Artikelilmiahs
Menampilkan 47.061-47.080 dari 48.726 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 47061 | 50453 | C1L018040 | PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PESERTA DIDIK DI MAN 1 BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) menganalisis metode pembelajaran tutor sebaya berpengaruh terhadap minat belajar ekonomi peserta didik kelas XI Perminatan IPS di MAN 2 Banyumas; (2) menganalisis metode pembelajaran tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi peserta didik kelas XI Perminatan IPS di MAN 2 Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) minat belajar ekonomi peserta didik kelas XI Perminatan IPS MAN 2 Banyumas dipengaruhi secara signifikan oleh metode pembelajaran tutor sebaya. Hasil uji sampel independen menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,401 dan nilai t-tabel sebesar 1,667, karena t-hitung (2,401) > t-tabel (1,667). Selain itu, uji-t digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini, lebih besar dari 0,05 (0,061 > 0,05); (2) hasil belajar ekonomi peserta didik kelas XI Perminatan IPS MAN 2 Banyumas sangat dipengaruhi oleh metode pembelajaran tutor sebaya. Hasil uji sampel independen. H₂ diterima karena nilai t-hitung (2,704) lebih tinggi daripada nilai t-t tabel (1,446). Selain itu, uji-t digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini, nilainya lebih besar dari 0,05 (0,075 > 0,05). | This study aims to analyze: (1) analyze the peer tutor learning method's influence on the interest in learning economics of class XI social studies students at MAN 2 Banyumas; (2) analyze the peer tutor learning method's influence on the economics learning outcomes of class XI social studies students at MAN 2 Banyumas. This study is a quasi-experimental study (Quasi Experiment) with a Non Equivalent Control Group Design research design. The results of the study showed that: (1) the interest in learning economics of class XI students of Social Studies at MAN 2 Banyumas was significantly influenced by the peer tutor learning method. The results of the independent sample test showed a t-count value of 2.401 and a t-table value of 1.667. H₁ was accepted because the t-count (2.401) > t-table (1.667). In addition, the t-test was used to test the hypothesis in this study, the value was greater than 0.05 (0.061 > 0.05); (2) the economic learning outcomes of class XI students of Social Studies at MAN 2 Banyumas were significantly influenced by the peer tutor learning method. The results of the independent sample test. H₂ was accepted because the t-count value (2.704) was higher than the t-table value (1.446). In addition, the t-test was used to test the hypothesis in this study, the value was greater than 0.05 (0.075 > 0.05). | |
| 47062 | 50454 | C1G021020 | The Effect of Public Health Expenditure, Education Expenditure, Internet Access, and Economic Growth on Income Inequality in Indonesia | Ketimpangan pendapatan masih menjadi isu penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Meskipun pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk sektor kesehatan dan pendidikan, serta memperluas akses internet, ketimpangan masih tergolong sedang dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan kesehatan publik, belanja pendidikan, akses internet, dan pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan di 34 provinsi di Indonesia dari tahun 2013 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan regresi data panel Random Effect Model dengan EViews 12. Hasilnya menunjukkan bahwa pembiayaan kesehatan masyarakat, belanja pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sebaliknya, akses internet menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Berdasarkan hasil ini, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah lebih fokus pada pemerataan akses dan kualitas layanan publik, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi bersifat inklusif untuk mengurangi ketimpangan pendapatan secara berkelanjutan. | Income inequality remains an important issue in Indonesia's economic development. Although the government has allocated budgets to the health and education sectors, and expanded access to internet, inequality is still moderate and has not shown a significant decline. This study aims to analyze the effect of public health financing, education spending, internet access, and economic growth on income inequality across 34 provinces in Indonesia from 2013 to 2023. The research employs panel data regression using the Random Effect Model with EViews 12. The results show that public health financing, education expenditure, and economic growth have a positive but insignificant effect on income inequality. In contrast, internet access shows a negative and significant effect on income inequality. Based on these results, this study recommends that the government focus more on equalizing access and quality of public services, as well as ensuring that economic growth is inclusive in order to reduce income inequality in a sustainable manner. | |
| 47063 | 50455 | I1A018121 | Penerapan Pengelolaan Sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse and Recycle (TPS 3R) Nitikan Kota Yogyakarta | Latar Belakang: Penutupan TPA Piyungan mengakibatkan desentralisasi pengelolaan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengharuskan setiap kota dan kabupaten untuk mengolah sampahnya secara mandiri. Pengelolaan sampah secara mandiri di Kota Yogyakarta dilakukan dengan pengoptimalan TPS 3R. Salah satu TPS 3R di Yogyakarta yaitu TPS 3R Nitikan. Penelitian Mendeskripsikan pengelolaan sampah di TPS 3R Nitikan Kota Yogyakarta Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil Penelitian dan Kesimpulan: Kota Yogyakarta mengatur pengelolaan sampah di wilayahnya dengan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah dan mengatur pengelolaan sampah di TPS 3R dengan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 21 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penanganan Sampah, Perizinan Usaha Pengelolaan Sampah, dan Kompensasi Lingkungan. Lembaga yang mengelola TPS 3R Nitikan adalah DLH Kota Yogyakarta. Pengelolaan sampah di TPS 3R Nitikan terdiri dari kegiatan pengumpulan. pemilahan, dan pengolahan sampah. Pembiayaan di TPS 3R Nitikan bersumber dari APBD Kota Yogyakarta. Peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di TPS 3R Nitikan yaitu dalam pemilahan sampah dari sumbernya. | Background: The closure of TPA Piyungan resulted in the decentralization of waste management in Daerah Istimewa Yogyakarta. Waste management in Yogyakarta City is implemented by optimizing TPS 3R, one of them is TPS 3R Nitikan. This study describes waste management at TPS 3R Nitikan in Yogyakarta City. Methods: This research uses a qualitative descriptive case study method. Results and Conclusion: Yogyakarta City has a regional regulation for its waste management called Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah and waste management at TPS 3R called Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 21 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penanganan Sampah, Perizinan Usaha Pengelolaan Sampah, dan Kompensasi Lingkungan. TPS 3R Nitikan is managed by an institution called DLH Kota Yogyakarta. The waste management practice at TPS 3R Nitikan consists of waste collecting, sorting, and processing. TPS 3R Nitikan is funded by APBD Kota Yogyakarta. Some local communities participated in the waste management practice at TPS 3R Nitikan by waste sorting from the source. | |
