Artikelilmiahs
Menampilkan 44.241-44.260 dari 48.761 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 44241 | 47622 | J1D020004 | Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik Kelas VII C Di MTs Ma'Arif NU 1 Patikraja | Penelitian ini berfokus pada pembelajaran keterampilan menulis teks prosedur pada peserta didik kelas VII C Di MTs Ma’Arif NU 1 Patikraja. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengetahui proses kemampuan keterampilan menulis teks prosedur pada peserta didik kelas VII C Di MTs Ma’Arif NU 1 Patikraja dengan cara memperhatikan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan kendala pembelajaran keterampilan menulis teks prosedur peserta didik kelas VII C Di MTs Ma’Arif NU 1 Patikraja. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C Di MTs Ma’Arif NU 1 Patikraja yang berjumlah 30 peserta didik, terdiri dari 17 laki-laki dan 13 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan mengenai perencanaan yang dilakukan oleh pendidik yaitu menyusun modul ajar yang terdiri dari informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Pada pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian yang digunakan oleh pendidik dalam kegiatan menulis teks prosedur yaitu penilaian formatif. Selanjutnya, kendala yang dialami pendidik dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran keterampilan menulis teks prosedur. | This study focuses on learning the skills of writing procedural texts for class VII C students at MTs Ma'Arif NU 1 Patikraja. This study aims to investigate and determine the process of the ability to write procedural texts for class VII C students at MTs Ma'Arif NU 2 1 Patikraja by paying attention to the planning process, implementation, assessment, and obstacles to learning the skills of writing procedural texts for class VII C students at MTs Ma'Arif NU 1 Patikraja. This research method uses a qualitative method with a case study approach. The data source for this study was 30 class VII C students at MTs Ma'Arif NU 1 Patikraja, consisting of 17 males and 13 females. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation techniques. Data analysis techniques were carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study showed that the planning carried out by educators was compiling teaching modules consisting of general information, core components, and attachments. The implementation of learning was carried out through preliminary activities, core activities, and closing activities. The assessment used by educators in writing procedural text activities is formative assessment. Furthermore, the obstacles experienced by educators in preparing planning, implementation, and assessment of learning skills in writing procedural texts. | |
| 44242 | 47623 | I1D020004 | Hubungan Tingkat Stres, Perilaku Makan, dan Pola Konsumsi Minuman Manis Kemasan dengan Status Gizi Mahasiswa Akhir Universitas Jenderal Soedirman | Latar Belakang: Mahasiswa akhir mengalami stres karena banyaknya tuntutan akademik, salah satunya pengerjaan skripsi. Stres dapat mempengaruhi kondisi fisik mahasiswa yaitu perubahan perilaku makan. Dalam menghadapi stres, mahasiswa akhir cenderung mengonsumsi minuman manis kemasan. Dari penelitian sebelumnya, sebanyak 56,4% mahasiswa mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali per hari yang dapat berpengaruh terhadap status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres, perilaku makan, dan pola konsumsi minuman manis kemasan dengan status gizi mahasiswa tingkat akhir Universitas Jenderal Soedirman. Metodologi: Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional terhadap 106 responden berusia 21-24 tahun, mahasiswa akhir angkatan 2020, pernah mengonsumsi minuman manis kemasan selama sebulan terakhir, tidak sedang sakit gerd, diare, tipes, dan tidak memiliki riwayat diabetes melitus. menggunakan teknik snowball. Instrumen yang digunakan yaitu Perceived Stress Scale (SPSS-10) untuk tingkat stres, Dutch Eating Behaviour Questionnaire (DEBQ) untuk perilaku makan, dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk konsumsi minuman manis kemasan. Analisis data menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil Penelitian: Sebagian mahasiswa memiliki status gizi normal (66%), mengalami stres sedang (82,1%), memiliki perilaku makan cukup(75,5%), dan asupan gula lebih (55,7%). Tidak terdapat hubungan antara tingkat stres (p-0,355), perilaku makan (p-0,0135) terhadap status gizi. Terdapat hubungan antara pola konsumsi minuman manis kemasan dengan status gisi mahasiswa tingkat akhir (frekuensi (p= 0,039)) dan (asupan (p-0,001)). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dan perilaku makan dengan status gizi mahasiswa tingkat akhir namun terdapat hubungan antara pola konsumsi minuman manis kemasan dengan status gizi pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Jenderal Soedirman. | Introduction: Final students experience stress due to the many academic demands, one of which is writing their thesis. Stress can affect students' physical condition, namely changes in eating behavior. When facing stress, final students tend to consume sugar-sweetened beverages. From previous research, as many as 56.4% of students consumed sweet drinks more than once per day which could affect nutritional status. This study aims to determine the relationship between stress levels, eating behavior and consumption patterns of sugar-sweetened beverages with the nutritional status of final year students at Jenderal Soedirman University. Method: This research design used a cross sectional design with 106 respondents aged 21-24 years, students at the end of the class of 2020, who had consumed sugar-sweetened beverages in the last month, were not sick with GERD, diarrhea, typhoid, and had no history of diabetes mellitus. using the snowball technique. The instruments used were the Perceived Stress Scale (SPSS-10) for stress levels, the Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) for eating behavior, and the Semi- Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) for consumption of sugar-sweetened beverages. Data analysis used the Spearman Rank Test. Results: The respondents comprised 68.9% women and 31.1% men. Most participants had a normal nutritional status (66%), experienced moderate stress (82.1%), had moderate eating behavior (75.5%), and had higher sugar intake (55.7%). There was no significant relationship between stress levels (p-0,355), eating behavior (p-0.135), and nutritional status. However, there was a significant relationship between the consumption patterns of sugar-sweetened beverages and the nutritional status of final-year students (frequency (p= 0.039)) and (intake (p-0.001)). Conclusion: Stress levels and eating behaviors were not significantly related to the nutritional status of final-year students at Jenderal Soedirman University. In contrast, there was a significant relationship between the consumption patterns of sugar-sweetened beverages and the nutritional status of final-year students at Jenderal Soedirman University. | |
