Artikelilmiahs
Menampilkan 31.641-31.660 dari 50.040 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 31641 | 34858 | F1A017057 | HUBUNGAN TEMPAT TINGGAL DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU BERBELANJA ONLINE DI DESA CANDIWULAN KABUPATEN BANJARNEGARA | Artikel ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan bagaimana perilaku individu dalam melakukan kegiatan konsumsi secara daring atau online didorong oleh faktor tempat tinggal baik secara fisik maupun sosial dan tingkat pendidikan yang kemudian mencerminkan wawasan, sikap kritis dan kepercayaan diri individu. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 2600 orang warga desa Candiwulan, Banjarnegara dengan 2075 warga yang memenuhi kriteria dan sampel penelitian sebanyak 47 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi kuat antara tingkat pendidikan dan perilaku untuk berbelanja secara daring, kemudian korelasi lemah antara perilaku belanja daring dengan timbulnya kecenderungan konsumtif dan hasil yang berlawanan antara faktor tempat tinggal dan berbelanja daring. Faktor kuat yang mendorong perilaku belanja daring individu berdasarkan tingkat pendidikan adalah adanya faktor bahwa individu mayoritas bersikap kritis dalam berbelanja daring, memiliki wawasan dan pemahaman yang baik saat atau sebelum melakukan belanja daring dan memiliki sikap bijak dalam menentukan sikap saat berbelanja daring. Sedangkan hasil berlawanan dari faktor tempat tinggal dan tidak adanya hubungan korelasi antara perilaku belanja daring terhadap perilaku konsumtif ditunjukkan oleh hasil hitung statistik yang menunjukkan angka yang lemah atau tidak menunjukkan arah yang positif dalam mendukung hipotesis. | This article is the result of research that describes how individual behavior in online consumption activities is driven by factors of residence both physically and socially and education level which then reflects insight, critical attitude and individual self-confidence. This research was conducted with quantitative research methods. The population of this study was 2600 residents of Candiwulan village, Banjarnegara with 2075 residents who met the criteria and the research sample was 47 people. The results showed that there was a strong correlation between education level and online shopping behavior, then a weak correlation between online shopping behavior and the emergence of consumptive tendencies and opposite results between residence and online shopping. A strong factor that drives individual online shopping behavior based on education level is the factor that the majority of individuals are critical in online shopping, have good insight and understanding when or before doing online shopping and have a wise attitude in determining attitudes when shopping online. While the opposite results from the residence factor and the absence of a correlation between online shopping behavior and consumptive behavior are shown by statistical results which show weak numbers or do not show a positive direction in supporting the hypothesis. | |
| 31642 | 34859 | D1A016248 | PENGARUH PEMBERIAN FEED ADDITIVE DALAM PAKAN SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK TERHADAP PERSENTASE KARKAS BAGIAN DADA DAN PAHA AYAM BROILER | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian feed additive sebagai pengganti antibiotik terhadap persentase karkas bagian dada dan paha ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di Ketapang Farm, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Materi penelitian menggunakan 120 ekor DOC yang dibagi ke dalam 24 unit kandang. Fase pemeliharaan dilakukan 2 fase yaitu fase starter DOC umur 1-14, kemudian fase perlakuan mulai umur 15-35 hari. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdapat 4 perlakuan dan 6 ulangan dengan perlakuan yang diberi antibiotik Olaquindox sebesar 0,125% (R0), probiotik Promix 0,2% (R1), fitobiotik (tepung bawang putih 0,04%, kunyit 0,8%, dan jahe 0,8%) (R2), dan Acidifier Acidtec 401 1% (R3). Peubah yang diukur yaitu persentase karkas bagian dada dan paha. Rataan persentase karkas bagian paha dengan perlakuan pakan berupa penambahan antibiotik olaquindox 0,125% (R0) adalah 10,65±1,08%, probiotik Promix 0,2% (R1) adalah 11,05±1,00%, acidifier Acidtec-401 1% (R2) sebesar 10,09±1,34 % dan fitobiotik (bawang putih 0,04%, kunyit dan jahe masing masing 0,8%) (R3) sebesar 11,24±0,76%. Rataan persentase karkas bagian dada ayam broiler yang diberi antibiotik olaquindox 0,125% adalah 25,30¬±1,74% (R0), probiotik Promix 0,2% adalah 25,56±1,39 % (R1), acidifier Acidtec-401 1% sebesar 27,28±0,98 (R2) dan fitobiotik (bawang putih 0,04%, kunyit dan jahe masing masing 0,8%) sebesar 26,38±1,52% (R3). Penambahan feed additive dalam pakan mampu menggantikan peran antibiotik dalam pakan. Kata kunci: Feed additive, karkas, ayam broiler, antibiotik, probiotik, acidifer, fitobiotik. | The study aim to determine the effect of feed additives as a substitute for antibiotics on the percentage of carcasses of the breast and thighs of broiler. The research was conducted at Ketapang Farm, Sokaraja District, Banyumas Regency, Central Java. The experimental material used 120 DOC which were divided into 24 cage units. The maintenance phase was carried out in 2 phases, namely the DOC starter phase aged 1-14, then the treatment phase starting at the age of 15-35 days. The method used was a completely randomized design (CRD), there were 4 treatments and 6 replications with treatment given 0.125% Olaquindox (R0) antibiotics, 0.2% Promix probiotics (R1), phytobiotics (0.04% garlic flour). , turmeric 0.8%, and ginger 0.8%) (R2), and Acidifier Acidtec 401 1% (R3). The variables measured were the percentage of the chest and thigh carcass. The average percentage of the thigh carcass with feed treatment in the form of adding 0.125% olaquindox antibiotic (R0) was 10.65±1.08%, Promix 0.2% (R1) was 11.05±1.00%, acidifier Acidtec-401 1% (R2) was 10.09±1.34% and phytobiotics (garlic 0.04%, turmeric and ginger were 0.8% each) (R3) were 11.24±0.76%. The average percentage of broiler chicken breast carcass treated with 0.125% olaquindox antibiotics was 25.30¬±1.74% (R0), Promix 0.2% probiotic was 25.56±1.39% (R1), acidifier Acidtec-401 1% was 27.28±0.98 (R2) and phytobiotics (garlic 0.04%, turmeric and ginger 0.8% each) were 26.38±1.52% (R3). The addition of feed additives in feed can replace the role of antibiotics in feed. Keywords: feed additive , carcasses, broiler chickens, antibiotics, probiotics, acidifier, phytobiotics | |
| 31643 | 34860 | A1A016003 | Analisis Kesediaan Membayar (Willingness To Pay) Konsumen Terhadap Pembelian Buah Durian Kromo Banyumas Di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas | Kecamatan Kemranjen menjadi sentra buah dan bibit durian di Kabupaten Banyumas yang memiliki varietas unggul yaitu durian Kromo Banyumas. Buah ini memiliki prospek yang dapat menghimpun pendapatan asli daerah. Varietas buah durian Kromo Banyumas memiliki daging buah berwarna oranye, ukuran buah besar, rasa daging buah manis sedikit pahit dan tekstur daging buah yang pulen. Buah durian Kromo Banyumas memiliki variasi harga jual yang beragam. Oleh karena itu, dalam strategi penetapan harga jual sangat penting untuk diketahui seberapa besar kesediaan membayar konsumen atau Willingness to Pay (WTP) untuk mendapatkan buah durian Kromo Banyumas di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan karakteristik konsumen buah durian Kromo Banyumas, 2) menganalisis besarnya nilai rata-rata WTP maksimal yang bersedia dibayarkan konsumen untuk memperoleh buah durian Kromo Banyumas, dan 3) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan membayar konsumen buah durian Kromo Banyumas. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling karena Desa Alasmalang merupakan sentra bibit dan buah durian di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Alasmalang pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Metode pengambilan sampel secara sampling insidental dengan rumus Lemeshow. Jumlah sampel penelitian yaitu 96 orang yang dibulatkan menjadi 100 orang. Metode penelitian menggunakan metode wawancara, observasi dan pencatatan data. Data dianalisis menggunakan analisis desrkriptif, analisis rata-rata WTP, dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik konsumen buah durian Kromo Banyumas di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas mayoritas dengan jenis kelamin laki-laki rata-rata usia antara 25 sampai dengan 35 tahun, pendidikan tertinggi adalah Sarjana, pekerjaan sebagai pegawai swasta, memiliki pendapatan rata-rata per bulan sebesar Rp4.000.000 sampai dengan Rp6.000.000 per bulan, kemudian status didominasi oleh konsumen belum menikah, memiliki jumlah anggota keluarga sebanyak dua hingga empat orang, dengan jumlah frekuensi pembelian dalam musim panen sebanyak sekali hingga tiga kali dan harga durian yang paling banyak dibeli sebesar Rp80.000 per kg tanpa kupas serta kualitas yang diperoleh nilai empat dari lima artinya konsumen buah durian Kromo Banyumas paling setuju dengan kualitas yang diperoleh. Nilai rata-rata kesediaan membayar (Willingness to Pay) konsumen yaitu sebesar Rp88.050 per kg tanpa kupas. Faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan membayar (Willingness to Pay) konsumen terhadap pembelian buah durian Kromo Banyumas adalah pendidikan dan pendapatan. | Kemranjen District is the center of durian fruit and seeds in Banyumas Regency which has superior seed varieties, namely the Kromo Banyumas durian. This fruit has prospects that can collect local revenue. The Kromo Banyumas durian fruit variety has orange flesh, large fruit size, slightly bitter sweet flesh taste and fluffy flesh texture. Kromo Banyumas durian fruit has a variety of selling prices. Therefore, in the strategy of determining the selling price, it is very important to know how much consumers Willingness to Pay (WTP) to get Kromo Banyumas durian fruit in Alasmalang Village, Kemranjen District, Banyumas Regency. The objectives of this study are 1) to describe the characteristics of consumers of Kromo Banyumas durian, 2) to analyze the average value of the maximum WTP to obtain Kromo Banyumas durian fruit and 3) to determine the factors affect Willingness to Pay for Kromo Banyumas durian. The research location was determined using purposive sampling because Alasmalang Village is the center of durian plants and fruits in Banyumas Regency. This research was conducted in Alasmalang Village from March to July 2020. The sampling method was incidental sampling with the Lemeshow formula. The number of research samples is 96 people and rounded up to 100 people. The research method uses interviews, observation and data recording. Data were analyzed using descriptive analysis, average WTP analysis, and logistic regression analysis The results showed that the consumer characteristics of the Kromo Banyumas durian fruit in Kemranjen District , Banyumas Regency were majority male with an average age of 25 to 35 years, the highest education was Bachelor, a job as a private employee, had an average income per month of Rp4.000.000 to with Rp6.000.000 per month, then the status is dominated by unmarried consumers, having two to four family members, with the frequency of purchasing in the harvest season as much as once to three times and the price of durian is the highest purchased for Rp80.000 per kg without peeling and the quality obtained is four out of five, meaning that Kromo Banyumas durian consumers most agree with the quality obtained. The average value Willingness to Pay (WTP) of consumers, which is Rp88.050 per kg without peeling. The factors that influence consumer Willingness to Pay of Kromo Banyumas durian fruit are education and income. | |
| 31644 | 35435 | E1A017286 | EFEKTIVITAS HUKUM PEMENUHAN HAK ATAS FUNGSI REPRODUKSI BAGI PERAWAT PEREMPUAN DALAM KEDUDUKAN SEBAGAI PEKERJA PEMBERI PELAYANAN KESEHATAN (Studi di Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Kabupaten | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hukum pemenuhan hak atas fungsi reproduksi bagi perawat perempuan dalam kedudukan sebagai pekerja pemberi pelayanan kesehatan dan pengaruh faktor sarana prasarana, kedisiplinan, masa kerja terhadap efektivitas hukum pemenuhan hak atas fungsi reproduksi bagi perawat perempuan dalam kedudukan sebagai pekerja pemberi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Kabupaten Pemalang dengan responden 25 perawat perempuan. Pengambilan sampel melalui metode simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, dokumenter, dan kepustakaan. Metode pengolahan data secara coding, editing, dan tabulasi. Analisis data menggunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, tabel silang isi, dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas hukum pemenuhan hak atas fungsi reproduksi bagi perawat perempuan dalam kedudukan sebagai pekerja pemberi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Kabupaten Pemalang telah terlaksana secara efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 5 (lima) indikator meliputi tingginya tingkat pemberian hak atas perlindungan jam kerja, tingginya tingkat pemberian hak atas cuti haid, tingginya tingkat pemberian hak atas cuti hamil dan melahirkan, tingginya tingkat pemberian hak menyusui, tingginya tingkat pemberian hak atas pemberian makanan dan minuman bergizi. Faktor sarana prasarana, faktor kedisiplinan serta faktor masa kerja cenderung berpengaruh positif terhadap efektivitas hukum pemenuhan hak atas fungsi reproduksi bagi perawat perempuan dalam kedudukan sebagai pekerja pemberi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Kabupaten Pemalang | This research aims to determine the effectiveness of the law on the fulfillment of the right to reproductive function for female nurses in a position as a health care provider worker and the influence of infrastructure factors, discipline, working period on the effectiveness of the law on fulfilling the right to reproductive function for female nurses in positions as health service providers at Muhammadiyah Rodliyah Achid Pemalang Hospital. This research uses quantitative research methods with a sociological juridical approach, and descriptive research specifications. The research location at Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital pemalang regency with 25 female nurses. Sampling through a simple random sampling method. The data used includes primary data and secondary data obtained by questionnaire, documentary, and literature methods. Methods of data processing by coding, editing, and tabulation. Data analysis uses frequency distribution methods of analysis, cross table analysis, cross table of contents, and comparison analysis. The results showed that the effectiveness of the law on fulfilling the right to reproductive function for female nurses in positions as health care workers at Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital pemalang regency has been carried out effectively. This is evidenced by the results of research on 5 (five) indicators including the high level of entitlement to protection of working hours, the high level of entitlement to menstrual leave, the high level of entitlement to maternity and maternity leave, the high level of breastfeeding rights, the high level of entitlement to the provision of the right to the provision of nutritious food and beverages. Infrastructure factors, disciplinary factors and working period factors tend to have a positive effect on the effectiveness of the law on fulfilling the right to reproductive function for female nurses in a position as a health care provider worker at Muhammadiyah Rodliyah Achid Hospital Pemalang Regency. | |
