Home
Login.
Artikelilmiahs
42290
Update
MIRZA SETIAWAN ALI
NIM
Judul Artikel
PENERAPAN PASAL 19 UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTIK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT TERHADAP PRAKTEK DISKRIMINASI TERKAIT DENGAN KERJA SAMA PENJUALAN KAPASITAS KARGO DALAM JASA PENGANGKUTAN BARANG (STUDI PUTUSAN KPPU NOMOR: 07/KPPU-I/2020)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktek diskriminasi penjualan kapasitas kargo dalam jasa pengangkutan barang di Bandara Hang Nadim Batam yang dilakukan oleh PT. Lion Mentari (Terlapor I), PT. Batik Air Indonesia (Terlapor II), PT Wings Abadi (Terlapor III), dan PT Lion Express (Terlapor IV), praktek diskriminasi tersebut melanggar ketentuan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dan akibat hukum pada Putusan KPPU Nomor : 07/KPPU-I/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah serta dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Putusan KPPU Nomor : 07/KPPU-I/2020 telah sesuai dengan ketentuan Pasal 19 huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 serta akibat hukum yang timbul dari praktek diskriminasi penjualan kapasitas kargo dalam jasa pengangkutan barang di Bandara Hang Nadim Batam adalah penerapan sanksi administrasi terhadap Terlapor I, Terlapor II dan Terlapor IV masing-masing membayar denda sejumlah Rp.1.000.000.000 (satu miliar).
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was motivated by the practice of bid rigging, the practice of discrimination in the sale of cargo capacity in goods transportation services at Hang Nadim Airport, Batam, carried out by PT. Lion Mentari (Reported I), PT. Batik Air Indonesia (Reported II), PT Wings Abadi (Reported III), and PT Lion Express (Reported IV), this discriminatory practice violates the provisions of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 concerning Prohibition Monopoly Practices and Unfair Business Competition. The aim of this research is to determine the application of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 and the legal consequences of KPPU Decision Number: 07/KPPU-I/2020. This study uses a normative juridical approach with descriptive analytical research specifications. Sources of data used are secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials collected through library research. The data is then processed and analyzed using qualitative normative methods and presented in the form of narrative text Based on the results of research and discussion, it can be concluded that KPPU Decision Number: 07/KPPU-I/2020 is in accordance with the provisions of Article 19 letter d of Law Number 5 of 1999 as well as the legal consequences arising from the practice of discrimination in the sale of cargo capacity in goods transportation services At Hang Nadim Airport, Batam, administrative sanctions were imposed on Reported Party I, Reported Party II and Reported Party IV, each of whom paid a fine of IDR 1,000,000,000 (one billion).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save