Artikelilmiahs
Menampilkan 38.821-38.840 dari 48.943 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 38821 | 41420 | I1D018039 | FORMULASI NUGET SINGKONG DENGAN PENAMBAHAN IKAN NILA SEBAGAI MAKANAN TINGGI PROTEIN UNTUK MENCEGAH MASALAH STUNTING PADA BALITA | Nuget adalah salah satu makanan yang populer di kalangan anak-anak dan masyarakat luas. Singkong merupakan pangan lokal alternatif sumber karbohidrat selain nasi. Ikan nila termasuk komoditas unggulan dan banyak diminati masyarakat sebagai sumber protein hewani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar protein dan mutu hedonik pada formulasi nuget singkong dengan penambahan ikan nila sebagai alternatif makanan tinggi protein. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu proporsi singkong : tepung terigu (60:40, 70:30, 80:20) dan penambahan ikan nila (30%, 35%, 40%). Pengujian meliputi uji mutu hedonik, analisis kadar protein, dan uji proksimat. Hasil Uji mutu hedonik dan uji kadar protein dianalisis statistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney. Formula terbaik ditentukan dengan menggunakan Indeks Efektivitas De Garmo. Hasil penelitian pada analisis organoleptik menunjukkan bahwa proporsi singkong dan penambahan ikan nila berpengaruh nyata pada mutu hedonik rasa (p=0,041) dan tekstur (p=0,000), namun tidak berpengaruh nyata pada mutu hedonik warna (p=0,235), dan aroma(p=0,362). Hasil analisis kadar protein menunjukkan bahwa proporsi singkong dan penambahan ikan nila tidak berpengaruh nyata (p=0,739). Formula terbaik berdasarkan uji organoleptik dan uji kadar protein yaitu pada sampel T1N2 dengan proporsi singkong : tepung terigu (60:40) dan penambahan ikan nila 35%. Proporsi singkong dan penambahan ikan nila berpengaruh pada mutu hedonik rasa dan tekstur, namun tidak berpengaruh pada mutu hedonik warna dan aroma serta kadar protein. Nilai gizi formula terbaik yaitu energy 174,594 kkal, karbohidrat 17,988 g, protein 7,368 g, dan lemak 8,13 g dengan 1 serving size sebanyak 3 keping (60 g). | Nugget is a popular food among children and the general public. Cassava is an alternative local food source of carbohydrates other than rice. Tilapia is a leading commodity and is in great demand by the public as a source of animal protein. The purpose of this study was to determine the protein content and hedonic quality of cassava nugget formulations with the addition of tilapia as an alternative to high-protein foods. This study was an experimental study using a randomized block design (RBD) with two factors, namely the proportion of cassava: wheat flour (60:40, 70:30, 80:20) and the addition of tilapia (30%, 35%, 40%). Tests include hedonic quality tests, protein content analysis, and proximate tests. The results of the hedonic quality test and protein content test were statistically analyzed using the Kruskal-Wallis test and the Mann-Whitney test. The best formula is determined using the De Garmo Effectiveness Index. The results of the study on organoleptic analysis showed that the proportion of cassava and the addition of tilapia had a significant effect on the hedonic quality of taste (p=0.041) and texture (p=0.000). Still, they had no significant effect on the hedonic quality of color (p=0.235) and aroma (p= 0.362). The results of the protein content analysis showed that the proportion of cassava and the addition of tilapia had no significant effect (p=0.739). The best formula based on organoleptic tests and protein content tests was on the T1N2 sample with the proportion of cassava: wheat flour (60:40) and the addition of 35% tilapia. The proportion of cassava and the addition of tilapia had an effect on the hedonic quality of taste and texture but had no effect on the hedonic quality of color and aroma and protein content. The nutritional value of the best formula is energy 174.594 kcal, carbohydrates 17.988 g, protein 7.368 g, and fat 8.13 g with 1 serving size of 3 pieces (60 g). | |
| 38822 | 41429 | I1A019108 | Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberian Makan pada Balita di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Jawa Tengah | Tingginya angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes (17,43%) mengakibatkan Kabupaten Brebes menjadi salah satu wilayah dengan perilaku pemberian makan pada balita yang masih kurang memadai (22,27%). Permasalahan tersebut menjadi salah satu faktor utama tingginya angka stunting di Kabupaten Brebes (26,3%). Sehingga perlu dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian makan pada balita di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden berjumlah 96 responden menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan disebar secara offline pada 9 Juni – 16 Juni 2023. Penelitian menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Penelitian ini menunjukan hasil analisis bivariat variabel yang berhubungan adalah jumlah anak (p=0,028), pendapatan rumah tangga (p=0,000), budaya setempat (p=0,011), pengetahuan ibu (p=0,000), dan dukungan keluarga (0,000). Analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh adalah pengetahuan ibu (OR=7,941), dukungan keluarga (OR=6,133), pendapatan rumah tangga (OR=0,054), dan budaya setempat (OR=5,957). Variabel pengetahuan ibu yang paling berhubungan dengan perilaku pemberian makan pada balita (OR = 7,941). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan edukasi dan intervensi pada orang tua balita demi menjangkau tumbuh kembang balita yang optimal dan mencegah terjadinya stunting. | The high rate of extreme poverty in Brebes Regency (17.43%) resulted in Brebes Regency being one of the areas with inadequate feeding behavior for toddlers (22.27%). This problem is one of the main factors for the high stunting rate in Brebes Regency (26.3%). So it is necessary to know the factors associated with feeding behavior among toddlers in Bulakamba District, Brebes Regency, Central Java. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. The research sample was 96 paticipants using cluster random sampling technique. The research data was obtained through a questionnaire which was distributed offline and was conducted from 9 June until 16 June 2023. Data analysis consisted of univariate, bivariate analysis with the Chi-Square test, and multivariate analysis with the Regresi Logistik test. This study shows the results of bivariate analysis related variables are the number of children (p = 0.028), household income (p-0.000), local culture (p=0.011), mother's knowledge (p-0.000), and family support (0.000). Multivariate analysis showed that the influencing variable was mother's knowledge (OR=7.941), family support (OR=6.133), household income (OR=0.054), and local culture (OR=5.957). Mother's knowledge is the most variable related to feeding behavior in toddlers (OR. = 7.941). One of the prevention efforts are increase education and intervention for parents to reach optimal growth of toddler and prevent stunting. | |
| 38823 | 44391 | I1B020011 | Gambaran Peran Kontrol Orang Tua Dalam Pencegahan Perilaku Konsumsi Minuman Beralkohol pada Remaja Desa Selotinatah Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan | Abstrak GAMBARAN PERAN KONTROL ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN PERILAKU KONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL PADA REMAJA DESA SELOTINATAH KECAMATAN NGARIBOYO KABUPATEN MAGETAN Riska Nurhidayani1, Eva Rahayu2, Koernia Nanda Pratama3 Latar Belakang : Remaja merupakan salah satu kalangan yang mengalami peningkatan dalam mengonsumsi minuman beralkohol. Peran kontrol orang tua menjadi salah satu faktor yang sangat dibutuhkan dalam pencegahan konsumsi minuman beralkohol pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran kontrol orang tua dalam pencegahan konsumsi minuman beralkohol pada remaja. Metodologi : Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif, lokasi penelitian dilakukan di Desa Selotinatah. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 76 sampel dengan menggunakan kuesioner dan analisis univariat. