Artikelilmiahs
Menampilkan 31.481-31.500 dari 50.043 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 31481 | 34725 | D1A017238 | INDEKS KEBAPUHAN DAN INDEKS KONFORMASI TUBUH KAMBING SAPERA JANTAN DENGAN PEMBERIAN PAKAN BERBASIS Indigofera sp. | Penelitian berjudul “Indeks Kebapuhan dan Indeks Konformasi Tubuh Kambing Sapera Jantan dengan Pemberian Pakan Berbasis Indigofera sp.” telah dilaksanakan pada 5 Mei 2021 sampai dengan 11 Juli 2021 di kandang kambing Experimental Farm Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian bertujuan untuk mengkaji manfaat Indigofera sp. terhadap indeks kebapuhan dan indeks konformasi tubuh sebagai pakan pengganti konsentrat komersial pada kambing Sapera jantan. Materi menggunakan kambing Sapera jantan sebanyak 18 ekor, berumur 8-12 bulan dan bobot badan 18-25 kg, Indigofera sp. segar, Indigofera sp. kering, konsentrat komersial, rumput lapang, air. Kandang yang digunakan adalah kandang panggung tipe individu berserta tempat pakan dan tempat minum, dilengkapi alat recording berupa penggaris, metline, alat tulis dan timbangan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dengan 6 ulangan, sehingga ada 18 unit percobaan. Perlakuan P0 (50% rumput lapang + 50% konsentrat komersial), P1 (50% rumput lapang + 20% konsentrat komersial + 30% Indigofera sp. segar), P2 (50% rumput lapang + 20% konsentrat komersial + 30% Indigofera sp. kering). Hasil rataan indeks kebapuhan pada P0 sebesar (0,91 ± 0,10), P1 sebesar (0,94 ± 0,05), P2 sebesar (0,98 ± 0,06). Hasil rataan indeks konformasi tubuh pada P0 sebesar (0,28 ± 0,008), P1 sebesar (0,30 ± 0,006), P2 sebesar (0,28 ± 0,004). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa Indigofera sp. berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap indeks kebapuhan dan berpengaruh nyata (P<0,01) pada indeks konformasi tubuh. Hasil uji BNJ menunjukkan P1 (Indigofera sp. segar) terbaik untuk indeks konformasi tubuh kambing Sapera jantan. Kesimpulan, pemberian pakan berbasis Indigofera sp. tidak menurunkan produktivitas kambing Sapera jantan dan dapat sebagai pengganti konsentrat komersial sampai 60% dari konsentrat komersial. | Research entitled "Plumpness Index and Body Conformation Index of Male Saperan Goats on Indigofera sp. Based Feeding." has been held from May 5, 2021 until July 11, 2021 at the Experimental Farm, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The purpose of the study was examine the benefits of Indigofera sp. on the plumpness index and body conformation index as a substitute for commercial concentrate at male Sapera goats. Materials used were 18 male Sapera goats, aged 8-12 months and have weight of 18-25 kg, fresh Indigofera sp., dried Indigofera sp., commercial concentrate, field grass, water. The goat pen that used was an individual type stage cage along with feeding trough and drinking bucket, rulers, metlines, pen, book and scales. The research design used was a completely randomized design (CRD) which consisted of 3 treatments with 6 replications, so there were 18 experimental units. The treatments were P0 (50% field grass + 50% commercial concentrate), P1 (50% field grass + 20% commercial concentrate + 30% fresh Indigofera sp.), P2 (50% field grass + 20% commercial concentrate + 30 % dried Indigofera sp.). The results of the average plumpness index of P0 were (0.91 ± 0.10), P1 were (0.94 ± 0.05), P2 were (0.98 ± 0.06). The results of the average body conformation index of P0 were (0.28 ± 0.008), P1 were (0.30 ± 0.006), P2 were (0.28 ± 0.004). The results of the analysis of variance showed that Indigofera sp. had no significant effect (P>0.05) on the plumpness index but had a significant effect (P<0.01) on body conformation index. HSD test results showed P1 (fresh Indigofera sp.) as the best for the body conformation index of male Sapera goats. In conclusion, Indigofera sp. feeding does not reduce the productivity of male Sapera goats but it can be used as a substitute for commercial concentrates up to 60% of commercial concentrates. | |
| 31482 | 35562 | E1A018160 | PERTIMBANGAN HAKIM BANDING DALAM MENERIMA DAN MENGUATKAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR TERHADAP KASUS TINDAK PIDANA PELANGGARAN KEKARANTINAAN KESEHATAN OLEH TOKOH BERPENGARUH (Tinjauan Yuridis Putusan PT Jakarta Nomor 171/Pid.Sus/2021/PT DKI) | ABSTRAK Pandemi Covid-19 saat ini banyak memberi dampak bagi masyarakat. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan terkait pandemi ini yaitu Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan sebagai upaya mengurangi angka penyebaran Covid-19 yang tinggi, namun masih banyak terjadi pelanggaran. Pelanggaran kekarantinaan kesehatan banyak dilakukan oleh tokoh berpengaruh. Penulisan ini membahas tentang pertimbangan hakim pengadilan tinggi yang menerima dan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur terhadap kasus tindak pidana pelanggaran kekarantinaan Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan metode pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data tersebut direduksi sehingga diperoleh data khusus untuk dikaji dan diambil kesimpulan kemudian disajikan dengan teks naratif dan dianalisa menggunakan metode normatif bersifat kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 171/Pid.Sus/2021/PT DKI, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi menerima upaya hukum banding karena telah memenuhi syarat pengajuan banding. Pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yakni sependapat dan setuju dengan seluruh pertimbangan hukum Majelis Hakim tingkat pertama sehingga tidak terdapat alasan untuk membatalkan atau mengubah atau memperbaiki amar putusan tingkat pertama. Majelis Hakim tingkat banding seharusnya dapat memberi pertimbangan yang lebih meyakinkan lagi, bukan hanya menerima dan sependapat dengan pengadilan tingkat pertama. | CONSIDERATION OF THE APPEAL JUDGE IN ACCEPTING AND STRENGTHENING THE DECISION OF THE EAST JAKARTA DISTRICT COURT ON CASES OF VIOLATIONS OF HEALTH QUARANTINE BY INFLUENTIAL FIGURES (Juridical Review of PT Jakarta Decision Number 171/Pid.Sus/2021/PT DKI) By: Rizka Dwi Ayu Anggun Novalin E1A018160 ABSTRACT The current Covid-19 pandemic has had a lot of impact on the community. The government has issued regulations related to this pandemic, namely Law No. 6 of 2018 concerning health quarantine as an effort to reduce the high number of Covid-19 spread, but there are still many violations. Violations of health quarantine are mostly committed by influential figures. This paper discusses the consideration of high court judges who accept and strengthen the decision of the East Jakarta District Court on cases of violations of Health quarantine. This research is normative juridical research with the method of statutory approach and the method of case approach. The data used is secondary data. The data is reduced so that special data is obtained for study and conclusions are then presented with narrative text and analyzed using normative methods of qualitative nature. The results of the study based on the Decision of the Dki Jakarta High Court Number 171 / Pid.Sus / 2021 / PT DKI, the High Court Judges Accepted the appeal law because it had met the requirements for the appeal. The consideration of the Jakarta High Court Judges in strengthening the decision of the East Jakarta District Court is to agree and agree with all legal considerations of the first-level Panel of Judges so that there is no reason to cancel or change or correct the first-level decision. The Appellate-level Judges should be able to give even more convincing consideration, not just accept and agree with the first-level court. Keywords: judge's consideration, appeal legal effort, health quarantine violation | |
