Artikelilmiahs

Menampilkan 12.481-12.500 dari 49.834 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
124815457P2CD09012PENGARUH EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENURUNKAN TINDAKAN MANAJEMEN LABA DENGAN DEBT TO EQUITY RATIO SEBAGAI VARIABLE MODERATING
(Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektifitas implementasi prinsip-prinsip good corporate governance dalam menurunkan partek manajemen laba dengan debt to equity ratio sebagai variable moderating. Sample pada penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011 sebanyak 14 perusahaan.
Variable Independen dalam penelitian ini adalah prinsip-prinsip good corporate governance yaitu prinsip responsibilitas, prinsip akuntabilitas, prinsip transparansi, dan prinsip kewajaran. manajemen laba sebagai variable dependent dan Debt to equity ratio sebagai variable moderatingnya.
Berdasarkan hasil analisi regresi berganda, penelitian ini menyimpulkan bahwa, prinsip responsibilitas dan prinsip akuntabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap tindakan manajemen laba. Prinsip transparansi tidak berpengaruh signifikan positif terhadap manajemen laba. Dan debt to equity ratio tidak dapat memoderasi hubungan antara transparansi terhadap manajemen laba.
The study aims to analyze the effectiveness and implication of good corporate govenance principle be able relegated earnings management practice, with Debt to equity ratio as moderating variable, The population of this research is all public banks companies existed in Indonesia in the year of 2009-2011, which were listed in Indonesia Stock Exchange. Sample used in this study were as many as 14 company.
Independent variable used in this study were good corporate governance principle, its that responsibility, accountability, Transparency, Fairness. Dependent variable used in this study were earnings management with debt to equity ratio as moderating variable.
Based On the result of multiple linear regresion analysis, the study concluded that the responsibility principle and earnings management were significantly positif effect, accountability principle and earnings management were significantly positif effect, while transparency principle and earnings management were not sinificantly positif effect, and the result found that debt to equity ratio unable moderate relation between transparency principle and earnings management.
124825458P2CD09009ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KELANCARAN PENGEMBALIAN KREDIT PADA
PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN Tbk
CABANG XYZ
Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Pengembalian Kredit di bank bjb Cabang xyz”. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh Suku Bunga Kredit, Jangka Waktu Kredit, Plafon Kredit, Usia, Jenis Jaminan, Angsuran, Sektor Ekonomi Debitur dan Pendapatan terhadap Kelancaran Pengembalian Kredit di bank bjb Cabang xyz.

Penelitian ini menggunakan metode Binary Logistic Regression dengan menggunakan sample sebanyak 43 debitur di bank bjb cabang xyz, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa suku bunga kredit,usia dan jenis jaminan berpengaruh signifikan terhadap kelancaran pengembalian kredit. Sementara jangka waktu, Plafond, angsuran kredit, sektor ekonomi debitur, tidak berpengaruh signifikan terhadap kelancaran pengembalian kredit.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar cabang xyz fokus untuk menggali lebih dalam pada faktor suku bunga kredit, sehingga pendapatan bank optimal tetapi masih bisa bersaing dengan pasar yang ada. Usia debitur juga perlu diperhatikan karena ini berkaitan dengan pengalaman dan masa produktivitas puncak seorang debitur. Terkait jenis jaminan , bank bisa lebih memilih agunan sesuai plafon dan besarnya resiko, makin besar plafon maka makin besar pula resiko kreditnya sehingga harus diimbangi dengan agunan yang memadai.
This study entitled "The Analysis of Factors that Influence the performance of credit in bank bjb xyz". The purpose of this research is to know the effect of interest rate, term of loans, credit plafond , age, collateral type, installment, debitor economic sector and income to credit performance at bjb xyz branch.

This study uses Binary Logistic Regression with sample 43 account of micro-credit debitors in bjb xyz branch, the sampling method that being used is random sampling. The results of this research showed only three variables that significantly influence credit performance there are interest rate, age and type of collateral. Meanwhile term of loans, credit plafond, installment, debitor economy sector, have no significant effect on credit performance.

Based on the results of this study, writer suggest that bjb xyz branch focus on the lending rates factor to optimize bank bjb xyz earnings, but still be able to win with the compatitors. Debitors age also need to be considered because it relates to past experience and the top of debitors productivity. Regards on types of collateral, bank may consider to choose the collateral based on credit plafond given and credit risks taken, the higher credit plafond given, the bigger the credit risk exposure so it must be supported with an adequate collateral.
124835459P2CD10001ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH: STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/ KOTA DI JAWA TENGAH
NUGRAH LEKSONO P.H, Program Studi Akuntansi – Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Analisis Pengaruh Karakteristik Pemerintah Daerah Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah : Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Pembimbing I, Prof. Dr. Kamio, SE, Pembimbing II, Dr. Eko Suyono,M.Si,Ak.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Karakteristik pemerintah daerah dilihat dari aset, PDRB Perkapita, Leverage serta Dana Perimbangan yang terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kinerja Keuangan dihitung dengan faktor skor rasio kemandirian, rasio efektivitas dan rasio efisiensi. Penelitian dilakukan di pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berjumlah 35 terdiri dari 29 Kabupaten dan 6 kota. Data yang digunakan berupa Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca serta data PDRB Perkapita kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2006-2011. Analisis pengujian data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aset pemerintah daerah, PDRB perkapita, Leverage dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Sedangkan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai bagian dari Dana Perimbangan berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Hasil menggunakan tingkat kemandirian sebagai alat ukur kinerja keuangan menunjukkan hasil yang sama yaitu Aset, PDRB Perkapita, leverage dan DAK tidak berpengaruh terhadap tingkat kemandirian pemerintah daerah. Sedangkan menggunakan efektivitas dan efisiensi hasil menunjukkan tidak adanya pengaruh.
NUGRAH Leksono PH, Accounting Program - Graduate Program, University General Sudirman, Analysis of Effect on Performance Characteristics of Local Government Local Government Finance: Empirical Study In District / town in Central Java, Supervisor I, Prof.. Dr.. Kamio, SE, Supervisor II, Dr. Eko Suyono, M.Si, Ak.

This study was conducted to obtain empirical evidence related to the characteristics of local government influence the financial performance of local government. Characteristic views of local government assets, GDP per capita, Leverage and Balance Fund consisting of Sharing Fund (DBH), the General Allocation Fund (DAU), and the Special Allocation Fund (DAK). Financial performance score is calculated by a factor independence ratio, the ratio of the effectiveness and efficiency ratios. The study was conducted in the district / town in Central Java, amounting to 35 made up of 29 districts and 6 cities. The data used in the form of the Budget Statement and the Balance Sheet as well as per capita GDP Data districts / cities in Central Java in 2006-2011. Analysis of the test data in this study using multiple regression analysis.
Results of this study indicate that the local government assets, GDP per capita, Leverage and Special Allocation Fund (DAK) has no effect on the financial performance of local government. Whereas DBH (DBH) and the General Allocation Fund (DAU) as part of the Balanced Fund affect the financial performance of local government. Results using a level of independence as a measure of financial performance showed similar results, namely assets, GDP per capita, leverage and DAK no effect on the level of local government autonomy. While using the effectiveness and efficiency of the results showed no effect.
124845461P2CD10016PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN INFRASTRUKTUR KABUPATEN BANYUMAS DALAM MENDUKUNG KEBERHASILAN PENCAPAIAN MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA (MP3EI) 2011-2015Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengungkapan Laporan Infrastruktur Kabupaten Banyumas dalam mendukung keberhasilan pencapaian Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia tahun 2011 – 2025.
Penelitian ini adalah study kasus mengenai kajian pengungkapan laporan keuangan dalam mendukung pencapaian MP3EI 2011-2025, Studi ini erat hubungan dengan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mendukung Pembangunan Kabupaten Banyumas .