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rerata usia orang tua 45 tahun, jenis kelamin didominasi oleh laki-laki 59,2%, pendidikan terakhir partisipan kebanyakan SMP/MTs/Sederajat sebanyak 42,1%, memiliki penghasilan kurang dari UMK sebanyak 78,9%, dan memiliki anak remaja dengan median usia 15 tahun. Peran kontrol orang tua terhadap pencegahan konsumsi minuman beralkohol pada remaja dalam kategori cukup 51,3%. Kesimpulan : Peran kontrol orang tua dalam pencegahan konsumsi minuman beralkohol pada remaja partisipan mayoritas dalam kategori cukup. Kata kunci : Minuman beralkohol, Peran Kontrol, Remaja 1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman 2,3Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman | Abstract DESCRIPTION OF THE ROLE OF PARENTAL CONTROL IN PREVENTING ALCOHOL CONSUMPTION BEHAVIOUR AMONG ADOLESCENTS IN SELOTINATAH VILLAGE, NGARIBOYO SUB-DISTRICT, MAGETAN DISTRICT Riska Nurhidayani1, Eva Rahayu2, Koernia Nanda Pratama3 Background: Adolescents are one of the groups that have increased their consumption of alcoholic beverages. The role of parental control is one of the factors that is needed in preventing alcohol consumption in adolescents. This study aims to determine the role of parental control in preventing adolescent alcohol consumption. Methodology: The research design was descriptive quantitative, the research location was Selotinatah Village. This study used simple random sampling technique as many as 76 samples using questionnaires and univariate analysis. Research results: The results of this study showed that the mean age of parents was 45 years old, gender was dominated by men 59.2%, the last education of participants was mostly junior high school / MTs / equivalent as much as 42.1%, has an income less than minimum wage as much as 78.9%, and has adolescent children with a median age of 15 years. The role of parental control in preventing adolescent alcohol consumption was 51.3%. Conclusion: The role of parental control in preventing alcohol consumption in adolescent participants is mostly in the moderate category. Keywords: Adolescents, Alcoholic Beverages, Control Role 1Student of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman 2,3Lecturer in Nursing Department, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman | |
| 38824 | 41400 | I1A019060 | Analisis Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis (TB) Anak (8-14 Tahun) Di Kabupaten Banyumas Tahun 2023 | Latar belakang: Tuberkulosis (TB) anak usia sekolah (5-14 tahun) meningkat secara signifikan setiap tahunnya di Kabupaten Banyumas. Tahun 2021 terdapat 118 kasus meningkat menjadi 390 kasus pada 2022. Anak dengan infeksi TB dapat menjadi sumber penyakit TB sehingga dapat menurunkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa mendatang. Penyakit kronis pada anak memengaruhi kualitas hidupnya. Informasi mengenai kualitas hidup secara sistematis belum banyak dilakukan sehingga perlu dilakukan penelitian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup penderita TB anak berdasarkan domain 7 aspek dan karakteristiknya. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Populasi seluruh penderita TB anak 8-14 tahun berstatus pengobatan di Kabupaten Banyumas tahun 2022-Maret 2023. Sampel penelitian sebanyak 72 dengan metode Total sampling. Pengambilan data dengan wawancara kuesioner dan instrumen TACQOL CF yang telah diterjemahkan dan teruji validitas realibilitas. Analisis data univariat untuk mendapatkan gambaran distribusi frekuensi dan masing-masing variabel. Hasil: Karakteristik penderita TB anak 8-14 tahun di Kabupaten Banyumas rata-rata berusia 10 tahun, laki-laki (68,1%), dan berpendidikan di SD (80,6%). Paling banyak di Kecamatan Sumbang (15,3%), waktu terkonfirmasi bulan Februari 2023 (25%). Karakteristik klinis sudah imunisasi BCG (97,2%), status gizi normal (56,3%), jenis TB Paru (93,1%), berada tahap lanjutan (75%), jenis diagnosis skoring (83,3%), tidak memiliki efek samping OAT (73,6%), tidak memiliki penyakit penyerta (66,7%), dan memiliki riwayat keluarga TB (52,8%). Kualitas hidup subjek penelitian sedang (51,4%), dengan aspek kategori baik paling banyak pada emosi positif (25%) serta kategori kurang baik pada fungsi motorik (23,6%) dan kebiasaan sehari-hari (23,6%). Kesimpulan: Kualitas hidup total subjek penelitian baik dengan paling baik pada aspek emosi positif dan kualitas hidup yang kurang baik hanya pada aspek kebiasaan sehari-hari. Setiap kesulitan dan gangguan gejala yang dialami paling banyak saat kondisi sakit dan sakit ringan. | Background: tuberculosis (TB) in school-age children (5-14 years) increases significantly every year in Banyumas Regency. In 2021 there were 118 cases increasing to 390 cases in 2022. Children with TB infection can be a source of TB disease so that it can reduce the quality of Human Resources (HR) in the future. Chronic diseases in children related conditions affect the quality of life of children. Information about the quality of life systematically has not been done so that more in-depth research needs to be done. This study aims to determine the quality of life of children with TB based on the domain 7 aspects and characteristics. Methods: descriptive quantitative research with case study design. The population of all children with TB patients 8-14 years old has treatment status in Banyumas Regency from 2022-March 2023. Research samples were 72 with Total sampling method. Data collection with questionnaire interview and TACQOL CF that have been translated and tested for validity and reliability. Analysis of univariate data to obtain an overview of the frequency distribution and each variable. Results: Characteristics of TB patients aged 8-14 years in Banyumas, the average age of 10 years, male (68.1%), and educated in elementary school (80.6%). Most are in Sumbang District (15.3%), confirmed in February 2023 (25%). Clinical characteristics were BCG immunization (97.2%), normal nutritional status (56.3%), type of pulmonary TB (93.1%), advanced stage (75%), type of scoring diagnosis (83.3%), no OAT side effects (73.6%), no comorbidities (66.7%), and family history of TB (52.8%). The quality of life of the study subjects was moderate (51.4%), with the most aspects of the good category on positive emotions (25%) and the less good category on motor function (23.6%) and daily habits (23.6%). Conclusion: the total quality of life of the study subjects was good at best on the aspect of positive emotions and poor quality of life only on the aspect of daily habits. Any difficulties and disorders symptoms are experienced most when the condition is sick and mild pain. | |
| 38825 | 44741 | K1B020047 | Penerapan Fuzzy Inference System Metode Tsukamoto untuk Menentukan Kualitas Udara Ambien | Penurunan kualitas udara memiliki dampak buruk terhadap kesehatan biologis dan lingkungan. Partikel dan senyawa kimia berbahaya di udara dapat menyebabkan penyakit pernafasan, alergi, penyakit jantung, kanker paru-paru, serta merusak ekosistem dan keseimbangan lingkungan secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan solusi inovatif dan efektif untuk mengurangi dampak negatif dari pencemaran udara. Salah satu metode untuk mendiskripsikan kondisi kualitas udara ambien adalah Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto. Penelitian ini menggunakan FIS Tsukamoto untuk menentukan kualitas udara ambien di Indonesia. Variabel input yang digunakan adalah PM10 , NO2 , SO2 , CO , dan O3 , sedangkan kualitas udara ambien menjadi variabel output. Fuzzy Inference System Tsukamoto mempunyai 3 tahapan, yaitu fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dari 59 sampel pengukuran udara ambien di seluruh titik stasiun pemantauan, 29 titik stasiun memiliki kualitas udara ambien dengan kategori Baik dan 22 titik stasiun memiliki kualitas udara ambien dengan kategori Sedang, dengan capaian akurasi sebesar 86,4%, di mana dari 59 data yang diujikan, 51 data sesuai dengan data aktual. | Air quality degradation has adverse impacts on biological and environmental health. Harmful particles and chemical compounds in the air can cause respiratory diseases, allergies, heart disease, lung cancer, as well as damage the ecosystem and overall environmental balance. Therefore, innovative and effective solutions are needed to reduce the negative impacts of air pollution. One method to describe ambient air quality conditions is the Tsukamoto Fuzzy Inference System (FIS). This research uses Tsukamoto FIS to determine ambient air quality in Indonesia. The input variables used are PM10, NO2, SO2, CO, and O3 , while ambient air quality is the output variable. Tsukamoto Fuzzy Inference System has 3 stages, namely fuzzification, inference, and defuzzification. Based on the results obtained, from 59 ambient air measurement samples at all monitoring station points, 29 station points have ambient air quality in the Baik category and 22 station points have ambient air quality in the Sedang category, with an accuracy of 86.4%, where out of 59 data tested, 51 data match the actual data. | |
