Artikelilmiahs

Menampilkan 10.361-10.380 dari 50.313 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1036111196B1J008059PERILAKU HARIAN DAN KARAKTERISTIK HABITAT REKREKAN (Presbytis fredericae ) DI LERENG SELATAN
GUNUNG SLAMET JAWA TENGAH
Presbytis fredericae merupakan primata yang menghabiskan aktifitas di atas pohon dan memiliki nama lokal rekrekan. Rekrekan di Gunung Slamet memiliki habitat di hutan heterogen dengan ketinggian 700-900 Mdpl. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perilaku harian dan karakteristik habitat rekrekan di lereng selatan gunung Slamet. Perilaku harian yang diamati untuk mengetahui seberapa sering penggunaan waktu yang digunakan sebagai aktifitas rekrekan, mulai dari aktifitas yang dilakukan pagi hari sampai sore hari. Objek yang digunakan dalam penelitian merupakan kelompok Rekrekan yang menggunakan habitat di lereng selatan Gunung Slamet. Metode yang digunakan adalah metode Purposive random sampling dengan teknik scan sampling. Pengamatan yang dilakukan mulai dari pukul 05.00-18.00 WIB, dengan waktu pengamatan selama 10 menit sekali mengikuti jalur jelajah harian kelompok rekrekan. Perilaku kelompok rekrekan diamati memiliki jumlah 8 individu dalam satu kelompok. Komposisi jantan dengan betina kelompok rekrekan adalah one male multi female. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan pada bulan November 2014 di lereng Gunung slamet. Perilaku harian yang diamati meliputi berjalan, mencari makan, makan, istirahat, mencari kutu, bermain, kawin, berkelahi dan bersuara. Persentase pembagian waktu yang digunakan rekrekan untuk makan 54%, istirahat 19% , sosial 16 % dan bergerak 11%. Faktor lingkungan yang ditemukan dengan nilai kelembapan sebesar 66-82% dan suhu lingkungan 23-28°C. Lokasi habitat rekrekan memiliki indeks nilai penting untuk spesies dengan nama lokal mbolang sebesar 88 %, tingkat kerapatan relatif sebesar 25%, frekuensi relatif 21,05% dan dominasi relatif sebesar 41,95%. Vegetasi didominasi oleh tumbuhan dengan keliling pohon rata-rata 3,4 meter, tinggi pohon rata-rata 23,6 meter dan kanopi rata-rata 24 meter. Kerapatan vegetasi tumbuhan dilokasi penelitian dan kemiringan topografi medan membuat habitat rekrekan terisolasi dari gangguan pemangsa. Presbytis fredericae are primates who spend activity in trees and has a local name rekrekan. Rekrekan at Mount Slamet have heterogeneous forest habitat with a height of 700-900 masl. The purpose of this study was to determine the daily behavior and habitat characteristics rekrekan in south slope of Mount Slamet. Daily behavior was observed to determine how often the use of time spent as rekrekan activities, ranging from activities conducted early morning until late afternoon. Objects used in the study is the use of habitat Rekrekan group on the southern slope of Mount Slamet. The method used is purposive random sampling method with scan sampling technique. Observations were conducted from 5:00 to 8:00 o'clock, the time of observation for 10 minutes once daily follow trails rekrekan group. Rekrekan group behavior was observed to have the amount of 8 individuals in one group. The composition of males with females having in a group of male multi rekrekan one female. This research was carried out for 1 month in November 2014 on the slopes of Mount Slamet. Daily behavior observed include walking, foraging, eating, resting, grooming, playing, mating, fighting and noiseless. Percentage distribution of time spent rekrekan to eat 54%, rest 19%, 16% social and move 11%. Environmental factors were found with a value of 66-82% humidity and ambient temperature of 23-28 ° C. Rekrekan habitats have important value index for species with local names Mbolang by 88%, relative density rate of 25%, the relative frequency of 21.05% and amounted to 41.95 relataif domination. The vegetation is dominated by plants with a circumference of 3.4 meters on average, the average tree height of 23.6 meters and a canopy on average 24 meters. The density of vegetation in the location field research and slope topography make rekrekan habitat isolated from predators disorders.
1036211405C1B011100PENGARUH RASIO KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN INFLASI TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIATujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh price to book value (PBV), total aset turn over (TATO), return on asset (ROA), debt to equity ratio (DER), ukuran perusahaan dan tingkat inflasi terhadap return saham perusahaan properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan selama periode 2011 sampai 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tinjauan pustaka dan pencarian di internet. Penelitian ini menggunakan model regresi berganda sebagai alat pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa price to book value (PBV), total aset turn over (TATO), dan debt to equity ratio (DER) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham, sedangkan return on asset (ROA), ukuran perusahaan dan tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham.The purpose of this research was to analyze the effect of the price to book value (PBV), total asset turn over (TATO), return on asset (ROA), debt to equity ratio (DER), company size and the inflation rate on stock return property and real estate companies in Indonesian Stock Exchange. This research was conducted during the period 2011 until 2013. Data collection techniques used the method of documentation, literature review and internet search. This research used multiple regression model as a means of testing the hypothesis. Population in this study was the property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange, using purposive sampling as a sampling technique. The results of this research showed that price to book value (PBV), total asset turn over (TATO), and debt to equity ratio (DER) had significant effect on stock return, while the return on asset (ROA), size company and the inflation rate had no significant effect on stock return.
1036310055H1E010019EFEK DOPING DYE DAUN LIDAH MERTUA
PADA LAPISAN ZnO TERHADAP SIFAT OPTIK SOLAR SEL
Penelitian mengenai fabrikasi dan karakterisasi dssc doping ekstrak dye organik dari daun lidah mertua (Sansevieria Trifasciata) telah dilakukan. Karakterisasi spektrum absorbansi dan transmitansi menggunakan spektometer UV-Vis dan FTIR. Uji absorbansi ZnO doping dyeSansevieria Trifasciata diukur pada rentang panjang gelombang 400 nm -700 nm. Telaah karakterisasi spektrum menunjukan dye Sansevieria Trifasciatadapat menyerap cahaya. Penyerapan berhasil dicapaidye Sansevieria Trifasciatayaitu A= 1,372 a.u. dan T= 23,55%, sedangkan ZnO doping dye Sansevieria Trifasciata berhasil meyerap cahaya sebesar A= 0,966 a.u. dan T= 9,247%, pada konsentrasi dye sebesar 10%. Hasil dari uji FTIR menghasilkan adanya ikatan gugus fungsi C-H pada rentang 3342.72 nm. Dapat disimpulkan bahwa dyeSansevieria Trifasciata bisa digunakan sebagai sensitizer solar sel .

Research offabrication and characterize of DSSC doping dye organic extracts from the leaves of aloe-law (Sansevieria trifasciata) has done. Absorbancecharacterizing and transmittance spectrum used a UV-Vis spectrometer and FTIR. Absorbance test of ZnO doping at dye Sansevieria Trifasciata measured in the wavelength range of 400 nm -700 nm. This spectrum characterizing shows that dye Sansevieria Trifasciatacan absorb the light. Absorption achieved by dye Sansevieria Trifasciata are A = 1,372au and T = 23,55%, while the ZnO doping dye Sansevieria Trifasciata managed to absorb light at A = 0,966au and T = 9,247%,at the dye concentration by 10%. The FTIR test produces the bond functional groups C-H at3342.72 nm. Meanwhile, the electrical test solar cells used a variation of the concentration of the dye solution in order to generate current, voltage and power. At a 10% concentration of the results can be concluded thatdye Sansevieria Trifasciata can be used as a sensitizer.