| 31645 | 35524 | D1A018064 | PENGARUH SUPLEMENTASI SELENIUM YEAST TERHADAP BOBOT ALBUMEN, BOBOT YOLK, RASIO YOLK DAN ALBUMEN AYAM NIAGA PETELUR | Penelitian berjudul “Pengaruh Suplementasi Selenium Yeast terhadap Bobot Albumen, Bobot Yolk, Rasio Yolk dan Albumen Ayam Niaga Petelur”. Tujuan penelitian untuk mengkaji pengaruh selenium yeast dalam pakan ayam niaga petelur terhadap bobot albumen, yolk, dan rasio yolk dan albumen ayam niaga petelur. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 November 2021 sampai dengan 16 Januari 2022, bertempat di Experimental Farm dan Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam niaga petelur umur 35 minggu sebanyak 80 ekor. Bahan penelitian terdiri atas : selenium yeast, pakan komplit ayam periode produksi dari PT New Hope Indonesia dengan kandungan protein kasar 16,5%, lemak 3%, Serat Kasar 7%, Ca 3,25 – 4,25%, P 0,6%. Penelitian menggunakan metode experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu A₀ = Pakan basal (kontrol); A₁ = 0,2 mg selenium yeast dalam 1 kg pakan basal; A₂ = 0,4 mg selenium yeast dalam 1 kg pakan basal; A₃ = 0,6 mg selenium yeast dalam 1 kg pakan basal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dilanjutkan dengan uji ortogonal polinomial. Hasil analisis menunjukkan bahwa suplementasi yeast dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot albumen serta rasio yolk dan albumen tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot yolk. Pemberian suplementasi selenium yeast dalam pakan meningkatkan bobot albumen, tetapi menurunkan rasio yolk dan albumen dan menghasilkan bobot yolk yang relatif sama. Hasil regresi polinomial dosis optimal selenium yeast untuk meningkatkan bobot albumen adalah 0,38 mg dalam 1 kg pakan basal. | The study entitled "The Effect of Selenium Yeast Supplementation on Albumen Weight, Yolk Weight, Yolk Ratio and Albumen of Laying Hens". The purpose of this study was to examine the effect of selenium yeast in the diet of laying hens on the weight of albumen, yolk, and the ratio of yolk and albumen to laying hens. The research was carried out on November 16, 2021 to January 16, 2022, at the Experimental Farm and Poultry Production Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Banyumas Regency, Central Java Province. The research material used was 80 laying hens aged 35 weeks. The research material consisted of: selenium yeast, complete chicken feed for the production period from PT New Hope Indonesia with a content of 16.5% crude protein, 3% fat, 7% crude fiber, Ca 3.25 – 4.25%, P 0, 6%. The study used an experimental method with a completely randomized design (CRD), 4 treatments and 5 replications. The treatments given were A₀ = Basal feed (control); A₁ = 0.2 mg selenium yeast in 1 kg basal feed; A₂ = 0.4 mg selenium yeast in 1 kg basal feed; A₃ = 0.6 mg selenium yeast in 1 kg of basal feed. The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by the orthogonal polynomial test. The results of the analysis showed that yeast supplementation in the diet had a significant (P<0.05) effect on albumen weight and the ratio of yolk and albumen but not significant (P>0.05) on yolk weight. Supplementation of selenium yeast in the diet increased albumen weight, but decreased the ratio of yolk and albumen and resulted in relatively the same yolk weight. The result of polynomial regression optimal dose of selenium yeast to increase albumen weight was 0.38 mg in 1 kg of basal feed. | |
| 31646 | 34861 | L1A017019 | Analisis Populasi Ikan Lunjar (Rasbora lateristriata) di Sungai Logawa Menggunakan Truss Morfometri | Ikan Lunjar atau Rasbora lateristriata merupakan spesies asli yang hidup di Sungai Logawa. Populasi R. lateristriata di Sungai Logawa terganggu karena ulah manusia seperti adanya pembangunan bendungan di sepanjang sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui morfologi dan populasi R. lateristriata di Sungai Logawa menggunakan truss morfometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive random sampling di tiga stasiun yaitu stasiun Babakan, stasiun Karanglewas, dan stasiun Kediri. Sebanyak 90 sempel ikan dikumpulkan kemudian mengukur 20 landmark dari bagian lateral ikan R. lateristriata menggunakan software Image-J. Berdasarkan analisis PCA diperoleh 3 karakter penciri utama yaitu insang hingga sirip perut, akhir tulang kepala hingga pangkal sirip perut dan akhir tulang kepala hingga pangkal sirip dorsal. Sedangkan analisis diskriminan mengindikasian bahwa R. lateristriata dari 28 ikan di Babakan, 29 ikan di Karanglewas dan 28 ikan di Kediri merupakan populasi yang mengelompok | Lunjar or Rasbora lateristriata is a native species to Logawa Stream. The population of R. the lateristriata current affected by human activities, such as the construction of dams along the stream. This study was designed to identify the morphology and population differences of R. lateristriata in the Logawa River using truss morphometry. A total of 90 fish samples were collected at three stations: Babakan Station, Karanglewas Station and Kediri Station. Twenty points of reference on the lateral part of R. lateristriata were measured with Image-J software. This study used cluster analysis, PCA and discriminant analysis. Based on the PCA analysis, three main characteristics were obtained: gill until pelvic distance, supraoccipital until pelvic fin, and supraoccipital until dorsal fin, while the discriminant analysis showed that there was population aggregation at all three stations. | |
| 31647 | 34863 | E1A018193 | Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Guna Bangunan yang Dinyatakan Sebagai Tanah Terlantar Oleh Negara (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 126/B/2020/PTTUN.JKT) | Penelantaran tanah adalah kondisi dimana pemegang hak atas tanah tidak mengusahakan, tidak mempergunakan, atau tidak memanfaatkan bidang tanah yang telah diberikan penguasaan kepadanya sesuai dengan keadannya atau sifat dan tujuan pemberian hak atau dasar penguasaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah, khususnya pemegang Hak Guna Bangunan, yang tanahnya dinyatakan sebagai tanah terlantar oleh negara dan menganalisis dasar pertimbangan hukum Hakim Banding dalam menolak permohonan Pembanding dalam putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 126/B/2020/PTTUN.JKT dengan mendasarkan pada Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010, dan Peraturan Kepala BPN Nomor 4 Tahun 2010, dan peraturan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan undang-undang, pendekatan kasus, dan spesifikasi penelitian deskriptif-analitis. Metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, metode analisis menggunakan metode interpretatif dan penalaran induktif yang disajikan dalam bentuk teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan Hakim Banding memutuskan untuk menolak permohonan Pembanding karena melihat putusan Judex Facti yang sudah benar, dimana perbuatan Pembanding dalam menerbitkan surat keputusan penetapan tanah terlantar atas Terbanding pada tanggal 25 April 2019 dilakukan tidak sesuai dengan tahapan yang ada dalam peraturan perundang-undangan dan terbukti bahwa Terbanding tidak menelantarkan tanahnya serta masih digunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan dasar penguasaannya. | Abandonment of land is a condition where the land rights holders does not cultivate or use and does not take advantage from the land that has been given control in accordance with the condition or the nature and purpose of granting land rights or the basis control. This study aims to analyze the legal protection for land rights holders, especially building rights holders, in which the land declared as abandoned land by the state and analyze the legal basis for the Appeals Judge’s consideration in rejecting the Appellant’s application in Administrative High Court of Jakarta Ruling Number 126/B/2020/PTTUN.JKT based on the Basic Agrarian Law Number 5 of 1960, Government Regulation Number 11 of 2010, and Regulation of the Head of Badan Pertanahan Nasional Number 4 of 2010, and other regulations. This research uses a normative research method with a statutory approach, a case approach, and descriptive-analytical research specifications. The data were collected by literature studies method with analyzed using interpretative method and inductive reasoning and presented in the form of narrative texts. The results of the study indicate that the Appeals Judge decided to reject the Appellant’s application by looking at the verdict of Judex Facti which was correct, where the Appellant’s actions in issuing a decision on the determination of abandoned land of Appellee on April 25th, 2019 were carried out not in accordance with the procedure in the regulations and the Appelle has been proven not abandoning the land which is still being used and utilized in accordance with the basis of the control. | |
