ANALYSIS OF PERCEIVED PRICE, CUSTOMER SATISFACTION ON BRAND TRUST AND ROLE OF SWITCHING COST BETWEEN BRAND TRUST AND CUSTOMER LOYALTY (Survey On Users Of Telkomsel In Purwokerto)Tujuan penelitian ini adalah untuk signifikansi pengaruh variabel harga yang dirasakan terhadap kepuasan pelanggan dan kepercayaan merek, untuk mengetahui pengaruh kepuasan pelanggan terhadap kepercayaan merek, untuk mengetahui signifikansi kepercayaan merek terhadap loyalitas, serta peran memperkuat biaya perpindahan dalam memoderasi antara kepercayaan merek dan loyalitas. Jenis penelitian ini adalah survei. Populasi dalam penelitian ini adalah total jumlah konsumen PT. TELKOMSEL di Purwokerto, dengan menggunakan estimate interval sebanyak 96,04. Dengan menggunakan rumus perkalian jumlah indicator dikalikan dengan 5 ( dalam Bentler, 1995) dapat ditentukan ukuran sampel sebanyak 110 responden,namun untuk mengatasi beberapa kuesioner yang tidak valid ditetapkan sampel sebanyak 116 responden. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM) dan Model Interaksi.The aims on this study was to determine the significance of variables influence the perceived price to customer satisfaction and brand trust, to determine the impact of customer satisfaction on brand trust, to determine the significant of brand trust to loyalty, and strengthen role in moderating from switching cost between brand trust and loyalty. This research is a descriptive with using survey method. The population in this study in the total number of consumers PT TELKOMSEL in Purwokerto, using interval estimate as much as 96.04.by using the formula of multiplying the number indicator multiplied by 5 ( in Bentler,1995) can be determined a sample size of 110 respondents, but to avoid some invalid questionnaires defined sample of 116 respondents. Furthermore, data analysis techniques in this study using Structural Equation Model (SEM) and Interaction Model.
497114784H1L012065RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN SIDIK JARI DAN SMS GATEWAY BERBASIS WEB
(STUDI KASUS SMAN BANYUMAS)
Sistem informasi perpustakaan SMA Negeri Banyumas sebelumnya tidak lagi memadai untuk penanganan beban kerja, khususnya kegiatan rutin dalam bidang pengadaan, pengkatalogan, dan pengawasan sirkulasi perbukuan.
Untuk mengatasi masalah tersebut maka dikembangkan sistem informasi perpustakaan baru berbasis web, metode penelitian yang digunakan adalah metode prototype. fitur verifikasi sidik jari dan sms gateway merupakan bagian yang mencatat kunjungan dan peminjaman buku, sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam hal masalah kunjungan dan peminjaman buku pada perpustakaan.

Information systems library of SMA Negeri Banyumas previously are no longer adequate for handling the workload, especially routine activities in the areas of procurement, cataloging and circulation control of books.
To overcome these problems, a new library information system built web-based, the research method used is prototype method. features of fingerprint verification and sms gateway is a part that records the visit and book lending, So as can reduce errors in terms of visit problems and the landing of books in the library.