| 47064 | 50456 | C1L018016 | PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, SELF-EFFICACY DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Indonesia merupakan negara yang memiliki 281,6 juta jiwa. Hal ini menyebabkan adanya persaingan kerja yang ketat. Berdasarkan data BPS per Agustus 2024, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 7,38% atau sejumlah 7.465.599 jiwa. Serta sejumlah 11,28% atau 842.378 jiwa merupakan lulusan D4, S1, S2, dan S3. Disusul dengan hasil pra-penelitian terhadap 20 mahasiswa hanya 35% mahasiswa yang memiliki intensi berwirausaha hal ini menunjukkan rendahnya intensi berwirausaha pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: (1) pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha, (2) pengaruh self-efficacy terhadap intensi berwirausaha, (3) pengaruh dukungan sosial terhadap intensi berwirausaha. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei kepada mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2021, 2022, dan 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Jumlah responden ysng diambil dalam penelitian ini adalah 68 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 68 mahasiswa. Teknik analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (2) self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha (3) dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. | Indonesia is a country with a population of 281.6 million people. This has led to intense job competition. According to data from the Central Statistics Agency (BPS) as of August 2024, the unemployment rate in Indonesia reached 7.38%, or 7,465,599 individuals. Among them, 11.28% or 842,378 individuals are graduates of D4, S1, S2, and S3 programs. A preliminary study conducted on 20 university students revealed that only 35% of them have entrepreneurial intentions, indicating a low level of entrepreneurial intention among students.This study aims to examine and analyze: (1) the effect of entrepreneurship education on entrepreneurial intention, (2) the effect of self-efficacy on entrepreneurial intention, and (3) the effect of social support on entrepreneurial intention. This is a quantitative study using a survey method involving students of the Economic Education program, class of 2021, 2022, and 2023, at the Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University. The number of respondents involved in this study is 68. The sampling technique used in this research is simple random sampling, with a total sample size of 68 students. The data analysis technique employed is multiple linear regression analysis. The results of the study show that: (1) entrepreneurship education has a positive and significant effect on entrepreneurial intention of students in the Economic Education program at the Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University (2) self-efficacy has a positive and significant effect on entrepreneurial intention of students in the Economic Education program at the Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University, and (3) social support has a positive and significant effect on entrepreneurial intention of students in the Economic Education program at the Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University. | |
| 47065 | 50457 | C1L018050 | PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, MEDIA SOSIAL, DAN MOTIVASI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA | Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kebutuhan akan kemandirian ekonomi mendorong pentingnya penguatan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kewirausahaan, media sosial, dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 201 responden. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan seluruh item memenuhi kriteria (r hitung > r tabel dan Cronbach’s Alpha > 0,60). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kewirausahaan, media sosial, dan motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan aspek pengetahuan, pemanfaatan media sosial secara strategis, serta peningkatan motivasi internal dapat menjadi faktor kunci dalam membentuk generasi muda yang berorientasi pada kewirausahaan. Kata kunci: pengetahuan kewirausahaan, media sosial, motivasi berwirausaha, minat berwirausaha, mahasiswa | The development of digital technology and the increasing need for economic independence have highlighted the importance of fostering entrepreneurial interest among students. This study aims to analyze the influence of entrepreneurial knowledge, social media, and entrepreneurial motivation on the entrepreneurial interest of students at the Faculty of Economics and Business, Universitas Jenderal Soedirman. This research employed a quantitative approach using a survey method. Primary data were collected through questionnaires distributed to 201 respondents. The research instrument was tested for validity and reliability, with all items meeting the criteria (r-calculated > r-table and Cronbach’s Alpha > 0.60). Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS. The results indicate that entrepreneurial knowledge, social media, and entrepreneurial motivation have a positive and significant effect on students’ entrepreneurial interest, both partially and simultaneously. These findings suggest that strengthening knowledge, strategically utilizing social media, and enhancing internal motivation are key factors in developing a young generation oriented toward entrepreneurship. Keywords: entrepreneurial knowledge, social media, entrepreneurial motivation, entrepreneurial interest, students | |
| 47066 | 50459 | I1C021050 | ANALISIS KEJADIAN SULIH TERAPI DINI ANTIBIOTIK INTRAVENA KE ORAL PADA PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO | Terapi antibiotik intravena (IV) sering digunakan pada pasien pneumonia komunitas (community-acquired pneumonia/CAP). Jika kondisi klinis membaik, terapi dapat dialihkan ke sediaan oral dalam 48–72 jam melalui sulih terapi dini yang dinilai mampu memperpendek lama rawat inap dan menekan biaya pengobatan, namun implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan sulih terapi dini antibiotik pada pasien CAP rawat inap, menganalisis hubungan karakteristik pasien terhadap pelaksanaan tersebut, serta potensi penghematan biaya. Penelitian retrospektif dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada pasien CAP rawat inap periode Januari–Desember 2023 yang memenuhi kriteria inklusi (n=130). Dari 130 pasien, hanya 9 (6,9%) mendapat sulih terapi aktual, sementara 20 (16,5%) memenuhi kriteria potensial tetapi tidak dilakukan konversi. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara sulih terapi aktual dengan usia (p=0,574), jenis kelamin (p=1,000), dan komorbiditas (p=0,125). Begitu juga sulih terapi potensial tidak berhubungan dengan usia (p=0,200), jenis kelamin (p=0,596), dan komorbiditas (p=0,148). Analisis biaya memperlihatkan potensi penghematan Rp1.333.605, dari biaya aktual Rp3.354.973 menjadi Rp2.021.368. Hasil ini menunjukkan pelaksanaan sulih terapi dini masih rendah dan tidak dipengaruhi oleh karakteristik demografis maupun komorbiditas pasien. | Intravenous (IV) antibiotics are commonly used in patients with community-acquired pneumonia (CAP). Once clinical conditions improve, therapy can be switched to oral antibiotics within 48–72 hours, a process known as early switch therapy. This approach has the potential to shorten hospital stays and reduce treatment costs; however, its implementation remains limited. This study aimed to evaluate the application of early switch therapy in hospitalized CAP patients, analyze the association between patient characteristics and its implementation, and estimate potential cost savings. A retrospective study was conducted at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto, involving CAP inpatients from January to December 2023 who met the inclusion criteria (n=130). Of these, only 9 patients (6.9%) underwent an actual switch, while 20 patients (16.5%) met the criteria but did not undergo conversion (potential switch). Statistical analysis showed no significant association between actual switch and age (p=0.574), sex (p=1.000), or comorbidities (p=0.125). Similarly, potential switch was not significantly associated with age (p=0.200), sex (p=0.596), or comorbidities (p=0.148). Cost analysis indicated a potential saving of IDR 1,333,605, reducing the actual cost from IDR 3,354,973 to IDR 2,021,368. These findings suggest that the implementation of early switch therapy remains low and is not influenced by demographic characteristics or comorbidities, highlighting the importance of individualized clinical judgment antibiotic therapy decisions. | |
