Artikelilmiahs
Menampilkan 45.201-45.220 dari 48.757 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 45201 | 48567 | F1D021068 | Determinasi Orang Kuat Lokal dalam Pemilihan Kepala Desa Karangreja Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga | Penelitian ini akan menjelaskan tentang peran local strongman dalam proses politik di tingkat desa. Secara khusus, riset ini bertujuan menjelaskan peran dan strategi local strongman dalam memenangkan pasangan calon dalam proses pilkades di Desa Karangreja pada tahun 2022. Metode penelitian dalam riset ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun yang menjadi temuan menarik dalam riset ini adalah orang kuat lokal dalam proses pilkades di Desa Karangreja pada tahun 2022 adalah seseorang yang memiliki latar belakang sebagai mantan narapidana serta keterlibatan local strongman dalam pilkades di Karangreja ini dilandasi faktor-faktor tertentu yang menarik untuk dikaji. Pertama dia mempunyai modalitas politik Modalitas yang dimiliki oleh orang kuat lokal ini meliputi modalitas sosial dan modalitas ekonomi. Dengan kekuatan modalitas ini, beberapa strategi politik yang dijalankan oleh orang kuat lokal (1)Menggunakan jaringan dan kedudukannya sebagai tokoh penting dalam organisasi masyarakat untuk membentuk tim pemenangan. (2) Menjalankan program kampanye “Sowan” yaitu dengan melakukan sillaturahmi ke setiap rumah di Desa Karangreja (3)Meluncurkan program bantuan ke sektor pertanian berupa mesin pompa air dan traktor ke petani Desa Karangreja. | This study will explain the role of local strongmen in the political process at the village level. Specifically, this research aims to explain the role and strategy of local strongmen in winning candidate pairs in the village head election process in Karangreja Village in 2022. The research method in this study uses descriptive qualitative with a phenomenological approach. The interesting findings in this research are that the local strongman in the village head election process in Karangreja Village in 2022 is someone who has a background as a former convict and the involvement of local strongmen in the village head election in Karangreja is based on certain factors that are interesting to study. First, he has political modality. The modalities possessed by this local strongman include social modality and economic modality. With the strength of this modality, several political strategies carried out by local strongmen (1) Using their networks and positions as important figures in community organizations to form a winning team. (2) Running the "Sowan" campaign program, namely by visiting every house in Karangreja Village. (3) Launching an assistance program for the agricultural sector in the form of water pumps and tractors for farmers in Karangreja Village. | |
| 45202 | 48568 | J1E018038 | THE IMPLEMENTATION OF PUZZLE MEDIA TO INCREASE THE STUDENTS’ MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH AT SDN 3 SUDAGARAN BANYUMAS IN THE ACADEMIC YEAR 2024/2025 | Media pembelajaran merupakan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam setiap proses pembelajaran. Dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh siswa sekolah dasar untuk menghafal kosa kata Bahasa Inggris. Maka dari itu, berbagai media seperti media puzzle diterapkan untuk menarik perhatian dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan, yaitu: (1) Penerapan media puzzle untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris. (2) Kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. (3) Solusi untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Data yang dikumpulkan melalui penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Penerapan dengan merumuskan tujuan, menentukan kegiatan, menentukan orang yang terlibat dalam proses pembelajaran, memperhatikan alat dan bahan serta fasilitas yang tersedia, merencanakan evaluasi di akhir sesi pembelajaran. (2) Kendala yang ditemukan antara lain waktu dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media puzzle, siswa kurang suka jika guru menjelaskan materi terlalu lama, siswa kurang paham jika guru menjelaskan dengan menggunakan bahasa Inggris. (3) Solusi yang diberikan guru dengan menggunakan media puzzle dengan tipe crossword puz | Learning media are tools and materials needed in every learning process. In English subjects, learning media are very much for elementary school students to memorize English vocabulary. Thus, various media such as puzzle media are implemented to attract students' attention and motivation to learn. This research aims, namely: (1) Implementation of puzzle media to increase students' motivation to learn in English subjects. (2) Problems faced by students in learning English. (3) Solutions to overcome problems in learning English. The data were collected through this study used a qualitative research method with a descriptive approach. The data collection used is observation, interviews, questionnaires, and documentation. The collected data were then reduced, presented, and conclusions were drawn. At the same time, the data validity test uses triangulation. The results of this study show that (1) Implementation with formulating objectives, determining activities, determining people involved in the learning process, paying attention to the tools and materials, and facilities available, and planning an evaluation at the end of the learning session. (2) The obstacles included time in the learning process using puzzle media, students do not like it when the teacher explains the material for too long, and students do not understand when the teacher explains using English. (3) Teacher provided the some solutions uses puzzle media with the crossword puzzle type to avoid taking a long time to be more efficient, the teacher does not fully explain the material and intersperses it with other stories outside of the material to be delivered, because teaching elementary school students, teachers usually use Indonesian when explaining so that students understand the explanation. | |
| 45203 | 48569 | F1F021067 | Perbandingan Peran Media Framing CNN dan Fox News dalam Isu Imigran Gelap di Amerika Serikat pada Masa Joseph Biden | Penelitian ini mengkaji bagaimana media CNN dan Fox News membingkai isu imigrasi selama masa pemerintahan Presiden Joseph Biden, serta bagaimana framing tersebut memengaruhi cara isu ini dipersepsikan sebagai ancaman keamanan. Dengan menggunakan teori framing dari Robert Entman yang meliputi empat unsur utama penetapan masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan saran Solusi penelitian ini menganalisis 20 artikel berita dari kedua media tersebut. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo untuk menelusuri pola dan kecenderungan naratif. Hasilnya menunjukkan bahwa CNN cenderung menyoroti sisi kemanusiaan dan perlindungan terhadap hak imigran, sementara Fox News lebih fokus pada isu keamanan dan kontrol perbatasan. Perbedaan ini mencerminkan latar ideologis masing-masing media dan memiliki dampak terhadap pembentukan opini publik serta dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Studi ini menyoroti peran penting media dalam membentuk pemahaman masyarakat terhadap isu imigrasi di Amerika Serikat. | This study investigates how CNN and Fox News framed immigration issues during President Joseph Biden’s administration, and how these framings influenced the perception of immigration as a security concern. Using Robert Entman’s framing theory which includes problem definition, identifying causes, moral evaluation, and suggested remedies the research analyzes 20 news articles from both media outlets. The analysis was carried out using NVivo software to identify patterns and narrative tendencies. The findings show that CNN generally emphasizes humanitarian aspects and the protection of immigrant rights, while Fox News focuses more on security threats and border control. These differences reflect the ideological orientation of each outlet and contribute to shaping public opinion and support for government policies. The study highlights the influential role of media in constructing public understanding of immigration in the United States. | |
