Home
Login.
Artikelilmiahs
50534
Update
DIVA TALITHA AZ ZAHRA
NIM
Judul Artikel
Kesiapan Mahasiswa Farmasi dalam Menghadapi Era Interprofessional Education (IPE) di Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Interprofessional Education merupakan proses pembelajaran menggunakan pendekatan kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai jurusan kesehatan, dengan tujuan untuk memunculkan kepercayaan antar tenaga kesehatan, mengurangi ketidaktahuan akan peran dan tugas profesi lain, dan meningkatkan keterampilan kerja kolaboratif tim kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kesiapan mahasiswa farmasi terhadap Pendidikan interprofessional education dan bagaimana perbedaan mahasiswa farmasi yang belum dan sudah mengikuti mengikuti Mata Kuliah Interprofessional Education (IPE) di Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan descriptive narrative dengan pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Readiness Interprofessional Learning Scale (RIPLS). Menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 234 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tidak signifikan antara mahasiswa farmasi yang belum dan sudah mengikuti mata kuliah Interprofessional Education (IPE) dengan nilai P= 0,072 atau P>0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tidak signifikan terkait kesiapan dalam menghadapi Interprofessional Education (IPE) pada angkatan 2022 dan 2023 dengan nilai P = 0,072 atau P>0,05.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Interprofessional Education is a learning process using a collaborative approach between students from various health majors, with the aim of fostering trust between health workers, reducing ignorance of the roles and duties of other professions, and improving collaborative work skills of the health team. This study aims to determine the level of readiness of pharmacy students for interprofessional education and how the differences between pharmacy students who have and have not taken the Interprofessional Education (IPE) course at Jenderal Soedirman University. This study uses a descriptive narrative with a quantitative approach, a cross-sectional design. The instrument used is the Readiness Interprofessional Learning Scale (RIPLS) questionnaire. Using total sampling with a sample of 234 respondents. The results of the study showed no significant difference between pharmacy students who have and have not taken the Interprofessional Education (IPE) course with a P value = 0.072 or P>0.05. The results of data analysis showed no significant difference regarding readiness in facing Interprofessional Education (IPE) in the 2022 and 2023 classes with a P value = 0.072 or P>0.05.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save