| 47067 | 50460 | J1A021038 | Exploring Translation Strategies For Sexual Terms In Sex Education Series | ABSTRAK Pratama, Arif Munadi. 2025. Exploring Translation Strategies for Sexual Terms in Sex Education Series Tesis. Pembimbing 1: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum,. Pembimbing 2: Dr. Raden Pujo Handoyo, S.S., M.Hu,. Penguji: Ambhita Dhyaningrum, S.S., M.Hum. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto. Penelitian ini berjudul "Exploring Strategies Translation for Sexual Terms in Sex Education Series". Penelitian ini berfokus pada istilah-istilah tentang seks yang muncul dalam seri Sex Education. Penelitian ini juga berfokus pada strategi yang muncul atau digunakan dalam menganalisis penerjemahan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada kualitas data. Data tentang istilah seks diperoleh dari subtitel seri Sex Education itu sendiri, yang diperoleh dari teori penerjemahan audiovisual. Penelitian ini menemukan bahwa istilah seks yang paling sering digunakan adalah kata gaul seks. Hal ini karena film ini menyasar remaja yang sedang pubertas dan sedang mencari identitas serta pemahaman dasar tentang seks. Sementara itu, strategi yang paling sering digunakan adalah transfer. Hal ini terjadi karena seri Sex Education mengandung banyak topik atau percakapan tabu, sehingga transfer (strategi yang sering muncul karena beberapa istilah seks tidak memiliki padanan yang tepat) menjadi yang paling banyak, artinya strategi ini paling sering muncul dalam penelitian tentang istilah seks dan strategi yang digunakan untuk menerjemahkannya. Oleh karena itu, penerjemahan transfer adalah yang paling sering digunakan karena strategi ini menerjemahkan tanpa mengurangi makna. kenapa istilah transfer paling banyak ditemukan dalam menganalisis strategi mengenai istilah sex di series sex education itu karena tidak ada padanan kata yang tepat didalam bahasa sasaran. Dan juga agar ke aslian bahasa sumber tidak disalah terjemahkan. Kata Kunci: Strategi penerjemahan, Penerjemahan Audiovisual, Istilah Seksual Teori Gottlieb | ABSTRACT Pratama,Arif Munadi. 2025. Exploring Translation Strategies for Sexual Terms in Sex Education Series. Thesis. Supervision 1: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum,. Supervisor 2: Dr. Raden Pujo Handoyo, S.S., M. Hum,. Examiner: Ambhita Dhyaningrum, S.S., M.Hum. Ministry of Higher Education, Science, and Technology of the Republic of Indonesia, Universitas Jenderal Soedirman, Faculty of Humanities, English Department, English study program, Purwokerto. This research is entitled Exploring Translation Strategies for Sexual Terms in Sex Education Series. This research focuses on what terms about sex appear in the Sex Education series. It also focuses on the strategies that come up are used in analysing the translation from the source language to the target language. This research uses a qualitative method that focuses on the quality of the data. Data on sex terms were obtained from the subtitles of the Sex Education series itself, which were analysed using audiovisual translation theory. This study found that the most frequently used sex terms were sex slang. This is because the film targets adolescents in puberty who are searching for their identity and basic understanding of what sex is. Meanwhile, the most frequently used strategy is transfer. This occurs because the Sex Education series contains many taboo topics or conversations, making transfer (a strategy that often appears because some sex terms do not have an exact equivalent) the majority, meaning it appears most frequently in research on sex terms and the strategies used to translate them. Therefore, transfer translation is the most frequently used because this strategy translates without reducing the meaning. The reason why transfer terms are most frequently found in analysing strategies regarding sex terms in the sex education series is because there are no exact equivalents in the target language. This also ensures that the original source language is not mistranslated. Keyword: Translation strategies, Audiovisual Translation, Sexual terms Gottlieb Theory | |
| 47068 | 50461 | J1C020054 | Perubahan Karakter Tokoh Utama Majime Mitsuya melalui Penerapan Nilai Ganbaru dalam Anime Fune wo Amu | Penelitian membahas mengenai perubahan karakter yang terjadi karena menerapkan ganbaru yang dilakukan oleh tokoh utama bernama Majime Mitsuya yang terdapat dalam anime Fune wo Amu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perubahan karakter yang terjadi pada Majime Mitsuya yang merupakan seorang introvert melalui beberapa masalah yang dihadapi dan menghadapinya di lingkungan kerjanya dengan menerapkan nilai ganbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah behaviorisme B.F. Skinner mengenai Operant Conditioning dan menggunakan teori ganbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Hasil penelitian yang diperoleh, ditemukan empat data mengenai perubahan karakter yang terjadi kepada Majime pada anime Fune wo Amu. Berdasarkan data yang diperoleh, respons Majime terhadap stimulus yang berasal dari lingkungan kerjanya atau dirinya sendiri dapat dihadapi dengan menerapkan nilai ganbaru. Perubahan karakter pada Majime Mitsuya terjadi saat menerapkan nilai ganbaru bekerja keras dan sabar, Majime menjadi seorang yang berani mengungkapkan perasaannya dan dapat mengakrabkan diri dengan rekan kerja barunya, dalam penerapan nilai ganbaru bersikeras dengan apa yang diinginkan membuat Majime menjadi seorang yang optimis, dan penerapan nilai ganbaru dalam menempati suatu tempat dan tidak akan meninggalkannya membuat Majime menjadi orang yang tegas dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. | The research discusses the character changes that occur due to applying ganbaru by the main character named Majime Mitsuya in the anime Fune wo Amu. This study aims to describe how character changes occur in Majime Mitsuya, who is an introvert, through several problems he faces and faces them in his work environment by applying the value of ganbaru. The theory used in this research is B.F. Skinner's behaviorism regarding Operant Conditioning and using the ganbaru theory. This research uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques of listening and recording. The results of the research obtained, found four data regarding character changes that occurred to Majime in the anime Fune wo Amu. Based on the data obtained, Majime's response to stimuli originating from his work environment or himself can be dealt with by applying the value of ganbaru. Character changes in Majime Mitsuya occur when applying the ganbaru value of hard work and patience, Majime becomes a person who dares to express his feelings and can familiarize himself with his new coworkers, in the application of the ganbaru value of insisting on what is desired makes Majime an optimist, and the application of the ganbaru value in occupying a place and will not leave it makes Majime a firm person and has high self-confidence. | |
| 47069 | 50462 | H1D021080 | PENERAPAN WEB SCRAPING DAN KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE UNTUK MENENTUKAN PRODUK TERLARIS SERTA TREN PASAR BERDASARKAN KATEGORI PADA MARKETPLACE | Perkembangan e-commerce di Indonesia yang pesat mendorong kebutuhan untuk menganalisis data penjualan guna mengidentifikasi tren pasar dan produk terlaris. Penelitian ini menggunakan metode web scraping pada platform Tokopedia untuk mengumpulkan data produk yang relevan. Data yang dikumpulkan mencakup kategori, nama produk, harga, jumlah terjual, rating, dan lokasi toko. Proses pengambilan data ini memanfaatkan Selenium dan BeautifulSoup, diikuti dengan tahapan data preprocessing seperti pembersihan duplikasi, transformasi tipe data, penentuan label klasifikasi biner, serta pembagian data latih dan uji. Metode klasifikasi yang diterapkan adalah Support Vector Machine (SVM) dengan pendekatan supervised learning, di mana produk dikategorikan menjadi terlaris atau tidak terlaris berdasarkan jumlah penjualannya. Analisis tambahan dilakukan melalui visualisasi distribusi penjualan, tren pasar harian dan mingguan, serta identifikasi lima produk teratas pada setiap kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SVM memiliki akurasi 87,59% dalam mengklasifikasikan produk. Visualisasi tren penjualan juga memberikan wawasan tentang perbedaan preferensi konsumen antar kategori. Temuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis sebagai dasar untuk pengambilan keputusan strategis, seperti penentuan stok, strategi promosi, dan pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. | The rapid growth of e-commerce in Indonesia has increased the need for sales data analysis to identify market trends and best-selling products. This study applies a web scraping method on the Tokopedia platform to collect relevant product data, including category, product name, price, number of units sold, rating, and store location. Data collection was carried out using Selenium and BeautifulSoup, followed by data preprocessing steps such as duplicate removal, data type transformation, binary label classification, and dataset splitting into training and testing sets. The classification method employed is Support Vector Machine (SVM) with a supervised learning approach, where products are categorized as best selling or not based on their sales volume. Additional analyses include visualization of sales distribution, daily and weekly market trends, and identification of the top five products in each category. The results show that the SVM model achieved an accuracy of 87.59% in classifying products. Furthermore, sales trend visualizations provide insights into consumer preferences across categories. These findings are expected to serve as a strategic reference for businesses in making data-driven decisions regarding inventory management, promotional strategies, and product development aligned with market needs. | |