| 31483 | 34726 | C1B016032 | PENGARUH BEBAN KERJA BERLEBIH DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi pada karyawan PT. BPR CAHAYA FAJAR CIREBON) | Penelitian ini merupakan penelitian tentang kepuasan kerja karyawan PT. BPR Cahaya Fajar Cirebon. Penelitian ini mengambil judul: ―Pengaruh Beban Kerja Berlebih Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Emotional Intelligence Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Karyawan Pt. Bpr Cahaya Fajar Cirebon)‖. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa (1) Pengaruh beban kerja berlebih terhadap stres kerja.(2) pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja.(3) pengaruh beban kerja berlebih terhadap stres kerja yang dimoderasi oleh emotional intelligence .(4) pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja yang dimoderasi oleh emotional intelligence. Populasi dalam penelitian ini adalah 82 Karyawan PT. BPR Cahaya Fajar Cirebon. Teknik sampel Jenuh digunakan dalam penentuan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis statistik SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Beban kerja berlebih berpengaruh positif terhadap stres kerja. (2) Stres kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja (3) Emotional intelligence berpengaruh negatif dan signifikan dalam memoderasi hubungan antara beban kerja berlebih terhadap stres kerja (4) Emotional intelligence berpengaruh negatif dan signifikan dalam memoderasi hubungan antara stres kerja terhadap kepuasan kerja. Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, Kepuasan Kerja, Emotional Intelligence. | This research is a study to employee work satisfaction of PT. BPR Cahaya Fajar Cirebon. The study entitled "Effect of work overload and occupational stress on work satisfaction with Emotional Intelligence as a moderation variable (study on employees of PT PR Cahaya Fajar Cirebon)". The purpose of this research is to analyze (1) The effect of on occupational stress. (2) The effect of working stress on job satisfaction. (3) impact on occupational stress moderated by emotional intelligence. (4) The effect of occupational stress on work satisfaction moderated by emotional intelligence. The population in this study was 82 employees of PT. BPR Cahaya Fajar Cirebon. Saturated sample techniques are used in determining respondents. Data collection techniques using questionnaires. Data was analyzed using SPSS statistical analysis. Based on the results The study showed that: (1) Has a positive effect on occupational stress. (2) Work stress negatively affects job satisfaction (3) Emotional intelligence affects negatively and significantly in moderate the relationship between to occupational stress (4) Emotional intelligence affects negatively and significantly in moderate the relationship between work stress to job satisfaction. Keywords: workload, work stress, job satisfaction, Emotional Intelligence. | |
| 31484 | 34727 | E1A015180 | KEWENANGAN BADAN PENGAWAS KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) DALAM MENILAI KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Kasus Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi Nomor : 34/PID.SUS-TPK/2019/PN.JMB) | Salah satu unsur dalam tindak pidana korupsi adalah unsur kerugian keuangan negara. Dimana dalam hal berbicara tentang kerugian keuangan negara berarti berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan negara. Kerugian negara yang nyata dan pasti jumlahnya harus dihitung agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. BPK sebagai lembaga Negara yang berwenang melakukan penetapan kerugian keuangan Negara berdasarkan perhitungan kerugian keuangan Negara tidak serta merta menjadi lembaga tunggal yang dapat menetapkan keuangan Negara, nyatanya Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga melakukan hal yang serupa dengan berpedoman kepada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang sistem pengendalian intern Pemerintah yang selanjutnya didukung dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang merupakan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) yang dapat melakukan penghitungan kerugian keuangan negara secara mandiri untuk kepentingan Pemerintah. Sehubungan dengan itu maka permasalahan yang dibahas dalam penelitian adalah :1) Bagaimana Kewenangan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan dalam menilai kerugian keuangan Negara dalam tindak pidana korupsi? 2) Apakah implikasi hukum yang timbul terhadap penilaian kerugian keuangan negara dalam tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangungan? Untuk menjawab persoalan di atas, maka penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian yuridis Normative, untuk memperoleh data sekunder melalui wawancara terhadap Pengadilan Tipikor Jambi, sedangkan untuk data primer penulis melakukan studi kepustakan dengan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan hukum administrasi negara serta bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penulisan hukum ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan: Kewenangan BPKP dalam menilai kerugian keuangan Negara dalam tindak pidana korupsi sebatas mengawasi keuangan negara yang digunakan untuk proyek pembangunan pemerintah. Untuk memeriksa, menilai dan menyatakan adanya suatu kerugian keuangan negara adalah BPK. Implikasi hukum yang timbul terhadap Badan Pengawas Keuangan dan Pembangungan dalam menilai kerugian keuangan negara dalam tindak pidana korupsi hanya dapat dijadikan sebagai temuan dan atau rekomendasi untuk dapat dilanjutkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk mengaudit serta memeriksa keuangan negara yaitu BPK. Kata Kunci: Kewenangan, Pemeriksaan, Keuangan Negara. | ABSTRACT One of the elements in the criminal act of corruption is the element of state financial losses. Where in terms of talking about state financial losses, it means that it is closely related to the management of state finances. Real and definite state losses must be calculated so that they can be legally accounted for. BPK as a State institution authorized to determine State financial losses based on the calculation of State financial losses does not necessarily become the sole institution that can determine State finances, in fact the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) also does the same thing by referring to Government Regulation Number 60 of 2008 Regarding the Government's internal control system, which was further supported by the issuance of Presidential Regulation Number 192 of 2014 concerning the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) which is the government's internal control apparatus (APIP) which can calculate state financial losses independently for the benefit of the Government. In connection with that, the problems discussed in the study are: 1) What is the Authority of the Financial and Development Supervisory Agency in assessing state financial losses in corruption crimes? 2) What are the legal implications that arise for the Financial and Development Supervisory Agency in assessing state financial losses in criminal acts of corruption? To answer the above problems, the authors conducted research using normative juridical research methods, to obtain secondary data through interviews with the Jambi Corruption Court, while for primary data the authors conducted a literature study by studying books related to state administrative law and other materials. other materials related to the writing of this law. Based on the results of the study, the authors conclude: The authority of BPKP in assessing state financial losses in corruption is limited to overseeing state finances used for government development projects. The BPK is the BPK to examine, assess and declare the existence of a state financial loss. The legal implications that arise for the Financial and Development Supervisory Agency in assessing state financial losses in criminal acts of corruption can only be used as findings and or recommendations to be forwarded to the state institution authorized to audit and examine state finances, namely the BPK. Keywords: Authority, Audit, State Finance. | |
| 31485 | 34728 | I1C017096 | INTERAKSI OBAT LITIUM DAN ASAM VALPROAT YANG SIGNIFIKAN SECARA KLINIS: NARRATIVE REVIEW | Polifarmasi meningkatkan kemungkinan interaksi obat pada gangguan bipolar. Sejauh ini belum ada panduan yang berfokus pada manifestasi klinis dan manajemen interaksi obat tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode narrative review. Data obat yang berinteraksi diperoleh dari MerckManuals dan Formularium Nasional 2019 yang selanjutnya dilakukan pencarian artikel terkait melalui PubMed. Penilaian kualitas artikel dilakukan menggunakan JBI (Joanna Briggs Institute) critical appraisal tools dan dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu artikel “high quality”, “moderate quality”, dan “poor quality”. Artikel yang dianalisis yaitu artikel dengan kategori “high quality”. Pencarian artikel terkait dilakukan pada 8 September 2021 hingga 30 Oktober 2021. Dua puluh delapan artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa interaksi obat litium dapat menyebabkan terjadinya toksisitas litium yang dapat diatasi dengan penyesuaian dosis, pemilihan terapi alternatif, hemodialisis, dan terapi penggantian cairan. Sementara itu, interaksi obat asam valproat dapat menyebabkan terjadinya penurunan konsentrasi serum asam valproat, peningkatan konsentrasi serum obat lain yang berinteraksi, serta peningkatan efek depresan sistem saraf pusat yang dapat diatasi dengan penyesuaian dosis, pemberian jeda waktu minum obat, dan menghindari kombinasi. Manajemen pengatasan kasus interaksi obat litium dan asam valproat bergantung pada manifestasi klinis yang muncul. | Polypharmacy increases the possibility of drug interactions in bipolar disorder. So far there is no guide that focuses on the clinical manifestations and management of these drug interactions, so it is necessary to conduct this study. This study used a narrative review method. The data on interacting drugs were obtained from MerckManuals and the 2019 National Formulary, which was then searched for related articles through PubMed. Article quality assessment was carried out using JBI (Joanna Briggs Institute) critical appraisal tools and grouped into three categories, “high quality”, “moderate quality”, and “poor quality”. The articles analyzed were articles with the “high quality” category. Related articles were carried out on September 8, 2021 until October 30, 2021. Twenty eight articles analyzed showed that lithium drug interactions can cause lithium toxicity which can be overcome by dose adjustment, alternative therapy, haemodialysis, and fluid replacement therapy. Meanwhile, valproic acid drug interactions can cause a decrease in the serum concentration of valproic acid, an increase in the serum concentration of other interacting drugs, as well as an increase in the central nervous system depressant effect which can be overcome by adjusting the dose, giving pauses in taking the drugs, and avoiding the combination. The management of lithium and valproic acid’s drug interaction cases depend on the clinical manifestations that appeared. | |