| 38826 | 44811 | E1A020212 | PAKSAAN SEBAGAI ALASAN PEMBATALAN PERKAWINAN ( Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Wonogiri Nomor 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng) | Pembatalan perkawinan terjadi karena tidak terpenuhinya syarat perkawinan. Paksaan Perkawinan menjadi salah satu penyebab dapat terjadinya pembatalan perkawinan. Kasus seperti ini terjadi pada Pengadilan Agama Wonogiri dengan Putusan Nomor 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng. Adapun putusan tersebut mengenai permohonan pembatalan perkawinan karena paksaan yang dilakukan oleh kedua orang tua Pemohon (isteri) dan Termohon (suami). Selama masa perkawinan yang berlangsung sekitar 1 (satu) bulan, Pemohon dan Termohon belum pernah berhubungan suami istri (qobla dhukul). Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan pada Putusan Nomor 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng dan bagaimana akibat hukum dari pembatalan perkawinan pada perkara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif dengan spesifik penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan yang kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dengan metode analisis normatif kualitatif. Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim pada Putusan Nomor 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng hanya mendasar pada Pasal 6 ayat (1) dan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, jo Pasal 71 huruf (f) dan Pasal 72 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. Menurut Penulis, Majelis Hakim dapat menambahkan Pasal 23 huruf (b) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 73 huruf (b) Kompilasi Hukum Islam, Pasal 25 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 74 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam dan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 72 ayat (3) Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukum dari pembatalan perkawinan tersebut hanya berakibat terhadap hubungan suami istri yaitu putusnya hubungan suami istri antara Pemohon dan Termohon sehingga keduanya dianggap tidak pernah melakukan perkawinan dan status kedua belah pihak kembali seperti semula, yaitu lajang layaknya sebelum melakukan perkawinan. Kata Kunci: Paksaan, Pembatalan Perkawinan | Marriage annulment occurs because the conditions of marriage are not fulfilled. Forced marriage is one of the causes of marriage annulment. A case like this occurred at the Wonogiri Religious Court with Decision Number 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng. The decision is regarding a request for annulment of marriage due to coercion by the parents of the Petitioner (wife) and the Respondent (husband). During the marriage period which lasted about 1 (one) month, the Petitioner and the Respondent had never had conjugal relations (qobla dhukul). The formulation of the problem of this research is how the legal considerations of the judge in granting the annulment of marriage in Decision Number 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng and what are the legal consequences of the annulment of marriage in that case. This research uses the Normative Juridical method with specific analytical descriptive research. The data source used is secondary data with data collection methods based on literature studies which are then presented in the form of narrative text with qualitative normative analysis methods. The results of the research can be concluded that the legal considerations of the judge in Decision Number 1029/Pdt.G/2023/PA.Wng are only based on Article 6 paragraph (1) and Article 22 of Law Number 1 of 1974, jo Article 71 letter (f) and Article 72 paragraph (2) of the Compilation of Islamic Law. According to the author, the Panel of Judges can add Article 23 letter (b) of Law Number 1 Year 1974 jo Article 73 letter (b) of the Compilation of Islamic Law, Article 25 of Law Number 1 Year 1974 jo Article 74 paragraph (1) of the Compilation of Islamic Law and Article 27 paragraph (3) of Law Number 1 Year 1974 jo Article 72 paragraph (3) of the Compilation of Islamic Law. The legal consequences of the annulment of the marriage only have an effect on the husband and wife relationship, namely the breakup of the husband and wife relationship between the Petitioner and the Respondent so that both are considered to have never been married and the status of the two parties returns to what it was, namely single as before the marriage. Keywords: Coercion, Marriage Annulment | |
| 38827 | 41399 | J1A017014 | An Analysis of Negative Politeness Strategies in Joe Rogan's Podcast with Elon Musk | Dharmamwan, Nauval Fatih. 2023. Analisis Strategi Kesantunan Negatif dalam Podcast Joe Rogan dengan Elon Musk. Skripsi. Pembimbing 1 : Raden Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Pembimbing 2 : Nadia Gitya Yulianita, S.Pd., M.Li. Kementrian Pendidikan. Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto, 2023. Penelitian ini berjudul “Analisis Strategi Kesantunan Negatif dalam Podcast Joe Rogan dengan Elon Musk”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis-jenis strategi kesantunan negatif dan mencari tahu alasan mengapa Joe Rogan menggunakan jenis kesantunan negatif tertentu dalam tutur katanya di podcast berdasarkan teori pragmatik Brown and Levinson (1987). Data dari penelitian ini adalah tutur kata yang mengandung strategi kesantunan negatif yang digunakan oleh Joe Rogan dalam podcast Joe Rogan Experience #1169 – Elon Musk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan purposive sampling untuk menjawab pertanyaan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Joe Rogan menggunakan tujuh dari sepuluh jenis strategi kesantunan negatif yang dikemukakan oleh Brown and Levinson (1987). Tipe-tipe tersebut terdiri dari 25% Being Conventionally Indirect dan Apologizing; 20 % untuk Being Pessimistic; 15% untuk Questioning and Hedging; dan 5% untuk Minimizing the Imposition, Impersonalizing Speaker and Hearer, dan Nominalizing. Being Conventionally Indirect dan Apologizing menjadi strategi yang paling banyak digunakan oleh Joe Rogan. Selanjutnya, terdapat empat faktor atau alasan yang mempengaruhi pemilihan strategi kesantunan dalam penilitian ini. Pertama, payoffs, Rogan dapat memperoleh manfaat atau imbalan tertentu dalam menjaga wajah negatif Musk. Kedua, Rogan memperhatikan social distance dengan memilih bahasa yang lebih tidak langsung. Ketiga, Rogan menerapkan relative power untuk mengurangi potensi konflik atau ketidaknyamanan. Terakhir, rank of imposition sebagai upaya Rogan untuk meminta pemahaman Musk tentang apa yang dia katakana untuk mengurangi kesalahpahaman dan menghindari tindakan mengancam kepada Musk. | Dharmawan, Nauval Fatih. 2023. An Analysis of Negative Politeness Strategies in Joe Rogan’s Podcast with Elon Musk. Thesis. Supervisor 1 : Raden Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Supervisor 2 : Nadia Gitya Yulianita, S.Pd., M.Li. Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Department, English Literature Study Program, Purwokerto, 2023. This research is entitled "An Analysis of Negative Politeness Strategies in Joe Rogan's Podcast with Elon Musk." This research aims to discover the types of negative politeness strategies and find out why Joe Rogan uses particular types of negative politeness in his podcast based on Brown and Levinson's (1987) pragmatic theory. The data of this research are the utterances containing the negative politeness strategy used by Joe Rogan in his podcast Joe Rogan Experience #1169 – Elon Musk. This research used the descriptive qualitative method and purposive sampling to answer the research questions. The result shows that Joe Rogan uttered seven out of ten negative politeness strategies proposed by Brown and Levinson (1987). Those types are 25% Being Conventionally Indirect and Apologizing; 20 % Being Pessimistic; 15% Questioning and Hedging; and 5% Minimizing the Imposition and Nominalizing. Being Conventionally Indirect and Apologizing becomes the most used strategy by Joe Rogan. Afterward, there are four factors or reasons influencing the choice of politeness strategies in this research. First, the payoffs, Rogan can attain certain benefits or payoffs in preserving Musk's negative face. Second, Rogan paid attention to social distancing by choosing more indirect language.Third, Rogan applied relative power to reduce potential conflict or discomfort. At last, the rank of imposition is Rogan's attempt to ask about Musk's understanding of what he said to reduce misunderstandings and face threatening actions by Musk. | |