| 31648 | 34650 | H1D017009 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI POINT OF SALE (POS) BERBASIS WEB | Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah semakin maju. Hal ini membuat banyaknya pelaku usaha dagang, terutama untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi tersadar akan adanya teknologi informasi karena kebutuhan informasi yang cepat, tepat dan akurat untuk mengembangkan usahanya tersebut. Salah satu pegiat UMKM yaitu Toko Nadira, bergerak di bidang penjualan alat tulis dan aksesoris yang dalam proses usahanya masih menggunakan cara konvensional atau manual. Proses yang dilakukan secara manual tidaklah efektif dan efisien yang memungkinkan terjadinya suatu masalah, selain itu proses pembuatan laporan membutuhkan waktu yang lama. Dengan adanya permasalahan tersebut, peneliti membuat Rancang Bangun Sistem Informasi Point Of Sale (POS) berbasis web. Tahapan pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall. Sistem ini dibangun menggunakan framework Laravel dan menghasilkan sebuah Sistem Informasi Point Of Sale (POS) Berbasis Web yang mengoptimalkan proses pencatatan data penjualan dan pembelian, menangani pembuatan laporan dan memudahkan dalam proses pencarian persediaan stok barang di Toko Nadira. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metode pengujian black-box. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa sistem telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. | The development of information technology is currently more advanced. This has made many trading business actors, especially for Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) aware of the existence of information technology because of the need for fast, precise and accurate information to develop their business. One of the MSME activists is Toko Nadira, engaged in the sale of stationery and accessories which in its business process is still using conventional or manual methods. The process that is carried out manually is not effective and efficient which allows a problem to occur, besides that the reporting process will take a long time. With these problems, the researcher made a Web-based Point Of Sale (POS) Information System Design. The system development used waterfall method. This system was built using Laravel and produced a Web-based Point Of Sale (POS) System that optimizes the process of recording sales and purchase data, handles report generation and facilitates the process of finding inventory at Toko Nadira. System testing is done by using the black-box testing method. The results of the tests carried out indicate that the system has been running as expected. | |
| 31649 | 34862 | J1C017049 | Pemerolehan Bahasa Anak Usia 2 Tahun Oleh Sutan dalam Kanal Youtube Kimono Mom | Pemerolehan bahasa merupakan proses yang sangat penting bagi anak sebelum memulai ke tahap pembelajaran bahasa yang mana bahasa akan diajarkan secara formal melalui lembaga pendidikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun khususnya pemerolehan morfologi bahasa Jepang. Penelitian menggunakan nativisme Chomsky sebagai teori pemerolehan bahasa anak dan teori morfologi bahasa Jepang Koizumi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan untuk penelitian ini berupa ujaran dari seorang anak bernama Sutan yang berusia 2 tahun bersama dengan keluarganya dari kanal youtube Kimono Mom. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sutan telah mengucapkan morfem yang meliputi jenis kata seperti (Keiyoushi 'Kata Sifat'), (Doushi 'Kata Kerja'), (Meishi 'Kata Benda'), melewati proses morfemis yang dapat dilihat dari penggunaan afiks. Afiks yang telah dikuasai Sutan adalah penggunaan (Settouji 'Prefiks') yaitu prefiks (o-) diawal kata. Sutan juga sudah menggunakan kalimat bentuk perubahan verba atau konjugasi. Konjugasi yang dikuasai Sutan adalah (renyoukei) dan (rentaikei). | Language acquisition is a very important process for children before starting to the language learning stage where language will be taught formally through educational institutions to children. This study aims to analyze the language acquisition of children aged 2 years, especially the acquisition of Japanese morphology. This study uses Chomsky's nativism as a theory of children's language acquisition and Koizumi's theory of Japanese morphology. This research is a descriptive research with a qualitative approach. The data used for this research is the speech of a 2 year old child named Sutan along with her family from the Kimono Mom youtube channel. The data collection technique used in this study used a listening technique with an advanced technique, namely the note-taking technique. The results showed that Sutan had uttered morphemes which included types of words such as 形容詞(Keiyoushi 'Adjective'), 動詞 (Doushi 'Verb'), 名詞 (Meishi 'Noun'), going through a morphemic process that can be seen from the use of affixes. The affix that Sutan has mastered is the use of 接頭辞(Settouji 'Prefix') which is a prefix (o-) at the beginning of a word. Sutan has also used sentences in the form of changing verbs or conjugations. Sutan's conjugations are連用形(renyoukei) and 連体形(rentaikei). | |
| 31650 | 34868 | L1B017046 | LAMA WAKTU PERENDAMAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) PADA DAYA TETAS TELUR DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy L.) | Ekstrak daun sirih (Piper betle L.) merupakan bahan alami yang didalamnya terkandung senyawa flavonoid, fenol, dan tannin yang berfungsi sebagai bahan anti jamur sehingga telur terhindar dari serangan jamur dan dapat meningkatkan daya tetas telur serta kelangsungan hidup larva ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perendaman ekstrak daun sirih yang optimal untuk meningkatkan daya tetas telur dan kelangsungan hidup ikan Gurami (Osphronemus gourami L.). Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan lama waktu perendaman telur dalam ekstrak daun sirih, yaitu: Perlakuan 1 (P1) = 0 menit (perendaman tanpa ekstrak daun sirih), Perlakuan 2 (P2) = 10 menit, Perlakuan 3 (P3) = 15 menit dan Perlakuan 4 (P4) = 20 menit. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati yaitu daya tetas telur, tingkat serangan jamur (prevalensi), kelangsungan hidup larva dan kualitas air (suhu dan pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ikan Gurami dalam ekstrak daun sirih tidak berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur namun berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup larva. Perlakuan terbaik yaitu lama waktu perendaman selama 10 menit yang menghasilkan daya tetas 100%, nilai kelangsungan hidup 96,67 ± 2,62% dan prevalensi tingkat serangan jamur 0%. Parameter kualitas air yang diamati pada penelitian ini yaitu suhu dan pH. Nilai rata-rata suhu penelitian adalah 24,7 – 26,1 dan nilai rata-rata pH adalah 7,6. | Betel leaf extract (Piper betle L.) is a natural ingredient which contains flavonoid, phenols, and tannins, so that it can be used as an egg to avoid fungal attacks and can increase the eggs hatchability and survival of fish larvae. This study aims to determine the optimal soaking time of betel leaf extract to increase egg hatchability and survival of gourami fish (Osphronemus gourami L.). This research used an experimental method in a laboratory using a completely randomized design. The treatments for soaking eggs in betel leaf extract, are: Treatment 1 (P1) = 0 minutes (soaking without betel leaf extract), Treatment 2 (P2) = 10 minutes, Treatment 3 (P3) = 15 minutes and Treatment 4 (P4) = 20 minutes. The treatment was repeated three times. This research observed the egg hatchability, fungal attack rate (prevalence), larvae viability and water quality (temperature and pH) for the parameters. The results showed that the immersion of gouramy eggs in betel leaf extract had no significant effect on egg hatchability but significantly affected to larvae viability. The best treatment being soaking for 10 minutes which resulted 100% for hatching rate, 96.67 ± 2,62 % for larvae viability rate, and 0% prevalence. Water quality parameters for the experiment are themperature and pH. The average of themperature is 24,7 – 26,1 and pH’s average is 7,6. | |
