Artikelilmiahs
Menampilkan 1.901-1.920 dari 48.725 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1901 | 11523 | A1C007080 | STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AYAM ARAB PETELUR PADA KELOMPOK WANITA TANI TERNAK "WANITA KARYA" DI DESA KARANGGUDE KULON KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) pada KWTT “Wanita Karya”, (2) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan eksternal (peluang dan ancaman) pada KWTT “Wanita Karya”, dan (3) merumuskan strategi yang tepat dalam rangka pengembangan usaha ayam arab petelur pada KWTT “Wanita Karya”. Penelitian studi kasus ini dilakukan dengan sengaja (purposive) terhadap KWTT “Wanita Karya”, berlokasi di Desa Karanggude Kulon Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, dilaksanakan dari bulan September sampai Oktober 2014. Pengambilan responden menggunakan metode purposive sampling. Data dan informasi yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder, dengan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Metode pengolahan dan analisis data terdiri dari analisis deskriptif dan analisis tiga tahap formulasi strategi. Alat analisis yang digunakan adalah matriks IFE, matriks EFE, matriks IE, matriks SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil analisis matriks IFE menunjukkan bahwa kekuatan utama yang dimiliki yaitu anggota memiliki moral kerja yang baik (0,2914), sedangkan kelemahan utama yaitu tidak memiliki bidang penelitian dan pengembangan (0,0929). Total nilai tertimbang IFE sebesar 2,7884 artinya mempunyai kemampuan internal rata-rata. (2) Hasil analisis matriks EFE menunjukkan bahwa peluang utama yang dimiliki yaitu adanya pembinaan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Banyumas serta pelatihan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (2,573), sedangkan ancaman utama yaitu terjadinya kenaikan tingkat inflasi (0,0972). Total nilai tertimbang EFE sebesar 2,9627 artinya mempunyai kemampuan eksternal menengah. (3) Analisis matriks IE menempatkan kondisi usaha berada dalam sel V dengan strategi jaga dan pertahankan. (4) Hasil analisis matriks SWOT diperoleh alternatif strategi yaitu: (a) mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, (b) mempertahankan loyalitas pelanggan, (c) meningkatkan kemampuan SDM, (d) memperluas jaringan pemasaran, (e) memperkuat modal usaha, (f) meningkatkan kapasitas produksi, (g) meningkatkan kerjasama dan hubungan yang baik dengan pemasok, (h) mempertahankan tingkat harga bersaing, (i) mengatur dan meningkatkan sistem manajemen organisasi dengan baik. (5) Hasil analisis QSPM menunjukkan prioritas strategi yaitu mengatur dan meningkatkan sistem manajemen organisasi dengan baik dengan nilai STAS tertinggi sebesar 6,7271. | This research have purpose to: (1) analyze the internal environmental factors (strengths and weaknesses) on KWTT "Wanita Karya", (2) analyze the external environmental factors (opportunities and threats) on KWTT "Wanita Karya", and (3) formulate appropriate strategies in order to develop Arabic chicken layer on KWTT "Wanita Karya". Research of this case study was deliberated executed (purposive) to KWTT "Wanita Karya", which located in Karanggude Kulon Village Karanglewas District Banyumas Regency, that have been conducted from September to October 2014. Withdrawal of the respondents is using purposive sampling method. The data and the information that have been collected are primary and secondary, using the method of interview, observation and literature. The method of processing and analyzing the data are descriptive analysis and analysis of three stages of formulation strategy. The analitical tools that used are IFE matrix, EFE matrix, IE matrix, SWOT matrix and QSPM. The results point out: (1) the result of IFE matrix analysis showed that the main strength that have been owned are the members have a good attitude in their work (0,2914), while the main weakness are there weren't field of research and development (0.0929). The total weighted score of IFE 2.7884 it means having an internal capability the average. (2) the result of EFE matrix analysis showed that the main opportunities came from facilitating guidance by husbandry’s and fishery’s agencies of Banyumas Regency in addition such as training that held by central government as well as local government (2.573), while the main threat is the increasing of the inflation rate (0.0972). The total weighted score of EFE 2.9627 it means having an external capability the medium. (3) Analysis of IE matrix puts the business in V cells using the hold and maintain strategies. (4) The result of the analysis matrix SWOT were obtained some alternative strategies: (a) maintain and improve the quality of the product, (b) maintain customer loyalty, (c) increase the capability of human resources, (d) expand the marketing network, (e) strengthening the business capital, (f) increase production capacity, (g) increase the cooperation and make a good relationship with suppliers, (h) maintain a competitive price, (i) arrange and improve the system of management organization well. (5) The result of the QSPM analysis showed that strategic priorities are arrange and improve the system of management organization well with the highest score of STAS 6.7271. | |
| 1902 | 11524 | F1F008144 | An Analysis of Techniques and Readibility of Oblique Translation in the Fable Book “Aaron and the Magic Apple. | Susepto, Wahyo. 2015. An Analysis of Techniques and Readibility of Oblique Translation in the Fable Book “Aaron and the Magic Apple”.Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris. Jurusan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Dibimbing oleh: R. Pujo Handoyo, S.S.M.Hum., Dyah Raina, S.S., M.Hum.Diuji oleh K. Setiawan, S.S.M.A. Key words: Teknik Penerjemahan, Keterbacaan Terjemahan, Oblique, Fable Aaron and the Magic Apple. Penelitian ini berjudul An Analysis of Tehniques and readibility of Oblique Translation in the Fable Book “Aaron and the Magic Apple”. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tehnik-tehnik penerjemahan oblique, serta keterbacaan tperjemahan oblique yang terdapat pada fable Aaron and the Magic Apple. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah fable Aaron and the Magic Apple. Untuk mengetahui bagaimanakah oblique strategi dan keterbacaaan hasil terjemahan tersebut maka penelitian ini menggunakan dua data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diambil dari 146 data yang digunakan sebagai sampel. Data sekunder diambil dari kuesioner yang diberikan oleh penilai untuk mengetahui keterbacaan dari terjemahan. Teknik total sampel digunakan untuk memperoleh data yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis dari 146 data terdapat 55 data yang termasuk terjemahan oblique, 27 data (49,09%) transposisi, 18 data (32,72%) adalah modulation, 7 data (12,72%) equivalence, 3 data (5,45%) termasuk adaptation. Berdasarkan hasil quesioner dari data, Peneliti menemukan bahwa, 19 data (38%) diklasifikasikan Unassisted reading, 13 data (26%) termasuk Instructional assisted and 18 data (36%) diklasifikasikan dalam Frustration level. Selanjutnya, peneliti menemukan bahwa sebagian besar terjemahan termasuk dalam keterbacaan yang baik. Transposition merupakan tehnik yang paling banyak digunakan dalam fable ini. Penggunaan strategi dari setiap kalimat dipengaruhi oleh konteks situasi dan interaksi social. Karena disana terdapat banyak perbedaan stuktur antara Bahasa sumber dan Bahasa sasaran. Dikarenakan fable tersebut diperuntukan untuk anak kecil, maka si penulis menggunakan kalimat yang baik dan santun pada Bahasa sasaran. | Susepto, Wahyo. 2015. An Analysis of Techniques and Readibility of Oblique Translation in the Fable Book “Aaron and the Magic Apple. English Language and Literature Study Program. Humanities Department, Faculty of Humanities, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Supervised by: R. Pujo Handoyo, S.S.M.Hum., Dyah Raina, S.S., M.Hum.Examined by: K. Setiawan, S.S.M.A. Key words: Translation Technique, Translation Readibility, Oblique, Fable Aaron and the Magic Apple. This research is entitled “An Analysis of Techniques and Readibility of Oblique Translation in the Fable Book Aaron and the MagicApple”. This research is aimed to find the oblique translation techniques, and to identify the readibility of those translation techniques results in the Aaron and the Magic Apple fable. The researcher used a descriptive qualitative approach. The data collection used total sampling to get the relevant data. The data sources are the Aaron and the Magic Applefable book (primary data) and the questionnaire (secondary data). There are 146 samples of the primary data. The primary data deals with the oblique translation in the fable meanwhile the secondary data deals with the questionnaire to measure the readability of those translation techniques. The research result analysis shows that among 146 data, 55 data belongs to oblique technique, 27 data (49,09%) are transposition technique, 18 data (32,72%) are modulation technique, 7 data (12,72%) are equivalence technique, and 3 data (5,45%) are adaptation technique. Based of the result questionnaire, the researcher found out 19 data (38%) which are classified into “unassisted reading”, 13 data (26%) are classified to “instructional assisted”, and 18 data (36%) are classified to “frustation level”. The researcher concluded that most of the the translation has good readibility. Transposition technique is the most used technique in this fable. The use of each technique of translation in each sentence is affected by its context, situation, and social interaction. That is because a lot of different language structures between the source language (English) and the target language (indonesian). The target readers of this fable are childrens, that is why the translator used expressions that are easy, and polite in the target language. | |