| 38828 | 41402 | A1A019045 | ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI MOCAF (Modified Cassava Flour) PADA UD USAHA MANDIRI DI BANJARNEGARA | UD Usaha Mandiri merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang produksi tepung Mocaf, yang terletak di Kabupaten Banjarnegara. Tepung Mocaf saat ini sangat diminati oleh masyarakat karena memiliki banyak manfaat dan kelebihan. Selain itu, tepung Mocaf juga dapat menjadi alternatif pengganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis biaya dan pendapatan untuk mengetahui apakah agroindustri Mocaf pada UD Usaha Mandiri menguntungkan, 2) menganalisis kelayakan finansial agroindustri Mocaf pada UD Usaha Mandiri, 3) menganalisis sensitivitas agroindustri Mocaf pada UD Usaha Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Analisis data yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas menggunakan dua asumsi yaitu kenaikan harga bahan baku sebesar 5 persen dan penurunan produksi sebesar 5 persen. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) UD Usaha Mandiri memperoleh rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam satu tahun sebesar Rp118.577.560,00. 2) Hasil analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa agroindustri Mocaf di UD Usaha Mandiri layak untuk diusahakan. Hal tersebut ditunjukan dari nilai kriteria investasi usaha agroindustri Mocaf di UD Usaha Mandiri dengan nilai NPV sebesar Rp113.160.330,78-, IRR sebesar 15 persen, Net B/C Ratio sebesar 1,19 dan Payback Period selama 4 Tahun, 7 Bulan, dan 24 Hari. 3) Hasil analisis sensitivitas pada kenaikan harga bahan baku sebesar 5 persen dinyatakan layak. Sedangkan hasil analisis sensitivitas pada penurunan produksi sebesar 5 persen dinyatakan tidak layak. | UD Usaha Mandiri is a business engaged in the production of Mocaf flour, located in Banjarnegara Regency. Mocaf flour is currently highly demanded by the community due to its numerous benefits and advantages. Additionally, Mocaf flour serves as an alternative to wheat flour. The aim of this research is are: 1) analyze costs and income to find out whether the Mocaf agroindustry at UD Usaha Mandiri is profitable, 2) to analyze the financial feasibility of Mocaf agroindustry at UD Usaha Mandiri, and 3) to analyze the sensitivity of Mocaf agroindustry at UD Usaha Mandiri.The method used in this research is a case study. Data collection was conducted in May 2023. The data analysis includes Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP), and sensitivity analysis using two assumptions: an increase in raw material price of percent and a decrease in production of percent.The research findings indicate that: 1) UD Usaha Mandiri's average annual income of Rp 118,577,560.00. 2) The financial feasibility analysis shows that the Mocaf agroindustry at UD Usaha Mandiri is feasible for cultivation. This is evident from the investment criteria value of the Mocaf agroindustry business at UD Usaha Mandiri, with a discount factor of 10 percent, yielding an NPV of Rp 113,160,330.78, an IRR of 15 percent, a Net B/C Ratio of 1.19, and a Payback Period of 4 years, 7 months, and 24 days. 3) The sensitivity analysis of a 5 percent increase in raw material prices is considered feasible. However, the sensitivity analysis of a 5 percent decrease in production is deemed not feasible. | |
| 38829 | 41403 | L1B019039 | PERTUMBUHAN DAN SINTASAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBUDIDAYAKAN PADA LUAS TAMBAK BERBEDA DI PT. BIRU LAUT NUSANTARA, KAB. PANGANDARAN | Udang vaname salah satu komoditas ekspor dari sub sektor perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan salah satu jenis udang yang permintaan pasarnya cukup tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Untuk menentukan keberhasilan dalam budidaya udang adalah menentukan luasan tambak serta penebaran benurh di sesuaikan dengan luas tambak yang telah di buat agar organisme yang dibudidayakan dapat tumbuh dan hidup sesuai yang di rencanakan. Tujuan dari penelitian kali ini yaitu Mengetahui pengaruh luas tambak A 1000 m2 dan tambak B 3000 m2 terhadap laju pertumbuhan dan sintasan udang vaname. Metode yang di gunakan yaitu dengan metode survei dan di analisis dengan uji independent T-test untuk mengetahui pebedaaan pertumbuhan rata-rata pada tambak A dan B. Parameter yang di ukur pada penelitian ini yaitu Mean body weight (MBW), Average Daily Growth (ADG), Biomass, Survival Rate (SR), Feed Convertion Ratio (FCR). Hasil rata-rata yang di analisis menggunakan uji Independent T-test yaitu MBW 25-2.4 gram perminggu, ADG 0.6-0.4 perhari, Biomassa 19.1- 48.8 kg perminggu, SR 6.9 - 7.2 % perpanen dan FCR 1.2-1.1 perminggu. Kesimpulannya terdapat perbedaan yang signifikan pada perameter Biomassa dan FCR dikarenakan padat penebaran tambak A dan tambak B berbeda | Vannamei shrimp is an export commodity from the fisheries sub-sector which has high economic value and is a type of shrimp whose market demand is quite high both at home and abroad. To determine success in shrimp farming is to determine the area of the pond and the distribution of fry according to the area of the pond that has been made so that the organisms being cultivated can grow and live as planned. The purpose of this research is to determine the effect of the area of pond A 1000 m2 and pond B 3000 m2 on the growth rate and survival of vannamei shrimp. The method used is the survey method and analyzed with an independent T-test to find out the difference in average growth in ponds A and B. The parameters measured in this study are Mean body weight (MBW), Average Daily Growth (ADG) ), Biomass, Survival Rate (SR), Feed Conversion Ratio (FCR). The average results were analyzed using the Independent T-test, namely MBW 25-2.4 grams per week, ADG 0.6-0.4 per day, Biomass 19.1- 48.8 kg per week, SR 6.9 - 7.2 % per harvest and FCR 1.2-1.1 per week. In conclusion, there are significant differences in the parameters of Biomass and FCR due to the different stocking densities of pond A and pond B. | |
| 38830 | 41404 | J1E016037 | AN ANALYSIS OF KNOWLEDGE DIMENSION AND COGNITIVE PROCESS DIMENSION OF REVISED BLOOM’S TAXONOMY IN EDUCATIONAL OBJECTIVES OF ENGLISH TEXTBOOK | Penelitian ini menganalisa penerapan dimensi pengetahuan dan proses kognitif dari taksonomi Bloom revisi di dalam tujuan pembelajaran sebuah buku teks yang biasa dipakai di Indonesia. Buku teks yang dianalisaadalah buku teks bahasa Inggris “Pathway to English” untuk kelas sepuluh yang dipublikasikan oleh Erlangga. Instrumen utama dari penelitian ini adalah tabel taksonomi yang diusulkan dalam buku taksonomi Bloom revisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi pengetahuan dan proses kognitif tersebar di tujuan pembelajaran di semua bab dalam buku teks. Dari total 99 tujua pembelajaran, terdapat 27 tujuan pembelaran di C1, 30 di C2, 16 di C3, 5 di C4, 8 d C5, dan 3 di C6. Selanjutnya untuk persebaran dimensi proses kognitif terdapat 53 tujuan pembelajaran di K1, 39 di K2, 1 di K3, dan 6 di K4. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dimensi pengetahuan dan proses kognitif dalam buku teks diterapkan dengan cara menyajikan kata kerja yang merepresentasikan enam kategori dalam dimensi proses kognitif dan kata benda yang merepresentasikan empat kategori dimensi pengetahuan. | This study analyzed the implementation of knowledge dimension and cognitive process dimension of revised Bloom’s taxonomy in the educational objectives of and English textbook that commonly used in Indonesia. The textbook that was analyzed in this study is the English textbook “Pathway to English” for grade tenth (X) that was publiseh by Erlangga. The main instrument of this study was the taxonomy table proposed in the handbook of the revised Bloom’s taxonomy. The study employed descriptive qualitative method. The result showed that the knowledge dimension and cognitive process dimension are spread all over the educational objectives of all chapters in the textbook. Out of 99 educational objectives, there are 27 objectives in C1, 30 in C2, 16 in C3, 5 in C4, 8 in C5, and 3 objectives in C6. Moreover, for the knowledge dimension distribution there are 53 objectives in K1, 39 in K2, 1 in K3, and 6 objectives in K4. Furthermore, the result also showed that the knowledge dimension and cognitive process dimension are presented in the educational objectives by placing verbs that represent the six categories of cognitive process dimension and nouns that represent the four categories of knowledge dimension. | |
