Artikelilmiahs
Menampilkan 10.421-10.440 dari 48.974 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 10421 | 11203 | A1L010181 | EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY | Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat cherry, 2) mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK terhadap efisiensi penggunaan pupuk NPK pada tanaman tomat cherry. Penelitian dilaksanakan di screen house Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dengan ketinggian 110 m dpl Juli 2014 sampai November 2014. Penelitian merupakan percobaan pot dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 2 faktor masing-masing 3 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK menurunkan diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun, dan jumlah bunga per tanaman, namun pemberian kompos Azolla microphylla sebesar 25% dengan penurunan dosis pupuk NPK sebesar 50% meningkatkan bobot tanaman kering sebesar 0,89% dan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk sebesar 25,76%. | This research was aimed to 1 ) knowing the effect of dung based of Azolla microphylla compost and NPK fertilizer against growth and yields of cherry tomato plants, 2) knowing the effect of dung based of Azolla microphylla compost and NPK fertilizer against efficiency use of NPK fertilizer on cherry tomato plants. The research was carried out at the screen house of Jenderal Soedirman University, Purwokerto with an altitude of 110 metres above sea level from July 2014 until November 2014. The research was pot experiment with Randomized Block Design (RBD) factorial pattern with two factors each three treatments with three replication. The results of research show that the treatment of dung based of Azolla microphylla compost and NPK fertilizer reducing diameter of plant stem, number of leaves and the number of flowers, but the treatment of Azolla microphylla compost worth 25% with the decrease of NPK fertilizer dose worth 50% increasing the dry weight of plants worth 0,89% and the efficiency of fertilizer use worth 25,76%. | |
| 10422 | 6936 | F1A006064 | KETERLIBATAN PASIEN DALAM TERAPI BERMAIN ALAT MUSIK ANGKLUNG DI KARMEL STROKE CENTER DI JALAN KEMANGGISAN RAYA JAKARTA BARAT | Stroke didefinisikan sebagai defisit (gangguan) fungsi sistem saraf yang terjadi mendadak dan disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Stroke terjadi akibat gangguan pembuluh darah di otak. Gangguan peredaran darah otak dapat berupa tersumbatnya pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah di otak. Dampak yang terjadi dari akibat serangan stroke tersebut berpengaruh pada kognitif atau penalaran manusia. Disamping itu penyakit stroke sering disertai dengan berbagai masalah seperti stress berkepanjangan, depresi, gangguan tidur, disfungsi ereksi, osteoporosis. Untuk mengembalikan kerusakan fungsi akibat serangan stroke, salah satunya dengan menggunakan terapi bermain alat musik angklung seperti yang dilakukan oleh Karmel Stroke Center (Klinik Neuropsikiotri dan Revitalisasi) di Jalan Kemanggisan Raya Jakarta Barat. Pasien pasca stroke dituntut aktif dan fokus dalam menjalani terapi bermain angklung untuk dapat memperbaiki organ tubuh atau sistem motorik serta saraf yang rusak akibat serangan stroke. Terapi bermain angklung dalam penelitian ini yaitu pasien secara individual akan memainkan angklung dengan nada yang berbeda-beda kemudian daya ingat serta konsentrasinya akan dilatih ketika mereka harus memainkan nada masing-masing sesuai dengan tempo lagu dan penempatan nada yang sudah ditentukan. Proses percepatan kesembuhan pasien dibantu oleh terapi bermain angklung yang dipilih karena cara memainkannya bisa dikatakan cukup mudah, hanya dengan menggerak-gerakkannya atau menggetarkannya. Bermain angklung dapat melatih lebih dari satu saraf untuk saling berintegrasi. Selain itu, pola interaksi yang terbangun antara pasien dengan terapis, pasien dengan pasien dalam berbagi pengalaman, berbagi motivasi, membuat para pasien melatih cara berkomunikasi kembali dan memulihkan rasa percaya diri yang sempat runtuh akibat kehilangan fungsi normal tubuh mereka yang artinya pintu harapan akan kesembuhan pasien dapat terwujud. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keterlibatan pasien pasca stroke dalam terapi bermain alat musik angklung, serta dampaknya terhadap pasien pasca stroke yang tergabung dalam klub stroke di Karmel Stroke Center yang berlokasi di Jalan Kemanggisan Raya, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pasien pasca stroke dalam terapi bermain alat musik angklung yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kesehatan mental dan fisik pada para pasien pasca stroke yang tergabung dalam Klub Stroke Karmel mengalami perkembangan setelah menjalani terapi bermain alat musik. Yang awalnya kurang ekspresif, reaksi lambat, gagap berbicara, setelah menjalani tahap terapi bermain angklung mereka menjadi lebih ekspresif, reaksi cepat, periang, serta daya ingat meningkat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi bermain alat musik angklung memberikan peningkatan positif pada kognitif para pasien pasca stroke. Sejauh ini proses terapi bermain angklung yang dilakukan di Karmel Stroke Center sudah berjalan dengan baik. Namun perlu adanya memberikan sistem PR atau pekerjaan rumah kepada para pasien agar dampak serta manfaat dari terapi tersebut semakin signifikan karena tidak hanya dilakukan satu kali dalam satu minggu. | Stroke is defined as a deficit (disorder) function of the nervous system that occur suddenly and are caused by the brain circulatory disorders. Stroke occurs due to disturbance in the blood vessels of the brain. Circulatory disorders of the brain may be a blockage of blood vessels or rupture of blood vessels in the brain. Impact that occurs from a stroke due to the effect on cognitive or reasoning manusia. Besides stroke is often accompanied by a variety of problems such as prolonged stress, depression, sleep disorders, erectile dysfunction, osteoporosis. To restore impaired function due to stroke, one is to using play angklung theraphy as was done by Karmel Stroke Center (Neuropsychiatric Clinic and Revitalization) at Kemanggisan Raya Street, West Jakarta. Post-stroke patients are actively and focus on play therapy angklung to be able to repair organs or the nervous system and the motor is damaged by a stroke. Playing angklung theraphy in this study that patient will be play angklung individually with different tones then their memory and concentration will be trained when they have to play each note according to the tempo of the song and the placement of the tone that has been determined. Acceleration of the healing process of patients assisted by selected playing angklung theraphy as how to play it can be quite easy, just to move it or vibrates it. Playing angklung can train more than one nerve to integrate with each other. In addition, the pattern of interaction between the patient awoke with a therapist, patients with patients in shared experiences, shared motivation, make the train patients how to communicate back and restoring the confidence that had collapsed due to loss of normal function of their body which means door in hopes of healing the patient can be realized. This study was conducted to determine the involvement of post stroke patients in play angklung theraphy conducted in Karmel Stroke Center that located in Kemanggisan Raya Street, West Jakarta. This study uses a descriptive research method. Informant selection techniques using purposive sampling. Techniques of data collection using in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that the involvement of post stroke patients in play angklung theraphy have shown positive results. Based on the research that has been done, mental and physical health in post-stroke patients who are members of the Stroke Club of Karmel experiencing growth after playing music theraphy. Were initially less expressive, slow reaction, stuttering speech, after undergoing play angklung theraphy stage they become more expressive, fast reaction, cheerful, and increased memory. It can be concluded that the playing angklung theraphy provide a positive improvement in cognitive post-stroke patients. So far the process of playing angklung therapy conducted in Carmel Stroke Center already well. But there needs to be give HW system or homework to the patient so that the impact and benefits of the therapy the more significant because not only do once a week. | |
