Home
Login.
Artikelilmiahs
14782
Update
DIAN LERANTI ANESA
NIM
Judul Artikel
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN BAHASA DI PAGUYUBAN JAWA BARAT "DANGHIYANG SILIHWANGI" DI PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Alih Kode dan Campur Kode dalam Pemakaian Bahasa di Paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode yang dipakai oleh anggota paguyuban dalam proses tuturan antar anggotanya dan mendeskripsikan hal yang melatarbelakangi peristiwa alih kode dan campur kode dalam tuturan antaranggota paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, sumber data penelitian berasal dari tuturan para anggota paguyuban Jawa Barat “Danghiyang Silihwangi” di Purwokerto yang mengandung alih kode dan campur kode. Tahap pengumpulan data menggunakan metode simak. Teknik yang digunakan adalah teknik sadap sebagai teknik dasar, dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu (PUP) sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding membedakan (HBB) sebagai teknik lanjutan. Kesimpulan penelitian ini ada tiga wujud alih kode yaitu alih kode bahasa Indonesia ke bahasa Sunda, bahasa Sunda ke bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa. Hal yang melatarelakangi alih kode karena ingin mendekatkan jarak, kehadiran orang ketiga, beralihnya suasana bicara menjadi lebih santai, mengungkapkan rasa kesal, menghindari bentuk kasar dalam bahasa Indonesia atau bahasa Sunda, pergantian topik pembicaraan dari masalah pribadi ke masalah paguyuban, terpengaruh oleh lawan tutur yang menggunakan bahasa Indonesia, mengutip pembicaraan orang lain, menghormati yang lebih tua, dan memastikan keadaan lawan tutur. Wujud campur kode ada tiga yaitu campur kode bahasa Indonesia dengan bahasa Sunda, bahasa Sunda dengan bahasa Indonesia, bahasa Indonesia dengan bahasa Jawa. Hal yang melatarbelakangi campur kode adalah tuan rumah yang menghormati tamunya, pengaruh bahasa Sunda yang kuat, bersenda gurau, mencairkan suasana, menghormati tuan rumah, dan mengungkapkan rasa kesal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A study entitled “Code Switching and Code Mixing in Language use at Danghiyang Silihwangi West Java Association of Purwokerto”. This study aims to describe forms and backgrounds of code switching and code mixing used by the members of Danghiyang Silihwangi West Java association in speaking processes between members. This study is classified into a descriptive research. The data source is obtained from talks of members of Danghiyang Silihwangi West Java Association of Purwokerto containing Indonesian, Sundanese, and Javanese code switching and code mixing. Data are collected using a observation method. Some techniques are used, such as tapping as the basic, free listening while speaking, recording, and writing as the further. The analysis uses an equivalent method. The element selecting technique is used as the basic, while the comparing-distinguishing relational technique is the further. This research conclusion shows that there are three code switching forms, including Indonesian to Sundanese, Sundanese to Indonesian, Indonesian to Javanese. The code switching backgrounds are to reduce distance, have more relaxing talking atmosphere, express anger, avoid rude Indonesian or Sundanese expression forms, respect older members, ensure speaking partner conditions, due to the presence of third party, speaking topic changes from personal to associational matters, speaking partner influences in using Indonesian, and others’ talks quoting. There are three code mixing forms, including Indonesian with Sundanese, Sundanese with Indonesian, Indonesian with Javanese. The code mixing backgrounds are due to host respecting guests, strong Sundanese influences, joking, to melt situations, respect a host, and express anger.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save