1036411693G1D011018HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER 3 TENTANG INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DENGAN KESIAPAN IBU MELAKSANAKAN IMD Latar Belakang: Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk mencapai sasaran MDGs yaitu menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Keberhasilan pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor dari dalam diri ibu sendiri, yaitu kurangnya motivasi untuk melakukan IMD. Motivasi yang kurang pada ibu disebabkan oleh pengetahuan yang rendah tentang IMD. Motivasi yang kurang menyebabkan ibu tidak siap dan/ atau tidak mau melakukan IMD.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu primigravida trimester 3 tentang IMD dengan kesiapan ibu dalam melaksanakan IMD.
Metode: penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan besar sampel 49 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan IMD dan kuesioner kesiapan melaksanakan IMD yang dianalisis menggunakan uji korelasi spearman.
Hasil: Usia minimal responden 17 tahun dan maksimal 37 tahun dengan nilai mean (SD) 24,06 (4,905). Mayoritas responden berpendidikan SMA/SMK (42,9%) dan tidak bekerja (85,7%). Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (75,5%) dengan tingkat kesiapan 2 (34,7%). Uji korelasi spearman menunjukan bahwa semakin tinggi pengetahuan ibu tentang IMD maka semakin tinggi pula kesiapan ibu melaksanakan IMD dengan nilai p=0,011 dan koefisien korelasi 0,359.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu primigravida trimester 3 tentang IMD dengan kesiapan ibu melaksanakan IMD.
Background: Early Initiation of Breastfeeding is one of the government programs aimed at achieving the MDGs targets is to reduce maternal mortality and infant mortality. Successful implementation of IMD is influenced by various factors, one of which is a factor of mother own self, that is lack of motivation to implement IMD. Lack of motivation on mother is caused by low level of knowledge about the IMD. Lack of motivation causes the mother to be unready and/or unwilling to implement IMD.
Purpose: this research aimed to determine the relationship between level of knowledge of maternal primigravida trimester 3 on IMD and readiness of mother in implementing IMD.
Method: this reasearch was an analytic survey research with cross sectional design. Sampling was carried out by using consecutive sampling with a sample size of 49 people who met inclusion criteria. This research used questionnaire of knowledge of IMD and questionnaire of readiness in implementing IMD that were analyzed with using spearman correlation test.
Results: The age of respondents were 17 years old minimum and 37 years old maximum, with the value of mean (SD) of 24,06% (4.905). Majority of respondents had education of Senior High School/Vocational High School (42.9%) and unemployment (85.7%). Majority of respondents had a high level of knowledge (75.5%) with the level of readiness of 2 (34.7%). Spearman correlation test indicated that the higher mother’s knowledge about the IMD, the higher the mother’s readiness to implement IMD with p value = 0.011 and a coefficient correlation of 0.359.
Conclusion: there is a significant relationship between the level of knowledge of maternal primigravida trimester 3 on IMD and readiness of mother in implementing IMD
1036510057H1C010048PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI QUADCOPTER UNTUK PEMBUATAN PETA DIGITALPeta merupakan suatu gambaran kondisi lingkungan berserta beberapa informasi yang terangkum dalam sebuah gambar. Untuk membuat sebuah peta diperlukan sebuah wahana terbang yang dapat mengambil gambar pada ketinggian tertentu. Quadcopter dapat digunakan sebagai wahana untuk mengambil gambar karena efisiensinya dan beberapa kemudahan dalam penggunaannya. Pengambilan gambar dilakukan menggunakan metode pengambilan gambar secara tegak lurus. Gambar diambil menurut koordinat titik waypoint yang telah ditentukan menggunakan GPS. Kemudian, hasil pengambilan gambar di gabungkan menurut urutan jalur penerbangannya menjadi mozaik foto. Dari hasil penelitan ini quadcopter dapat terbang selama 11 menit dan mempunyai jarak maksimal sejauh 150 meter. Parameter kestabilan yang digunakan untuk rate roll dan rate pitch yaitu P = 0,14 I = 0,008 dan D = 0,005. Parameter tersebut menghasilkan simpangan gerakan roll maksimal sebesar 3,18 derajat dan simpangan minimalnya 0 derajat. Sedangkan, untuk simpangan gerakan pitch maksimal 1,7 derajat dan simpangan minimalnya 0,47 derajat. Pengujian terbang autopilot menghasilkan 31 gambar yang diambil dari 31 titik waypoint yang telah dibuat sebelumnya. Dari 31 gambar hanya gambar yang diambil dari waypoint 1 sampai 11 yang dapat di satukan menjadi mozaik. Beberapa gambar tidak dapat digabungkan karena terdapat beberapa gangguan saat melakukan pengambilan gambar. Map is a picture of the environmental conditions as well as some of the information summarized in an image. To create a map we can use to fly vehicle that can take pictures at a certain height. Quadcopter can be used as a vehicle to take pictures because of its efficiency and multiple easy of use. Taking pictures is done by using vertically shoting method. Picture taken according to waypoint coordinated predetermined by GPS. Then, those pictures will be combined based on their flight order to create a mozaic image. From the results of this research the quadcopter can fly for 11 minutes and has a maximum range of 150 meters. Stability parameters that are used for the roll rate and pitch rate is P = 0.14 I = 0.008 and D = 0.005. Those parameters result the maximum roll of 3.18 degrees and a minimum deviation of 0 degrees. Meanwhile, the maximum pitch deviation is 1.7 degrees and 0.47 degrees of minimum. Testing of the autopilot produces 31 images captured from the 31 point waypoint that was created earlier. From the 31 images captured, only images f waypoint 1 to 11 which can be united into a mosaic. Some pictures can not be combined because there were few distractions while shooting.
1036610058H1L010005RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TRANSAKSI PELELANGAN IKAN BERBASIS WEB
( STUDI KASUS KPL MINA SUMITRA KARANGSONG, INDRAMAYU)
Tempat pelelangan ikan (TPI) merupakan sarana transaksi jual beli ikan dalam jumlah besar maupun kecil yang dilakukan dengan cara lelang, oleh karena itu diperlukan manajemen transaksi yang baik supaya pengolahan data transaksi pelelangan ikan dapat terstruktur dengan baik. Sistem manajemen transaksi pelelangan ikan yang ada di TPI Karangsong, KPL Mina Sumitra Indramayu masih menggunakan nota dan pembukuan yang ditulis secara manual, namun ketika akan memberikan laporan tentang data pelelangan ikan karyawan yang bertugas harus merekap ulang data pelelangan ikan tersebut, hal ini dinilai tidak efektif dan efisien karena harus melakukan kerja dua kali. Sistem informasi manajemen transaksi pelelangan ikan ini diharapkan dapat mempermudah pihak KPL dalam mengelola data transaksi pelelangan ikan. Sistem informasi manjemen transaksi pelelangan ikan ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan metode pengembangan waterfall. Fish markets (TPI) is a means of buying and selling large amounts of fish and small conducted by way of auction, therefore, needs a good transaction management so that the fish auction transaction data processing can be structured properly. Fish auction transaction management system that is in TPI Karangsong, KPL Mina Sumitra Indramayu still using written notes and bookkeeping manually, but when the data will provide a report on the fish auction employee in charge must recapitalize the data re-auction the fish, it is considered ineffective and efficient because they have to do the work twice. Management information systems for fish auction transaction is expected to facilitate the KPL Mina Sumitra in managing data fish auction transaction. Information systems manjemen fish auction transaction is built using the programming language PHP with waterfall development method.