keywords: information system, Library, web, fingerprint, sms gateway
497214789A1L011096Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Bibit Tanaman Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.) Dataran Rendah Terhadap Pemberian Pupuk NPKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian pupuk NPK yang optimal pada pertumbuhan beberapa varietas bibit tanaman kelengkeng dataran rendah serta respon pertumbuhan terhadap beberapa varietas bibit kelengkeng dataran rendah. Penelitian dilaksanakan selama bulan April sampai Agustus 2015 di Screen House Cilengko Farm, Desa Pandak, Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), terdiri dari 2 faktor yaitu varietas bibit tanaman kelengkeng yang terdiri dari 4 varietas : Kristalin, Aroma durian, Diamond river dan Itoh. Faktor kedua yaitu pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf : 0, 40, 60 g/tanaman. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan jumlah cabang, pertambahan luas daun dan kandungan klorofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemberian dosis pupuk NPK pada pertumbuhan beberapa varietas bibit kelengkeng berpengaruh terhadap variabel penambahan jumlah daun, kandungan klorofil dan penambahan jumlah cabang. Varietas Kristalin didapatkan dosis optimal 25,6 g/tanaman pada penambahan jumlah daun 115,8 helai. Pada variabel kandungan klorofil dosis pupuk optimal 28,2 g/tanaman pada kandungan 46,73 serta menunjukkan peningkatan respon pada penambahan jumlah cabang. Varietas Aroma durian menunjukkan penurunan pada penambahan jumlah daun dan jumlah cabang. Varietas Diamond river menunjukkan peningkatan pada ketiga variabel, sementara varietas Itoh menunjukkan penurunan pada penambahan jumlah daun. 2) Varietas Kristalin menunjukkan pertumbuhan terbaik pada variabel penambahan tinggi tanaman, jumlah daun serta luas daun. 3) Pemberian dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap variabel penambahan jumlah daun dan penambahan luas daun. Dosis pupuk optimal masing-masing variabel yaitu 26,39 dan 19,07 g/tanaman.This research aims is to determine the optimal dose of NPK fertilizer for the growth of several varieties of longan seeds lowlands and the growth response on some varieties of longan seeds lowlands.Research was conducted from April to August 2015 in Screen House Cilengko Farm, Pandak village, Banyumas district, Baturaden regency. This study was done using Randomized Complete Design, which consists of two factors: the varieties of longan plant seeds consisting of four varieties: Kristalin, Aroma durian, Diamond river and Itoh. The second factor is the NPK fertilizer which consists of three levels: 0 g/plant, 40 g/plant, 60 g/plant. The variables measured were the increase of plant height, the increase of leaf numbers, the increase of branch numbers, the increase of leaf area and the chlorophyll content. The results showed that: 1) By giving a dose of NPK fertilizer, the interaction showed an increase in the measured variables of leaf numbers, chlorophyll content and branch numbers. Kristalin varieties obtained by optimal dose of 25.6 g/plant on the increase of leaves number 115.8 sheets. In the chlorophyll content variable, the optimal fertilizer dose of 28.2 g/plant on the contens 46.73 and showed an increase in response to the number of branch. The Aroma durian varieties showed a decrease to the increase of leaf numbers and branch numbers. Diamond river varieties showed an increase to the three variables, meanwhile Itoh varieties showed a decrease to the number of leaves. 2) Kristalin varieties showed the best growth in the variable addition of plant height, leaf number and leaf area. 3) By giving a dose of NPK fertilizer it had the effect of increasing the number of leaves as well as increasing the area of the leaf. Optimal dose of fertilizer in each variable are 26.39 and 19.07 g/plant.
497314785C1B012119ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KAS MODAL RENTABILITAS DAN KREDIT BERMASALAH TERHADAP LIKUIDITAS
(Studi Empiris pada Bank Perkreditan Rakyat Konvensional di Wilayah Kerja Otoritas Jasa Keuangan Purwokerto)
Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang dilakukan pada Bank Perkreditan Rakyat konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan wilayah kerja Purwokerto. Penelitian ini mengambil judul “Analisis Pengaruh Manajemen Kas Modal Rentabilitas dan Kredit Bermasalah terhadap Likuiditas”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas ((yaitu: manajemen kas, modal (Capital Aqeduacy Ratio), rentabilitas (Net Interest Margin, Return On Asset, Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional), dan kredit bermasalah (Non Performing Loan)) terhadap Loan to Deposit Ratio Bank Perkreditan Rakyat konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan wilayah kerja Purwokerto.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua Bank Perkreditan Rakyat konvemsional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan wilayah kerja Purwokerto pada periode tahun 2012-2014. Metode pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, dan diperoleh 16 Bank Perkreditan Rakyat sebagai sampel penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan mengunakan Regresi Data Panel (dibantu alat analisis Software Eviews 6) menunjukkan bahwa: (1) Manajemen Kas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio, (2) Capital Adequacy Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio, (3) Net Interest Margin berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio, (4) Return On Asset berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio, (5) Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio, (6) Non Performing Loan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Loan to Deposit Ratio.