| 44243 | 47624 | J1D020036 | Pengembangan Tes Diagnostik Sastra Berbasis Web pada Siswa Kelas X SMA Negeri di Purwokerto | Fadilah, Aldi Nur 2025. “Pengembangan Tes Diagnostik Sastra Berbasis Web pada Siswa Kelas X SMA Negeri di Purwokerto”. Skripsi. Purwokerto: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes diagnostik sastra berbasis web untuk siswa kelas X SMA di Purwokerto, dengan fokus peningkatan keterampilan berbahasa dan apresiasi sastra. Kemampuan literasi membaca dan berpikir siswa di Indonesia menunjukkan hasil yang kurang baik. Sastra memuat kemampuan berliterasi. Diperlukan tes yang mendiagnostik kemampuan sastra siswa. Penelitian ini adalah peengembangan instrumen tes diagnostik pilihan majemuk dikombinasikan dengan Certainy Response Index (CRI). Metode yang digunakan adalah pengembangan instrumen tes (Retnawati, 2016). Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri di Purwokerto. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 4 Purwokerto. Validitas instrumen soal menggunakan Aiken V, uji Cronbach's Alpha, tingkat kesukaran, dan daya beda. Hasil penelitian menunjukkan instrumen tes telah valid dengan menggunakan indeks Aiken V. Uji Cronbach's Alpha jawaban siswa memperoleh nilai α 0,686, dan CRI nilai α 0,947. Butir soal memiliki indeks kesukaran mudah, sedang, dan sukar berturut-turut 3:21:7. Pengkategorian daya pembeda tes menghasilkan 21 butir cukup, 1 butir baik, 8 butir sangat rendah. Tingkat pemahaman prosa sebesar 37%, siswa yang miskonsepsi 38%, dan 25% persen siswa tidak memahami. Hasil analisis puisi yaitu paham materi 24%, siswa tidak paham 35%, serta siswa yang mengalami miskonsepsi 41%. Hasil profil siswa dalam bidang drama sebesar 39%, tidak paham drama 23%, dan 38% siswa miskonsepsi materi drama. Kemampuan literasi sastra siswa kelas X SMA Negeri di Purwokerto masih rendah. Kesulitan kemampuan sastra siswa berupa pengetahuan sastra, analisis teks sastra, dan identifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik sastra. | The reading literacy of students in Indonesia is still low. Literacy content is also found in literature. This study aims to develop a web-based literary diagnostic test and determine the profile of students' literary skills in Purwokerto. This research model is the development of Retnawati (2016) model and Certainy Response Index (CRI). Data collection used objective tests. Instrument validity used Aiken V model. Testing the test results using Cronbach's Alpha reliability, difficulty level, and differentiating power. The validity of the test instrument showed that the V value was valid. Reliability of question answers is high and CRI answers are very high. Proportional difficulty of easy, medium, and difficult respectively 3:21:7. Item disCRIminating power is moderate. In the prose genre, students understood 37%, misconceptions 38%, and did not understand 25%. The poetry genre showed students understood 24%, misconceptions 41%, and did not understand 35%. students' profile in the drama genre was 39%, did not understand 23%, and misconceptions 38%. Literary literacy skills of grade X students of public high schools in Purwokerto are still low. The difficulties of students' literary ability are in the form of literary knowledge, analysis of literary texts, and identification of intrinsic and extrinsic elements of literature. | |
| 44244 | 47625 | J1D020035 | Nilai Sufistik Pada Kumpulan Puisi Rahman Rahim Cinta Karya Cak Nun | Dunia imajinatif yang terdapat pada puisi dibangun melalui berbagai unsur intrinsiknya. Sebagai sebuah teks, puisi menggambarkan suatu kisah atau situasi yang dianggap mencerminkan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna puisi melalui pendekatan terstruktur berdasarkan teori semiotika Riffaterre. Studi ini menekankan perlunya pembacaan heuristik dan hermeneutik serta mengidentifikasi ketidaklangsungan ekspresi dalam puisi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat, validitas data berupa triangulasi teori. Penelitian berfokus pada nilai-nilai sufistik yang terkandung dalam kumpulan puisi Cak Nun “Rahman Rahim Cinta.” Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat unsur-unsur penting. Analisis terhadap 50 puisi mengungkap adanya berbagai kiasan dan ketidaklangsungan ekspresi yang menunjukkan lapisan makna yang belum terungkap. Hasil penelitian ini menemukan nilai-nilai sufistik yang dominan, khususnya tasawuf akhlaki dalam 20 puisi, serta tasawuf amali dan tasawuf falsafi yang masing-masing terwakili dalam 15 puisi. Studi ini menunjukkan hubungan antara bahasa dan makna terdalamnya dalam karya sastra dan membahas dimensi spiritual puisi | The imaginative world contained in poetry is built through various intrinsic elements. As a text, poetry describes a story or situation that is considered to reflect real life. This study aims to analyze the meaning of poetry through a structured approach based on Riffaterre's semiotic theory. This study emphasizes the need for heuristic and hermeneutic reading and identifies the indirectness of expression in poetry. The method used is qualitative descriptive analysis, the data collection technique in this study uses reading and note-taking techniques, data validity in the form of theory triangulation. The study focuses on the Sufi values contained in Cak Nun's collection of poems "Rahman Rahim Cinta." Data collection was carried out through reading and note-taking techniques of important elements. Analysis of 50 poems revealed various allusions and indirectness of expression that indicate layers of meaning that have not been revealed. The results of this study found dominant Sufi values, especially moral Sufism in 20 poems, as well as Amali Sufism and Philosophical Sufism, each of which is represented in 15 poems. This study shows the relationship between language and its deepest meaning in literary works and discusses the spiritual dimensions of poetry. | |
| 44245 | 47628 | F2B022009 | AKTUALISASI LINK AND MATCH PERGURUAN TINGGI DENGAN INSTANSI (DINAMIKA HUBUNGAN JURUSAN SOSIOLOGI UNSOED DENGAN DPPKBP3A KABUPATEN BANYUMAS DALAM PROGRAM MAGANG MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA) | Hubungan kerjasama antara jurusan sosiologi dengan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas merupakan salah satu upaya dalam mengintegrasikan link and match antara perguruan tinggi dengan mitra kerjasama yang tertuang dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika hubungan yang terjadi antara Jurusan Sosiologi dengan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas dalam pelaksanaan program magang kampus merdeka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dilaksanakan di Jurusan Sosiologi dan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sasaran penelitian ditentukan secara purposif, yaitu ketua pengelola program MBKM, anggota pengelola program MBKM, dosen pengampu mata kuliah, kepala bidang KB DPPKBP3A Kabupaten Banyumas, pendamping mahasiswa dari pihak DPPKBP3A Kabupaten Banyumas, dan mahasiswa. Validasi data dilakukan menggunakan triangulasi sumber. Menggunakan Teknik analisa data interaktif dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program magang prodi sosiologi dengan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas terlaksana sejak tahun 2019 melalui perjanjian kerjasama formal. Hubungan yang terjalin bersifat formal kolaboratif. Pengelola program MBKM berperan sebagai perantara yang menjembatani kebutuhan akademik mahasiswa dengan dunia profesional. Berdasarkan pengalaman mahasiswa, magang di DPPKBP3A memberikan pengalaman berharga, namun komunikasi dengan pihak pengelola program justru kurang baik karena tidak adanya transparansi informasi kepada mahasiswa. DPPKBP3A Kabupaten Banyumas sebagai mitra mendapatkan manfaat dari kehadiran mahasiswa dalam membantu kerja instansi, terutama dalam kegiatan update data. Dinamika hubungan kerjasama antara jurusan sosiologi dengan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas meliputi : 1) masalah komunikasi antara pengelola magang dengan mahasiswa terkait sosialisasi adanya DPL dan tugas mengerjakan logbook, 2) ketidakselarasan SOP yang dimiliki DPPKBP3A Kabupaten Banyumas dengan pelaksanaannya di tiap kecamatan, 3) masalah teknis selama bekerja meliputi: website elsimil dan SIGA yang sering eror, data di kecamatan yang tidak lengkap, kader yang masih gagap teknologi, 4) ekspektasi pihak DPPKBP3A terhadap mahasiswa yang dianggap serba bisa. Ditinjau berdasarkan konsep pendidikan yang membebaskan Paulo Freire, konsep link and match diterapkan di jurusan sosiologi dengan menyiapkan kurikulum MBKM yang memuat beragam program yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Keberhasilan dalam mengelola hubungan kerjasama, menjadi tanggung jawab bersama antara Perguruan Tinggi dan dunia kerja. Hubungan yang terjalin antara Jurusan Sosiologi dan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas bertujuan menjembatani kesenjangan antara akademik dengan praktik, agar mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia profesional setelah lulus. | The collaborative relationship between the sociology department and DPPKBP3A Banyumas Regency is one of the efforts to integrate links and matches between universities and cooperation partners as stated in the Independent Campus Learning Curriculum. The purpose of this study is to determine the dynamics of the relationship that occurs between the Department of Sociology and DPPKBP3A Banyumas Regency in implementing the independent campus internship program. This research was conducted using a qualitative method, carried out at the Department of Sociology and DPPKBP3A Banyumas Regency. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The research targets were determined purposively, namely the head of the MBKM program manager, members of the MBKM program manager, lecturers teaching the course, the head of the Family Planning field of DPPKBP3A Banyumas Regency, student assistants from DPPKBP3A Banyumas Regency, and students. Data validation was carried out using source triangulation. Using interactive data analysis techniques with the stages of data collection, data condensation, data presentation, and data verification. The results of this study indicate that the sociology study program internship program with DPPKBP3A Banyumas Regency has been implemented since 2019 through a formal cooperation agreement. The relationship that exists is formally collaborative. The MBKM program manager acts as an intermediary who bridges the academic needs of students with the professional world. Based on student experience, internships at DPPKBP3A provide valuable experience, but communication with program managers is not good because there is no transparency of information to students. DPPKBP3A of Banyumas Regency as a partner benefits from the presence of students in assisting the work of the agency, especially in data update activities. The dynamics of the collaborative relationship between the sociology department and DPPKBP3A Banyumas Regency include: 1) communication problems between internship managers and students related to the socialization of DPL and the task of working on logbooks, 2) misalignment of SOPs owned by DPPKBP3A Banyumas Regency with their implementation in each sub-district, 3) technical problems during work include: Elsimil and SIGA websites that often error, incomplete data in sub-districts, cadres who are still technologically challenged, 4) DPPKBP3A's expectations of students who are considered versatile. Based on Paulo Freire's concept of liberating education, the concept of link and match is applied in the sociology department by preparing an MBKM curriculum that contains a variety of programs that can be followed by students. The success in managing cooperative relationships is a shared responsibility between universities and the world of work. The relationship established between the sociology department and DPPKBP3A Banyumas Regency aims to bridge the gap between academics and practice, so that students are ready to face the challenges of the professional world after graduation. | |
| 44246 | 47626 | J1A020026 | AN ANALYSIS OF LOSS AND GAIN IN TRANSLATION BETWEEN THE ENGLISH AND INDONESIAN VERSIONS OF DEADPOOL VS CARNAGE COMICS DIALOGUES | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penghilangan dan penambahan makna terjadi dalam penerjemahan komik Deadpool vs Carnage ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini berawal dari tantangan unik yang dihadapi oleh penerjemah komik, seperti kendala bahasa, perbedaan budaya, dan kebutuhan untuk mempertahankan humor dan koherensi narasi. Penelitian ini berfokus pada tiga pertanyaan kunci: (1) Bagaimana hilangnya dan bertambahnya makna dalam proses penerjemahan? (2) Teknik penerjemahan apa yang digunakan? (3) Bagaimana keterbacaan terjemahan bahasa Indonesia? Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pergeseran makna, memeriksa teknik yang digunakan, dan mengevaluasi keterbacaan dialog yang diterjemahkan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari Deadpool vs Carnage (edisi 1-4) dan dinilai oleh sebelas penilai. Temuan menunjukkan distribusi yang merata antara kerugian dan keuntungan (masing-masing 50%), dengan amplifikasi linguistik dan kesepadanan yang sudah ada sebagai teknik yang paling sering digunakan. Hasil keterbacaan menunjukkan bahwa 55% terjemahan sangat mudah dibaca, sementara 37,5% berada di bawah tingkat keterbacaan sedang. Meskipun beberapa kehilangan makna tidak dapat dihindari karena perbedaan bahasa dan budaya, penggunaan strategi penerjemahan seperti adaptation, modulation, dan generalization yang tepat dapat meningkatkan keterbacaan dan mempertahankan sebagian besar maksud teks asli. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman penerjemahan komik, menawarkan wawasan praktis bagi para penerjemah yang bekerja dengan teks multimodal | The goal of this study is to analyze how meaning loss and gain occur in the Indonesian translation of Deadpool vs. Carnage comics. This research stems from the unique challenges comic translators face, such as spatial constraints, cultural differences, and the need to maintain humor and narrative coherence. The study focuses on three key questions: (1) How do loss and gain happen in the translation process? (2) What translation techniques are used? (3) How readable is the Indonesian translation? The objective is to identify shifts in meaning, examine the techniques applied, and evaluate the readability of the translated dialogues. Using a qualitative descriptive approach, data were gathered from the English and Indonesian versions of Deadpool vs. Carnage (Issues 1–4) and assessed by eleven raters. The findings show an even distribution of loss and gain (50% each), with linguistic amplification and established equivalence emerging as the most frequently applied techniques. Readability results indicate that 55% of the translations are highly readable, while 37.5% fall under moderate readability. Although some meaning loss is unavoidable due to linguistic and cultural differences, the use of appropriate translation techniques such as adaptation, modulation, and generalization enhances the readability and preserves much of the original’s intent. This study contributes to the understanding of comic translation, offering practical insights for translators working with multimodal texts. | |
| 44247 | 47627 | F2B022014 | DINAMIKA GERAKAN DAKWAH SALAFI PADA MASYARAKAT MULTIKULTUR DI INDONESIA | Artikel jurnal ini membahas tentang dinamika gerakan dakwah salafi di Indonesia. Fenomena gerakan dakwah salafi mengalami berbagai dinamika sosial dalam kehidupan masyarakat, mulai dari penolakan hingga sikap terbuka dan penerimaan masyarakat dalam realitas sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika gerakan dakwah salafi, dan menganalisa inklusifitas masyarakat terhadap gerakan dakwah salafi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Dari penelitian ini, berhasil didapatkan bahwa beberapa kelompok masyarakat yang menolak keberadaan gerakan salafi karena menilai mereka sebagai gerakan keras, ekstrem, radikal, dan lain sebagainya. Di sisi lain, transformasi metode dakwah yang dilakukan gerakan salafi berhasil membentuk sikap inklusivitas masyarakat sehingga gerakan dakwah salafi diterima dalam kehidupan masyarakat. Bahkan relasi yang terbangun antaraliran sosial keagamaan dan antarumat beragama menunjukkan harmonisasi sosial. | This journal article discusses the dynamics of the salafi movement in Indonesia. The phenomena of the salafi movement experience various social dynamics in life People, from denial to open acceptance and deep acceptance Social reality. The purpose of this study is to analyze the dynamics of the dakwah movement Salafi, and analyzing community inclusion in the salafi movement. The method Used in this research is a library study. From this research, successfully obtained That some group of people who rejected the existence of the salafi movement because of Think of them as violent, extreme, radical, etc. On the other hand, The conversion of the preaching methods of the salafi movement succeeded in forming an attitude Societal inclusion so that the salafi preaching movement is acceptable in life Society. Even fostered relationships between religious and social denominations Religion indicates social harmony. | |