| 10423 | 10087 | H1F009026 | GEOLOGI DAN ANALISIS STRUKTUR GEOLOGI DAERAH SOMO LETER, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO, JAWA TENGAH | Daerah penelitaian terletak di Desa Somo Leter dan sekitarnya, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dengan luasan dareah penelitian 25 Km2 dan skala 1:25.000. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan memahami struktur geologi daerah penlitian. Penelitian ini mengunakan metode survey pemetaan geologi dan metode analisis data yang terdiri dari analisis geomorfologi, analisis pertrografi, dan analisis mikropaleontologi. Satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari dua satuan, yaitu satuan perbukitan struktural bergelombang lemah (S1) dan satuan perbukitan struktural bergelombang kuat (S3). Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas tiga satuan tidak resmi dari tua ke muda, yaitu satuan batulempung-batupasir, satuan batupasir, dan satuan breksi andesit. Berdasarkan analisis stereografi struktur geologi daerah penelitian terjadi dua periode. Periode pertama terjadi sesar turun menganan Gowong dengan bidang sesar N263°E/21°NW, picth 62o arah bukaan hampir ke utara, dan sesar turun menganan Blimbing dengan bidang sesar N275°E/33°NE, picth 74° arah hampir ke utara berumur Pliosen. Periode kedua terjadi sesar geser kiri menurun Blimbing dengan bidang sesar N52oE/37oSE, picth 42o arah bukaan ke timur, sesar geser kiri menurun Puspo dengan bidang sesar N51oE/37oSE, picth 32o arah bukaan ke timur, sesar geser kiri menurun Somo Leter 1 dengan bidang sesar N56°E/12°SE, picth 44° arah bukaan ke timur, dan sesar geser kiri menurun Somo Leter 2 dengan bidang sesar N49°E/42°SE, picth 38° arah bukaan ke timur berumur Pleistosen. | The research area is located on Somo Leter, Bruno subdidtrict, Purworejo Regency, Central Java, with research area is about 25 km2 and use the scale 1:25.000 of map. The purpose of this research is to learn about geological condition and comprehend geological structure. The research used geological mapping survey method and data analysis method that consists of geomorphology analysis, petrography analysis, and micropaleontology analysis. The research area consists of two geomorphology units, structure undulating to rolling topography unit (S1) and structure rolling to hill topography unit (S3). The stratigraphy of research area consist of three lithology units, mudstone-sandstone unit, sandstone unit, and brecia andesite unit. Base on stereographic analysis known that the structures geology of research area occurred two period. First period about Gowong right lag slip fault with fault plane N263°E/21°NW, picth 62o direction to north, and Blimbing right lag slip fault with fault plane N275°E/33°NE, picth 74° direction to north be old Pliosen. Second period about Blimbing lag left slip fault with fault plane N52oE/37oSE, picth 42o direction to east, Puspo lag left slip fault with fault plane N51oE/37oSE, picth 32o direction to east, Somo Leter 1 lag left slip fault with fault plane N56°E/12°SE, picth 44° direction to east, Somo Leter 2 lag left slip fault with fault plane N49°E/42°SE, picth 38° direction to east be old Pleistosen. | |
| 10424 | 10088 | H1E009026 | INTERPRETASI MODEL CEKUNGAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH KARANGPUCUNG - SIDAREJA CILACAP BERDASARKAN DATA ANOMALI BOUGUER | Penelitian untuk interpretasi model cekungan bawah permukaan daerah Karangpucung-Sidareja Cilacap berdasarkan data anomali Bouguer telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan struktur bawah permukaan berdasarkan nilai densitasnya. Pengambilan data pada penelitian ini adalah data sekunder. Proses pengolahan data dilakukan dengan mendigitasi peta anomali Bouguer, proyeksi anomali Bouguer lengkap di bidang datar dan data anomali Bouguer lengkap dipisahkan antara anomali Bouguer lokal dengan regional menggunakan metode pengangkatan ke atas (upward continuation). Nilai anomali Bouguer yang dihasilkan berada pada kisaran 34 – 46 mGal dengan pola kenaikan nilai kontur anomali Bouguer cenderung berarah Tenggara – Barat laut. Data anomali lokal diinterpretasikan menggunakan software Grav2dc for windows. Hasil interpretasi pada pemodelan struktur bawah permukaan menunjukkan adanya suatu cekungan yang tersusun atas tiga lapisan, yaitu lapisan pertama berupa batuan kerikil dengan densitas (2,08 - 2,39 g/cm3), lapisan kedua berupa lempung dengan densitas (2,41 – 2,63 g/cm3) dan lapisan ketiga berupa batu gamping dengan densitas (2,80 – 3,03 g/cm3). | The research for interpretation of basin model subsurface of Karangpucung-Sidareja Cilacap based on data Bouguer anomaly had been done. This research aimed to interpret the subsurface structure based on the value of density. Collecting data in this study were secondary data. Data processing was done by digitizing Bouguer anomaly maps, complete Bouguer anomaly projection in a horizontal plane and the complete Bouguer anomaly data was separated between the local regional Bouguer anomaly using the method of appointment to the top (upward continuation). Bouguer anomaly values generated in the range of 34-46 mgal with the increase in the value of the contour patterns tend trending Bouguer anomaly Southeast - Northwest. Local data anomaly were interpreted using Grav2dc software. The results of the interpretation of subsurface structure modeling indicates a basin that was composed of three layers, namely the first layer in the form of rock gravel with density (2.08 - 2.39 g / cm3), the second layer in the form of clay with density (2.41 - 2.63 g / cm3) and the third layer in the form of limestone with density (2.80 - 3,03 g / cm3). | |
| 10425 | 10089 | F1F007149 | SELFISH AND UNSELFISH WAY OF LOVE AS DEPICTED BY THE FOUR CHARACTERS IN WILKIE COLLINS' THE MOONSTONE | Penelitian yang berjudul “Selfish and Unselfish Love as Depicted by the Four Characters in Wilkie Collins’ The Moonstone” bertujuan untuk meneliti bagaimana cara mencintai yang egois dan yang tidak egois digambarkan oleh empat karater dalam novel The Moonstone. Keempat karakter itu adalah Franklin Blake, Rachel Verinder, Godfrey ABlewhite, dan Rosanna Spearman. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang berupa naskah dalam novel karya Wilkie Collins berjudul The Moonstone. Data utama dari penelitian ini kemudian diteliti dengan teori Barnet dan Murphy tentang karakter dan karakterisasi dan teori Fromm dan referensi lainnya tentang cinta, serta pendekatan objektif. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan dalam menganalisis dan mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan dalam penelitina ini. Peneliti menentukan objek yang akan dianalisis, yaitu novel The Moonstone, kemudian mendapatkan data berupa ujaran dari karakter utama yang dapat dilihat dari naskah novel tersebut. Data-data inilah yang kemudian diklasifikasikan menjadi dua, yaitu cara mencintai yang egois dan cara mencintai yang tidak egois. Kedua klasifikasi itu membantu peneliti dalam menganalisa karakter yang muncul dalam novel apakah ia egois atau tidak dalam mencintai. Lalu, peneliti menganilsa data-data tersebut dengan menggunakan teori tentang cinta Fromm dan referensi lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Franklin dan Rachel memiliki cara yang tidak egois dalam mencintai pasangannya dan Rosanna dan Godfrey memiliki cara yang egois dalam mencintai pasangannya. Franklin dan Rachel benar-benar mencintai pasangannya setulus hati; mereka memiliki sikap yang mendasar dalam mencintai dengan tidak egois, seperti toleransi, sensitifitas, tidak memikirkan diri sendiri, dan jujur. Di sisi lain, Rosanna dan Godfrey mencintai pasangannya dengan tujuan tertentu; mereka mencintai pasangannya tanpa memikirkan pasangannya, hanya memikirkan diri mereka sendiri. | The research entitled “Selfish and Unselfish Love as Depicted by the Four Characters in Wilkie Collins’ The Moonstone” is aimed to analyze how selfish and unselfish way of love depicted by the four characters in The Moonstone novel. The four characters are Franklin Blake, Rachel Verinder, Godfrey Ablewhite, and Rosanna Spearman. In this research, descriptive qualitative method is used to analyze the data which are the script of The Moonstone novel by Wilkie Collins. The primary data of this research, then, is analyzed through character and characterization by Barnet and Murphy and theory about love by Fromm and other references, and also objective approach. There are steps done in analyzing the novel as the answer of the research question. The researcher determines the object which is going to be analyzed that is the novel The Moonstone, and then obtains the data which are the utterances of the main characters that can be seen in the dialogues of the novel. Those data are classified into two, namely unselfish way of love and selfish way of love. Those classifications help the researcher in analyzing the characters who are unselfish in loving someone and who are selfish in loving someone. Then, the researcher analyzes the data by using Fromm’s theory about love and other references. From the analysis, it is shown that Franklin and Rachel’ way of loving someone is considered to be unselfish and Rosanna and Godfrey’s way of love is considered to be selfish love. Franklin and Rachel truly love their beloved ones; they own the essential attitude of unselfish love, like tolerance, sensitivity, selflessness, and honesty. On the other hand, Rosanna and Godfrey love someone else with specific intent; they love someone else without considering their beloved ones, only thinking about their own goodness. | |
| 10426 | 10090 | H1C010005 | DESAIN, IMPLEMENTASI DAN PERBANDINGAN ALGORITMA DETEKSI RADAR CA, CAGO DAN CASO CFAR PADA FPGA | Dalam Pendeteksian dalam sistem radar sering kali terjadi masalah pada penentuan target yang mengalami sebuah perbedaan dalam penerimaan sinyal. Dalam bidang deteksi sistem radar, algoritma Constan False Alarm Rate (CFAR) dapat mengatur treshold adaptif sesuai dengan tingkat intensitas dasar. Beberapa contoh prosesor cfar yaitu ' Cell Average ' ( CA ) cfar, ' Greatest Of' ( GO ) cfar, dan ‘Smallest Of’' (SO) CFAR. Setiap tipikal CFAR sendiri memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing sehingga agar lebih baik pada efektifan pendeteksian maka terdapat beberapa pengembangan dari tipikal CFAR. Seperti CAGO CFAR dan CASO CFAR dengan pengembangan dari CA CFAR dengan tipe CFAR yang lain. Sehingga mendapatkan hasil pendeteksian target yang lebih efektif dan efisien dari CFAR. Dan dengan mengimplementasikan CFAR pada FPGA dengan menggunakan Quartus agar dapat mengetahui kapasitas dari tiap tipikal CFAR yang akan diteliti. Pada penggunaan FPGA Stratix II GX terdapat Adaptive Look-UP Table (ALUT) sebagai pengganti elemen logika. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapat bahwa jumlah ALUT yang dibutuhkan pada detektor CA CFAR yaitu 805 sedangkan untuk CAGO dan CASO CFAR ALUT yang digunakan sebanyak 813 dari total ALUT sebanyak 27.104. Untuk laju data pada detector CAGO dan CASO CFAR sebanyak 684,63 x 106 lebih cepat dibandingkan dengan CA CFAR sebanyak 751,11 x 106. Dengan pemakaian Equivalent Logic Elemen pada CA CFAR sebanyak 1006 elemen logic dan pemakaian equivalent logic elemen pada CAGO dan CASO CFAR sebannyak 1016 elemen logic. Sedangkan Frekuensi Maksimum pada detector CA CFAR bernilai 233,37 Mhz dan frekuensi maksimum yang dihasilkan dari detector CAGO dan CASO CFAR sebesar 213,95 Mhz. | There is so many errors in detection system in determining a target having a differential in receiving signal on Doppler Effect in detection. In the detection system, CFAR logarithm can adjust the adaptive threshold depend on the basic intensity. Some examples of CFAR processor is ' Cell Average' (CA) CFAR, 'Greatest Of' (GO) CFAR, and 'Smallest Of' '(SO) CFAR. Each of CFAR has both advantages and disadvantages which make some development in CFAR for a better function. For example, CAGO CFAR and CASO CFAR with the development from CA CFAR with other CFAR types. Those development make the detection more effective and efficient. Thus, by implementing CFAR on FPGA using Quartus in order to determine the capacity of each CFAR which will be investigated. On the use of fpga stratix ii gx there are adaptive look-up table ( alut ) as a substitute for a logic element.From the research conducted by acquired that the number of alut needed on a detector ca cfar namely 805 while for cago and caso cfar alut used as many as 813 of the total alut as many as 27.104. To the rate of data on detector cago and caso cfar as many as 684,63 x 106 faster than ca cfar as many as 751,11 x 106.Equivalent to the use of logic element on ca cfar as many as 1006 logic element and use of equivalent logic element on cago and caso cfar as many as 1016 logic element. While the maximum frequency on detector ca cfar worth 233,37 mhz and the maximum frequency resulting from detector cago and caso cfar of 213,95 mhz. | |
| 10427 | 10091 | F1B010110 | EVALUASI KESESUAIAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERUMAHAN DENGAN TATA RUANG WILAYAH PURWOKERTO | Pentingnya penataan ruang dalam pengembangan kawasan perumahan bertujuan untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan agar proses pembangunan berkelanjutan dapat terlaksana. Banyaknya pengembangan kawasan perumahan yang tidak disesuaikan dengan tata ruang wilayah menjadi faktor penyebab penurunan kualitas lingkungan di suatu wilayah. Purwokerto sebagai bagian dari Kabupaten Banyumas menjadi wilayah dengan pengembangan kawasan perumahan yang terbilang cukup besar dalam kurun waktu belakangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana keberhasilan kesesuaian pengembangan kawasan perumahan di Purwokerto dengan tata ruang wilayah. Evaluasi adalah menilai keberhasilan/kegagalan kebijakan berdasarkan indikator-indikator yang telah ditentukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah pengembangan kawasan perumahan di Purwokerto sudah sesuai dengan tata ruang wilayah yang ada. Hal ini dikarenakan pengembangan kawasan perumahan di Purwokerto sudah sesuai dengan pola ruang Purwokerto yang diperuntukkan sebagai kawasan budidaya. Hanya saja dampak yang ditimbulkan dari adanya pengembangan kawasan perumahan tersebut menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. | The importance of spatial development in the residential district aims to maintain the sustainability of nature and the environment so that the process of sustainable development can be fulfilled. Number of residential area development are not adjusted to the spatial region into factors causing decrease in the quality of environment sector in region. As part of the regency of Banyumas, Purwokerto becoming the region with the development of the residential area is quite large in recent years. This reseacrh aims to look at the extent to which the success of the development of residential area in Purwokerto with spatial territory. The evaluation was assess success/failure of policies based on indicators. The methods used in this research is descriptive qualitative approach with purposive sampling technique. The result concludes that , the development of residential area in Purwokerto is in suitability with the existing area. This is due to the development of the residential district in Purwokerto is in suitability with the pattern space is allocated as regions Purwokerto cultivation. It’s just that the impact of the development of the residential area pose a negative impact for the community. | |