| 47070 | 50465 | J0A022009 | Creating Promotional Videos about Dinsospermasdes Banyumas Programs | Laporan praktik kerja ini berjudul "Pembuatan Video Promosi Program Dinsospermasdes Banyumas. Laporan ini ditulis berdasarkan praktik kerja yang dilaksanakan di Purwokerto pada tanggal 13 Agustus sampai dengan 31 Desember 2024. Tujuan dari laporan praktik kerja ini adalah untuk membuat video promosi tentang program-program Dinsospermasdes Banyumas, menjelaskan proses pelaksanaan praktik kerja di Dinsospermasdes Banyumas, dan menjelaskan berbagai kendala dan solusi yang sesuai tentang program-program Dinsospermasdes Banyumas. Laporan ini menguraikan secara menyeluruh tentang pelaksanaan praktik kerja, proses pembuatan video promosi dengan teks bahasa Inggris, serta kendala dan solusi dalam pembuatan video di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes). Dalam menyusun Laporan Praktik Kerja ini, terdapat tiga metode yaitu observasi, interview, dan dokumentasi. Observasi dilakukan sebelum dan selama praktik kerja berlangsung, sedangkan interview dan dokumentasi dilakukan selama praktik kerja berlangsung. Ketiga metode tersebut digunakan untuk melaksanakan praktik kerja yakni membuat video promosi dengan subtitle Bahasa inggris. Video yang dihasilkan merupakan video promosi dengan voice over Bahasa Indonesia dan subtitles Bahasa inggris. Terdapat tiga tahap dalam proses pembuatan video promosi yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Penentuan ide, penulisan naskah, storyboard, dan time schedule merupakan tahap persiapan yang dikenal dengan pra-produksi. Pengambilan gambar dan perekaman suara merupakan tahap produksi, sedangkan pengeditan video merupakan tahap akhir yang disebut dengan pascaproduksi. Dalam prosesnya terdapat beberapa kendala seperti penulis bukanlah seorang ahli dalam editing dan kurang memiliki keterampilan dalam mengedit video, kedua adalah lokasi pengambilan video terlalu ramai dan tidak kondusif karena video tersebut diambil pada jam kerja, namun kendala tersebut dapat diatasi dengan perencanaan produksi video yang lebih matang dan terstruktur, hasil video diunggah di media sosial Dinsospermasdes Banyumas. | This Job Training report is entitled "Creating Promotional Videos about Dinsospermasdes Banyumas Programs. This report is written based on Job Training carried out in Purwokerto on August 13 to December 31, 2024. The purposes of the job training report is to create a promotional videos about Dinsospermasdes Banyumas programs, to explain the process of the job training at Dinsospermasdes Banyumas,and to explain the various obstacles and corresponding solution about Dinsospermasdes Banyumas programs.This report is to thoroughly describe the implementation of Job Training, the process of making promotional videos with English subtitles, and the obstacles and solutions in making videos in the Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes). In preparing this Job Training Report, there are three methods, namely observation, interview, and documentation. Observations were conducted before and during the Job Training, while interviews and documentation were conducted during the Job Training. The three methods were used to carry out Job Training, namely making promotional videos with English subtitles. The resulting video is a promotional video with Indonesian voice over and English subtitles There were three stages in the process of making promotional video called pre-production, production, and post-production. Determining idea, script writing, storyboard, and time schedule were the preparation stage known as pre-production.Video shooting and voice recording were called production stage, while video editing was the final stage called post-production. There were several obstacles in the process such as the author is not an expert in editing and lack of skills in editing video, the second obstacles was the place to take the video was too crowded and not conducive because the time of the video was taken during working hours, but these obstacles can be solved by way of more mature and structure video production planning.The result of the video was uploaded on social media of Dinsospermasdes Banyumas | |
| 47071 | 50466 | H1B021070 | Analisis Pemodelan Sebaran Banjir Ekstrem di Kabupaten Pati dan Rembang Menggunakan Software SNAP dan HEC-RAS 2D | Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana banjir, terutama saat terjadi curah hujan ekstrem yang bersamaan dengan pasang air laut. Kondisi geografis yang didominasi oleh dataran rendah dan kawasan pesisir menyebabkan kedua wilayah tersebut mudah tergenang saat terjadi peningkatan volume air. Banjir ekstrem yang terjadi pada bulan Maret 2024 menjadi latar belakang utama dilakukannya penelitian ini, dengan tujuan untuk memetakan sebaran genangan dan mengevaluasi efektivitas metode pemodelan dalam mendukung perencanaan mitigasi bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan analisis citra satelit Sentinel-1 SAR menggunakan perangkat lunak SNAP melalui pendekatan Change Detection Aproach (CDA) untuk mendeteksi perubahan permukaan lahan akibat banjir. Pemodelan aliran dan genangan banjir juga dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak HEC-RAS 2D, menggunakan data topografi dan hidrologi sebagai input utama. Hasil dari kedua pendekatan ini kemudian divalidasi menggunakan dokumentasi lapangan dan laporan dari media sebagai bahan perbandingan untuk menilai ketepatan dan relevansi hasil analisis terhadap kondisi aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik analisis berbasis citra satelit maupun pemodelan hidraulik mampu memetakan wilayah terdampak banjir secara cukup akurat. Wilayah terdampak terbesar ditemukan di dataran rendah dan kawasan pesisir, seperti Kecamatan Gabus, Tambakromo, dan Juwana di Kabupaten Pati, serta Kecamatan Sluke dan Lasem di Kabupaten Rembang. Integrasi antara teknik penginderaan jauh dan simulasi hidrodinamika mampu menyajikan informasi yang menyeluruh, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam merancang strategi mitigasi bencana serta penataan kawasan rawan banjir secara lebih efisien dan berkelanjutan. | Pati Regency and Rembang Regency are areas with a high level of vulnerability to flood disasters, especially during extreme rainfall events that coincide with sea tides. The geographical condition, which is dominated by lowlands and coastal areas, makes these regions prone to inundation when there is an increase in water volume. The extreme flooding that occurred in March 2024 serves as the main background for this study, which aims to map the flood inundation extent and evaluate the effectiveness of modeling methods in supporting disaster mitigation planning. The methods used in this study involve satellite image analysis of Sentinel-1 SAR using the SNAP software through the Change Detection Aproach (CDA) approach to detect land surface changes caused by flooding. Flow and flood inundation modeling was also carried out using HEC-RAS 2D software, with topographic and hydrological data as the main inputs. The results from both approaches were then validated using field documentation and media reports as a comparison to assess the accuracy and relevance of the analysis with actual conditions. The results of the study show that both satellite image-based analysis and hydraulic modeling are capable of accurately mapping flood-affected areas. The most severely affected areas were found in lowland and coastal zones, such as Gabus, Tambakromo, and Juwana sub-districts in Pati Regency, as well as Sluke and Lasem sub-districts in Rembang Regency. The integration of remote sensing techniques and hydrodynamic simulation provides comprehensive information that can be used as a reference for designing disaster mitigation strategies and managing flood-prone areas more efficiently and sustainably. | |