1036710060H1E010046SIFAT MAGNETIK DAN ABSORPSI GELOMBANG MIKRO BARIUM FERIT DENGAN DOPING Zn-TiPenggunaan perangkat elektronik saat ini jumlahnya semakin meningkat sehingga mengakibatkan gelombang elektromagnetik dalam radiasi gelombang mikro semakin banyak tersebar di lingkungan dan jumlah radiasi tersebut perlu dikurangi. Oleh karena itu, telah dikembangkan teknologi penyerapan terhadap radiasi gelombang mikro dengan menggunakan jenis material tertentu. Salah satu material magnetik yang banyak dikembangkan saat ini adalah bahan magnetik barium heksaferit. Bahan ini memiliki keunggulan antara lain koersivitas (Hc) dan saturasi magnet (Ms) tinggi, suhu transisi (Tc = suhu Curie) tinggi serta sifat kimia yang stabil dan tahan korosi. Bahan tersebut sangat cocok diaplikasikan ke media perekaman elektronik, interferensi elektromagnetik, magnetik cairan dan perangkat microwave absorber. Material barium ferit dengan doping Zn-Ti sebagai absorber gelombang mikro yang tergolong pada jenis soft magnetic telah berhasil dibuat menggunakan metode reaksi padatan dengan komposisi BaFe12-2xZnxTixO19, dimana x=0;0,2;0,4;0,6;1,0 dalam wt%. Metode reaksi padatan terdiri dari metode kopresipitasi, kalsinasi pada suhu 750 °C selama 7 jam, pencampuran, pemadatan dan sintering pada suhu 1000 °C selama 4 jam. Karakterisasi XRD, SEM-EDS, VSM dan VNA telah dilakukan untuk menganalisis struktur kristal, komposisi dan morfologi permukaan bahan, sifat magnetik serta penyerapan gelombang mikronya. Hasil karakterisasi menunjukkan fasa BaFe12O19 terbentuk dengan struktur heksagonal. Sementara itu, nilai magnetisasi remanen (Mr) menurun dengan meningkatnya konsentrasi Zn-Ti dari 55 emu/g ke 35 emu/g. Penyerapan gelombang mikro tertinggi yaitu 36 dB terjadi pada frekuensi 13,9 GHz dengan penambahan 0,2 wt% Zn-Ti. Secara umum, penambahan Zn-Ti terhadap barium ferit mempengaruhi struktur dan sifat magnetik. Material magnetik ini sangat menjanjikan untuk aplikasi-aplikasi absorpsi gelombang mikro.The electronic devices currently become increased and it makes the electromagnetic waves in the microwave radiation more dispersed in the environment and the amount of radiation needed to be reduced. Therefore, it has developed technology to microwave radiation absorption by using specific types of material. One of magnetic material that has been developed at this time is magnetic material barium hexaferrite. This material has the advantage among others, the high value of coercivity (Hc) and magnetic saturation (Ms), the high transition temperature (Tc=curie temperature), stable chemical properties and corrosion resistance. This material suitable applied to electronic recording media, electromagnetic interference, magnetic fluids and microwave absorber devices. Zn-Ti doped barium ferrite material as an absorber microwaves and belong to soft magnetic type has been successfully fabricated using solid state reaction method with composition where BaFe12-2xZnxTixO19 x=0;0,2;0,4;0,6;1,0 in wt%. Solid reaction method consist of co-precipitation, mixing process, compaction, calcination at temperature 750 °C for 7 h, and sintering at temperature 1000 °C for 4 h. XRD, SEM-EDS, VSM and VNA characterizations are conducted in order to analysis structure, composition and surface morfology, magnetic properties and microwave absorption, respectively. The results show that BaFe12O19 phases are formed with hexagonal structures, respectively. Meanwhile, remanent magnetization (Mr) decrease with increasing concentration of Zn-Ti from 55 emu/g to 35 emu/g. The highest microwave absorption i.e. 36 dB is occurred at frequency 13.9 GHz with addition 0,2 wt % of Zn-Ti. Generally, the addition of Zn-Ti concentration in mixture of barium ferrite affects the structural and magnetic properties. This magnetic material is very promosing for microwave absorption applications.
1036810500G1F011018TOKSISITAS SUBKRONIK EKSTRAK ETANOL DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas) TERHADAP
FUNGSI HATI TIKUS WISTAR
Daun Jatropha curcas terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi dan agen antiartritis. Hasil uji toksisitas akut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun J. curcas praktis tidak toksik. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek toksisitas subkronik ekstrak etanol daun J. curcas terhadap perubahan berat badan, kadar AST (Aspartate Aminotransferase) dan ALT (Alanine Aminotransferase), serta gambaran histopatologi hati tikus Wistar.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental murni dan rancangan acak lengkap. Subjek yang digunakan adalah 40 ekor tikus galur wistar (20 tikus jantan dan 20 tikus betina) yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 tikus jantan dan 5 tikus betina. Kelompok I adalah kelompok kontrol yang diberikan Na-CMC 1% dan kelompok II, III, IV diberikan perlakuan ekstrak etanol daun J. curcas dosis 150, 300, dan 600 mg/kg BB secara peroral selama 30 hari. Wujud efek toksik yang diamati adalah perubahan berat badan selama penelitian. Pengambilan sampel darah dan nekropsi dilakukan pada hari ke-31 untuk mengevaluasi kadar AST dan ALT, serta histopatologi organ hati. Hasil penelitian terhadap histopatologi hati dan perubahan berat badan dianalisis secara deskriptif. Data kadar AST dan ALT dianalisis menggunakan Kolmogorov-Smirnov, kemudian dianalisis menggunakan one-way ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun J. curcas dosis 600 mg/kg BB memberikan pengaruh terhadap penurunan berat badan tikus Wistar. Semua kelompok mengalami peningkatan kadar AST dan ALT serta terjadi kerusakan gambaran histopatologi hati sehingga belum dapat diketahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun J. curcas terhadap fungsi hati tikus Wistar.
Jatropha curcas leaves had been proven as antiinflammatory and antiarthritis agent. The acute toxicity test showed that J. curcas leaves ethanolic extracts was practically nontoxic. This study aimed to determine the subchronic toxicity effects of J. curcas leaves ethanolic extracts to the body weight changes, level of AST (Aspartate Aminotransferase) and ALT (Alanine Aminotransferase) also liver histopathology of Wistar rats.
This research was an experimental study using completely randomized design. The subjects were 40 Wistar rats (20 male and 20 female rats), randomly divided into 4 groups, each group consisting of 5 male and 5 female rats. Group I
was control with 1% Na-CMC, group II, III, IV were given ethanolic extracts of J. curcas leaves at the dosage levels of 150, 300, and 600 mg/kgBW. The extracts were given 30 days orally. The body weight changed was monitored in this study. Blood sampling and necropsy performed on day 31 to evaluate the level of AST and ALT also liver histhopatology examination. The result of body weight changed and liver histopathology examination were analyzed descriptively. AST and ALT levels were analyzed using Kolmogorov-Smirnov following by one-way ANOVA test.
The result showed that the administration of J. curcas leaves ethanolic extracts at dose 600 mg/kgBW can decrease the body weight of Wistar rats. All groups had AST and ALT levels above the normal range also liver histopathology examination shows an abnormality. So, the effect of J. curcas leaves ethanolic extracts to the liver function of Wistar rats was still unknown.