| 10428 | 10092 | H1C008075 | ANALISIS PENGARUH PANJANG SALURAN TERHADAP PARAMETER KUALITAS LAYANAN SPEEDY | Speedy adalah produk terbaru dari PT. TELKOM yang bergerak dalam bidang Internet Service Provider (ISP) yang memberikan akses internet kecepatan tinggi. Namun Speedy, sebagai teknologi baru, masih menimbulkan beberapa persoalan. Kualitas pada Speedy dapat dilihat dari 3 parameter, yaitu signal to noise ratio (SNR), redaman, dan attainable rate. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jauh jarak dari Multi-Service Access Node (MSAN) di sentral sangat berpengaruh terhadap SNR. Di titik terjauh 1.310 m nilai SNR menurun hingga 11,5 dB pada upstream dan pada downstream nilainya 8,8 dB. Jadi semakin panjang saluranya semakin kecil SNR nya. Untuk redaman tidak berpengaruh pada nilai upstream hal ini terbukti bahwa jarak 1.310 m masih dibawah 55 dB, sedangkan nilai yang tertinggi yang terukur adalah 78 dB pada downstream di pelanggan yang berjarak 1.310 m dari sentral. Untuk attainable rate pada titik 830 untuk pelanggan 5 mempunyai nilai pengukuran 1.772 Mbps, hal ini dipengaruhi oleh nilai SNR yang kecil hanya 13,6 dB. dapat dikatakan SNR berbanding lurus dengan Attainable Rate. | Speedy is the latest product from PT.TELKOM which is engaged in the Internet Service Provider (ISP), which provides high speed internet access. However, as new technologies, still poses some problems. The quality of the Speedy can be seen from the three parameters, namely the signal to noise ratio (SNR), attenuation, and attainable rate. The results showed that the far distance of the Multi-Service Access Node (MSAN) in a central influence on the SNR. At the farthest point 1310 m value decreases to 11.5 dB SNR on the upstream and the downstream value of 8.8 dB. So the length of the smaller SNR saluranya her. For damping has no effect on the upstream value this proves that distance is 1310 m below 55 dB, while the highest value was measured at 78 dB in the downstream customers within 1310 m of the central. To attainable rate at point 830 to the customer 5 has a value of 1772 Mbps measurement, it is influenced by only a small SNR value of 13.6 dB. SNR can be said to be directly proportional to the Attainable Rate. | |
| 10429 | 10093 | F1F007125 | ANALYSIS OF APOLOGY USED BY THE CHARACTERS IN P.S. I LOVE YOU | Hidayati, Inayah Nurul. 2014. Analysis of Apology Used by the Characters in “P.S. I Love You”. English Language and Literature Study Program. Humanities Department. Jenderal Soedirman University. Purwokerto. Dibimbing oleh Tuti Purwati, S.S, M.Pd, Ika Maratus Sholikhah, S.S, MA dan R.Pujo Handoyo, S.S, M.Hum. Kata kunci: Tindak Tutur, Strategi Permintaan Maaf, Pragmatik, Film P.S. I Love You Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mmenjelaskan strategi permintaan maaf yang digunakan oleh para pemain di film P.S. I Love You, (2) Mengidentifikasi tipe-tipe kesalahan yg memotifasi para pemain di film P.S I Love You, (3) Menjelaskan tentang situasi tindak permintaan maaf yang digunakan oleh para pemain di film P.S. I Love You. | Hidayati, Inayah Nurul. 2014. Analysis of Apology Used by the Characters in “P.S. I Love You”. English Language and Literature Study Program. Humanities Department. Jenderal Soedirman University. Purwokerto. Supervised by Tuti Purwati, S.S, M.Pd., Ika Maratus Sholikhah, S.S, MA and R. Pujo Handoyo, S.S, M.Hum. Keywords: Speech Acts, Apology, Pragmatics, P.S. I Love You movie The purposes of this research are (1) to find out apology strategy used by the characters in P.S I Love You, (2) to identify the types of offences that motivate each of characters in using the strategy and (3) to explain apology situation which the characters perform each of strategy. | |
| 10430 | 10094 | C1B009082 | ANALISIS PENGARUH LDR, BOPO, SIZE, LAR DAN NIM TERHADAP NON PERFORMING LOAN | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Size, Loan to Assets Ratio (LAR) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap Non Performing Loan (NPL). Sampel dari penelitian ini adalah 70 Bank Perkreditan Rakyat Konvensional di Wilayah Jawa Tengah dari tahun 2010 sampai 2012 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk membuktikan hipotesis, penelitian ini menggunakan model analisis regresi linier berganda dan model fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional dan Size berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL), sedangkan Loan to Deposit Ratio (LDR), Loan to Assets Ratio (LAR), dan Net Interest Margin (NIM) tidak berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL). | The purpose of this research was to analyze influence of Loan to Deposit Ratio (LDR), Operational Efficiency (BOPO), Size, Loan to Assets Ratio (LAR) and Net Interest Margin (NIM) towards Non Performng Loan (NPL). The sample of this research were 70 respondents of Conventional Rural Banks (Bank Perkreditan Rakyat) in Jawa Tengah region during 2010 until 2012, they were selected using purposive sampling technique. To prove the hypothesis, this research is applied Multivariate Linear Regression Model and use fixed effect model. The result of this research shows that Operational Efficiency (BOPO) and Size had significant influence on Non Performing Loan (NPL), while Loan to Deposits Ratio (LDR), Loan to Assets Ratio (LAR) and Net Interest Margin (NIM) had no significant influence on Non Performing Loan (NPL). | |
| 10431 | 10095 | H1B010056 | Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan terhadap Kualitas Produk Majalah TRAX Menggunakan Importance Performance Analysis | Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atau pembaca majalah TRAX pada PT Media Tiara Victory. Tingkat kepuasan diukur melalui tingkat kinerja dan tingkat kepentingan dari kualitas pelayanannya, serta menentukan posisi atribut-atribut pelayanan pada kuadran diagram kartesius yang diukur melalui lima dimensi kualitas jasa yaitu bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode penelitian yang digunakan yaitu Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa besarnya tingkat kesesuaian masing-masing dimensi atribut berada di atas 90%, yang berarti kualitas produk majalah TRAX telah memenuhi harapan pembaca atau dengan kata lain, pembaca merasa puas terhadap kinerja majalah TRAX. Kemudian, dari hasil analisis dua diagram kartesius, atribut dimensi kualitas produk majalah TRAX yang harus terus dipertahankan kinerjanya yaitu jenis kertas yang tebal dan tidak mudah rusak, isi artikel yang up to date, ketahanan/kestabilan topik bahasan, desain majalah, kejelasan pembahasan topik, dan pemberian informasi cara berlangganan. | The goal of this research is to know customer’s or reader’s satisfaction of TRAX magazine produced by PT Media Tiara Victory. It was done by measuring performance and importance of service quality as well attributes service in cartecius diagram through five dimensions of service quality such as tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This research used IPA (Importance Performance Analysis) method. According to result of analysis the suitability of each dimension attribute was more than 90%. It meant product of TRAX magazine has fulfilled reader’s expectation. In other words, readers were satisfied towards performance of TRAX magazine. Based on the analysis of two cartecius diagrams, attribute dimension of TRAX magazine’s product quality that should be retained are types of sheet thick and not perishable, up to date contains, topic suitability, magazine design, topic clarity, and given information how to subscribe. | |