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif yang digunakan menghasilkan data deskriptif, ucapan atau tulisan dan perilaku yang dapat diamati dari orang-orang atau subyek itu sendiri. Subyek dalam penelitian ini tidak dipersempit menjadi hipotesis, melainkan dipandang sebagai bagian dari materi secara keseluruhan.Penelitian ini menggunakan analisis interaktif, dalam model ini ada tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi yang semuanya dilakukan dalam bentuk interaktif, dengan proses pengumpulan data sebagai suatu siklus. Setelah data terkumpul dalam bentuk sajian data langkah selanjutnya adalah melakukan reduksi data.Validitas atau keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa MP3EI di Kabupaten Banyumas sudah disosialisasikan dan dilaksanakan, tetapi untuk pelaporannya belum tercermin dengan jelas dalam laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banyumas,dengan menggunakan model Luder (1992) yang sudah diaplikasikan kedalam model kontigensi pengungkapan laporan keuangan infrastruktur terbentuk hipotesis kerja dari temuan dengan kontekstual variabel diantaranya:Stimuli,Produsen informasi akuntansi publik, hambatan implemetasi. Hasil temuan dan analisis data dapat disimpulkan ada beberapa hal yang dapat mendukung dalam penyusunan laporan keuangan infrastrukur : Dukungan Atasan, SDM Yang Memadai,Kebijakan akuntansi.
The aims of thisis to examine the perspective of Banyumas Infrastructure Reportinorder to support the successful achievement of the Acceleration and Expansion of Indonesia's Economic Development from 2011 to 2025.
This research is acase study of the application assessment MP3EI 2011 to 2025, this Study was significant association with that done by the Governmentin support of the development of Banyumas Regency.
The method usedin this studyisa combination ofqualitativeandquantitativemethods. Qualitativemethodswereusedto produce descriptive data, spoken or writtenandthe observable behaviorofthe peopleorthe subject itself. The subjectsin this studyis notnarrowed toa hypothesis,but ratherseen aspartof theoverallmaterial.
This studyusesiteractiveanalysis, thethree-component modelof analysisof data reduction, data presentationand conclusionorverifythateverything is donein an interactive form, withthe datacollection processasacycle. Once thedata iscollectedin the form ofdata presentationnext step is toperformdata reduction. Validity of the dataexaminedby the method oftriangulation.
The results showed that the MP3EI in Banyumas was promoted and implemented, but for reporting has not clearly reflected in the financial statements of the Government of Banyumas, using models Luder (1992) which has been applied to the contingency model of disclosure of financial statements infrastructure formed the working hypothesis of the findings with contextual variables such as: Stimuli, Manufacturers information public accounting, the implementation barriers. The findings and analysis of the data can be concluded that there are some things that can support in the preparation of financial statements infrastructure: Support Tops, The Adequate human resources, accounting policies.
124855462P2CB09002PENGARUH KEGAGALAN LAYANAN DAN SERVICE RECOVERY TERHADAP NIAT PINDAH NASABAH DENGAN MEDIATING KEPUASAN PADA BANK JATENG CABANG KOORDINATOR PURWOKERTO
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Kegagalan Layanan Dan Service Recovery Terhadap Niat Pindah Nasabah Dengan Mediating Kepuasan Pada Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto” bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegagalan layanan dan service recovery terhadap kepuasan dan niat pindah nasabah Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut, kegagalan layanan berpengaruh negatif terhadap kepuasan nasabah, service recovery berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, kegagalan layanan berpengaruh positif terhadap keinginan berpindah, service recovery berpengaruh negatif terhadap keinginan berpindah dan kepuasan nasabah berpengaruh negatif terhadap keinginan berpindah. Analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan dalam penelitian ini adalah Kegagalan layanan berpengaruh negatif terhadap kepuasan nasabah, Service recovery mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, Kegagalan layanan mempunyai pengaruh positif terhadap keinginan berpindah nasabah, Service recovery mempunyai pengaruh negatif terhadap keinginan berpindah nasabah dan Kepuasan nasabah mempunyai pengaruh negatif terhadap keinginan berpindah nasabah. Kepuasan nasabah mampu memediasi pengaruh kegagalan layanan terhadap keinginan berpindah bank serta kepuasan nasabah mampu memediasi pengaruh service recovery terhadap keinginan berpindah bank.
Implikasi dalam penelitian ini adalah nasabah mempertimbangkan pelayanan dalam memilih bank. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kepuasan nasabah perlu dilakukan dan dijadwalkan untuk menilai pelayanan atas produk dan jasa yang ditawarkan bank, karena keinginan nasabah selalu berubah seiring dengan perubahan di dunia perbankan dan mengingat kegagalan layanan memegang peranan penting dalam membentuk kepuasan nasabah, maka perlu manajemen meningkatkan kualitas dari indikator-indikator kegagalan layanan seperti pelayanan jasa, produk dan fasilitas.
The study was entitled “Effect Service Failure and Service Recovery On Customer Moving With Customer Satisfaction Mediating in Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto”. This research was aimed to finding out effect Service Failure and Service Recovery On Customer Moving With Customer Satisfaction Moderating in Bank Jateng Cabang Koordinator Purwokerto.
The hypothesis of this study as follows service failure has negative significance effect on customer satisfaction, service recovery has positive significance effect on customer satisfaction, service failure has positive significance effect on customer moving, service failure has negative significance effect on customer moving, consumers satisfaction has negative significance effect on customer moving. The analysis used is Structural Equation Modeling.
Base on the research and data analysis conclussion that service failure has negative significance effect on customer satisfaction, service recovery has positive significance effect on customer satisfaction, service failure has positive significance effect on customer moving, service failure has negative significance effect on customer moving, consumers satisfaction has negative significance effect on customer moving. Able to mediate the effect of customer satisfaction on service failure and the desire to move the bank was able to mediate the effect of customer satisfaction service recovery against the wishes of bank switching.

Base on the conclussion have suggested that customer service in selecting a bank account. Therefore management should evaluation of customer satisfaction and the scheduled service to access the services bank bank because customer desires with changes in banking. Service failure has significance effect on customer satisfaction. It’s meaning management should be increase service. .
124865463C1B009072PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL : PENGUJIAN PECKING ORDER THEORY
(Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011)
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui dan menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan terhadap sturuktur modal dalam sudut pandang Pecking Order theory. termasuk karakteristik perusahaan adalah profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, pertumbuhan perusahaan, risiko bisnis dan kepemilikan institusional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan property dan real estate yang terdaftar di bursa efek Indonesia tahun 2009-2011. Dengan menggunakan metode purposive sampling di peroleh sample sebanyak 24 perusahaan. Menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa profitabilitas, likuiditas dan stuktur aktiva terbukti berpengaruh negatif terhadap struktur modal, sedangkan ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, risiko bisnis dan kepemilikan institusional tidak terbukti mempunyai pengaruh terhadap struktur modal perusahaanThis purpose of this research is to analyze the effect of the firm characteristics on capital structure in Pecking Order theory perspective. including firm characteristics are profitability, liquidity, firm size, asset structure, growth, business risk and institutional ownership. The population in this study are all property and real estate companies listed on Indonesia Stock Exchange period 2009-2011. By using purposive sampling method in obtaining a sample of 24 companies. Using multiple regression analysis. The results showed that the profitability, liquidity and asset structure proved negative effect on capital structure, while firm size, firm growth, business risk and institutional ownership is not shown to have an influence on the capital structure of the company.