| 1903 | 11691 | G1D011002 | Perbedaan Mekanisme Koping Penderita Diabetes Mellitus Dengan Ulkus dan Tanpa Ulkus Diabetikum Di RSUD Margono Soekarjo | Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang memberikan dampak bagi penderita berupa perubahan pola hidup dan berpengaruh pada fisik maupun psikologis serta dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang salah satunya adalah ulkus diabetikum. Perubahan dalam hidup penderita akibat diabetes mellitus dan komplikasi ulkus diabetikum dapat menjadi sumber stres bagi penderita. Mekanisme koping terbentuk pada diri penderita diabetes mellitus sebagai bentuk adaptasi terhadap stres yang dialami. Mekanisme koping yang terbentuk dapat bersifat adaptif atau maladaptif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan mekanisme koping penderita diabetes mellitus dengan ulkus dan tanpa ulkus diabetikum di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 49 responden, 18 responden ulkus diabetikum dan 31 responden tanpa ulkus diabetikum. Pengambilan data menggunakan kuesioner koping dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan nilai p>0,05 pada semua aspek mekanisme koping. Sebagian besar responden memiliki mekanisme koping yang adaptif pada aspek-aspek mekanisme koping yang ada. Aspek mekanisme koping yang dominan pada kedua kelompok adalah berorientasi pada keagamaan, yang dapat menimbulkan emosi positif dalam diri individu dan membentuk ketahanan mental dalam menghadapi masalah. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan mekanisme koping penderita diabetes mellitus dengan ulkus dan tanpa ulkus diabetikum di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. | Background: Diabetes mellitus is a long life disease that causes alteration of lifestyle, influence to physic or psychologis, and causes many complications including diabetic ulcer. The alteration of life on diabetic patients that was caused by diabetes mellitus or diabetic ulcer could be stressor for patients. Coping mechanism was formed as adaption for that stressor. Coping mechanism on patients could be adaptif and maladaptif. Objective: This research aimed to find out the difference of coping mechanism between diabetic patients with and without diabetic ulcer at RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Methods: This research used cross sectional design. The sampling technic applied concecutive sampling. There were 49 respondents, 18 patients with diabetic ulcer and 31 patients without diabetic ulcer. Data were collected using coping questionnaire and that were analized with Chi-square test. Results: The analysis using Chi-square test showed p>0,05 on all aspects of coping mechanism. Most of the respondents had adaptive coping mechanism. The dominant aspect on respondents with and without diabetic ulcer were oriented to religious, it caused positive emotion and mental endurance to face the problem. Conclusion: There was no difference of coping mechanism between diabetic patients with and without diabetic ulcer at RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. | |
| 1904 | 11525 | C1B011005 | PENGARUH KEPEMIMPINAN KOMUNIKASI KUALITAS KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA AGEN AJB BUMIPUTERA 1912 KANTOR WILAYAH PURWOKERTO (Studi pada Asuransi Perseorangan AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Purwokerto) | Judul penelitian ini adalah "Pengaruh Kepemimpinan, Komunikasi, Kualitas Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Agen AJB Bumiputera 1912 Kantor Wilayah Purwokerto (Studi Pada Asuransi Perseorangan AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Purwokerto)". Subyek penelitian adalah karyawan yang statusnya sebagai Agen Asuransi Perseorangan AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Purwokerto sebanyak 90 agen sebagai sampel. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan metode sampel simple random sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan, komunikasi, kualitas kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Ada empat hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu kepemimpinan, komunikasi, kualitas kerja dan lingkungan kerja masing-masing mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja agen Asper AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Purwokerto. Hasil penelitian membuktikan bahwa kepemimpinan, komunikasi, kualitas kerja dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja agen. Nilai t hitung untuk variabel kepemimpinan sebesar 2.150, variabel komunikasi sebesar 2.528, variabel kualitas kerja sebesar 2.839 dan variabel lingkungan kerja sebesar 3.450 lebih besar dari nilai t tabel pada taraf signifikansi 95% yaitu 1.662 dan nilai signifikasnsi setiap variabel lebih kecil dari 0.05 sehingga keempat hipotesis dapat diterima. Berdasarkan penelitian, hendaknya 1) Pimpinan harus lebih menekankan tugas kepada agen bahwa menyelesaikan tugas adalah hal paling utama sertamemperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja agen dengan punishment yaitu sebagai hukuman atau sanksi ketika tugasnya tidak tercapai. Pimpinan harus memberlakukan kembali absensi kehadiran dan memberikan denda kepada agen yang tidak dapat hadir tanpa keterangan. 2) Adanya keterbukaan dari bawahan kepada atasan, ini akan menjadi faktor penting yaitu ketika terdapat suatu permasalahan di dalam proses kerja. Membuat papan pengumuman yang ditempatkan di ruangan utama dimana agen dapat berkumpul dan dengan mudah melihat papan pengumuman. 3) Meningkatkan kemampuan agen melalui pelatihan, motivasi dan diskusi. Pimpinan atau supervisor dapat melakukan pelatihan melalui permainan role playing. Motivasi dan diskusi harus menjadi kegiatan rutin seperti seminar kepribadian dan dilanjut dengan diskusi. 4) Pihak perusahaan sebaiknya melakukan pencegahan terhadap suara bising dengan menutup setiap celah yang ada di ruangan dari bahan karpet tebal dan menambah fasilitas AC agar tidak terasa panas. | The title of this research is "The Effect of Leadership, Communication, Quality of Work and Working Environment on the Performance of Agents AJB Bumiputera 1912 region purwokerto (Research in individual insurance AJB Bumiputera 1912 in Purwokerto)". Subjects were employees whose status as an Agents Individual Insurance AJB Bumiputera 1912 in Purwokerto as a sample of 90 agents. This research is a survey research using samples of simple random sampling method. Analyzer used in this research is multiple linear regression. The purpose of this study was to investigate and analyze the influence of leadership, communication, quality of work and working environment on the performance. There are four hypotheses proposed in this study are leadership, communication, quality of work and work environments each have positive and significant impact on the performance of agents Asper 1912 in Purwokerto. The research proves that leadership, communication, quality of work and the work environment has a positive and significant effect on the performance of agents. T test for the leadership variable of 2.150 , communication variables of 2528, the variable quality of work of 2839 and the work environment variables of 3450 is greater than the value t table at a significance level of 95% is 1662 and the value of each variable signifikasnsi smaller than 0.05 so that the four hypotheses acceptable. Finally based on the result of research, 1) Leaders must be stressed that the completed the task is the most important thing and pay attention to the factors that can improve the performance of agents with punishment is a punishment or sanctions when its job is not reached. Leaders should be reimposed attendance attendance and giving fines to the agent who can not attend without explanation. 2) The disclosure of subordinates to superiors, this will be an important factor that is when there is a problem in the work process. Create bulletin boards placed in the main room where the agent can gather and easily see the noticeboard. 3) Increase the ability of agents through training, motivation and discussion. Leader or supervisor can conduct training through role playing game. Motivation and discussion should be routine activities such as seminars personality and continued with the discussion. 4) The company should take precautions against the noise by closing any loopholes that exist in the space of a thick carpet material and adding air conditioning facility. | |