This research is an associative study that done at Rural Bank conventional registered at the Otoritas Jasa Keuangan Purwokertowork area. The title of this research is “ Analysis of Cash Management Capital Profitability and Problem Loan toward Liquidity”. The goal of this research is to find out the effect of liquidity component ((which is cash management, capital (Capital Aqeduacy Ratio), profitability (Net Interest Margin, Return On Asset, Operating Expenses to Operationg Income), and problem loan (Non Performing Loan)) toward Loan to Deposit Ratio Rural Bank conventional registered at the Otoritas Jasa Keuangan Purwokertowork area.
Population of this research is all of Rural Bank conventional registed at Otoritas Jasa Keuangan Purwokertowork areain 2012-2014 period. Purposive sampling is used as sample selection method, and obtained 16 Rural Bank as samples.
According to the result of this research and data analysis using Panel Data Regression (Software Eviews 6) show that: 1) Cash Management have effect toward Loan to Deposit Ratio positively but not significantly, 2) Capital Adequacy Ratio have effect toward Loan to Deposit Ratio negatively and significantly, 3) Net Interest Margin have effect toward Loan to Deposit Ratio positively but not significantly, 4) Return On Asset have effect toward Loan to Deposit Ratio positively but not significantly, 5) Operating Expenses to Operationg Income have effect toward Loan to Deposit Ratio negatively and significantly, 6) Non Performing Loan have effect toward Loan to Deposit Ratio negatively and significantly.
497414786E1A012263PERANAN DINAS PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM SEKTOR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (STUDI DI KOTA BEKASI)ABSTRAK
PERANAN DINAS PENDAPATAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM SEKTOR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (STUDI DI KOTA BEKASI)
Disusun oleh :
RIZKI AMALIA
E1A012263

Skripsi ini berjudul “Peranan Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dalam sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (Studi di Kota Bekasi). Penelitian ini merupakan studi pustaka yang dilakukan di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan di Kota Bekasi dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan di Kota Bekasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan pekotaan di Kota Bekasi dan untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan di Kota Bekasi. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan bersifat konsistensi hukum. Metode analisa dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa peranan Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan di Kota Bekasi adalah sebagai pelaksana tugas teknis yang tugasnya mengkoordinasikan penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum yang menjadi kewenangan Dinas pada bidang yang meliputi pendataan, penilaian dan penetapan, penagihan dan pelayanan, serta data/informasi tentang PBB-P2. Dalam pelaksanaannya terdapat faktor-faktor menghambat Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dalam sektor pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan yaitu kurangnya petugas di lapangan, pemberian sanksi yang tidak tegas, dan rendahnya kesadaran Wajib Pajak untuk membayar pajak.


*Kata Kunci : Peranan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
ABSTRACT

The tittle of this paper is “The Role of The Office of Local Revenue to increase locally generated revenue in the sector of Property Tax in Rural and Urban (Study in Bekasi City)”. The research is formed of the library studies in The Office of Local Revenue. The issues of this paper is how the role of The Office of Local Revenue to increase locally generated revenue in the sector of Property Tax in Rural and Urban in Bekasi City and the barriers of it.
The purposes of this research was to determine the role of to increase locally generated revenue in the sector of Property Tax in Rural and Urban in Bekasi City and to determine what are the barriers faced by The Office of Local Revenue in property sector tax of rural and urban in Bekasi City. This research using normative juridical approach and consistency are legal. This analysis method is normative qualitative.
Based on the result of research and discussion, we can conclude that te role of The Office of Local Revenue to increase revenue in sector of property tax in rural and urban areas in Bekasi is as executors of technical task whose task is to coordinate the implementation of government affairs and public services under the authority of The Office of the department which includes data collection, assessment and determination, billing and service as well as data or information about Property Tax in Rural and Urban Areas. In practice there are factors that inhibiting the Office of Local Revenue in increasing revenue in the sector of Property Tax in Rural and Urban area. In practice there are factors inhibiting the Office of Local Revenue in increasing revenue in property taxes sector rural and urban areas, namely the lack of officers in the field, sanctions are not firm, and low awareness of the tax payer to pay taxes.