| 44248 | 47629 | H1A019065 | PENGGUNAAN MACHINE LEARNING DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN LOKASI IDEAL PEMASANGAN PLTS STUDI KASUS DAERAH PURBALINGGA | Penelitian ini menggabungkan pendekatan Machine Learning (ML) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi lokasi optimal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Purbalingga, Jawa Tengah. Penelitian ini merespons peningkatan frekuensi cuaca ekstrem dengan mempromosikan solusi energi terbarukan. Dengan menggunakan model regresi ML untuk memprediksi potensi radiasi matahari dan SIG untuk analisis spasial, penelitian ini bertujuan menentukan lokasi ideal untuk instalasi PLTS. Inisiatif ini mendukung upaya global dalam mengatasi perubahan iklim dengan mempromosikan sumber energi bersih dan berkelanjutan. | This research combines Machine Learning (ML) and Geographic Information System (GIS) approaches to identify optimal locations for solar power plants in Purbalingga, Central Java, Indonesia. The study addresses the increasing frequency of extreme weather events by promoting renewable energy solutions. Using ML regression models to predict solar radiation potential and GIS for spatial analysis, the research aims to determine ideal locations for solar power installation. This initiative supports global efforts to combat climate change by promoting clean and sustainable energy sources. | |
| 44249 | 47526 | H1D020008 | Pengembangan Game Edukasi Berbasis Role Playing Game Sebagai Media Pengenalan Budaya Banyumas | Kemajuan internet memberikan kemudahan akses berbagai informasi termasuk aspek kebudayaan dari luar. Diikuti tumbuh dan berkembangnya generasi z, kemajuan internet juga mempengaruhi cara mereka memperoleh dan mempelajari wawasan kebudayaan. Seiring beranjak dewasa, pengetahuan kebudayaan mulai terkikis dan jarang diminati. Kurangnya pengetahuan kebudayaan menjadikan kurangnya kepedulian terhadap kebudayaan yang sudah turun menurun. Dengan memanfaatkan teknologi game edukasi RPG yang diimplementasikan pada android bisa menjadi media pembelajaran yang interaktif dan dapat membantu keterlibatan masyarakat dalam proses menambah pengetahuan kebudayaan di Indonesia, salah satunya budaya Banyumas. Maka dari itu, dikembangkan game edukasi berbasis Role Playing Game sebagai media pengenalan budaya Banyumas yang dapat meningkatkan pengetahuan budaya Banyumas pada generasi Z. Pengembangan game edukasi ini menggunakan RPG Maker MV dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang dimana metode ini cocok untuk media edukasi yang mengenalkan budaya dengan melibatkan multimedia dalam pengembangannya. Pengujian alpha digunakan teknik pengujian black box untuk menguji fungsionalitas game. Pengujian beta digunakan pengujian pre test dan post test untuk mengukur efektivitas game, dan kuesioner usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk menilai kemudahan penggunaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa game edukasi Kenal Banyumas yang dikembangkan sebagai media pengenalan budaya Banyumas diterima dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan, serta terbukti cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya Banyumas pada anak generasi Z. | The advancement of the internet facilitates access to diverse information, including cultural aspects from abroad. Coinciding with the growth of Generation Z, internet progress influences their acquisition and study of cultural insights. As they mature, cultural knowledge wanes, and interest declines. Limited cultural knowledge fosters indifference toward traditional heritage. Utilizing educational RPG game technology on Android can serve as interactive learning media, promoting community engagement in expanding cultural knowledge in Indonesia, specifically Banyumas culture. This study developed an educational RPG game to introduce Banyumas culture, enhancing cultural understanding among Generation Z. The game's development employed RPG Maker MV and the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, suitable for educational multimedia. Alpha testing utilized black box techniques for functionality, while beta testing employed pre-and post-tests for effectiveness and System Usability Scale (SUS) questionnaires for usability evaluation. Results indicate the 'Kenal Banyumas' educational game effectively introduces Banyumas culture, meeting expectations, and significantly enhances cultural understanding among Generation Z. | |
| 44250 | 47649 | F1B021001 | IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (STUDI KASUS PUSAKA MAS: PUSAT APLIKASI KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANYUMAS) | Adanya tuntutan untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas publik. Kementerian Agama Kabupaten Banyumas berinovasi membuat e-government Pusaka Mas. Penelitian ini berfokus pada impelementasi Pusaka Mas dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menggunakan teori keberhasilan e-government Indrajit terdiri dari elemen support, capacity, dan value. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Pusaka Mas dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik berjalan cukup baik tetapi belum berjalan optimal. | There is a demand to utilize the development of information technology to improve public quality. The Ministry of Religion of Banyumas Regency innovates by creating e-government Pusaka Mas. This study focuses on the implementation of Pusaka Mas in order to improve the quality of public services using Indrajit's e-government success theory consisting of elements of support, capacity, and value. The method used in this study is a qualitative research method with data collection through interviews, observations, and documentation. This study shows that the implementation of Pusaka Mas in order to improve the quality of public services is running quite well but has not been running optimally. | |
| 44251 | 47630 | G1A021099 | HUBUNGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK PADA PASIEN RAWAT INAP PERIODE JANUARI-DESEMBER 2023 DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO | Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang memengaruhi metabolisme karbohidrat dan ditandai dengan gejala utama seperti sering buang air kecil (poliuria), sering merasa lapar (polifagia), dan rasa haus berlebihan (polidipsia). Indonesia berada di peringkat ketujuh dunia dengan sekitar 10,3 juta penderita, termasuk 624.082 kasus di Jawa Tengah dan 23.388 kasus di Kabupaten Banyumas pada tahun 2023. Salah satu komplikasi utama DM adalah Gagal Ginjal Kronik (GGK), yang ditandai dengan kerusakan ginjal yang berlanjut, penurunan fungsi dan struktur ginjal, serta adanya mikroalbuminuria, proteinuria, hematuria, kelainan histologis atau radiologis pada ginjal, dan penurunan Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) hingga <15 ml/menit/1,73 m² selama lebih dari 3 bulan. Penelitian serupa sering dilakukan dengan fokus pada variabel yang berbeda atau dengan variasi lokasi pengambilan data. Data pada penelitian ini diambil dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang merupakan rumah sakit rujukan di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dan Gagal Ginjal Kronik pada pasien rawat inap selama periode Januari hingga Desember 2023 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: : Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan analisis univariat dan bivariat untuk mengumpulkan data karakteristik pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Data dikumpulkan melalui metode cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas pasien Diabetes Melitus Tipe 2 adalah perempuan dengan rentang usia 50-60 tahun. Dalam analisis bivariat, diperoleh p- value sebesar 0,0022 untuk variabel Gula Darah Sewaktu, 0,033 untuk Gula Darah Puasa, dan 0,040 untuk Gula Darah 2 Jam Postprandial terhadap Gagal Ginjal Kronik. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dan Gagal Ginjal Kronik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Gagal Ginjal Kronik pada pasien rawat inap periode Januari hingga Desember 2023 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Gagal Ginjal Kronik, Rawat inap | Background: Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder of carbohydrate metabolism characterized by symptoms such as polyuria, polyphagia, and polydipsia. Indonesia ranks seventh in the world with 10.3 million people affected, including 624,082 cases in Central Java and 23,388 cases in Banyumas Regency in 2023. A major complication of DM is kidney failure. Chronic Kidney Failure (CKD) refers to persistent kidney damage, with a decline in kidney function and structural damage, marked by microalbuminuria or proteinuria, hematuria, histological and radiological abnormalities in kidney structure, and a decrease in Glomerular Filtration Rate (GFR) to <15 ml/minute/1.73 m² for over three months. Similar studies are often conducted with varying variable characteristics or different data collection locations. The data for this research was obtained from a referral hospital serving the Banyumas region and surrounding areas. Aim: This study aims to determine the relationship between Type 2 Diabetes Mellitus and Chronic Kidney Failure in inpatients from January to December 2023. Method: The study employed univariate and bivariate analyses using a descriptive observational design to collect characteristics data of Type 2 DM patients. The data collection method used was cross-sectional with purposive sampling. Results: The univariate analysis revealed that the majority of Type 2 DM patients were women aged 50-60 years. Bivariate analysis yielded p-values of 0.0022, 0.033, and 0.040 for the variables of Random Blood Sugar, Fasting Blood Sugar, and 2-Hour Postprandial Blood Sugar in relation to Chronic Kidney Failure. The results indicate a significant relationship between Type 2 DM and CKD. Conclusion: A significant relationship exists between Type 2 Diabetes Mellitus and Chronic Kidney Failure among inpatients for the period of January to December 2023 at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Key words: Tipe 2 Diabetes Mellitus, Chronic Kidney Disease, Inpatient | |
| 44252 | 47637 | J1D019043 | Konflik Intrapsikis Tokoh Utama Dalam Novel Kado Terbaik Karya J.S Khairen (Kajian Psikoanalisis Karen Horney) | Penelitian ini menganalisis konflik intrapsikis yang dialami tokoh utama dalam novel Kado Terbaik karya J.S Khairen menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Karen Horney. Konflik intrapsikis mencakup gambaran diri ideal dan kebencian diri, yang dipicu oleh pengalaman masa kecil dan pengaruh sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik intrapsikis tokoh utama dan strategi pertahanan diri dalam menghadapi konflik tersebut. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik simak dan teknik catat. Data diperoleh dari kutipan teks dalam novel yang relevan dengan konflik intrapsikis dan strategi pertahanan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama memiliki gambaran diri ideal yang mencerminkan (1) pencarian keagungan neurotik akan kemuliaan yang dibagi menjadi tiga yaitu, kebutuhan akan kesempurnaan, ambisi neurotik, dan dorongan untuk sukses dengan menjatuhkan orang lain, (2) penuntut yang neurotik, (3) kebanggan neurotik. Selain itu, ditemukan empat dari enam bentuk kebencian diri, yaitu menuntut diri tanpa batasan, menyalahkan diri tanpa ampun, penghinaan terhadap diri sendiri, dan frustrasi diri. Ada pun strategi pertahanan yang digunakan oleh tokoh utama adalah bergerak mendekati orang lain, bergerak melawan orang lain, dan bergerak menjauhi orang lain. | This research analyzes the intrapsychic conflict experienced by the main character in the novel Kado Terbaik by J.S Khairen using a literary psychology approach based on Karen Horney's psychoanalysis theory. Intrapsychic conflicts include ideal self-image and self-hatred, which are triggered by childhood experiences and social influences. This study aims to describe the main character's intrapsychic conflict and self-defense strategies in dealing with the conflict. Qualitative descriptive method was used with listening and note-taking technique. Data were obtained from text excerpts in the novel relevant to intrapsychic conflicts and self-defense strategies. The results showed that the main character has an ideal self-description that reflects (1) a neurotic search for glory which is divided into three namely, the need for perfection, neurotic ambition, and the drive to succeed by bringing down others, (2) a neurotic claimant, (3) neurotic pride. In addition, four out of six forms of self-hatred were found, namely demanding self without limitation, merciless self-blame, self-contempt, and self-frustration. The defense strategies used by the main character are moving closer to others, moving against others, and moving away from others. | |
| 44253 | 47631 | J1C019049 | ALIH KODE DALAM INTERAKSI ANTARA MAHASISWA INDONESIA DAN MAHASISWA JEPANG MELALUI TUTURAN LANGSUNG DI LINGKUNGAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS GADJAH MADA | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena alih kode yang terjadi antara mahasiswa asal Jepang dan Indonesia di Universitas Gadjah Mada, mengidentifikasi berbagai bentuk alih kode yang muncul, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemunculannya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian mencakup mahasiswa Jepang dan Indonesia di lingkungan kampus Universitas Gadjah Mada, sementara objek penelitiannya adalah tuturan langsung yang mengandung unsur alih kode dalam percakapan kedua kelompok mahasiswa. Data dikumpulkan melalui teknik simak-catat, observasi, dan perekaman. Data yang diperoleh sebanyak 18 data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, jenis alih kode yang ditemukan terdiri dari dua kategori, yaitu (1) alih kode berdasarkan sifat dan (2) alih kode berdasarkan arah peralihan. Alih kode berdasarkan sifat mencakup alih kode sementara dan permanen. Alih kode sementara terjadi ketika bahasa Indonesia dan bahasa Jepang bergantian digunakan dalam waktu singkat. Terdapat 6 data pada alih kode yang bersifat sementara. Sedangkan alih kode permanen tidak ditemukan dalam penelitian ini. Berdasarkan arah peralihannya, alih kode yang ditemukan adalah alih kode eksternal, yaitu peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jepang sebanyak 5 data. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dalam interaksi antara mahasiswa Jepang dan Indonesia di lingkungan kampus meliputi (1) penutur, (2) lawan bicara, dan (3) kehadiran pihak ketiga. | This research aims to analyze the phenomenon of code switching that occurs between Japanese and Indonesian students at Universitas Gadjah Mada, identify the various forms of code switching that appear, and identify the factors that influence its occurrence. The method used is descriptive qualitative research. The research subjects include Japanese and Indonesian students in the campus environment of Universitas Gadjah Mada, while the object of research is direct speech that contains elements of code switching in the conversations of the two groups of students. The data were collected through listening, observation, and recording techniques. The data obtained were 18 data. The results showed some important findings. First, the types of code switching found consist of two categories, namely (1) code switching based on the nature and (2) code switching based on the direction of switching. Code-switching by nature includes temporary and permanent code-switching. Temporary code switching occurs when Indonesian and Japanese are alternately used for a short period of time. There are 6 data on temporary code switching. While permanent code switching was not found in this study. Based on the direction of the switch, the code switching found is external code switching, which is a switch from Indonesian to Japanese as much as 5 data. Second, the factors that influence the occurrence of code switching in the interaction between Japanese and Indonesian students in the campus environment include (1) the speaker, (2) the audience, and (3) the language. | |
