Artikelilmiahs
Menampilkan 47.141-47.160 dari 48.726 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 47141 | 50536 | C1B018086 | Analisis Pengaruh Iklan Online Berupa Konten Video dan Fitur Live Streaming terhadap Minat Beli Konsumen Gen Z di Indonesia (Studi pada Iklan Online Aerostreet di Tik Tok) | Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana konten video dan fitur live streaming dalam iklan daring memengaruhi minat beli konsumen Gen Z. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan pesat pemasaran digital, terutama platform TikTok yang merupakan media sosial terpopuler di Indonesia dengan basis pengguna Gen Z yang besar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 96 pengguna aktif TikTok Gen Z di Indonesia yang telah menonton iklan Aerostreet, baik konten video maupun live streaming. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten video berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli Gen Z. Visual yang menarik, pesan yang jelas, dan informasi produk yang relevan meningkatkan niat beli. Fitur live streaming juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Interaktivitas, kejelasan produk, dan transparansi host meningkatkan kepercayaan konsumen. | The main objective of the research is to analyze the extent to which video content and live streaming features in online advertising influence the purchasing interest of Gen Z consumers. The background of the research is based on the rapid development of digital marketing, especially the TikTok platform which is the most popular social media in Indonesia with a large Gen Z user base. The research method used was associative quantitative with a multiple linear regression approach. The sample consisted of 96 active TikTok Gen Z users in Indonesia who had watched Aerostreet advertisements, both video content and live streaming. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, and regression tests. The results showed that video content had a positive and significant effect on Gen Z purchase intention. Compelling visuals, clear messages, and relevant product information increased purchase intention. The live streaming feature also had a positive and significant effect on purchase intention. Interactivity, product clarity, and host transparency increased consumer trust | |
| 47142 | 50534 | I1C020072 | Kesiapan Mahasiswa Farmasi dalam Menghadapi Era Interprofessional Education (IPE) di Universitas Jenderal Soedirman | Abstrak Interprofessional Education merupakan proses pembelajaran menggunakan pendekatan kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai jurusan kesehatan, dengan tujuan untuk memunculkan kepercayaan antar tenaga kesehatan, mengurangi ketidaktahuan akan peran dan tugas profesi lain, dan meningkatkan keterampilan kerja kolaboratif tim kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kesiapan mahasiswa farmasi terhadap Pendidikan interprofessional education dan bagaimana perbedaan mahasiswa farmasi yang belum dan sudah mengikuti mengikuti Mata Kuliah Interprofessional Education (IPE) di Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan descriptive narrative dengan pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Readiness Interprofessional Learning Scale (RIPLS). Menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 234 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tidak signifikan antara mahasiswa farmasi yang belum dan sudah mengikuti mata kuliah Interprofessional Education (IPE) dengan nilai P= 0,072 atau P>0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tidak signifikan terkait kesiapan dalam menghadapi Interprofessional Education (IPE) pada angkatan 2022 dan 2023 dengan nilai P = 0,072 atau P>0,05. | Interprofessional Education is a learning process using a collaborative approach between students from various health majors, with the aim of fostering trust between health workers, reducing ignorance of the roles and duties of other professions, and improving collaborative work skills of the health team. This study aims to determine the level of readiness of pharmacy students for interprofessional education and how the differences between pharmacy students who have and have not taken the Interprofessional Education (IPE) course at Jenderal Soedirman University. This study uses a descriptive narrative with a quantitative approach, a cross-sectional design. The instrument used is the Readiness Interprofessional Learning Scale (RIPLS) questionnaire. Using total sampling with a sample of 234 respondents. The results of the study showed no significant difference between pharmacy students who have and have not taken the Interprofessional Education (IPE) course with a P value = 0.072 or P>0.05. The results of data analysis showed no significant difference regarding readiness in facing Interprofessional Education (IPE) in the 2022 and 2023 classes with a P value = 0.072 or P>0.05. | |
| 47143 | 50535 | C2A022003 | STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA HALAL TAMAN APUNG MAS KEMAMBANG KABUPATEN BANYUMAS | Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi destinasi wisata halal. Hal ini terlihat ketika melihat pencapaian sertifikasi halal di Kabupaten Banyumas. Menurut Kemenag Jateng, pada tahun 2023 Kabupaten Banyumas mencapai prestasi yang luar biasa dengan meraih sertifikasi halal tertinggi di Provinsi Jawa Tengah, dengan total mencapai sebanyak 8000 produk yang telah memenuhi persyaratan halal. Selain makanan dan minuman, infrastruktur wisata halal juga mencakup fasilitas peribadatan yang menjadi aspek penting dalam menjadikan suatu destinasi sebagai tujuan wisata yang ramah bagi wisatawan Muslim. Oleh karena itu, penelitian ini secara khusus menganalisis tentang siapa saja stakeholder yang berkontribusi pada pengembangan wisata halal Taman Mas Kemambang, bagaimana hubungan antar stakeholder dan strategi yang diperlukan untuk pengembangan wisata halal Taman Mas Kemambang. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stakeholder yang terlibat dalam pengembangan wisata halal Taman Apung Mas Kemambang diantaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banyumas (DPMPTSP), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Banyumas (Bappeda), Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Banyumas (Dinbudpar), Badan Layanan Umum Daerah Kabupaten Banyumas (BLUD), Akademisi (Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Saifuddin Zuhri), pedagang di areal wisata Taman Apung Mas Kemambang, dan pengunjung. Stakeholder dengan pengaruh tinggi dan ketergantungan rendah ditunjukkan yaitu pengunjung, DPMPTSP, dan akademisi. Stakeholder dengan pengaruh tinggi dan ketergantungan tinggi yaitu Bappeda, Dinbudpar, dan BLUD. Stakeholder dengan pengaruh rendah dan ketergantungan tinggi yaitu pedagang, dan stakeholder dengan pengaruh rendah dan ketergantungan rendah yaitu media. Stakeholder dengan daya saing tertinggi yaitu pengunjung, DPMPTSP dan Bappeda, disusul dengan Akademisi, Dinbudpar, BLUD, Media Pemberitaan dan Penyiaran Kabupaten Banyumas, dan Pedagang di areal wisata Taman Apung Mas Kemambang. Selain itu, stakeholder dengan konvergensi yang paling kuat yaitu Dinpudbar dan BLUD sedangkan stakeholder lain memiliki hubungan konvergensi cukup kuat (moderat) satu sama lain. Tidak ada hubungan divergensi antar stakeholder atau dengan kata lain semua stakeholder memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan wisata halal Taman Apung Mas Kemambang. . Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi yang harus diambil adalah agresive strategi yaitu mengoptimalkan kekuatan/strength yang dimiliki dan memaksimalkan peluang/opportunities. Hasil analisis ANP menunjukkan bahwa strategi utama adalah pembuatan regulasi, integrasi stakeholder, dan perbaikan kelembagaan pada setiap stakeholder pemerintah. Implikasi pada penelitian ini yaitu penggunaan strategi dalam pengembangan wisata halal Taman Apung Mas Kemambang. Strategi agresif mengoptimalkan unsur kekuatan dari segi internal dan memaksimalkan peluang dari segi eksternal wisata Taman Apung Mas Kemambang. Selain itu, terdapat prioritas strategi yang dilakukan dalam pengembangan wisata halal Taman Apung Mas Kemambang diantaranya merancang regulasi tentang destinasi pariwisata halal Kabupaten Banyumas, mengintegrasikan peran antar stakeholder dalam pengembangan Destinasi Pariwisata Halal, membentuk kelembagaan / organisasi / tim untuk mengembangkan potensi pariwisata halal, disusul dengan alokasi anggaran untuk mengembangkan potensi Destinasi Wisata Halal dan pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia. | Banyumas Regency is one of the areas that has the potential for halal tourism destinations. This can be seen when looking at the achievement of halal certification in Banyumas Regency. According to the Central Java Ministry of Religion, in 2023 Banyumas Regency achieved an extraordinary achievement by achieving the highest halal certification in Central Java Province, with a total of 8000 products that have met halal requirements. In addition to food and beverages, halal tourism infrastructure also includes worship facilities which are an important aspect in making a destination a tourist destination that is friendly to Muslim tourists. Therefore, this study specifically analyzes who the stakeholders are who contribute to the development of halal tourism in Taman Mas Kemambang, how the relationship between stakeholders is and the strategies needed for the development of halal tourism in Taman Mas Kemambang. This study uses a mixed method approach. The results of the study indicate that stakeholders involved in the development of halal tourism in Taman Apung Mas Kemambang include the Banyumas Regency Investment and One-Stop Integrated Service Agency (DPMPTSP), the Banyumas Regency Development Planning, Research and Development Agency (Bappeda), the Banyumas Regency Youth, Sports, Culture and Tourism Agency (Dinbudpar), the Banyumas Regency Regional Public Service Agency (BLUD), academics (General Soedirman University and Saifuddin Zuhri University), traders in the Taman Apung Mas Kemambang tourist area, and visitors. Stakeholders with high influence and low dependence are shown, namely visitors, DPMPTSP, and academics. Stakeholders with high influence and high dependence are Bappeda, Dinbudpar, and BLUD. Stakeholders with low influence and high dependence are traders, and stakeholders with low influence and low dependence are the media. Stakeholders with the highest competitiveness are visitors, DPMPTSP and Bappeda, followed by Academics, Dinbudpar, BLUD, News and Broadcasting Media of Banyumas Regency, and Traders in the Taman Apung Mas Kemambang tourist area. In addition, stakeholders with the strongest convergence are Dinpudbar and BLUD while other stakeholders have a fairly strong (moderate) convergence relationship with each other. There is no divergence relationship between stakeholders or in other words all stakeholders have the same goal in developing Taman Apung Mas Kemambang halal tourism. The results of the SWOT analysis show that the strategy that must be taken is an aggressive strategy, namely optimizing the strengths and maximizing opportunities. The results of the ANP analysis show that the main strategy is the creation of regulations, stakeholder integration, and institutional improvements in each government stakeholder. The implication on this research is developing the strategy i n Taman Apung Mas Kemambang halal tourism. The agresive strategy namely optimizing internal strengths and maximizing external opportunities for Taman Apung Mas Kemambang tourism. In addition, there are strategic priorities carried out in the development of halal tourism at Taman Apung Mas Kemambang, including designing regulations on halal tourism destinations in Banyumas Regency, integrating the roles of stakeholders in the development of Halal Tourism Destinations, forming institutions/organizations/teams to develop halal tourism potential, followed by budget al.,location to develop the potential of Halal Tourism Destinations and training and development of Human Resources. | |
| 47144 | 50537 | H1C020050 | ANALISIS SEKUEN STRATIGRAFI UNTUK PEMBUATAN PETA GROSS DEPOSITIONAL ENVIRONMENT (GDE) BERDASARKAN DATA SUMUR DAN SEISMIK PADA CEKUNGAN TARAKAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA | Eksplorasi minyak dan gas bumi di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan setelah tahun 2020. Hal ini karena pemerintah Indonesia menetapkan target produksi minyak bumi mencapai 1 juta barel per hari (MBOPD) pada tahun 2030. Salah satu cara untuk mencapainya yaitu dengan terus melakukan eksplorasi pada cekungan yang masih terbatas dan berkembang. Cekungan Tarakan terutama pada area lepas pantai merupakan salah satu area yang masih terbatas dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paleogeografi atau lingkungan pengendapan dan sejarahnya. Lingkungan pengendapan dibutuhkan sebagai dasar untuk analisis lanjutan pada eksplorasi migas. Metode yang dapat digunakan untuk mengetahui lingkungan pengendapan yaitu dengan metode geologi – geofisika berupa pemetaan bawah permukaan menggunakan data sumur dan seismik, analisis persebaran rasio litologi, analisis persebaran fasies, serta dilanjutkan dengan analisis kronostratigrafi untuk mengetahui hubungan antar strata dan waktunya. Penelitian ini menggunakan 17 data sumur, 153 data seismik 2D, dan 9 data top marker. Hasil dari penelitian ini yaitu pola pengendapan pada umur 28 Ma hingga pertengahan 16 Ma menunjukkan lingkungan open marine (shallow to deep marine) dan setempat ditemukan lingkungan karbonat, dengan perubahan air laut transgresif yang ditunjukkan dengan sedimen relatif halus dan stacking pattern berupa retrogradasi. Setelah itu, air laut mencapai titik MFS (Maximum Flooding Surface). Kemudian air laut mengalami fase relatif regresif hingga menjadikan lingkungan pengendapan pada tahun 16 Ma hingga saat ini didominasi lingkungan transisi terutama lingkungan delta yang dihadiri oleh perselingan batubara. Hasil lingkungan pengendapan dari penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan sebagai dasar untuk eksplorasi lanjutan seperti analisis sistem petroleum dan penentuan titik pemboran baru serta penilaian risikonya. | Oil and gas exploration in Indonesia has experienced significant growth since 2020, largely driven by the government's strategic objective to achieve a national oil production target of 1 million barrels of oil per day (MBOPD) by 2030. One approach to realizing this goal is through continued exploration of frontier and emerging sedimentary basins. The Tarakan Basin, particularly in its offshore region, is considered one such area with substantial potential yet limited development. This study aims to reconstruct the paleogeography and depositional history of the basin, as an understanding of the depositional environment is essential for further hydrocarbon exploration analysis. To determine the depositional environment, an integrated geologic–geophysical approach is employed, including subsurface mapping using well and seismic data, analysis of lithological ratio distributions, facies distribution analysis, and chronostratigraphic interpretation to establish the temporal and spatial relationships between strata. The dataset utilized in this study comprises 17 well logs, 153 lines of 2D seismic data, and 9 top marker horizons. The findings indicate that during the period from approximately 28 Ma to the mid-16 Ma, sedimentation was predominantly within an open marine setting, ranging from shallow to deep marine environments, with localized development of carbonate systems. A transgressive marine phase is inferred from the presence of relatively fine-grained sediments and a retrogradational stacking pattern, culminating in a Maximum Flooding Surface (MFS). Following this, the depositional environment shifted toward a relatively regressive phase. From approximately 16 Ma to the present, sedimentation has been dominated by transitional settings, particularly deltaic environments, as indicated by the frequent occurrence of coal interbeds. The results of this depositional environment analysis can provide a foundational framework for petroleum companies to conduct further exploration activities, including petroleum system analysis, selection of new drilling targets, and associated risk assessments. | |