| 31651 | 34864 | G2A019006 | Pengaruh Nanoemulsi Purwoceng terhadap Kadar Testosteron Serum, Volume Testis dan Histopatologi Testis Tikus Putih Wistar Jantan Pasca Induksi Stres Paradoxical Sleep Deprivation | Latar belakang: Stres merupakan respon tubuh yang bersifat non spesifik terhadap segala ancaman. Respon tubuh tersebut berupa proses adaptasi yang bertahap dan menimbulkan perubahan fisiologis hingga maladaptif. Stres oksidatif berkontribusi pada stress kronis menyebabkan perubahan pada testis seperti penurunan jumlah dan diameter tubulus seminiferus, serta penurunan jumlah ukuran sel leydig dan sel spermatogenik. Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.) adalah tanaman herbal asli Indonesia yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Nanoemulsi dikembangkan dari ekstrak etanol Purwoceng sebagai peningkatan kualitas sediaan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nanoemulsi purwoceng terhadap kadar testosterone serum, volume testis dan histopatologi testis tikus putih Wistar jantan pasca induksi stres Paradoxical Sleep Deprivation selama 96 jam. Metode: Penelitian berupa eksperimental dengan desain post-test only with control group. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Kelompok A diberi PSD, kelompok B diberi PSD dan sleep recovery, kelompok C diberi PSD dan ekstrak purwoceng 25 mg/300 gBB/hari, kelompok D diberi PSD dan nanoemulsi purwoceng 25 mg/300 gBB/hari, kelompok E diberi PSD dan nanoemulsi purwoceng 50 mg/300 gBB/hari, dan kelompok F diberi PSD dan nanoemulsi purwoceng 75 mg/300 gBB/hari. Kadar testosteron serum diukur dengan metode ELISA. Organ testis diambil untuk mengukur volume dan histopatologi testis yang ditentukan menggunakan software Image J. Data dianalisis dengan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan uji Post Hoc Bonferroni. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada kadar testosterone serum, volume testis dan histopatologi testis(p<0,005). Kesimpulan: Pemberian nanoemulsi purwoceng mempengaruhi kadar testosterone serum, volume testis, dan histopatologi testis pasca induksi PSD. | Background: Stress is a non-specific response of the body to all threats. The body's response is in the form of a gradual adaptation process and causes physiological to maladaptive changes. Oxidative stress contributes to chronic stress causing changes in the testes such as a decrease in the number and diameter of the seminiferous tubules, as well as a decrease in the number of Leydig cells and spermatogenic cells. Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.) is a native Indonesian herbal plant which is known to have antioxidant activity. Nanoemulsion was developed from Purwoceng ethanol extract as a preparation quality improvement. Purpose : This study aims to determine the effect of purwoceng nanoemulsion on serum testosterone levels, testicular volume and testicular histopathology of male Wistar rats after stress induction of Paradoxical Sleep Deprivation for 96 hours. Methods: This research is an experimental study with a post-test only design with a control group. A total of 24 rats were divided into 6 treatment groups. Group A was given PSD, group B was given PSD and sleep recovery, group C was given PSD and purwoceng extract 25 mg/300 gBW/day, group D was given PSD and purwoceng nanoemulsion 25 mg/300 gBW/day, group E was given PSD and purwoceng nanoemulsion. 50 mg/300 gBW/day, and group F was given PSD and purwoceng nanoemulsion 75 mg/300 gBW/day. Serum testosterone levels were measured by the ELISA method. Testicular organs were taken to measure testicular volume and histopathology determined using Image J software. Data were analyzed by One Way ANOVA test and followed by Post Hoc Bonferroni test. Results: There were significant differences in serum testosterone levels, testicular volume and testicular histopathology (p<0.005). Conclusion: Administration of purwoceng nanoemulsion affects serum testosterone levels, testicular volume, and testicular histopathology after PSD induction | |
| 31652 | 34866 | E1A017260 | KEPATUHAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP KEPEMILIKAN KARTU KELUARGA DALAM UPAYA TERTIB DOKUMEN KEPENDUDUKAN (Studi Di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas) | KEPATUHAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP KEPEMILIKAN KARTU KELUARGA DALAM UPAYA TERTIB DOKUMEN KEPENDUDUKAN (Studi Di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas) Oleh : Zihan Restiana ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan hukum masyarakat terhadap kepemilikan kartu keluarga dalam upaya tertib dokumen kependudukan di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas dan pengaruh faktor kedisiplinan, motivasi dan pendidikan terhadap kepatuhan hukum masyarakat terhadap kepemilikan kartu keluarga dalam upaya tertib dokumen kependudukan di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel melalui metode simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, dokumenter, dan kepustakaan. Pengolahan data secara editing, coding, dan tabulasi. Analisis data kuantitatif menggunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, dan untuk analisis kualitatif akan digunakan analisis isi, dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan hukum masyarakat terhadap kepemilikan kartu keluarga dalam upaya tertib dokumen kependudukan di Kelurahan Purwanegara Kabupaten Banyumas adalah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 4 (empat) indikator meliputi tingginya kepatuhan masyarakat terhadap pemenuhan syarat-syarat pendaftaran penduduk,tingginya kepatuhan masyarakat terhadap mekanisme dan jangka waktu pendaftaran penduduk, tingginya kepatuhan masyarakat terhadap pelaporan peristiwa kependudukan, tingginya pemahaman masyarakat tentang tujuan dan fungsi kepemilikan kartu keluarga. Faktor kedisiplinan, motivasi dan pendidikan cenderung berpengaruh positif terhadap kepatuhan hukum masyarakat dalam kepemilikan kartu keluarga dalam upaya tertib dokumen kependudukan di Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Kata Kunci : Kepatuhan Hukum Masyarakat, Kepemilikan Kartu Keluarga, Kedisiplinan,Motivasi,Pendidikan | COMMUNITY LAW COMPLIANCE WITH FAMILY CARD OWNERSHIP IN RESIDENTIAL DOCUMENTS (Study in Purwanegara Village, North Purwokerto District Banyumas Regency) ABSTRACT This study aims to determine the community's legal compliance with family card ownership in an effort to order population documents in Purwanegara Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency and the influence of discipline, motivation and education factors on community legal compliance with family card ownership in an effort to order population documents in Purwanegara Village, District North Purwokerto, Banyumas Regency. This research uses quantitative research methods with sociological juridical approach, and descriptive research specifications. The location of this research is Purwanegara Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency. Sampling was done through simple random sampling method. The data used include primary data and secondary data obtained by questionnaire, documentary, and library methods. Data processing by editing, coding, and tabulation. Quantitative data analysis used frequency distribution analysis method, cross table analysis, and for qualitative analysis content analysis and comparison analysis were used. The results showed that the level of community legal compliance with family card ownership in an effort to order population documents in Purwanegara Village, Banyumas Regency was high. This is evidenced by the results of research on 4 (four) indicators including high community compliance with fulfilling population registration requirements, high community compliance with the mechanism and period of population registration, high community compliance with reporting population events, high public understanding of the objectives and functions family card ownership. Discipline, motivation and education factors tend to have a positive effect on community legal compliance in the ownership of family cards in an effort to order population documents in Purwanegara Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency. Keywords: Community Law Compliance, Family Card Ownership, Discipline, Motivation, Education | |