| 44254 | 47635 | I1A019080 | GAMBARAN TREN DAN MODEL PREDIKSI KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DENGAN METODE KLASTERING (STUDI KASUS DI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2020-2023) | Tuberkulosis adalah infeksi organisme Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru. Penemuan kasus TBC penting dilakukan secara cepat untuk dilakukan pengendalian TBC sehingga mencegah penyebaran penyakit. Namun, di Kabupaten Purbalingga masih mengalami permasalahan dalam penemuan kasus TBC yang belum mencapai target. Data menunjukkan pada tahun 2021 penemuan kasus TBC di Purbalingga sebanyak 1.207 kasus dengan target penemuan sebanyak 2.099 kasus, jadi baru tercapai 51,96%. Studi ini bertujuan untuk menganalisa tren dan model prediksi kejadian TBC di Kabupaten Purbalingga dengan metode klastering menggunakan aplikasi rapid miner. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif yang dilakukan di Kabupaten Purbalingga di Bulan September 2024. Jumlah populasi sama dengan jumlah sampel yaitu penderita TBC sebanyak 6.424 orang yang didapatkan dari SITB Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga tahun 2020-2023. Variabel seperti kejadian TBC paru, fasilitas pelayanan kesehatan, umur, jenis kelamin, pekerjaan, status HIV, riwayat pengobatan TBC, durasi waktu pengobatan, diagnosis berdasarkan tahun, dan diagnosis berdasarkan bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi kasus TBC di tiap kecamatan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Analisis tren dan model prediksi digunakan untuk melihat laju penyakit TBC dan mengelompokkan daerah yang rawan untuk dilakukan pengendalian TBC. | Tuberculosis is an infection caused by the organism Mycobacterium tuberculosis that attacks the lungs. The discovery of TB cases must be done quickly to control TB and prevent the spread of the disease. However, in Purbalingga Regency, there are still issues with the detection of TB cases that have not yet met the target. Data shows that in 2021, the discovery of TB cases in Purbalingga amounted to 1,207 cases with a target of 2,099 cases, achieving only 51.96%. This study aims to analyze the trends and predictive models of TB incidence in Purbalingga Regency using clustering methods with the Rapid Miner application. The research uses a descriptive approach conducted in Purbalingga Regency in September 2024. The population size is equal to the sample size, which consists of 6,424 TB patients obtained from the SITB of the Purbalingga District Health Office for the years 2020-2023.Variables such as the incidence of pulmonary TB, healthcare facilities, age, gender, occupation, HIV status, history of TB treatment, duration of treatment, diagnosis by year, and diagnosis by month. The research results show that the prediction of TB cases in each sub-district yields different outcomes. Trend analysis and predictive models are used to observe the rate of TB disease and to categorize areas at risk for TB control measures. | |
| 44255 | 47636 | A1D021163 | Potensi Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) sebagai Moluskisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) pada Tanaman Padi | Keong mas (Pomacea canaliculata L.) merupakan salah satu hama utama tanaman padi. Pengendalian hama ini masih menekankan pada pengendalian secara mekanik dan pestisida kimia sintetik yang memiliki beberapa kelemahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi alternatif pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder yang bersifat racun seperti saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, dan steroid yang berpotensi menjadi pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun mengkudu sebagai molukisida nabati, mendapatkan konsentrasi ekstrak daun mengkudu yang efektif, mengetahui kemampuan ekstrak daun mengkudu dalam menekan intensitas serangan keong mas, dan mengetahui apakah moluskisida ekstrak daun mengkudu menyebabkan fitotoksisitas pada tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Desember 2024 di rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan beberapa konsentrasi ekstrak daun mengkudu dari 0%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, dan LC(50-75-95). Pada penelitian ini terdapat beberapa tahapan yaitu uji pendahuluan, uji mortalitas keong mas, uji intensitas serangan keong mas, dan uji fitotoksisitas. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis probit dengan software SPSS dan analisis sidik ragam (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mengkudu berpotensi sebagai moluskisida nabati karena dapat menimbulkan mortalitas sebesar 55-100% pada konsentrasi 20-100% dalam 48 JSA, konsentrasi 18,87% ekstrak daun mengkudu efektif dalam mengendalikan koeng mas, ekstrak daun mengkudu konsentrasi 16,05 % dapat menekan intensitas serangan keong mas sebesar 100%, dan moluskisida nabati ekstrak daun mengkudu tidak menyebabkan fitotoksisitas pada tanaman padi. | Golden snail (Pomacea canaliculata L.) is one of the main pests of rice plants. Control of this pest still emphasizes mechanical control and synthetic chemical pesticides which have several disadvantages. Therefore, an effective and environmentally friendly alternative control solution is needed. Noni leaves (Morinda citrifolia L.) contain several toxic secondary metabolite compounds such as saponins, tannins, flavonoids, alkaloids, and steroids that have the potential to become vegetable pesticides. This study aims to determine the potential of noni leaf extract as a vegetable molluscicide, to obtain an effective concentration of noni leaf extract, to determine the ability of noni leaf extract in suppressing the intensity of carp snail attack, and to determine whether noni leaf extract molluscicide causes phytotoxicity in rice plants This research was conducted from June to December 2024 in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. This research was arranged using a Randomized Group Design (RAK) with the treatment of several concentrations of noni leaf extract from 0%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, and LC(50-75-95). In this study, there are several stages, namely preliminary tests, gold snail mortality tests, gold snail attack intensity tests, and phytotoxicity tests. The data obtained were analyzed using probit analysis with SPSS software and analysis of variance (ANOVA) followed by DMRT test at the 5% level. The results showed that noni leaf extract has the potential as a vegetable molluscicide because it can cause mortality of 55-100% at concentrations of 20-100% in 48 JSA, 18.87% concentration of noni leaf extract is effective in controlling snail carp, 16.05% concentration of noni leaf extract can suppress the intensity of snail carp attack by 100%, and vegetable molluscicide noni leaf extract does not cause phytotoxicity in rice plants. | |