*Keywords : Role, Property Tax
497514787C1B012073Pengaruh Good Corporate Governance dan Struktur Modal Terhadap Kinera Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di akarta Islamic Index)Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Good Corporate Governance Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index)”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komponen dewan komisaris, rapat dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, long term debt to asset dan short term debt to asset terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada periode tahun 2012-2014. Purposive sampling method digunakan untuk menentukan sampel yang akan digunakan pada penelitian ini. Setelah purposive sampling, hanya ada 18 perusahaan dari total 46 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index, yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi Berganda (dibantu alat analisis software SPSS) menunjukkan bahwa: 1) dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, 2) rapat dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, 3) dewan komisaris independen berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 4) komite audit berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 5) kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 6) long term debt to asset (LTDA) berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan, dan 7) short term debt to asset (STDA) berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu 1) perusahaan hendaknya dapat menentukan jumlah anggota dewan komisaris yang ideal bagi perusahaan tersebut dengan memperitimbangkan ukuran perusahaan dan juga kompleksitas usaha, 2) perusahaan hendaknya berfokus pada peningkatkan efektifitas pelaksanaan rapat dewan komisaris bukan pada peningkatan frekuensi rapat dewan komisaris, 3) perusahaan hendaknya meningkatkan proporsi dewan komisaris independen yang dimilikinya karena dengan kompetensi dan profesionalisme yang dimilikinya terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja perusahaan, 4) perusahaan hendaknya menambah jumlah komite audit perusahaan untuk meningkatkan pengawasan dan juga mencegah perilaku menyimpang dari manajemen perusahaan, 5) perusahaan dapat menggunakan alternatif saham sebagai bentuk insentif bagi dewan komisaris dan dewan direksi, karena kepemilikan saham oleh dewan komisaris dan dewan direksi terbukti efektif untuk meningkatkan kinerja dewan komisaris dan dewan direksi perusahaan, 6) perusahaan sebaiknya memilih menggunakan pendanaan internal dalam membiayai investasi jangka panjang perusahaan dibandingkan menggunakan hutang jangka panjang.

This research is an associative study conducted on firms which is listed in Jakarta Islamic Index. The title of this research is “Influence of Good Corporate Governance and Capital Structure on Firm Performance (Study on Firm that Listed in Jakarta Islamic Index)”. The goal of this research is to find out the influence of board of commissioner, board of commissioner meeting, independent commissioner, audit committee, managerial ownership, long term debt to asset (LTDA), and short term debt to asset (STDA) toward firm performance of firm that listed in Jakarta Islamic Index.
Population of this research is all of firms that listed in Jakarta Islamic Index in 2012-2014 period. Purposive sampling will be used to find out the sample of this research. The result of purposive sampling is there are 18 out of 46 firms which is listed in Jakarta Islamic Index that qualified as a sample.
According to the result of this research and data analysis use Multiple Regression (SPSS for Windows) show that: 1) board of commissioner has no effect on firm performance, 2) board of commissioner meeting has no effect on firm performance, 3) independent commissioner has positive effect on firm performance, 4) audit committee has positive effect on firm performance, 5) managerial ownership has positive effect on firm performance 6) long term debt to asset has negative effect on firm performance, and 7) short term debt to asset has positive effect on firm performance.
The Implication of the conclusion is 1) companies should be able to determine the ideal number of board of commissioner for the company with considering firm size and business complexity, 2) companies should focus on increasing effectiveness of board of commissioner meeting and not on increasing frequency of meeting, 3) companies should increase the proportion of independent commissioner, because with their competence and professionalism can increase firm performance effectively, 4) companies should increase the number of audit committee to improve oversight and prevents aberrant behavior of management, 5) companies can use stock option as incentive for board of director and commissioner, because managerial ownership can increase firm performance effectively, 6) companies should use internal equity to financing long term investment than using long term debt.