| 45204 | 48570 | J1E018016 | AN ANALYSIS OF HIGHER-ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN ENGLISH ASSESSMENT FOR JUNIOR HIGH SCHOOL BASED ON BLOOM’S TAXONOMY (A Content Analysis of English Assessment in the 8th Grade of SMP Susteran Purwokerto) | Kerangka kurikulum nasional Indonesia saat ini untuk mata pelajaran Bahasa Inggris berlandaskan pada konsep Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mengacu pada Taksonomi Bloom, sebuah tingkatan tujuan pendidikan yang diakui sebagai teori pendidikan paling berpengaruh dan unggul dalam dunia pendidikan, yang telah diterapkan secara luas di berbagai negara. Taksonomi ini dikenal sebagai panduan tujuan pendidikan dan dianggap sebagai teori pendidikan yang paling penting. Saat ini, taksonomi ini banyak digunakan sebagai dasar dalam kegiatan mengajar dan menilai siswa. Tujuan utama dari kurikulum ini adalah menghasilkan individu yang mampu berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui analisis terhadap soal Ujian Bahasa Inggris kelas VIII tahun ajaran 2024/2025 di SMP Susteran Purwokerto. Hasil temuan menunjukkan bahwa dari 50 butir soal yang dianalisis, hanya sebagian kecil yang memenuhi kriteria Higher Order Thinking Skills (HOTS) berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi. Kriteria HOTS tersebut mencakup level C4 (Analisa), C5 (Evaluasi) dan C6 (Mencipta). Secara rinci, penelitian menemukan bahwa terdapat 8 soal (16%) yang berada pada level C4 (menganalisis), 3 soal (6%) pada level C5 (mengevaluasi), dan 2 soal (4%) pada level C6 (mencipta). Hasil penelitian ini dapat mendukung guru Bahasa Inggris dalam mengembangkan kompetensi dan kreativitas mereka dalam pembelajaran, serta menyusun tes Bahasa Inggris yang mengacu pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) berdasarkan taksonomi Bloom revisi dan disesuaikan dengan kurikulum sekolah yang berlaku | The framework of Indonesia's current national curriculum for English subjects HOTS based on Bloom’s Taxonomy, which known as the educational objective taxonomy, is recognized as the most significant and leading educational theory in the arena of education and is currently used in most as the foundation for both teaching and assessment. The main goal of education is to produce individuals who think critically and creatively. The research employed a descriptive qualitative method which data collected through analyzed the 8th grade English Examination paper academic year 2024/2025 at SMP Susteran Purwokerto. The findings indicated that from 50 questions of the English Examination questions, there are fewer questions that suitable for Higher Order Thinking Skills revised by Bloom’s taxonomy. Higher Order Thinking Skills criteria are C4 analyzing, C5 evaluating, and C6 creating. The findings found that there are 8 questions or 16% of C4 analyzing level, 3 questions or 6% of C5 evaluating level, and 2 questions or 4% of C6 creating level. The result of this research can help English teacher to develop their ability and creativity in English learning and also create English test based on Higher Order Thinking Skills revised by Bloom’s taxonomy that more suitable according to school curriculum engaged with Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. | |
| 45205 | 48572 | F1D021019 | STRATEGI PEMENANGAN MUHAMAD TAUFIQ PADA PEMILIHAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN PANGANDARAN TAHUN 2024 | Artikel ini berdasarkan pada studi empiris mengenai kemenangan Muhamad Taufiq dalam Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Pangandaran tahun 2024, dan berkontribusi pada kajian strategi pemenangan politik, khususnya dalam konteks kemenangan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap strategi yang diterapkan dalam mempertahankan kemenangan pada pemilu 2024. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pangandaran, dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan melalui metode purposive sampling. Sasaran dalam penelitian ini meliputi Muhamad Taufiq, tim sukses Muhamad Taufiq, pengurus partai Golkar, dan tokoh masyarakat. Artikel ini mencakup analisis tentang strategi pemenangan Muhamad Taufiq pada Pemilihan DPRD Kabupaten Pangandaran serta faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya. Strategi kemenangan Muhamad Taufiq meliputi dukungan internal Partai Golkar, pengelolaan konstituen, targetting, positioning, branding kandidat sebagai anggota legislatif lima periode, pertemuan langsung dengan melakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat. Dukungan struktur internal partai Golkar dari tingkat kecamatan hingga desa berperan penting dalam pelaksanaan strategi, pengelolaan konstituen secara berkelanjutan sebelum dan sesudah pemilihan untuk menjaga basis dukungan, serta penerapan strategi targetting dengan memetakan pemilih secara geografis melalui sistem desa binaan dan survei berkala yang berfungsi untuk menentukan arah kampanye. | This article is based on an empirical study of Muhamad Taufiq's victory in the 2024 Pangandaran Regency/City DPRD Election, and contributes to the study of political winning strategies, especially in the context of sustainable victory. The purpose of this research is to reveal the strategies applied in maintaining victory in the 2024 election. The research was conducted in Pangandaran Regency, with a qualitative approach, using data obtained through interviews, observations and document studies. The selection of informants was carried out through the purposive sampling method. The targets in this study include Muhamad Taufiq, Muhamad Taufiq's success team, Golkar party administrators, and community leaders. This article includes an analysis of Muhamad Taufiq's winning strategy in the Pangandaran Regency DPRD Election as well as the factors that supported his success. Muhamad Taufiq's victory strategy includes internal support from the Golkar Party, constituent management, targeting, positioning, branding of candidates as five-term legislative members, direct meetings by conducting several approaches to the community. The support of the Golkar party's internal structure from the sub-district to the village level plays an important role in the implementation of the strategy, the sustainable management of constituents before and after the election to maintain the support base, and the implementation of the targeting strategy by mapping voters geographically through the fostered village system and periodic surveys that function to determine the direction of the campaign | |