| 47072 | 50467 | H1B021046 | ANALISIS PEMODELAN SEBARAN BANJIR EKSTREM DI KABUPATEN DEMAK DAN KUDUS MENGGUNAKAN SOFTWARE SNAP DAN HEC-RAS 2D | Banjir merupakan peristiwa meluapnya air sungai melebihi palung sungai atau genangan air yang terjadi pada daerah yang rendah dan tidak bisa terdrainasekan. Salah satunya adalah banjir yang terjadi di Kabupaten Demak dan Kudus pada 15 Maret 2024. Banjir menyebabkan kerusakan pada rumah dan fasilitas umum, memutus akses transportasi, dan menyebabkan kerugian ekonomi. Akibat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh banjir, diperlukan sebuah upaya untuk mencegah dan mengurangi dampak tersebut. Salah satu caranya dengan melakukan pemetaan terhadap sebaran banjir dengan menganalisis citra satelit Sentinel-1 menggunakan metode Change Detection Approach (CDA) pada Software SNAP, maupun dengan pemodelan numeris HEC-RAS 2D sebagai referensi untuk penanggulangan banjir di masa mendatang. Metode CDA mengganalisis sebaran banjir dengan membandingkan dua buah citra satelit pada dua waktu yang berbeda yaitu sebelum dan setelah kejadian banjir. Sebaran banjir akan dideteksi dengan menganalisis perubahan warna pada pixel raster. Sedangkan metode numeris HEC-RAS 2D akan memodelkan banjir dengan mensimulasikan aliran air yang berupa debit aliran dari hulu sungai dan kondisi pasang surut air laut pada hilir sungai. Dari kedua metode sebaran banjir yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa deteksi sebaran banjir menggunakan metode CDA lebih akurat karena tepat menggambarkan kondisi banjir dari 63 desa terdampak. Sedangkan simulasi HEC-RAS 2D hanya menggambarkan sebaran banjir dari 54 dari 63 desa terdampak. Meskipun demikian, simulasi numeris HEC-RAS 2D menghasilkan informasi tambahan berupa kedalaman banjir yang tidak ada pada metode CDA. | Flooding is an event in which river water overflows the riverbed or pools of water that occur in low-lying areas that cannot be drained. One such flood occurred in Demak and Kudus Regencies on March 15, 2024. Flooding causes damage to homes and public facilities, disrupts transportation access, and results in economic losses. Because the significant impact of flooding, efforts are needed to prevent and mitigate its effects. One approach is to conduct flood mapping by analyzing Sentinel-1 satellite imagery using the Change Detection Approach (CDA) method in the SNAP Software, as well as numerical modeling with HEC-RAS 2D as a reference for flood mitigation in the future. The CDA method analyzes flood distribution by comparing two satellite images taken at two different times: before the flood occurred and after the flood occurred. Flood distribution will be detected by analyzing changes in pixel raster colors. Meanwhile, the HEC-RAS 2D numerical method will model floods by simulating water flow in the form of discharge from the upstream river and tidal conditions at the downstream river. From the two flood distribution methods used, it can be concluded based on visual interpretation of the results of both methods that flood distribution detection using the CDA method is more accurate because it accurately describes the flood conditions of the 63 affected villages. Meanwhile, the HEC-RAS 2D simulation only depicts the flood distribution of 54 out of the 63 affected villages. However, the HEC- RAS 2D numerical simulation produces additional information in the form of flood depth, which is not available in the CDA method. | |
| 47073 | 50468 | J1D021045 | SIKAP BERBAHASA PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SISWA KELAS X SMA N 1 BATURRADEN (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) | Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap berbahasa siswa kelas X SMA Negeri 1 Baturraden dalam penggunaan Instagram. Sikap berbahasa dianalisis melalui tiga indikator: loyalitas bahasa, kebanggaan terhadap bahasa, dan kesadaran norma bahasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa caption, komentar, story, dan bio Instagram siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik SBLC, pencatatan, dan dokumentasi digital, lalu dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teori. Hasil menunjukkan mayoritas siswa menunjukkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia, terlihat dari penggunaan bahasa yang dominan, ekspresi kreatif, dan pemilihan kosakata yang sopan. Namun, masih ditemukan campur kode dan bahasa tidak baku yang mencerminkan pengaruh sosial dan gaya bahasa remaja. Penelitian ini diharapkan memperkaya pemahaman tentang sikap berbahasa generasi muda di media sosial. | This study aims to describe the language attitudes of tenth-grade students at SMA Negeri 1 Baturraden in their use of Instagram. Language attitude is analyzed through three indicators: language loyalty, pride in language, and awareness of language norms. Using a qualitative descriptive method, the study examines captions, comments, stories, and bios posted by students. Data collection involved non-participant observation, note-taking, and digital documentation via screenshots. Analysis followed four stages: data collection, reduction, presentation, and conclusion, supported by theoretical triangulation for validity. Findings show most students exhibit a positive attitude toward Indonesian, demonstrated by dominant use in captions and comments, creative and personal expressions, and polite, context-appropriate vocabulary. However, instances of code-mixing and informal language reflect social influences and youth linguistic styles. This research contributes to understanding youth language attitudes in digital contexts and serves as a reference for future sociolinguistic studies on social media language use. | |
| 47074 | 50472 | I1E018030 | HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI KEBUGARAN JASMANI DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA SDN 3 TANJUNG (STUDI KASUS MATA PELAJARAN PJOK) | Latar Belakang: Prestasi akademik siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kondisi fisik dan status gizinya. Kebugaran jasmani dan status gizi yang baik diyakini dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dan status gizi dengan prestasi akademik siswa kelas III dan IV di SDN 3 Tanjung. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode tes dan teknik analisis statistik berupa uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kebugaran jasmani, pengukuran indeks massa tubuh (IMT), dan dokumentasi nilai akademik. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara kebugaran jasmani dengan prestasi akademik, baik pada siswa laki-laki (r = 0,912; sig. = 0,031) maupun perempuan (r = 0,963; sig. = 0,000). Demikian pula, status gizi menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan prestasi akademik pada siswa laki-laki (r = 0,963; sig. = 0,007) dan perempuan (r = 0,975; sig. = 0,005). Hasil regresi menunjukkan bahwa kedua variabel (kebugaran jasmani dan status gizi) secara simultan memengaruhi prestasi akademik dengan kontribusi sebesar 94,2% pada siswa laki-laki dan 99,4% pada siswa perempuan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi akademik siswa kelas IV. Terdapat hubungan antara kebugaran jasmani dengan prestasi akademik siswa kelas IV. Terdapat hubungan antara status gizi dan kebugaran jasmani secara dengan prestasi akademik siwa kelas IV SDN 03 Tanjung tahun 2024/2025. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Status Gizi, Prestasi Akademik | ABSTRACT THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS PHYSICAL FITNESS WITH ACADEMIC ACHIEVEMENT OF STUDENTS AT SDN 3 TANJUNG (Case Study on Physical Education Subject) Akbar Nur Cahyo¹, Muhamad Syafei², Rifqi Festiawan³ Background: Students’ academic achievement is influenced by various factors, including their physical condition and nutritional status. Good physical fitness and proper nutrition are believed to enhance students’ concentration, memory, and learning ability. This study aims to determine the relationship between physical fitness and nutritional status with the academic achievement of grade III and IV students at SDN 3 Tanjung. Methodology: This research used a quantitative approach with a test method and statistical analysis techniques, including Pearson correlation and multiple linear regression tests. The sample consisted of 15 students, comprising 10 male and 5 female students, selected through purposive sampling. Data were collected through physical fitness tests, Body Mass Index (BMI) measurements, and documentation of academic scores. Research Findings: The results showed a very strong and statistically significant relationship between physical fitness and academic achievement among both male students (r = 0.912; sig. = 0.031) and female students (r = 0.963; sig. = 0.000). Likewise, nutritional status also showed a very strong and significant relationship with academic achievement among male (r = 0.963; sig. = 0.007) and female students (r = 0.975; sig. = 0.005). The regression analysis revealed that both variables jointly influenced academic achievement, contributing 94.2% among male students and 99.4% among female students. Conclusion: There is a relationship between nutritional status and the academic achievement of fourth-grade students. There is a relationship between physical fitness and the academic achievement of fourth-grade students. There is a relationship between nutritional status and physical fitness with the academic achievement of fourth-grade students at SDN 03 Tanjung in the 2024/2025 academic year. Keywords: Physical Fitness, Nutritional Status, Academic Achievement | |