124875464H1A009002Uji Aktivitas Fotokatalis Ag3PO4 terhadap Zat Warna Methylene Blue Menggunakan Sinar Biru dan Sinar UvSilver posfat dapat dibuat mengunakan metode hydrothermal menggunakan AgNO3 dan Na2HPO4.12H2O sebagai material awal pada kondisi pH 1, 4, 7, 9 dan 11. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan bahwa Ag3PO4 yang disintesis pada pH 1, 4, 7, dan 9 memiliki struktur rombik dodecahedron sementara pada pH 11 menghasilkan struktur kubik. Pengujian dengan DRS menunjukkan senyawa Ag3PO4 memiliki nilai energi celah pita ~2,4 eV. Hasil penelitian menunjukkan Ag3PO4 memiliki aktivitas yang tinggi dalam menurunkan konsentrasi methylene blue pada penyinaran sinar biru dan aktivitas yang kurang baik pada penyinaran sinar UV. Pada penyinaran sinar biru mampu menurunkan sampai sekitar 90% untuk Ag3PO4 yang dibuat dalam kondisi pH 1, 4, 7, dan 9 sementara Ag3PO4 yang dibuat dalam kondisi pH 11 mampu menurunkan konsentrasi methylene blue sampai 80,03%. Penurunan konsentrasi pada penyinaran sinar UV oleh kelima katalis Ag3PO4 mencapai sekitar 20%.Silver phosphate can be synthesized by hydrothermal method using AgNO3 and Na2HPO4.12H2O as starting materials in difference of pH solution from pH 1, 4, 7, 9, and 11. The XRD analysis showed that the Ag3PO4 prepared at pH 1, 4, 7, and 9 has a rhombic structure, while the Ag3PO4 prepared at pH 11 has a cubic structure. The DRS analysis showed that the Ag3PO4 has a band gap energy of ~2,4 eV. The photocatalytic activity of Ag3PO4 was performed by methylene blue degradation.The photocatalytic activity of Ag3PO4 under blue light irradiation was higher than that of UV light irradiation. The concentration of methyelene bluedecreased up to ~90% using Ag3PO4 prepared at pH 1, 4, 7, 9 and decreased up to 80,3% using Ag3PO4 prepared at pH 11 under blue light irradiation. The concentration of methyelene blue decreased up to ~20% using Ag3PO4 prepared at pH 1, 4, 7, 9, and 11 under UV radiation.
124885466H1A009037OPTIMALISASI KONDISI SINTESIS KARBOKSIMETIL KITOSAN (CMCts) BERKELARUTAN TINGGI DALAM AIRPenelitian optimalisasi kondisi sintesis karboksimetil kitosan (CMCts) telah dilakukan untuk mendapatkan CMCts dengan kelarutaan tertinggi dalam air. Optimalisasi dilakukan dengan melakukan variasi terhadap konsentrasi NaOH, rasio kitosan : asam monokloroasetat, dan suhu, dengan waktu reaksi 3 jam. CMCts hasil sintesis diuji kelarutannya dalam air kemudian diuji statistik. Kelarutan tertinggi didapatkan pada konsentrasi NaOH 60%, rasio kitosan : asam monokloroasetat 1: 7 dan suhu reaksi 80oC dengan kelarutan sebesar 6,90 mg/mL dan rendemen sebesar 29,71%. Hasil uji statistik menunjukkan penggunaan NaOH 40%, 50% dan NaOH 60%, 50% memiliki pengaruh yang berbeda nyata, sedangkan pasangan NaOH 40% dan 60% tidak memiliki perbedaan yang nyata. Hasil uji statistik terhadap waktu dan perbandingan jumlah kitosan dengan asam monokloroasetat menunjukkan bahwa setiap pasangan memiliki pengaruh yang berbeda nyata terhadap kelarutan CMCts dalam air.An experiment the optimalization of synthesis condition of carboxymethyl chitosan (CMCts) has been carried out to get the highest solubility CMCts in water.The optimalization is done by doing a variation of the conditions of the concentration of NaOH, ratio chitosan : monochloroacetic acid, and temperature, the reaction time of 3 hours. The CMCts results of synthesis was tested solubility in water and then tested statistically. The Highest solubility is obtained on the concentration 60% NaOH, the ratio of chitosan: monokloroasetat acid 1: 7 and temperature reaction 80°C with a solubility 6.90 mg/mL and yield 29.71%. The results of statistical test showed the use of NaOH 40%, 50% and 60% NaOH, 50% had a significantly different effect, while the pair NaOH 40% and 60% have not noticeable difference. The results of statistical test to the time and the ratio of chitosan with acid monokloroasetat showed that each pair has a significantly different effect to CMCts solubility in water.
124895470P2CC11024PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIAJAR DENGAN METODE SOSIODRAMA DAN SISWA YANG DIAJAR DENGAN METODE CERAMAH
Sosiodrama adalah suatu model pembelajaran berupa dramatisasi tingkah laku dalam hubungan sosial, dapat digunakan siswa untuk memahami aspek-aspek yang lebih halus seperti sastra dan ilmu sosial bahkan beberapa aspek ilmu pengetahuan yang lain.Hal ini dilaksanakan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPS Sejarah.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIF E sejumlah 24 siswa dan VIIG sejumlah 26 siswa, SMP Negeri 1 Banjarnegara. Penelitian ini jenis eksperimen semu atau quasi eksperiment,dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas VIIG diberi perlakuan metode sosiodrama sedangkan kelas VIIF diberi perlakuan metode ceramah. Seluruh pelaksanaan penelitian kurang lebih satu setengah bulan termasuk kegiatan evaluasi berupa pretes dan postes. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang terdiri kegiatan pembentukan kelompok dan kegiatan kelompok secara keseluruhan, juga dari hasil evaluasi belajar siswa berupa pretes dan postes.Validasi instrumen menggunakan validasi product moment dengan data kasar sedangkan reliabilitasnya menggunakan rumus Rullon.
Kesimpulannya hasil uji hipotesis diperoleh Zhit = 9,01 dan Ztab= 1,64 berarti Zhit> Ztab sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan metode sosiodrama dan siswa yang diajar dengan metode ceramah dimana hasil belajar siswa yang diajar dengan sosiodrama lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa diajar dengan metode ceramah.
Sociodramas is a dramatization of a learning model of behavior in social relationships, students can use to understand aspects of the more subtitle such as humanities and social sciences and even some aspects of the item to another science.
Subjects were students VIIF E number of 24 students and 26 students VIIG number, SMP Negeri 1 Banjarnegara. This type of quasi-experimental research or quasi experiment, where there is a class of experimental and control classes. Experimental class was treated hode sociodramas metVIIG class while class VIIF treated the lecture method. The whole conduct of the study approximately a half past month including activities such as pretest and posttest evaluations. Data was collected through observation sheet which comprises the activities of group formation and activities of the group as a whole, as well as an evaluation of student learning outcomes in the form of pre-test and postes.Validation instrument using the product moment while the rugged reliability of data using formulas Rullon. Techniques of data analysis using observational data analysis and testing z test from outcames pretes and postes.
In conclusion the results obtained Zhit hypothesis test = 9.01 and = 1.64 means Zhit> Ztab so the hypothesis proposed in this study can be accepted, there is a difference in student learning outcomes teached methods that use sociodramas and lectures where student learning outcomes had teached sociodramas better than the learning outcomes of students who teached the lecture methode.
124905471P2CC11010PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CILACAP DENGAN VARIABEL STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASIAMIN MUROZAK (2013). Thesis. Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman. Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap Dengan Variabel Stres Kerja Sebagai Variabel Mediasi. Pembimbing: Dr. Suliyanto, S.E, MM dan Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc, Ph.D.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis pengaruh komunikasi atasan bawahan, komunikasi antar rekan kerja dan stress terhadap kinerja. Untuk menganalisis pengaruh komunikasi atasan bawahan, komunikasi antar rekan kerja terhadap stress kerja pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap. Untuk mengalisis pengaruh stres kerja sebagai variabel mediasi pada hubungan antara komunikasi atasan bawahan dan antar rekan kerja terhadap kinerja pada karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap.
Alat analisis yang digunakan adalah analisa regresi berganda. Hasil yang di dapat dari penelitian adalah komunikasi atasan bawahan, komunikasi antar rekan kerja dan stress berpengaruh terhadap kinerja. Komunikasi atasan bawahan, komunikasi antar rekan kerja berpengaruh terhadap stress kerja pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap. Stress kerja mampu menjadi variabel mediasi pada hubungan antara komunikasi atasan bawahan dan antar rekan kerja terhadap kinerja pada karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap.