| 1905 | 11526 | G1G010019 | PENGARUH JENIS SUSU DAN LAMA WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH ARGYROPHILIC NUCLEOLAR ORGANIZATION REGION (AgNOR) PADA PERMUKAAN AKAR GIGI AVULSI (Studi Eksperimental Laboratoris Pada Tikus Putih Wistar Rattus norvegicus) | Avulsi adalah bentuk cedera traumatik yang ditandai dengan keluarnya seluruh gigi dari soket akibat trauma. Penanganan untuk kasus avulsi adalah dengan cara melakukan replantasi secepat mungkin, jika tindakan replantasi tidak dapat dilakukan secepatnya sebaiknya gigi yang avulsi disimpan dalam suatu media penyimpanan. Media ini akan menjaga supaya sel fibroblas di sekitar ligamen periodontal tetap hidup dan dapat berproliferasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis susu dan lama waktu penyimpanan terhadap peningkatan jumlah argyrophilic nucleolar organization region (AgNOR) pada permukaan akar gigi avulsi. Penelitian ini menggunakan 60 gigi anterior rahang bawah tikus putih Rattus norvegicus galur Wistar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 kelompok besar. Kelompok I terdiri dari jenis media penyimpanan yang kemudian terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu K1 (sebagai kontrol negatif), K2 (sebagai kontrol positif), S1 (susu sapi murni), S2 (susu pasteurisasi), S3 (susu UHT). Kelompok II terdiri dari lama waktu penyimpanan yang terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu W1 (6 jam), W2 (12 jam) W3 (18 jam), W4 (24 jam). Penilaian proliferasi sel ligamen periodontal dilakukan dengan cara menghitung jumlah bintik AgNOR pada permukaan akar gigi. Penghitungan dilakukan pada 100 inti sel secara acak dari 5 lapangan pandang (dihitung 20 sel tiap 1 lapangan pandang) kemudian dihitung rata-rata AgNOR per sel. Hasil yang diperoleh ditabulasikan menggunakan uji Two-way ANOVA (p<0,05) dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD (p<0,05). Susu pasteurisasi dengan lama waktu penyimpanan 24 jam memiliki jumlah AgNOR tertinggi. Diantara jenis susu yang diujikan, susu pasteurisasi dapat dijadikan alternatif terbaik diikuti dengan susu sapi murni dan susu UHT. Susu dapat dijadikan media penyimpanan yang ideal untuk kondisi darurat menggantikan HBSS. | Avulsion is a form of traumatic injury which characterized by complete displacement of a tooth from it is socket in alveolar bone owing to trauma. The treatment for teeth avulsion is replantation immediately if possible. If it is not possible to replant the tooth straight back into the socket, the teeth should be stored in storage media for avulsed teeth. The storage media will preserve the vitality of fibroblast periodontal ligament cells and their proliferation ability. The aim of the study was to determine the effects of various type of milk as teeth storage media and storage time on the amount of argyrophilic nucleolar organization region (AgNOR) on the root surface of the avlused teeth. This study was carried on total 60 anterior lower jaw teeth extracted from Rattus norvegicus Wistar rats. This research was an experimental laboratory with randomized group design consisting of two large groups. Group I (various type of storage media) subdivided into five small groups: K1 (tap water as negative control), K2 (HBSS as positive control), S1 (whole milk), S2 (pasteurized milk), S3 (UHT milk). Group II (storage time) subdivided into four small groups: W1 (6 hours), W2 (12 hours) W3 (18 hours), W4 (24 hours). Assessment of periodontal ligament cell proliferation was done by counting the number of AgNOR spots on the root surface of the avulsed teeth on 100 nucleus with 5 fields of view (randomly 20 cell for 1 field of view). The mean amount of AgNOR spots for each cell then obtained. The results were analyzed using Two-way ANOVA (p=0,05) followed by Post-Hoc LSD test (p=0,05). The highest amount of AgNOR spots was found in pasteurized milk in 24 hours storage time. Compared to another various type of milk tested, pasteurized milk was the best alternative storage media for the avulsed teeth, followed by whole milk and UHT milk. In emergency situation, milk can be considered as an alternative for storage media for avulsed teeth. | |
| 1906 | 11528 | H1L010040 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KEUANGAN PONDOK PESANTREN BERBASIS WEB (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN AL AMIEN PURWOKERTO) | Pondok Pesantren Al Amien Purwokerto merupakan salah satu pondok pesantren yang terletak di purwokerto, kabupaten Banyumas. Salah satu kegiatan pondok pesantren tersebut adalah mencatat keuangan yang terjadi dari transaksi-transaksi yang dilakukan setiap hari. Banyaknya transksi yang dicatat menimbulkan kesulitan untuk mengiolah data dan pengambilan data keuangan pada saat dibutuhkan. Banyaknya santri tidak diimbangi dengan pendataan keuangan yang baik membuat Pondok Pesantren Al Amien Purwokerto kesulitan untuk merekap keseluruhan data keuangan dari jumlah santri yang ada. Hal ini yang menjadikan perlunya sebuah sistem informasi keuangan yang mampu memberikan kemudahan dalam pengelolaan segala kebutuhan yang berkaitan dengan keuangan pondok. Sistem Informasi Keuangan Pondok Pesantren Berbasis Web dapat mengefisiensikan waktu dalam pengelolaan data keuangan dan juga dapat meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan data transaksi dengan menggunakan Yii Framework dan database MySQL. | Islamic Boarding School Al Amien Purwokerto is one of the islamic boarding school located in Purwokerto, Banyumas. One of activities of the Islamic Boarding School is noted the financial transaction that occur from transactions carried out every day. The number of transactions has been recorded that causes the difficulties for data capturing in processing financial data in times of nedeed. The number of students is not matched with financial data either make Pondok Pesantren Al Amien Purwokerto overall difficulty to recapitalize the financial data of the number of existing students. This is what makes the need for a financial information system that is able to provide convenience in the management of all financial needs related to the cottage. Web based financial information system could be efficient time in managing financial data and to increase the effectiveness in the data management transaction by using Yii Framework and MySQL databases. | |
| 1907 | 11529 | E1A010099 | KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN PASAL 4 HURUF H UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1367 K/Pdt/2002 | ABSTRAK KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN PASAL 4 HURUF H UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1367 K/Pdt/2002 Oleh: INDAH NUR HIDAYAH E1A010099 Parkir merupakan salah satu fasilitas penitipan barang berupa kendaraan roda dua (sepeda motor) maupun kendaraan roda empat (mobil) yang disediakan oleh pelaku usaha. Konsumen biasanya memanfaatkan fasilitas parkir tersebut ketika berkunjung ke pertokoan maupun pusat perbelanjaan. Pada beberapa kasus sengketa konsumen, telah terjadi pelanggaran oleh pelaku usaha terkait dengan penitipan kendaraan yang berujung hilangnya kendaraan yang diparkir oleh konsumen. Hilangnya kendaraan yang diparkir dan berujung penggantian kerugian tersebut merupakan hak konsumen yang diatur dalam Undang-Undang sehingga pelaku usaha berkewajiban memberikan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. Kasus sengketa konsumen terkait dengan hilangnya kendaraan di tempat parkir yang telah diadili pada tingkat Mahkamah Agung yaitu kasus antara Tuan Susanto selaku konsumen jasa parkir melawan PT.Sawo Kembar Galeria selaku pelaku usaha. Tuan Susanto merasa dirugikan karena kendaraan miliknya yang diparkir di pusat perbelanjaan milik PT.Sawo Kembar Galeria telah hilang. Putusan Mahkamah Agung Nomor 1367 K/Pdt/2002 memutus bahwa kendaraan milik penggugat parkir/dititipkan dengan sah