| 47075 | 50479 | J0A022035 | CREATING BILINGUAL VIDEOS FOR TIKTOK ABOUT THE FACILITIES IN YOGYA KEMBALI MONUMENT (MONJALI) | Laporan praktek kerja ini disusun berdasarkan praktek kerja lapangan yang telah dilaksanakan selama empat bulan dari tanggal 18 Agustus 2024 – 20 Desember 2024 di Monumen Yogya Kembali (Monjali). Tujuan utama dari praktek kerja ini yaitu untuk memaparkan kegiatan praktek kerja, dan proses pembuatan bilingual video di TikTok tentang fasilitas di Monumen Yogya Kembali (Monjali) untuk memberikan informasi dan menarik wisatawan untuk berkunjung. Dengan memanfaatkan platform media social TikTok, penulis berharap dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap nilai Sejarah Monjali. Dalam melaksanakan praktek kerja, penulis menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan dengan mengamati area museum dan peninggalan Sejarah untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah dan fasilitas Monjali. Sedangkan, wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada Kepala Seksi Pemandu, Humas, dan Pemasaran untuk mengetahui informasi lengkap tentang Monjali. Selain itu, Dokumentasi dilakukan dengan mengambil gambar dan video Monjali beserta fasilitasnya. Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan praktek kerja ini adalah dua video bilingual dengan voice over berbahasa Inggris. Video pertama tersebut menjelaskan tentang deskripsi Monjali. Pada video terakhir, dijelaskan tentang fasilitas yang tersedia di Monjali. Setelah itu, kedua video bilingual tesebut akan diunggah ke akun media social TikTok Monjali. Video-video ini dirancang untuk menarik dan memotivasi penonton untuk menjelajah Monjali secara langsung, yang pada akhirnya akan meningkatkan jumlah pengunjung dan meningkatkan pengalaman secara keseluruhan. Selama praktek kerja ini, terdapat beberapa kendala, antara lain keterlambatan pembagian posisi praktek kerja, kesulitan dalam mencari ide konten yang menarik dan relevan, serta keterbatasan fitur pada aplikasi penyunting video. Kendala tersebut dapat diatasi melalui diskusi antar mahasiswa untuk menentukan posisi praktek kerja, mencari referensi konten yang sedang tren di TikTok, serta menggunakan aplikasi premium untuk mengakses fitur yang lebih banyak. | This job training report was prepared based on the job training conducted for four months from August 18, 2024, to December 20, 2024, at the Yogya Kembali Monument. The main purpose of the job training is to present the activities of the job training and the process of creating bilingual videos for TikTok about the facilities in Yogya Kembali Monument (Monjali) to provide information and attract tourists to visit. By utilizing the TikTok social media platform, the writer hoped to increase awareness and appreciation of the historical significance of Monjali. In carrying out the job training, the writer used three methods, including observation, interview, and documentation. The observation method was carried out by observing the museum and historical areas to gather information about the history and facilities of Monjali. Meanwhile, the interview was conducted by asking several questions to the Head of the Guide, Public Relations, and Marketing sections to get complete information about Monjali. In addition, documentation was carried out by taking pictures and videos of the Monjali and its facilities.Two bilingual videos with English voice-over were produced as the result of the implementation of this job training. The first video explained the description of the Monjali. The last video explained the facilities available at Monjali. After that, the two bilingual videos will be uploaded on Monjali's TikTok social media account. These videos are designed to captivate and motivate viewers to explore the Monjali in person, ultimately increasing visitor numbers and improving the overall experience. During this job training, there are several obstacles, including delays in the distribution of job training positions, difficulty in finding interesting and relevant content ideas, and limited features on video editing applications. These obstacles were overcome through discussions between students to determine job training positions, looking for trending content references onTikTok, and using premium applications to access more features. | |
| 47076 | 50476 | E1A018272 | ILMU BANTU DIGITAL FORENSIK DALAM TINDAK PIDANA PENYEBARAN BERITA BOHONG (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR 576/Pid.Sus/2022/PN Blb) | Tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital. Tindak pidana penipuan melalui platform investasi digital, terdapat dalam putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung dalam Putusan Nomor 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan digital forensik sebagai alat bantu dalam pembuktian, serta mengkaji aspek yuridis yang menjadi hambatan dalam penerapannya di pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur, serta putusan pengadilan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital forensik memiliki peran penting dalam mengungkap bukti elektronik. Majelis hakim dalam putusan tersebut mempertimbangkan alat bukti digital forensik sebagai bagian dari pembuktian, disertai dengan keterangan ahli, sehingga terdakwa dijatuhi pidana sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. | Crimes in the field of Electronic Information and Transactions (ITE) have increasingly developed in line with the advancement of digital technology. One of the prominent cases is fraud through a digital investment platform, as stated in the decision of the Bale Bandung District Court Number 576/Pid.Sus/2022/PN Blb. This study aims to analyze the use of digital forensic science as an auxiliary tool in evidence examination and to examine the juridical aspects that hinder its application in court. The research method employed is normative juridical with a case approach and a statute approach. The analysis was conducted qualitatively by reviewing statutory regulations, legal literature, and relevant court decisions. The results of the study indicate that digital forensics plays a crucial role in uncovering electronic evidence, including transaction traces, digital communications, and system data used by the defendant. However, its implementation faces several juridical obstacles, such as issues of electronic evidence validity, limited understanding by law enforcement officers, and challenges in maintaining data integrity. The panel of judges in the decision considered digital forensic evidence along with expert testimony as part of the proof, leading to the imposition of a sentence on the defendant in accordance with Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions. | |