497614635H1B011051MODEL PENYEBARAN PENYAKIT TBC DENGAN PERLAKUAN VAKSINASITBC (Tuberculosis) adalah penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC biasanya menginfeksi saluran pernafasan. Penyebaran penyakit TBC dapat dicegah dengan pemberian vaksin BCG (Bacillus Calmette Guerin). Dinamika penyebaran penyakit TBC dapat dikonstruksikan menjadi sebuah model matematika dengan menggunakan model SIR dengan penambahan parameter imigran dan vaksinasi. Model penyebaran penyakit TBC dapat dipelajari dengan menganalisis kestabilan titik kesetimbangan dan angka rasio reproduksi dasar. Titik kesetimbangan terdapat dua macam, yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan endemik, yang keduanya bersifat stabil asimtotis. Angka rasio reproduksi dasar dapat digunakan untuk mengetahui terjadinya endemik penyakit dalam populasi. Angka rasio reproduksi dasar dipengaruhi oleh beberapa parameter, seperti tingkat interaksi individu rentan dengan terinfeksi, tingkat kesembuhan individu terinfeksi, laju kelahiran, laju imigran, laju kematian alami, dan tingkat perlakuan vaksinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter tingkat vaksinasi dengan nilai lebih dari 0,4455 dianggap dapat meminimalisir laju penyakit. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa laju penurunan proporsi individu terinfeksi dipengaruhi oleh setiap kenaikan tingkat vaksinasi.TBC (Tuberculosis) is an infectious disease in humans caused by mycobacterium tuberculosis bacteria. TBC disease usually infects the respiratory tract regular. The spread of TBC disease can be prevented with a BCG vaccine (Bacillus Calmette Guerin). The dynamics of the spread of TBC can be constructed into a mathematical model by using a SIR model with immigration and vaccination parameters. The spread of the disease can be explained by analyzing stability of equilibrium points and the basic reproduction ratio number. The equilibrium points are disease free equilibrium and endemic equilibrium points, where both of them are asymptotically stable. The basic reproduction ratio number is used to know the possibility of endemic disease in the population. The basic reproduction ratio number is affected by several parameters, such as the level of interaction of susceptible with infected individuals, the cure rate infected individuals, the birth rate, the immigration rate, the natural mortality rate, and the vaccination levels. The results showed that vaccination levels parameter with value more than 0,4455 can minimize the rate of disease. Therefore, can be conclude that rate of the decrease in the proportion of infected individuals affected by increase in vaccination levels.
497714788G1G009035PENGARUH PEMBERIAN DEMINERALIZED FREEZE-DRIED BONE YANG DISTIMULASI KALSITONIN TERHADAP JUMLAH OSTEOBLAS PADA TIKUS WISTAR ALBINO (Rattus norvegicus)Trauma yang disertai dengan luka serius menyebabkan kerusakan pada tulang mandibula. Penanganan kerusakan pada trauma yang mengakibatkan hilangnya jaringan tubuh dapat menggunakan demineralized freeze-dried bone. Proses penyembuhan tulang memerlukan waktu yang lama, sehingga diperlukan aplikasi percepatan regenerasi tulang menggunakan metode non intervensi seperti pemberian kalsitonin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pemberian demineralized freeze-dried bone yang distimulasi kalsitonin terhadap jumlah osteoblas pada tikus wistar albino. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif eksperimental laboratoris dengan menggunakan post test only control group design. 30 tikus dibagi menjadi 3 kelompok secara acak dan dilakukan pengeburan pada tulang kalvaria. Kelompok (1): kelompok yang diberi demineralized freeze-dried bone dan kalsitonin 2 IU/kg 3 kali seminggu, kelompok (2): kelompok yang diberi demineralized freeze-dried bone dan diberi cairan saline (0,9 % NaCl) 3 kali seminggu, serta kelompok (3): kelompok yang tidak diberi demineralized freeze-dried bone maupun kalsitonin. Tujuh hari setelah perlakuan, tikus didekapitasi dan dilakukan pembuatan sediaan jaringan histologi dengan pewarnaan hematoksilin eosin. Osteoblas pada preparat jaringan diamati untuk mengevaluasi jumlahnya. Data tersebut diuji menggunakan uji Kruskal Wallis dan LSD. Rerata jumlah osteoblas terbanyak dihasilkan oleh kelompok (1) sebanyak 1654,50±47,99, jika dibandingkan dengan kelompok (2) sebanyak 1147,50±45,45 dan kelompok (3) sebanyak 214,00±9,24. Simpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan secara signifikan dari rerata jumlah osteoblas pada ketiga kelompok.Trauma followed by serious injury, causes the damage of mandible bone. The damage handling of loss body tissue caused-trauma, can use demineralized freeze-dried bone. The bone healing process needs a lot of time, so it needs bone regeneration accelerating application use a non-intervention method like calcitonin application. The purpose of this research is to examine the effect of applying demineralized freeze-dried bone stimulated by calcitonin to albino wistar rats upon their osteoblast number. The research was done quantitatively laboratoris experimental used post-test only control group design. 30 rats were divided randomly into three groups and the calvaria bone was drilled. Group (1): the group which was applied demineralized freeze-dried bone and calcitonin 2 IU/kg 3 times a week, group (2): the group which was applied demineralized freeze-dried bone and liquid saline (0,9 % NaCl) 3 times a week, group (3): the group which was applied neither demineralized freeze-dried bone nor calcitonin. Seven days after the treatment, the rats were sacrificed and it started the making of histology tissue preparat using haematoxylin eosin staining. Osteoblasts of the tissue preparat were observed to evaluate the number. Its data were tested using Kruskal Wallis test and LSD. The mean of osteoblasts number is produced the most by group (1) 1654,50±47,99, compared with group (2) 1147,50±45,45, and group (3) 214,00±9,24. The conclusion of the research is that there is a significant difference based on the mean of osteoblast number of the three group.
