Artikel Ilmiah : H1H010020 a.n. APRI SULISTYA

Kembali Update Delete

NIMH1H010020
NamamhsAPRI SULISTYA
Judul ArtikelOPTIMASI KONSENTRASI DAN DURASI RENDAMAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) UNTUK MENGENDALIKAN Trichodina spp. PADA BENIH IKAN NILA
(Oreochromis niloticus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rendaman dengan ekstrak bawang putih dapat digunakan untuk mengendalikan Trichodina spp., namun mengakibatkan mortalitas yang cukup tinggi pada benih ikan nila. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui konsentrasi dan durasi rendaman ekstrak bawang putih yang dapat menurunkan tingkat infeksi Trichodina spp., namun tidak mengakibatkan mortalitas tinggi pada benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0 ; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ppt dengan durasi rendaman 15 ; 30 ; 45 ; and 60 menit. Total 16 perlakuan dan 1 kontrol yang dilakukan berdasarkan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan dua faktor (konsentrasi dan durasi) dan 10 ekor ikan per perlakuan sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukan rendaman ekstrak bawang putih mulai konsentrasi 1,5 ppt dengan durasi 30 menit menunjukan adanya penurunan prevalensi Trichodina spp. Semua perlakuan dengan ekstrak bawang putih juga menurunkan nilai kelimpahan yang menurun secara signifikan (p<0,05) seiring dengan peningkatan konsentrasi dan lamanya durasi rendaman. Konsentrasi tertinggi yang tidak mengakibatkan kematian ikan adalah konsentrasi 1 ppt pada durasi rendaman 30 menit. Perlakuan tersebut dapat menurunkan nilai kelimpahan dari 32,2 ind parasit/ikan (kontrol) menjadi 4,4 ind parasit/ikan pada permukaan dan dari 56,7 ind parasit/ikan (kontrol) menjadi 4,9 ind parasit/ikan pada insang. Perlakuan ini dapat digunakan dalam pengendalian Trichodina spp., yang aman bagi ikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Immersion with garlic extract could be used to control Trichodina spp., however it induces a high mortality in tilapia seed. The purpose of this research is to determine proper concentration and duration of garlic extract treatment to control Trichodina spp. without causing significant mortality in tilapia (Oreochromis niloticus) seed. Concentration of extract were 0 ; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ppt and immersion duration were 15 ; 30 ; 45 ; and 60 minutes. In total 16 treatments and 1 control were performed based on factorial completely randomized design (FCRD) with two factor (concentration and duration) and 10 fish per treatment as replicates. Results showed immersion of garlic extract reduced prevalence of parasite starting at 1,5 ppt with duration of 30 minutes. All treatment significantly (p<0,05) reduced abudance of Trichodina spp. which was consistenly decrease along with the increase of concentration and duration. The highest concentration of extract garlic which did not cause fish mortality was 1 ppt of extract at 30 minutes of duration. This treatment reduce abudance of Trichodina spp. on body surface and gills from 32,2 to 4,4 and from 56,7 to 4,9 ind parasite/fish, resppectively. The treatment could be proposed as a safe treatment for Trichodina spp. control in tilapia.
Kata kuncibawang putih, Trichodina spp., rendaman, ikan nila
Pembimbing 1Dr. rer. nat Hamdan Syakuri S.Pi, M.Si
Pembimbing 2Dewi Nugrayani S.Pt, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-05-19 10:47:32.50772
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.