di dalam area parkir yang dikelola oleh Tergugat adalah tanggung jawab tergugat sepenuhnya atas telah terjadinya kehilangan, serta menyatakan secara hukum bahwa kesepakatan sepihak yang tertera dalam tanda bukti parkir cacat hukum sehingga tidak sah oleh karenanya batal demi hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dimana data diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa selama kendaraan milik konsumen yang parkir atau dititipkan dengan sah dalam area parkir yang dikelola tergugat merupakan tanggung jawab tergugat sepenuhnya atas telah terjadinya kehilangan, serta menghukum tergugat membayar ganti rugi sudah tepat sesuai dengan peraturan yang ada. Penerapan hukum oleh hakim pada putusan tersebut kurang lengkap, PT.Sawo Kembar Galeria dalam pertimbangan hukum hakim pada putusan tersebut seharusnya juga dinyatakan melanggar Pasal 4 huruf h Undang-Undang Nomor 8 tentang Perlindungan Konsumen yang memuat mengenai hak konsumen untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. | ABSTRACT JURIDICAL STUDY OF THE APPLICATION OF ARTICLE 4 LETTER H OF LAW Number 8 OF 1999 ON CONSUMER PROTECTION IN THE SUPREME COURT DECISION Number 1367 K / Pdt / 2002 By: INDAH NUR HIDAYAH E1A010099 Parking is one of the storage facilities of goods in the form of two-wheeled vehicles (motorcycles) and four-wheel vehicles (cars) are provided by businesses. Consumers usually take advantage of the parking facilities when visiting the shops and shopping centers. In some cases consumer disputes, there has been a violation by businesses related to vehicle care that led to the loss of vehicles parked by the consumer. Loss of parked vehicles and led to the replacement of the loss is a consumer rights set out in the Act so that business operators are obliged to provide compensation, compensation and / or replacement, if the goods and / or services received are not in accordance with the agreement or not as it should be. Cases of consumer disputes related to the loss of the vehicle in the parking lot that has been tried in the Supreme Court that is the case between Mr. Susanto as parking services consumers against PT.Sawo Kembar Galeria as businesses. Mr. Susanto feel aggrieved because his vehicle parked in the shopping center Galeria belongs PT.Sawo Kembar Galeria have lost. Supreme Court Decision No. 1367 K / Pdt / 2002 deciding that the plaintiff's vehicle parked / deposited with legitimate in the parking area managed by the Defendant is liable defendant entirely upon the occurrence of loss, as well as legally declare unilaterally that the agreement contained in the proof handicapped parking laws allowing unauthorized therefore null and void. This study uses normative juridical research method in which the data obtained through library research. Results of this study stated that the Supreme Court ruling which states that for consumer-owned vehicles are parked or deposited with legitimate in the parking area managed by the defendant is the responsibility of the defendant fully on the occurrence of loss, as well as to punish the defendant has the right to pay compensation in accordance with existing regulations , Application of the law by judges in such decisions incomplete, PT.Sawo Kembar Galeria in the legal considerations on the decision the judge should also be declared in violation of Article 4 letter h Law No. 8 on Consumer Protection which includes the right of consumers to obtain compensation, compensation and / or replacement, if the goods and / or services received are not in accordance with the agreement or not as it should be. | |
| 1908 | 11530 | E1A008274 | PERAN PARTAI POLITIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS ANGGOTA DPRD ( Analisis Tentang Pola Rekrutmen Bakal Calon Anggota DPRD Dari Partai Keadilan Sejahtera) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola rekrutmen bakal calon anggota DPRD dari partai keadilan sejahtera Kabupaten Banyumas guna meningkatkan kualitas anggota dewan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsepsional (conceptual approach), dan pendekatan historis (historical approach). Sumber bahan hukum adalah sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Bahan hukum selanjutnya dianalisis dengan metode normatife kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa pola rekrutmen bakal calon anggota DPRDdari partai keadilan sejahtera Kabupaten Banyumas di lakukan melalui 2 (dua) pola, yaitu: pola tertutup atau internal partai, dilakukan dengan mengakomodasi kader dan pengurus partai untuk menjadi caleg dan pola terbuka atau eksternal partai, diolakukan dengan merekrut caleg dari luar partai. Pola tertutup atau internal partai dan pola terbuka atau eksternal partai dalam rekrutmen caleg PKS Kabupaten Banyumas guna meningkatkan kualitas anggota dewandilaksanakan melalui mekanisme atau pentahapan yaitu: 1. Tahap Persiapan; 2. Tahap Pengumuman; 3. Tahap Pendaftaran; 4. Tahap verifikasi; 5. Tahap Penugasan; 6. Tahap Evaluasi dan Penilaian Akhir; dan 7. Tahap Penetapan Calon Anggota legislatif. | the study aimed to analyze the way of recruitment of prospective members of the legislator party of keadilan sejahtera in banyumas district to improve the quiqlity of boards members. The nethod used is a normative juridical approach (statute approach), conceptual approach and historis approach. Source material used law is the primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. All sources of legal materials then analyzed by qualitative normative method. Based on the research and discussion it can be concluded that the way of recruitment of parlemen from the party of keadilan sejahtera (PKS) in banyumas district conducted through two ways, they are closed or internal parties conducted by accommodating caders and party officials to be come candidates and open or external parties conducted by recruiting candidates from outside the party. Closed or internal partiy’s internal and external open way on political party in the party’s candidates of keadilan sejahtera party recruitment in banyumas district to improve the quiqlity of boards member conducted through mechanism or staging, they are: 1. Preparation stage, 2. The annaouncement stage, 3. He stage of registration, 4. Verivication stage, special selection stage, 5. Assignment stage, evaluation and assessment stage ending and 7. Stage determination legislator members. | |
| 1909 | 11531 | E1A111008 | TANGGUNG JAWAB PT.POS INDONESIA (PERSERO) PURBALINGGA TERHADAP PENGGUNA JASA PENGIRIMAN SURAT POS EXPRESS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN | Keberadaan PT.Pos Indonesia (Persero) merupakan bagian dari upaya pembangunan nasional yaitu mempercepat jaringan komunikasi antar daerah. Diantaranya dalam penyelenggaraan pengiriman surat, dokumen, dan paket pos domestik. Mendengarkan saran, kritik, dan keluhan dari konsumen merupakan hal yang penting dalam rangka memperbaiki dan mempertahankan pelayanan jasa terhadap konsumen jasa pengiriman. Salah satu pengalaman yang diangkat dalam penelitian ini adalah, kejadian kehilangan pada saat pengiriman yang dialami oleh Rini (bukan nama sebenarnya) ketika menggunakan jasa layanan Pos Express. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dan metode dalam penyajian data adalah uraian disusun secara sistematis dan logis. Pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan. Sedangkan, metode analisis data dsini adalah menggunakan normatif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada PT.Pos Indonesia (Persero) Purbalingga. Terkait dengan perlindungan konsumen secara umum telah diatur pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Disisi lain, tanggung jawab PT.Pos Indonesia (Persero) apabila terjadi kerusakan, kehilangan, dan keterlambatan kiriman yang menggunakan jasa layanan Pos Expres adalah sebagaimana ditentukan dalam Keputusan Direksi PT. Pos Indonesia (Persero) Nomor : KD.65/DIRUT/0812 tentang Jaminan Ganti Rugi Surat dan Paket Dalam Negeri yaitu dalam bentuk uang tunai. Perhitungan jumlah ganti rugi tersebut dibagi menjadi dua macam dengan rincian perhitungan sebagai berikut : 1. Apabila surat atau dokumen tidak membayar bea jaminan ganti rugi, maka ganti rugi yang diberikan dengan perhitungan sebagai berikut : a. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak seluruhnya adalah 10 (sepuluh) x biaya pengiriman b. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak sebagian adalah 5 (lima) x biaya pengiriman c. Kondisi surat atau dokumen yang terlambat adalah 50 % (lima puluh persen) x biaya pengiriman 2. Apabila surat atau dokumen tersebut sudah dibayarkan bea jaminan ganti rugi, maka perhitungan sebagai berikut : a. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak seluruhnya adalah 100 % (seratus persen) x nilai jaminan ganti rugi ditambah 10 (sepuluh) x biaya pengiriman b. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak sebagian adalah 50 % (lima puluh persen) x nilai jaminan ganti rugi ditambah 5 (lima) x biaya pengiriman c. Kondisi surat atau dokumen yang terlambat adalah 1,5 % (satu koma lima) x biaya pengiriman | The existence PT.Pos Indonesia (Persero) is a part of national development efforts are speeding up communication networks between regions. Among others in the organization of the delivery of letters, documents, and domestic postal parcels. Listen to suggestions, criticisms and complaints from consumers is essential in order to repair and maintain services to customers shipping services. One experience in this research is, the incidence of loss at the time of delivery experienced by Rini (not her real name) when using the services of Post Express. The method used is a normative juridical approach and methods in presenting the data is arranged in a systematic description and logical. Data collection is literature. Meanwhile, data analysis methods dsini is using qualitative normative. Research was conducted on PT.Pos Indonesia (Persero) Purbalingga. Related to consumer protection in general has been arranged in Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection. On the other hand, the responsibility PT.Pos Indonesia (Persero) in case of damage, loss, and delay shipments using Expres Postal services are as specified in the Decision of the Board of Directors of PT. Pos Indonesia (Persero) Number: KD.65 / CEO of / 0812 on the Insurance Compensation Letters and Packages of the Interior is in the form of cash. The calculation of the amount of compensation is divided into two kinds with details of the calculation as follows: 1. If a letter or document does not pay compensation guarantee duties, the compensation given by the following calculation: a. Conditions of letters or documents missing / corrupted entirely is 10 (ten) x shipping costs b. Conditions of letters or documents missing / damaged portion is five (5) x shipping costs c. Conditions of letters or documents late is 50% (fifty percent) x shipping costs 2. If the letter or the documents already paid duty compensation guarantee, then the following calculation: a. Conditions of letters or documents missing / corrupted entirely is 100% (one hundred percent) x value of collateral damages plus 10 (ten) x shipping costs b. Conditions of letters or documents missing / damaged portion is 50% (fifty percent) x value of collateral damages plus 5 (five) x shipping costs c. Conditions of letters or documents late is 1.5% (one point five) x shipping costs | |
| 1910 | 11532 | C1B011002 | PENGARUH PRICE EARNING RATIO, LEVERAGE, DIVIDEND PAYOUT RATIO, PROFITABILITAS DAN CASH HOLDINGS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS LQ45 | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh price earning ratio , leverage, dividend payout ratio, profitabilitas dan cash holdings terhadap nilai perusahaan. Studi kasus pada perusahaan non - keuangan yang terdaftar dalam indeks LQ 45 pada periode 2010-2013 . Populasi adalah perusahaan yang terdaftar di indeks LQ 45 di BEI (Bursa Efek Indonesia). Metode penelitian ini adalah purposive sampling, ada 16 perusahaan akan digunakan sebagai data observasi . Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan SPSS (Statistical Package for the Social Sciens) versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dividend payout ratio tidak mempengaruhi nilai perusahaan. Price earning ratio, leverage dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Dan cash holdings memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. | The purpose of this study is to analyze the influence of price earning ratio, leverage, dividend payout ratio, profitability and cash holdings toward firm value. Study case on non-financial companies listed in the index LQ 45 in the period 2010-2013. The populations is companies listed in the index LQ 45 on the IDX (Indonesia Stock Exchange). the method of the research is purposive sampling, there were 16 companies will be used as observation data. This study uses multiple regression analysis with SPSS (Statistical Package for the Social Sciens) version 16. The results showed that dividend payout ratio not affect the firm value. Price earning ratio, leverage and profitability has a positive effect on firm value. And cash holdings has a negative effect on firm value | |
| 1911 | 11533 | C1B011054 | ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUACY RATIO, RETURN ON ASSETS, NON PERFORMING LOAN, LOAN TO DEPOSIT RATIO, DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP JUMLAH KREDIT YANG DISALURKAN | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dana pihak ketiga (DPK), capital adequacy ratio (CAR), return on asset (ROA), non performing loan (NPL), loan to deposit ratio (LDR), dan biaya operasional terhadap jumlah kredit yang disalurkan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) selama 2010-2013. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Terdapat 23 perusahaan perbankan sebagai data observasi. Penelitian ini menggunakan regresi berganda dengan SPSS (Statistical Package for the Social Sciens) versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio capital adequacy ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap jumlah kredit yang disalurkan. Dana pihak ketiga (DPK), return on asset (ROA), loan to deposit ratio (LDR), biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) berpengaruh positif terhadap jumlah kredit yang disalurkan. Dan non performing loan (NPL) berpengaruh negatif terhadap jumlah kredit yang disalurkan. | The purpose of this study is to analyze the effect of third-party funds (DPK), capital adequacy ratio (CAR), return on assets (ROA), non performing loan (NPL), loan to deposit ratio (LDR), and operating expences toward total loans distributed. The study is carried at all of banking companies that listed in the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2010-2013. The populations is companies listed in the IDX (Indonesia Stock Exchange). The samples method of the research is purposive. there are 23 banking companies that are as observation data. This study uses multiple regression with SPSS (Statistical Package for the Social Sciens) version 16. The results show that capital adequacy ratio (CAR) did not effect the total loans distributed. Third-party funds (DPK), return on assets (ROA), loan to deposit ratio (LDR), operating expences to operating income ratio (BOPO) has a positive effect on total loans distributed. And non performing loan (NPL) has a negative effect on total loans distributed. | |
| 1912 | 11534 | E1A010146 | : “PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 15/ Pid.Sus / 2014 / PN.Pwt)” | RINGKASAN Mengenai pembuktian penyalahgunaan Narkotika terhadap korban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Narkotika, merupakan suatu hal yang sulit, karena harus melihat awal pengguna Narkotika menggunakan Narkotika ketika menggunakan Narkotika dalam kondisi dibujuk, diperdaya, ditipu, dipaksa, dan atau diancam untuk menggunakan Narkotika. Terkait dengan pembuktian penulis tertarik untuk membahas mengenai proses pembuktian persidangan dalam Putusan Nomor : 15/ Pid.Sus / 2014 / PN.Pwt, dengan terdakwa : RAW telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Menyalahgunakan Narkotika Golongan I”. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah pembuktian tindak pidana Narkotika dalam Putusan Nomor : 15/Pid.Sus/2014/PN Pwt telah sesuai dan Bagaimana penerapan unsur-unsur tindak pidana narkotika terhadap pengguna dalam Putusan Nomor : 15/Pid.Sus/2014/PN.Pwt tindak pidana narkotika Metode pendekatan yang digunakan menggunakan yuridis normative, spesifikasi penelitian secara legal research dengan metode analisis data menggunakan metode normative kualitatif. Dalam Putusan No. 15/ Pid.Sus / 2014 / PN Pwt telah disebutkan bahwa alat-alat bukti yang terdapat dalam kasus tersebut antara lain; Barang bukti, keterangan terdakwa, dan keterangan beberapa saksi. Oleh karena itu apabila hakim menjatuhkan putusan dan menghukum terdakwa RAW dengan tuduhan melakukan tindak pidana “Tanpa Hak Menggunakan Narkotika Golongan I Dalam Bentuk Tanaman Bagi Dirinya Sendiri” adalah sudah tepat. Bahwa berdasarkan pada uraian fakta-fakta hukum diatas terdakwa telah terbukti menggunakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dan karena penggunaan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman yang dilakukan oleh terdakwa bukanlah untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana yang telah ditentukan oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, maka Majelis Hakim berpendapat terdakwa adalah orang yang telah menggunakan Narkotika tanpa hak sehingga dapat dikategorikan sebagai perbuatan Penyalahgunaan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman. Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Pembuktian tindak pidana Narkotika dalam Putusan Nomor : 15/Pid.Sus/2014/Pn Pwt telah sesuai dengan Pasal 183 dan Pasal 184 KUHAP bahwa terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh Penuntut Umum kepada terdakwa dengan dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan dan Unsur-unsur tindak pidana narkotika dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 telah terpenuhi dalam Putusan perkara Nomor : 15/Pid.Sus/2014/Pn Pwt yaitu berupa unsur setiap orang yakni terdakwa RAW dan unsur delik Penyalahgunaan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri, sehingga sesuai dengan dakwaan oleh Penuntut umum telah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kata kunci : Pembuktian, Tindak Pidana, Narkotika | ABSTRACT Regarding the abuse of narcotics evidence against the victim as stipulated in the Law on Narcotics, is a difficult thing, because the user should see the beginning of Narcotics Narcotics use when using narcotics in conditions persuaded, deceived, tricked, coerced, or threatened to use narcotics. Associated with proving the writer interested to discuss the process of hearing evidence in the Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 / PN.Pwt, the defendant: RAW has been proven legally and convincingly guilty of committing the crime of "Abusing Narcotics Group I". Formulation of the problem in this study is: Does proving the crime of Narcotics in Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 / PN PWT is appropriate and How applying the elements of the crime of narcotics to users in its Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 /PN.Pwt narcotic crime The method used using normative juridical, legal research specification research with data analysis method using qualitative normative method. In Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 / PN PWT has mentioned that the evidence contained in the case, among others; Evidence, information from the defendant, and the testimony of several witnesses. Therefore, if the judge handed down the verdict and convict RAW with accusations of a criminal act "Without Right to Use Narcotics Group I in the Form of Plants For Itself" is quite appropriate. That based on the description of the facts above law the defendant has been proven using the Narcotics Category I in the form of plants and because of the use of Narcotics Group I in the form of plants that are performed by the accused is not in the interests of science and technology as determined by Law Number 35 Year 2009, the Panel of Judges defendant is a person who has been using narcotics without the right so that it can be categorized as an act of Abuse of Narcotics Group I in the form of plants. Based on the discussion above it can be concluded as follows: Proof of the crime of Narcotics in Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 / Pn PWT in accordance with Article 183 and Article 184 Criminal Procedure Code that the accused has been proven guilty of committing a crime as indicted by the public prosecutor sentenced the defendant to imprisonment for 1 year and 3 months and elements of the crime of narcotics in Article 127 paragraph (1) letter a of Act No. 35 of 2009 has been fulfilled in the case Decision No. 15 / Pid.Sus / 2014 / Pn PWT in the form of an element that every person accused of the offense elements Abuse RAW and Narcotics Group I for myself, so according to the indictment by the public prosecutor had violated Article 127 paragraph (1) letter a of Law Number 35 Year 2009 on Narcotics. Keywords: Evidence, Crime, Narcotics | |
| 1913 | 11536 | F1F009055 | Reader Response Study on Rikki-Tikki-Tavi Character as Hero or Villain in Klipping’s Rikki-Tikki-Tavi | Penelitian yang berjudul "Reader Response Study on Rikki-Tikki-Tavi Character as Hero or Villain In Klipping’s Rikki-Tikki-Tavi" bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kesembilan responden merespon karakter Rikki-Tikki-Tavi sebagai pahlawan atau penjahat pada Rikki- Tiki-Tavi karya Kipling. Penelitian ini menggunakan teori reader response (tanggapan embaca) milik Rosenblatt yang berfokus pada structuralisme reader response milik Bressler. Selain itu skripsi ini diatur dengan menggunakan metode kualitatif. Responden dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi Bahasa dan Satra Inggris. Data primer dari penelitian ini adalah kata-kata, baik lisan maupun tulisan yang dihasilkan oleh kesembilan responden setelah proses membaca data sekunder, Rikki- Tiki-Tavi karya Kipling. Kesembilan responden telah menganalisis dan mengamati cerita pendek melalui naratee untuk memberikan tanggapan mereka pada Rikki dan memberikan keputusan mereka tentang siapakah Rikki. Berdasarkan hasil analisis, tanggapan responden telah menghasilkan empat kategori respon pada Rikki: seorang pahlawan, pahlawan dan penjahat pada saat yang sama, karakter yang tidak jelas, bukan pahlawan ataupun penjahat. Setiap responden memiliki alasan yang berbeda dan unik mengenai keputusan mereka pada cerita pendek yang sama. Beberapa responden telah menghasilkan respon dan keputusan yang tidak terduga tentang Rikki. | The research entitled “Reader Response Study on Rikki-Tikki-Tavi Character as Hero or Villain In Klipping’s Rikki-Tikki-Tavi” is aimed to describe how the nine respondents’ respond to Rikki-Tikki-Tavi’s character as hero or villain in Klipping’s Rikki-Tikki-Tavi. This research uses Rosenblatt’s theory of reader response focusing on Bressler’s structuralism of reader response. Moreover the analysis is arranged by using qualitative method. The respondents of this research are students of English Language and Literature study program. The primary data of this research are words, both written and spoken produced by the nine respondents after reading process the secondary data, Klipping’s Rikki-Tikki-Tavi. The nine respondents have analyzed and observed the short story through the naratee to give their response on Rikki and to give their decision on what Rikki is. Based on the analysis, the responses of the respondents have produced four categories responses on Rikki: a hero, a hero and a villain at the same time, unclear character, neither hero nor villain. Every respondent has different and unique reasons for their decision on the same short story. Some of the respondents have produced unpredictable response and decision on Rikki. | |
| 1914 | 11537 | H1H010020 | OPTIMASI KONSENTRASI DAN DURASI RENDAMAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) UNTUK MENGENDALIKAN Trichodina spp. PADA BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) | Rendaman dengan ekstrak bawang putih dapat digunakan untuk mengendalikan Trichodina spp., namun mengakibatkan mortalitas yang cukup tinggi pada benih ikan nila. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui konsentrasi dan durasi rendaman ekstrak bawang putih yang dapat menurunkan tingkat infeksi Trichodina spp., namun tidak mengakibatkan mortalitas tinggi pada benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0 ; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ppt dengan durasi rendaman 15 ; 30 ; 45 ; and 60 menit. Total 16 perlakuan dan 1 kontrol yang dilakukan berdasarkan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan dua faktor (konsentrasi dan durasi) dan 10 ekor ikan per perlakuan sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukan rendaman ekstrak bawang putih mulai konsentrasi 1,5 ppt dengan durasi 30 menit menunjukan adanya penurunan prevalensi Trichodina spp. Semua perlakuan dengan ekstrak bawang putih juga menurunkan nilai kelimpahan yang menurun secara signifikan (p<0,05) seiring dengan peningkatan konsentrasi dan lamanya durasi rendaman. Konsentrasi tertinggi yang tidak mengakibatkan kematian ikan adalah konsentrasi 1 ppt pada durasi rendaman 30 menit. Perlakuan tersebut dapat menurunkan nilai kelimpahan dari 32,2 ind parasit/ikan (kontrol) menjadi 4,4 ind parasit/ikan pada permukaan dan dari 56,7 ind parasit/ikan (kontrol) menjadi 4,9 ind parasit/ikan pada insang. Perlakuan ini dapat digunakan dalam pengendalian Trichodina spp., yang aman bagi ikan. | Immersion with garlic extract could be used to control Trichodina spp., however it induces a high mortality in tilapia seed. The purpose of this research is to determine proper concentration and duration of garlic extract treatment to control Trichodina spp. without causing significant mortality in tilapia (Oreochromis niloticus) seed. Concentration of extract were 0 ; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ppt and immersion duration were 15 ; 30 ; 45 ; and 60 minutes. In total 16 treatments and 1 control were performed based on factorial completely randomized design (FCRD) with two factor (concentration and duration) and 10 fish per treatment as replicates. Results showed immersion of garlic extract reduced prevalence of parasite starting at 1,5 ppt with duration of 30 minutes. All treatment significantly (p<0,05) reduced abudance of Trichodina spp. which was consistenly decrease along with the increase of concentration and duration. The highest concentration of extract garlic which did not cause fish mortality was 1 ppt of extract at 30 minutes of duration. This treatment reduce abudance of Trichodina spp. on body surface and gills from 32,2 to 4,4 and from 56,7 to 4,9 ind parasite/fish, resppectively. The treatment could be proposed as a safe treatment for Trichodina spp. control in tilapia. | |