Implikasi dari penelitian ini bahwa komunikasi atasan bawahan harus lebih diintensifkan untuk mengurangi stress kerja dan meningkatkan kinerja pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cilacap. Acara pertemuan atasan dan bawahan yang secara rutin membahas rencana kerja, arahan dan pemecahan setiap persoalan dilakukan agar lebih diefektifkan. Dokumentasi berbagai kebijakan organisasi dalam buku dan papan pengumuman dibuat lebih menarik dan penempatannya yang mudah dijangkau. Komunikasi antar rekan kerja dalam bentuk diskusi, sharing dan hubungan personal yang sehat terus dikembangkan sehingga kerjasama antar rekan kerja bisa terjalin dengan baik untuk mengurangi beban kerja yang ada dan pada akhirnya tercapainya kinerja pegawai yang maksimal.
AMIN MUROZAK (2013). Thesis. Graduate Program, University General Sudirman. Effect Of Organizational Communication on Employee Performance Pratama Cilacap Tax Office With work stress For Variable Variable Mediation. Advisor: Dr. Suliyanto, S.E, MM and Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc, Ph.D.
The purpose of this study are to analyze the effect of superior subordinate communication, communication among peers and job stress on performance. To analyze the effect of superior subordinate communication, communication among co-workers against work stress on Cilacap Pratama Tax Office. To mengalisis influence of work stress as a mediating variable in the relationship between subordinates and superiors communication between co-workers on the performance of the employee Cilacap Pratama Tax Office.
The analysis tools are descriptive statistical analysis, Validity test, Reliability test, classical assumption test, and multivariate regression analysis. The results obtained from this research is superior subordinate communication, communication among peers and stress affect the performance. Communications supervisor subordinates, communication between co-workers on the job stress affects the Tax Office Primary Cilacap. Stress of work able to be a mediating variable in the relationship between subordinates and superiors communication between co-workers on the performance of the employee Pratama Cilacap Tax Office.
The implications of this study that:
1. Communications supervisor subordinates should be intensified to reduce job stress and improve employee performance Cilacap Pratama Tax Office. Meetings superiors and subordinates who routinely discuss work plans, directives and solving any problem to do it more streamlined. Documentation of policies and organization in the book made more attractive bulletin board and placing it within easy reach.
2. Communication between co-workers in the form of discussions, sharing and healthy personal relationships continue to be developed so that cooperation among coworkers can be well maintained to reduce workload and ultimately achieve the maximum performance of the employee.
124915472P2CC09030PENGARUH PRODUK, PELAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG UNTUK MELAKUKAN KUNJUNGAN KEMBALI
(Studi Kasus Pada Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas)
Penelitian ini dilakukan pada pengunjung Lokawisata Baturaden Kabupaten Banyumas dengan judul: Pengaruh Produk, Pelayanan Dan Persepsi Harga Terhadap Kepuasan Pengunjung Untuk Melakukan Kunjungan Kembali (Studi Kasus Pada Lokawisata Baturraden Kabupaten Banyumas). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk, pelayanan, harga terhadap kepuasan konsumen dan kunjungan kembali. Alat analisis yang digunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Dari hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa:
Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, semakin tinggi kualitas produk semakin tinggi pula kepuasan konsumen Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, semakin tinggi kualitas pelayanan semakin tinggi pula kepuasan konsumen Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen semakin tinggi kesesuaian persepsi harga dengan produk semakin tinggi pula kepuasan konsumen Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan ulang semakin tinggi kualitas produk semakin tinggi pula kunjungan ulang wisatawan ke Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan ulang semakin tinggi kualitas pelayanan semakin tinggi pula kunjungan ulang wisatawan ke Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan ulang semakin tinggi kesesuaian persepsi harga dengan produk Obyek Wisata Baturaden semakin tinggi pula kunjungan ulang wisatawan ke Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas. Kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan ulang semakin tinggi kepuasan konsumen semakin tinggi pula kunjungan ulang wisatawan ke Obyek Wisata Baturaden Kabupaten Banyumas.
Berdasarkan kesimpulan di atas, untuk meningkatkan kunjungan ulang wisatawan datang ke Obyek Wisata Baturaden maka Tarif wahana permainan fasilitas pendukung dan tiket masuk perlu disesuaikan dengan kemampuan wisatawan dan produk serta pelayanan yang diberikan Obyek Wisata Baturaden kepada wisatawan.
Berdasarkan hasil penelitian dan keterbatasan yang ada pada penelitian ini segi model struktural yang digunakan, model ini sudah baik dilihat dari uji cofirmatory dan goodness-of-fit, akan tetapi sebaiknya penelitian mendatang perlu manambakan intervening maupun moderating terhadap kunjungan ulang.
The research was carried out on visitors lokawisata Baturaden Banyumas with the title: Effect of Product, Service and Price Perception Satisfaction Of Visitors To Been Back (Case Study lokawisata Baturraden Banyumas). Purpose of this study was to determine the effect of the product, service, price to customer satisfaction and return visits. The analysis tool used Structural Equation Modeling (SEM).
From the results of research and data analysis concluded that:
Products have a positive and significant impact on customer satisfaction, the higher the quality of the product, the higher the customer satisfaction Sights Baturaden Banyumas. Services have a positive and significant impact on customer satisfaction, the higher the quality of service, the higher the customer satisfaction Sights Baturaden Banyumas. Prices perception have a positive and significant impact on customer satisfaction the suitability of the higher price perception of the product, the higher the customer satisfaction Sights Baturaden Banyumas. Products have a positive and significant effect revisited the higher quality product the higher the tourists to revisit Sights Baturaden Banyumas. Services have a positive and significant effect revisited the higher quality of service, the higher the rating to revisit Sights Baturaden Banyumas. Prices perception have a positive and significant effect revisited higher prices perception with product conformity Sights Baturaden higher the tourists to revisit Sights Baturaden Banyumas. Consumer satisfaction has positive and significant effect revisited the higher the higher the customer satisfaction of tourists to revisit Sights Baturaden Banyumas.
Based on the conclusion, to increase repeat visits of tourists come to the Rates Sights Baturaden rides games and ticket support facilities need to be tailored to the ability of tourists and the products and services supplied to tourists Sights Baturaden.
Based on the findings and limitations in this study in terms of the structural model is used, this model has good views of cofirmatory tests and goodness-of-fit, but future research should manambakan intervening or moderating need to re-visit.
124925473P2CC09078PENGARUH PERSEPSI KEADILAN KOMPENSASI TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN
CAHAYA GROUP PURWOKERTO

Dalam upaya mengembangkan bisnisnya, Cahaya Group secara terus-menerus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi dengan meningkatkan kinerja para karyawannya. Mengingat arti penting peran sumber daya manusia (karyawan) bagi perusahaan, maka keberadaan mereka harus dikelola dengan sebaik mungkin. Untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, perusahaan harus pandai menarik dan mempertahankan karyawan. Perusahaan dituntut untuk meningkatkan meningkatkan komitmen organisasi karyawan. Salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan oleh perusahaan terkait dengan komitmen karyawan adalah masalah keadilan kompensasi. Penelitian ini berfokus pada 3 (tiga) jenis keadilan yaitu keadilan individual, keadilan internal dan keadilan eksternal serta 3 (tiga) jenis komitmen, yaitu komitmen afektif, komitmen normatif dan komitmen kontinuan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan eksternal, kedilan internal dan keadilan individual terhadap komitmen afektif, komitmen normative dan komitmen kontinuan karyawan PT Bumi Citra Satria dan PT Banyumas Citra Televisi.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Cahaya Group Purwokerto, dengan jumlah responden sebanyak 31 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling atau teknik sampling acak sederhana.
