| NIM | I1C017096 |
| Namamhs | SILFA AMORIN TYAS |
| Judul Artikel | INTERAKSI OBAT LITIUM DAN ASAM VALPROAT YANG SIGNIFIKAN SECARA KLINIS: NARRATIVE REVIEW |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Polifarmasi meningkatkan kemungkinan interaksi obat pada gangguan bipolar. Sejauh ini belum ada panduan yang berfokus pada manifestasi klinis dan manajemen interaksi obat tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode narrative review. Data obat yang berinteraksi diperoleh dari MerckManuals dan Formularium Nasional 2019 yang selanjutnya dilakukan pencarian artikel terkait melalui PubMed. Penilaian kualitas artikel dilakukan menggunakan JBI (Joanna Briggs Institute) critical appraisal tools dan dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu artikel “high quality”, “moderate quality”, dan “poor quality”. Artikel yang dianalisis yaitu artikel dengan kategori “high quality”. Pencarian artikel terkait dilakukan pada 8 September 2021 hingga 30 Oktober 2021. Dua puluh delapan artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa interaksi obat litium dapat menyebabkan terjadinya toksisitas litium yang dapat diatasi dengan penyesuaian dosis, pemilihan terapi alternatif, hemodialisis, dan terapi penggantian cairan. Sementara itu, interaksi obat asam valproat dapat menyebabkan terjadinya penurunan konsentrasi serum asam valproat, peningkatan konsentrasi serum obat lain yang berinteraksi, serta peningkatan efek depresan sistem saraf pusat yang dapat diatasi dengan penyesuaian dosis, pemberian jeda waktu minum obat, dan menghindari kombinasi. Manajemen pengatasan kasus interaksi obat litium dan asam valproat bergantung pada manifestasi klinis yang muncul. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Polypharmacy increases the possibility of drug interactions in bipolar disorder. So far there is no guide that focuses on the clinical manifestations and management of these drug interactions, so it is necessary to conduct this study. This study used a narrative review method. The data on interacting drugs were obtained from MerckManuals and the 2019 National Formulary, which was then searched for related articles through PubMed. Article quality assessment was carried out using JBI (Joanna Briggs Institute) critical appraisal tools and grouped into three categories, “high quality”, “moderate quality”, and “poor quality”. The articles analyzed were articles with the “high quality” category. Related articles were carried out on September 8, 2021 until October 30, 2021. Twenty eight articles analyzed showed that lithium drug interactions can cause lithium toxicity which can be overcome by dose adjustment, alternative therapy, haemodialysis, and fluid replacement therapy. Meanwhile, valproic acid drug interactions can cause a decrease in the serum concentration of valproic acid, an increase in the serum concentration of other interacting drugs, as well as an increase in the central nervous system depressant effect which can be overcome by adjusting the dose, giving pauses in taking the drugs, and avoiding the combination. The management of lithium and valproic acid’s drug interaction cases depend on the clinical manifestations that appeared. |
| Kata kunci | interaksi obat, litium, asam valproat, manifestasi klinis |
| Pembimbing 1 | apt. Tunggul Adi Purwonugroho, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dr. apt. Sarmoko, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2022-01-25 21:00:40.527814 |
|---|