| 45206 | 48573 | A1D019144 | Pertumbuhan dan Hasil Dua Genotipe Tanaman Cabai Rawit (Capsicum annuum L.) Introduksi di Dataran Rendah Kabupaten Purbalingga pada Musim Hujan | Perbaikan potensi genetik adalah satu cara meningkatkan produktivitas yaitu dengan melalui pembentukan varietas hibrida dan penggunaan varietas unggul baru, serta penyesuaian pada kondisi lingkungan tempat penanaman melalui introduksi tanaman. Introduksi tanaman yang dimaksudkan adalah mendatangkan atau memasukkan varietas-varietas tanaman dari luar negeri ke suatu negeri. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendapatkan respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit introduksi serta tingkat adaptasi ketika ditanam di dataran rendah Purbalingga pada musim hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedungjampang, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, pada bulan Maret - Agustus 2023. Penelitian ini merupakan percobaan lapang yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan genotipe cabai rawit introduksi sebanyak (SV9512HM, SVHM5008) dan pembanding dua jenis (Pelita, Sonar). Percobaan diulang sebanyak 6 kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, panjang buah, diameter buah, panjang tangkai buah, bobot per buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, bentuk buah, warna buah, bentuk daun, dan warna daun. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf kesalahan 5%, dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf kesalahan 5%. Pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit introduksi di dataran rendah memberikan respon yang berbeda. Tanaman cabai rawit introduksi SV9512HM menunjukkan karakter pertumbuhan berupa tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, sekaligus karakter hasil berupa bobot per buah dan bobot buah per tanaman yang paling baik. | Improving genetic potential is one way to increase productivity, namely through the formation of hybrid varieties and the use of new superior varieties, as well as adjustments to the environmental conditions of the planting site through plant introduction. The introduction of plants referred to here means bringing in or importing plant varieties from abroad into a country. The purpose of this research is to obtain the growth response and yield of introduced chili plants, as well as their adaptation level when planted in the lowlands of Purbalingga during the rainy season. This research was conducted in Kedungjampang Village, Kutasari District, Purbalingga Regency. The research activities were conducted from March to August 2023. This research is a field experiment using a Randomized Block Design (RBD) by comparing introduced chili pepper plants (SV9512HM, SVHM5008) and controls (Pelita, Sonar). The treatment is repeated 6 times. The were analyzed using analysis of variance at a 5% error level, continued tested using Least Significant Difference test at a 5% error level. The observed variables are plant height, leaf area, stem diameter, flowering age, harvesting age, fruit length, fruit diameter, fruit stem length, weight per fruit, number of fruits per plant, weight of fruits per plant, fruit shape, fruit color, leaf shape, and leaf color. The research results show that the growth and yield of introduced bird's eye chili plants in lowland areas respond differently. The introduced SV9512HM chili plant shows growth characteristics such as plant height, stem diameter, flowering age, as well as yield characteristics such as weight per fruit and weight per plant that is the best. | |
| 45207 | 48574 | F1D021005 | IMITASI KPOPFICATION DALAM AKUN X @ANIESBUBBLE SEBAGAI IDENTITAS SOSIAL PADA KONTESTASI PEMILIHAN PRESIDEN 2024 | Kpopfication merupakan sebuah istilah yang mengacu pada perilaku penggemar K-pop yang kerap kali menyangkut pautkan berbagai aspek kehidupan mereka yang berbeda dari K-pop menjadi dunia K-pop. Menariknya Kpopfication saat ini digunakan sebagai salah satu media kampanye politik di media sosial. Salah satu pendukung aktor politik yang menggunakan Kpopfication sebagai salah satu media kampanye politik di media sosial yaitu pendukung Anies Baswedan. Melalui akun X @aniesbubble Kpopfication dilakukan dengan cara mengimitasi konten unggahan penggemar idola K-pop. Kpopfication yang dilakukan oleh @aniesbubble kemudian menjadi salah satu identitas baru karena hadir secara organik dari relawan pendukung Anies Baswedan. Menggunakan metodologi kualitatif dan analisis framing Meraz dan Papapcharissi dengan teori imitasi, identitas sosial, dan persuasi politik, artikel ini bertujuan untuk membahas mengenai imitasi Kpopfication akun @aniesbubble sebagai identitas sosial pada kontestasi Pemilihan Presiden tahun 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan politik melalui Kpopfication bersifat segmented dan tidak selalu mampu menjangkau masyarakat luas di luar kelompok yang sudah memiliki kedekatan afektif maupun ideologis. Meskipun kreativitas dalam penyampaian pesan politik melalui simbol-simbol ciri khas K-pop dapat memperkuat ikatan kelompok internal, namun efektivitasnya dalam memobilisasi dukungan politik secara massal tetap bergantung pada sejauh mana konten tersebut mampu menembus batas-batas algoritma dan menjangkau kelompok yang lebih heterogen secara politik dan budaya. | Kpopfication is a term that refers to the behavior of K-pop fans who often link various aspects of their lives that are different from K-pop to the world of K-pop. Interestingly, Kpopfication is currently used as one of the media for political campaigns on social media. One of the supporters of political actors who use Kpopfication as one of the political campaign media on social media is Anies Baswedan's supporters. Through the X account @aniesbubble Kpopfication is carried out by imitating the uploaded content of K-pop idol fans. Kpopfication carried out by @aniesbubble then becomes one of the new identities because it comes organically from Anies Baswedan's volunteer supporters. Using qualitative methodology and Meraz and Papapcharissi's framing analysis with theories of imitation, social identity, and political persuasion, this article aims to discuss the Kpopfication imitation of the @aniesbubble account as a social identity in the 2024 Presidential Election contestation. The results of this study show that political engagement through Kpopfication is segmented and not always able to reach the wider community outside of groups that already have affective and ideological closeness. Although creativity in the delivery of political messages through K-pop symbols can strengthen internal group ties, its effectiveness in mobilizing mass political support still depends on the extent to which the content is able to penetrate algorithmic boundaries and reach more politically and culturally heterogeneous groups. | |