1036911432A1L010161KAJIAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI
(Glycine max L.) VARIETAS MULYOWILLIS PADA POLA TANAM GANDA JAGUNG DAN KEDELAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh variasi saat tanam dan pola tanam terhadap pertumbuhan tanaman kedelai pada tumpangsari jagung dan kedelai, (2) pengaruh variasi saat tanam dan pola tanam terhadap hasil tanaman kedelai dan jagung pada tumpangsari jagung dan kedelai, (3) mengetahui saat tanam dan pola tanam yang tepat pada tumpangsari jagung dan kedelai untuk mengoptimalkan efisiensi penggunaan lahan.
Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unsoed, mulai Juni 2014 sampai Oktober 2014. Rancangan yang digunakan adalah Split Plot Design, sebagai Main Plot adalah saat tanam jagung terdiri dari saat tanam jagung T1 (bersamaan kedelai); T2 (1 minggu setelah kedelai) dan T3 (2 minggu setelah kedelai). Sebagai Sub Plot adalah pola tanam terdiri dari P1 (2 kedelai, disisipi 1 jagung), P2 (3 kedelai, disisipi 1 jagung), dan P3 (4 kedelai, disisipi 1 jagung). Berdasarkan rancangan ini diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan. Setiap ulangan ditanami kedelai dan jagung monokultur digunakan untuk evaluasi NKL sistem tumpangsari sehingga terdapat terdapat 33 petak percobaan.
Hasil penelitian menunjukan, variasi saat tanam dan pola tanam pada tumpangsari jagung dan kedelai tidak berbeda berpengaruhnya terhadap pertumbuhan kedelai kecuali pada umur berbunga. Variasi saat tanam tidak berbeda pengaruhnya terhadap hasil kedelai kecuali pada bobot biji per petak ubinan. Variasi pola tanam berbeda pengaruhnya terhadap hasil kedelai. Semakin rendah kerapatan pola tanam jagung dan kedelai maka semakin tinggi bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, jumlah polong, bobot biji kedelai per tanaman dan bobot biji kedelai per petak ubinan. Selain itu, semakin tinggi tingkat kerapatan pola tanam semakin tinggi pula bobot biji jagung per petak ubinan yang dihasilkan. Hasil penelitian belum menunjukkan saat tanam yang tepat dalam budidaya tumpangsari jagung dan kedelai. Pola tanam pada sistem tumpangsari jagung dan kedelai yang meningkatkan efisiensi lahan tertinggi terdapat pada pola tanam P1 yaitu dengan NKL tertinggi dengan nilai 1,30.
Aims of the research were to know: (1) the effect of planting times and cropping pattern variations to growth of soybean on corn and soybean intercropping, (2) the effect of planting times and cropping pattern variations to yield of soybean on corn and soybean intercropping, (3) to know the planting times and the cropping pattern variations is right on corn and soybean intercropping to optimize the land efficiencity.
The research was conducted at the experimental field of the Agricultural Faculty, Jenderal Soedirman University. Started from June 2014 to October 2014. The research design used the Split Plot Design (SSD), as the Main Plot is corn planting times consisting of T1 (concurrent soybean); T2 (1 week after soybean) and T3 (2 weeks after soybean). As a Sub Plot is cropping pattern consisted of P1 (2 soybeans, inserted 1 corn), P2 (3 soybeans, inserted 1 corn), and P3 (4 soybeans, inserted 1 corn). Based on this design obtained 9 treatment combination with 3 replications. Every replication planted with soybeans and corns in monoculture system for LER evaluation of intercropping system so that there is 33 experimental plots.
Result of research showed that the planting times and cropping pattern variations on corn and soybean intercropping is not different effects on the growth of soybean except on flowering dates. The planting times variations is not different effects on soybeans yield except seeds weight per plot tile. Cropping pattern variations is different effect on soybeans yield. The lower corn and soybean cropping density, so higger stover fresh weight, stover dry weight, number of pods, seeds weight per plant and soybeans seeds weight per plot tile. Additionaly, the higger corn and soybean cropping density so higger the corns grain weight per plot tile. Result of research has not shown the proper planting times on corn and soybean intercropping system. Cropping patterns in intercropping system that improve the land efficiency is higgest in the P1 with LER value 1,30.
1037011624C1B011001ANALISIS PENGARUH CITRA MEREK KUALITAS PRODUK HARGA IKLAN DAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA PADA DEALER NUSANTARA MOTOR DI SOKARAJA KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini merupakan penelitian survei pada konsumen sepeda motor Yamaha di Sokaraja. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, Harga, Iklan dan Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Pada Dealer Nusantara Motor Di Sokaraja Kabupaten Banyumas” tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh citra merek, kualitas produk, harga, Iklan dan atribut produk terhadap keputusan pembelian.
Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang telah membeli sepeda motor Yamaha pada dealer Nusantara Motor di Sokaraja. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 responden. Purposive sampling digunakan untuk menentukan responden.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa:
1) Citra Merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
2) Kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
3) Harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
4) Iklan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
5) Atribut Produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian
Implikasi dari kesimpulan di atas antara lain (1) Perusahaan harus menjaga konsumen dengan memberikan reward, misalnya pemberian potongan harga untuk konsumen yang sudah melakukan pembelian lebih dari satu kali, (2) Kualitas produk yang baik akan menimbulkan keputusan pembelian pada suatu produk sehingga mendorong konsumen untuk melakukan pembelian pada sepeda motor Yamaha, (3) Meningkatkan iklan dengan cara mengiklankan produknya melalui berbagai media masa misalnya media cetak, media elektronik serta internet dan melakukan kegiatan promosi lainnya misalnya dengan cara meningkatkan direct marketing, mass selling, sales promotion.
This research is a survey on consumer Yamaha motorcycles in Sokaraja. This study takes the title: "Analysis Effect of Brand Image, Product Quality, Price, Advertising and Product Attribute Toward purchasing Decision Yamaha Motorcycles By Dealer Nusantara In Sokaraja Banyumas" the purpose of this research is to investigate and analyze the influence of brand image, product quality, pricing, advertising and product attribute to the purchasing decision.
The population in this study is that consumers who have purchased a Yamaha motorcycle by dealer Nusantara Motor in Sokaraja. The number of respondents who were taken in this study was 100 respondents. Purposive sampling is used to determine the respondent.
Based on the results of research and data analysis using multiple regression analysis showed that:
1) Brand image has positive influence on purchasing decisions.
2) Quality of products has positive influence on purchase decisions.
3) Price positive influence on purchasing decisions.
4) advertising has positive influence on purchasing decisions.
5) Product Attributes has positive influence on purchasing decisions.
As implications of the above conclusion, a (1) the Company shall maintain the consumer by providing rewards, such as providing rebates for consumers who already do purchase more than one time, (2) Quality of products that will either lead to a purchase decision on a product that encourages consumers to make purchases on a Yamaha motorcycle, (3) increase advertising in a way to advertise their products through various media eg print media, electronic media and the internet and other promotional activities, for example by increasing direct marketing, mass selling, sales promotion.