| 1915 | 11538 | C1B011116 | ANALISIS FAKTO-FAKTOR YANG MEMPEGARUHI KEBIJAKAN DIVIDEND PAYOUT RATIO (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2013) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme efek Ratio Cash , Return On Asset ( ROA ) , Penjualan Pertumbuhan , ukuran perusahaan dan Debt to Equity Ratio ( DER ) terhadap Rasio Dividen Payot ( DPR ) pada perusahaan manufaktur . Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan metode sampling porposive dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) pada periode 2011-2013 dari 150 perusahaan , dan mengambil 10 perusahaan yang memenuhi kriteria yang ditentukan dalam periode penelitian 2011 sampai 2013. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda termasuk asumsi klasik , uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik . Hasilnya menunjukkan bahwa Cash Ratio dan Pertumbuhan Penjualan tidak memiliki efek pada Rasio Dividen Payout , sedangkan Return On Asset ( ROA ) , Ukuran perusahaan dan Debt to Equity Ratio ( DER ) berpengaruh pada Dividen Payout Ratio ( DPR ) . | This research aims to analyzed the effect mechanism of Cash Ratio, Return On Asset (ROA), Sales Growth, Firm size and Debt to Equity Ratio (DER) against the Dividend Payot Ratio (DPR) in manufacturing company. Sample of this research were taken using a porposive sampling method from manufacturing companies listed on Indonesia Stock Exchange (BEI) in period 2011 to 2013 from 150 companies, acquired 10 company that meet the criteria specified in the research period 2011 to 2013. The technique of data analysis used was linier multiple regression including classical assumption, descriptive statistic test and goodness of fit test. The result indicate that Cash Ratio and Sales Growth have no effects on Dividend Payot Ratio ,while Return On Asset (ROA), Firm size and Debt to Equity Ratio (DER) have effect on Dividend Payot Ratio (DPR). | |
| 1916 | 11539 | H1L010019 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENDATAAN ASET GARDU INDUK PT. PLN P3JB APP PURWOKERTO (Studi Kasus PT. PLN P3JB APP Purwokerto) | Listrik adalah salah satu kebutuhan untuk membantu kehidupan masyarakat. Saat ini hampir setiap peralatan akan selalu membutuhkan tenaga listrik. PT. PLN (Persero) P3JB APP Purwokerto adalah perusahaan yang mengelola komponen-komponen yang berhubungan dengan pembangkit listrik untuk kota Purwokerto dan sekitarnya. Dari hari ke hari kebutuhan listrik masyarakat akan selalu meningkat dan secara tidak langsung juga akan menambah komponen-komponen listrik guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka dari itu, dengan semakin banyak komponen-komponen listrik yang dikelola maka akan membutuhkan pengelolaan yang lebih maksimal. Disisi lain dengan semakin berkembangnya teknologi, perangkat elektronik akan semakin ringkas dan dapat dibawa kemanapun guna meningkatkan mobilitas dan kemudahan mengakses informasi. Salah satu perangkat elektronik yang marak digunakan saat ini adalah handphone berbasis Android. Maka dari itu dengan dibuatnya SISTEM INFORMASI PENDATAAN ASET GARDU INDUK PT. PLN (PERSERO) P3JB APP PURWOKERTO yang memanfaatkan perangkat handphone berbasis Android diharapkan akan meningkatkan kemudahan untuk mengakses informasi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat. | Electricity is one of the need to help people's lives. Nowadays almost every equipment will always need power. PT. PLN (Persero) P3JB APP Purwokerto is the company that manages the components associated with the power plant to the town of Purwokerto and the surrounding areas. From day to day needs of the public electricity will always rise and indirectly also will add electrical components to meet the needs of the community. Therefore, with more and more electrical components run it will require more leverage management. On the other hand with the development of technology, electronic devices will be more compact and can be taken anywhere to improve the mobility and ease of access to information. One of the widespread use of electronic devices today are Android-based mobile phone. Therefore with the making INFORMATION SYSTEM OF DATA COLLECTING ASSETS SUBSTATION BASE PT. PLN P3JB APP PURWOKERTO that utilizes the Android-based mobile devices is expected to increase the ease of access to information and improve services to the public. | |
| 1917 | 11541 | C1K011027 | The Influence of Psychological Contract on Job Performance: Examining The Mediating Effects of Job Satisfaction at PT. Sonoco, Indonesia. | Tujuan utama dari penelitian ini adalah dua lipatan: Pertama, untuk menganalisis pengaruh kontrak psikologis pada prestasi kerja dan kepuasan kerja. Kedua adalah memeriksa efek mediasi kepuasan kerja di PT. Sonoco, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan kuesioner. Responden adalah 103 karyawan dari departmen produksi, dengan menggunakan metode simple random sampling. Tingkat respon dari kuesioner yang disebarkan adalah 100%. SEM-PLS digunakan untuk metode analisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, pengaruh kontrak psikologis yang disetujui berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kedua, pengaruh kepuasan kerja yang disetujui berpengaruh positif terhadap prestasi kerja. Ketiga, pengaruh kontrak psikologis yang disetujui berpengaruh positif terhadap prestasi kerja. Keempat, efek kepuasan kerja terbukti memediasi sebagian hubungan antara kontrak psikologis dan prestasi kerja. | The main objectives of this research are two folds: First, to analyze the influance of psychological contract on job performance and job satisfaction. Second is examining the mediating effect of job satisfaction at PT. Sonoco, Indonesia. This research used survey design with quistionnaire. The respondent are 103 employees from production departmen, using simple random sampling method. The respone rate of questionnaire distributed is 100%. SEM-PLS was use for data analysis method in this research. The result of this research are: First, the effect of psychological contract approved has positive influence on job satisfaction. Second, the effect of job satisfaction approved has positive influence on job performance. Third, the effect of psychological contract approved has positive influence on job performance. Forth, the effect of job satisfaction approved partially mediates the relationship between psychological contract and job performance. | |
| 1918 | 11543 | A1L010089 | STUDI FORMULA PADAT ORGANIK EMPAT ISOLAT Trichoderma spp. UNTUK PENGENDALIAN PATOGEN BUSUK PANGKAL BATANG MENTIMUN (Cucumis sativus L.) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pengaruh 4 isolat Trichoderma sp. dalam menekan penyakit busuk pangkal batang mentimun, pertumbuhan tanaman mentimun, dan kandungan fenol tanaman mentimun. Perlakuan yang diberikan terdiri dari kontrol, perlakuan fungisida, dan aplikasi 4 isolat Trichoderma sp. secara tunggal, kombinasi 2, 3, dan 4. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap unit terdiri dari 2 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa inkubasi tanaman yang hanya diberi S. rolfsii adalah 27 hari dengan intensitas penyakit sebesar 62,5 %, sedangkan tanaman yang ditumbuhkan pada media yang diberi Sclerotium rolfsii dan Trichoderma sp. isolat nenas, Trichoderma sp. isolat jahe, Trichoderma sp. isolat jahe+ nenas, Trichoderma sp. isolat nenas+ pisang, Trichoderma sp. isolat pisang+ bawang merah, Trichoderma sp. isolat jahe+ nenas+ bawang merah, dan Trichoderma sp. isolat nenas+ pisang+ bawang merah, tidak menunjukkan gejala busuk pangkal batang hingga penelitian berakhir. Aplikasi 4 isolat Trichoderma sp. tidak memberikan pengaruh terhadap komponen pertumbuhan tanaman dan tidak meningkatkan kandungan fenol tanaman mentimun. | This research aimed to know the influence of four isolates of Trichoderma sp. in suppressing stem rot disease of cucumber, cucumber plant growth and phenol compounds of cucumber plants. The treatments consisted of control, fungicide application, and four isolates of Trichoderma sp. applied individually, combination of 2, 3, or 4 isolates. Each treatment consisted of 3 replications and each unit consisted of two samples of cucumber plants. The results showed that incubation period of plants just infected by Sclerotium rolfsii was 27 days, and disease intensity was 62.5 %. In contrast, plants grown on media containings Sclerotium rolfsii and Trichoderma sp. pineapple isolate, Trichoderma sp. ginger isolate, Trichoderma sp. ginger + pineapple isolates, Trichoderma sp. pineapple + banana isolates, Trichoderma sp. banana + shallot isolates, Trichoderma sp. ginger + pineapple + shallot isolates, and Trichoderma sp. pineapple + banana + shallot isolates did not show stem rot disease symptoms until the end of the research. The application of four isolates of Trichoderma sp. did not have effect on plant growth and did not increase phenol compound of cucumber plants. | |