| 10432 | 6780 | G1F009068 | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEHALALAN PRODUK OBAT DENGAN SIKAP MASYARAKAT TERKAIT PEMILIHAN PRODUK OBAT YANG HALAL DI KABUPATEN BANYUMAS | Berbagai jenis produk makanan, minuman, dan obat – obatan yang beredar di masyarakat dan masih diragukan kehalalannya. Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam yang berarti sangat memperhatikan prinsip agama islam untuk menjauhkan diri dari sesuatu yang diharamkan. Kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap obat yang dikonsumsinya masih kurang. Hal ini diduga berkaitan dengan tingkat pengetahuan masyarakat yang menjadi penentu bagaimana sikap masyarakat terkait pemilihan obat yang halal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap masyarakat terkait pemilihan produk obat yang halal. Jenis penelitian ini adalah survei analitik menggunakan rancangan penelitian korelasional, dengan pendekatan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat Kabupaten Banyumas. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang kehalalan dan variabel terikatnya adalah sikap masyarakat terkait pemilihan produk obat yang halal. Cara pengambilan sampel adalah dengan Proportional Random Sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat yang meliputi : jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan, tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Kemudian analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui korelasi antara tingkat pengetahuan dengan sikap masyarakat dengan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Analisis univariat menunjukkan bahwa dari 100 responden terdapat 76% memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 17% memiliki tingkat pengetahuan sedang, dan 7% memiliki tingkat pengetahuan rendah. Selanjutnya, Sikap masyarakat dalam kategori baik sebanyak 52%, cukup sebanyak 37%, dan kurang sebanyak 11%. Analisis bivariat dengan menggunakan uji Spearman Rank didapatkan nilai r = 0.744 dan p value = 0.001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan sikap masyarakat terkait pemilihan produk obat yang halal di masyarakat Kabupaten Banyumas. | Several types of food products, beverages, and medications drugs that circulate in the community and is questionable halal status. The majority of Indonesia's population is Muslim which means considering the principles of the religion of Islam to abstain from things that are forbidden. Awareness and public awareness of the drugs consumed are still lacking It is believed to be related to the level of public knowledge that Determines how public attitudes related to selection of halal medicine. The purpose of this study was to Determine the relationship between knowledge of public attitudes associated with medicinal product selection is permitted . The type of this research is an analytical survey using correlational study design, with cross-sectional research approach in this study were all Banyumas society. The independent variable in this study is the level of knowledge about the halal and the dependent variable is the attitude of the public related to the selection of halal medicinal products. Sample collection method is done by Proportional Random Sampling. Analysis of the data using univariate analysis included: gender, age, education, occupation, level of knowledge and attitudes. Bivariate analysis performed for correlation between the level of knowledge with public attitude using Spearman Rank statistical test. Univariat analysis from 100 respondents showed that 76% had a high level of knowledge, 17% lower knowledge level, and 7% lower knowledge levels. Then, the score of good public attitude is 52%, quite 37%, and less 11%. Bivariat analysis indicated by the results of the Spearman Rank Test r = 0.744 and p value = 0.001. Thus, the results of this study concluded that there is a statistically significant relationship between the level of knowledge with public’s attitudes concerning the selection of halal medicinal products in Banyumas society. | |
| 10433 | 3370 | G1B008031 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN JAMBAN DI DESA BULAK KECAMATAN ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON | Tantangan yang dihadapi Indonesia terkait dengan masalah air bersih, higiene dan sanitasi masih sangat besar. Menurut hasil Sensus Penduduk 2010, hampir satu dari setiap lima rumah tangga tidak menggunakan fasilitas jamban untuk buang air besar. Oleh sebab itu, Pemerintah menetapkan Open Defecation Free (ODF). Salah satu desa yang menjadi desa intervensi ini adalah Desa Bulak Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon dengan cakupan penggunaan jamban tertinggi se Kecamatan yaitu 87,3%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan jamban. Jenis dan metode penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 83 responden. Data didapatkan melalui wawancara responden dengan menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Variabel-variabel yang diteliti adalah pengetahuan tentang jamban sehat, penyuluhan jamban sehat, ketersediaan air bersih, kepemilikan jamban, dan peran perempuan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan perilaku menggunakan jamban adalah pengetahuan tentang jamban sehat (p = 0,035), ketersediaan air bersih (p = 0,004), dan kepemilikan jamban (p = 0,000), sedangkan variabel yang tidak berhubungan signifikan yaitu penyuluhan jamban sehat (p = 0,876) dan peran perempuan (p = 0,146). Disarankan perlu adanya kegiatan penyuluhan dan Focus Group Discution (FGD) untuk pemicuan rasa malu tidak menggunakan jamban serta mengikutsertakan perempuan di Desa Bulak. | The challenges faced by Indonesia in relation to the issue of clean water, hygiene and sanitation are still prominent. Based on the Population Census 2010, nearly one of every five households does not use the toilet facility to defecate. Therefore, the government has given attention in the field of hygiene and sanitation by setting Open Defecation Free (ODF). One of the village in which become the intervention village is Bulak village on Arjawinangun district in Cirebon with the coverage of highest toilet usage of the district; that is 87.3%. The purpose of this study is to analyze the factors related to the use of toilet. The type and method of this study is observational study using cross sectional approach. The total numbers of samples are 83 respondents. Data are obtained through interviews with respondents using questionnaires and direct observation. The variables studied are knowledge of toilet sanitary, toilet sanitary education, water supply, toilet proprietary, and women role. Data analysis is performed by univariate and bivariate (Chi-Square test). The results showed that the variables significantly related to the behavioral activities of toilet usage are knowledge of toilet sanitary (p = 0.035), availability of clean water (p = 0.004), and toilet proprietary (p = 0.000), while the variables that are not significantly related are toilet sanitary education (p = 0.876) and women role (p = 0.146). It is suggested that it is necessary to perform health promotion activities and Focus Group Discution (FGD) by educational media and guided discussion in Bulak Village for triggering a shame not to use toilet and include women in Bulak Village. | |