| 47145 | 50538 | L1A021042 | KELIMPAHAN DAN INDEKS GONADOSOMATIK IKAN DI HULU SUNGAI KLAWING KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH | Penelitian ini berjudul “Kelimpahan dan Indeks Gonadosomatik Ikan di Hulu Sungai Klawing Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah”. Reproduksi yang tidak efisien seperti tingkat pemijahan rendah akibat penangkapan berlebih akan mengurangi jumlah individu baru yang dihasilkan, sehingga kelimpahan suatu spesies akan menurun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelimpahan dan indeks gonadosomatik ikan di Hulu Sungai Klawing. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2024 di stasiun Karangturi, Banjaran, dan Lamongan. Metode yang digunakan yaitu metode survei dan purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan Microsoft Excel. Kelimpahan relatif ikan di Hulu Sungai Klawing tergolong melimpah dengan hasil 9,83-13,22% dan indeks dominansi sebesar 0,113 yang menunjukkan tidak ada spesies ikan yang mendominasi. Rata-rata indeks gonadosomatik ikan di Hulu Sungai Klawing termasuk dalam kategori sudah matang gonad dan siap memijah, IGS pada ikan betina berkisar antara 8,02-25,00% dan pada ikan jantan berkisar antara 8,03-24,11%. | This study is entitled "Abundance and Gonadosomatic Index of Fish in the Upstream Klawing River, Purbalingga Regency, Central Java." Inefficient reproduction, such as low spawning rates due to overfishing, will reduce the number of new individuals produced, so that the abundance of a species will decrease. The purpose of this study was to determine the abundance and gonadosomatic index of fish in the Upstream Klawing River. The study was conducted from March to May 2024 at Karangturi, Banjaran, and Lamongan stations. The methods used were survey and purposive sampling. Data were analyzed descriptively and quantitatively using Microsoft Excel. The relative abundance of fish in the Upstream Klawing River was classified as abundant with results of 9.83-13.22% and a dominance index of 0.113, indicating that no fish species dominated. The average gonadosomatic index of fish in the Upstream Klawing River is included in the category of mature gonads and ready to spawn, IGS in female fish ranges from 8.02 to 25.00% and in male fish ranges from 8.03 to 24.11%. | |
| 47146 | 50539 | E2A023035 | EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (Studi Di Polresta Banyumas) | Penegakan hukum terhadap kekerasan seksual adalah proses menindak dan mengadili pelaku sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk mencegah terulangnya kejahatan serupa. Tujuan penelitian: Menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual di Polresta Banyumas dan Menganalisis faktor yang menjadi kendala dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual di Polresta Banyumas. Pendekatan yuridis sosiologis, bersifat preskriptif analisis, Lokasi penelitian Unit PPA Polresta Banyumas dan UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Pengumpulan data primer dengan wawancara, data sekunder studi kepustakaan. Disajikan dalam bentuk uraian, dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual di Polresta Banyumas, secara normatif telah dilaksanakan secara menyeluruh tanpa pengecualian, semua orang tunduk pada hukum yang sama. Namun efektivitasnya belum sepenuhnya optimal. Hal ini tercermin dari fluktuasi jumlah perkara selama kurun waktu 2021–2024, ketidaksesuaian antara jumlah penyidikan dan perkara yang dituntut, serta penghentian penyidikan melalui mekanisme Restorative Justice, menunjukkan bahwa tidak semua perkara dapat diproses secara tuntas di jalur hukum, belum sepenuhnya mampu menjamin keadilan dan perlindungan bagi korban. Faktor yang menjadi kendala dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan seksual di Polresta Banyumas, meliputi: a) Struktur hukum, keterbatasan personil dan anggaran, b) Substansi hukum, adaptasi terhadap UU No. 12 Tahun 2022, c) Kultur hukum, rendahnya pemahaman hukum masyarakat. | Law enforcement in this context refers to the process of investigating and prosecuting offenders in accordance with prevailing laws, with the aim of preventing the recurrence of such crimes. Using a socio-juridical approach with a prescriptive-analytical method, the research was conducted at the Women and Children Protection Unit (Unit PPA) of Polresta Banyumas and the UPTD PPA (Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children) of Banyumas Regency. Data collection included primary data from interviews and secondary data from literature review, which were presented descriptively and analyzed qualitatively. The findings reveal that, normatively, law enforcement against sexual violence at Polresta Banyumas has been implemented comprehensively, with equal application of the law to all individuals. However, its effectiveness remains suboptimal. This is evidenced by fluctuating case numbers between 2021 and 2024, inconsistencies between the number of investigations and prosecutions, and the use of Restorative Justice mechanisms that resulted in early termination of certain cases. These conditions indicate that not all cases are fully processed through the legal system, and justice and protection for victims have not been fully realized. Several obstacles to effective law enforcement were identified, including: a) Legal structure, limited personnel and budget; b) Legal substance, the need for adaptation to Law No. 12 of 2022 on Sexual Violence Crimes; c) Legal culture, low levels of public legal awareness. | |
| 47147 | 50540 | C1C021031 | Pengaruh Likuiditas, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2022-2024 | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap return saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022, 2023, dan 2024. Penelitian ini dilakukan berlandaskan pada teori sinyal. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Data sekunder yang berupa laporan tahunan dan laporan keuangan diperoleh dari Bursa Efek Indonesia maupun situs resmi Perusahaan, sehingga menghasilkan 129 data penelitian dalam periode pengamatan selama 3 tahun. Data tersebut mengandung nilai ekstrim yang menyebabkan data tidak terdistribusi normal sehingga melakukan outlier dengan box plot yang menghasilkan 66 data atau 22 perusahaan sektor perbankan yang lolos uji outlier. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deksriptif, pemilihan model regresi data panel, uji pemilihan model, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji koofisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas yang diproksikan dengan current ratio dan struktur modal yang diukur menggunakan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada sektor sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap return saham sektor perbankan. Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa semakin besar suatu perusahaan, maka semakin besar pengembalian (return) yang didapatkan investor serta tinggi rendahnya likuiditas dan struktur modal tidak memengaruhi return yang dihasilkan perusahaan. | This study aims to analyze the effect of liquidity, capital structure, and firm size on stock returns listed on the Indonesia Stock Exchange in 2022, 2023, and 2024. The research is grounded in signaling theory. The type of data used in this study is secondary data derived from annual reports and financial statements of companies. The secondary data, in the form of annual reports and financial statements, were obtained from the Indonesia Stock Exchange as well as the official websites of the companies, resulting in 129 research observations over a three-year observation period. The data contained extreme values that caused the distribution to be abnormal, therefore outlier treatment was conducted using the boxplot method, resulting in 66 observations or 22 banking sector companies that passed the outlier test. The data analysis techniques employed in this study include descriptive statistical analysis, panel data regression model selection, model specification tests, classical assumption tests, panel data regression analysis, coefficient of determination test, F-test, and t-test. The results of this study indicate that liquidity, proxied by the current ratio, and capital structure, measured by the debt-to-equity-ratio, do not have a significant effect on stock returns in the banking sector, whereas firm size has a significantly positive effect on stock returns in the banking sector. Based on this study, it can be concluded that the larger the firm, the greater the return obtained by investors, while the level of liquidity and capital structure does not affect the returns generated by the company. | |
| 47148 | 50541 | K1A021004 | Seleksi Metode Perhitungan Kimia Komputasi Ab Initio untuk Polietilen | Kimia komputasi merupakan alat penting dalam mendukung pemahaman struktur dan sifat molekul secara teoritis. Pemilihan metode perhitungan dan himpunan basis yang tepat termasuk elemen krusial untuk memperoleh hasil simulasi molekuler yang akurat melalui pendekatan Ab Initio yang berbasis prinsip mekanika kuantum. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi himpunan basis terhadap hasil simulasi molekul polietilen tetramer. Enam himpunan basis yang digunakan adalah 6-31G*, 6-31G**, 6-31++G**, 6-311+G*, 6-311++G** dan cc-pVDZ. Pemodelan dilakukan dalam fase gas menggunakan perangkat lunak HyperChem dan mencakup analisis terhadap empat parameter utama, yakni total energi, momen dipol, parameter geometri berupa panjang ikatan dan sudut ikatan, spektrum inframerah (IR) dan spektrum nuclear magnetic resonance (H-NMR). Validasi dilakukan dengan menghitung nilai Predicted Residual of Sum Squares (PRESS) antara data teoritis dan data eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa himpunan basis 6-311++G** merupakan himpunan basis yang paling sesuai (paling baik) digunakan berdasarkan jumlah total nilai PRESS terkecil yang diperoleh. Nilai PRESS dari panjang ikatan sebesar 0,0007861 dan sudut ikatan sebesar 6,0471, nilai PRESS spektrum inframerah sebesar 7.6110,2513 dan nilai PRESS spektrum H-NMR sebesar 1,546474. | Computational chemistry is an important tool in supporting the theoretical understanding of molecular structure and properties. The selection of appropriate calculation methods and basis sets is a crucial element in obtaining accurate molecular simulation results through an ab initio approach based on quantum mechanics principles. This study aims to evaluate the influence of basis set variations on the simulation results of polyethylene tetramer molecules. The six basis sets used were 6-31G*, 6-31G**, 6-31++G**, 6-311+G*, 6-311++G**, and cc-pVDZ. Modeling was performed in the gas phase using HyperChem software and included analysis of four main parameters: total energy, dipole moment, geometric parameters such as bond length and bond angle, infrared (IR) spectrum, and nuclear magnetic resonance (H-NMR) spectrum. Validation was performed by calculating the Predicted Residual of Sum Squares (PRESS) between theoretical and experimental data. The results of the study indicated that the 6-311++G** basis set was the most suitable (best) basis set to use based on the smallest total PRESS value obtained. The PRESS value for bond lengths was 0.0007861 and bond angles was 6.0471, the PRESS value for infrared spectra was 76110.2513, and the PRESS value for H-NMR spectra was 1.546474. | |
| 47149 | 50495 | C2C023041 | Pengaruh Pertumbuhan Karir dan Lingkungan Kerja Toksik Terhadap Job hopping pada Generasi Z: Peluang Pekerjaan Alternatif yang Dirasakan Sebagai Moderasi | Studi ini mengkaji pengaruh pertumbuhan karir dan lingkungan kerja toksik terhadap job hopping, serta peluang pekerjaan alternatif yang dirasakan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Generasi Z (Gen Z) di perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) wilayah Kabupaten Sleman dan Semarang, dengan jumlah sampel 100 responden yang diperoleh melalui metode purposive sampling: telah berganti pekerjaan minimal dua kali. Data dianalisis dengan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pertumbuhan karir berpengaruh negatif signifikan terhadap job hopping advance motive; (2) lingkungan kerja toksik berpengaruh positif signifikan terhadap job hopping escape motive; (3) peluang pekerjaan alternatif yang dirasakan berpengaruh positif signifikan terhadap kedua motif job hopping (advance dan escape motive); (4) peluang pekerjaan alternatif yang dirasakan tidak memoderasi hubungan antara pertumbuhan karir terhadap job hopping advance motive, maupun lingkungan kerja toksik terhadap job hopping escape motive. Penelitian ini memperluas literatur job hopping dengan mengidentifikasi pertumbuhan karir sebagai advance motive, lingkungan kerja toksik sebagai escape motive, serta peluang pekerjaan alternatif yang dirasakan sebagai variabel moderasi. Secara praktis, perusahaan disarankan membangun sistem promosi internal yang adil, menciptakan budaya kerja bebas toksik, serta memberi ruang partisipasi dan kebebasan kerja bagi karyawan. Penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan konteks perusahaan non-BPO atau perusahaan besar dengan struktur yang lebih kompleks, mempertimbangkan batasan tahun lahir Gen Z (seperti: 1997–2009), menguji peluang pekerjaan alternatif yang dirasakan sebagai variabel independen, serta menambahkan motivasi sebagai moderator. | This study examines the influence of career growth and toxic workplace environment on job hopping, with perceived alternative job opportunities as a moderating variable. A quantitative approach was employed, with the study population consisting of Generation Z (Gen Z) employees working in Business Process Outsourcing (BPO) companies located in Sleman and Semarang. The sample comprised 100 respondents, selected using purposive sampling criteria: having changed jobs at least twice. Data were analyzed using Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The findings reveal that: (1) career growth has a significant negative effect on job hopping advance motive; (2) toxic workplace environment has a significant positive effect on job hopping escape motive; (3) perceived alternative job opportunities have a significant positive effect on both advance and escape motives of job hopping; and (4) perceived alternative job opportunities didn’t moderate the relationship between career growth and job hopping advance motive, nor between toxic workplace environment and job hopping escape motive. This study contributes to the job hopping literature by identifying career growth as an advance motive, toxic workplace environment as an escape motive, and perceived alternative job opportunities as a moderating variable. From a practical perspective, companies are advised to establish a fair internal promotion system, foster a non toxic work culture, and provide employees with autonomy and opportunities for participation. For future research, it is recommended to explore non-BPO or large organizations with more complex structures, consider the generational boundary of Gen Z (e.g., 1997–2009), test perceived alternative job opportunities as an independent variable, and include motivation as a moderator. | |