| 31486 | 34729 | I1C017072 | EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SECARA KUALITATIF DAN KUANTITATIF PADA PASIEN PNEUMONIA DEWASA | Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran nafas pada bagian bawah yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang dapat di terapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat meningkatkan resistensi. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kualitatif dan kuantitatif. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode total sampling. Pengumpulan data rekam medis pasien pneumonia dewasa dilakukan selama 4 bulan yaitu bulan April-Agustus 2021 dengan data rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Banyumas. Analisis data pada penelitian ini yaitu pola penggunaan antibiotik, evaluasi secara kualitatif menggunakan metode Gyssens dan secara kuantitatif menggunakan metode Defined Daily Dose (DDD). Hasil Penelitian: Dari 58 rekam medis didapatkan hasil pola penggunaan antibiotik tunggal yaitu moxifloxacin sebesar 23,376% dan antibiotik kombinasi ceftriaxone dan moxifloxacin sebesar 20,779%. Hasil evaluasi kualitatif menunjukan penggunaan antibiotik rasional (kategori 0) sebesar 29,310% dan penggunaan antibiotik tidak rasional (kategori I-VI) sebesar 70,69%. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan sebanyak 13 jenis antibiotik dengan total nilai DDD sebesar 120,847. Semakin besar total nilai DDD menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik juga semakin tinggi. Kesimpulan: Meningkatkan kerjasama antara apoteker dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik serta mencegah resistensi. | Background: Pneumonia is an infection of the lower respiratory tract which is mostly caused by bacteria that can be treated with antibiotics. Irrational use of antibiotics can increase resistance. So this study was conducted to evaluate the use of antibiotics qualitatively and quantitatively. Methodology: This research is an observational research with total sampling method. The collection of medical record data for adult pneumonia patients was carried out for 4 months, namely April-August 2021 with medical record data of inpatients at the Banyumas Regional Hospital. Data analysis in this study is the pattern of antibiotic use, qualitative evaluation using the Gyssens method and quantitatively using the Defined Daily Dose (DDD) method. Result: From 58 medical records, it was found that the pattern of using a single antibiotic was moxifloxacin by 23.376% and the combination of antibiotics ceftriaxone and moxifloxacin by 20.779%. The results of the qualitative evaluation showed rational antibiotic use (category 0) of 29.310% and irrational use of antibiotics (category I-VI) of 70.69%. The results of the quantitative evaluation showed as many as 13 types of antibiotics with a total DDD value of 120.847. The greater the total DDD value, the higher the use of antibiotics. Conclusions: Increase collaboration between pharmacists and health workers to improve the quality of antibiotic use and prevent resistance. | |
| 31487 | 34730 | C1A017081 | ANALISIS PERMINTAAN IKAN LAUT: STUDI EMPIRIS DI KECAMATAN CILACAP SELATAN KABUPATEN CILACAP | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga ikan laut, pengeluaran ikan, pendapatan konsumen, jumlah anggota keluarga, dan selera terhadap permintaan ikan laut di Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap, serta menganalisis elastisitas permintaan ikan laut di Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Jumlah responden terdiri dari 100 rumah tangga di Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Alat analisis yang digunakan yaitu Almost Ideal Demand System (AIDS) untuk mengetahui model permintaan ikan laut di Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga ikan laut berpengaruh positif dan negatif terhadap permintaan keempat komoditas ikan laut. Pengeluaran ikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan ikan tuna serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap udang dan cumi. Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan udang. Jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan cumi. Variabel dummy selera terhadap tingkat kesegaran bertanda positif dan signifikan terhadap permintaan udang segar yang berarti bahwa masyarakat Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi udang segar lebih tinggi dibandingkan udang non segar. Elastisitas harga sendiri keempat komoditas ikan bersifat inelastis. Elastisitas pendapatan ikan tuna, ikan cakalang, dan cumi termasuk barang inferior, sedangkan udang termasuk barang mewah. Elastisitas harga silang dari keempat komoditas yaitu ikan tuna, ikan cakalang, udang, dan cumi lebih banyak yang bersifat komplementer daripada bersifat substitusi. Implikasi dari penelitian ini yaitu, Pemerintah Dinas terakit atau pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat perlu melakukan peningkatan sarana dan prasarana serta perbaikan infrastruktur misalnya tempat pendingin ikan perlu disediakan agar dapat terjaga kualitas dan keberlanjutan ketersediaan komoditas ikan laut segar. Dalam rangka meningkatkan selera dan kesadaran serta minat masyarakat Kabupaten Cilacap dalam mengonsumsi ikan laut sebagai lauk, program gemarikan dapat lebih dimaksimalkan lagi. | The study aims to analyze the effect of marine fish prices, fish consumption expenditure, income, family members, and taste on demand for marine fish; and analyze the elasticity of demand for marine fish in Cilacap Regency. Respondents from this study are 100 households in Cilacap Selatan District, Cilacap Regency. The technique of conveying data uses the interview and questionnaire method, while for the analysis technique to determine the model of marine fish demand uses Linear Approximation-Almost Ideal Demand System. The results of this study are: Prices positively and negatively affect the demand for marine fish. Fish expenditure positively affects the demand for tuna but negatively affects the demand for shrimp and squid. Income has a positive effect on the demand for shrimp. The family member has a positive effect on the demand for squid. Taste has a positive effect on the demand for shrimp which means that the people of South Cilacap District, Cilacap Regency have a higher tendency to consume fresh shrimp than non-fresh shrimp. The price elasticity of the four fish commodities are inelastic. The income elasticity of tuna, skipjack, and squid are inferior goods, while shrimp is luxury goods. The cross-price elasticity of the four commodities is more complementary than substitutes. This study implies that the government of the relevant agencies needs to improve facilities and infrastructure such as coolers to maintain the quality and sustainability of commodity fresh marine fish. In order to increase taste, awareness, and interest in consuming marine fish as a side dish, the “Gemarikan” Program in Cilacap Selatan District, Cilacap Regency, can be more optimized. | |