| 38831 | 40905 | B1A018132 | Komposisi Ikan Asli dan Introduksi serta Biomassa Hasil Tangkapan di Waduk Malahayu Kabupaten Cirebon | Salah satu ancaman keragaman spesies ikan di perairan tawar adalah masuknya ikan introduksi. Ikan introduksi merupakan ikan yang dimasukkan ke perairan Indonesia dengan beragam alasan, antara lain sebagai ikan hias, ikan konsumsi, dan untuk tujuan tertentu lainnya. Masuknya ikan introduksi yang tersebar di beberapa perairan Indonesia, mengakibatkan berubahnya komposisi ikan yang ada. Perubahan komposisi ikan yang terjadi akibat masuknya ikan introduksi berdampak pada penurunan biomassa hasil tangkapan. Pada tahun 2009 sebanyak 3000 ekor Pangasianodon hypophthalmus telah disebar di Waduk Malahayu, kehadiran ikan tersebut dikhawatirkan akan merubah komposisi ikan dan juga akan mengalami penurunan biomassa hasil tangkapan Hal ini mendorong dilakukannya penelitian mengenai bagaiamana komposisi ikan asli dan introduksi, dan berapa biomassa hasil tangkapan yang terjadi pada Waduk Malahayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi ikan asli dan introduksi, mengetahui biomassa hasil tangkapan, dan spesies mana yang paling besar kontribusinya pada biomassa hasil tangkapan. Penelitian dilakukan di Waduk Malahayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Waduk dibagi menjadi 3 bagian yaitu inlet, tengah, dan outlet. Ikan ditangkap dengan memasang jaring rangkap (gill net) dengan ukuran mata jaring 2,5 dan 3 inci. Pada setiap stasiun, penebaran dilakukan sebanyak 1 kali dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali dengan interval waktu 2 minggu. Variabel utama pada penelitian ini adalah komposisi ikan dengan parameternya yaitu jumlah spesies dan jumlah individu tiap spesies, serta biomassa ikan dengan parameternya yaitu jumlah berat setiap spesies hasil tangkapan di setiap stasiun. Variabel pendukung pada penelitian ini adalah kualitas air dengan parameter fisika yaitu suhu air, kecerahan, kecepatan arus, dan kedalaman, serta parameter kimia yaitu pH dan DO. Perbedaan komposisi ikan asli dan introduksi serta biomassa hasil tangkapan antar stasiun akan dianalisis dengan ANOVA, dan spesies yang paling besar kontribusinya pada biomassa hasil tangkapan akan dianalisis dengan membandingkan secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa komposisi ikan asli di Waduk Malahayu sebesar 36% spesies asli, diantaranya adalah ikan gabus (Chana striata), ikan tawes (Barbonymus gonionotus), ikan sepat (Trichopodus pectoralis), dan ikan keting (Mystus singaringan). Sedangkan ikan introduksi ditemukan sebesar 64% diantaranya adalah ikan mujair (Oreochromis mossambicus), ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan mas (Cyprinus carpio), ikan patin (Pangasianodon hypopthalmus), ikan bawal (Colossoma marcopomum), ikan red devil (Amphilophus labiatus), dan ikan jaguar (Parachromis managuensis). Biomassa hasil tangkapan di Waduk Malahayu didapatkan sebesar 35.039,70 g untuk ikan asli dan 162.203,77 g untuk ikan introduksi. Ikan patin (Pangasianodon hypopthalmus) merupakan spesies yang paling berpengaruh pada biomassa hasil tangkapan di Waduk Malahayu. | One of the vulnerabilities of fish species diversity in fresh waters is the entry of introduced fish. Introduced fish are fish that are introduced into Indonesian waters for various reasons, including as ornamental fish, consumption fish, and for other specific purposes. The introduction of fish that are scattered in several Indonesian waters has resulted in a change in the composition of the fish. Changes in the composition of fish that occur due to the introduction of introduced fish have an impact on reducing the yield of biomass. In 2009 as many as 3,000 Pangasianodon hypophthalmus were spread in the Malahayu Reservoir, the presence of these fish was feared would change the composition of the fish and would also decrease the biomass of the catch. in the Malahayu Reservoir. This study aims to determine the composition of native and introduced fish, find out the biomass of the catch, and which species contribute the most to the catch of biomass. The research was conducted in the Malahayu Reservoir, Brebes Regency,Central Java, using a surveymethod with a purposive random sampling technique. Thereservoir is divided into 3 parts, namely inlet, middle and outlet. Fish are caught by setting gill nets with a mesh size of 2.5 and 3 inches. At each station, stocking was carried out 1 time and was repeated 3 times with an interval of 2 week. The main variables in this study were fish composition with parameters, namely the number of species and the number of individuals of each species, and fish biomass with parameters, namely the total weight of each species caught at each station. The supporting variables in this study were water quality with physical parameters, namely water temperature, brightness, current speed, and depth, as well as chemical parameters, namely pH and DO. Differences in the composition of native and introduced fish as well as catch biomass between stations will be analyzed by ANOVA, and the species that contribute the most to catch biomass will be analyzed by comparing descriptively. The results showed that the composition of native fish in the Malahayu Reservoir was found to be 36%, including snakehead fish (Chana striata), javabarb fish (Barbonymus gonionotus), three spot gourami (Trichopodus pectoralis), and keting fish (Mystus singaringan). Meanwhile, 64% of introduced fish including tilapia fish (Oreochromis mossambicus), tilapia (Oreochromis niloticus), goldfish (Cyprinus carpio), catfish (Pangasianodon hypopthalmus), pomfret fish (Colossoma marcopomum), red devil fish (Amphilophus labiatus), and jaguar fish (Parachromis managuensis). The biomass caught in the Malahayu Reservoir was 35,039.70 g for native fish and 162,203.77 g for introduced fish. The catfish (Pangasianodon hypothalmus) is the most influential species on the biomass caught in the Malahayu Reservoir. | |
| 38832 | 41405 | F1B018052 | RESPONSIVITAS PELAYANAN BPJS DI RUMAH SAKIT TNI AD TINGKAT II DR. SOEDJONO KOTA MAGELANG | Rumah Sakit TNI AD Tingkat II Dr. Soedjono Kota Magelang merupakan Rumah Sakit yang berada dibawah kendali Kesehatan Komando Daerah Militer IV/Diponegoro serta memiliki tugas pokok sebagai pelaksana pembinaan dan pelayanan kesehatan kepada Prajurit TNI, PNS – TNI serta keluarganya yang ada di wilayah Kodam IV/Diponegoro yang dilakukan dalam rangka untuk mendukung tugas pokok satuan serta bertugas untuk melayani masyarakat umum yang hendak berobat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan dalam hubungan antara peningkatan jumlah peserta BPJS setiap tahunnya di Indonesia dengan turunnya pasien pengguna BPJS di Rumah Sakit TNI AD Tingkat II dr. Soedjono Kota Magelang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati bagaimana Responsivitas Pelayanan BPJS Rumah Sakit TNI AD Tingkat II Dr. Soedjono Kota Magelang yang baik dalam peningkatan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pada penelitian ini, teknik sampling yang digunakan yaitu Accidental Sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74.079 orang dari pasien Rawat Jalan. Berdasarkan perhitungan rumus slovin dengan taraf kesalahan 10% jumlah sampel yang didapatkan yaitu 100 Responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Pengujian validitas instrumen pada penelitian ini menggunakan Product Moment dari Karl Pearson dengan rtabel lebih dari 0,197 dinyatakan valid. Adapun dasar pengambilan keputusan dalam uji reliabilitas dalam penelitian ini adalah nilai koefisien cronbach’s alpha lebih besar dari nilai rtabel yaitu 0,197 dinyatakan reliabel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit TNI AD Tingkat II Dr. Soedjono Kota Magelang responsif dalam pelayanannya. Presentase kemampuan merespon pasien sangat tinggi, yaitu 72%. Kecepatan melayani serta sangat tinggi, mencapai 62%. Namun, masih ada beberapa area yang perlu ditingkatkan untuk memastikan kepuasan dan kenyamanan penuh bagi pasien atau penerima pelayanan, seperti ketepatan melayani (46%) termasuk dalam kategori Tinggi, kecermatan melayani (52%) termasuk dalam kategori Tinggi, ketepatan waktu melayani (51%) termasuk dalam kategori Tinggi, dan kemampuan menanggapi keluhan (56%) termasuk dalam kategori Tinggi. Meski begitu, keseluruhan kinerja rumah sakit dalam pelayanan dinilai baik. Penting untuk terus meningkatkan responsivitas pelayanan demi kepuasan dan kenyamanan pasien. | TNI AD Hospital Level II Dr. Soedjono Kota Magelang is a hospital that is under the control of Regional Military Command IV/Diponegoro Health and has the main task of implementing coaching and health services for TNI soldiers, civil servants - TNI and their families in the area of Kodam IV/Diponegoro which is carried out in order to support the main task of the unit and duty to serve the general public who want treatment. This research is motivated by the gap in the relationship between the increase in the number of BPJS participants each year in Indonesia and the decrease in BPJS user patients at the TNI AD Hospital Level II dr. Soedjono City of Magelang. The purpose of this study was to observe how the responsiveness of BPJS services at the TNI AD Hospital Level II Dr. Soedjono Kota Magelang who is good at improving public services. This study uses a quantitative research method using a descriptive approach. In this study, the sampling technique used is Accidental Sampling. The population in this study amounted to 74,079 outpatients. Based on the calculation of the slovin formula with an error rate of 10%, the number of samples obtained was 100 respondents. Data collection techniques used in this study were questionnaires, observation, and documentation. Testing the validity of the instrument in this study using Product Moment from Karl Pearson with a rtable of more than 0.197 was declared valid. The basis for decision making in the reliability test in this study is that the Cronbach's alpha coefficient is greater than the rtable value, which is 0.197, which is declared reliable. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis. The results showed that the Level II Dr. TNI AD Hospital. Soedjono Kota Magelang was responsive in his service. The percentage of the ability to respond to patients is very high, namely 72%. The serving speed is also very high, reaching 62%. However, there are still several areas that need to be improved to ensure full satisfaction and comfort for patients or service recipients, such as accuracy of serving (46%) included in the High category, accuracy of serving (52%) included in the High category, punctuality of serving (51%) ) is included in the High category, and the ability to respond to complaints (56%) is included in the High category. Even so, the overall performance of the hospital in service is considered good. It is important to continue to improve service responsiveness for patient satisfaction and comfort. | |
| 38833 | 44393 | F1B020075 | Manajemen Kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banjarnegara Dalam Proses Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2024 | Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Desember 2022 tidak lepas dari berbagai permasalahan seperti adanya gugatan beberapa partai akibat perubahan kebijakan pasca Putusan MKRI Nomor 55/PUU-XVIII/2020, banyaknya kesalahan data dan kualitas server SIPOL yang kurang memadai, peningkatan jumlah berkas partai politik yang dikembalikan oleh KPU, dan pelanggaran jumlah dan status dalam keanggotaan Partai Politik. Melihat masalah tersebut, manajemen kinerja KPU khususnya di KPU Kabupaten/Kota termasuk KPU Kabupaten Banjarnegara sebagai pelaksana verifikasi administrasi dan faktual partai politik perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini berfokus pada manajemen kinerja KPU Kabupaten Banjarnegara dalam verifikasi partai politik peserta Pemilu 2024 melalui model manajemen kinerja Deming yang terdiri dari perencanaan (plan), pelaksanaan (act), pemantauan (monitoring), dan evaluasi (review) menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Sumber data yang digunakan berupa sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana, serta melakukan uji validitas data menggunakan triangulasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kinerja KPU Kabupaten Banjarnegara dalam proses verifikasi Partai Politik peserta Pemilihan Umum tahun 2024 sudah berjalan dengan baik sesuai dengan regulasi yang ada meskipun dalam pelaksanaannya masih belum optimal. | The verification of political parties participating in the 2024 elections which was held from August to December 2022 cannot be separated from various problems such as the lawsuit of several parties due to policy changes after the MKRI Decision Number 55/PUU-XVIII 2020, the number of data errors and the inadequate quality of the SIPOL server, the increase in the number of political party files returned by the KPU, and violations of the number and status in the membership of political parties. Seeing these problems, the performance management of the KPU, especially in the Regency/City KPU including the Banjarnegara Regency KPU as the implementer of administrative and factual verification of political parties, needs to be studied further. This research focuses on the performance management of the Banjarnegara Regency KPU in verifying political parties participating in the 2024 elections through the Deming performance management model consisting of planning, implementation, monitoring, and review using descriptive qualitative methods with purposive sampling informant selection techniques. The data sources used were primary and secondary data sources with data collection techniques through interviews, observation, and documentation, which were analyzed using an interactive model according to Miles, Huberman, and Saldana, and tested the validity of the data using triangulation. This research shows that the performance management of the Banjarnegara Regency KPU in the verification process of Political Parties participating in the General Election in 2024 has been running well in accordance with existing regulations even though the implementation is still not optimal. | |
| 38834 | 44394 | G1A020027 | GAMBARAN DROPLET LIPID MUSCULUS VASTUS LATERALIS PADA HISTOPATOLOGI TIKUS MODEL OBESITAS PASCA RENANG BERBAGAI INTENSITAS | Latar Belakang: Obesitas merupakan akumulasi lemak yang berlebihan dalam tubuh. Salah satu komponen yang berperan dalam obesitas tersebut adalah droplet lipid. Droplet lipid merupakan struktur penyimpanan lemak dalam sel. Latihan fisik renang, diakui sebagai intervensi yang efektif dalam penanganan obesitas dengan menekan proses biogenesis droplet lipid. Tujuan: Mengetahui gambaran droplet lipid musculus vastus lateralis pada histopatologi tikus model obesitas pasca renang berbagai intensitas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental true experimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pendekatan posttest-only control group design. Sampel yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) strain wistar jantan. Induksi obesitas dilakukan menggunakan High Fat Diet (HFD). Tikus dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri atas tikus sehat, tikus obesitas tanpa perlakuan, tikus obesitas perlakuan ringan, sedang, dan berat. Renang diberikan satu kali per hari selama 14 hari. Preparat histopatologi musculus vastus lateralis diwarnai menggunakan pewarnaan Hematoxylin Eosin (HE) kemudian diamati gambaran lipid droplet pada preparat menggunakan skoring. Skoring dinilai berdasarkan sitoplasma yang mengisi sel otot dengan skor 0 yaitu 0-25%, skor 1 25-50%, skor 2 50-75%, dan skor 3 75-100%. Hasil: Terdapat penurunan indeks obesitas pada kelompok perlakuan ringan, sedang, dan berat setelah perlakuan renang selama 14 hari. Tidak ditemukan adanya droplet lipid pada histopatologi musculus vastus lateralis tikus model obesitas pasca latihan fisik renang intensitas ringan, sedang dan berat. Kesimpulan: Pengamatan histopatologi musculus vastus lateralis mendapatkan skor 0 di seluruh kelompok hewan perlakuan baik pada intensitas ringan, sedang, dan berat. | Background: Obesity is an excessive accumulation of fat in the body. Lipid droplets are fat storage structures in cells and play a significant role in obesity. Swimming is recognized as an effective intervention in obesity management by suppressing lipid droplet biogenesis. Objective: To overview musculus vastus lateralis lipid droplets in histopathology of obesity model rats after swimming at various intensities. Methods:This study used a completely randomized design and true experimental design with a posttest-only control group design. Male Wistar rats (Rattus norvegicus) were used. Obesity was induced using a High Fat Diet (HFD). The rats were divided into five groups: healthy rats, obese rats without treatment, and obese rats with mild, moderate, and severe swimming treatment. Swimming was done once per day for 14 days. Histopathology preparations of musculus vastus lateralis were stained using Hematoxylin Eosin (HE) and observed for lipid droplets using a scoring system. Scoring was based on cytoplasm filling in muscle cells: score 0 (0-25%), score 1 (25-50%), score 2 (50-75%), and score 3 (75-100%). Results:There was a decrease in obesity index in groups 3, 4, and 5 after 14 days of swimming. No lipid droplets were found in the histopathology of musculus vastus lateralis of obese rats after swimming physical exercise of mild, moderate and severe intensity. Conclusion: Histopathological observations of musculus vastus lateralis get a score of 0 in all groups of treated animals both at mild, moderate, and severe intensity. | |