| 10434 | 10096 | C1B010015 | ANALISIS PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP NIAT BELI ULANG KOPI INSTAN GOOD DAY DENGAN KETERIKATAN MEREK DAN SIKAP KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekuitas merek terhadap niat pembelian kembali di Good Day instan kopi dengan merek lampiran dan sikap konsumen sebagai mediasi variabel. Populasi penelitan ini adalah konsumen yang baik hari instan kopi. Penelitian ini menggunakan ukuran sampel dari 120 responden. Teknik sampling menggunakan metode simple random sampling. Structural Equation Modelling (SEM) adalah untuk menganalisis variabel. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa ekuitas merek, lampiran merek, sikap berpengaruh positif terhadap niat pembelian kembali. Jika tidak, ekuitas merek memiliki pengaruh positif terhadap lampiran merek, ekuitas merek juga memiliki pengaruh positif terhadap sikap | The purpose of this research was to analyze the influence of brand equity on repurchase intention in Good Day instan coffee with brand attachment and consumer attitude as mediating variable. The population of this researh was the consumer good day instan coffee. The research using a sample size of 120 respondent. The sampling technique was used simple random sampling method. Structural Equation Modelling (SEM) was to analyze the variable. Based on the results of data analysis, it can concluded that brand equity, brand attachment, attitude had positive influence to repurchase intention. Otherwise, brand equity had positive influence to brand attachment, also brand equity had positive influence to attitude | |
| 10435 | 11206 | A1L010257 | PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA POLA TANAM GANDA JAGUNG DAN KEDELAI | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh saat tanam jagung pada tumpangsari jagung kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung, (2) pengaruh pola tanam pada tumpangsari jagung kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung, (3) mengetahui saat tanam dan pola tanam yang baik pada tumpangsari jagung kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil jagung. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman di Kelurahan Karangwangkal, mulai Juni 2014 sampai Oktober 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan rancangan dasar yaitu rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan main plot saat tanam yang terdiri dari T1 (saat tanam jagung bersamaan kedelai), T2 (saat tanam jagung 1 mst kedelai), T3 (saat tanam jagung 2 mst kedelai) dan sub plot yang terdiri dari P1 (2 tanaman kedelai, 1 tanaman jagung), P2 (3 tanaman kedelai, 1 tanaman jagung), P3 (4 tanaman kedelai, 1 tanaman jagung). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, kandungan klorofil, bobot tongkol persempel, bobot tongkol perpetak, bobot 100 biji, bobot biji perpetak, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot biji sempel kedelai, bobot biji perpetak kedelai, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan tanaman dan nilai kesetaraan lahan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan DMRT pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa saat tanam jagung berpengaruh terhadap peningkatan jumlah daun, laju pertumbuhan tanaman, laju asimilasi bersih dan bobot biji perpetak kedelai. Jumlah daun, laju pertumbuhan tanaman dan laju asimilasi bersih tertinggi dicapai pada T1 dan bobot biji perpetak kedelai terbesar dicapai pada T3. Pola tanam berpengaruh terhadap bobot basah tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada P1 dengan nilai 1101,11 gr, bobot kering tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada P1 dengan nilai 190,05 gr, laju pertumbuhan tanaman dengan laju pertumbuhan terbesar dicapai pada P1 dengan nilai 97,05 gr/m2/hari, bobot tongkol perpetak tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada P1 dengan nilai 4,46 kg, bobot biji perpetak tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada pola P1 dengan nilai 3,16 kg, bobot biji sempel kedelai tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada P3 dengan nilai 8,88 gr, bobot biji perpetak kedelai tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada P3 dengan nilai 260,69 gr. Kombinasi saat tanam dan pola tanam berpengaruh terhadap peningkatan indeks luas daun, dengan indeks terbesar dicapai pada T2P2 dengan nilai 9,57 cm2, dan bobot basah tanaman dengan bobot terbesar dicapai pada T3P1 dengan nilai 1485 gr. | This research was aimed to knowing 1) the effect of corn planting periode on intercropping between corn and soybean against growth and yields of corn plants, 2) the effect of cropping pattern on intercropping between corn and soybean against growth and yields of corn plants, 3) knowing the better planting periode and cropping pattern on intercropping between corn and soybean against growth and yields of corn plants. The research was carried out at land experiment of Agriculture Faculty of Jenderal Soedirman University in Karangwangkal District, from June 2014 until October 2014. The research use Split Plot Design with Completely Randomized Block Design (CRBD) as the basic design with main plot the planting periode consist of T1 (corn planting periode at same time with soybean), T2 (corn planting periode 1 week after planting soybean), T3 (corn planting periode 2 weeks after planting soybean) and sub plot consist of P1 (2 soybean plants, 1 corn plants), P2 (3 soybean plants, 1 corn plants), P3 (4 soybean plants, 1 corn plants). Observed variables are plant height, number of leaves, broad leaves index, the weight of fresh plants and dried plants, chlorophyll content, the weight of corncob per sample, the weight of corncob per field, the weight of 100 seeds, the weight of seeds per field, corncob diameter, the length of corncob, the weight of soybean seeds sample, the weight of soybean seeds per field, the net assimilation rate, the growth rate, and Equality of land. The data which collected will be analyzed use the F test, when the result is significant continued with the DMRT test with 5% standard error. Result of the research performed that corn planting periode affect on the increasing of number of leaves, the growth rate, the net assimilation rate and the weight of soybean seeds per field. The highest number of leaves, the growth rate, and the net assimilation rate found in T3. Cropping pattern affect on the weight of fresh plants with the highest worth 110,11 g in P1, the weight of dried plants in P1 worth 190,05 g/m2/day, the weight of corncob per field with the highest worth 4,46 kg in P1, the weight of seeds per field with the highest worth 3,16 kg in P1, the weight of soybean seeds sample with the highest worth 8,88 g in P3, the weight of soybean seeds per field with the highest worth260,69 g in P3. The combination of planting periode and cropping pattern affect on the increasing of broad leaves index which worth 9,57 cm2 in T2P2, the weight of fresh plants in T3P1 which worth 1485 g. | |