| 47150 | 50542 | C1M023003 | UNVEILING CONSUMER ANIMOSITY TOWARDS BRAND AVOIDANCE WITH THE MODERATING ROLE OF COGNITIVE JUDGEMENT AND UNFAVORABLE AFFECTIVE EVALUATION AND MODERATING ROLE OF BRAND AFFINITY AMONG GEN Z AND MILLENIALS (A Study of Starbucks Indonesia) | Studi ini menyelidiki bagaimana animositas konsumen memengaruhi penghindaran merek dalam konteks Starbucks Indonesia. Penelitian berfokus pada konsumen Generasi Z dan Milenial yang sering terpapar isu konflik global dan gerakan boikot. Sebanyak 200 responden diperoleh melalui purposive sampling dengan menggunakan kuesioner online. Data kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4.0. Penelitian ini menguji peran penilaian kognitif dan evaluasi afektif yang tidak menguntungkan sebagai mediator. Selain itu, afinitas merek diuji sebagai faktor moderasi dalam hubungan antara animositas dan penghindaran merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animositas melemahkan penilaian rasional tetapi memperkuat emosi negatif. Emosi negatif ini terbukti mendorong penghindaran merek, sementara penilaian kognitif hanya berperan kecil. Temuan lainnya menunjukkan bahwa afinitas merek dapat melemahkan dampak negatif animositas terhadap penghindaran merek. Penelitian menyimpulkan bahwa reaksi emosional merupakan pemicu utama penolakan merek, sedangkan afinitas merek yang kuat mampu melindungi perusahaan dari penghindaran akibat gerakan boikot. | This study investigates how consumer animosity influences brand avoidance in the context of Starbucks Indonesia. The research focuses on Generation Z and Millennial consumers who are often exposed to global conflicts and boycott movements. A total of 200 respondents were surveyed using purposive sampling through an online questionnaire. The data were analyzed with Structural Equation Modeling (SEM-PLS) using SmartPLS 4.0. The study examines the roles of cognitive judgment and unfavorable affective evaluation as mediators. It also considers brand affinity as a moderating factor in the relationship between animosity and avoidance. The findings show that animosity reduces rational judgment but strengthens negative emotions. These negative emotions strongly drive brand avoidance, while cognitive judgment plays only a minor role. Furthermore, brand affinity weakens the negative impact of animosity on brand avoidance. The study concludes that emotional reactions are the primary driver of brand avoidance, while strong brand affinity helps protect brands from boycott-driven consumer avoidance. | |
| 47151 | 50543 | F1C021041 | KOMUNIKASI PEMASARAN DAN KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KUALITATIF PADA MIE GACOAN PURWOKERTO) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pelanggan pada Mie Gacoan Purwokerto dengan menggunakan pendekatan strategi komunikasi pemasaran melalui konsesp kepuasan pelanggan dan Teori Marketing Mix 4P yang meliputi produk (product), harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion). Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya minat konsumen terhadap Mie Gacoan Purwokerto sebagai salah satu warung makan cepat saji yang populer di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur terhadap beberapa pelanggan, observasi langsung di lokasi, serta dokumentasi untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen produk dan harga menjadi faktor dominan dalam membentuk kepuasan pelanggan, ditandai dengan respons positif terhadap cita rasa, variasi menu, dan harga yang dianggap terjangkau. Namun demikian, aspek tempat dan promosi masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal kenyamanan tempat makan dan kejelasan informasi promosi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan di Mie Gacoan Purwokerto merupakan hasil dari kombinasi strategi komunikasi pemasaran yang efektif dan pengalaman pelanggan yang sesuai harapan, meskipun masih terdapat ruang perbaikan pada aspek tertentu. | This study aims to analyze customer satisfaction at Mie Gacoan Purwokerto using a marketing communication strategy approach through the concept of customer satisfaction and the Marketing Mix 4P theory, which includes product, price, place, and promotion. The background of this research is based on the high level of consumer interest in Mie Gacoan Purwokerto as one of the most popular fast-food establishments among the public, especially the younger generation. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through semi-structured interviews with several customers, direct observation at the location, and documentation to support the findings. The results of the study indicate that product and price are the dominant factors influencing customer satisfaction, as evidenced by positive responses regarding taste, menu variety, and affordability. However, the aspects of place and promotion still need improvement, particularly in terms of dining comfort and the clarity of promotional information. The conclusion of this study emphasizes that customer satisfaction at Mie Gacoan Purwokerto is the result of a combination of effective marketing communication strategies and consumer experiences that meet expectations, although there is still room for improvement in certain areas. | |
| 47152 | 50544 | H1D021042 | PREDIKSI PERSEDIAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE BERDASARKAN PENJUALAN PADA SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) TOKO BATAVIA | Manajemen persediaan merupakan aspek penting dalam keberlangsungan bisnis karena berpengaruh terhadap kelancaran operasional serta kepuasan pelanggan. Proses bisnis pada Toko Batavia masih melakukan pengelolaan stok dan pencatatan transaksi secara manual, sehingga pemilik kesulitan memantau persediaan secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis web yang dilengkapi dengan fitur prediksi persediaan menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA). Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model Prototype. Dataset yang digunakan adalah data penjualan Toko Batavia pada bulan Januari 2025 sampai Maret 2025 dengan interval dua minggu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bobot terbaik diperoleh pada WMA enam periode dengan bobot 0.29, 0.24, 0.19, 0.14, 0.10, dan 0.05 yang menghasilkan nilai MAPE sebesar 37.46%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa metode WMA dapat memberikan estimasi permintaan yang relevan sebagai rekomendasi persediaan barang. Selain itu, hasil blackbox testing membuktikan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, sistem ERP yang dikembangkan dapat mendukung proses bisnis Toko Batavia melalui penerapan modul-modul ERP dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif. | Inventory management is a crucial aspect of business continuity as it affects operational efficiency and customer satisfaction. The business processes at Toko Batavia still rely on manual stock management and transaction recording, making it difficult for the owner to monitor inventory in real-time. This study aims to develop a web-based Enterprise Resource Planning (ERP) system equipped with an inventory prediction feature using the Weighted Moving Average (WMA) method. The system was developed using the Prototype model. The dataset used in this research consists of sales data from Toko Batavia between January 2025 and March 2025 with a two-week interval. The testing results show that the best performance was achieved using WMA with six periods, applying weights of 0.29, 0.24, 0.19, 0.14, 0.10, and 0.05, which produced a MAPE value of 37.46%. This result indicates that the WMA method can provide relevant demand estimations as a recommendation for inventory levels. Furthermore, blackbox testing confirmed that all system features functioned according to user requirements. Therefore, the developed ERP system can support Toko Batavia’s business processes through the implementation of ERP modules and contribute to more effective business decision-making. | |