| 38835 | 45169 | H1E020050 | PERAMALAN VOLUME PANEN AIR NIRA AREN IKM GULA SEMUT MENGGUNAKAN ALGORITMA MACHINE LEARNING | Gula merupakan salah satu bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, contohnya gula semut. Gula semut merupakan produk yang dihasilkan dari kristalisasi air nira pohon aren (Arenga pinata). Produksi gula semut bersifat fluktuatif dikarenakan ketidakpastian cuaca dan faktor berpengaruh lainnya seperti suhu, ketinggian tanah, dan lain-lain. Bahan baku yang fluktuatif bisa mempengaruhi inventori, jumlah pekerja, bahkan produksi gula itu sendiri. Oleh karena itu diperlukan adanya peramalan volume panen air nira aren sehingga bisnis dapat berjalan lancar. Peramalan dilakukan menggunakan enam metode machine learning. Enam metode tersebut adalah Support Vector Regression (SVR), Bayesian Ridge Regression (BRR), Decision Tree Regressor (DTR), Multi Layer Perceptron Regressor (MLP), K-nearest Neighbor Regressor (KNR), dan Ordinary Least Squares (OLS). Masing-masing metode akan dibandingkan menggunakan metrik evaluasi seperti Mean Absolute Error (MAE), Mean Percentage Error (MAPE), dan Mean Squared Error (MSE) untuk mendapatkan model terbaik. Setelah dilakukan perbandingan metode, didapatkan bahwa metode DTR merupakan metode terbaik dengan nilai MSE, MAE, dan MAPE sebesar 1,11; 0,87; dan 0,12. | Sugar is one of the staple foods in Indonesian society, such as palm sugar. Palm sugar is a product derived from the crystallization of sap from the aren tree (Arenga pinata). The production of palm sugar fluctuates due to weather uncertainties and other influencing factors such as temperature, soil elevation, and so on. Fluctuating raw materials can affect inventory, the number of workers, and even sugar production itself. Therefore, forecasting the volume of palm sap harvest is necessary for the business to run smoothly. Forecasting is done using six machine learning methods These six methods are Support Vector Regression (SVR), Bayesian Ridge Regression (BRR), Decision Tree Regressor (DTR), Multi-Layer Perceptron Regressor (MLP), K-Nearest Neighbor Regressor (KNR), and Ordinary Least Squares (OLS). Each method will be compared using evaluation metrics such as Mean Absolute Error (MAE), Mean Percentage Error (MAPE), and Mean Squared Error (MSE) to obtain the best model. After comparing the methods, it was found that the DTR method is the best, with MSE, MAE, and MAPE values of 1.11; 0.87; and 0.12, respectively. | |
| 38836 | 41406 | K1A019031 | Ekstraksi, Pemurnian Parsial, dan Karakterisasi Enzim Urease dari Lentil Merah | Urease berperan sebagai katalis dalam reaksi hidrolisis urea untuk membentuk amoniak dan karbon dioksida. Urease telah banyak digunakan untuk mengukur kadar urea dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan ekstraksi, purifikasi, dan karakterisasi enzim urease dari lentil merah. Lentil merah diekstraksi menggunakan buffer fosfat pH 7 dan dipisahkan dengan disentrifugasi sehingga dihasilkan ekstrak kasar urease. Ekstrak kasar urease selanjutnya difraksinasi menggunakan aseton dengan perbedaan tingkat kejenuhan (33, 41, 50, 60, dan 67%). Ekstrak kasar dan fraksi yang memiliki aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi meliputi pH, suhu inkubasi, konsentrasi substrat, dan penambahan ion logam terhadap aktivitas urease. Aktivitas urease ditentukan menggunakan metode Nessler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spesifik tertinggi diperoleh pada fraksi dengan tingkat kejenuhan aseton 50% dan tingkat kemurnian 6,3 kali kali dibandingkan ekstrak kasarnya. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa aktivitas optimum diperoleh pada pH 7, suhu inkubasi 35 °C, dan konsentrasi substrat 15.000 ppm dengan nilai aktivitas sebesar 32,443 U/mL pada ekstrak kasar dan sebesar 39,026 U/mL pada F50. Nilai KM F50 lebih rendah dari ekstrak kasar. Penambahan ion logam Ba2+ dan Zn2+ pada konsentrasi 10-3 M menyebabkan penurunan aktivitas pada ekstrak kasar dan F50. | Urease acts as a catalyst in the hydrolysis of urea to produce ammonia and carbon dioxide. Urease has been widely used to measure urea levels in the blood. The purpose of this study is to extract, purify, and characterize urease from red lentils. Red lentils were extracted using phosphate buffer pH 7 and separated by centrifugation to obtain a crude extract of urease. The crude extract of urease was fractionated using acetone with different levels of saturation (33; 41; 50; 60; and 67%). The crude extract and fraction that had the highest specific activity were characterized including pH, incubation temperature, substrate concentration, and metal ion addition to urease activity. The urease activity was determined using Nessler's method. The results showed that the highest specific activity was obtained at 50% acetone saturation level, with a purity level of 6,3 times higher than the crude extract. The characterization results showed that optimum activity was obtained at pH 7, incubation temperature of 35 °C, and substrate concentration of 15,000 ppm with an activity value of 32.443 U/mL in the crude extract and 39.026 U/mL in the F50. The KM value of the F50 was lower than the crude extract. The addition of metal ions Ba2+ and Zn2+ at 10-3 M caused a decrease in the activity of both the crude extract and F50. | |
| 38837 | 41407 | J1A019018 | AN ANALYSIS OF REGISTER USED BY MOBILE LEGENDS COMMENTATORS IN THE GRAND FINAL MPL ID SEASON 10 TOURNAMENT | Studi ini menganalisis konteks, fitur linguistik, dan hubungan fungsional register yang digunakan oleh komentator Mobile Legends pada Grand Final MPL ID Season 10. Menggunakan teori register Biber & Conrad (2019), penelitian ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif dengan total sampel. Data diperoleh melalui pengamatan video turnamen, transkripsi ucapan komentator yang memuat register Mobile Legends dengan alat transkripsi, serta verifikasi lewat penontonan ulang video turnamen. Hasil penelitian mencakup 25 data register Mobile Legends, termasuk 12 kata benda, 1 kata kerja, dan 1 kata sifat. Ada juga 7 frasa kata benda dan 1 frasa kata sifat sebagai fitur linguistik. Penelitian menemukan 3 data singkatan, yang meskipun di luar teori Biber & Conrad, efisien dalam menyampaikan pesan. Studi juga menganalisis konteks situasional dan hubungan fungsionalnya, termasuk partisipan, hubungan, sumber, pemrosesan, setting, tujuan komunikatif, dan topik. Hasil menunjukkan komentator bermaksud memberi informasi dan hiburan pada penonton dengan membagikan tentang permainan, hero, strategi pemain, dan fenomena menarik. Peneliti merekomendasikan penelitian lanjutan dengan penjelasan lebih rinci dan teori Biber & Conrad (2019). | The study analyses the usage of register by Mobile Legends commentators during the Grand Final of MPL ID Season 10. It applies Biber & Conrad's (2019) register theory, using a descriptive qualitative method with total sampling. Data collection involves observing tournament videos, transcribing commentator speech containing Mobile Legends registers, and verifying through video review. The research identifies 25 Mobile Legends register instances, including 12 nouns, 1 verb, and 1 adjective. Additionally, 7 noun phrases and 1 adjective phrase are found as linguistic features. The study also uncovers 3 instances of abbreviations, a novel finding that aids efficient message conveyance, despite not being part of Biber & Conrad's theory. The research also examines situational context and functional relationships, including participants, relationships, sources, processing conditions, setting, communicative goals, and topics. Results indicate commentators aim to inform and entertain the audience by sharing insights about gameplay, hero abilities, player strategies, and other engaging phenomena. The researcher recommends further investigation using Biber & Conrad's (2019) theory for detailed explanation | |
