Artikel Ilmiah : C1B012073 a.n. WILDAN HUBBUL WATON

Kembali Update Delete

NIMC1B012073
NamamhsWILDAN HUBBUL WATON
Judul ArtikelPengaruh Good Corporate Governance dan Struktur Modal Terhadap Kinera Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di akarta Islamic Index)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif yang dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Good Corporate Governance Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index)”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komponen dewan komisaris, rapat dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, long term debt to asset dan short term debt to asset terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada periode tahun 2012-2014. Purposive sampling method digunakan untuk menentukan sampel yang akan digunakan pada penelitian ini. Setelah purposive sampling, hanya ada 18 perusahaan dari total 46 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index, yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi Berganda (dibantu alat analisis software SPSS) menunjukkan bahwa: 1) dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, 2) rapat dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, 3) dewan komisaris independen berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 4) komite audit berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 5) kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, 6) long term debt to asset (LTDA) berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan, dan 7) short term debt to asset (STDA) berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu 1) perusahaan hendaknya dapat menentukan jumlah anggota dewan komisaris yang ideal bagi perusahaan tersebut dengan memperitimbangkan ukuran perusahaan dan juga kompleksitas usaha, 2) perusahaan hendaknya berfokus pada peningkatkan efektifitas pelaksanaan rapat dewan komisaris bukan pada peningkatan frekuensi rapat dewan komisaris, 3) perusahaan hendaknya meningkatkan proporsi dewan komisaris independen yang dimilikinya karena dengan kompetensi dan profesionalisme yang dimilikinya terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja perusahaan, 4) perusahaan hendaknya menambah jumlah komite audit perusahaan untuk meningkatkan pengawasan dan juga mencegah perilaku menyimpang dari manajemen perusahaan, 5) perusahaan dapat menggunakan alternatif saham sebagai bentuk insentif bagi dewan komisaris dan dewan direksi, karena kepemilikan saham oleh dewan komisaris dan dewan direksi terbukti efektif untuk meningkatkan kinerja dewan komisaris dan dewan direksi perusahaan, 6) perusahaan sebaiknya memilih menggunakan pendanaan internal dalam membiayai investasi jangka panjang perusahaan dibandingkan menggunakan hutang jangka panjang.

Abtrak (Bhs. Inggris) This research is an associative study conducted on firms which is listed in Jakarta Islamic Index. The title of this research is “Influence of Good Corporate Governance and Capital Structure on Firm Performance (Study on Firm that Listed in Jakarta Islamic Index)”. The goal of this research is to find out the influence of board of commissioner, board of commissioner meeting, independent commissioner, audit committee, managerial ownership, long term debt to asset (LTDA), and short term debt to asset (STDA) toward firm performance of firm that listed in Jakarta Islamic Index.
Population of this research is all of firms that listed in Jakarta Islamic Index in 2012-2014 period. Purposive sampling will be used to find out the sample of this research. The result of purposive sampling is there are 18 out of 46 firms which is listed in Jakarta Islamic Index that qualified as a sample.
According to the result of this research and data analysis use Multiple Regression (SPSS for Windows) show that: 1) board of commissioner has no effect on firm performance, 2) board of commissioner meeting has no effect on firm performance, 3) independent commissioner has positive effect on firm performance, 4) audit committee has positive effect on firm performance, 5) managerial ownership has positive effect on firm performance 6) long term debt to asset has negative effect on firm performance, and 7) short term debt to asset has positive effect on firm performance.
The Implication of the conclusion is 1) companies should be able to determine the ideal number of board of commissioner for the company with considering firm size and business complexity, 2) companies should focus on increasing effectiveness of board of commissioner meeting and not on increasing frequency of meeting, 3) companies should increase the proportion of independent commissioner, because with their competence and professionalism can increase firm performance effectively, 4) companies should increase the number of audit committee to improve oversight and prevents aberrant behavior of management, 5) companies can use stock option as incentive for board of director and commissioner, because managerial ownership can increase firm performance effectively, 6) companies should use internal equity to financing long term investment than using long term debt.

Kata kunciKinerja perusahaan, dewan komisaris, rapat dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, LTDA, dan STDA
Pembimbing 1Drs. Tohir, MM
Pembimbing 2Sri Lestari, SE., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2016-04-27 12:45:41.037321
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.