| 45208 | 48575 | F1D021079 | POLITIK DINASTI DAN DEMOKRASI: Respon Pengguna Media Sosial X Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 23 P/HUM/2024 Tentang Batas Usia Calon Kepala Dan Wakil Kepala Daerah | Penelitian ini membahas kondisi politik dinasti dan demokrasi Indonesia berdasarkan respon pengguna media sosial X terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 23/P/HUM/2024 tentang batas usia calon kepala dan wakil kepala daerah. Peneliti menggunakan metode penelitian korpus linguistik dengan metode pengumpulan data crawling melalui media sosial X pada rentang waktu 29 Mei – 27 November 2024 menggunakan platform Node.Js, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi perangkat lunak gratis AntConc versi 4.2.4 dan analisis wacana kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah Agung tersebut memiliki keterkaitan kognitif dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden dan wakil presiden karena terdapat kesamaan pola dan skema. Hadirnya media sosial X sebagai forum diskusi digital yang kemudian menjadi wadah gerakan sosial dengan terbentuknya narasi publik seperti #PeringatanDarurat dan slogan No Viral No Justice yang merefleksikan pergeseran mekanisme kontrol publik dari institusi formal ke arena digital. Dua putusan tersebut menunjukkan bahwa dua putusan tersebut dipersepsikan sebagai bagian dari fenomena gelombang autokratisasi dengan inovasi otoritarian berupa upaya pelanggengan politik dinasti Joko Widodo melalui putusan hukum. | This study examines the condition of dynastic politics and Indonesian democracy based on the responses of social media X users to the Supreme Court Ruling Number 23/P/HUM/2024 regarding the age limit for regional head and deputy regional head candidates. The researcher employed a linguistic corpus research method with data collection through crawling on the social media platform X from May 29 to November 27, 2024, using the Node.js platform. The data were subsequently analyzed using the free software application AntConc version 4.2.4 and critical discourse analysis. The study reveals that the Supreme Court Ruling has a cognitive connection with the Constitutional Court Ruling Number 90/PUU-XXI/2023 concerning the age limit for presidential and vice-presidential candidates, as both exhibit similar patterns and schemes. The presence of social media X as a digital discussion forum has become a platform for social movements, evidenced by the emergence of public narratives such as #PeringatanDarurat and the slogan No Viral No Justice, reflecting a shift in public control mechanisms from formal institutions to the digital arena. Both rulings are perceived as part of an autocratization wave phenomenon, with authoritarian innovation manifested in efforts to perpetuate Joko Widodo’s dynastic politics through legal rulings. | |
| 45209 | 48577 | H1A021041 | ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA FASA PENGGERAK BELTCONVEYOR C1 DAN C3 DI JETTY PRODUKSI 2 PT INDONESIA MOROWALI INDUSTRIAL PARK (IMIP) | Perkembangan industri global mendorong peningkatan kebutuhan akan mesin listrik, khususnya motor induksi tiga fasa yang banyak digunakan karena keandalan, efisiensi tinggi, dan kemudahan pengoperasian. Di Jetty Produksi 2 PT. IMIP, motor ini digunakan sebagai penggerak belt conveyor C1 dan C3 untuk proses transportasi material batu bara. Masing-masing belt conveyor digerakkan oleh 2 motor induksi yang identik secara spesifikasi, namun ditemukan perbedaan nilai frekuensi pada VFD sebagai pengatur kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan kinerja masing-masing motor berdasarkan parameter slip, torsi, efisiensi, faktor daya serta membandingkan hasil simulasi dengan perhitungan manual setiap motor. Hasil slip motor conveyor C1 sebesar 0,584% dan 0,823%, motor conveyor C3 sebesar 0,941% dan 0,941%. Torsi motor conveyor C1 sebesar 801,92 Nm dan 883,93 Nm, sedangkan motor conveyor C3 sebesar 821,01 Nm dan 821,01 Nm. Seluruh motor masih tergolong efisien menurut standar IEC 60034-30-1, dengan efisiensi motor belt conveyor C1 sebesar 95,9% (IE2) dan 95,8% (IE2), sedangkan motor belt conveyor C3 sebesar 95,5% (IE2) dan 95,5% (IE2). Hasil simulasi menunjukkan arus starting maksimum sebesar 66,8% FLA serta faktor daya masing-masing motor sebesar 0,83. Persentase error rata-rata antara hasil simulasi dan perhitungan manual tercatat sebesar 29,23% untuk slip, 4,07% untuk torsi, 4,6% untuk faktor daya, dan 7,09% untuk efisiensi. Perbedaan nilai parameter slip menjadi faktor utama dalam perbedaan pengaturan frekuensi, meskipun spesifikasi motor dan conveyor identik. | The rapid growth of global industry has increased demand for electric machines, particularly three-phase induction motors, which are valued for their reliability, high efficiency, and ease of operation. At PT. IMIP's Jetty Production 2, these motors drive belt conveyors C1 and C3 for coal material transportation. Each conveyor is powered by two identical motors; however, differences in the frequency settings of their VFDs (Variable Frequency Drives) were observed. This study analyzes and compares motor performance, focusing on parameters such as slip, torque, efficiency, power factor, and starting conditions. The slip values for C1 motors are 0.584% and 0.823%, while C3 motors show 0.941% for both. Torque for C1 motors is 801.92 Nm and 883.93 Nm, while C3 motors are 821.01 Nm. All motors meet the efficiency standards set by IEC 60034-30-1, with C1 motors achieving 95.9% (IE2) and 95.8% (IE2) efficiency, and C3 motors both at 95.5% (IE2). The simulations show a maximum starting current of 64.8% FLA and a power factor of 0.83. The average error between simulation and manual calculations was 29.23% for slip, 4.07% for torque, 4.6% for power factor, and 7.09% for efficiency. The slip differences were identified as the primary cause for the frequency setting variations, despite the motors being identical. | |
| 45210 | 48578 | J1D021033 | Representasi Makna dan Nilai Budaya dalam Film Rumah Dinas Bapak Karya Bobby Prasetyo (Kajian Antropolinguistik) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh redupnya makna dan nilai budaya di kalangan generasi muda, sehingga menghadirkan film sebagai media dalam pengenalan budaya di kalangan masyarakat melalui tuturan, latar belakang, dan alur cerita film. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna dan nilai budaya yang terdapat dalam film Rumah Dinas Bapak. Bentuk penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan antropolinguistik. Sumber data dalam penelitian ini berupa tindak tutur tokoh yang merepresentasikan makna dan nilai budaya. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa metode simak dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) serta teknik catat. Data penelitian dianalisis menggunakan teori makna kultural Spiro yang terdiri atas makna subjektif, kolektif, fungsional, dan dinamis, serta teori nilai budaya Prosser yang terdiri atas nilai yang berhubungan dengan Tuhan, alam, waktu, kegiatan, dan antarmanusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan makna kultural dan nilai budaya melalui interaksi tokoh. Makna kolektif dan makna fungsional mendominasi dalam penelitian ini. Selain itu, nilai budaya yang paling dominan ialah nilai yang berhubungan dan berorientasi pada hubungan antarmanusia. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa film Rumah Dinas Bapak tidak hanya menyajikan alur cerita yang menarik, tetapi juga merepresentasikan makna dan nilai budaya untuk diperkenalkan kepada masyarakat penikmat film. | This research is motivated by the fading meaning and cultural values among the younger generation, thus presenting films as a medium in introducing culture among the community through speech, background, and storyline of the film. This study aims to describe the meaning and cultural values contained in the film Rumah Dinas Bapak. The form of this research is qualitative descriptive research using an anthropolinguistic approach. The data source in this study is in the form of speech acts of characters that represent cultural meanings and values. The data collection method in this study is a listening method with advanced techniques of free listening and speaking (SBLC) and note-taking techniques. The research data were analyzed using Spiro's theory of cultural meaning consisting of subjective, collective, functional, and dynamic meanings, as well as Prosser's theory of cultural values consisting of values related to God, nature, time, activities, and between humans. The results of this study indicate that this film represents cultural meaning and cultural values through character interactions. Collective meaning and functional meaning dominate in this study. In addition, the most dominant cultural values are values that are related and oriented towards relationships between humans. Thus, this study shows that the film Rumah Dinas Bapak not only presents an interesting storyline, but also represents cultural meanings and values to be introduced to film-loving audiences. | |