| 31488 | 34731 | H1D017048 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING MAGANG STUDI KASUS RUMAH DIGITAL SIDAKANGEN | Rumah Digital Sidakangen merupakan sebuah Start-up yang berdiri di sebuah pedesaan yang di kenal dengan Desa Sidakangen yang terletak di kota Purbalingga, RDS sendiri memiliki misi untuk membangun serta mengembangkan bisnis yang berada di sekitaran wilayah Desa Sidakangen guna membangun perekonomian masyarakat dengan lebih banyak menggunakan Teknologi Digital saat ini. Didalam organisasi RDS itu sendiri RDS mempunyai susunan organisasi yang diantaranya ada General Manager, MKT dan OPR Manager, Supervisor, Finance, Mentor lapangan, serta asisten. RDS pun membuka kesempatan bagi mahasiswa/I serta SMK yang ingin berpartispasi dalam membantu mewujudkan visi misi dari RDS tersebut yang bisa kita sebut sebagai karyawan yang sedang magang di sana. Sistem Informasi Monitoring Magang ini dibuat guna mempermudah admin dalam memonitoring para karyawannya. Sistem ini diawali dengan satu halaman login yang dapat diakses oleh admin serta karyawannya. Pada sistem ini admin dapat melakukan input data karyawan, melakukan absen rutin dari sistem secara langsung serta admin dapat memantau siapa saja yang tidak absen dihari itu juga, admin dapat mengirim tugas kepada karyawannya, setelah mengirim tugas admin akan menerima tugas yang sudah di kerjakan para karyawannya sehingga admin dapat menilainya. Halaman admin dan halaman karyawan mempunya profile tersendiri serta jabatan dan divisi sendiri untuk membedakan profile perorangan. Didalam halaman sistem karyawan pun tersedia menu yang bernama profile Rumah Digital Sidakangen dimana halaman tersebut dapat mengenalkan siapa sebenarnya RDS tersebut agar karyawan yang masih tidak mengetahui seluk beluk RDS dapat paham dan mengerti. Sistem Informasi Monitoring Magang ini dibuat dengan metode pengembangan Waterfall. | Sidakangen Digital House is a start-up that stands in a village known as Sidakangen Village located in the city of Purbalingga, RDS itself has a mission to build and develop businesses around the Sidakangen Village area to build the community economy by using more Digital Technology today. In the RDS organization itself RDS has an organizational structure that includes General Manager, MKT and OPR Manager, Supervisor, Finance, Field Mentor, and assistant. RDS also opens opportunities for students college and vocational schools who want to participate in helping to realize the mission vision of the RDS that we can call as employees who are interning there. This Internship Monitoring Information System was created to make it easier for admins to monitor their employees. This system starts with a single login page that can be accessed by admins and employees. In this system admin can input employee data, perform routine absences from the system directly and admin can monitor anyone who is not absent on that day as well, admin can send tasks to his employees, after sending tasks admin will receive tasks that have been done by their employees so that admins can assess them. Admin pages and employee pages have their own profiles as well as their own positions and divisions to distinguish individual profiles. In the employee system page there is also a menu called Sidakangen Digital House profile where the page can introduce who exactly the RDS is so that employees who still do not know the of RDS can understand. This Internship Monitoring Information System was created by waterfall development method. | |
| 31489 | 35424 | E1A018156 | TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA TERHADAP KONSUMEN ATAS BEREDARNYA MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1984 K/Pid.Sus/2018) | TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA TERHADAP KONSUMEN ATAS BEREDARNYA MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN KEDALUWARSA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1984 K/Pid.Sus/2018) Disusun Oleh: Nurani Wahyuningsih E1A018156 ABSTRAK Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama. Pangan dikonsumsi hendaknya memenuhi kriteria bahwa pangan tersebut layak untuk dimakan atau diminum dan tidak mengganggu kesehatan. Bidang industri pangan saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, tetapi seringkali terdapat pelaku usaha yang kurang memperhatikan kemasan produk yang dijual, seringkali terdapat produk makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa secara sengaja masih tetap dipasarkan. Kedaluwarsa merupakan lewatnya ataupun habisnya jangka waktu sebagaimana yang telah ditetapkan dan apabila dikonsumsi, maka makanan tersebut dapat membahayakan bagi kesehatan yang mengonsumsinya. Para pelaku usaha dalam melakukan kegiatan usaha harus memperhatikan akibat yang timbul apabila terjadi pemasaran produk makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa. Mengonsumsi makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa dapat menyebabkan kerugian bagi konsumen. Metode penelitan yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada studi kepustakaan. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1984 K/Pid.Sus/2018, Hj. Asni, S.Pi. selaku pelaku usaha telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana berupa “memperdagangkan pangan yang rusak, cacat atau bekas tercemar” sebagaimana diatur dalam Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, sehingga harus bertanggung jawab dengan menjalankan tanggung jawab pidana berupa pidana denda sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan, dan membayar biaya perkara sebesar Rp2.500,00 (dua ribu lima ratus rupiah). Kata Kunci: Tanggung Jawab, Pelaku Usaha, Pangan | THE RESPONSIBILITY OF BUSINESSES TO CONSUMERS FOR THE CIRCULATION OF EXPIRED PACKAGING FOOD AND BEVERAGES BASED ON LAW NUMBER 8 OF 1999 CONCERNING CONSUMER PROTECTION (Study of Supreme Court Decision Number: 1984 K/Pid.Sus/2018) Arranged by: Nurani Wahyuningsih E1A018156 ABSTARCT Food is the most basic human need. Food consumed should meet the criteria that the food is fit for eating or drinking and does not interfere with health. The food industry sector is currently very much needed by the community, but there are often business actors who do not pay attention to the packaging of the products being sold, often there are food and beverage products that have expired on purpose and are still being marketed. Expiration is the lapse or expiration of the time period as determined and if consumed, the food can be harmful to the health of the person who consumes it. Business actors in carrying out business activities must pay attention to the consequences that arise in the event of marketing of expired food and beverage products. Consuming food and beverages that have expired can cause harm to consumers. The research method used is normative juridical, with descriptive analytical research specifications. The data used in this study is secondary data sourced from library research. The data obtained are presented with narrative texts and analyzed by qualitative normative methods. The results of the research are based on the Supreme Court Decision Number 1984 K/Pid.Sus/2018, Hj. Asni, S. Pi. as a business actor has been legally and convincingly proven guilty of committing a criminal act in the form of "trading damaged, defective or contaminated food" as regulated in Article 62 Paragraph (1) in conjunction with Article 8 Paragraph (3) Law Number 8 of 1999 concerning Protection Consumers, therefore, must be responsible for carrying out criminal responsibility in the form of a fine of Rp5,000,000.00 (five million rupiah) with the stipulation that if the fine is not paid, it is replaced with imprisonment for 2 (two) months, and paying court fees of Rp2.500.00 (two thousand five hundred rupiah). Keywords: Responsibility, Business Actor, Food | |
| 31490 | 35563 | H1B016062 | Prediksi Bencana Banjir Menggunakan Model SHETRAN di Daerah Aliran Sungai Serayu, Jawa Tengah (Flood Disaster Prediction Using SHETRAN Model in Serayu Watershed, Central Java) | Abstrak— Banjir di Indonesia merupakan bencana alam yang rutin terjadi setiap tahun di berbagai daerah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Tengah menempati urutan pertama dengan lebih dari 150 kejadian banjir pada tahun 2020. Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu merupakan salah satu DAS besar di Jawa Tengah yang rawan terhadap banjir. Untuk itu kajian hidrologi DAS sangat diperlukan untuk memberikan gambaran mengenai daerah yang kemungkinan akan terjadi banjir. Penggunaan Software pengolah informasi berbasis data, diharapkan dapat membuat perhitungan potensi bencana alam banjir di Indonesia menjadi lebih singkat dan dinamis. Salah satu Software pengolah data untuk DAS adalah SHETRAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode deteksi daerah banjir menggunakan hasil simulasi SHETRAN. Metode penelitian dengan model SHETRAN ini membandingkan data banjir hasil simulasi model SHETRAN dan data lapangan (DIBI). Hasil perbandingan data analisis model SHETRAN dan lapangan dengan nilai keakuratan yang cukup baik yaitu pada daerah Hilir DAS Serayu tepatnya pada wilayah Kabupaten Cilacap. Pada daerah Cilacap % bulan banjir hasil pengamatan sebesar 48.33% dan hasil analisis SHETRAN sebesar 51.67% dengan keakuratan SHETRAN untuk mendeteksi genangan banjir sebesar 59%. Selain itu, Berdasarkan hasil simulasi model SHETRAN (Phreatic Depth) daerah Hilir juga merupakan daerah yang paling rentan terhadap bencana banjir. Nilai genangan rata-rata pada daerah Banyumas yaitu ±30 cm saja. Sedangkan nilai genangan rata-rata pada daerah Cilacap yaitu 75 cm. Sehingga daerah yang paling rentan terhadap bencana banjir berdasarkan hasil simulasi SHETRAN adalah wilayah Kabupaten Cilacap Kata kunci — Daerah Aliran Sungai Serayu, Genangan Banjir, SHETRAN | Abstract—Floods in Indonesia are natural disasters that routinely occur every year in various regions. According to the Badan Pusat Statistik (BPS), Central Java ranks first with more than 150 flood events in 2020. Serayu Watershed (DAS) is one of the large watersheds in Central Java that is prone to flooding. For this reason, watershed hydrological studies are needed to provide an overview of the areas that are likely to flood. The use of data-based information processing software is expected to make the calculation of potential flood natural disasters in Indonesia become shorter and dynamic. One of the data processing software for Serayu Watershed is SHETRAN. The purpose of this study was to develop flood area detection methods using SHETRAN simulation results. This research method with the SHETRAN model compares flood data from shetran model simulation results and field data (DIBI). The results of the comparison of shetran model analysis data and fields with a fairly good accuracy value, namely in the Downstream area of Serayu Watershed precisely in the Cilacap Regency area. In the Cilacap area, the flood month was observed at 48.33% and the results of shetran analysis of 51.67% with the accuracy of SHETRAN to detect flood inundation by 59%. In addition, based on the results of the SHETRAN (Phreatic Depth) model simulation, the Downstream area is also the most vulnerable area to flood disasters. The average puddle value in the Banyumas area is ±30 cm only. While the average puddle value in the Cilacap area is 75 cm. So that the area most vulnerable to flood disasters based on the results of shetran simulation is the Cilacap Regency area. Keywords — Serayu Watershed, flood disasters, SHETRAN | |
| 31491 | 34734 | C1G017046 | FACTORS AFFECTING POVERTY IN INDONESIA | Penelitian ini berjudul “Faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Indonesia”. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan, tingkat inflasi, tingkat pengangguran terhadap kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS selama periode 2011-2020, dengan jumlah observasi terdiri dari 34 cross-section serta 10 time series. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukan secara simultan variabel pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan, tingkat inflasi, dan tingkat pengangguran berpengaruh terhadap kemiskinan di Indonesia. Kemudian secara individual variabel tingkat pendidikan berpengaruh secara negatif dan signifikan serta tingkat pengangguran berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia, sementara variabel pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Kemudian variabel tingkat pengangguran merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kemiskinan di Indonesia. Implikasi pemerintah harus mengoptimalkan proporsi investasi atau modal untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi, menjaga konsistensi jangka panjang pada bidang edukasi, menjaga angka inflasi agar dapat mencapai target setiap periodenya, mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja sehingga mampu menyeimbangkan industri padat karya dan industri padat modal. | This research is entitled "Factors that affect poverty in Indonesia”. The purpose of this study is to analyze the effect of economic growth, education level, inflation rate, unemployment rate on poverty in Indonesia. This study uses secondary data obtained from BPS during the period 2011-2020, with the number of observations consisting of 34 cross-sections and 10 time series. The analysis technique used is multiple linear regression with the Ordinary Least Square (OLS) model. The results are simultaneously the variables of economic growth, education level, inflation rate, and unemployment rate affect poverty in Indonesia. Then individually, the education level variable has a negative and significant effect and the unemployment rate has a positive and significant effect on poverty in Indonesia, while the variables of economic growth and inflation rate do not significantly affect the poverty rate in Indonesia. The unemployment rate variable is the most influential variable on poverty in Indonesia. The implication that the government must optimize the proportion of investment or capital to optimize economic growth, maintain long-term consistency in the field of education, maintain inflation rates in order to achieve targets for each period, optimize labor absorption so as to balance labor-intensive industries and capital-intensive industries. | |
| 31492 | 34738 | F1D017041 | Gerakan Penguatan Kerukunan Umat Beragama (Studi Kasus Gusdurian Banyumas) | Penelitian ini berjudul “Gerakan Sosial Penguatan Kerukunan Umat Beragama (Studi Kasus Gusdurian Banyumas)”. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis perkembangan permasalahan intoleransi terhadap kondisi sosial politik masyarakat Indonesia dan mengeksplorasi dan menganalisis gerakan penguatan kerukunan umat beragama oleh Gusdurian Banyumas. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif pluralisme dengan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Sementara untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Dengan meningkatnya tren intoleransi yang ada di Indonesia, Gusdurian Banyumas hadir sebagai civil society yang memiliki tujuan sebagai counter voilent extremism. Setelah melakukan identifikasi masalah, Gusdurian Banyumas memulai gerakan nyatanya dalam menguatkan kerukunan umat beragama dengan cara melakukan kegiatan dialog lintas iman, bersilaturrahmi ke berbagai tempat ibadah, menghadiri perayaan keagamaan, kajian pemikiran Gus Dur, serta menangkal dan memproduksi isu toleransi di media sosial. Sampai saat ini, Gusdurian Banyumas telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi keagamaan dan pemerintahan untuk menguatkan pergerakan dalam melawan radikalisme dan kelompok intoleran. | This research is entitled "Social Movement for Strenghthening Religious Harmony (Case Study of Gusdurian Banyumas)". The purpose of this research is to explain and analyze the increasing of the problem of intolerance towards the socio-political conditions of the Indonesian people and to explore and analyze the movement to strengthen religious harmony by Gusdurian Banyumas. This research uses constructivism paradigm and pluralism perspective with qualitative research methods. The approach used is a case study approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation and data analysis techniques using Miles and Huberman's interactive analysis techniques. Meanwhile, to test the validity of the data using data triangulation techniques. With increasing trend of tolerance in Indonesia. Gusdurian Bnayumas represent as civil society that has the aim of countering violent extremism. After doing problems identification, Gusdurian Bnayumas started a real movement to strengthen religious harmony by conducting interfaith dialogue activities, visiting various places of worship, attending religious celebrations, studying Gus Dur’s thoughts, as well as preventing and producing issues of tolerance in social media. Until this time, Gusdurian Bnayumas has collaborated with various religious and government institutions to strengthen the movement against radicalism and intolerant groups. | |