| 31653 | 34865 | C1B014101 | ANALISIS PENGARUH KEADILAN KOMPENSASI, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN REKAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA REFINERY UNIT (RU) VI BALONGAN | Kepuasan kerja karyawan tentu saja berkaitan langsung dengan sistem kerja yang ada di perusahaan, diantaranya terkait keadilan dalam pemberian kompensasi, kepemimpinan perusahaan, dan juga keberadaan rekan kerja. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh keadilan kompensasi, kepemimpinan transformasional dan rekan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan RU VI Balongan. Sasaran penelitian adalah karyawan Kantor RU VI Balongan diluar unsur pimpinan dengan sampel 91 karyawan. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan keadilan kompensasi, kepemimpinan transformasional dan rekan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Diketahui pula bahwa rekan kerja merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar (dominan) dibandingkan variabel lainnya (keadilan kompensasi dan kepemimpinan transformasional) dalam mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Kata kunci: keadilan kompensasi, kepemimpinan, rekan kerja dan kepuasan kerja. | Employee job satisfaction is of course directly related to the existing work system in the company, including related to fairness in providing compensation, leadership, and also the presence of colleagues. This study wanted to determine the effect of compensation, transformational leadership and co-workers on job satisfaction of RU VI Balongan employees. The target of the research is the employees of the RU VI Balongan Office outside the leadership element with a sample of 91 employees. Data were collected by questionnaire and analysis using multiple linear regression analysis. The results of the study prove that compensation fairness, transformational leadership and co-workers have a positive effect on employee job satisfaction. It is also seen that co-workers are the variables that have the most influence (dominant) compared to other variables (compensation justice and transformational leadership) in influencing employee job satisfaction. Keywords: compensation justice, leadership, co-workers and job satisfaction | |
| 31654 | 34867 | C1A016075 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAHU PADA INDUSTRI TAHU DI DESA PENGGALANG KECAMATAN ADIPALA | ABSTRAK Kontribusi PDB pada sektor industri menempati peringkat ke 3 setelah sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor dan sektor Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum. Di Desa Penggalang Kecamatan Adipala ada beberapa produk industri tahu yang perkembangannya stagnan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor pengaruh modal kerja, tenaga kerja, teknologi dan harga bahan baku terhadap pendapatan produksi tahu di Desa Penggalang Kecamatan Adipala. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara berdasarkan kuesioner dengan populasi dijadikan sanpel penelitian yaitu 20 sampel penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi berganda. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama Variabel modal kerja, tenaga kerja, teknologi dan harga bahan baku berpengaruh signifikan terhadap pendapatan produksi tahu di Desa Penggalang Kecamatan Adipala. Adapun secara parsial variabel modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan produksi tahu di Desa Penggalang Kecamatan Adipala, kemudian variabel tenaga kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap pendapatan produksi tahu di Desa Peggalang Kecamatan Adipala, sedangkan variabel teknologi dan harga bahan baku tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan prosuksi tahu di Desa Penggalang Kecamatan Adipala. implikasi penelitian ini adalah pengusaha industri tahu dalam memproduksi tahu arus memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produksi. Sehingga keberlangsungan usaha akan tetap berjalan dan pendapatan usahanya meningkat. | ABSTRACK The contribution of GDP to the industrial sector is ranked 3rd after the Wholesale and Retail Trade sector; Repair and Maintenance of Cars and Motorcycles and the sector of Provision of Accommodation and Provision of Food and Drink. In Penggalang Village, Adipala District, there are several tofu industrial products whose development is stagnant. The purpose of this study was to analyze the influence of working capital, labor, technology and raw material prices on tofu production income in Penggalang Village, Adipala District. Data collection techniques using interview methods based on questionnaires with the population used as research samples, namely 20 research samples. The method used in this research is multiple regression method. The results of the regression analysis show that together the variables of working capital, labor, technology and raw material prices have a significant effect on tofu production income in Penggalang Village, Adipala District. As for partially working capital variables have a significant positive effect on tofu production income in Penggalang Village, Adipala District, then the labor variable has a significant negative effect on tofu production income in Peggalang Village, Adipala District, while technology variables and raw material prices have no significant effect on tofu production income. in Penggalang Village, Adipala District. The implication of this research is that tofu industry entrepreneurs in producing tofu must pay attention to factors that can affect production. So that business continuity will continue and increase business income. | |
| 31655 | 34870 | D1A017144 | PENGARUH LEVEL DAN CARA PEMBERIAN MADU TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN PUYUH JANTAN (Cortunix-cortunix japonica) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh level dan cara pemberian madu terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan puyuh jantan. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 4 Desember 2020 sampai dengan 15 Januari 2021 di Ketapang Farm, Desa Sokaraja Kulon. Materi penelitian adalah puyuh jantan umur 3 minggu berjumlah 100 ekor yang dipelihara selama 6 minggu. Bahan yang digunakan sebagai perlakuan ialah madu randu. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari R₀ : Tanpa perlakuan (kontrol) ; R₁P₁ : Pakan ditambahkan 2,5 ml madu ; R₁P₂ : Pakan ditambahkan 5 ml madu ; R₂M₁ : Air minum ditambahkan 2,5 ml ; R₂M₂ : Air minum ditambakan 5 ml madu. Setiap perlakuan diulang empat kali dan masing - masing ulangan terdiri atas 5 ekor puyuh jantan. Peubah yang diukur adalah konsumsi pakan harian dan pertumbuhan berat badan mingguan. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian madu melalui pakan dan air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan puyuh jantan. Rataan hasil konsumsi pakan puyuh jantan berturut - turut yaitu R₀: 18,39 ± 1,09 gram/hari; R₁P₁: 18,17 ± 1,04 gram/hari; R₁P₂: 17,68 ± 1,89 gram/hari; R₂M₁: 18,23 ± 0,52 gram/hari; R₂M₂: 16,81 ± 1,35 gram/hari. Rataan hasil pertumbuhan puyuh jantan berturut - turut yaitu R₀: 2,1 ± 1,3 gram/hari; R₁P₁: 2,23 ± 1,58 gram/hari; R₁P₂: 2,07 ± 1,93 gram/hari; R₂M₁: 2,04 ± 2,47 gram/hari; R₂M₂: 1,97 ± 2,30 gram/hari. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian madu 0 ml, 2,5 ml dan 5 ml melalui pakan dan air minum memiliki tingkat konsumsi pakan dan pertumbuhan yang sama serta belum mampu untuk menurunkan tingkat konsumsi pakan dan meningkatkan pertumbuhan puyuh jantan. | This study aimed to examine the effect of levels and methods of giving honey on the feed consumption and growth of male quail. The study was conducted from December 4, 2020, to January 15, 2021, at Ketapang Farm, Sokaraja Kulon. The material of this study used were 100 male quails age three weeks which was maintained for six weeks. The material used as a treatment is randu honey. The study was conducted using the experimental method and Completely Randomized Design (CRD). There were five treatments, repeated for times, each unit containing 5 reads. The treatment tested were R₀: without treatment (control); R₁P₁: feed ration and 2,5 ml honey; R₁P₂: feed ration and 5 ml honey; R₂M₁: drinking water and 2,5 ml honey; R₂M₂: drinking water and 5 ml honey. The variable that is recorded an observed, which includes feed consumption and growth. The analysis of variance showed that the use of giving honey through feed and drinking water had no significant effect (P>0,05) on feed consumption and growth. The average result of content feed consumption of male quail consecutive was R₀: 18,39 ± 1,09 gram/day; R₁P₁: 18,17 ± 1,04 gram/day; R₁P₂: 17,68 ± 1,89 gram/day; R₂M₁: 18,23 ± 0,52 gram/day; R₂M₂: 16,81 ± 1,35 gram/day. The average result of growth of male quail consecutive was R₀: 2,1 ± 1,3 gram/day; R₁P₁: 2,23 ± 1,58 gram/day; R₁P₂: 2,07 ± 1,93 gram/day; R₂M₁: 2,04 ± 2,47 gram/day; R₂M₂: 1,97 ± 2,30 gram/day. This research can conclude that giving honey 0 ml, 2.5 ml, and 5 ml through feed and drinking water has not been able to decrease the consumption and has not been able to increase the growth of the male quail. | |