| 45211 | 48579 | A1D019060 | Pertumbuhan Dan Hasil Dua Genotipe Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea bar. Botrytis L) Introduksi di Dataran Rendah Kabupaten Purbalingga Pada Musim Hujan | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil dua genotipe kubis bunga introduksi DAWN 175 dan SV4051AC di dataran rendah Kabupaten Purbalingga dengan ketinggian lokasi sekitar 182 MDPL. Penelitian dilakukan di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga pada bulan Mei hingga September 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat genotipe kubis bunga, yaitu genotip introduksi DAWN 175 dan SV4051AC, serta 2 varietas pembanding, yaitu PM 126 (hibrida) dan Larissa. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan lebar daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, diameter bunga, lingkar bunga, dan bobot bunga. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjut BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe SV4051AC memiliki bobot bunga tertinggi dibanding ke dua varietas pembanding, sedangkan genotipe DAWN 175 menghasilkan bobot crop bunga 5,6 % dan 7,6 % lebih tinggi dibanding varietas PM 126 dan Larissa, tetapi umur berbunga lebih panjang. | This study aims to determine the growth and yield of two introduced flower cabbage genotypes DAWN 175 and SV4051AC in the lowlands of Purbalingga Regency with a location altitude of about 182 meters above sea level. The research was conducted in Karangreja Village, Kutasari District, Purbalingga Regency, from May to September 2023. The research used Randomized Block Design (RBD) with four genotypesof flower cabbage, namely the introduced varieties DAWN 175 and SV4051AC and 2 comparison varieties, namely PM 126 (hybrid) and Larissa. Parameters observed included plant height, number of leaves, leaf length and width, stem diameter, flowering age, harvest age, flower diameter, flower circumference, and flower weight. Data was analyzed using ANOVA test with 5% LSD further test. The results showed that the SV4051AC genotype had the highest flower weight compared to the two comparison varieties, 21.3% and 5% higher, respectively. While the DAWN 175 genotype produced 5.6% and 7.6% higher flower crop weights than the PM 126 and Larissa varieties, but the flowering age was longer. | |
| 45212 | 48581 | I1E021055 | PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC BOX JUMP DAN SPLIT JUMP TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING SEPAKBOLA USIA 13-15 TAHUN DI SSB INDONESIA MUDA PURWOKERTO | Latar Belakang: Berdasarkan observasi awal di SSB Indonesia Muda Purwokerto, pemain usia 13– 15 tahun mengalami kelemahan dalam kemampuan shooting, khususnya pada aspek kekuatan dan akurasi tendangan. Hal ini menyebabkan peluang mencetak gol sering terbuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric box jump dan split jump terhadap kemampuan shooting pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Indonesia Muda Purwokerto. Metodologi: Penelitian menggunakan desain two group pretest-posttest design dengan jumlah sampel 20 pemain, dibagi menjadi dua kelompok. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test untuk melihat pengaruh masing-masing perlakuan, dan independent sample t-test untuk melihat perbedaan antar kelompok. Pengolahan data menggunakan teknik purposive sampling dibantu dengan aplikasi SPSS versi 25. Hasil Penelitian: Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Uji homogenitas menunjukkan data homogen (Sig. > 0,05). Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada kedua kelompok: box jump (Sig. 0,001) dan split jump (Sig. 0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan (Sig. 0,889). Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan plyometric box jump terhadap kemampuan shooting pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Indonesia Muda Purwokerto. Terdapat pengaruh latihan plyometric split jump terhadap kemampuan shooting. Namun, tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan box jump dan split jump terhadap kemampuan shooting. Kata Kunci: Plyometric, Box Jump, Split Jump, Shooting | Background: Based on initial observations at SSB Indonesia Muda Purwokerto, football players aged 13–15 years showed deficiencies in shooting ability, particularly in terms of power and accuracy. These weaknesses often result in missed goal-scoring opportunities. This study aims to determine the effect of plyometric box jump and split jump training on the shooting ability of football players aged 13–15 years at SSB Indonesia Muda Purwokerto. Methodology: The study used a two-group pretest-posttest design with a total sample of 20 players, divided into two groups. Data analysis included normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests to assess the effect of each treatment, and independent sample t-tests to compare the two groups. The sampling technique used was purposive sampling, and data processing was assisted by SPSS version 25. Results: The normality test indicated that the data were normally distributed (Sig. > 0.05), and the homogeneity test showed homogeneous data (Sig. > 0.05). The paired sample t-tests revealed a significant effect in both the box jump group (Sig. 0.001) and the split jump group (Sig. 0.001). However, the independent sample t-test showed no significant difference between the two treatments (Sig. 0.889). Conclusion: Both plyometric box jump and split jump exercises have a significant positive effect on shooting ability. However, there is no significant difference between the two training methods in improving shooting performance. Keywords: Plyometric, Box Jump, Split Jump, Shooting | |
| 45213 | 48580 | F1F018053 | Analisis Dampak Pembatalan Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2023 di Indonesia Terhadap Citra Indonesia Secara Internasional | Penolakan Indonesia atas timnas Israel yang berakhir pada pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 merupakan wujud dari kepentingan nasional yang spesifik mengacu pembelaan pada konflik timur tengah (Laraspati, 2023). lsu Palestina, tentu menjadi keprihatinan terutama bagi Indonesia, karena yang dialami bangsa Palestina pada dasarnya adalah masalah penjajahan yang sudah seharusnya dihapus di seluruh dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih komperhensif mengenai dampak pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023 di Indonesia terhadap citra Indonesia secara internasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yakni penelitian dengan pendekatan pendekatan studi kasus (case study). Metode analisis data menggunakan metode analisis interaktif oleh Huberman (2014) melalui empat tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023 di Indonesia memberi dampak signifikan terhadap citra Indonesia di kancah internasional. Keputusan FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia akibat polemik politik domestik, khususnya terkait penolakan terhadap partisipasi tim nasional Israel, menimbulkan persepsi bahwa Indonesia kurang mampu memisahkan urusan olahraga dari kepentingan politik. Ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas internasional mengenai komitmen Indonesia pada prinsip sportivitas dan netralitas dalam penyelenggaraan ajang olahraga global. Konsekuensinya tidak hanya dalam hilangnya kesempatan sebagai tuan rumah, tetapi juga potensi pengurangan kepercayaan untuk perhelatan lainnya, yang terkait langsung dengan FIFA. | Indonesia's rejection of the Israeli national team which ended in Indonesia's cancellation as host of the U-20 World Cup is a manifestation of specific national interests referring to the defense of the Middle East conflict (Laraspati, 2023). The issue of Palestine is certainly a concern, especially for Indonesia, because what the Palestinian people are experiencing is basically a problem of colonization that should have been eliminated throughout the world as mandated in the Preamble to the Law. This study aims to find out more comprehensively about the impact of the cancellation of the 2023 U-20 World Cup in Indonesia on Indonesia's image internationally. This study uses a qualitative research method, namely research with a case study approach. The data analysis method uses the interactive analysis method by Huberman (2014) through four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the cancellation of the 2023 U-20 World Cup in Indonesia has a significant impact on Indonesia's image on the international stage. FIFA's decision to revoke Indonesia's host status due to domestic political polemics, especially regarding the rejection of the Israeli national team's participation, has given rise to the perception that Indonesia is less able to separate sports matters from political interests. This has raised concerns among the international community regarding Indonesia's commitment to the principles of sportsmanship and neutrality in organizing global sporting events. The consequences are not only the loss of the opportunity to host, but also the potential for reduced trust for other events, which are directly related to FIFA. | |
| 45214 | 48582 | J1D021038 | STUDI KASUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI PERTUNJUKAN DRAMA KELAS XI E SMA NEGERI 2 PURBALINGGA | Penelitian ini berfokus pada pembelajaran bahasa Indonesia materi pertunjukan drama di kelas XI E SMA Negeri 2 Purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran, serta persepsi guru terhadap pembelajaran yang dilakukan di kelas XI E SMA Negeri 2 Purbalingga. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran materi pertunjukan drama di kelas XI E SMA Negeri 2 Purbalingga adalah dengan menyusun modul ajar yang berisi informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Pelaksanaan pembelajaran di kelas XI E SMA Negeri 2 Purbalingga dilakukan sebanyak 12 kali melalui tahap kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Namun, langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan kurang sesuai dengan modul ajar yang dibuat sebelumnya. Penilaian yang dilakukan guru meliputi penilaian formatif melalui jurnal proses, serta penilaian sumatif melalui pementasan drama musikal. Pandangan guru terhadap pembelajaran materi pertunjukan drama yang dilakukan di kelas XI E SMA Negeri 2 Purbalingga memberikan dampak baik bagi siswa seperti meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa. Penampilan drama musikal dengan waktu yang terbatas menghasilkan penampilan yang baik dan memuaskan. | This study focuses on the learning of Indonesian drama performance material in class XI E of SMA Negeri 2 Purbalingga. The purpose of this study is to describe learning planning, learning implementation, and learning assessment, as well as teacher perceptions of learning implemented in class XI E of SMA Negeri 2 Purbalingga. The form of this research is qualitative research with a case study method. This study uses data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis used in this study was carried out by collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study showed that the planning carried out by teachers in learning drama performance material in class XI E of SMA Negeri 2 Purbalingga was by compiling a teaching module containing general information, core components, and attachments. The implementation of learning in class XI E of SMA Negeri 2 Purbalingga has been carried out 12 times through the stages of initial activities, core activities, and final activities. However, the learning steps taken are not in accordance with the previously created teaching module. The assessments carried out by the teacher include formative assessments through process journals, as well as summative assessments through musical drama performances. The teacher's view of the learning of drama performance material carried out in class XI E of SMA Negeri 2 Purbalingga has a good impact on students such as increasing creativity and self-confidence. The musical drama performance with limited time produces a good and satisfying performance. | |
| 45215 | 48583 | A1D021061 | KARAKTER KIMIA FORMULA BAKTERI ENDOFIT Bacillus subtilis NPA6 POTENSIAL SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI | Agen biologis alternatif untuk pengendalian penyakit tanaman dibandingkan dengan pestisida sintetis. Bakteri potensial dalam pembuatan biopestisida formula cair adalah, B. subtillis NPA6. Optimalisasi biopestisida melalui analisis karakter kimia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengarakter secara kimia formula cair sebagai pengendali hayati; 2. Mengetahui potensi bakteri endofit B. subtilis NPA6 sebagai agens pengendali hayati patogen Xanthomonas axonopodis bawang merah in vitro; 3. Mengetahui respon pertumbuhan bawang merah setelah diaplikasikan formula cair B. subtilis NPA6. Penelitian dilakukan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Pertanahan di Karangwangkal, Purwokerto Utara, pada bulan Juni hingga Desember 2024. Tahapan penelitian berupa, persiapan isolat dan suspensi B. subtilis NPA6, pembuatan biopestisida formula cair, pengujian karakter kimia formula, budidaya bawang merah dan aplikasi formula, pengamatan pertumbuhan, dan pengujian antagonis formula. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 3 perlakuan dan 8 ulangan yaitu: P0, P1, dan P2 di lapangan dan 4 perlakuan 5 ulangan: F0, F1, F2, dan F3 in vitro. Variabel pengamatan berupa karakter kimia, daya tahan B. subtilis NPA6, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, berat kering umbi, panjang akar, dan ketahanan terhadap Xaa. Formula air kelapa mengandung nutrisi yang lebih tinggi dalam N dan Zn, air pencuci beras P, K, dan Cu. Parameter Fe dari rumus kedua adalah <0,003 mg/L. Isolat murni B. subtilis NPA6 memiliki mekanisme bakteriostatik kategori sedang. Formula air kelapa meningkatkan berat kering umbi sebesar 90% dan perlakuan formula air cuci beras sebesar 57% dibandingkan dengan kontrol. Kedua formula tersebut mampu meningkatkan jumlah daun. | Alternative biological agents for plant disease control compared to synthetic pesticides. Potential bacteria in the manufacture of liquid formula biopesticides are, B. subtillis NPA6. Optimization of biopesticides through chemical character analysis. This research aims to: 1. Make and chemically characterize liquid formula as a biological controller; 2. To determine the potential of endophytic bacteria B. subtilis NPA6 as a biological control