| 31493 | 34770 | H1D017008 | Rancang Bangun Sistem Informasi Pusat Karier Menggunakan Framework CodeIgniter Studi Kasus Universitas Jenderal Soedirman | Universitas Jenderal Soedirman tiap tahunnya meluluskan ribuan mahasiswa atau mahasiswi yang berkualitas. Dengan banyaknya lulusan yang dikeluarkan, maka tidak jarang alumni yang bingung untuk mendapatkan informasi mengenai dunia kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu wadah yang menampung itu semua, yaitu dengan Pusat Karier. Universitas Jenderal Soedirman memiliki Pusat Karier sendiri yang bernama Soedirman Career Center (SCC) yang menampung para alumni untuk mengembangkan kariernya. Untuk mengerjakan itu semua, Soedirman Career Center (SCC) memerlukan suatu sistem terkomputerisasi yang dapat membantu memudahkan SCC dalam mengelola data para alumni. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang sistem yang dapat mempermudah mahasiswa khususnya alumni Universitas Jenderal Soedirman untuk mencari lowongan pekerjaan dan mempermudah instansi dalam mengelola perusahaannya dalam bidang tenaga kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi, dan wawancara sedangkan metode untuk pengembangan sistem menggunakan waterfall. Perancangan sistem dilakukan dengan menggunakan UML. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP yang dipadukan dengan framework Codeigniter dan database MySQL untuk penyimpanan datanya. Hasil dari penelitian yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya sistem informasi pusat karier berbasis web ini dapat dipergunakan oleh alumni dalam mendapatkan informasi lowongan kerja dan juga sebagai media untuk publikasi profil dari masing-masing alumni, mempermudah Soedirman Career Center dalam mengelola data alumni serta dapat berguna bagi instansi yang sedang membutuhkan pekerja dengan berbagai latar belakang alumni. | General Sudirman University annually graduates thousands of qualified students. With so many graduates being issued, it is not uncommon for alumni to be confused about getting information about the world of work. Based on these problems, we need a place that accommodates all of them, namely the Career Center. General Sudirman University has its own Career Center called Sudirman Career Center (SCC) which accommodates alumni to develop their careers. To do it all, Sudirman Career Center (SCC) requires a computerized system that can help facilitate SCC in managing alumni data. The purpose of this research is to design a system that make it easier for students, especially alumni of Jenderal Soedirman University, to find job vacancies and make it easier for agencies to manage their companies in the workforce. The data collection method used in this research is literature study, observation, and interviews, while the method for system development uses waterfall. The system design is done using UML. The programming language used is PHP combined with the Codeigniter framework and MySQL database for data storage. The results of the research conducted, it can be concluded that with the existence of a web-based career center information system, alumni can use information on job vacancies and also as a medium for publishing profiles of each alumni, making it easier for the Sudirman Career Center to manage alumni data and can be useful for agencies that are in need of workers with various alumni backgrounds. | |
| 31494 | 34735 | L1A017025 | Akumulasi Logam Berat Cr pada Media Air, Sedimen, dan Ikan Belanak (Planiliza Subviridis) di Plawangan Timur, Segara Anakan, Cilacap | Kromium merupakan logam berat berbahaya yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Cr pada media air, sedimen dan ikan di perairan Plawangan timur, Segara Anakan, Cilacap serta untuk mengetahui tingkat pencemaran logam berat Cr berdasarkan nilai Pollution Index (PI), Contamination Factor (CF), Index of Geoaccumulation (Igeo), dan Bioaccumulation Factor (BAF). Pengambilan sampel dilakukan di 5 stasiun yaitu muara Sungai Kembang Kuning, muara Sungai Sapuregel, pertemuan dua sungai, muara Sungai Donan, dan pertemuan tiga sungai. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kandungan logam berat Cr pada media air, sedimen, dan ikan Belanak berkisar 0,0010-0,0025 mg/L, 1,8990–4,0024 mg/kg, 0,0073-0,0173 mg/kg. Kandungan Cr masih di bawah nilai ambang batas aman. Analisis korelasi koefisien Pearson (R) menunjukkan korelasi linier positif pada air dengan sedimen dan korelasi linier negatif pada air dengan ikan Belanak. Hasil perhitungan Pi menunjukkan kategori tidak tercemar, CF menunjukkan kategori kontaminasi rendah, Igeo menunjukan kategori tercemar ringan, dan BAF menunjukan (P. subviridis) yang memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat dalam tubuh. | Chromium (Cr) as a harmful heavy metal is one of the main risk factors for the pollution. The research aimed to analyse the content of Cr in the water, sediment and mullet fish as well as pollution levels based on the Pollution Index (PI), Contamination Factor (CF), Index of Geoaccumulation (Igeo), and Bioaccumulation Factor (BAF). Samples were taken at 5 stations, namely the estuary of the Kembang Kuning River, the estuary of the Sapuregel River, the confluence of two rivers, the mouth of the Donan River, and the confluence of three rivers. The results showed that Cr in the water, sediment, and mullet fish ranged from 0,0010 to 0,0025 mg/L, 1,8990 to 4,0024 mg/kg, 0,0073 to 0,0173 mg/kg. The content of Cr is still below the safe quality standard. The analysis of correlation coefficient Pearson (R) showed a positive linier in water with sediment and positive linier in water with mullet fish. The results of the Pi calculation show that the category is not polluted, CF shows the category of low contamination, Igeo shows the category of lightly polluted, and BAF shows the category of Mullet fish that have the ability to accumulate Cr in the body. | |
| 31495 | 34736 | F1C016049 | Diskursus Legalisasi Ganja dalam Tayangan Rosi "Ganja: Mitos dan Fakta" | Pandangan masyarakat terkait ganja memiliki perbedaan setelah adanya Gerakan legalisasi ganja di Indonesia. Pro-kontra yang terjadi terkait manfaat dan kegunaan ganja menjadi suatu hal yang terus diperdebatkan. Banyak negara sudah melegalkan penggunaan ganja untuk kepentingan medis, namun lain halnya dengan Indonesia. Hal tersebut menjadi sebuah tema diskusi dalam tayangan Rosi episode “Ganja: Mitos dan Fakta”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diskursus yang terjadi dalam tayangan Rosi episode “Ganja: Mitos dan Fakta” mengenai legalisasi ganja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan diskursus dari Michel Foucault sebagai metode analisisnya. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis teks dan studi pustaka. Data penelitian ini didapatkan dari tayangan “Ganja: Mitos dan Fakta – Rosi” di kanal youtube Kompas TV. Hasil Penelitian Menunjukkan statement yang dibentuk dalam tayangan tersebut sebagian besar mengarahkan pada dukungan terhadap wacana legalisasi ganja di Indonesia, khususnya untuk kepentingan medis dengan melakukan penelitian ilmiah. Sejarah penggunaan ganja mengalami banyak perubahan sejak dulu. Relasi kuasa dalam membentuk pengetahuan terkait ganja dilakukan oleh banyak pihak baik pro maupun kontra. | People's views regarding marijuana have differed after the movement to legalize marijuana in Indonesia. The pros and cons that occur regarding the benefits and uses of marijuana are something that continues to be debated. Many countries have legalized the use of marijuana for medical purposes, but Indonesia is different. This became a theme for discussion in Rosi's episode of "Ganja: Mitos dan Fakta". This study aims to analyze the discourse that occurs in Rosi's episode of "Ganja: Mitos dan Fakta" regarding the legalization of marijuana in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative approach with the discourse of Michel Foucault as the method of analysis. Data collection is done by text analysis and literature study. The data for this research was obtained from the program "Ganja: Mitos dan Fakta - Rosi" on the Kompas TV youtube channel. Research Results Show that the statements formed in the broadcast are mostly directed at supporting the discourse on legalizing marijuana in Indonesia, especially for medical purposes by conducting scientific research. The history of cannabis use has undergone many changes since the past. Power relations in forming knowledge related to marijuana are carried out by many parties, both pros and cons. | |
| 31496 | 35425 | E1A015089 | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN PERSALINAN OLEH BIDAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN IBU DAN ANAK (Studi di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan) | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN PERSALINAN OLEH BIDAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN IBU DAN ANAK (Studi di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan) Oleh : Andri Saputra E1A015089 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum pelayanan persalinan oleh bidan sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dan kontribusi implementasi hukum pelayanan persalinan oleh bidan terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan dengan responden sebanyak 22 (dua puluh dua) bidan. Pengambilan sampel mengunakan simple random sampling. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, kepustakaan dan dokumentasi. Pengolahan data dengan menggunakan metode editing, coding dan tabulasi, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, tabel silang, dan teks naratif. Metode analisis data menggunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum pelayanan persalinan oleh bidan sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan adalah efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 5 (lima) indikator yang meliputi efektifnya membuat keputusan klinik, efektifnya asuhan sayang ibu dan sayang bayi, efektifnya pencegahan infeksi, efektifnya pencatatan (rekam medis) asuhan persalinan, dan efektifnya rujukan pada kasus komplikasi ibu dan bayi baru lahir. Implementasi hukum pelayanan persalinan oleh bidan cenderung memberikan kontribusi secara postif terhadap peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, artinya semakin efektinya peran bidan dalam memberikan pelayanan persalinan, maka cenderung semakin meningkat derajat kesehatan ibu dan anak. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 3 (tiga) indikator yang meliputi tingginya pengembangan pelayanan kesehatan, tingginya penurunan angka kematian, tingginya penurunan angka kesakitan. Kata Kunci : Implementasi Hukum Pelayanan Persalinan, Bidan, Peningkatan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak | LEGAL IMPLEMENTATION OF DELIVERY SERVICES BY MIDWIFE AS AN EFFORT TO INCREASE THE DEGREE OF MATERNAL AND CHILD HEALTH (Study in Jalaksana District, Kuningan Regency) By: Andri Saputra E1A015089 ABSTRACT This study aims to determine the legal implementation of childbirth services by midwives as an effort to improve the health status of mothers and children and the contribution of the legal implementation of childbirth services by midwives to efforts to improve maternal and child health degrees in Jalaksana District, Kuningan Regency. This research uses quantitative research methods with sociological juridical approach, and descriptive research specifications. The research location is in Jalaksana District, Kuningan Regency with 22 (twenty two) midwives as respondents. Sampling using simple random sampling. Types and sources of data used are primary data and secondary data obtained by the method of questionnaires, literature and documentation. Data processing using editing, coding and tabulating methods, then presented in the form of frequency distribution tables, cross tables, and narrative texts. Methods of data analysis using the method of frequency distribution analysis, cross table analysis, content analysis and comparison analysis. The results showed that the implementation of the law on childbirth services by midwives as an effort to improve the health status of mothers and children in Jalaksana District, Kuningan Regency was effective. This is evidenced by the results of research on 5 (five) indicators which include the effectiveness of making clinical decisions, effective care for mother and baby, effective infection prevention, effective recording (medical records) of delivery care, and effective referrals for cases of maternal and newborn complications. born. The legal implementation of childbirth services by midwives tends to contribute positively to improving the health status of mothers and children in Jalaksana District, Kuningan Regency, meaning that the more effective the role of midwives in providing delivery services, the higher the degree of maternal and child health. This can be proven by the results of research on 3 (three) indicators which include the high development of health services, the high decrease in mortality, and the high decrease in morbidity. Keywords: Legal Implementation of Childbirth Services, Midwives, Improving Maternal and Child Health Degrees | |
| 31497 | 34732 | F1C016052 | Kritik Sosial Dalam Stand up comedy (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Video Special Show Pandji Pragiwaksono: Hiduplah Indonesia Maya) | Penelitian ini membahas tentang bagaimana Pandji Pragiwaksono yang merupakan pelaku stand up comedy menghasilkan karya berupa pertunjukkan yang berjudul Hiduplah Indonesia Maya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu penggambaran kritik sosial dalam pertunjukkan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model penelitian wacana kritis dari Norman Fairclough. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni observasi non-partisipan dengan menonton video pertunjukkan dari Pandji Pragiwaksono dan juga studi pustaka dengan mencari tulisan-tulisan baik itu di jurnal maupun buku untuk mencari tahu tentang pementasan stand up comedy dan kritik sosial. Teknik pemilihan teks dalam penelitian ini adalah video stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang berjudul Hiduplah Indonesia Maya yang berdurasi selama 1:08:06. Pengembangan validitas data yang digunakan adalah proses validasi data dengan menekankan pada uji kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandji Pragiwaksono menjelaskan banyak hal terkait kondisi masyarakat Indonesia. Analisis praktik wacana yang muncul di Hiduplah Indonesia Maya adalah pembahasan mengenai pola pergaulan, masyarakat melek politik, persaingan pemilihan presiden tahun 2019, ketersinggungan dan moralitas. Perubahan pola komunikasi dan bebasnya akses dari sosial media juga menjadi dasar pembahasan tersebut disampaikan oleh Pandji Pragiwaksono. Wacana tersebut dibentuk karena menjadi persoalan yang banyak dibicarakan baik di media sosial maupun lingkup masyarakat. | This study discusses how Pandji Pragiwaksono, who is a stand up comedy actor, produces a work in the form of a show entitled Hiduplah Indonesia Maya. The purpose of this study is to find out the description of social criticism in the show. The method used in this research is a qualitative method with a critical discourse research model from Norman Fairclough. Data collection techniques were carried out in two ways, namely non-participant observation by watching video shows from Pandji Pragiwaksono and also literature study by looking for writings both in journals and books to find out about stand up comedy performances and social criticism. The text selection technique in this research is Pandji Pragiwaksono's stand up comedy video, entitled Hiduplah Indonesia Maya, which has a duration of 1:08:06. The development of the validity of the data used is a data validation process by emphasizing the credibility test. The results showed that Pandji Pragiwaksono explained many things related to the condition of the Indonesian people. The analysis of discourse practices that appear in Hiduplah Indonesia Maya is a discussion of social patterns, politically literate society, the 2019 presidential election competition, offence and morality. Changes in communication patterns and free access from social media were also the basis for the discussion, which was conveyed by Pandji Pragiwaksono. The discourse was formed because it became an issue that was widely discussed both on social media and in the community. | |
| 31498 | 34739 | J1A015044 | VERBAL BULLYING EXPERIENCED BY MALE CHEERLEADER CHARACTERS IN PEYTON REED’S MOVIE ENTITLED BRING IT ON (2000) | Jalatirani, Dominika Jenetaugusta. Verbal Bullying Experienced By Cheerleader Male Cheerleader Characters In Peyton Reed’s Movie Entitled Bring It On (2000). Thesis. Pembimbing 1 : Lynda Susana Widya A F, S.S., M.Hum., Pembimbing 2 : Eni Nur Aeni, S.S., M.A., Penguji : Dra. Mimien Aminah Sudjaie, M.A. Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Inggris Profram studi, Purwokerto. Penelitian yang berjudul ''verbal bullying experienced by male cheerleader characters in Peyton reed's movie Bring It On (2000)'' memiliki tujuan untuk mengetahui apa saja perisakan verbal yang dialami oleh karakter pria yang menjadi anggota pemandu sorak didalam film. Selain itu, penelitian ini juga menerangkan latar belakang dari perisakan terutama secara verbal yang terjadi di lingkungan masyarakat saat ini. Pada penelitian ini, metod’e kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Data utama dalam penelitian ini adalah film Bring it on (2000) yang di sutradarai oleh Peyton Reed. Sebagai tambahan, teori perisakan verbal akan menjadi teori utama dalam penelitian ini beserta referensi tentang penghinaan sebagai fokus utama dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian label Homoseksual dan Banci yang diberikan oleh karakter lain terhadap anggota pemandu sorak laki-laki akan mengarah pada tindakan penghinaan verbal. Kemudian dari hinaan verbal yang dilakukan oleh karakter lain akan menghasilkan Kemarahan dan Pengelakan dari anggota cheerleader pria sebagai Dampak dari Verbal Bullying yang di tampilkan di film. | Jalatirani, Dominika Jenetaugusta. Verbal Bullying Experienced By Male Cheerleader Characters In Peyton Reed’s Movie Entitled Bring It On (2000). Thesis. Supervisor 1 : Lynda Susana Widya A F, S.S., M.Hum., Supervisor 2 : Eni Nur Aeni, S.S., M.A., External Examiner : Dra. Mimien Aminah Sudjaie, M.A. Minister of Research, Technology and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Departement, English Literature Study Program, Purwokerto. This research entitled ''Verbal Bullying Experienced by Cheerleader Male Characters in Peyton reed's Movie Bring It On (2000)'' is aimed to find out the form of verbal bullying experienced by male characters who become member of cheerleader in the movie. Furthermore, it also explains the background of bullying especially through verbal offense that happens in people's neighbourhoods nowadays. In this research, qualitative method is used for analyzing the data. The primary data in this research is the movie, Bring It On (2000) directed by Peyton Reed. In addition, the points concerning verbal bullying will be the grand theory of this research with verbal insult as the main focus of the research. The result of this research shows that the Label of Homosexual and Sissy given by the other character toward male cheerleader members will lead into Verbal insult act. Then from verbal insults act by another character it will produce Anger and Disapproval for Cheerleader Male Character as Impact of Verbal Bullying in bring it on movie. | |