1037110059F1F009004ELIZABETH GILBERT’S MEANING OF LIFE ACCORDING TO LOGOTHERAPY THEORY IN EAT PRAY LOVE BY ELIZABETH GILBERT.Penelitian yang berjudul “Elizabeth Gilbert’s Meaning of Life according to Logotherapy Theory in Eat Pray Love by Elizabeth Gilbert” ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna hidup yang diperoleh tokoh Elizabeth Gilbert melalui konsep Logoterapi dalam novel Eat Pray Love karya Elizabeth Gilbert. Dalam penelitian ini, pendekatan dan teori psikologi eksistensialisme digunakan untuk meneliti novel Eat Pray Love. Kemudian analisis tersebut dijabarkan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Terdapat beberapa langkah dalam meneliti novel ini. Langkah pertama yaitu membaca novel Eat Pray Love untuk memahami isi novel tersebut untuk pengumpulan data. Langkah kedua adalah mengidentifikasi teks yang berisi konsep-konsep logoterapi. Langkah terakhir adalah menjelaskan konsep-konsep logoterapi tersebut dan didukung bukti-bukti yang ada di dalam novel.
Berdasarkan analisis yang ada, penulis menemukan bahwa makna hidup dalam tokoh Elizabeth Gilbert didapatkan pada setiap fase hidup yang ia alami, termasuk dalam kondisi tragis sekalipun. Makna hidup tokoh Elizabeth Gilbert dalam novel Eat Pray Love diperoleh melalui menerapkan konsep logoterapi yaitu konsep kebebasan dan tanggung jawab, konsep spiritualitas, dan konsep makna hidup. Melalui konsep kebebasan dan tanggung jawab Elizabeth Gilbert menguraikan permasalahan yang ia hadapi, lalu konsep spiritualitas memberikan ketenangan batin bagi Elizabeth Gilbert dalam menghadapi setiap permasalahan hidup, setelah Elizabeth Gilbert menerapkan konsep-konsep tersebut, ia akan mendapatkan konsep yang terakhir yaitu konsep makna hidup yang menjadi tujuan hidupnya.
The research entitled “Elizabeth Gilbert’s Meaning of Life according to logotherapy Theory in Eat Pray Love by Elizabeth Gilbert” aims to find out the meaning of life in Elizabeth Gilbert as the main character through logotherapy concept in the novel Eat Pray Love by Elizabeth Gilbert. This research uses existential psychology approach and theories. Furthermore, the analysis is arranged using descriptive qualitative method.
There are several steps in analyzing this novel. First, the researcher reads the novel to understand the content and to collect the data. Second, the researcher identifies texts which have logotherapy concept. The last step is that the researcher explains logotherapy concept and supported by many proofs in the novel.
Based on the analysis, the researcher finds out that the meaning of life of the main character, Elizabeth Gilbert are found in every phases of her life, even in her tragic condition. Elizabeth’s meaning of life in the novel Eat Pray Love is found by applying logotherapy concept which are freedom and responsibility concept, spirituality concept, and meaning of life concept. Through freedom and responsibility concept, Elizabeth Gilbert is able to solve her problem. Moreover, spirituality concept gives her peace of mind to face every problem of life. Thus, by applying those concepts, Elizabeth Gilbert is able to get the last concept which is meaning of life concept as her aim of life.
1037210023F1D008001Peran Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Sebagai Kelompok Penekan dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Tanah Makam Mbah Priok di Koja Jakarta UtaraABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Peran Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Sebagai Kelompok Penekan Dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Tanah Makam Mbah Priok di Koja Jakarta Utara”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana ormas menjadi salah satu kekuatan politik melalui peran Front Pembela Islam Jakarta sebagai kelompok penekan dalam penyelesaian konflik sengketa tanaha Makam Mbah Priok di Koja Jakarta Utara. Kemudian penelitian ini juga bertujuan untuk memahami Strategi yang dilakukan FPI Jakarta dalam penyelesaian konflik sengketa tanah ini. Pertama, konflik sengketa tanah ini berawal terjadi karena adanya saling klaim hak kepemilikan tanah antara pihak ahli waris dan PT. Pelindo II, kemudian meluas menjadi bentrokan antara masyarakat dengan satpol PP dikarenakan adanya keberpihakan pemerintah terhadap pihak Pelindo II dan ini yang menjadi awal FPI Jakarta ikut dalam konflik ini sebagai kelompok penekan. Kedua, FPI Jakarta mencoba menjalankan fungsi salah satu ormas sebagai kelompok penekan dalam konflik sengketa tanah makam Mbah Priok ini. FPI Jakarta diharapkan menjadi unsur diluar dua pihak yang bersengketa yang dapat menjadi salah satu unsur yang dapat membantu menyelesaikan konflik sengketa tanah Makam Mbah Priok dengan bijaksana dan tidak berpihak siapa pun
Data dalam penelitian ini di dapatkan dari hasil wawancara mendalam dan studi dokumentasi, baik dalam bentuk buku, jurnal, maupun internet. Metode analisis data yang digunakan adalah model interaktif Milles and Huberman. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan snowball sampling. Validitas data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik triangulasi data. Penelitian ini dilakukan di Koja Jakarta Utara.
Berdasarkan hasil penelitian, dengan menjadi kelompok penekan, FPI Jakarta sebagai salah satu ormas yang menjadi unsur lain di luar dua pihak yang bersengketa berhasil melakukan tindakan yang memang harus dilakukan sebagai kelompok penekan , yaitu dengan memberi pengaruh, dan mendesak pemerintah atau pihak yang terkait dalam membuat kebijakan untuk penyelesaian konflik sengketa tanah Makam Mbah Priok di Koja Jakarta Utara. FPI Jakarta melalui tiga ide yang dikeluarkan menjadi awal mula terbentuknya sembilan kesepakatan yang di jadikan sebagai kebijakan sementara untuk penyelesaian konflik sengketa tanah Makam Mbah Priok pada tahun 2013. Keberhasilan FPI Jakarta itu tak lepas dari strategi yang digunakan FPI Jakarta untuk menyelesaikan konflik sengketa tanah ini. Dengan menggunakan strategi yang persuasif melalui komunikasi horizontal dan vertikal, pemanfaatan media website resmi FPI Jakarta, dan mengirim beberapa anggota FPI ke area makam Mbah Priok.

Kata Kunci: Kelompok Penekan. Peran Ormas, Konflik dan Konsensus
ABSTRACT
This research entitled “the role of the Islamic Defenders Front (FPI) Jakarta as a pressure group in the conflict resolution of disputes Mbah Priok land in Koja, North Jakarta”. The purpose of this study is to describe how the organization became a political force through the role of the Islamic Defenders Front (FPI) Jakarta as a pressure group in the conflict resolution of disputes Mbah Priok land in Koja, North Jakarta. And than, this research also aims to understand the strategy FPI Jakarta in resolving this conflict land disputes. First, land conflict disputes originated occurs because of the mutual claims of land ownership among the heirs and PT. Pelindo II, and then expanded into a clash between colony with Satpol PP due to the concern of the government against the PT. Pelindo II and this is the beginning of FPI Jakarta participated in this conflict as a pressure group. Secondly, FPI Jakarta tried to run one of the organizations function as a pressure group in this land conflict disputes. FPI Jakarta is expected to be an element outside of the two part to the dispute which may be one of the elements that can help resolve land conflict disputes Mbah Priok wisely and not siding whoever.
Data in this research was obtained from in-depth interview and documentation, either in the form of book, journal or internet. The data analysis method used was Milles and Hubberman interactive model. The selection informant technique in this research used purposive sampling and snowball sampling method. Data validity used in this research was triangulation data technique. Location of the study was conducted in Koja, North Jakarta DKI Jakarta.