| 47153 | 50545 | E1A021176 | TANGGUNG JAWAB HUKUM TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN MODAL USAHA COFFEE SHOP (Studi Putusan Nomor 622/Pdt.G/2023/PN Smg) | Hubungan hukum dalam Putusan Nomor 622/Pdt.G/2023/PN Smg yaitu Kerja sama antara Agus Sugiarto dengan Ade Putranto. Dalam kerja sama awalnya yang telah disepakati bersama sebelumnya untuk usaha coffee shop, melainkan Ade Putranto menggunakan uang modal tersebut untuk ternak sapi di Wonosobo. Maka dari itu Agus Sugiarto (Penggugat) menggugat Ade Putranto (Tergugat) atas Perbuatan Melawan Hukum penyalahgunaan modal usaha coffee shop. Penelitian ini mengkaji mengenai Tanggung Jawab atas penyalahgunaan modal usaha, Tergugat (Ade Putranto) telah dinyatakan melakukan Perbuatan Melawan Hukum karena menggunakan uang modal tersebut buat kepentingan sendiri oleh tergugat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengkualifisir kriterium perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Tergugat (Ade Putranto) dan menganalisis mengenai tanggung jawab atas penyalahgunaan modal usaha. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data bersumber dari data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pertimbangan Majelis Hakim belum secara jelas mempertimbangkan kriterium perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tergugat. Penulis berpendapat bahwa perbuatan Tergugat (Ade Putranto) memenuhi kriterium melanggar hak subyektif orang lain berupa hak atas harta kekayaan dalam Putusan Nomor 622/Pdt.G/2023/PN Smg berupa uang sebesar Rp. 1.100.000.000 (satu miliar seratus juta ribu rupiah) sebagai modal usaha coffee shop bersama Penggugat (Agus Sugiarto). Tanggung Jawab Tergugat didasarkan pada Pasal 1365 KUHPerdata dan Tanggung Jawab berdasarkan Kesalahan (Liability based on Fault). tuntutan yang dikabulkan yaitu kerugian materiil yang harus dibayarkan oleh Tergugat (Ade Putranto) kepada Penggugat (Agus Sugiarto) sebesar Rp. 967.350.000,00 (Sembilan enam puluh tujuh juta tiga ratus lima puluh ribu Rupiah), adapun kerugian immateriil dalam putusan ini sebesar Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta Rupiah) tidak dikabulkan/ditolak oleh majelis hakim, karena penggugat tidak dapat membuktikan kerugian immateriil. | The legal relationship in Decision Number 622/Pdt.G/2023/PN Smg is a collaboration between Agus Sugiarto and Ade Putranto. In the initial collaboration that had been previously agreed upon for a coffee shop business, Ade Putranto instead used the capital money for cattle breeding in Wonosobo. Therefore, Agus Sugiarto (Plaintiff) sued Ade Putranto (Defendant) for the Unlawful Act of misuse of coffee shop business capital. This study examines the Responsibility for misuse of business capital, the Defendant (Ade Putranto) has been declared to have committed an Unlawful Act because he used the capital money for his own interests. This study aims to analyze the judge's legal considerations in qualifying the criteria for unlawful acts committed by the Defendant (Ade Putranto) and analyze the responsibility for misuse of business capital. This study uses a Normative Juridical approach method with analytical prescriptive research specifications. Data sourced from secondary data. The data collection method was carried out by means of a literature study, using a qualitative normative analysis method. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the Panel of Judges' considerations have not clearly considered the criteria for unlawful acts committed by the defendant. The author is of the opinion that the Defendant's (Ade Putranto) actions fulfill the criteria for violating the subjective rights of others in the form of rights to assets in Decision Number 622 / Pdt.G / 2023 / PN Smg in the form of money amounting to Rp. 1,100,000,000 (one billion one hundred million thousand rupiah) as capital for a coffee shop business with the Plaintiff (Agus Sugiarto). The Defendant's Responsibility is based on Article 1365 of the Civil Code and Liability based on Fault. The demands granted are material losses that must be paid by the Defendant (Ade Putranto) to the Plaintiff (Agus Sugiarto) in the amount of Rp. 967,350,000.00 (Nine sixty-seven million three hundred and fifty thousand Rupiah), while the immaterial losses in this decision amount to Rp. 500,000,000.00 (five hundred million Rupiah) was not granted/rejected by the panel of judges, because the plaintiff could not prove immaterial losses. | |
| 47154 | 50547 | J0B022010 | Pembuatan E-booklet Paket Wisata Berbahasa Mandarin Sebagai Strategi Promosi BOI Tour & Travel | Artikel ini berjudul “Pembuatan E-booklet Paket Wisata Berbahasa Mandarin Sebagai Strategi Promosi BOI Tour & Travel”. BOI Tour & Travel merupakan salah satu biro perjalanan wisata di Indonesia yang menyediakan berbagai layanan perjalanan domestik dan internasional. Tujuan dari artikel ini adalah menghasilkan e-booklet paket wisata berbahasa Mandarin yang disebarluaskan melalui Website, Instagram dalam bentuk feeds, TikTok, dan Xiaohongshu BOI Tour & Travel. Penulis menggunakan lima metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka, dan jelajah internet. Pada pembuatan e-booklet, penulis menerapkan metode penerjemahan komunikatif untuk menyajikan informasi wisata secara kontekstual dan mudah dipahami wisatawan penutur bahasa Mandarin. Hasil akhir ini berupa e-booklet paket wisata berbahasa Mandarin yang dipublikasikan melalui media digital BOI Tour & Travel. Dengan adanya e-booklet paket wisata berbahasa Mandarin dapat meningkatkan daya tarik paket wisata serta memperkuat strategi promosi mereka di pasar internasional, terutama di kalangan wisatawan penutur bahasa Mandarin. | This article is entitled “The Development of a Mandarin Language Tourism E-booklet as a Promotional Strategy of BOI Tour & Travel.” BOI Tour & Travel is a travel agency in Indonesia that provides a variety of domestic and international travel services. The purpose of this article is to produce a Mandarin language tourism e-booklet that is disseminated through BOI Tour & Travel’s official Website, Instagram feeds, TikTok, and Xiaohongshu. The author employed five methods of data collection, namely observation, interviews, documentation, literature study, and internet browsing. In the process of creating the e-booklet, the communicative translation method was applied to present tourism information in a contextual manner that is easily understood by Mandarin speaking tourists. The final result is a Mandarin language tourism e-booklet published through BOI Tour & Travel’s digital platforms. The presence of this e booklet is expected to enhance the attractiveness of the offered tour packages and strengthen promotional strategies in the international market, particularly among Mandarin speaking tourists. | |