| 31656 | 34874 | J1D017020 | Citra Perempuan Tokoh Nyai Ontosoroh dalam Film Bumi Manusia dan Relevansinya Pada Pembelajaran Cerita Sejarah | Penelitian ini menggunakan film Bumi Manusia yang mengisahkan tentang perjuangan tokoh perempuan bernama Nyai Ontosoroh yang memperjuangkan haknya sebagai perempuan pribumi. Sosok Nyai Ontosoroh yang memiliki peran kuat ini menjadikan peneliti sangat ingin membahas citra perempuan yang terdapat pada tokoh Nyai Ontosoroh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Citra perempuan yang terdapat dalam film Bumi Manusia. (2) Relevansi hasil penelitian citra perempuan dalam film Bumi Manusia pada Pembelajaran Cerita Sejarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu film yang diadaptasi dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Penelitian ini difokuskan pada citra perempuan yang berkaitan dengan aspek fisik, psikis, keluarga, dan masyarakat dengan menggunakan teori feminisme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik strukturalisme. Hasil penelitian ini sebagai berikut (1) Citra perempuan tokoh utama pada film Bumi Manusia terdiri dari aspek fisik, psikis, keluarga, dan masyarakat. Citra perempuan dalam aspek fisik adalah hamil dan melahirkan. Citra perempuan dalam aspek psikis adalah mampu secara pola pikir dan perasaan dalam membuat keputusan dan bertanggungjawab serta mampu berpendapat dengan tegas dan berpegang pada pendiriannya. Citra perempuan dalam keluarga adalah sebagai anak yang patuh pada orangtua, sebagai ibu yang menyayangi anaknya, dan sebagai istri yang selalu mendampingi suaminya. Citra perempuan dalam masyarakat adalah ramah, pandai bersosialisasi dan disegani banyak orang. (2) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk bahan ajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII SMA yaitu pada Kompetensi Dasar 3.4 Menganalisis kebahasaan cerita sejarah. | This research used the film Bumi Manusia which tells about the struggle of a female character named Nyai Ontosoroh who fights for her rights as a woman. The figure of Nyai Ontosoroh who has a strong role makes researchers really want to discuss the image of women in the Nyai Ontosoroh character. This study aims to describe (1) The image of women in the film Bumi Manusia. (2) The relevance of the results of research on the image of women in the film Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer to learning Indonesian in the twelfth grade of Senior High School. This research uses qualitative descriptive study. The subject of this research is a film adapted from the novel Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer and directed by Hanung Bramantyo. This research is focused on the image of women related to physical, psychological, family, and community aspects by using the theory of feminism. Data collection used in this study is listening and note-taking technique. The data analysis technique in this study uses structuralism techniques. The results of this study (1) The image of female main character in the film Bumi Manusia consists of physical, psychological, family, and community aspects. The image of women in the physical aspect is pregnancy and giving birth. The image of women in the psychological aspect is capable of thinking and feeling in making decisions and being responsible and able to express their opinions and hold on to their positions. The image of women in the family is as an obedient child to their parents, as a mother who loves her child, and as a wife who always accompanies her husband. The image of women in society is friendly, good at socializing, and respected by many people. (2) The results of this study can be used as teaching materials in learning Indonesian in the twelfth grade of Senior High School in the basic competence 3.4 in “Analizing the language of historical stories”. | |
| 31657 | 34875 | D1A017091 | Pengaruh Jenis Susu Terhadap Sineresis, Water Holding Capacity, Dan Viskositas Kefir Dengan Starter Kefir Grain | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis susu terhadap sineresis, water holding capacity dan viskositas kefir. Materi yang digunakan adalah 2 liter susu sapi segar, 2 liter susu lowfat, 2 liter susu fullfat, 2 liter susu kambing segar, 2 liter susu campuran dan kefir grain (2% per 1 liter susu Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan analisis data dengan ANAVA yang dilakukan uji lanjut menggunakan uji lanjut BNJ. Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan menggunakan 500 ml susu. Perlakuan penggunaan susu yang berbeda dengan menggunakan starter kefir grain meliputi P1 (susu sapi segar), P2 (susu komersial fullfat), P3 (susu komersial lowfat), P4 (susu kambing segar) dan P5 (campuran susu sapi segar dan susu kambing segar). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa adanya pengaruh sangat nyata (P<0,01) pada nilai sineresis, water holding capacity dan viskositas kefir. Rataan hasil penelitian diperoleh sineresis kefir berkisar antara 29,005-64,345%; WHC berkisar antara 36-89,45%; viskositas berkisar antara 67,7-422,15 cP. Disimpulkan bahwa kefir yang diproduksi menggunakan berbagai jenis susu dengan menggunakan starter kefir grain menghasilkan sineresis, water holding capacity dan viskositas yang berbeda-beda. Susu fullfat menghasilkan kefir dengan kualitas terbaik dan susu sapi segar menghasilkan kefir dengan kualitas rendah. | The study aims to determine the effect of the use of various types of milk on syneresis, water holding capacity and viscosity of kefir. The materials used were 2 liters of fresh cow's milk, 2 liters of low fat milk, 2 liters of full fat milk, 2 liters of fresh goat's milk, 2 liters of mixed milk and kefir grains (2% per 1 liter of milk). (CRD) and data analysis using ANOVA which was carried out by further testing using the BNJ follow-up test. Completely Randomized Design consisting of 5 treatments and 4 replications, each replication using 500 ml of milk. Different treatments using milk using kefir grain starter included P1 (cow's milk). fresh), P2 (full fat commercial milk), P3 (low fat commercial milk), P4 (fresh goat's milk) and P5 (a mixture of fresh cow's milk and fresh goat's milk).The results of the analysis of variance showed that there was a very significant effect (P<0, 01) on the value of syneresis, water holding capacity and viscosity of kefir.The average result of the research obtained that the syneresis of kefir ranged from 29,005-64,345%, WHC ranged from 36-89,45%, and viscosity ranged from 6 7.7-422.15 cP. It was concluded that kefir produced using various types of milk using a kefir grain starter resulted in different syneresis, water holding capacity and viscosity. Fullfat milk produces the best quality kefir and fresh cow's milk produces low quality kefir. | |
| 31658 | 34876 | J1D017056 | KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA NOVEL PADA SEBUAH KAPAL KARYA NH DINI DAN RELEVEANSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA | Permasalahan dalam diri dapat dialami oleh setiap manusia karena adanya faktor penyebab berupa konflik batin atau psikis. Pada novel Pada Sebuah Kapal karya Nh. Dini ditemukan beberapa bentuk dan penyebab konflik batin. Masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimanakah konflik batin tokoh utama (2) Bagaimanakah penyebab terjadinya konflik batin pada tokoh utama (3) Bagaimanakah relevansi novel Pada Sebuah Kapal karya Nh. Dini dalam pembelajaran sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konflik batin tokoh utama, mendeskripsikan penyebab terjadinya konflik batin dan relevansi novel dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan kajian psikologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kutipan cerita dalam novel dengan menggunakan teknik pengumpulan baca, simak, catat dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukan terdapat sebanyak 21 data bentuk konflik batin dengan 8 data penyebabnya. Relevansi penelitian ini sesuai dengan pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII SMA pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan bentuk konflik batin berupa; depresi, obsesi, cemas, takut, tidak aman, rasa salah, frustasi, bimbang, jengkel, marah, sakit hati dan tidak puas. Penyebab konflik meliputi; kebutuhan penghargaan, kasih sayang dan rasa aman tidak terpenuhi. Relevansi hasil penelitian sesuai dengan KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. | Problems in the self can be