497814790C1B011007PENGARUH KEPUASAN KERJA, KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN KEMAMPUAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMA PURNAMA MAJENANG DAN SMK DIPONEGORO MAJENANG KABUPATEN CILACAPPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei dengan judul "pengaruh kepuasan kerja, kompensasi, motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja guru SMA Purnama Majenang dan SMK Diponegoro Majenang". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, kompensasi, motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja guru SMA Purnama Majenang dan SMK Diponegoro Majenang. Subyek adalah guru SMA Purnama Majenang dan SMK Diponegoro Majenang, sedangkan objek penelitian ini adalah pengaruh kepuasan kerja, kompensasi, motivasi dan kemampuan kerja. Jumlah sampel yang digunakan adalah 67 responden dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Dengan menggunakan analisis regresi berganda , hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru, kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja guru, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja guru, kemampuan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru.
This research is a descriptive study using a survey method with the title "The influence of
job satisfaction, compensation, motivation and ability to work on teacher performance SMAPurnama Majenang and SMK Diponegoro Majenang". The aim of this study was to analyze the influence of job satisfaction, compensation, motivation and ability to work on teacher performance Purnama Majenang SMA and SMK Diponegoro Majenang.
The subject is a high school teacher and SMK Diponegoro Purnama Majenang Majenang, while the object of this study was the influence of job satisfaction, compensation, motivation and ability to work. The samples used were 67 respondents with sample collection technique using sampling methods saturated. By using multiple regression analysis, the results of this study indicate that job satisfaction has positive influence on teacher performance, compensation positive effect on teacher performance, motivation positive effect on teacher performance, ability to work positively affects the performance of teachers.
497914791A1H012072ANALISIS PINDAH PANAS PADA ALAT PENGERING TIPE RAK BERPUTAR DENGAN KONSENTRATOR SURYATeknologi pengeringan dengan energi surya pada saat ini harus diletakkan di luar ruangan untuk dapat memanfaatkan energi panas surya seperti halnya pengering Efek Rumah Kaca (ERK). Sistem yang digunakan pada saat ini dimungkinkan mengalami penurunan efektifitas alat yang disebabkan energi surya terhalang oleh gedung, pohon dan penghalang lain yang ada. Untuk itu perlu digunakan perangkat yang dapat menyerap dan mengalirkan energi panas surya guna pengeringan seperti halnya konsentrator surya dan dilakukan analisis pindah panas serta pemodelan sistem termal dari alat pengering tipe rak berputar dengan konsentrator surya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Melakukan analisis pindah panas pada alat pengering tipe rak berputar dengan penambahan konsentrator surya, dan 2) Merumuskan model matematika untuk menghitung perubahan suhu yang terjadi pada sistem. Metode yang digunakan yaitu persamaan diferensial pada perangkat lunak Visual Basic Microsoft Excel. Model memiliki nilai error terhadap hasil pengukuran dengan menggunakan metode RMSE (Root Mean Square Error) pada suhu palm olein di dalam absorber, heat exchanger, ruang pengering dan palm olein yang akan masuk ke dalam absorber berturut-turut sebesar 3,52%, 3,16%, 1,62%, dan 8,64%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model matematika sistem termal pada alat pengering tipe rak berputar dengan penambahan konsentrator surya dengan persamaan diferensial telah tervalidasi dengan nilai error antara hasil pengukuran dengan hasil analisis model dibawah 10%.Drying technology with solar energy at this point must be placed outdoors to take advantage of solar thermal energy as well as the Greenhouse Effect (GHE) dryer. The system used at present possible to