Dengan menganalisis jawaban responden menggunakan analisis regresi berganda diperoleh hasil bahwa Individual Equity mempunyai pengaruh terhadap Komitmen Normatif dan kontinuan, namun tidak berpengaruh terhdap komitmen affektif. Internal Equity tidak mempunyai pengaruh terhadap komitmen normatif dan komitmen kontinuan, namun berpengaruh terhadap Komitmen Afektif. External Equity tidak mempunyai pengaruh terhadap Komitmen Normatif dan Komitmen Afektif, namun berpengaruh terhadap Komitmen Kontinuan karyawan Cahaya Group Purwokerto.
In an effort to expand its business, the Cahaya Group continuously make efforts to improve organizational performance by improving its employees performance. Given the importance of the role of human resources (employees) for the company, so their existence must be managed as well as possible. In order to survive, companies must be good at attracting and retaining employees. Companies are required to increase the employees commitment..One important aspect to be considered by companies linked to the commitment of employees is a matter of justice or equity compensation. This research focuses on three (3) types of equity that individual equity, Internal equity and external equity; and 3 (three) types of commitment, namely affective commitment, normative commitment and continuants commitment.
This study aimed to analyze the influence of external equity, internal equity and individual equity toward employees affective commitment, normative commitment and continuant commitment of Cahaya Group Purwokerto.
The population in this study were all employees of the Cahaya Group Purwokerto, with a number of respondents as many as 31 people were selected by using simple random technique.
Multiple Regression was employed to analyze the answers of respondents. The results showed that Individual Equity influence Normative and Continuants Commitment, but had no effect on affective commiitment. Internal equity has no effect on normative commitment and the commitment of continuants, but effect the Affective Commitment. External Equity Commitment affect the continuants, but has no effect on Affective Commitment and Normative Commitment to the employees of Cahaya Group Purwokerto.
124935480P2CC11011PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA ACCOUNT REPRESENTATIVE PADA KANTOR WILAYAH DJP JAWA TENGAH II DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
WASIS YULIANTO. (2013). Thesis. Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman. PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA ACCOUNT REPRESENTATIVE PADA KANTOR WILAYAH DJP JAWA TENGAH DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING. Pembimbing: Dr. Suliyanto, S.E, MM dan Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc, Ph.D.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi berprestasi terhadap komitmen afektif, komitmen normatif dan komitmen kelanjutan. Untuk menganalisis pengaruh motivasi berprestasi, komitmen afektif, komitmen normatif dan komitmen kelanjutan. Untuk menganalisis variabel komitmen afektif, normatif dan kelanjutan dapat menjadi intervening antara motivasi berprestasi dengan kinerja Account Representative pada Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji SEM memakai program komputer AMOS 18. Hasil yang di dapat dari penelitian adalah Motivasi berprestasi berpengaruh positif pada komitmen afektif, komitmen normative dan komitmen kelanjutan. Motivasi berprestasi, Komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kelanjutan berpengaruh positif terhadap kinerja. Komitmen afektif, kelanjutan dan normatif tidak memediasi hubungan antara motivasi berprestasi dengan kinerja Account Representative pada Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II.
Implikasi dari penelitian ini bahwa :
1. Untuk meningkatkan kinerja Account Representative pada Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II yaitu dengan memperbaiki tingkat motivasi berprestasi dan komitmen organisasi karyawan (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kelanjutan).
2. Perbaikan motivasi berprestasi Account Representative secara langsung akan berpengaruh terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kelanjutan) dan kinerja dan secara tidak langsung tidak berpengaruh kepada kinerja melalui komitmen organisasi.
WASIS YULIANTO. (2013). Thesis. Graduate Program, University General Sudirman. INFLUENCE ON THE PERFORMANCE OF ACHIEVEMENT MOTIVATION TO ACCOUNT REPRESENTATIVE OFFICE ON CENTRAL JAVA DJP AREA WITH ORGANIZATION COMMITMENT AS AN INTERVENING VARIABLE. Advisor: Dr. Suliyanto, S.E, MM and Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc, Ph.D.
The purpose of this study was to analyze the effect of achievement motivation on affective commitment, normative commitment and commitment continuants. To analyze the effect of achievement motivation, affective commitment, normative commitment and commitment continuants. To analyze variable affective commitment, normative and continuants can be intervening between achievement motivation and performance in Regional Account Representative DJP Central Java II.
The analysis tools are descriptive statistical analysis and test of SEM using AMOS computer program 18. The results obtained from the research is the motivation for achieving a positive effect on affective commitment, normative commitment and the commitment of continuants. Achievement motivation, affective commitment, normative commitment, commitment continuants positive effect on performance. Affective commitment, and normative continuants not mediate the relationship between achievement motivation and performance Account Representative at the Office of the DJP Central Java II.
The implications of this study that:
1. To improve the performance of the Account Representative at the Office of the DJP Central Java II is to improve the level of achievement motivation and employee organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants).
2. Repair achievement motivation Account Representative will directly affect organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants) and performance, and indirectly no affects the performance through organizational commitment.
124945484P2CA10012FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME USAHA KOPERASI
DI PULAU JAWA PERIODE 2000-2010
Koperasi adalah badan usaha bersama yang bertumpu pada prinsip ekonomi kerakyatan yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional. Salah satu indikator perkembangan koperasi adalah volume usaha koperasi. Volume usaha koperasi dipengaruhi oleh aspek keuangan dan non keuangan. Oleh karena itu penelitian ini mengambil judul “Faktor-faktor yang mempengaruhi volume usaha koperasi di Pulau Jawa, periode 2000-2010”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi volume usaha koperasi di Pulau Jawa, serta variabel yang paling berpengaruh. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan saran dalam merumuskan kebijakan-kebijakan pembangunan ekonomi terkait dengan perkembangan koperasi baik ditingkat nasional, provinsi, dan kabupaten. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis korelasional dengan deskriptif analisis berdasarkan studi kepustakaan yang didukung dengan data sekunder. Data sekunder tersebut diperoleh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan analisis regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM), aspek keuangan dan non keuangan secara bersama-sama berpengaruh terhadap volume usaha Koperasi di Pulau Jawa. Secara sendiri-sendiri, modal sendiri, modal luar, dan jumlah anggota berpengaruh terhadap volume usaha koperasi di Pulau Jawa. Sedangkan variabel jumlah unit dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh. Variabel jumlah anggota adalah variabel yang paling berpengaruh. Oleh karena itu, penambahan jumlah anggota koperasi perlu dilakukan di seluruh Pulau Jawa.The cooperative is a joint venture which rests on principle economic society-based, based on the principle of family. Cooperative is the role model for national economy. One of the indicators of the development of the cooperative is the volume of business cooperatives. The Volume of business cooperatives are influenced by financial and non-financial aspects. Hence this research take on titles “Factors affecting the volume of business cooperatives in Java Island, the period 2000-2010”. The purpose of this research is to find out factors that affects the volume of business cooperatives on Java Island and variable the most influential. This research is useful to give advice in formulating economic development policies that related to the development of the present good cooperative national, provincial, and district. The research method used was type correlation with a descriptive analysis based on studies supported with the secondary data. The secondary data were obtained from the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises and The Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS). Based on the panel data regression analysis with the Fixed Effect Model (FEM), the financial and non financial aspects together have an effect on the volume of business cooperatives in Java. Independently, own capital, foreign capital, and the number of members influential positive effect of the volume of business cooperatives in Java. While the variable number of units and amount of labor has no effect. A variable number of members is the most influential variables. Therefore, the addition of a number of cooperative members needs to be done around the Java.