| 10436 | 11330 | C1A011075 | "Pengaruh Produksi, Konsumsi, PDB per Kapita, Harga Dalam Negeri, dan Harga Internasional Terhadap Volume Impor Kedelai di Indonesia Periode 2000-2013" | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh secara bersamasama dan secara parsial variabel selisih konsumsi dan produksi, PDB per kapita, harga kedelai dalam negeri, dan harga kedelai internasional terhadap volume impor kedelai di Indonesia, serta untuk menganalisis tingkat elastisitas variabel yang berpengaruh terhadap volume impor kedelai di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan hasil bahwa (1) secara bersama-sama variabel selisih konsumsi dan produksi kedelai, PDB per kapita, harga kedelai dalam negeri, dan harga kedelai internasional memiliki pengaruh signifikan terhadap vo lume impor kedelai di Indonesia, dan secara parsial variabel PDB per kapita signifikan terhadap volume impor kedelai di Indonesia, sedangkan variabel selisih konsumsi dan produksi, harga kedelai dalam negeri, dan harga kedelai internasional tidak berpengaruh terhadap volume impor kedelai di Indonesia. (2) Variabel PDB per kapita merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap impor kedelai di Indonesia dengan nilai elastisitas terbesar dibandingkan dengan variabel lain yaitu sebesar 2,030. | The purposes of this study is to analyze the influence in common and partial variable the difference of production and consumption, PDB per capita, soybean domestic price in Indonesia, and to analyze the level of variables elasticity that influence on soybean import volume in Indonesia. Based on the result the study showed that (1) in common variable differences soybean consumption and production, PDB per capita, soybean domestic price, and soybean international price have significant influence on soybean import volume in Indonesia, and partially variable of PDB per capita has significant influence on soybean import volume in Indonesia, while differences of consumption and production variable, soybean domestic price, and soybean international price was not influence on soybean import volume in Indonesia. (2) PDB per capita variable is the most influential variable on soybean import in Indonesia with the highest elasticity values compared to others variable of 2,030. | |
| 10437 | 3340 | G1G008009 | UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Porphyromonas gingivalis | JURUSAN KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2012 INTISARI Mila Yuniarti UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Porphyromonas gingivalis Periodontitis adalah penyakit periodontal yang dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi. Bakteri P. gingivalis merupakan salah satu bakteri pathogen yang berperan penting dalam penyakit periodontitis. Daun sirih merah (Piper crocatum) merupakan salah satu bahan alam yang dapat menjadi alternatif dalam pengobatan penyakit periodontitis karena mengandung senyawa-senyawa antibakteri, salah satunya adalah senyawa tanin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi senyawa tanin dalam ekstrak daun sirih merah secara kualitatif dan kuantitatif serta mencari konsentrasi ekstrak daun sirih merah yang mampu menghambat 50% pertumbuhan bakteri P. gingivalis yang dinyatakan dengan nilai IC50. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan post test only control group design. Metode yang digunakan dalam ekstrak adalah maserasi, identifikasi senyawa dilakukan menggunakan KLT (Kromatografi Lapis Tipis) dan densitometri. Uji daya hambat antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran dan data yang diperoleh berupa diameter zona hambat yang akan diolah untuk mengetahui nilai IC50. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun sirih merah mengandung senyawa tanin sebesar 0,26% dan hasil uji antibakteri menunjukkan nilai IC50 sebesar 6,46%. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar pula zona hambatnya. Kata kunci : Daun Sirih Merah (Piper crocatum), Antibakteri, IC50, Porphyromonas gingivalis. | DEPARTEMENT OF DENTISTRY FACULTY OF MEDICAL AND HEALTH SCIENCE JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY PURWOKERTO 2012 ABSTRACT Mila Yuniarti ANTIBACTERIAL TEST OF RED BETEL LEAF (Piper Crocatum) EXTRACT TO GROWTH OF Porphyromonas gingivalis BACTERIA Periodontitis is periodontal disease that can cause damage to tissues supporting the teeth. Porphyromonas gingivalis bacteria is a bacterial pathogen that has an important role in periodontitis. Red betel (Piper crocatum) is one of the natural ingredients that can be an alternative for treatment of periodontitis because it contains antibacterial compounds and one of that in tanin. The purpose of this study is to indentify the tanin in red betel with qualitative and quantitative and finding red betel leaf’s concentration with can inhibit growth of 50% P.gingivalis bacterial that’s expressed by IC50. This study is an experimental reaserch laboratory with post test control only group design. The method is maceration, identification of compound with KLT (Thin Layer Kormathography) and densitometry. Inhibition antibacterial test is done by diffusion method and the data obtained is the diameter of inhibition zone that will be processed to know the IC50 value. The result showed that red betel leaf extract contain 0,26%, tanin and antibacterial test showed that the value of IC50 is 6,46%. So, the higher concentration of extract the biggerof inhibition zone. Key words: Red betel leaf (Piper crocatum), antibacterials, IC50, Porphyromonas gingivalis. | |
| 10438 | 11459 | A1H011029 | OPTIMASI POLA TANAM USAHA TANI JAHE GAJAH, JAGUNG DAN SINGKONG MENGGUNAKAN PROGRAM LINIER (STUDI KASUS DESA TEGALPINGEN KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH) | Jahe gajah, jagung dan singkong merupakan tanaman yang berasal dari Indonesia. Permintaan konsumen terhadap ketiga komoditas meningkat setiap tahunnya, namun tingginya permintaan tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan produksi yang ada, hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya pada budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai optimal dari lahan pertanian jahe gajah, jagung dan singkong agar dapat memberikan keuntungan yang maksimal dengan mempertimbangkan aspek ekonomi di tingkat usaha tani, serta mengetahui faktor-faktor produksi yang menjadi kendala utama dalam proses produksi. Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei 50 petani di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2014 sampai Februari 2015. Pemrograman linier digunakan untuk menganalisis data, menghasilkan fungsi obyektif, dan kendala. Hasil penelitian dari studi ini menunjukan bahwa pola tanam optimal akan menghasilkan pendapatan maksimal sebesar Rp 68.425.230 pada musim tanam pertama (MT I) dari bulan September sampai dengan Januari untuk ketiga komoditas. Berdasarkan luasan tanam yang dapat dioptimalkan jahe sebesar 0,9933 hektar, jagung 0 hektar, singkong 6,7633 hektar. Kendala utama dalam penelitian adalah alokasi air awal tanam dan alokasi air pertengahan tanam. | Ginger, maize and cassava are original plantation from Indonesia. The demand for these three commodities increases every year, but the number of supply is not adjusted with the increase of production in some areas, this is due to the limited resources for agriculture. Under these conditions, the aim of this study is to determine the optimization of agricultural land ginger, maize and cassava in order to give maximum profit, by considering economical aspect in farmer level, then knowing the main constraints in the production process. This study is conducted by interviewing 50 farmers in the Tegalpingen Village, Pengadegan District, Purbalingga Regency. The study was conducted from November 2014 to February 2015. Linear programming was employed to analyze data, generate objective used function, and constraint. The results obtained by the maximum profit of Rp 68.425.230 million in the first growing season (MT I) from September to January for the third commodities. Based on the planting area that can be optimized ginger is 0,9933 hectares, maize is 0 hectares, while cassava is 6,7633 hectares. The main constraints in this study is allocation of water in the initial season, and allocation of water in the mid season. | |