Based on the research results, by being a pressure group, FPI Jakarta as one of the organizations that into other outside elements of the two part to the dispute successfully perform that action had to be done as a pressure group, that is with an impact, and urged the government to make a policy for land conflict resolution disputes Mbah Priok in Koja, North Jakarta. FPI Jakarta through ideas released into the origin of the nine agreements in use as a temporary policy for land conflict resolution of disputes Mbah Priok in Jakarta on 2013. The success was not separated from the FPI Jakarta strategies used to resolve this land conflict disputes. By using persuasive strategies through horizontal and vertical communication, use of internet media such as FPI Jakarta's official website, and sent several members of the FPI to the area of the tomb.

Word keys: pressure groups. The role of mass Organization, Conflict and Consensus
103736879F1F007065GIUSEPPE BALDINI'S EFFORT TO OVERCOME HIS ANXIETIES IN PATRICK SUSKIND'S PERFUMESetiap orang pasti pernah mengalami kecemasan, tak terkecuali manusia di dalam karya sastra seperti novel. Untuk mengatasi kecemasan tersebut, manusia melakukan usaha yang disebut dengan mekanisme pertahanan. Ada dua jenis kecemasan yang dialami oleh Baldini. Yang pertama adalah kecemasan terhadap kenyataan, yaitu takut kembali ke jurang kemiskinan karena pendapatannya semakin berkurang, takut laboratoriumnya rusak karena Grenouille asal asalan dalam mengolah parfum, dan takut kehilangan Grenouille sebagai aset utamanya. Lalu jenis yang kedua adalah kecemasan moral. Baldini mengalami kecemasan ini ketika dia berencana meniru parfum buatan rivalnya, lalu yang kedua adalah kecemasannya karena dia telah berbuat curang dalam berbisnis serta berlaku tidak adil terhadap Grenouille. Baldini mengatasi kecemasan-kecemasan tersebut dengan berbagai macam mekanisme pertahanan, yaitu proyeksi (pengalihan keburukan diri sendiri ke orang lain), antisipasi, reaksi formasi, acting out (mengkonfrontasi penyebab kecemasan secara langsung dan spontan), dan rasionalisasi (meyakinkan diri bahwa tindakannya benar berdasarkan alasan tertentu).Every human being must have ever been undergo anxieties, including a character in a fiction. In order to overcome them, they must perform defense mechanisms. According to the result of the research, there are two types of anxieties that Giuseppe Baldini suffer. First is reality anxiety caused by his own fear to fall back into poverty, feeling afraid that his laboratory will be ravaged due to Grenouille’s reckless act in making perfume and using equipment, and feeling worried if Grenouille leaves him when he is trying to spread over his business (because Grenouille is his main asset). The second anxiety that Baldini suffers from is moral anxiety. These are including his worry when he is planning to imitate his rival’s perfume, while his conscience said that it was against the ethic, and his worry about the fraudulence and unfairness he had done. Then, he overcomes those anxieties by various defense mechanisms, they are projection, anticipation, reaction formation, acting out, and rationalization.
1037410061H1C010057RANCANG BANGUN DAN ANALISIS KENDALI MOTOR SERVO DENGAN SISTEM FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO SEBAGAI PENGGERAK MODUL PV UNTUK OPTIMALISASI PENYERAPAN ENERGI MATAHARIPeningkatan populasi dan pertumbuhan ekonomi memicu bertambahnya permintaan terhadap energi dunia. Dengan persediaan energi konvensional saat ini berarti terjadi penambahan pemakaian persediaan energi fosil dan meningkatnya emisi dari gas yang dapat membahayakan lingkungan. Terdapat sumber yang dapat diperbaharui terutama energy matahari. Energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik berupa pemakaian modul photovoltaic (PV). Modul PV yang sering digunakan statis atau tidak bergerak. Dengan bantuan perancangan system fuzzy yang digabungkan dengan rangkaian mikrokontroller Arduino dapat diprogram agar tidak statis. Selain itu juga membutuhkan sensor LDR dan motor servo sebagai actuator. Alat ini dapat bergerak mengikuti arah pergerakan matahari sesuai dengan arah Barat, Timur, Utara dan Selatan maka digunakanlah mekanik dua arah atau dual axis. Dengan hasil dari penelitian diperoleh nilai LDR saat keadaan cerah akan memperoleh nilai ± 15 Ω, sedangkan saat keadaan gelap akan memperoleh ± 1 MΩ. Dan dengan pengambilan data selama 3 hari, yaitu 2 hari dengan system pergerakan 5 derajat dan 1 hari dengan system FIS maka diperoleh hasil optimasi daya output yang diperoleh dari program yang disusun dengan pergerakan 5 derajat pada hari pertama sebesar 10.42 % dan pada hari kedua sebesar 33.79 %, serta program yang disusun berdasarkan FIS pada hari ketiga sebesar 30.98%. Dan juga dengan menganalisa sinyal PWM yang dikeluarkan mikrokontroller Arduino unutk pergerakan motor servo diperoleh Dutycycle PWM pada servox sebesar 7.24% dan servoy sebesar 7.49 %.Increasing population and economic growth led to a higher demand for energy world. The conventional energy supplies meant there was additional consumption of fossil energy supplies and increasing emissions of gases that can harm the environment. There were renewable sources, especially solar energy. Solar energy could be used as a form of power generation using photovoltaic modules (PV). PV modules were frequently used static or not moving. With the help of a fuzzy system design combined with the Arduino microcontroller circuit could be programmed so as not static. It also required the LDR sensors and servo motors as actuators. This tool could be moved to follow the direction of the movement of the sun in the direction of West, East, North and South it was used a mechanical two-way or dual axis. With the results of the current study showed the value of LDR sunny conditions would obtain a value of ± 15 Ω, whereas when darkness would gain ± 1 MΩ. And the retrieval of data for 3 days, are 2 days with 5 degrees of movement system and 1 day with the obtained results of the FIS system optimization output power obtained from a program compiled with the movement of 5 degree on the first day of 10.42% and on the second day by 33.79% , as well as the program based on the FIS on the third day at 30.98%. And also by analyzing the PWM signal issued by the microcontroller Arduino fatherly movement gained dutycycle PWM servo motor on servox at 7.24% and 7.49% for servoy.