124955474F1A009045EKSISTENSI KELOMPOK KESENIAN EBEG DI PURWOKERTOKesenian ebeg merupakan seni tari tradisional berbentuk kelompok yang dimiliki oleh Budaya Banyumasan. Kesenian ebeg berkembang pesat di Banyumas khususnya Purwokerto. Kesenian ebeg memiliki unsur-unsur dasar yang membangun sehingga dapat dikatakan sebagai Budaya Banyumasan yang harus tetap dilestarikan sebagai kesenian asli Purwokerto. Namun seiring perkembangan zaman kelompok kesenian ebeg di Purwokerto saat ini mengalami penurunan, baik secara kualitas maupun jumlah kelompok. Keadaan tersebut menjadikan eksistensi kelompok kesenian ebeg di wilayahnya sendiri akan terancam, maka dari itu upaya regenerasi dari setiap kelompok diperlukan untuk mempertahankan keberadaan kelompok ebeg di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dekriptif. Lokasi penelitiannya adalah di Purwokerto Kabupaten Banyumas. Sasaran utama penelitian ini adalah ketua kelompok ebeg yang berada di Purwokerto dan sasaran pendukungnya adalah warga sekitar kelompok kesenian ebeg, penari ebeg, dan pemerhati dari Dinas kebudayaan Kabupaten Banyumas. Jenis data yang dipakai adalah data dari lapangan melalui observasi dan wawancara langsung yang didukung dengan pedoman wawancara, pengamatan, maupun dokumentasi gambar dari informan. Teknik analisis data yang dipakai adalah model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa eksistensi kelompok kesenian ebeg di Purwokerto dapat dilihat dari beberapa faktor, yaitu faktor sejarah dari masing-masing kelompok yang diketahui dari lama berdirinya kelompok ebeg. Faktor dari dalam kelompok yang diketahui melalui kualitas ketua kelompok dan anggotanya dalam melaksanakan perannya masing-masing saat mementaskan kelompok ebegnya. Faktor dari luar kelompok melalui penonton, pembuat acara, pemerintah daerah, dan antar kelompok ebeg lainnya di Purwokerto. Upaya regenerasi setiap kelompok ebeg di Purwokerto melalui keturunan, mengajak warga masyarakat di lingkungan sekitar kelompok ebeg yang berminat untuk menjadi anggota kelompok dengan cara mengikuti latihan dan menjalani tirakat kejawen tertentu. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu pada hakikatnya eksistensi dan keberadaan dari kelompok kesenian ebeg di Purwokerto masih banyak jumlahnya, hanya saja beberapa stakeholders tidak dapat menaunginya dengan baik, sehingga citra baik kelompok kesenian ebeg dipandang lebih rendah dengan kesenian lain. Untuk upaya regenerasinya kelompok ebeg bersifat paguyuban yang berdasarkan keturunan, pertemanan dan pertetanggaan dimana relasi sosialnya begitu dekat dan lama.


Ebeg is a traditional art in the form the group dance which is owned by Banyumasan Culture. Ebeg art particularly thrived in Purwokerto. Ebeg art has the basic constructive elements that so as to be regarded as Banyumasan Cultural should remain conserved as Purwokerto original art. But Along with the times ebeg arts groups in Purwokerto currently experiencing a decline, both in quality and number. The state of preservation make ebeg group in their area will be threatened, and therefore the regeneration efforts of each group is required to maintain the existence of the ebeg arts in Purwokerto. This research uses the qualitative method research described. The research is located in Purwokerto of Banyumas Regency. The target from this research is the head of ebeg arts groups residing in the target area of Purwokerto and his supporters which citizens around them, ebeg dancers, and observers from the Department of culture Banyumas. Type of data used is the data obtained from the field through direct observation and interviews, observation, and images documentation from informants. The data analysis technique used is interactive model. The results of this study indicate that the preservation of ebeg arts groups in Purwokerto can be seen from several factors, namely the history of each group are known from how old the establishment. Factor of the group is known by the quality of group leaders and members in carrying out their respective roles as they on stage. Factors outside the group through the audience, making the show, local governments, and other ebeg inter-group in Purwokerto. Regeneration efforts in each ebeg group by descent, invites members of the community in the surrounding environment ebeg groups who are interested to be a member of a group practice with following kejawen requirement. The conclusion of this study is the preservation of nature and the existence of Ebeg arts group in Purwokerto are still many, it's just that some stakeholders are not able to properly shelter, so that a good image of ebeg arts groups considered to be inferior to other arts. For regeneration efforts, ebeg groups by descent, friendship and place where social relations are so close and long.
124965475A1M009067FORMULASI TIWUL INSTAN DARI TEPUNG UBI KAYU DENGAN SUBTITUSI TEPUNG OKARA DAN SUPLEMENTASI SUSU BUBUK RENDAH LEMAK
Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan tepung okara dan susu skim terhadap sifat sensori dan nilai gizi khususnya kandungan protein tiwul instan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proporsi tepung ubi kayu-tepung okara dan penambahan susu skim yang tepat serta menentukan kombinasi perlakuannya untuk menghasilkan tiwul instan dengan kandungan protein tertinggi dan disukai oleh konsumen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 kali ulangan. Faktor yang dicoba adalah proporsi berat tepung ubi kayu: tepung okara terdiri dari 100% : 0% (P0) ; 90% : 10% (P1) ; 80% : 20% (P2); 70% : 30% (P3), dan penambahan susu skim terdiri dari 0% (K0); 2,5% (K1) ; 5% (K2) ; 7.5% (K3) b/b terhadap total tepung, sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik ditinjau dari aspek fisik dan kimia diperoleh dari perlakuan proporsi tepung ubi kayu-tepung okara (70% : 30%) dan penambahan susu skim 5% (P3K2). Produk memiliki rendemen 116,74%; koefisien rehidrasi 3,13; densitas kamba 0,71; kadar air 7,64%; kadar abu 2,18% bk; kadar protein total 5,86% bk; kadar lemak 4,57% bk; karbohidrat (by difference) 87,39% bk; warna agak cokelat (2,27); tekstur agak kenyal (1,87), bau bahan subtitusi agak terasa (2,0); flavor agak enak (1,70) dan kesukaan agak suka (1,70).This research carried about the effect of addition okara flour and skim milk toward sensory characteristics and nutritious value especially protein content of instant tiwul. This research aimed to determine the proportion of cassava-okara flour; the addition of right skim milk; and treatments combination to produce instant tiwul with the highest protein content and prefered by consumers. This research used Randomized Block Design (RBD) with two repetitions. The factors of research were the weight proportion of cassava flour: okara flour consisted of 100%: 0% (P0); 90%: 10% (P1), 80%: 20% (P2), 70%: 30% (P3), and the addition of skim milk consisted of 0% (K0), 2.5% (K1), 5% (K2), 7.5% (K3) w/w to the total flour, so that obtained by 16 treatments combinations. The results showed the best treatment in terms of physical, chemical, and sensory aspects derived from the proportion of cassava flour okara (70%: 30%) and the addition of 5% skim milk (P3K2). The product had a yield of 116.74%; rehydration coefficient of 3.13; bulk density of 0.71; water content of 7.64%, ash content of 2.18% db; totaly protein content of 5.86% db; fat content of 4.57% db ; carbohydrate (by difference) of 87.39% db; slightly brown color (2.27); somewhat chewy texture (1.87), rather smelled of okara flour(2.0); flavor was rather tasty (1.70) and preferences was rather like (1,70).
124975476P2CC09085PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA INTRINSIK KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI (STUDI PADA KARYAWAN BANK BNI CABANG PURWOKERTO)RINGKASAN LUFIA ARINI PURWITASARI DEWI. Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman. Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Kepuasan Kerja Intrinsik Karyawan Sebagai Variabel Pemediasi (Studi Pada Karyawan Bank Bni Cabang Purwokerto). Pembimbing: Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D dan Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan), pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja intrinsik, pengaruh kepuasan kerja intrinsik terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan) dan untuk mengetahui apakah kepuasan kerja intrinsik dapat memediasi pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan)karyawan Bank BNI Cabang Purwokerto.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik diskriptif, analisa jalur, Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji SEM. Hasil yang di dapat dari penelitian tersebut adalah variabel karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan), karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kepuasan kerja intrinsik, kepuasan kerja intrinsik berpengaruh terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan) dan kepuasan kerja intrinsik dapat memediasi pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap komitmen organisasi (komitmen afektif, komitmen normatif, komitmen kontinuan) pada karyawan Bank BNI Cabang Purwokerto.