| 44256 | 47632 | J1C019002 | CINTA ALTRUISTIK TOKOH UTAMA DALAM FILM TENKI NO KO KARYA MAKOTO SHINKAI | Penelitian ini membahas mengenai cinta altruistik pada tokoh utama dalam film Tenki no Ko dengan tujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk tindakan altruistik. Penelitian ini menggunakan teori cinta altruistik menurut Erich Fromm, terdiri dari 4 elemen dasar yang ada pada sebuah bentuk cinta, yaitu perhatian, tanggung jawab, menghormati, dan pengetahuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik simak dan catat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data berupa tangkapan layar, dialog, maupun monolog. Hasil penelitian ini membahas mengenai cinta kepada sesama pada tokoh utama yang dapat di tunjukkan melalui tindakan altruistik dalam bentuk perhatian, tanggung jawab, menghormati dan memahami satu sama lain. Berdasarkan analisis data menunjukkan cinta kepada orang yang tidak berdaya maupun orang asing adalah awal dari cinta terhadap sesama. Berada dalam suatu situasi dan kondisi yang sama memberikan mereka tanggung jawab untuk saling melindungi, menjaga, menerima apa adanya kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki, dan selalu berusaha untuk dapat memahami satu sama lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa cinta itu “memberi” dalam hal emosional dengan saling mendukung dalam keadaan suka dan duka. | This research discusses altruistic love in the main character in the movie Tenki no Ko with the aim of describing the forms of altruistic actions. This research uses the theory of altruistic love according to Erich Fromm, consisting of 4 basic elements that exist in a form of love, namely attention, responsibility, respect, and knowledge. The method used is descriptive method with listening and recording techniques. This research is a qualitative research with data in the form of screenshots, dialogs, and monologues. The results of this study discuss love for others in the main character which can be shown through altruistic actions in the form of attention, responsibility, respect and understanding of each other. Based on the data analysis, love for the helpless and strangers is the beginning of love for others. Being in the same situation and conditions gives them the responsibility to protect each other, take care of each other, accept their strengths and weaknesses, and always try to understand each other. This shows that love is “giving” in an emotional sense by supporting each other in times of joy and sorrow. Keywords: altruistic love, Erich Fromm, Tenki no Ko | |
| 44257 | 47633 | A1D021040 | PERBANDINGAN UNSUR HARA N DAN P ANTARA PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ULTISOL DI DESA KALIORI KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS | Jagung (Zea mays, L.) adalah salah satu jenis tanaman semusim yang mempunyai banyak manfaat salah satunya adalah sebagai bahan pangan. Salah satu faktor yang menyebabkan ketidakstabilan produktivitas tanaman jagung yaitu faktor tanah. Faktor tanah yang dapat mempengaruhi ketidakstabilan produktivitas tanaman jagung salah satunya yaitu tingkat kesuburan tanah di daerah tersebut rendah karena termasuk kedalam jenis tanah Ultisol. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan kesuburan tanah yaitu dengan kombinasi pupuk Hayati dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh berbagai perlakuan kombinasi pupuk hayati dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman jagung. 2) Mengetahui pengaruh berbagai perlakuan kombinasi pupuk hayati dan pupuk NPK terhadap sifat kimia tanah pada tanah Ultisol. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penelitian dilakukan pada petak lahan dengan ukuran 5 x 5 meter sebanyak 27 petak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian pupuk Hayati dan pupuk NPK mampu meningkatkan beberapa sifat kimia tanah dan pertumbuhan serta hasil tanaman jagung. Pemberian pupuk Hayati dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap pH H2O, C-organik, C/N rasio, N-total dan P-tersedia. Pemberian pupuk Hayati dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 8 mst, jumlah daun 8 mst, bobot brangkasan tanaman segar, bobot tongkol dan bobot pipilan kering | Corn (Zea mays, L.) is one type of annual plant that has many benefits, one of which is as a food ingredient. One of the factors that causes instability in corn productivity is soil factors. One of the soil factors that can af ect the instability of corn productivity is the low level of soil fertility in the area because it is included in the Ultisol soil type. One ef ort that can be made to increase soil fertility is by combining biological fertilizers and NPK fertilizers. This study aims to 1) Determine the ef ect of various treatments of combinations of biological fertilizers and NPK fertilizers on the growth of corn plants. 2) Determine the ef ect of various treatments of combinations of biological fertilizers and NPK fertilizers on the chemical properties of soil in Ultisol soil. This study was conducted using the non-factorial Randomized Block Design (RAK) method with 9 treatments and 3 replications. The study was conducted on a plot of land measuring 5 x 5 meters with 27 plots. The results of this study indicate that the provision of biological fertilizers and NPK fertilizers can improve several chemical properties of the soil and the growth and yield of corn plants. The provision of biological fertilizer and NPK fertilizer significantly af ected pH H2O, C-organic, C/N ratio, N-total and P-available. The provision of biological fertilizer and NPK fertilizer significantly af ected plant height 8 weeks after planting, number of leaves 8 weeks after planting, fresh plant stalk weight, cob weight and dry shell weight. | |
| 44258 | 47634 | G1A021074 | PENGARUH STARVASI TERHADAP EKSPRESI mRNA P27 SEBAGAI PENANDA QUIESCENCE PADA SEL PUNCA MESENKIMAL TALI PUSAT | Latar Belakang: Penerapan sel punca mesenkimal tengah berkembang dengan pesat. Namun, penggunaan sel punca masih menimbulkan permasalahan seperti sel punca yang tidak tersinkronisasi dengan baik. Deprivasi nutrisi dalam tubuh juga menyebabkan penurunan viabilitas sehingga memengaruhi efektivitas sel punca. Salah satu metode untuk meningkatkan ketahanan sel punca adalah starvasi. Starvasi menginduksi sel untuk masuk ke fase quiescence. P27 merupakan salah satu cyclin-dependent kinase inhibitor yang dapat menjadi penanda sel telah memasuki fase quiescence. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh starvasi terhadap ekspresi mRNA p27 sel punca mesenkimal (SPM) tali pusat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan desain penelitian non-equivalen posttest only with control group design. SPM dikultur pada tiga medium berbeda. Kelompok I menggunakan medium komplit dengan DMEM dan serum, kelompok II menggunakan medium basal berupa DMEM, kelompok III menggunakan medium HBSS. Starvasi dilakukan selama 24 jam, dilanjutkan dengan ekstraksi RNA dan pembuatan cDNA. Hasil cDNA diamplifikasi menggunakan qPCR kemudian hasil Ct value dianalisis menggunakan metode livak dengan β-actin sebagai housekeeping gene. Analisis bivariat dilakukan dengan One-Way ANOVA. Hasil: Terdapat peningkatan ekspresi relatif mRNA p27 pada kelompok basal sebesar 5,8x lipat dan pada kelompok HBSS sebesar 11x lipat. Hasil analisis bivariat dengan One-Way ANOVA menunjukkan bahwa starvasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ekspresi mRNA p27 SPM tali pusat (p>0,05). Kesimpulan: Secara statistik, tidak terdapat pengaruh signifikan antara starvasi dan ekspresi mRNA p27 SPM tali pusat. Namun, ekspresi relatif mRNA p27 SPM tali pusat meningkat pada kelompok starvasi. | Background: Mesenchymal stem cells (MSCs) has been intensively growth in the medical field. Unsynchronized stem cells and nutrient deprivation in the body reduce their viability, affecting their effectiveness. One method to enhance stem cell survival is starvation. Starvation induces cells to enter the quiescence phase. P27 is one of the cyclin-dependent kinase inhibitors that can serve as a marker indicating cells have entered the quiescence phase. Objective: This study aimed to determine the effect of starvation on mRNA p27 expression in umbilical cord mesenchymal stem cells (UC-MSCs). Method: This study used a quasi-experimental research with a non-equivalent posttest-only control group design. UC-MSCs were cultured in three different media. Group I used a complete medium with DMEM and serum, Group II used a basal medium (DMEM), and Group III used an HBSS. Starvation was conducted for 24 hours, followed by RNA extraction and cDNA synthesis. The cDNA was amplified using qPCR, and the Ct values were analyzed using the Livak method with β-actin as the housekeeping gene. Bivariate analysis was conducted using One-Way ANOVA. Results: Relative mRNA p27 expression increased 5.8-fold in the basal group and 11-fold in the HBSS group. Bivariate analysis with One-Way ANOVA showed that starvation did not significantly affect mRNA p27 expression in umbilical cord mesenchymal stem cells (p>0,05). Conclusion: There is no significant effect of starvation on mRNA p27 expression in UC-MSCs. However, relative mRNA p27 expression increases in the starvation groups. | |
