Artikel Ilmiah : E1A111008 a.n. SITI SANDRAWATI

Kembali Update Delete

NIME1A111008
NamamhsSITI SANDRAWATI
Judul ArtikelTANGGUNG JAWAB PT.POS INDONESIA (PERSERO) PURBALINGGA TERHADAP PENGGUNA JASA PENGIRIMAN SURAT POS EXPRESS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Keberadaan PT.Pos Indonesia (Persero) merupakan bagian dari upaya pembangunan nasional yaitu mempercepat jaringan komunikasi antar daerah. Diantaranya dalam penyelenggaraan pengiriman surat, dokumen, dan paket pos domestik. Mendengarkan saran, kritik, dan keluhan dari konsumen merupakan hal yang penting dalam rangka memperbaiki dan mempertahankan pelayanan jasa terhadap konsumen jasa pengiriman. Salah satu pengalaman yang diangkat dalam penelitian ini adalah, kejadian kehilangan pada saat pengiriman yang dialami oleh Rini (bukan nama sebenarnya) ketika menggunakan jasa layanan Pos Express.
Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dan metode dalam penyajian data adalah uraian disusun secara sistematis dan logis. Pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan. Sedangkan, metode analisis data dsini adalah menggunakan normatif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada PT.Pos Indonesia (Persero) Purbalingga.
Terkait dengan perlindungan konsumen secara umum telah diatur pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Disisi lain, tanggung jawab PT.Pos Indonesia (Persero) apabila terjadi kerusakan, kehilangan, dan keterlambatan kiriman yang menggunakan jasa layanan Pos Expres adalah sebagaimana ditentukan dalam Keputusan Direksi PT. Pos Indonesia (Persero) Nomor : KD.65/DIRUT/0812 tentang Jaminan Ganti Rugi Surat dan Paket Dalam Negeri yaitu dalam bentuk uang tunai. Perhitungan jumlah ganti rugi tersebut dibagi menjadi dua macam dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
1. Apabila surat atau dokumen tidak membayar bea jaminan ganti rugi, maka ganti rugi yang diberikan dengan perhitungan sebagai berikut :
a. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak seluruhnya adalah 10 (sepuluh) x biaya pengiriman
b. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak sebagian adalah 5 (lima) x biaya pengiriman
c. Kondisi surat atau dokumen yang terlambat adalah 50 % (lima puluh persen) x biaya pengiriman
2. Apabila surat atau dokumen tersebut sudah dibayarkan bea jaminan ganti rugi, maka perhitungan sebagai berikut :
a. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak seluruhnya adalah 100 % (seratus persen) x nilai jaminan ganti rugi ditambah 10 (sepuluh) x biaya pengiriman
b. Kondisi surat atau dokumen yang hilang/rusak sebagian adalah 50 % (lima puluh persen) x nilai jaminan ganti rugi ditambah 5 (lima) x biaya pengiriman
c. Kondisi surat atau dokumen yang terlambat adalah 1,5 % (satu koma lima) x biaya pengiriman
Abtrak (Bhs. Inggris)The existence PT.Pos Indonesia (Persero) is a part of national development efforts are speeding up communication networks between regions. Among others in the organization of the delivery of letters, documents, and domestic postal parcels. Listen to suggestions, criticisms and complaints from consumers is essential in order to repair and maintain services to customers shipping services. One experience in this research is, the incidence of loss at the time of delivery experienced by Rini (not her real name) when using the services of Post Express.
The method used is a normative juridical approach and methods in presenting the data is arranged in a systematic description and logical. Data collection is literature. Meanwhile, data analysis methods dsini is using qualitative normative. Research was conducted on PT.Pos Indonesia (Persero) Purbalingga.
Related to consumer protection in general has been arranged in Law Number 8 of 1999 on Consumer Protection. On the other hand, the responsibility PT.Pos Indonesia (Persero) in case of damage, loss, and delay shipments using Expres Postal services are as specified in the Decision of the Board of Directors of PT. Pos Indonesia (Persero) Number: KD.65 / CEO of / 0812 on the Insurance Compensation Letters and Packages of the Interior is in the form of cash. The calculation of the amount of compensation is divided into two kinds with details of the calculation as follows:
1. If a letter or document does not pay compensation guarantee duties, the compensation given by the following calculation:
a. Conditions of letters or documents missing / corrupted entirely is 10 (ten) x shipping costs
b. Conditions of letters or documents missing / damaged portion is five (5) x shipping costs
c. Conditions of letters or documents late is 50% (fifty percent) x shipping costs
2. If the letter or the documents already paid duty compensation guarantee, then the following calculation:
a. Conditions of letters or documents missing / corrupted entirely is 100% (one hundred percent) x value of collateral damages plus 10 (ten) x shipping costs
b. Conditions of letters or documents missing / damaged portion is 50% (fifty percent) x value of collateral damages plus 5 (five) x shipping costs
c. Conditions of letters or documents late is 1.5% (one point five) x shipping costs
Kata kunciTanggung Jawab, Perlindungan Konsumen, Pos Express
Pembimbing 1I KETUT KARMI N., SH., M.Hum
Pembimbing 2SUYADI, SH., M.Hum
Pembimbing 3SUKIRMAN, SH., M.Hum.
Tahun2015
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2015-05-19 05:24:42.149455
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.