Implikasi dari penelitian ini bahwa :
1. Untuk meningkatkan komitmen afektif, kontinuan dan komitmen normatif karyawannya, pihak manajemen Bank BNI Purwokerto hendaknya mengembangkan dan mendesain karakteristik pekerjaan yang mangandung variasi keterampilan, identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi dan umpan balik.
2. Karakteristik pekerjaan yang dikembangkan hendaknya memberikan kepuasan kerja intrinsik, dengan tujuan untuk semakin memperkuat hubungan dan pengaruh karakteristik pekerjaan dengan komitmen afektif, kontinuan dan normatif.
LUFIA ARINI PURWITASARI DEWI. Graduate Program, General Sudirman University. Characteristics Influence Of Work With Organizational Commitment Job Satisfaction Intrinsic Employee As Pemediasi Variable (Studies in Bank BNI Cabang Purwokerto). Supervisor: Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D, Wiwiek R. Adawiyah, M.Sc..
The purpose of this study was to determine the influence of job characteristics on organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants), the influence of job characteristics on intrinsic job satisfaction, intrinsic job satisfaction influences organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants) and to determine whether intrinsic job satisfaction may mediate the effect of job characteristics on organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants) Purwokerto branch employees of Bank BNI.
The analysis tools are descriptive statistical analysis, path analysis, Test Validity and Reliability, Test SEM. The results obtained from these studies are variable job characteristics influence organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants), job characteristics influence intrinsic job satisfaction, intrinsic job satisfaction affects organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants ) and intrinsic job satisfaction may mediate the effect of job characteristics on organizational commitment (affective commitment, normative commitment, commitment continuants) at Purwokerto branch employees of Bank BNI.
The implications of this study that:
1. To increase affective commitment, normative commitment continuants and employees, the management of Bank BNI Purwokerto should develop and design characteristics of the work mangandung variety of skills, task identity, task significance, autonomy and feedback.
2. Characteristics of the work developed should provide intrinsic job satisfaction, with a view to further strengthening the relationship and influence of job characteristics with affective commitment, and normative continuants.


124985477P2CC08019PENGARUH BANKING SERVICE QUALITY (BSQ) TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS NASABAH PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota
IN NGAMUDIN TONI WALUYO. Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman. Pengaruh Banking Service Quality (BSQ) Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota. Pembimbing : Dr. Agus Suroso, MS, Dr. Suliyanto, S.E, MM
Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh keefektifan dan jaminan (effectiveness and assurance), akses (access), harga (price), keterwujudan (tangible), portofolio jasa (service portofolio), kehandalan (reliability) dan keakraban dengan nasabah (customer intimacy) terhadap kepuasan nasabah dan loyalitas nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota
Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik diskriptif, analisa jalur, Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji Hipotesis yang berupa Uji F-Test dan t-test. Dan hasil yang di dapat dari penelitian tersebut adalah variabel keefektifan dan jaminan, akses, harga, portofolio jasa, keterwujudan, kehandalan dan keakraban dengan nasabah mempunyai pengaruh terhadap kepuasan nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota. Dalam penelitian ini juga dibuktikan bahwa kepuasan nasabah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota.
Implikasi dari penelitian ini bahwa :
1. Untuk meningkatkan kepuasan nasabah, pihak manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota hendaknya memperhatikan semua aspek Banking Service Quality agar apa yang diharapkan nasabah terpenuhi dan pencapaian tujuan perusahaan juga dapat terwujud.
2. Untuk memperbaiki loyalitas nasabah, manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Ajibarang Kota, hendaknya berupaya untuk meningkatkan kepuasan yang dirasakan nasabah.
IN NGAMUDIN TONI WALUYO. Graduate Program, General Sudirman University. Influence of Banking Service Quality (BSQ) to Customer Satisfaction and Customer Loyalty at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ajibarang City Branch. Advisors: Dr. Agus Suroso, MS, Dr. Suliyanto, S.E, MM.
The aims of this research was to determine the influence of effectiveness and assurance, access, price, tangible, service portofolio, reliability and customer intimacy to customer satisfaction and Customer loyalty at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ajibarang City Branch.
The analysis tools are descriptive statistical analysis, path analysis, validity and reliability test, F-test and t-test. The Hypothesis test shows that effectiveness and assurance have a significance impact on customer satisfaction, access have a significant effect on customer satisfaction, price affect customer satisfaction significantly, fulfillment have a significant impact on customer satisfaction, tangible service portfolio have a significant effect on customer satisfaction, dependability have a significant impact on customer loyalty, customer intimacy have a significant effect on customer loyalty and customer satisfaction have a significant effect on loyalty.
The implications of this study that:
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ajibarang City Branch needs to improve its customer satisfaction with notice all of Banking Service Quality aspect so what to expect customers satisfied and achievement of corporate goals can be realized.
2. Customer loyalty at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ajibarang City Branch can be improved by increase customer satisfaction.
124995479P2CC10043FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KETIDAKPATUHAN DOKTER SPESIALIS DALAM MENULIS RESEP OBAT BERDASARKAN DAFTAR PLAFON HARGA OBAT (DPHO) PADA PASIEN PESERTA ASKES WAJIB DI PELAYANAN RAWAT JALAN RSUD KARDINAH KOTA TEGAL
Latar belakang: Ketidakpatuhan dokter spesialis menulis resep obat DPHO bagi pasien askes merupakan satu kendala dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.
Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan dokter spesialis menulis obat DPHO pada pasien askes wajib di pelayanan rawat jalan RSUD Kardinah Kota Tegal, pendekatan Theory of Planned Behaviour.
Metode penelitian: Deskriptif analitik, total populasi dokter spesialis pemberi pelayanan rawat jalan RSUD Kardinah Tegal . Alat uji program Software-warp PLS 2.0
Hasil penelitian: Sikap mendukung penulisan non DPHO (42,31%), tidak mendukung penulisan non DPHO (57,69%); norma subyektif yang mengalami tekanan sosial menulis non DPHO (73,08%), tidak mengalami tekanan sosial menulis non DPHO (26,92%); persepsi pengendalian perilaku tidak dapat mengendalikan perilaku (11,54%), dapat mengendalikan perilaku (88,46%); berniat menulis non DPHO (11,54%), tidak berniat menulis non DPHO (88,46%); perilaku tidak patuh (34,62%), patuh (65,38%); terdapat hubungan positif sikap dengan niat, terdapat hubungan negatif norma subyektif dengan niat, terdapat hubungan positif persepsi pengendalian perilaku dengan niat, tidak terdapat hubungan secara bersama-sama antara sikap, norma subyektif, persepsi pengendalian perilaku dengan niat, terdapat hubungan positif persepsi pengendalian perilaku dengan ketidakpatuhan, terdapat hubungan positif niat dengan ketidakpatuhan, dan tidak terdapat hubungan bersama-sama sikap, norma subyektif, persepsi pengendalian periaku, niat dan ketidakpatuhan.
Simpulan : Responden menunjukkan sikap mendukung penulisan resep DPHO, norma subyektif baik, bisa mengendalikan perilaku, berniat mematuhi peraturan, ketidakpatuhan muncul karena ketersediaan obat terbatas.
Saran: Penambahan jenis obat dalam DPHO, dan pengembangan ilmu asuransi kesehatan yang berfokus pelayanan bermutu.
Background : Disobedience of specialist doctors in writing prescriptions follow DPHO medicine for the ASKES patient is one obstacle in efforts to increase the quality of health services in hospitals.
Purpose : To analyze the factors associated with disobedience of specialist doctors in writing DPHO medicine for the ASKES patient in the outpatient unit in RSUD Kardinah Tegal.