| 47077 | 50470 | J1D021047 | NILAI EKOLOGI SASTRA DALAM PUISI KARYA SISWA SMA MUHAMADIYAH 1 PURWOKERTO KELAS X TAHUN 2024/2025 | Nilai Ekologi Sastra dalam Puisi Karya Siswa SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto Kelas X Tahun 2024/2025”. Skripsi. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, serta nilai-nilai ekologi yang terdapat dalam puisi hasil karya siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto pada tahun ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh meningkatnya permasalahan lingkungan global yang mengancam keseimbangan ekosistem, serta urgensi penanaman kesadaran ekologis sejak dini, khususnya di kalangan pelajar. Sastra, terutama puisi, dipandang memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian lingkungan karena kemampuannya dalam merefleksikan realitas ekologis serta menyuarakan kritik dan ajakan terhadap pelestarian alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa puisi bertema lingkungan yang ditulis oleh siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. Analisis dilakukan dengan merujuk pada teori struktural sastra dari René Wellek dan Austin Warren untuk menelaah unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi, serta pendekatan ekokritik dari Lawrence Buell dan Greg Garrad untuk mengidentifikasi nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam puisi tersebut. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui dokumentasi dan pencatatan karya siswa, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa puisi siswa memuat unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang berhubungan erat dengan isu lingkungan. Nilai-nilai ekologi yang paling dominan dalam karya siswa mencakup tema bencana alam, pencemaran, tempat tinggal, binatang, serta kesadaran akan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian alam. Hal ini mencerminkan adanya kepedulian ekologis yang telah mulai tumbuh dalam diri siswa dan diwujudkan melalui ekspresi kreatif dalam bentuk puisi. Kata Kunci: ekologi sastra, puisi, siswa, unsur intrinsik, unsur Ekstrinsik. | Ecological Values in Poetry Written by Students of Muhammadiyah 1 Purwokerto Senior High School, Grade X, Academic Year 2024/2025. Thesis. Faculty of Cultural Sciences, Jenderal Soedirman University. This study aims to examine the intrinsic elements, extrinsic elements, and ecological values present in the poetry created by Grade 10 students at Muhammadiyah 1 Purwokerto High School during the 2024/2025 academic year. The background of this research is based on the increasing global environmental problems that threaten the balance of ecosystems, as well as the urgency of instilling ecological awareness from an early age, especially among students. Literature, especially poetry, is considered to play an important role in fostering environmental awareness due to its ability to reflect ecological realities and voice criticism and calls for nature conservation. This study employs a descriptive qualitative approach using content analysis. The research data consists of poems with environmental themes written by tenth-grade students at Muhammadiyah 1 Purwokerto High School. The analysis was conducted by referring to the structural theory of literature by René Wellek and Austin Warren to examine the intrinsic and extrinsic elements of poetry, as well as the ecocritical approach by Lawrence Buell and Greg Garrad to identify the ecological values contained in the poems. Data collection techniques were carried out through documentation and recording of student works, while data analysis used the interactive model of Miles and Huberman. The research findings indicate that the students' poems contain intrinsic and extrinsic elements closely related to environmental issues. The most dominant ecological values in the students' works include themes of natural disasters, pollution, habitat, animals, and awareness of human responsibility in preserving nature. This reflects the growing ecological awareness among students, which is manifested through creative expression in the form of poetry. Keywords: literary ecology, poetry, students, intrinsic elements, extrinsic elements. | |
| 47078 | 50473 | I2B022004 | PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE NGITUNG TITRASI (NGISI) TERHADAP KECEPATAN DAN KEMUDAHAN PERAWAT DALAM MENGHITUNG TITRASI OBAT PADA PASIEN DENGAN KEGAWATDARURATAN DAN KRITIS DI RSUD KRT SETJONEGORO | Pengaruh Penggunaan Aplikasi Mobile Ngitung Titrasi (Ngisi) Terhadap Kecepatan Dan Kemudahan Perawat Dalam Menghitung Titrasi Obat Pada Pasien Dengan Kegawatdaruratan Dan Kritis di RSUD KRT Setjonegoro Arie Sasongko, Iwan Purnawan, Hanif Nasiatul Baroroh ABSTRAK Latar Belakang Pemberian obat dengan metode titrasi menjadi pilihan dalam terapi pada kegawatdaruratan dan kritis yang bersifat kompleks. Penghitungan titrasi obat yang kurang tepat dapat menjadikan terjadinya adverse event dan medical eror. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi mobile Ngitung Titrasi (Ngisi) terhadap kecepatan dan kemudahan perawat dalam menghitung titrasi obat pada pasien dengan kegawatdaruratan dan kritis. Metode Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pengembangan aplikasi dengan Research and Development dengan model prototyping. Tahap dua dengan menggunakan desain Pre Eksperimental Design One Group Pre Post Test Design.. Penelitian ini dilakukan pada 53 responden (26 perawat ICU dan 27 perawat IGD). Analisa data menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil Hasil pengembangan aplikasi dengan hasil uji validitas pakar/isi dengan skor indeks aiken v=0,91 (sangat tinggi), uji validitas pakar aplikasi dengan skor 81,5% (sangat baik) dan hasil uji kelayakan aplikasi Ngitung Titrasi (Ngisi) dengan skor 87% (sangat layak). Hasil penghitungan kecepatan penghitungan dosis obat didapatkan perbedaan skor kecepatan pre-test (53,87), post-test (21,17), p (<0,001) bermakna terdapat selisih penurunan waktu yang diperlukan dalam penghitungan dosis obat yaitu sebesar 32,7 detik. Pengukuran kemudahan antara pretest (3,19), posttest (4,70) yang bermakna bahwa aplikasi Ngitung Titrasi (Ngisi) mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kesimpulan Aplikasi Ngitung Titrasi (Ngisi) terbukti efektif dalam menurunkan waktu penghitungan titrasi obat dan memudahkan perawat dalam menghitung titrasi obat yang dibutuhkan pasien yang menggunakan terapi titrasi pada kasus emergency dan telah dibuktikan dengan hasil uji validitas pakar sangat tinggi serta hasil uji kelayakan sangat layak. Kata kunci: aplikasi ngisi, titrasi obat, emergency, kritis. | The Effect of Using the Mobile Application Calculating Titration (Ngisi) on the Speed and Ease of Nurses in Calculating Drug Titration in Emergency and Critical Patients at KRT Setjonegoro Hospital Arie Sasongko, Iwan Purnawan, Hanif Nasiatul Baroroh ABSTRACT Background Medication administration using the titration method is a preferred therapy for complex emergencies and critical care situations. Inaccurate drug titration calculations can lead to adverse events and medical errors. The purpose of this study was to determine the effect of using the Ngitung Titrasi (Ngisi) mobile application on the speed and ease of nurses calculating drug titrations in patients with emergencies and critical care. Method This research consists of two stages, namely the application development stage with Research and Development with a prototyping model. The second stage uses a Pre-Experimental Design One Group Pre-Post Test Design. This research was conducted on 53 respondents (26 ICU nurses and 27 ER nurses). Data analysis used the Wilcoxon test because the data were not normally distributed. Results The results of the application development with the results of the expert/content validity test with an Aiken index score v = 0.91 (very high), the application expert validity test with a score of 81.5% (very good) and the results of the Ngitung Titrasi (Ngisi) application feasibility test with a score of 87% (very feasible). The results of the calculation of the speed of calculating drug doses showed a difference in the speed score of the pre-test (53.87), post-test (21.17), p (<0.001) meaning that there is a difference in the reduction in time required in calculating drug doses, namely 32.7 seconds. The measurement of ease between the pretest (3.19), posttest (4.70) which means that the Ngitung Titrasi (Ngisi) application is easy to use and in accordance with user needs. Conclusion The Ngitung Titrasi (Ngisi) application has been proven effective in reducing drug titration calculation time and making it easier for nurses to calculate drug titrations needed by patients using titration therapy in emergency cases and has been proven by very high expert validity test results and very appropriate feasibility test results. Keywords: ngisi application, drug titration, emergency, critical. | |