| 31499 | 34740 | I1E017010 | HUBUNGAN KELENTUKAN, DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN FREKUENSI TENDANGAN SABIT PESILAT PUTRA DI KABUPATEN BANYUMAS | ABSTRAK HUBUNGAN KELENTUKAN, DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN FREKUENSI TENDANGAN SABIT PESILAT PUTRA DI KABUPATEN BANYUMAS Okti Krisanti1, Panuwun Joko Nurcahyo2, Ayu Rizky Febriani3. Latar Belakang : Masalah dalam penelitian ini adalah pada saat latihan sebagian pesilat belum maksimal dalam melakukan tendangan, terutama pada tendangan sabit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kelentukan, daya ledak otot tungkai terhadap frekuensi tendangan sabit pesilat putra Perguruan Kha Mim Shod (HMS) di Kapubaten Banyumas. Metodologi : Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota putra Perguruan Pencak Silat Kha Mim Shod (HMS) di Kabupaten Banyumas yang berjumlah 86 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel 30 orang atlet putra. Instrumen penelitian kelentukan menggunakan sit and reach, Daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump dan Frekuensi tendangan menggunakan tes kecepatan tendangan sabit. Data dianalisis menggunakan uji statistik yaitu : uji normalitas menggunakan shapiro wilk, uji linearitas, uji hipotesis menggunakan korelasi product moment dan uji korelasi berganda. Hasil Penelitian : Berdasarkan analisis data menunjukan nilai signifikansi dari setiap item tes sebagai berikut : 1) Hubungan Kelentukan dengan frekuensi tendangan sabit pesilat putra perguruan Kha Mim Shod (HMS) di Kabupaten Banyumas dengan nilai r = 0.879. 2) Hubungan daya ledak otot tungkai dengan frekuensi tendangan sabit pesilat putra perguruan Kha Mim Shod (HMS) di Kabupaten Banyumas dengan nilai r = 0.612. 3) Hubungan kelentukan dan daya ledak otot tungkai dengan frekuensi tendangan sabit pesilat putra perguruan pencak silat Kha Mim Shod (HMS) di Kabupaten Banyumas dengan nilai r = 0,879 dan r square = 0,774. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kelentukan, daya ledak otot tungkai terhadap frekuensi tendangan sabit pesilat putra perguruan pencak silat Kha Mim Shod (HMS). | ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEEN FLEXIBILITY, EXPLOSION OF LIMB MUSCLE WITH THE FREQUENCY OF KICKING FREQUENCY OF MEN'S Scythe IN BANYUMAS DISTRICT Okti Krisanti1, Panuwun Joko Nurcahyo2, Ayu Rizky Febriani3. Background : The problem in this study is that during training, some of the fighters have not been maximal in kicking, especially the sickle kick. The purpose of this study was to determine the relationship between flexibility, leg muscle explosive power and the frequency of sickle kicks for male fighters from Kha Mim Shod College (HMS) in Banyumas Regency. Methodology : This research is a type of correlational research. The population in this study were all male members of the Kha Mim Shod martial art College (HMS) in Banyumas Regency. Totaling 86 people. Sampling using purposive sampling technique in order to obtain a sample of 30 male athletes. Flexibility research instrument using sit and reach, leg muscle explosive power using standing broad jump and kick frequency using a sickle kick speed test. The data were analyzed using statistical tests, namely : normality test using shapiro wilk linearity test, hypothesis testing using peoduct moment correlation and multiple correlation test. Research Results: Based on data analysis, the significance value of each test item is as follows: 1) The relationship between flexibility and the frequency of sickle kicks for male fighters from Kha Mim Shod (HMS) in Banyumas Regency with a value of r = 0.879. 2) The relationship between the explosive power of the leg muscles and the frequency of the sickle kick of Kha Mim Shod (HMS) male fighter in Banyumas Regency with a value of r = 0.612. 3) The relationship between flexibility and explosive power of leg muscles with the frequency of sickle kicks of male martial art fighters from Kha Mim Shod (HMS) in Banyumas Regency with a value of r = 0.879 and r square = 0.774. Conclusion : There is a relationship between flexibility, explosive power of leg muscles and the frequency of sickle kicks of the male martial art fighter Kha Mim Shod (HMS). | |
| 31500 | 34741 | I1A016107 | SCOPING REVIEW : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN PADA PUSKESMAS DI INDONESIA | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA BIDAN PADA PUSKESMAS DI INDONESIA Sukmo Tritis Priatmoko1, Arih Diyaning Intisari2, Budi Aji3 Latar Belakang : Kinerja merupakan salah faktor yang penting dalam terciptanya pelayanan kesehatan yang bermutu untuk masyarakat, baik itu di rumah sakit ataupun di puskesmas. Kinerja dapat diistilahkan sebagai prestasi kerja (job perfomance), dalam arti yang lebih luas yaitu hasil kerja secara kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan pada puskesmas di Indonesia. Metodologi : Metode yang digunakan adalah scooping review merupakan metode yang dapat digunakan untuk meringkas dan menyebarluaskan temuan peneliti, untuk mengidentifikasi kesenjangan penelitian, dan membuat rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Hasil Penelitian : Terdapat 8 artikel yang direview dengan tahun publikasi terbanyak pada tahun 2019 dan 2020. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, telah teridentifikasi bahwa terdapat 11 faktor yang berpengaruh terhdapat kinerja bidan pada puskesmas di Indonesia. Motivasi merupakan faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap kinera bidan di puskesmas. Kesimpulan : Faktor yang berpengaruh terhadap kinerja bidan pada puskesmas di Indonesia adalah beban kerja, insentif, motivasi, kerja sama tim, kepemimpina, pengetahuan, pelatihan, tingkat pendidikan, lingkungan kerja, dan sikap. Faktor-faktor tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan kinerja bidan pada puskesmas di Indonesia. Kata Kunci : faktor kinerja bidan, kinerja bidan puskesmas, job satifaction of midwife 1Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Jenderal Soedirman 2,3 Dosen Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Jenderal Soedirman | FACTORS AFFECTING THE PERFORMANCE OF MIDWIFE AT PUSKESMAS IN INDONESIA Sukmo Tritis Priatmoko1, Arih Diyaning Intisari2, Budi Aji3 Background: Performance is one of the important factors in the creation of quality health services for the community, be it at the hospital or at the puskesmas. Performance can be termed as job performance, in a broader sense, namely the results of work in quality, quantity, and timeliness achieved by an employee in carrying out his duties according to the responsibilities given. The purpose of this study was to identify factors related to the performance of midwives at puskesmas in Indonesia based on previous research. Methodology: The method used is scooping review, which is a method that can be used to summarize and disseminate research findings, to identify research gaps, and make recommendations for further research. Research result : There are 8 articles reviewed with the most publication years in 2019 and 2020. Based on the analysis that has been carried out, it has been identified that there are 11 factors that influence the performance of midwives at puskesmas in Indonesia. Motivation is the factor that has the most influence on the performance of midwives at the puskesmas. Conclusion : Factors that influence the performance of midwives at health centers in Indonesia are workload, incentives, motivation, teamwork, leadership, knowledge, training, education level, work environment, and attitudes. These factors are expected to be used as a basis for improving the performance of midwives at puskesmas in Indonesia. Keywords : midwife performance factor, health center midwife performance, job satisfaction of midwife 1 Student of Public Health Department, Jenderal Sudirman University 2.3 Lecturer in the Department of Public Health, Jenderal Sudirman University |