Artikel Ilmiah : I1C017072 a.n. FRITZI ELIAN ALFAWWAZ

Kembali Update Delete

NIMI1C017072
NamamhsFRITZI ELIAN ALFAWWAZ
Judul ArtikelEVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SECARA KUALITATIF DAN KUANTITATIF PADA PASIEN PNEUMONIA DEWASA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran nafas pada bagian bawah yang sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang dapat di terapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat meningkatkan resistensi. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kualitatif dan kuantitatif.

Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode total sampling. Pengumpulan data rekam medis pasien pneumonia dewasa dilakukan selama 4 bulan yaitu bulan April-Agustus 2021 dengan data rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Banyumas. Analisis data pada penelitian ini yaitu pola penggunaan antibiotik, evaluasi secara kualitatif menggunakan metode Gyssens dan secara kuantitatif menggunakan metode Defined Daily Dose (DDD).

Hasil Penelitian: Dari 58 rekam medis didapatkan hasil pola penggunaan antibiotik tunggal yaitu moxifloxacin sebesar 23,376% dan antibiotik kombinasi ceftriaxone dan moxifloxacin sebesar 20,779%. Hasil evaluasi kualitatif menunjukan penggunaan antibiotik rasional (kategori 0) sebesar 29,310% dan penggunaan antibiotik tidak rasional (kategori I-VI) sebesar 70,69%. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan sebanyak 13 jenis antibiotik dengan total nilai DDD sebesar 120,847. Semakin besar total nilai DDD menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik juga semakin tinggi.

Kesimpulan: Meningkatkan kerjasama antara apoteker dengan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik serta mencegah resistensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Pneumonia is an infection of the lower respiratory tract which is mostly caused by bacteria that can be treated with antibiotics. Irrational use of antibiotics can increase resistance. So this study was conducted to evaluate the use of antibiotics qualitatively and quantitatively.

Methodology: This research is an observational research with total sampling method. The collection of medical record data for adult pneumonia patients was carried out for 4 months, namely April-August 2021 with medical record data of inpatients at the Banyumas Regional Hospital. Data analysis in this study is the pattern of antibiotic use, qualitative evaluation using the Gyssens method and quantitatively using the Defined Daily Dose (DDD) method.

Result: From 58 medical records, it was found that the pattern of using a single antibiotic was moxifloxacin by 23.376% and the combination of antibiotics ceftriaxone and moxifloxacin by 20.779%. The results of the qualitative evaluation showed rational antibiotic use (category 0) of 29.310% and irrational use of antibiotics (category I-VI) of 70.69%. The results of the quantitative evaluation showed as many as 13 types of antibiotics with a total DDD value of 120.847. The greater the total DDD value, the higher the use of antibiotics.

Conclusions: Increase collaboration between pharmacists and health workers to improve the quality of antibiotic use and prevent resistance.
Kata kunciPneumonia, Antibiotik, Gyssens, Defined Daily Dose (DDD)
Pembimbing 1Apt. Masita Wulandari Suryoputri, M.Sc.
Pembimbing 2Apt. Dewi Latifatul Ilma, M.Clin.Pharm.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-01-25 21:29:18.876917
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.