| 47155 | 50548 | C1G021024 | THE EFFECT OF NGARSOPURO NIGHT MARKET ON THE INCOME OF MIKRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs) | This study aims to determine the effect of the existence of Ngarsopuro Night Market on the income of MSMEs with a focus on regional revitalization factors, market management, products, and marketing strategies. This research is a quantitative study with cross-sectional data using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) data analysis techniques. The results of this study indicate that market management, product, and marketing strategy factors have a positive and significant effect, while the revitalization factor has a positive but insignificant effect. It can be concluded that market management, products, and marketing strategies significantly impact the income of MSMEs at Ngarsopuro Night Market. In contrast, area revitalization has a weaker effect on MSME income. | This study aims to determine the effect of the existence of Ngarsopuro Night Market on the income of MSMEs with a focus on regional revitalization factors, market management, products, and marketing strategies. This research is a quantitative study with cross-sectional data using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) data analysis techniques. The results of this study indicate that market management, product, and marketing strategy factors have a positive and significant effect, while the revitalization factor has a positive but insignificant effect. It can be concluded that market management, products, and marketing strategies significantly impact the income of MSMEs at Ngarsopuro Night Market. In contrast, area revitalization has a weaker effect on MSME income. | |
| 47156 | 50546 | J1B019036 | Interferensi Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia Pada Ulasan Produk Parfum di Aplikasi SOCIOLLA (Kajian Sosiolinguistik) | Penelitian ini bertujuan untuk meneliti, menganalisis, dan mengidentifikasi bentuk-bentuk interferensi Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia pada ulasan produk parfum-parfum di aplikasi SOCIOLLA serta mendeskripsikan faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Jalannya penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak bebas libat cakap dan teknik catat pada ulasan produk parfum dalam kolom SHOPPER REVIEWS aplikasi SOCIOLLA. Pada tahapan menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung sebagai teknik dasar dan beberapa teknik lanjutan, seperti teknik lesap, teknik ganti, dan teknik ubah. Metode padan pada penelitian ini digunakan dengan teknik dasar metode translasional, dengan tujuan mendapatkan hasil analisis yang maksimal. Kemudian, hasil analisis data pada penelitian ini disajikan menggunakan kata-kata biasa atau dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi bahasa Inggris ke bahasa Indonesia pada ulasan produk parfum dalam aplikasi SOCIOLLA terjadi dalam tataran morfologi, sintaksis, dan leksikal. Interferensi pada fenomena ini juga dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, seperti faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal melingkupi adanya kedwibahasaan penutur, tipisnya kesetiaan penutur pada pemakaian bahasa pertama, kebutuhan sinonim, serta prestise bahasa Inggris dan gaya bahasa. Selain itu, faktor eksternal seperti kemajuan teknologi dan globalisasi juga menyebabkan terjadinya interferensi. | This research is titled “Interference of English into Indonesian in Perfume Product Reviews on the SOCIOLLA Application (A Sociolinguistic Study)”. The purpose of the study is to identify forms of English language interference in Indonesian in perfume product reviews on the SOCIOLLA application and to describe the underlying factors. The research method used in this research is a descriptive qualitative method with data collection techniques done through the non-participant observation method and note-taking technique on perfume product reviews in the SHOPPER REVIEWS column of the SOCIOLLA application. In the data analysis stage, this research uses the distributional method with direct distribution techniques as the basic technique and several advanced techniques such as substitution and transformation techniques. The matching method in this study uses the basic method of the translational method, aiming to achieve optimal analysis results. Furthermore, the results of the data analysis in this research are presented through an informal method. The research findings indicate that English language interference in Indonesian in perfume product reviews on the SOCIOLLA application occurs at morphological, syntactic, and lexical levels. This interference phenomenon is also influenced by several factors, including internal and external factors. Internal factors include the bilingualism of speakers, the thin loyalty of the speakers to the use of the first language, the need for synonyms, and the prestige of the English language and language style. Additionally, external factors including things such as technological advancements and globalization also contribute to interference. | |
| 47157 | 50549 | C1G021001 | THE INFLUENCE OF MONETARY VARIABLES, IMPORT AND WORLD OIL PRICE ON INFLATION IN INDONESIA 2019-2024 | This study analyzes the effect of bank indonesia (bi) interest rates, exchange rates, money supply (m2), imports, and world oil prices on inflation in indonesia for the period 2019–2024 using the autoregressive distributed lag (ardl) method. This period was chosen because it covers pre-pandemic conditions, the covid-19 shock, and economic recovery. Monthly data were obtained from official sources such as bank indonesia, the central statistics agency, and the ministry of trade. The ardl model was used to estimate the short-term and long-term relationships between variables. The results show that in the long term, bi interest rates, money supply, and world oil prices have a significant positive effect on inflation, while exchange rate and imports have a significant negative effect. The @trend component indicates an average monthly decline in inflation of 0.085%. These findings suggest the need for interest rate management, control of the money supply, import policies to maintain domestic supply, and a national energy strategy to anticipate volatility in global oil prices. | This study analyzes the effect of bank indonesia (bi) interest rates, exchange rates, money supply (m2), imports, and world oil prices on inflation in indonesia for the period 2019–2024 using the autoregressive distributed lag (ardl) method. This period was chosen because it covers pre-pandemic conditions, the covid-19 shock, and economic recovery. Monthly data were obtained from official sources such as bank indonesia, the central statistics agency, and the ministry of trade. The ardl model was used to estimate the short-term and long-term relationships between variables. The results show that in the long term, bi interest rates, money supply, and world oil prices have a significant positive effect on inflation, while exchange rate and imports have a significant negative effect. The @trend component indicates an average monthly decline in inflation of 0.085%. These findings suggest the need for interest rate management, control of the money supply, import policies to maintain domestic supply, and a national energy strategy to anticipate volatility in global oil prices. | |
