Artikel Ilmiah : G1A021099 a.n. RIF'AH SYAUQI IZZATI
| NIM | G1A021099 |
|---|---|
| Namamhs | RIF'AH SYAUQI IZZATI |
| Judul Artikel | HUBUNGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK PADA PASIEN RAWAT INAP PERIODE JANUARI-DESEMBER 2023 DI RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang memengaruhi metabolisme karbohidrat dan ditandai dengan gejala utama seperti sering buang air kecil (poliuria), sering merasa lapar (polifagia), dan rasa haus berlebihan (polidipsia). Indonesia berada di peringkat ketujuh dunia dengan sekitar 10,3 juta penderita, termasuk 624.082 kasus di Jawa Tengah dan 23.388 kasus di Kabupaten Banyumas pada tahun 2023. Salah satu komplikasi utama DM adalah Gagal Ginjal Kronik (GGK), yang ditandai dengan kerusakan ginjal yang berlanjut, penurunan fungsi dan struktur ginjal, serta adanya mikroalbuminuria, proteinuria, hematuria, kelainan histologis atau radiologis pada ginjal, dan penurunan Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) hingga <15 ml/menit/1,73 m² selama lebih dari 3 bulan. Penelitian serupa sering dilakukan dengan fokus pada variabel yang berbeda atau dengan variasi lokasi pengambilan data. Data pada penelitian ini diambil dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang merupakan rumah sakit rujukan di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dan Gagal Ginjal Kronik pada pasien rawat inap selama periode Januari hingga Desember 2023 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: : Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan analisis univariat dan bivariat untuk mengumpulkan data karakteristik pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Data dikumpulkan melalui metode cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas pasien Diabetes Melitus Tipe 2 adalah perempuan dengan rentang usia 50-60 tahun. Dalam analisis bivariat, diperoleh p- value sebesar 0,0022 untuk variabel Gula Darah Sewaktu, 0,033 untuk Gula Darah Puasa, dan 0,040 untuk Gula Darah 2 Jam Postprandial terhadap Gagal Ginjal Kronik. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dan Gagal Ginjal Kronik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Gagal Ginjal Kronik pada pasien rawat inap periode Januari hingga Desember 2023 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Gagal Ginjal Kronik, Rawat inap |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder of carbohydrate metabolism characterized by symptoms such as polyuria, polyphagia, and polydipsia. Indonesia ranks seventh in the world with 10.3 million people affected, including 624,082 cases in Central Java and 23,388 cases in Banyumas Regency in 2023. A major complication of DM is kidney failure. Chronic Kidney Failure (CKD) refers to persistent kidney damage, with a decline in kidney function and structural damage, marked by microalbuminuria or proteinuria, hematuria, histological and radiological abnormalities in kidney structure, and a decrease in Glomerular Filtration Rate (GFR) to <15 ml/minute/1.73 m² for over three months. Similar studies are often conducted with varying variable characteristics or different data collection locations. The data for this research was obtained from a referral hospital serving the Banyumas region and surrounding areas. Aim: This study aims to determine the relationship between Type 2 Diabetes Mellitus and Chronic Kidney Failure in inpatients from January to December 2023. Method: The study employed univariate and bivariate analyses using a descriptive observational design to collect characteristics data of Type 2 DM patients. The data collection method used was cross-sectional with purposive sampling. Results: The univariate analysis revealed that the majority of Type 2 DM patients were women aged 50-60 years. Bivariate analysis yielded p-values of 0.0022, 0.033, and 0.040 for the variables of Random Blood Sugar, Fasting Blood Sugar, and 2-Hour Postprandial Blood Sugar in relation to Chronic Kidney Failure. The results indicate a significant relationship between Type 2 DM and CKD. Conclusion: A significant relationship exists between Type 2 Diabetes Mellitus and Chronic Kidney Failure among inpatients for the period of January to December 2023 at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Key words: Tipe 2 Diabetes Mellitus, Chronic Kidney Disease, Inpatient |
| Kata kunci | Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Gagal Ginjal Kronik, Rawat inap |
| Pembimbing 1 | Dr. dr. Pugud Samodro, Sp.PD, KEMD |
| Pembimbing 2 | dr. Ghea De Silva, Sp.PD, FINASIM |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2025 |
| Jumlah Halaman | 25 |
| Tgl. Entri | 2025-02-09 16:48:52.099407 |