Home
Login.
Artikelilmiahs
47626
Update
ZAHRA JULIA TERIANDANI
NIM
Judul Artikel
AN ANALYSIS OF LOSS AND GAIN IN TRANSLATION BETWEEN THE ENGLISH AND INDONESIAN VERSIONS OF DEADPOOL VS CARNAGE COMICS DIALOGUES
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penghilangan dan penambahan makna terjadi dalam penerjemahan komik Deadpool vs Carnage ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini berawal dari tantangan unik yang dihadapi oleh penerjemah komik, seperti kendala bahasa, perbedaan budaya, dan kebutuhan untuk mempertahankan humor dan koherensi narasi. Penelitian ini berfokus pada tiga pertanyaan kunci: (1) Bagaimana hilangnya dan bertambahnya makna dalam proses penerjemahan? (2) Teknik penerjemahan apa yang digunakan? (3) Bagaimana keterbacaan terjemahan bahasa Indonesia? Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pergeseran makna, memeriksa teknik yang digunakan, dan mengevaluasi keterbacaan dialog yang diterjemahkan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari Deadpool vs Carnage (edisi 1-4) dan dinilai oleh sebelas penilai. Temuan menunjukkan distribusi yang merata antara kerugian dan keuntungan (masing-masing 50%), dengan amplifikasi linguistik dan kesepadanan yang sudah ada sebagai teknik yang paling sering digunakan. Hasil keterbacaan menunjukkan bahwa 55% terjemahan sangat mudah dibaca, sementara 37,5% berada di bawah tingkat keterbacaan sedang. Meskipun beberapa kehilangan makna tidak dapat dihindari karena perbedaan bahasa dan budaya, penggunaan strategi penerjemahan seperti adaptation, modulation, dan generalization yang tepat dapat meningkatkan keterbacaan dan mempertahankan sebagian besar maksud teks asli. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman penerjemahan komik, menawarkan wawasan praktis bagi para penerjemah yang bekerja dengan teks multimodal
Abtrak (Bhs. Inggris)
The goal of this study is to analyze how meaning loss and gain occur in the Indonesian translation of Deadpool vs. Carnage comics. This research stems from the unique challenges comic translators face, such as spatial constraints, cultural differences, and the need to maintain humor and narrative coherence. The study focuses on three key questions: (1) How do loss and gain happen in the translation process? (2) What translation techniques are used? (3) How readable is the Indonesian translation? The objective is to identify shifts in meaning, examine the techniques applied, and evaluate the readability of the translated dialogues. Using a qualitative descriptive approach, data were gathered from the English and Indonesian versions of Deadpool vs. Carnage (Issues 1–4) and assessed by eleven raters. The findings show an even distribution of loss and gain (50% each), with linguistic amplification and established equivalence emerging as the most frequently applied techniques. Readability results indicate that 55% of the translations are highly readable, while 37.5% fall under moderate readability. Although some meaning loss is unavoidable due to linguistic and cultural differences, the use of appropriate translation techniques such as adaptation, modulation, and generalization enhances the readability and preserves much of the original’s intent. This study contributes to the understanding of comic translation, offering practical insights for translators working with multimodal texts.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save