agent of the pathogen Xanthomonas axonopodis shallots in vitro; 3. To determine the growth response of shallots after applying the liquid formula of B. subtilis NPA6. The research was carried out at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and Land in Karangwangkal, North Purwokerto, from June to December 2024. Research stages, preparation of B. subtilis NPA6 isolate and suspension, manufacture of liquid formula biopesticides, testing of formula chemical character, cultivation of shallots and application of formula, observation of growth, and testing of formula antagonists. The study used a Complete Random Design of 3 treatments and 5 replicates, namely: P0, P1, and P2 in the field and 4 treatments of 3 replicates: F0, F1, F2, and F3 in vitro. Observation variables were in the form of the chemical character of the formula, the durability of B. subtilis NPA6 in the formula, plant height, number of leaves, fresh weight, dry weight of the tubers, root length, and resistance to Xaa. Coconut water formula contains higher nutrients in N and Zn, rice washing water P, K, and Cu. The Fe parameter of the second formula is <0.003 mg/L. Pure isolate of B. subtilis NPA6 has a medium category bacteriostatic mechanism. The coconut water formula increased the dry weight of the tubers by 90% and the rice washing water formula treatment by 57% compared to the controls. Both formulas are able to increase the number of leaves. | |
| 45216 | 48585 | J1E018018 | TEACHER'S EXPERIENCES OF PREPARING STUDENTS FOR ENGLISH STORYTELLING COMPETITION AT MA AL-IKHSAN BEJI PURWOKERTO | Kompetisi bercerita dalam bahasa Inggris merupakan salah satu bentuk pengembangan kemampuan berbahasa Inggris yang menuntut siswa berbicara dengan lancar, tetapi juga menggunakan ekspresi, intonasi, dan bahasa tubuh untuk mendukung penyampaian cerita. Peran guru dalam mempersiapkan siswa untuk mengikuti kompetisi bercerita bahasa Inggris merupakan salah satu kunci untuk memenangkan kompetisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan guru dan kendala yang dihadapi guru dalam mempersiapkan siswa untuk mengikuti lomba bercerita bahasa Inggris di MA Al-Ikhsan Beji Purwokerto. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan seorang guru yang terlibat langsung dalam mempersiapkan siswa untuk mengikuti kompetisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode inkuiri naratif dan dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Temuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) proses persiapan siswa dalam mengikuti lomba bercerita bahasa Inggris terdiri dari seleksi peserta dan cerita, penguasaan konten cerita, pengembangan teknik penyampaian, latihan dan persiapan teknis. (2) Hambatan yang dihadapi guru dalam mempersiapkan siswa mengikuti lomba bercerita bahasa Inggris dibagi menjadi aspek kebahasaan dan aspek nonkebahasaan. Hambatan tersebut terdiri dari kesulitan pelafalan siswa, penguasaan kosakata siswa yang masih rendah, rasa percaya diri siswa yang masih rendah, dan kesulitan ekspresi wajah siswa. | The English storytelling competition is a form of English language skill development that requires students to speak fluently and use expression, intonation, and body language to support the delivery of the story. The role of the teacher in preparing students for the English storytelling competition is one of the keys to winning the competition. This study aims to identify the teacher's steps and the obstacles the teacher faces in preparing students to participate in the English storytelling competition at MA Al-Ikhsan Beji Purwokerto. Data was collected through in-depth interviews with a teacher directly involved in preparing students for the competition. This research used a qualitative approach with a narrative inquiry method and was analyzed using Braun and Clarke's thematic analysis. The findings of this research are as follows: (1) The process of preparing students for an English storytelling competition consisted of selecting storytelling participants and stories, mastering story content, delivery techniques development, rehearsal and technical preparation. (2) The obstacles faced by the teacher in preparing students for the English storytelling competition are divided into linguistic and non-linguistic aspects. The obstacles consisted of difficulties in students' pronunciation, students' low vocabulary mastery, students' low self-confidence, and difficulties in students' facial expressions. | |
| 45217 | 48584 | J1E018019 | An Analysis Of The Classroom Management In English Learning At The 11th Grade Of Senior High School | Salah satu tujuan dari setiap satuan pendidikan adalah meningkatkan kualitas lulusan, Untuk meningkatkan kualitas lulusan diperlukan proses pembelajaran yang berkualitas di satuan pendidikan itu sendiri. Guru memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan. Manajemen kelas merupakan faktor kunci dalam memastikan proses belajar mengajar yang efektif. Tujuan dari manajemen kelas adalah menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan menyenangkan, baik sebagai tempat maupun sebagai kelompok, sehingga siswa dapat belajar dan mencapai potensi maksimal mereka. Manajemen kelas merupakan tantangan umum yang dihadapi oleh guru pemula maupun guru berpengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kelas dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Pangkah serta tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan manajemen kelas tersebut. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi non-partisipan di kelas, wawancara semi-terstruktur dengan dua guru Bahasa Inggris, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan manajemen kelas dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Pangkah terbagi menjadi lima komponen, yaitu: tata letak fisik kelas seperti pengaturan tempat duduk, posisi meja guru, posisi papan tulis; aturan dan rutinitas, yang mencakup aturan dan rutinitas guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar; hubungan, baik antar siswa maupun antara guru dan siswa; instruksi yang menarik dan memotivasi, yang meliputi perencanaan materi yang dibutuhkan serta memberikan instruksi yang jelas dalam kegiatan belajar mengajar; dan disiplin, yang tidak hanya berfokus pada hukuman tetapi juga pada pencegahan perilaku menyimpang. 2) Ditemukan bahwa masalah yang dihadapi guru dalam menerapkan manajemen kelas antara lain ukuran kelas yang besar dan pengaturan tempat duduk yang tetap, tindakan kenakalan siswa yang eksplisit, kurangnya motivasi belajar siswa, serta kesenjangan pembelajaran di antara siswa. | One of the goals of every school is to improve the quality of students, whereas to enhance the students, needs a good quality of learning process in the education unit itself. Teachers play a significant role in determining the success of the educational process. Classroom management is a key factor in ensuring an effective teaching and learning process. The goal of classroom management is to establish a productive and enjoyable learning environment, both as a setting and as a group, where students can learn and reach their full potential. Classroom management is a common challenge faced by both beginner and experienced teachers. This research aims to find out the implementation of classroom management in English learning at the 11th grade of SMA Negeri 1 Pangkah and the challenges faced by teachers during implementing the classroom management. The researcher employed a descriptive qualitative method, with data collection through non-participant observation in class, semi-structured interviews with two English teachers, and documentation. The findings of the result showed that: 1) the implementation classroom management in the English learning at 11th grade of SMA negeri 1 Pangkah is divided into five components: physical layout of classroom such as seating arrangement, teachers’ desk position, whiteboard position, rules and routines, which includes teacher rules and routines in carrying out teaching learning activity, relationships, among students and between teacher-students, engaging motivating instruction, includes plan material needed and give clear instruction in teaching learning activities, discipline, not only focusing in punishment but also in preventing misbehavior. 2) It was found that the problems faced by teachers during implementing classroom management include large class size and fixed seating arrangement, students' explicit acts of misbehavior, and lack of student motivation and learning gaps. | |