| 44259 | 48145 | I1D021005 | HUBUNGAN PENAMPILAN MAKANAN DAN KEPUASAN PELAYANAN DENGAN SISA MAKANAN PASIEN DI RSU ANANDA PURWOKERTO | Latar Belakang : Salah satu permasalahan yang sering terjadi di rumah sakit yaitu terkait sisa makanan. Sisa makanan menjadi salah satu indikator penting dalam keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penampilan makanan dan kepuasan pelayanan dengan sisa makanan. Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional di RSU Ananda Purwokerto pada bulan Oktober-November 2024. Sampel penelitian ini sebanyak 54 responden yang diambil dengan metode total sampling. Data diperoleh dari wawancara kuesioner penampilan makanan dan kepuasan pelayanan serta pengamatan sisa makanan metode Visual Comstock. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Responden menilai penampilan makanan menarik dan empuk serta merasa puas dengan kepuasan pelayanan. Mayoritas sisa makanan lauk hewani, lauk nabati, dan buah <20%, sayur dan garnish ≥20%, sedangkan makanan pokok memiliki persentase sama yaitu 50% pada sisa sedikit dan banyak. Terdapat hubungan warna makanan pokok (p=0.002), lauk hewani (p=0.005), lauk nabati (p=0.010), sayur (p=0.001), buah (p=0.017), garnish (p=0.002) dengan sisa makanan. Terdapat hubungan bentuk lauk nabati (p=0.046), sayur (p=0.011), buah (p=0.001), garnish (p=0.000) dengan sisa makanan. Terdapat hubungan tesktur lauk nabati (p=0.028), sayur (p=0.000), buah (p=0.000), garnish (p=0.000) dengan sisa makanan. Tidak terdapat hubungan bentuk makanan pokok (p=0.460), lauk hewani (p=0.062) serta tekstur makanan pokok (p=0.519), lauk hewani (p=0.627) dengan sisa makanan. Tidak terdapat hubungan kepuasan pelayanan dengan sisa makanan (p>0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan penampilan makanan dengan sisa makanan, tidak terdapat hubungan bentuk dan tekstur dengan sisa makanan pokok dan lauk hewani, serta tidak terdapat hubungan kepuasan pelayanan dengan sisa makanan. Kata Kunci : kepuasan pelayanan, penampilan makanan, sisa makanan | Background: One of the problems in hospitals is related to plate waste. Plate waste is one of the important indicators in the success of hospital services. This study aimed to determine the relationship between food appearance and service satisfaction with plate waste. Method: This study used a cross sectional design. The sample of this study was 54 respondent which was taken by total sampling method. Data were obtained from questionnaire and observations of plate waste using the Visual Comstock. Statistical analysis using Chi Square test. Results: There is a relationship between the color of staple foods (p=0.002), animal protein (p=0.005), plant-based protein (p=0.010), vegetables (p=0.001), fruits (p=0.017), garnishes (p=0.002) with plate waste. There is a relationship between the shape of plant-based protein (p=0.046), vegetables (p=0.011), fruits (p=0.001), garnishes (p=0.000) with plate waste. There was a relationship between the texture of plant-based protein (p=0.028), vegetables (p=0.000), fruits (p=0.000), garnishes (p=0.000) with plate waste. No relationship between the shape, texture of staple foods, animal protein, and service satisfaction with plate waste (p>0.05). Conclusion: There is a relationship between food appearance with plate waste. There is no relationship between the shape, texture of staple foods, animal protein, and service satisfaction with plate waste. Keywords : food appearance, servis satisfaction, plate waste | |
| 44260 | 47638 | I1E021037 | HUBUNGAN ANTARA KESEIMBANGAN, POWER OTOT TUNGKAI, DAN POWER OTOT PERUT TERHADAP KETEPATAN SHOOTING SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP NEGERI 5 PURWOKERTO | Latar Belakang: Teknik dasar sepakbola dapat digolongkan menjadi berbagai macam teknik dasar, salah satunya adalah teknik shooting. Berdasarkan hasil observasi saat SMP 5 Purwokerto melawan SMP Al Irsyad Purwokerto terdapat 6 dari 12 siswa saat melakukan shooting masih kurang tepat sasaran. Hal ini terindikasi kurangnya kemampuan teknik dasar yang mereka kuasai terbukti saat melakukan shooting justru diluar gawang sepakbola. Sehingga peneliti membatasi penelitian apakah terdapat hubungan antara keseimbangan, kekuatan otot tungkai, dan power otot perut terhadap ketepatan shooting. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi, desain penelitian ini merupakan rencana tentang cara mengumpulkan dan menganalisis data agar dapat dilaksanakan secara ekonomis serta serasi dengan tujuan penelitian ini. Populasi adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 5 Purwokerto yang berjumlah 60 anak. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang diambil sebanyak 30 siswa. Analisis data penelitian ini menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji hipotesis yang digunakan adalah pearson corellation dan uji korelasi ganda. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan ketepatan shooting sepakbola sebesar 4,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan ketepatan shooting sepakbola sebesar 26,6%. Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot perut dengan ketepatan shooting sepakbola sebesar 14,1%. Keseimbangan, power otot tungkai, dan power otot perut secara bersama sama memberikan kontribusi terhadap ketepatan shooting sepakbola sebesar 45,5%. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara keseimbangan, power otot tungkai, dan power otot perut dengan ketepatan shooting sepakbola. Kata Kunci: Sepakbola, shooting sepakbola, keseimbangan, power otot tungkai, dan power otot perut. | Background: Basic football techniques can be classified into various basic techniques, one of which is shooting techniques. Based on the results of observations when SMP 5 Purwokerto played against SMP Al Irsyad Purwokerto, 6 out of 12 students were still not on target when shooting. This indicates a lack of basic technical skills that they have mastered, as evidenced by shooting outside the football goal. So the researcher limited the study to whether there is a relationship between balance, leg muscle strength, and abdominal muscle power to shooting accuracy. Methodology: This study is a correlation study, the design of this study is a plan on how to collect and analyze data so that it can be implemented economically and in accordance with the objectives of this study. The population is 60 extracurricular football students at SMP Negeri 5 Purwokerto. Sampling using purposive sampling technique was taken as many as 30 students. Data analysis of this study used prerequisite tests and hypothesis tests. The hypothesis tests used were Pearson correlation and multiple correlation tests. Research Results: There is a significant relationship between balance and football shooting accuracy of 4.7%. There is a significant relationship between leg muscle power and football shooting accuracy of 2.6%. There is a significant relationship between abdominal muscle power and football shooting accuracy of 14.1%. Balance, leg muscle power, and abdominal muscle power together contribute to football shooting accuracy of 45.5%. Conclusion: There is a relationship between balance, leg muscle power, and abdominal muscle power with football shooting accuracy. Keywords: Football, football shooting, balance, leg muscle power, and abdominal muscle power |