Methode : A descriptive analytic research with total population of the specialist doctors who provide outpatient services in RSUD Kardinah Tegal, analysed using software-warp PLS 2.0
Result : An attitude that supports non DPHO (42,31%), do not support non DPHO (57,69%); subjected to social pressure (73,08%), not subjected to social pressures (26,92%); cannot control behavior (11,54%), can control behavior (88,46%); intends to write non DPHO (11,54%), no intend to write non DPHO (88,46%); the disobedient (34,62%), obedient (65,38%). There are a positive relationship between attitude and intention,; a negative relationship between subjective norms with intention; a positive relationship between perceived behavioral control with intention; no relationship between the simultaneously attitudes, subjective norms, perceived behavioral control with intention; a positive relationship between perceived behavioral control and disobedience; a positive relationship between intention and disobedience; no relationship between the simultaneously subjective norms, attitudes, perceived behavioral control, intention and disobedience.
Conclusion : Respondents support writing DPHO, a good subjective norm, can control behavior, intend to adhere to the regulations, the disobedience because of limited DPHO.
Suggestion : additional types of DPHO medicine and development of health insurance focusing on quality service.
125005532P2BA11056KOMBINASI KADAR KALIUM DAN SALINITAS MEDIA PADA PERFORMANCE JUVENIL UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man)
MAHENDRA, Program Pascasarjana, Universitas Jenderal Soedirman, Kombinasi Kadar Kalium dan Salinitas Media pada Performance Juvenil Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de Man), Komisi Pembimbing, Ketua Dr. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si., Anggota: Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, M.Si.
Udang galah (Macrobrachium rosenbergii de Man) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi. Permintaan pasar yang semakin meningkat tidak berbanding lurus dengan ketersediaan benih udang galah yang semakin sedikit. Hal ini diakibatkan oleh pengelolaan kondisi lingkungan terhadap performance udang galah belum optimal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pengaturan keseimbangan tekanan osmotik antara tubuh udang galah dan media hidupnya. Pengaturan tekanan osmotik ditentukan oleh salinitas dan mineral kalium di media hidupnya. Mineral kalium pada media hidupnya mempunyai peranan dalam osmoregulasi. Sediaan kalium dalam air media yang optimal akan memperlancar proses osmoregulasi dan pemanfaatan pakan secara optimal, sehingga performance udang galah semakin baik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi kadar kalium dan salinitas media yang terbaik terhadap performance juvenil udang galah. Bahan percobaan adalah kombinasi kadar kalium dan salinitas media yang berbeda antara kadar kalium (25, 50, dan 75 ppm) dan salinitas media (2, 4, dan 6 ppt). Kombinasi yang diperoleh sebanyak 9 perlakuan. Juvenil udang galah yang digunakan berumur dua puluh hari (PL-20) dan dimasukkan ke dalam akuarium yang sudah diberi perlakuan sebelumnya dengan kepadatan 60 ekor. Masing-masing wadah ditutup dengan plastik hitam yang bertujuan untuk mengkondisikan sesuai dengan sifat udang galah yang nokturnal (aktif malam hari). Setiap wadah dilengkapi shelter yang terbuat dari potongan pipa paralon yang diletakkan di dalam wadah. Perlakuan berlangsung selama 35 hari dan diberi pakan buatan (Feng Li) dengan frekuensi pemberian empat kali.
Hasilnya membuktikan bahwa kombinasi kadar kalium dan salinitas media berpengaruh terhadap performance juvenil udang galah. Penambahan kadar kalium 75 ppm dan salinitas media 4 ppt menghasilkan performance juvenil udang galah (M. rosenbergii de Man) yang terbaik. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan kadar kalium dan salinitas media memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertambahan bobot, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kerja osmotik, dan tingkat konsumsi oksigen dengan nilai terendah pada perlakuan A1B1 (kadar kalium 25 ppm dalam air salinitas 2 ppt), A2B1 (kadar kalium 50 ppm dalam air salinitas 2 ppt), dan A3B1 (kadar kalium 75 ppm dalam air salinitas 2 ppt) dengan nilai rata-rata adalah pertambahan bobot (A1B1: 0,25±0,019; A2B1: 0,24±0,011; A3B1: 0,22±0,012), laju pertumbuhan spesifik (A1B1: 5,8±0,34; A2B1: 5,7±0,25; A3B1: 5,6±0,46), tingkat kerja osmotik (A1B1: 0,27±0,006; A2B1: 0,29±0,017; A3B1: 0,29±0,014), dan tingkat konsumsi oksigen (A1B1: 0,35±0,05; A2B1: 0,37±0,04; A3B1: 0,42±0,05), sedangkan nilai terbaik pada perlakuan A3B2 (kadar kalium 75 ppm dalam air salinitas 4 ppt) dengan nilai rata-rata adalah pertambahan bobot (0,54±0,069), laju pertumbuhan spesifik (8,3±0,40), tingkat kerja osmotik (0,22±0,009), dan tingkat konsumsi oksigen (0,13±0,01). Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi kadar kalium dan salinitas media tidak memberikan pengaruh terhadap kelulusan hidup dan pertambahan panjang (P>0,05).
MAHENDRA, postgraduate program, Jenderal Sudirman University, Combination Potassium Levels and Medium Salinity in Performance Juvenile Giant prawn (Macrobrachium rosenbergii de Man). Supervisor, Dr. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si., Co-supervisor: Dr.rer.nat. Moh. Husein Sastranegara, M. Si.
Giant prawn (Macrobrachium rosenbergii de Man) is a high economic value of fishery commodities. Market demand is increasing, not directly proportional to the availability of seed prawn werethe less. This iscaused by the management of environmental conditions on performance is not optimal prawn. Efforts were made to overcome this is by setting the osmotic pressure balance between the body and the medium prawn life. Setting the osmotic pressure is determined by salinity and mineral potassium in medium life. Mineral potassium in the medium have a role in osmoregulation life. The preparation of potassium in a water medium that would expedite the process of osmoregulation optimal and optimum feed utilization, thus the better performance prawn.
This study aims to analyze the combined potassium levels and medium salinity in performance juvenile giant prawn (Macrobrachium rosenbergii de Man). Experimental material is a combination of potassium and salinity levels between different medium levels of potassium (25, 50, and 75 ppm) and medium salinity (2, 4, and 6 ppt). combination obtained by 9 treatment. Juvenile prawn in use twenty days (PL-20) and put in an aquarium that has been previously treated with a density of 60 tail. Each container covered with black plastic cwhich aims to condition according to the nature of shrimp nocturnal (night active). Each container is equipped shelter made from pieces of PVC pipe that is placed in acontainer. The treatment lasted for 35 days and fed artificial (Feng Li) with a frequency of four times.
The results prove that the combined potassium levels and medium salinity affect the performance juvenile prawn. The addition of 75 ppm potassium levels and medium salinity of 4 ppt generate performance juvenile prawn (M. rosenbergii de Man) is best. The analysis showed that the levels of potassium and medium salinity treatment the gave a significantly different effect on weight gain, specific growth rate, the employment rate osmotic, and the rate of oxygen consumption with the lowest value in the treatment of A1B1 (25 ppm potassium in water salinity 2 ppt). A2B1 (50 ppm potassium in water salinity 2 ppt), and A3B1 (75 ppm potassium in water salinity 2 ppt) with average value is added weight (A1B1: 0.25±0.019; A2B1: 0.24±0.011; A3B1: 0.22±0.012), specific growth rate (A1B1: 5.8±0.34; A2B1: 5.7±0.25; A3B1: 5.6±0.46), the osmotic work (A1B1: 0.27±0.006; A2B1: 0.29±0.017; A3B1: 0.29±0.014), and the rate of oxygen consumption(A1B1: 0.35±0.05; A2B1: 0.37±0.04; A3B1: 0.42±0.05), while the best value in the treatment of A3B2 (75 ppm potassium in water salinity of 4 ppt) with average value is added weight (0.54±0.069), specific growth rate (8.3±0.40), the osmotic work (0.22±0.009), and the rate of oxygen consumption (0.13±0.01). The analysis showed that the combination of potassium and medium salinity does not give effect to the passing of life and the length (P> 0.05).