| 47158 | 50550 | H1D021088 | PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI POINT OF SALES BERBASIS WEBSITE UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN PENJUALAN SERTA MANAJEMEN MULTI-GUDANG DENGAN ANALISIS KUALITAS KODE MENGGUNAKAN PHPSTAN | Proses pencatatan manual pada manajemen penjualan dan pengelolaan persediaan toko memiliki potensi kesalahan yang tinggi, seperti kehilangan data transaksi, kesalahan pencatatan stok, serta keterlambatan dalam pengambilan keputusan akibat kurangnya akses data secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Point of Sales (POS) berbasis website dengan analisis kualitas kode menggunakan PHPStan guna mengoptimalkan pengelolaan penjualan dan manajemen multi-gudang pada Toko WarMa di Yogyakarta. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini adalah prototype. Sistem yang dikembangkan memungkinkan pengelolaan stok dan penjualan dapat terintegrasi, sehingga data stok yang ada dapat sesuai dengan data transaksi dan data laporan. Hasil pengujian menggunakan black box testing menyatakan seluruh kebutuhan pengguna telah berhasil diimplementasikan. Pada pengujian tersebut seluruh fitur telah dapat digunakan dengan baik. Seluruh kode pada controller aplikasi telah di analisis menggunakan PHPSTAN level 8 yang menyatakan terdapat 185 erorrs yang ada pada seluruh file di folder controller. Pada hasil perbaikan, kode pada folder controller telah lolos PHPSTAN level 8 dengan bukti pada keluaran PHPSTAN level 8 telah menyatakan OK, No erorrs. | Manual recording in sales management and store inventory control carries a high potential for errors, such as transaction data loss, stock recording mistakes, and delays in decision-making due to the lack of real-time data access. This research aims to develop a web-based Point of Sales (POS) system with code quality analysis using PHPStan to optimize sales management and multi-warehouse operations at Toko WarMa in Yogyakarta. The software development method used in this study is the prototype model. The developed system enables integrated stock and sales management, ensuring that stock data aligns with transaction and report data. Testing results using black-box testing indicate that all user requirements have been successfully implemented. In these tests, all features were found to function properly. All application controller code was analyzed using PHPStan at level 8, which initially detected 185 errors across all files in the controller folder. After improvements, the controller folder code passed PHPStan level 8 verification, as evidenced by the output stating: “OK, No errors.” | |
| 47159 | 50551 | F1A019019 | PEREMPUAN TURUN KE SAWAH (Keikutsertaan Perempuan Kota dalam Pengolahan Sawah di Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya) | Penelitian ini membahas keterlibatan perempuan buruh tani dalam pengelolaan sawah padi di Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Fokus penelitian meliputi peran perempuan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan pertanian, dinamika sosial-ekonomi keluarga, pembagian peran domestik dan produktif, serta faktor pendorong dan penghambat keterlibatan mereka. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, melibatkan lima buruh tani perempuan sebagai informan utama serta suami dan pemilik lahan sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan berperan aktif dalam hampir seluruh tahapan usaha tani, mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga pascapanen, termasuk penjemuran dan penyortiran gabah. Selain itu, mereka turut terlibat dalam pengambilan keputusan terkait hasil panen, strategi pemanfaatan lahan, serta pengaturan pendapatan rumah tangga. Partisipasi ini dipengaruhi oleh tuntutan ekonomi, budaya gotong royong, keinginan mandiri, dan minimnya akses pekerjaan formal, meskipun masih terkendala ketidaksetaraan upah, keterbatasan lahan, beban kerja ganda, dan peran domestik. Temuan penelitian menguatkan teori partisipasi Cohen & Uphoff yang mencakup dimensi pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Kesimpulannya, perempuan bukan sekadar pelengkap tenaga kerja, melainkan aktor kunci dalam pertanian, sehingga perlu dukungan kebijakan berbasis gender untuk meningkatkan akses pelatihan, teknologi, modal, serta menghapus diskriminasi upah. | This research examines the involvement of women farm laborers in rice field management in Sukamaju Kidul Village, Indihiang District, Tasikmalaya City. The research focuses on women’s roles in economic and agricultural decision-making, family socio-economic dynamics, the division of domestic and productive roles, as well as factors that encourage or hinder their participation. Using a descriptive qualitative method, data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation, with five female farm laborers as main informants and husbands and landowners as supporting informants. The findings reveal that women actively participate in nearly all stages of farming, from land preparation, planting, and crop maintenance to post-harvest activities such as drying and sorting rice. They are also involved in decision-making regarding harvest management, land use strategies, and household income arrangements. Their participation is driven by economic needs, communal work culture, motivation for independence, and limited access to formal jobs, while challenges include wage inequality, limited land ownership, double workload, and domestic responsibilities. The study confirms Cohen & Uphoff’s participation theory across decision-making, implementation, benefit-sharing, and evaluation dimensions. In conclusion, women are not merely labor supplements but key actors in agricultural sustainability. Therefore, gender-responsive policies are required to expand access to training, technology, capital, and eliminate wage discrimination | |
| 47160 | 50552 | C1I021006 | ANALYSIS OF DIFFERENCES IN STOCK PRICE AND TRADING VOLUME ACTIVITY BEFORE AND AFTER THE BOYCOTT EVENT: EVENT STUDY ON IDX AND BURSA MALAYSIA | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan harga saham dan aktivitas volume perdagangan sebelum dan sesudah peristiwa boikot pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Bursa Malaysia dengan menggunakan pendekatan event study, dengan periode estimasi selama 120 hari dan event window selama 10 hari. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan yang memiliki afiliasi dengan merek global yang termasuk dalam kampanye boikot. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada BEI abnormal return tidak mengalami perbedaan yang signifikan, sementara aktivitas volume perdagangan mengalami perubahan; sebaliknya, pada Bursa Malaysia baik abnormal return maupun aktivitas volume perdagangan menunjukkan perbedaan yang signifikan meskipun dampaknya cenderung bersifat jangka pendek. Temuan ini menegaskan bahwa reaksi pasar terhadap peristiwa boikot berbeda antar negara, mencerminkan variasi efisiensi pasar dan perilaku investor, serta memberikan wawasan bagi investor maupun pembuat kebijakan mengenai respons pasar modal terhadap peristiwa sosial-politik. | This study aims to analyze the differences in stock prices and trading volume activity before and after the boycott event on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and Bursa Malaysia using the event study approach, with an estimation period of 120 days and an event window of 10 days. The research sample consists of companies affiliated with global brands included in the boycott campaign. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the paired sample t-test. The results show that both abnormal returns and trading volume activity did not experience significant differences on either the IDX or Bursa Malaysia. However, graphical analysis indicates short-term fluctuations around the event date, suggesting a temporary market reaction. These findings highlight that although the statistical tests did not confirm significant differences, boycott events still triggered short-term responses in the capital market, reflecting investor behavior and providing insights for investors and policymakers regarding market sensitivity to socio-political events. |