| 38838 | 41408 | A1F019063 | MODIFIKASI TEPUNG TALAS DAN UWI KUNING DENGAN TEKNIK HEAT MOISTURE TREATMENT PADA PEMBUATAN PASTA TINGGI SERAT DAN RENDAH INDEKS GLIKEMIK | Talas dan uwi merupakan komoditas umbi-umbian yang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan indeks glikemik yang rendah, sehingga juga dapat menghasilkan produk fungsional. Metode modifikasi Heat Moisture Treatment (HMT) mampu mengubah profil pati tipe B menjadi tipe C yang mempunyai daya pengembangan dan kelarutan rendah serta stabilitas tekstur yang kuat. HMT juga mampu meningkatkan Slowly Digestible Starch (SDS) dan Resistance Starch (RS), sehingga dapat menurunkan Indeks Glikemik (IG) tepung termodifikasi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK). Variabel yang dianalisis pada produk ini adalah karakteristik fisikokimia dan sensoris. Data uji sesori dianalisis dengan uji indeks efektivitas untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh, kemudian dilakukan uji kadar serat pangan, indeks glikemik, dan elongasi, kemudian dianalisis dengan analisis ragam dan uji lanjutan Beda Nyata Terkecil (BNT). Data penelitian menunjukkan bahwa kombinasi efek terbaik adalah T1P3 dengan sifat fisikokimia meliputi daya rehidrasi sebesar 55,63%; warna L* 18,71; warna a* 2,51; warna b* 3,35; kadar protein 12,99%; kadar lemak 3,63%; kadar air 8,03%; kadar abu 3,64%; kandungan karbohidrat 71,71%; kandungan serat pangan total 4,49%; indeks glikemik 22,39; perpanjangan 20.17; sedangkan karakteristik sensoris yang dimiliki yaitu rasa yummy (nilai 3,87); tekstur kenyal (nilai 3,73); warna coklat (nilai 3,80); dan disukai secara keseluruhan (nilai3,80). | Taro and yam are tuber commodities that contain quite high fiber and low glycemic index, so that they can also produce functional products. The Heat Moisture Treatment (HMT) modification method is able to change the profile of type B starch to type C which has low swelling power and solubility as well as strong texture stability. HMT is also able to increase Slowly Digestible Starch (SDS) and Resistant Starch (RS), so it can lower the Glycemic Index (IG) of modified flour. The design used in this study was a randomized block design (RBD). The variables analyzed in this product are physicochemical and sensory characteristics. The data of sesory test was analyzed with the effectiveness index test to find out the best treatment combination. The best treatment combination was obtained, then tested for dietary fiber content, glycemic index, and elongation, then analyzed by analysis of variance and Least Significant Difference (LSD) follow-up test. The research data showed that the best effect combination is T1P3 with physicochemical characteristics, which included a rehydration power of 55.63%; color L* 18.71; color a* 2.51; color b* 3.35; protein content 12.99%; fat content 3.63%; water content 8.03%; ash content 3.64%; carbohydrate content 71.71%; total food fiber content 4.49%; glycemic index 22.39; elongation 20.17; while the sensory characteristics possessed, namely yummy flavor (value 3.87); chewy texture (value 3.73); brown color (value 3.80); and liked overall (value 3,80). | |
| 38839 | 41409 | H1D018016 | SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DISTRIBUSI AIR MINUM PADA CV. JAYA ABADI SEJAHTERA | Sistem informasi Geografis merupakan faktor penting dalam suatu perusahaan, terutama perusahaan penyedia layanan masyarakat yang memiliki tingkat rutinitas yang tinggi dan pengelolaan data yang termanajemen. CV. Jaya Abadi Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang air minum mineral di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Dengan produk air minum utama adalah Atlas, Minumo dan UnsoedQ. CV. Jaya Abadi Sejahtera terus mengalami peningkatan konsumen dengan memiliki permasalahan peta persebaran produk semakin luas, pelaporan distribusi air minum menggunakan cara manual dan keterbatasan jumlah pegawai mengakibatkan pelaporan yang menumpuk secara harian, mingguan maupun bulanan. Pengembangan SIG digunakan untuk mengolah data pemetaan dan catatan distribusi air minum berupa peta lokasi toko distribusi air minum secara akurat sehingga mempermudah pengelolaan catatan distribusi penjualan air minum. Metode yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan pengguna dan sistem ini menggunakan metode wawancara pengguna, observasi lapangan dan studi literatur. Dalam implementasi pengembangan sistem menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan Javascript dengan framework Codeigniter dan untuk pembuatan peta menfaatkan tool plugin Leaflet. Hasil luaran dari penelitian adalah sistem informasi geografis pemetaan distribusi air minum dapat mengelola data peta lokasi toko, mengelola data catatan distribusi dan melakukan scan kehadiran pengguna armada secara langsung. | Geographic information system is an important factor in a company, especially a public service provider company that has a high level of routine and managed data management. CV. Jaya Abadi Sejahtera is a company engaged in the field of mineral water in Sumbang District, Banyumas Regency. The main drinking water products are Atlas, Minumo and UnsoedQ. CV. Jaya Abadi Sejahtera continues to experience an increase in consumers with problems with wider product distribution maps, reporting of drinking water distribution using the manual method and limited number of employees resulting in reports piling up on a daily, weekly or monthly basis. The development of GIS is used to process mapping data and records of drinking water distribution in the form of an accurate map of the location of drinking water distribution shops, thus facilitating the management of drinking water sales distribution records. The method used to meet the needs of users and this system uses user interview methods, field observations and literature studies. In implementing system development using the PHP and Javascript programming languages with the Codeigniter framework and for making maps using the Leaflet plugin tool. The output of the research is that a geographic information system for mapping the distribution of drinking water can manage store location map data, manage distribution record data and scan the presence of Armada users directly. | |
| 38840 | 41370 | C1G016027 | ANALYSIS FACTORS THAT INFLUENCE DEMAND FOR USE TRANSPORTATION PUBLIC (CASE STUDY MRT) IN JAKARTA | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan, persepsi harga, dan status pekerjaan terhadap permintaan penggunaan transportasi publik secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap permintaan penggunaan transportasi public. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer melalui penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna transportasi public MRT di Jakarta. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode pengambilan sample yang digunakan adalah simple random sampling. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan pendekatan ordinary least square. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa secara bersama-sama semua variable independent yaitu pendapatan (X1), persepsi harga (X2), dan status pekerjaan (X3) memiliki pengaruh yang positive dan signifikan secara bersamaan dengan permintaan penggunaan jasa transportasi public MRT di Jakarta. Implikasi dari penelitian ini adalah variabel pendapatan, persepsi harga, dan status pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap permintaan penggunaan jasa transportasi public MRT di Jakarta. Walaupun begitu masih banyak masyarakat Jakarta yang belum menggunakan transportasi MRT sebagai pilihan transportasi mereka. Oleh karena itu pihak berwenang diharapkan dapat menambah rute MRT serta menambah fasilitas yang dimiliki kendaraan umum seperti MRT agar masyarakat beralih ke kendaraan umum agar mengurangi angka kemacetan dan juga polusi. | The purpose of this study was to determine the effect of income, price perceptions, and employment status on the demand for public transportation use simultaneously and partially and to determine the variables that have a dominant influence on the demand for public transportation use. This type of research is quantitative research. The data used is primary data through questionnaires. The population in this study are users of MRT public transportation in Jakarta. The number of respondents taken in this study was 100 respondents. The sampling method used is simple random sampling. The method of analysis in this study is multiple linear regression analysis using the ordinary least squares approach. Based on the results of the research and data analysis, it shows that together all the independent variables, income (X1), price perceptions (X2), and employment status (X3) have a negative and not significant effect simultaneously with the demand for the use of MRT public transportation services in Jakarta. The implication of this study is that the variable income, price perceptions, and employment status do not have a significant effect on the demand for the use of MRT public transportation services in Jakarta. Even so, there are still many people in Jakarta who have not used MRT transportation as their transportation choice. Therefore, the authorities are expected to add MRT routes and increase the facilities owned by public vehicles such as the MRT so that people switch to public transportation in order to reduce congestion and pollution. |