Home
Login.
Artikelilmiahs
10054
Update
DINAH AGUSTIN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) DAN TINGKAT ORGANOLEPTIK PRODUK FERMENTASI SUSU KACANG MERAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kacang merah mengandung karbohidrat yang dapat berfungsi sebagai substrat fermentasi oleh Bakteri Asam Laktat (BAL) Lactobacillus bulgaricus dan Bifidobacterium sp. sehingga mampu dihasilkan minuman fermentasi susu kacang merah. Kualitas minuman fermentasi ditentukan oleh lama penyimpanan yang berperan dalam proses distribusi produk. Masa penyimpanan dapat mempengaruhi kestabilan produk, yaitu pada viabilitas bakteri dan tingkat organoleptik produk. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh lama penyimpanan dan berapa lama penyimpanan terbaik terhadap viabilitas BAL dan tingkat organoleptik produk fermentasi susu kacang merah. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah lama penyimpanan terdiri dari 6 taraf yaitu 0 minggu (T0), 1 minggu (T1), 2 minggu (T2), 3 minggu (T3), 4 minggu (T4), 5 minggu (T5) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama penyimpanan berpengaruh terhadap viabilitas BAL dan tingkat organoleptik produk fermentasi susu kacang merah. Penyimpanan selama 3 minggu (T3) menghasilkan jumlah BAL sebanyak 9,49x108 cfu/ml dan merupakan lama penyimpanan terbaik untuk produk fermentasi susu kacang merah. Penyimpanan selama 5 minggu menunjukkan BAL tetap viable dengan jumlah bakteri sebesar 4,23x108 cfu/ml. Tetapi tingkat organoleptik fermentasi susu kacang merah kurang disukai oleh konsumen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Red bean contain carbohydrate available as a substrate fermentation by Lactic Acid Bacteria (LAB) Lactobacillus bulgaricus and Bifidobacterium sp. and able to produce fermented red bean milk. The quality of fermented beverages was determined by the storage time involved in the process of product distribution. The storage time may affect the stability of the product, namely the viability of bacteria and organoleptic product level. The aims of this research were to determine the effect of storage time and knowing how long the best storage for LAB’s viability and organoleptic level on fermented red bean milk product. This research was carried out experimentally with the experimental design completely randomized design. Treatment that applied was storage time with 6 levels, which are T0, T1, T2, T3, T4 and T5 and each treatment was repeated 5 times. The data was analyzed with analysis of variance (ANOVA) with an error rate of 5%. The results of the experiment showed that storage time effect the LAB’s viability and organoleptic level of fermented red bean milk. Storage T3 resulted in number LAB were 9,49x108cfu/ml and is the best time to storage fermented red bean milk product. And storage T5 was LAB keep viable with bacterial counts of 4,23x108 cfu/ml. But, the level of organoleptic fermented red bean milk is less preferred by consumers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save