1037510063H1C010033RANCANG BANGUN NEUTRAL POINT SHORTED INVERTER TIGA SAKELAR KAPASITAS 1 KW DENGAN KONTROL LEVEL SHIFTED CARRIER BASED SINUSOIDAL PULSE WIDTH MODULATION (PWM)Inverter merupakan aplikasi dari pemanfaatan Insulated Gate Bipolar Transistor (IGBT) sebagai sakelar elektronik. Neutral point shorted inverter adalah suatu topologi inverter yang dapat menghasilkan tiga kondisi level tegangan keluaran, yaitu kondisi level positif, kondisi level nol, dan kondisi level negatif yang kerjanya diatur oleh IGBT. Dengan kendali level shifted carrier based SPWM, hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tiga level tegangan terpenuhi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kenaikan indeks modulasi dengan rentang 0 sampai 1 dapat menghasilkan penurunan nilai THD tegangan dan arus keluaran, serta kenaikan nilai arus RMS keluaran inverter. Kemudian kenaikan frekuensi carrier dapat menghasilkan penurunan nilai THD tegangan dan arus keluaran. Beban resistif (beban R) menghasilkan nilai daya output yang lebih besar dibandingkan beban resistif induktif (beban RL), karena beban induktif pada RL menghasilkan daya reaktif yang tidak dapat dimanfaatkan. Kenaikan nilai beban resistif akan berpengaruh terhadap efisiensi. Semakin kecil nilai beban resistif, maka semakin besar efisiensi pada rangkaian neutral point shorted inverter.Inverter is the application of Bipolar Transistors Insulated Gate (IGBT) utilization as an electronic switch. Neutral point shorted inverter is an inverter topology that can generate output in three level voltage conditions, that are condition levels of positive, zero level condition, and condition of the negative level which works arranged by IGBT. With using control level shifted carrier based SPWM, the results showed that a three-level voltage conditions are generated. The results also showed that increasing modulation index in range 0 to 1 can produce a decline value of output current and voltage THD, beside current RMS value and output of inverter are increasing. Then increasing frequency of carrier can produce a decline value of output voltage and current THD. Resistive load (load R) produces output power rating which is greater than inductive resistive load (load RL), because inductive loads on RL resulting reactive power that cannot be utilized. The rise of resistive load values will affect to the inverter efficiency. The smaller resistive load values, then the greater efficiency on a series neutral point shorted inverter.
1037610911F1C008060Manajemen Komunikasi Mahasiswa Lesbian yang Melakukan Coming Out di PurwokertoPenelitian ini berjudul “Manajemen Komunikasi Mahasiswa Lesbian yang Melakukan Coming Out di Purwokerto”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen komunikasi mahasiswa lesbian dengan melihat empat model boneka pada teori manajemen komunikasi M. Kaye.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Data penelitian diperoleh dari informan yang merupakan mahasiswa lesbian yang melakukan coming out di Purwokerto. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara semiterstruktur dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dengan cara membandingkan atau mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat berbeda dalam metode kualitatif, dan teknik triangulasi metode dengan cara mengecek keabsahan temuan riset. Model analisis data yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif Mills dan Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa lesbian yang melakukan coming out, melakukan manajemen komunikasi agar dapat diterima baik oleh masyarakat dan kampus. Keinginan untuk diterima baik sebagai lesbian ini, mendorong tercipatanya usaha-usaha untuk menempatkan diri dan melakukan komunikasi sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.
The title of this research is Communication Management of the ‘Coming Out’ Lesbian College Students in Purwokerto. The main purpose of this study is to explain the communication management from lesbian college students by comparing the research data with 4 models of matryoshka dolls from M Kaye.
The method used in this research is qualitative analysis model with phenomenological approach. The data gained from the informants which is lesbian college students who has been ‘coming out’ with their status in Purwokerto. The data is gathered througout some observation, semistructured interviews, and documentation process.
Validity of data gathered was tested with base triangulation by comparing or re-checking the degree of confidence of any information acquired through time and different means provided by qualitative and triangulation method by checking the validity of the researchs result. Analysis model applied in this research is interactive analysis model by Mills and Huberman.
The result of this researchs shows that ‘coming out’ lesbian college students are using communication management so that they can be accepted by the community or campus environment. The will to be accepted as a lesbian implicate some methods to put them self in the community and communicating with the rules accepted by the environment itself.
1037711189H1H010024Mikrokapsul dan Daphnia sp. Sebagai pakan awal untuk larva ikan hias mas koki (Carassius auratus)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan larva ikan mas koki (Carassius auratus) yang dipelihara dengan pemberian pakan buatan mikrokapsul dan Daphnia sp.. Penelitian ini dilaksanakan selama 32 hari, ikan yang digunakan memiliki berat rata - rata 0,14 ± 0,02 g dan panjang rata - rata 0,8 ± 0,04 cm. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan P0 (Daphnia 100 %), P1 (Daphnia 75 % + Mikrokapsul 25 %), P2 (Daphnia 50 % + Mikrokapsul 50 %), P3 (Daphnia 25 % + Mikrokapsul 75 %), dan P4 (Mikrokapsul 100 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan mikrokapsul dan daphnia dengan masing-masing dosis berbeda berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan berat mutlak, dan laju pertumbuhan spesifik (p < 0,05). Dari hasil penelitian ini, Perlakuan P0 diperoleh nilai berat mutlak sebesar 0,32 ± 0,08 g, nilai laju pertumbuhan spesifik 3,66 ± 0,56 %/hari dan P1 diperoleh nilai berat mutlak sebesar 0,30 ± 0,09 g, nilai laju pertumbuhan spesifik 3,46 ± 0,61 %/hari, kedua perlakuan tersebut memberikan pertumbuhan yang sama terhadap larva ikan mas koki yang di pelihara. Untuk parameter sintasan hasil di peroleh non signifikan dari semua perlakuan dengan nilai kisaran 71,88 - 82,72 %. Paramaeter kualitas air terjaga pada kondisi stabil dari awal hingga akhir penelitian pada kisaran normal.The objective of the research was to study the growth and survival rate goldfish larvae (Carassius auratus) using artificial diet (microcapsule) and natural diet (Daphnia sp.). The research was conducted for 32 days, tested fish weight 0,14 ± 0,02 g and initial length 0,8 ± 0,04 cm, in average. The experimental design used Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications.Treatment P0 (Daphnia 100 %), P1 (Daphnia 75 % + Mikrokapsul 25 %), P2 (Daphnia 50 % + Mikrokapsul 50 %), P3 (Daphnia 25 % + Mikrokapsul 75 %), and P4 (Mikrokapsul 100 %). The results showed that different doses microcapsule and daphnia significant effect on the absolute growth rate, and specific growth rate (p < 0.05). From these results, treatment P0 (Daphnia 100%) increase weight 0,32 ± 0,08 g, specific growth rate 3,46 ± 0,61 %/days and P1 (Daphnia 75% + Mikrokapsul 25%) increase weight 0,30 ± 0,09 g, specific growth rate 3,46 ± 0,61 %/days, both of them gives the best growth of goldfish larvae in the maintenance. For survival rate have result not significant from 71,88 - 82,72 %. Water quality recently in aquarium has been controled and normally.
103786888E1A008220PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PERZINAHAN YANG DILAKUKAN OLEH MILITER (Studi Terhadap Putusan Pengadilan Milier Tinggi II Jakarta Nomor: 14/K-AD/PMT- II/VI/2010)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kompetensi Peradilan Militer dalam mengadili tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh militer. Selain itu juga untuk mengetahui pembuktian terhadap tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh anggota militer dalam Putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Nomor: 14/K-AD/PMT- II/VI/2010. Guna mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data sekunder yang terkumpul kemudian diolah, disajikan dan dianalisa secara kualitatif dengan penyajian data teks naratif.

Hasil penelitian menyatakan bahwa, terdakwa memiliki status sebagai prajurit TNI dan sekarang masih berdinas aktif sebagai Pabandya Renops Kodam IM dan saat disidangkan Terdakwa menjabat sebagai Pamen Kodam IM dengan pangkat Letnan Kolonel. Sehingga berdasarkan status terdakwa sebagai anggota TNI (militer), sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang peradialan Militer maka terdakwa diadili di Peradilan Militer. Selain itu, dalam pembuktian. unsur-unsur dalam Pasal 284 ayat (1) ke-2a KUHP dapat dibuktikan dari persesuaian alat bukti berupa beberapa keterangan diantaranya saksi Kapten Kav. HN, EHA, Kolonel Inf. LAS, ET, karyawan hotel, surat dan hakim memperoleh petunjuk sehingga hakim memperoleh keyakinan akan kesalahan terdakwa sesuai dengan Pasal 171 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1997.