reach a reduction in the effectiveness due to solar energy obstructed by buildings, trees and other obstructions are possible there. It is necessary to use a device that can absorbs and tranfers the solar thermal energy for drying as well as like solar concentrators and analysis of heat transfer and modeling of the thermal system of the dryer with a rotating rack type using solar concentrator. This study aims to: 1) Conduct analysis of heat transfer in rotating rack-type drier using solar concentrators, and 2) To formulate a mathematical model to calculate the temperature changes that occur in the system. The method is used differential equations on software Microsoft Excel Visual Basic. The model have an error value of the measurement results using the RMSE (Root Mean Square Error) at a temperature of palm olein in absorber, temperature of heat exchangers, temperature of dryers and palm olein that will transfered to absorber of 3.52%, 3.16 %, 1.62%, 8.64%. The results shows that the mathematical models of the thermal system on the dryer rack type rotating with solar concentrators has been validated by the error value between the measurement results with the results of model analysis under 10%.
498014803H1E012021PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI LAPISAN TIPIS MgB2 PADA SUBSTRAT Al2O3 UNTUK KAJIAN BAHAN SUPERKONDUKTORTelah dilakukan penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi lapisan tipis MgB2 pada substrat Al2O3 untuk kajian bahan superkonduktor. Lapisan tipis dibuat dengan variasi waktu deposisi 30 dan 42 menit dengan metode RF Sputtering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pembuatan bahan superkonduktor dengan menggunakan metode RF Sputtering, serta mengetahui karakteristik dari lapisan tipis tersebut. Dari hasil yang diperoleh menunjukan bahwa waktu deposisi dapat mempengaruhi ketebalan dan konsentrasi unsur yang terkandung pada lapisan tipis MgB2 pada substrat Al2O3 sehingga merubah nilai resistansinya. Nilai resistansi sampel dengan waktu deposisi 30 menit dan 42 menit berturut-turut yaitu 1,213 dan 34x 10^(-3) Ohm dengan citra sampel berupa daerah yang hitam (gelap) adalah matriks dan butiran-butiran adalah partikel. Ukuran butir yang merata dikarenakan penggabungan cluster-cluster lapisan tipis terbentuk secara sempurna. Hasil EDAX untuk sampel dengan waktu deposisi 30 menit menunjukan bahwa atom masih bersifat amorf dan untuk sampel dengan waktu deposisi 42 menit menunjukan kuantitas unsur yang terdiri dari MgO dan Al2O3 dengan persentasi massa berturut-turut sebesar 2,96% dan 96,87%. Jadi lapisan tipis masih kekurangan magnesium dan terkontaminasi oksigen serta presentasi boron yang masih sangat kecil, sehingga mengindikasikan kristalisasi senyawa MgB2 berlangsung kurang sempurna The research about fabrication and characterization of the MgB2 thin film on a substrate Al2O3 to study superconducting materials has been done. Thin film made with variety of deposition time 30 and 42 minutes by RF Sputtering method. This research aims to know the technique of making superconductor materials using the method of RF Sputtering and the characteristics of the thin film. The obtained result shows that the deposition time can affect the thickness and concentration of contained elements in a MgB2 thin film on Al2O3 substrate to change the resistance value. Resistance value of sample with 30 minutes and 42 minutes deposition time, respectively, are 1.213 and 34x 10^(-3) Ohm with black area (dark) of sample image is matrix and the granules are particles. Uniform grain size due to the clusters in corporation of thin film formed perfectly. The EDAX result for samples with deposition time of 30 minutes shows that the atoms are amorphous and for samples with 42 minutes deposition time shows that the quantity of elements consist MgO and Al2O3, with successive mass percentage of 2.96% and 96.87%. So thin layers still lack magnesium and oxygen and the presentation of boron contamination is still so small, thus indicating crystallization of MgB2 compounds lasted less perfect.