| 45218 | 48586 | J1E018029 | THE USE OF DIGITAL STORYTELLING AS A LEARNING MEDIA IN TEACHING LISTENING OF NARRATIVE TEXT TO THE MIDDLE SCHOOL STUDENTS OF CREATIVE EDUCATION COURSE (CEC) PURWOKERTO IN ACADEMIC YEAR 2024/2025 | Artikel ini menyajikan penyelidikan naratif mengenai penerapan penceritaan digital sebagai media pembelajaran dalam pengajaran pemahaman menyimak teks naratif. Penelitian ini berfokus pada pengalaman seorang guru Bahasa Inggris di Creative Education Course (CEC) Purwokerto. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya penyelidikan naratif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana guru mempersiapkan, menerapkan, dan mengatasi tantangan saat menggunakan penceritaan digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penceritaan digital meningkatkan keterlibatan siswa dan meningkatkan pemahaman menyimak dengan mengintegrasikan elemen-elemen multimedia seperti visual, narasi, dan musik. Elemen-elemen ini tidak hanya merangsang indera pendengaran dan penglihatan siswa tetapi juga mengontekstualisasikan makna, membuat penceritaan naratif lebih menyenangkan dan berkesan. | This article presents a narrative inquiry into the implementation of digital storytelling as a learning medium in teaching listening comprehension of narrative texts. The study focuses on the experience of an English teacher at Creative Education Course (CEC) Purwokerto. Using a qualitative approach, particularly narrative inquiry, the research explores how the teacher prepared for, implemented, and overcame challenges when using digital storytelling. The findings suggest that digital storytelling enhances student engagement and improves listening comprehension by integrating multimedia elements such as visuals, narration, and music. These elements not only stimulate students' auditory and visual senses but also contextualize meaning, making narrative listening more enjoyable and memorable. | |
| 45219 | 48587 | I1D021042 | Hubungan Asupan Serat, Kadar Asam Urat, dan Stres Kerja dengan Kejadian Hipertensi | Pendahuluan: Hipertensi merupakan suatu kondisi peningkatan tekanan darah yang terjadi dalam waktu yang lama. Hipertensi dapat dipengaruhi oleh gaya hidup, kemampuan fisik, dan pola makan. Terdapat 30,4% pegawai Rektorat yang menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan serat, kadar asam urat, dan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pegawai Rektorat Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian cross sectional terhadap 49 pegawai dengan usia 40 sampai 57 tahun menggunakan total sampling. Asupan serat diperoleh dengan SQ FFQ, kadar asam urat diukur menggunakan Easy Touch GCU Meter Device, tingkat stres kerja diperoleh dengan kuesioner K10. Data dianalisis dengan uji Spearman. Hasil: Stres kerja (p=0,045) dan kadar asam urat pada laki-laki (p=0,011) memiliki hubungan dengan tekanan darah sistolik, sedangkan asupan serat tidak memiliki hubungan dengan tekanan darah sistolik (p=0,679). Selain itu, asupan serat (p=0,721), kadar asam urat (p=0,157), dan stres kerja (p=0,202) tidak berhubungan dengan tekanan darah diastolik. Kesimpulan: Stres kerja dan kadar asam urat pada laki-laki memiliki korelasi dengan tekanan darah sistolik, sedangkan asupan serat tidak memiliki korelasi dengan tekanan darah sistolik, selain itu, asupan serat, kadar asam urat, dan stres kerja tidak memiliki korelasi dengan tekanan darah diastolik | Introduction: Hypertension is a condition of increased blood pressure that happens for a long time. Hypertension can be caused by lifestyle, physical ability, and diet. There are 30,4% of employees who have hypertension. This study aims to analyse the relationship between fiber intake, uric acid levels, and work stress with the incidence of hypertension in Jenderal Soedirman University Employee. Methods: The cross-sectional study of 49 employees aged 40 to 57 years were used total sampling. Fiber intake was obtained with SQ-FFQ, uric acid levels were measured using Easy Touch GCU Meter Device, and work stress levels was obtained with K10 questionnaire. Data were analysed by Spearman test. Results: Work stress (p=0,045) and uric acid levels in male (p=0,011) had an association with systolic blood pressure, while fiber intake had no association with systolic blood pressure (p=0,679). Moreover, fiber intake (p=0,721), uric acid level (p=0,157), and work stress (p=0,202) were not associated with diastolic blood pressure Conclusion: Work stress and uric acid levels in male have a correlation with systolic blood pressure, while fiber intake has no correlation with systolic blood pressure. Moreover, fiber intake, uric acid levels, and work stress have no correlation with diastolic blood pressure. | |
| 45220 | 48588 | F1B018097 | Kualitas Pelayanan Bidang Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok dengan menggunakan tujuh dimensi kualitas pelayanan menurut Sasser, Olsen, dan Wyckoff, yaitu consistency, security, attitude, completeness, conditions, availability, dan training. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Depok tergolong cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas fisik, ketimpangan sikap petugas, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Pelayanan secara prosedural sudah sesuai standar, tetapi belum sepenuhnya inklusif dan nyaman bagi semua kalangan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan perlu dilakukan melalui penguatan sarana dan prasarana, pelatihan soft skills, serta edukasi publik mengenai layanan digital. | This study aims to assess the quality of civil registration services at the Population and Civil Registry Office (Disdukcapil) of Depok City using the seven dimensions of service quality proposed by Sasser, Olsen, and Wyckoff: consistency, security, attitude, completeness, conditions, availability, and training. The research employed a descriptive qualitative method, utilizing in-depth interviews, direct observations, and documentation. The findings indicate that the administrative services in Depok's Disdukcapil are generally satisfactory, though several challenges remain, including limited physical facilities, inconsistent staff behavior, and low digital literacy among citizens. Procedural compliance is evident, but the service delivery is not yet fully inclusive or comfortable for all groups. Therefore, improving service quality requires strengthening infrastructure, enhancing staff soft skills, and promoting public awareness of digital services. |