Artikel Ilmiah : B1A018132 a.n. BAYU INDRA KUSUMA
| NIM | B1A018132 |
|---|---|
| Namamhs | BAYU INDRA KUSUMA |
| Judul Artikel | Komposisi Ikan Asli dan Introduksi serta Biomassa Hasil Tangkapan di Waduk Malahayu Kabupaten Cirebon |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu ancaman keragaman spesies ikan di perairan tawar adalah masuknya ikan introduksi. Ikan introduksi merupakan ikan yang dimasukkan ke perairan Indonesia dengan beragam alasan, antara lain sebagai ikan hias, ikan konsumsi, dan untuk tujuan tertentu lainnya. Masuknya ikan introduksi yang tersebar di beberapa perairan Indonesia, mengakibatkan berubahnya komposisi ikan yang ada. Perubahan komposisi ikan yang terjadi akibat masuknya ikan introduksi berdampak pada penurunan biomassa hasil tangkapan. Pada tahun 2009 sebanyak 3000 ekor Pangasianodon hypophthalmus telah disebar di Waduk Malahayu, kehadiran ikan tersebut dikhawatirkan akan merubah komposisi ikan dan juga akan mengalami penurunan biomassa hasil tangkapan Hal ini mendorong dilakukannya penelitian mengenai bagaiamana komposisi ikan asli dan introduksi, dan berapa biomassa hasil tangkapan yang terjadi pada Waduk Malahayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi ikan asli dan introduksi, mengetahui biomassa hasil tangkapan, dan spesies mana yang paling besar kontribusinya pada biomassa hasil tangkapan. Penelitian dilakukan di Waduk Malahayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Waduk dibagi menjadi 3 bagian yaitu inlet, tengah, dan outlet. Ikan ditangkap dengan memasang jaring rangkap (gill net) dengan ukuran mata jaring 2,5 dan 3 inci. Pada setiap stasiun, penebaran dilakukan sebanyak 1 kali dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali dengan interval waktu 2 minggu. Variabel utama pada penelitian ini adalah komposisi ikan dengan parameternya yaitu jumlah spesies dan jumlah individu tiap spesies, serta biomassa ikan dengan parameternya yaitu jumlah berat setiap spesies hasil tangkapan di setiap stasiun. Variabel pendukung pada penelitian ini adalah kualitas air dengan parameter fisika yaitu suhu air, kecerahan, kecepatan arus, dan kedalaman, serta parameter kimia yaitu pH dan DO. Perbedaan komposisi ikan asli dan introduksi serta biomassa hasil tangkapan antar stasiun akan dianalisis dengan ANOVA, dan spesies yang paling besar kontribusinya pada biomassa hasil tangkapan akan dianalisis dengan membandingkan secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa komposisi ikan asli di Waduk Malahayu sebesar 36% spesies asli, diantaranya adalah ikan gabus (Chana striata), ikan tawes (Barbonymus gonionotus), ikan sepat (Trichopodus pectoralis), dan ikan keting (Mystus singaringan). Sedangkan ikan introduksi ditemukan sebesar 64% diantaranya adalah ikan mujair (Oreochromis mossambicus), ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan mas (Cyprinus carpio), ikan patin (Pangasianodon hypopthalmus), ikan bawal (Colossoma marcopomum), ikan red devil (Amphilophus labiatus), dan ikan jaguar (Parachromis managuensis). Biomassa hasil tangkapan di Waduk Malahayu didapatkan sebesar 35.039,70 g untuk ikan asli dan 162.203,77 g untuk ikan introduksi. Ikan patin (Pangasianodon hypopthalmus) merupakan spesies yang paling berpengaruh pada biomassa hasil tangkapan di Waduk Malahayu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | One of the vulnerabilities of fish species diversity in fresh waters is the entry of introduced fish. Introduced fish are fish that are introduced into Indonesian waters for various reasons, including as ornamental fish, consumption fish, and for other specific purposes. The introduction of fish that are scattered in several Indonesian waters has resulted in a change in the composition of the fish. Changes in the composition of fish that occur due to the introduction of introduced fish have an impact on reducing the yield of biomass. In 2009 as many as 3,000 Pangasianodon hypophthalmus were spread in the Malahayu Reservoir, the presence of these fish was feared would change the composition of the fish and would also decrease the biomass of the catch. in the Malahayu Reservoir. This study aims to determine the composition of native and introduced fish, find out the biomass of the catch, and which species contribute the most to the catch of biomass. The research was conducted in the Malahayu Reservoir, Brebes Regency,Central Java, using a surveymethod with a purposive random sampling technique. Thereservoir is divided into 3 parts, namely inlet, middle and outlet. Fish are caught by setting gill nets with a mesh size of 2.5 and 3 inches. At each station, stocking was carried out 1 time and was repeated 3 times with an interval of 2 week. The main variables in this study were fish composition with parameters, namely the number of species and the number of individuals of each species, and fish biomass with parameters, namely the total weight of each species caught at each station. The supporting variables in this study were water quality with physical parameters, namely water temperature, brightness, current speed, and depth, as well as chemical parameters, namely pH and DO. Differences in the composition of native and introduced fish as well as catch biomass between stations will be analyzed by ANOVA, and the species that contribute the most to catch biomass will be analyzed by comparing descriptively. The results showed that the composition of native fish in the Malahayu Reservoir was found to be 36%, including snakehead fish (Chana striata), javabarb fish (Barbonymus gonionotus), three spot gourami (Trichopodus pectoralis), and keting fish (Mystus singaringan). Meanwhile, 64% of introduced fish including tilapia fish (Oreochromis mossambicus), tilapia (Oreochromis niloticus), goldfish (Cyprinus carpio), catfish (Pangasianodon hypopthalmus), pomfret fish (Colossoma marcopomum), red devil fish (Amphilophus labiatus), and jaguar fish (Parachromis managuensis). The biomass caught in the Malahayu Reservoir was 35,039.70 g for native fish and 162,203.77 g for introduced fish. The catfish (Pangasianodon hypothalmus) is the most influential species on the biomass caught in the Malahayu Reservoir. |
| Kata kunci | Biomassa, Ikan Asli, Introduksi, Waduk Malahayu |
| Pembimbing 1 | Dr.rer.nat W. Lestari, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dra. Siti Rukayah, M.Si. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2023-08-09 22:10:55.353878 |