| 10439 | 3371 | G1B008014 | ANALISIS FAKTOR INPUT PUSKESMAS DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DALAM PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT DI PUSKESMAS I KEMBARAN TAHUN 2011 | Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang ditujukan bagi pembiayaan kesehatan promotif dan preventif. Puskesmas I Kembaran adalah Puskesmas yang mampu menyerap dana BOK sebesar 100% pada tahun 2011. Tujuan penelitan ini menganalisis faktor input puskesmas yang terdiri dari SDM, keuangan, metode, sarana prasarana dan perlengkapan dalam implementasi program BOK dalam program perbaikan gizi masyarakat pada tahun 2011. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan di Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas. Informan penelitian adalah pengelola BOK dan petugas gizi di puskesmas. Hasil penelitian yaitu SDM sudah cukup memadai dan semua tenaga bekerja sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya masing-masing. Tingkat keaktifan tenaga program perbaikan gizi masyarakat adalah sebesar 92%. Keuangan BOK dikelola secara teknis oleh petugas gizi puskesmas dan secara umum dikelola oleh bendahara BOK Puskesmas I Kembaran. Penggunaan dana BOK selama tahun 2011 sudah mencapai 100% dan alokasi terbanyak adalah untuk program perbaikan gizi masyarakat. Metode program perbaikan gizi masyarakat dibagi menjadi dua yaitu yang terdiri dari program promotif-preventif dan bersifat kuratif-rehabilitatif. Sarana prasarana program tidak ada karena pemanfaatan dana BOK sesuai dengan juknisnya. Penggunaan dana BOK untuk program perbaikan gizi masyarakat lebih banyak digunakan untuk penyediaan komponen material. Kesimpulan: implementasi program BOK tahun 2011 di Puskesmas I Kembaran sudah berjalan dengan baik dan memenuhi sebagian besar indikator keberhasilan program BOK. | The Ministry of Health Republic of Indonesia issued a Health Operational Assistance (BOK) which intended for promotive and preventive health care financing. Kembaran I health center that is able to absorb the funds BOK 100% in 2011. The purpose of this research is to analyzes the input factors consisting of man, money, method, machine and material in the implementation of the BOK program in improvement program of community nutrition in 2011. This type of research was descriptive study with qualitative approach. Methods of data collection with indepth interviews. The study was conducted at the Kembaran I health center in Banyumas Regency. Informant study was managers BOK and nutrition officer at the Kembaran I health center. The results are sufficient human resources and all personnel working in accordance with the expertise and each educational background. Power level of activity in a community nutrition improvement program was 92%. BOK Financial is technically managed by the nutrition officers and generally managed by the manager of the BOK Kembaran I health center. The use of BOK funds during the year 2011 has reached 100% and the largest allocation is to improve people's nutrition program. Methods of community nutrition improvement program is divided into two section: promotive-preventive and curative-rehabilitative program. Infrastructure programs do not exist for the utilization of funds in accordance with the guidelines of BOK. The use of BOK funds for public nutrition improvement program more widely used for the provision of material components. Conclusion: The implementation of the BOK program in 2011 at the Kembaran I Health Center have run well and get success for most of the indicators of program BOK. | |
| 10440 | 3372 | G1B008074 | STUDI TENTANG PEMANFAATAN PERSALINAN DENGAN JAMPERSAL DI DESA KALIJARAN KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN PURBALINGGA | Angka Kematian Ibu dan Bayi masih menjadi masalah di Indonesia. Salah satu faktornya adalah keterlambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan, keterlambatan ini dikarenakan adanya hambatan finansial dalam mengakses pelayanan kesehatan. Pemerintah pada tahun 2011 meluncurkan program Jampersal untuk mengatasi hambatan tersebut. Namun, bantuan pemerintah berupa Jampersal ini tidak menjadikan semua ibu bersalin dengan Jampersal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian utama sebanyak 4 orang dan subyek penelitian pendukung 4 orang yakni Bidan di desa, keluarga informan maupun Dukun bayi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan telaah dokumen. Instrumen penelitian adalah peneliti sebagai instrumen pokok, pedoman wawancara, dan alat perekam suara. Hasil wawancara mendalam kepada ibu yang tidak memanfaatkan persalinan dengan Jampersal di Desa Kalijaran Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga, menunjukan bahwa masih adanya kepercayaan akan nilai budaya yang ada di masyarakat yaitu persalinan yang ditolong oleh dukun. Persepsi masyarakat tentang Jampersal adalah baik meskipun salah satu ibu memiliki persepsi yang buruk terhadap Jampersal yang mendorong ibu tersebut tidak mau bersalin dengan Jampersal. Fasilitas kesehatan bersalin yang ada di desa Kalijaran yaitu Bidan dengan tempat yang mudah dijangkau dan mutu pelayanannya baik. Pengambilan keputusan pertolongan persalinan dilakukan setelah tanda persalinan datang baik oleh suami, keluarga ataupun sendiri karena pengalaman persalinan sebelumnya bersalin di rumah. Kebutuhan persalinan dengan Jampersal dengan melihat kondisi kehamilan, namun ibu hamil merasa yakin persalinannya akan cepat dan mudah karena persepsinya ataupun karena pernyataan dari tenaga kesehatan, sehingga ibu hamil melakukan persalinan di rumah. Perlu adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan terutama saat kehamilan maupun persalinan dan juga pendekatan tenaga kesehatan agar tercipta hubungan yang baik sehingga bisa mengalahkan peran Dukun. | Infant and maternal mortality is still a problem in Indonesia. One of the factors is the delay in accessing healthcare, this delay is due to the existence of financial barriers in accessing health services. The government launched jampersal in 2011 program for overcoming resistance. However, Government assistance in the form of Jampersal this does not make all mother delivery with Jampersal. This descriptive study with qualitative approach with respondent main as 4 people and respondent supporter 4 people namely midwife in the village, family of an informer or quacksalver baby. The technique of collecting data with an indepth interview and examine documents. Research instrument is a researcher as principal instruments, guidelines interview and recorder sound. In-depth interview results to mothers who do not delivery by Jampersal in the village Kalijaran sub-district Karanganyar Purbalingga regency indicates that there still belief in cultural values in a society namely delivery that were being helped by quacksalver baby. The public perception of Jampersal is good although one mother had a bad perception of the Jampersal is not going to encourage maternity mother with Jampersal. Maternity health facilities that existed in the village of Kalijaran is Midwife practicioner that is easily accessible and good quality of service. Decision making aid delivery is done after delivery sign comes by husband or family. Decision making by own because delivery experience before is at home. Needs delivery with Jampersal by looking at the condition of pregnancy, but pregnant women feel confident that delivery will be quick and easy because his perception or because the statement of the health worker, so that pregnant women do childbirth at home. Need to increase knowledge of a community about the importance of health especially during pregnancy and childbirth and also approach health workers to created good relationship so that can defeat the role of a quacksalver baby. |