Artikel Ilmiah : F1C016052 a.n. MUHAMMAD ARVIANDI HAKIM

Kembali Update Delete

NIMF1C016052
NamamhsMUHAMMAD ARVIANDI HAKIM
Judul ArtikelKritik Sosial Dalam Stand up comedy
(Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Video Special Show Pandji Pragiwaksono: Hiduplah Indonesia Maya)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini membahas tentang bagaimana Pandji Pragiwaksono yang merupakan pelaku stand up comedy menghasilkan karya berupa pertunjukkan yang berjudul Hiduplah Indonesia Maya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu penggambaran kritik sosial dalam pertunjukkan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model penelitian wacana kritis dari Norman Fairclough. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni observasi non-partisipan dengan menonton video pertunjukkan dari Pandji Pragiwaksono dan juga studi pustaka dengan mencari tulisan-tulisan baik itu di jurnal maupun buku untuk mencari tahu tentang pementasan stand up comedy dan kritik sosial. Teknik pemilihan teks dalam penelitian ini adalah video stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang berjudul Hiduplah Indonesia Maya yang berdurasi selama 1:08:06. Pengembangan validitas data yang digunakan adalah proses validasi data dengan menekankan pada uji kredibilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandji Pragiwaksono menjelaskan banyak hal terkait kondisi masyarakat Indonesia. Analisis praktik wacana yang muncul di Hiduplah Indonesia Maya adalah pembahasan mengenai pola pergaulan, masyarakat melek politik, persaingan pemilihan presiden tahun 2019, ketersinggungan dan moralitas. Perubahan pola komunikasi dan bebasnya akses dari sosial media juga menjadi dasar pembahasan tersebut disampaikan oleh Pandji Pragiwaksono. Wacana tersebut dibentuk karena menjadi persoalan yang banyak dibicarakan baik di media sosial maupun lingkup masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study discusses how Pandji Pragiwaksono, who is a stand up comedy actor, produces a work in the form of a show entitled Hiduplah Indonesia Maya. The purpose of this study is to find out the description of social criticism in the show. The method used in this research is a qualitative method with a critical discourse research model from Norman Fairclough. Data collection techniques were carried out in two ways, namely non-participant observation by watching video shows from Pandji Pragiwaksono and also literature study by looking for writings both in journals and books to find out about stand up comedy performances and social criticism. The text selection technique in this research is Pandji Pragiwaksono's stand up comedy video, entitled Hiduplah Indonesia Maya, which has a duration of 1:08:06. The development of the validity of the data used is a data validation process by emphasizing the credibility test.
The results showed that Pandji Pragiwaksono explained many things related to the condition of the Indonesian people. The analysis of discourse practices that appear in Hiduplah Indonesia Maya is a discussion of social patterns, politically literate society, the 2019 presidential election competition, offence and morality. Changes in communication patterns and free access from social media were also the basis for the discussion, which was conveyed by Pandji Pragiwaksono. The discourse was formed because it became an issue that was widely discussed both on social media and in the community.
Kata kunciKritik Sosial, Analisis Wacana Kritis, Stand-up Comedy.
Pembimbing 1Dr. Agus Ganjar Runtiko, M.Si.,
Pembimbing 2Tri Nugroho Adi, S.Sos, M.Si.,
Pembimbing 3Dr. Nana Sutikna, M.Hum.,
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2022-01-26 00:23:11.313746
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.