| 1919 | 11544 | D1E011052 | PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN PENGAWET DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP TINGKAT KETENGIKAN, KEBUSUKAN DAN WARNA NUGGET AYAM | Penelitian bertujuan untuk mengetahui bahan pengawet mana dan berapa lama waktu penyimpanan yang paling baik dalam menurunkan tingkat ketengikan dan kebusukan serta mempertahankan warna nugget ayam. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial untuk uji tingkat ketengikan dan kebusukan serta Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk uji organoleptik dengan 2 faktor perlakuan. Faktor perlakuan meliputi bahan pengawet (P) terdiri dari: tanpa bahan pengawet (P0), jeruk nipis (P1), jahe (P2), natrium benzoat (P3) dan lama penyimpanan (L) terdiri dari: tanpa penyimpanan (L0) dan penyimpanan 3 hari (L1). Variabel yang diuji adalah tingkat ketengikan, kebusukan dan warna nugget ayam. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara bahan pengawet dan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap ketengikan dan kebusukan, serta berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna nugget ayam. Tingkat ketengikan terendah terdapat pada nugget ayam dengan penambahan bahan pengawet jeruk nipis tanpa penyimpanan, sedangkan tingkat ketengikan tertinggi terdapat pada nugget ayam dengan penambahan bahan pengawet natrium benzoat dengan penyimpanan 3 hari. Semua bahan pengawet dapat mencegah terjadinya kebusukan dan perubahan warna nugget ayam. | The aim of experiment was to know determine the preservative where and how long it is best storage in the lower levels of rancidity and putrefaction and preserve the color of chicken nuggets. The research method experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) factorial to test the level of rancidity and decay and Randomized Complete Block Design (RCBD) to organoleptic test with 2 factors. The factors of treatment include preservatives (P) consists of: without preservatives (P0), lime (P1), ginger (P2), sodium benzoate (P3) and storage time (L) consist of: without storage (L0) and storage 3 days (L1). Variables tested is the level of rancidity, decay and the color of chicken nuggets. The results showed the interaction between the preservative and storage time was highly significant (P <0.01) against rancidity and decay, as well as significant (P <0.05) against the color of chicken nuggets. Lowest rancidity levels found in chicken nuggets with the addition of lime preservative without storage, while the highest level of rancidity found in chicken nuggets with addition of preservative sodium benzoate with 3 days of storage. All preservatives can prevent decay and discoloration of chicken nuggets. | |
| 1920 | 11545 | F1B010052 | Implementasi Program Expanding Maternal and Neonatal Survival dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas | RINGKASAN Penelitian di Kecamatan Cilongok ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, jumlah persalinan, jumlah penduduk, dan tingkat kepadatan penduduk. Di samping itu juga karena kurangnya fasilitas persalinan serta penyebab kematian ibu hamil yang tidak langsung seperti adanya penyakit berat, keracunan. Penyebab langsungnya adalah karena kurangnya kunjuangan ibu hamil pemeriksaan di Puskesmas. Padahal di Kecamatan Cilongok terdapat program expanding maternal and neonatal survival (EMAS) yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Tujuan penelitian ini adalah mengkaji implementasi program EMAS dalam AKI dan AKB di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul selanjutnya di analisis dengan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Program Expanding Maternal And Neonatal Survival dalam Penurunan Angka Kematian Ibu Dan Angka Kematian Bayi di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas dapat dikatakan berhasil. Hal ini tampak dari 1) Kondisi sumber daya pelaksana program EMAS cukup memadai. Adanya personal pelaksaksana program EMAS pada jumlah, jasa pelatihan, kompetisi yang dimiliki. 2) Target yang ditetapkan dalam program EMAS. Pemahaman masyarakat penerima program EMAS sudah mulai memahami dari tujuan program EMAS. 3) Hubungan birokrat sudah mulai berkembang dengan baik, baik itu hubungan formal maupun hubungan informal. 4) Kontrol pengawasan pimpinan terhadap program sudah mulai berjalan. Dari pengawasan pimpinan terhadap pelaksanakan program ditingkat bidan desa, maupun pengawasan atau bimbingan puskesmas yang mendapat program kepada puskesmas yang tidak mendapat program. 5) Altruisme birokrat, para birokrat merelakan semua tenaga dan pikirannya untuk melaksanakan program ini. 6) Partisipasi klien yang mempengaruhi keberhasilan program, adanya dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, sera peran serta organisasi program EMAS. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Program EMAS dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas bisa dikatakan berhasil. Kata Kunci : Program Expanding Maternal and Neonatal Survival, Implementasi Kebijakan Publik, Penurunan AKI dan AKB | SUMMARY Research in District Cilongok is motivated by the high maternal mortality rate, infant mortality rate, number of births, population, and population density. In addition, also due to lack of maternity facilities as well as the causes of maternal mortality are indirect such as severe disease, poisoning. Direct cause is due to a lack of inspection visits pregnant women at health centers. Whereas in District Cilongok are expanding program of maternal and neonatal survival (EMAS) which aims to reduce the maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR). The purpose of this study is to assess the implementation of the EMAS program in MMR and IMR in the district of Banyumas Cilongok. The approach used is a qualitative approach, using descriptive qualitative method. Taking the sample using purposive sampling technique. Methods of data collection using interviews, observation, and documentation. Collected data was analyzed using triangulation data. These results indicate that the implementation of Expanding Maternal and Neonatal Survival Programme in reducing maternal mortality and infant mortality in Sub Cilongok Banyumas was successful. This is evident from 1) Conditions resources sufficient implementing EMAS program. The existence of personal pelaksaksana EMAS program on the number, training services, competition held. 2) Targets set in the EMAS program. Understanding the receiving society has begun to understand the EMAS program of EMAS program objectives. 3) The relationship bureaucrats have started to develop well, both formal and informal relationships relationship. 4) Control the leadership oversight of the program is already underway. Of supervisory leadership to the implementation of a village midwife program level, and control or guidance of health centers that received the program to the health center did not receive the program. 5) Altruism bureaucrats eroded by the system, the bureaucrats to give up all power and mind to implement this program. 6) Participation of clients that affect the success of the program, the support of community leaders, religious leaders, sera participation EMAS program organization. Based on the results analyzed of this study concluded that the implementation of the Expanding Maternal and Neonatal Survival Programme Decrease Maternal Mortality Rate and Infant Mortality in Sub Cilongok Banyumas is successful. Keywords: Expanding Maternal and Neonatal Survival Programme, Implementation of Public Policy, decline in AKI and AKB |