| 47079 | 50474 | I2B022011 | PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SAKURA MOBILE TERHADAP KEPATUHAN TERAPI ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV AIDS | ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SAKURA MOBILE TERHADAP KEPATUHAN TERAPI ANTIRETROVIRAL PADA ORANG DENGAN HIV AIDS Taryanto, Arif Setyo Upoyo, Mekar Dwi Anggraeni Latar Belakang: Kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci dalam pengelolaan HIV/AIDS. Tingkat ketidakpatuhan pada ODHA masih tinggi, dipengaruhi oleh hambatan seperti efek samping, keterbatasan akses layanan, dan aktivitas harian. Aplikasi Sakura Mobile dikembangkan sebagai media edukasi dan pengingat minum obat yang terintegrasi dengan sistem layanan di klinik. Metode: Jenis penelitian Randomized Control Trial (RCT) two group pretest and posttest design. Populasi penelitian orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di wilayah kerja Klinik Sakura RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo yang on ART sebanyak 237 orang, sampel sebanyak 53 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen kepatuhan menggunakan MMAS-8 Kepatuhan Minum Obat. Kelompok perlakuan Sakura Mobile, kelompok kontrol terapi standar rumah sakit. Intervensi dilakukan selama 1 bulan, dengan pretest pada hari pertama dan posttest pada hari ke-30. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil: Karakteristik responden kelompok perlakuan berusia 26–35 tahun, berpendidikan SMA, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Kelompok kontrol didominasi usia 36–45 tahun, berpendidikan SMA, dan bekerja sebagai wiraswasta. Jenis kelamin terbanyak pada kelompok perlakuan seimbang, sedangkan kelompok kontrol didominasi laki-laki (55,6%). Ada pengaruh penggunaan aplikasi Sakura Mobile terhadap kepatuhan terapi ARV pada ODHA di Klinik Sakura RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Kesimpulan: Ada perbedaan kepatuhan terapi ARV pada ODHA di Klinik Sakura RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kata kunci: ARV, HIV/AIDS, Kepatuhan Terapi, ODHA, Sakura Mobile | ABSTRACT THE EFFECT OF SAKURA MOBILE APPLICATION USE ON ANTIRETROVIRAL THERAPY COMPLIANCE IN PEOPLE WITH HIV AIDS Taryanto, Arif Setyo Upoyo, Mekar Dwi Anggraeni Background: Adherence to antiretroviral therapy (ARV) is a key factor in the management of HIV/AIDS. The level of non-adherence in PLWHA is still high, influenced by obstacles such as side effects, limited access to services, and daily activities. The Sakura Mobile application was developed as an educational media and reminder to take medication that is integrated with the service system at the clinic. Methods: Type of research Randomized Control Trial (RCT) two group pretest and posttest design. The population of the study were people with HIV/AIDS (ODHA) in the Sakura Clinic Hospital KRT. Setjonegoro Wonosobo who were on ART as many as 237 people, a sample of 53 people with a purposive sampling technique. The compliance instrument used MMAS-8 Medication Compliance. The Sakura Mobile treatment group, the hospital standard therapy control group. The intervention was carried out for 1 month, with a pretest on the first day and a posttest on the 30th day. Data analysis used the Wilcoxon test and the Mann Whitney test. Results: The characteristics of respondents in the treatment group were 26–35 years old, had a high school education, and worked as housewives. The control group was dominated by respondents aged 36–45 years old, had a high school education, and worked as self-employed. The majority of gender in the treatment group was balanced, while the control group was dominated by men (55.6%). There is an effect of the use of the Sakura Mobile application on ARV therapy adherence in PLWHA at the Sakura Clinic Hospital KRT. Setjonegoro Wonosobo. Conclusion: There is a difference in ARV therapy compliance in PLWHA at the Sakura Clinic Hospital KRT. Setjonegoro Wonosobo in the treatment group and the control group.. Keywords: ARV, HIV/AIDS, Therapy Adherence, PLWHA, Sakura Mobile | |
| 47080 | 50475 | J0A022062 | Creating Content Videos About English Language Learning on RRI Digital Platform | Laporan praktik kerja ini ditulis berdasarkan kegiatan praktik kerja yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 26 November 2024 di RRI Purwokerto. Tujuan dari laporan ini adalah: pertama, untuk menjelaskan pelaksanaan praktik kerja di RRI Purwokerto, kedua, untuk menjelaskan proses pembuatan video konten pembelajaran bahasa Inggris pada Platform Digital RRI, dan terakhir, untuk mendeskripsikan kendala serta solusi dalam pembuatan video konten pembelajaran bahasa Inggris pada Platform Digital RRI. Praktik kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris para penonton melalui program yang terstruktur dan interaktif pada aplikasi RRI Digital. Aplikasi ini dapat dengan mudah diunduh oleh siapa saja melalui App Store untuk pengguna iOS dan Play Store untuk pengguna Android, serta memuat siaran ulang radio dan berbagai konten video terkait aktivitas di RRI Purwokerto. Konten video pembelajaran bahasa Inggris ini ditujukan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif, sehingga memungkinkan penonton untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis dalam bahasa Inggris. Dalam menyusun laporan praktik kerja ini digunakan tiga metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode observasi digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan pembuatan video konten. Observasi terhadap konten audio dan video di RRI Digital. Hasil obeseravsi menunjukkan bahwa belum tersedia konten video berbahsa Inggris. Oleh karena itu, konten video berbahasa inggris akan disediakan bagi penonton dan pendengar yang ingin belajar bahasa Inggris melalui RRI Digital. Penonton dan pendengar tidak hanya akan menyimak mendengarkan bahasa Indonesia, tetapi juga berkesempatan untuk menambah wawasan dan pemahaman mereka terhadap bahasa Inggris. Dengan adanya konten video berbahasa Inggris, program-program pada RRI Digital menjadi lebih bervariasi, menghindari kesan monoton, dan memberikan alternatif pengalaman belajar. Dalam menyelesaikan laporan praktik kerja ini, beberapa tantangan dihadapi, khususnya dalam membuat konten video yang menuntut penggunaan tata bahasa yang benar dan mudah dipahami. Selain itu, tantangan juga muncul dalam menyajikan hasil kerja selama magang dan membagi waktu antara produksi video dan tugas lain. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, hasil kerja sebelumnya ditinjau secara menyeluruh dan materi yang belum sepenuhnya dipahami dipelajari. Selama magang, pengalaman baru seperti mengedit audio menggunakan Adobe Audition, merekam voice over, mengedit konten video, serta memperluas pengetahuan tentang tata bahasa dan kosakata bahasa Inggris diperoleh. Pengalaman ini sangat bermanfaat dalam pembuatan konten video pembelajaran. | This job training report is written based on the job training activities that were carried out from August 26 to November 26, 2024, at RRI Purwokerto. The purposes of this report, are: first, to explain the implementation of the job training at RRI Purwokerto; secondly, to explain the process of content videos about English learning on the RRI Digital Platform; and the lastly, to describe obstacles and solutions in creating content videos about English learning on the RRI Digital Platform. The purpose of this content videos is to improve the viewers English language skills through structured and interactive content videos on the RRI Digital application. The application can be easily accessible for anyone to download via the App Store for iOS users and the Play Store for Android users, and it contains rebroadcast of radio broadcasts as well as several content videos related to activities at RRI Purwokerto. The content videos about English learning is intended to provide an enjoyable and effective learning experience, allowing viewers to improve their listening, reading, and writing skills in English. In compiling this job training report, three methods were used: observation, interviews, and documentation. Observation was one of the methods used to determine the content videos. An observation of the audio and content videos available on the RRI Digital platform was conducted. The result showed that there was no English content videos available. Therefore, English content videos will be provided for viewers and listeners who wish to learn English through RRI Digital. Viewers and listeners will not only hear content in Indonesian, but will also have the opportunity to expand their knowledge and understanding of the English language. With the inclusion of English content videos, the programs on RRI Digital will become more varied, preventing monotony and offering an alternative learning experience." In completing this job training report, several challenges were faced, particularly in creating content videos that required the use of correct and easily understandable grammar. Additionally, challenges also arose in presenting the results of the internship work and in managing time between video production and other tasks. To overcome these issues, previous work was thoroughly reviewed and material that was not yet well understood was studied. During the internship, new experiences such as editing audio using Adobe Audition, recording voiceovers, editing content videos, and expanding knowledge of English grammar and vocabulary were gained. These experiences were very useful in the process of creating educational content videos. |