Home
Login.
Artikelilmiahs
34738
Update
RISKI DONI PERMANA
NIM
Judul Artikel
Gerakan Penguatan Kerukunan Umat Beragama (Studi Kasus Gusdurian Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Gerakan Sosial Penguatan Kerukunan Umat Beragama (Studi Kasus Gusdurian Banyumas)”. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis perkembangan permasalahan intoleransi terhadap kondisi sosial politik masyarakat Indonesia dan mengeksplorasi dan menganalisis gerakan penguatan kerukunan umat beragama oleh Gusdurian Banyumas. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif pluralisme dengan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Sementara untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Dengan meningkatnya tren intoleransi yang ada di Indonesia, Gusdurian Banyumas hadir sebagai civil society yang memiliki tujuan sebagai counter voilent extremism. Setelah melakukan identifikasi masalah, Gusdurian Banyumas memulai gerakan nyatanya dalam menguatkan kerukunan umat beragama dengan cara melakukan kegiatan dialog lintas iman, bersilaturrahmi ke berbagai tempat ibadah, menghadiri perayaan keagamaan, kajian pemikiran Gus Dur, serta menangkal dan memproduksi isu toleransi di media sosial. Sampai saat ini, Gusdurian Banyumas telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi keagamaan dan pemerintahan untuk menguatkan pergerakan dalam melawan radikalisme dan kelompok intoleran.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled "Social Movement for Strenghthening Religious Harmony (Case Study of Gusdurian Banyumas)". The purpose of this research is to explain and analyze the increasing of the problem of intolerance towards the socio-political conditions of the Indonesian people and to explore and analyze the movement to strengthen religious harmony by Gusdurian Banyumas. This research uses constructivism paradigm and pluralism perspective with qualitative research methods. The approach used is a case study approach. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation and data analysis techniques using Miles and Huberman's interactive analysis techniques. Meanwhile, to test the validity of the data using data triangulation techniques. With increasing trend of tolerance in Indonesia. Gusdurian Bnayumas represent as civil society that has the aim of countering violent extremism. After doing problems identification, Gusdurian Bnayumas started a real movement to strengthen religious harmony by conducting interfaith dialogue activities, visiting various places of worship, attending religious celebrations, studying Gus Dur’s thoughts, as well as preventing and producing issues of tolerance in social media. Until this time, Gusdurian Bnayumas has collaborated with various religious and government institutions to strengthen the movement against radicalism and intolerant groups.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save