This study was conducted to determine the competence of military courts to prosecute crimes committed by the military adultery . In addition, to know the evidence against the crime of adultery committed by military personnel in the Decision of Military High Court II Jakarta Number : 14/K-AD/PMT- II/VI/2010 . To achieve these objectives, the study was conducted using a normative juridical approach . Secondary data were collected and processed, presented and analyzed qualitatively with the presentation of narrative text.

Results of the study stated that the defendant was a member of the military and still serving actively as a member of the army with the rank of Lieutenant colonel in the Iskandar Muda Military Command Area. So based on the defendant's status as a member of the TNI (military), in accordance with the provisions of Article 9 of Law No. 31 Year 1997 on Military Justice, so he tried in military courts. In evidentiary, elements in Article 284 paragraph (1) to-2a Criminal Code, can be proved from the suitability evidence of the witness testimony, among others Captain HN, EHA, Colonel LAS, ET, hotel employees and judge get a clue, so that judges acquire beliefs about guilt of the accused accordance with Article 171 of Law No. 31 Year 1997 on Military Justice.
1037910064E1A010053BATASAN KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM HUKUM ISLAM DAN BATASAN KEKERASAN MENURUT UNDANG-UNDANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGATidak jarang sebuah ikatan perkawinan kandas karena masalah kekerasan dalam rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga diatur dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hukum Islam menjelaskan bahwa hak suami terhadap istri nusyuz berupa menasehati, pisah ranjang, mendiamkan, dan memukul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana batasan kekerasan terhadap isteri dalam hukum islam dan batasan kekerasan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta korelasi antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif dengan cara menelaah bahan pustaka (data sekunder) yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif, yaitu mengolah dan menafsirkan berdasarkan pada putusan maupun perundangan yang berkaitan dengan penelitian.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat ditemukan bahwa batasan kekerasan terhadap isteri dalam hukum Islam sama sekali tidak mengajarkan kekerasan terhadap isteri. Memukul isteri yang dibolehkan adalah memukul yang mendidik dan tidak mengakibatkan rasa sakit, luka, ataupun kecacatan sebagai pengingat suami kepada isteri agar kembali menjalankan kewajibannya sebagai isteri. Hal ini tidak bertentangan dengan batasan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terdapat dalam Pasal 5 sampai Pasal 9. Adapun antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan hukum Islam terdapat korelasi yang positif dan tidak bertentangan berupa tujuan penghukuman dalam rangka menjaga kemaslahatan manusia, keselarasan aturan hukum mengenai kekerasan terhadap istri dan jenis tindak pidananya,serta dari segi hukuman.


THE LIMITATION OF VIOLENCE TOWARDS A WIFE IN THE ISLAMIC LAW AND THAT IN THE CONSTITUTION NO. 23, YEAR 2004 ABOUT THE ABOLITION OF DOMESTIC VIOLENCE

By:
Ahmad Bujairomi Ahda
E1A010053

ABSTRACT

Sometimes a marriage may end due to domestic violence. Domestic violence is ruled in Constitution No. 23, in year 2004 about the abolition of Domestic Violence. The Islamic laws explains that the husband’s right on his nusyuz wife is in the form of advising, bed separating, ignoring, and beating. This research is aimed to find out the limitation of violence towards a wife in the Islamic Law and that in the Constitution No. 23, year 2004 about the Abolition of Domestic Violence as well as the correlation between the two. This study applies Normative Juridical Approach by examining the existing (secondary data) reference. The research methodology used here is Normative Qualitative, i.e. processing and interpreting based on the decree or the legislation related to the research.
Based on the study, it can be found that the limitation of violence towards a wife in the Islamic Law does not promote the violence at all. Permittable beatings against women are educating beating which cause no hurt, no wound, nor handicap as a reminder from a husband to his wife so that she resumes doing her obligatory duty as wife. This is not contradictory to the limitation in yhe Constitution No. 24 year 2004 about the Abolition of Domestic Violence in Articles 5 through 9. Moreover, between the Constitution No. 23 year 2004 and the Islamic Law there is a positive non-contradictory correlation in the form of the purpose of punishing to maintain humanly goodness, the appropriation of the legislation about domestic violence towards a wife and its criminal acts, as well as its punishments.


1038010066H1F010036PEMETAAN BAWAH PERMUKAAN DAN PERHITUNGAN CADANGAN HIDROKARBON BERDASARKAN INTERPRETASI DATA LOG DAN DATA SEISMIK, FORMASI SANTUL, LAPANGAN HDR, PULAU TARAKAN BAGIAN UTARA, KALIMANTAN UTARAFormasi Santul sebagai lapisan telitian dipilih karena lapisan ini disusun oleh litologi batupasir, batugamping, dan batulempung, dimana pada batupasir dan batugamping ini dianggap baik sebagai reservoir, dilihat dari umurnya yaitu Miosen Akhir. Penelitian yang dilakukan di Pulau Tarakan bagian utara ini bertujuan untuk menentukan penyebaran reservoir menggunakan peta bawah permukaan dan menghitung besarnya cadangan hidrokarbon menggunakan metode volumetrik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data log dari 3 sumur dan data biostratigrafi dan data cutting, lingkungan pengendapan daerah penelitian adalah delta front pada fasies distributary mouthbar. Analisis data 22 line seismik menunjukkan struktur yang berkembang pada daerah penelitian adalah sesar normal, sesar reserve, dan antiklin yang berarah barat laut-tenggara. Ketebalan reservoir berupa litologi batupasir mengalami penebalan ke arah tenggara. Perhitungan petrofisik pada lapisan reservoir sumur HF-1 dengan tebal 55 ft menghasilkan nilai porositas efektif rata-rata sebesar 18 %, saturasi air rata-rata sebesar 48 %, volume shale rata-rata sebesar 27 %. Estimasi besar cadangan hidrokarbon (IGIP) berupa gas dengan metode volumetrik dari reservoir tersebut sebesar 4,076 Bcf dengan perkiraan jumlah cadangan gas maksimum yang dapat diproduksi adalah 2,853 Bcf dari harga recovery factor sebesar 70 %.

Kata kunci : delta front, metode volumetrik, IGIP
Santul Formation as layer target is choosen because this layer contains by sandstone, limestone, and claystone, whereas sandstone and limestone are considered as reservoir, which is seen from its age, Late Miosen. This research is located on Northern Tarakan Island purposed to determine reservoir distributting using subsurface map and calculating hydrocarbon reserve with volumetric method. This research is using kualitatif and kuantitatif method. Target reservoir is sandstone that include in Upper Miocen-Santul Formation. Based on log data analysis from 3 wells, biostratigraphy data, and cutting data, depositional environment of research area is delta front in distributary mouthbar fasies. Analysis of 22 seismic lines shows the developed structure on research area are normal fault, reserve fault, and anticline which trending to north-south. Sandstone as reservoir has thicken to south-ward. Petrophysic calculation on HF-1 reservoir with 55 ft generates average effective porosity are 18%, average water saturation are 48%, average volume shale are 27%. Hydrocarbon reserve estimation (IGIP), that is gas shows with volumetric method from reservoir target is 4,076 Bcf, with maximum total of gas reserve estimation that can be produced is 2,853 Bcf from price of recovery factor is 70%.

Key words : delta front, volumetric method, IGIP