experienced by every human being because of the causal factors in the form of inner or psychic conflicts. In the novel Pada Sebuah Kapal by Nh. Dini found several forms and causes of inner conflict. The problems in this study are:(1) How is the inner conflict of the main character (2) What is the cause of the inner conflict in the main character (3) How is the relevance of the novel Pada Sebuah Kapal of Nh. Dini's work in literary learning. The purpose of this study was to find out the inner conflicts of the maincharacters, describing the causes of inner conflict and the relevance of novels in literary learning. This research is in the form of qualitative descriptive with the study of literary psychology. The data used in this study in the form of story excerpts in novels using reading collection techniques, listen, record with content analysis methods. The results showed there were as many a 21 data forms of inner conflict with 8 data on the cause. The relevance of this study is in accordance with the lessons Indonesian class XII High School in KD 3.9 analyzing the content and language of the novel. The conclusion of this study found a form of inner conflict in the form of; depression, obsession, anxiety, fear, insecurity, wrong feeling, frustration, indecisiveness, annoyance, anger, hurt and dissatisfaction. Causes of conflict include; The need for appreciation, compassion and a sense of security is not being met. Relevance of the results of the study in accordance with KD 3.9 Analyze the content and language of the novel. | |
| 31659 | 34877 | E1A017268 | ASPIRASI HUKUM MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM BINA KELUARGA REMAJA (Studi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspirasi hukum masyarakat terhadap program Bina Keluarga Remaja dan pengaruh faktor partisipasi, komunikasi dan motivasi terhadap aspirasi hukum masyarakat terhadap program Bina Keluarga Remaja di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis empiris, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel melalui metode simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, dokumenter, dan kepustakaan. Pengolahan data secara coding, editing dan tabulasi. Analisis data kuantitatif menggunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi, dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aspirasi hukum masyarakat terhadap program Bina Keluarga Remaja di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas adalah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 9 (sembilan) indikator meliputi tingginya tingkat keinginan penggalangan kesepakatan, tingginya tingkat keinginan pembentukan tim pelaksana tingkat desa/kelurahan, tingginya tingkat harapan orientasi tim pelaksana, tingginya tingkat keinginan pendataan calon anggota BKR, tingginya tingkat keinginan pembuatan jadwal kegiatan, tingginya tingkat keinginan pembentukan kelompok BKR, tingginya tingkat harapan pelaksanaan kegiatan program BKR, tingginya tingkat harapan pencatatan dan pelaporan, dan tingginya tingkat keinginan pembinaan dalam program BKR. Faktor partisipasi sebagai faktor sosial, faktor komunikasi dan faktor motivasi sebagai faktor personal dan faktor partisipasi merupakan bentuk dari sikap masyarakat, faktor komunikasi dan faktor motivasi merupakan bentuk dari motif-motif masyarakat cenderung berpengaruh secara positif terhadap aspirasi hukum masyarakat dalam pelaksanaan program BKR | This study aims to determine the legal aspirations of the community towards the Youth Family Development program and the influence of participation, communication and motivation factors on the community's legal aspirations for the Youth Family Development program in Kotayasa Village, Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency. This research uses quantitative research methods with an empirical juridical approach, and descriptive research specifications. The research location is in Kotayasa Village, Sumbang District, Banyumas Regency. Sampling was done through simple random sampling method. The data used include primary data and secondary data obtained by questionnaire, documentary, and library methods. Data processing by coding, editing and tabulation. Quantitative data analysis used frequency distribution analysis method, cross table analysis, content analysis, and comparison analysis. The results showed that the level of community legal aspirations towards the Youth Family Development program in Kotayasa Village, Sumbang District, Banyumas Regency was high. This is evidenced by the results of research on 9 (nine) indicators including a high level of desire for agreement-raising, a high level of desire to form an implementing team at the village/kelurahan level, a high level of expectation for the orientation of the implementing team, a high level of desire to collect data on prospective BKR members, and a high level of desire to make schedules. activities, the high level of desire for the formation of the BKR group, the high level of expectation of the implementation of the BKR program activities, the high level of expectation of recording and reporting, and the high level of desire for guidance in the BKR program. Participation factors as social factors, communication factors and motivational factors as personal factors and participation factors are forms of community attitudes, communication factors and motivational factors are forms of community motives tend to have a positive effect on community legal aspirations in the implementation of the BKR program. | |
| 31660 | 35436 | E1B018008 | LEGAL PROTECTION AGAINST CONSUMER FUEL GAS OR LIQUFIED PETROLEUM GAS (LPG) BASED ON LAW NUMBER 8 OF 1999 CONCERNING CONSUMER PROTECTION IN DECISION NUMBER 586/Pid.Sus/2021/PN-DPS | Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen diharapkan dapat menjamin tercapainya perlindungan bagi konsumen di Indonesia. Maraknya peredaran tabung gas LPG 12 Kg yang tidak sesuai dengan pengisian yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan tujuan mengambil untung yang sebesar-besarnya seringkali menimbulkan kerugian bagi konsumen. Dalam hal ini penulis tertarik untuk meneliti bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Bahan Bakar Gas atau liquefied Petroleum Gas (LPG) berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dalam Putusan Nomor 586/Pid.Sus/2021/PN-DPS. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa putusan pengadilan, buku-buku literatur, Peraturan Undang-Undang, dokumen resmi dan situs internet dengan cara studi pustaka, yaitu menginventarisasi data-data tersebut yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian sistematis. Metode analisa bahan hukum adalah dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, hakim dalam memutuskan perkara telah memberikan perlindungan hukum terhadap konsumen karena hakim menggunakan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Hakim menyatakan dalam Putusan Pengadilan Negeri Nomor 586/Pid.Sus/2021/PN-DPS bahwa Abdul Latif Efendi sebagai pelaku usaha terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Penyalahgunaan Niaga Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas atau LPG, serta telah menjatuhkan pidana kepadanya dengan pidana penjara 1 tahun dan denda 1 milyar rupiah dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan penjara 3 bulan dan di bebani biaya perkara sebesar Rp. 2000,- (dua ribu rupiah). Selain itu, konsumen mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 7 huruf (a), (b), (d), dan (f), Pasal 4 huruf (a) dan (c), serta Pasal 8 ayat (1) huruf (a), (b), (c), (d) dan (e) Jo Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. | Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection is expected to guarantee the achievement of protection for consumers in Indonesia. The widespread circulation of 12 Kg LPG gas cylinders that are not in accordance with the filling carried out by business actors with the aim of taking the maximum profit often results in losses for consumers. In this case, the author is interested in examining how the legal protection for consumers of gas fuel or liquefied petroleum gas (LPG) is based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in Decision Number 586/Pid.Sus/2021/PN-DPS. The approach method used is a normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of court decisions, literature books, laws and regulations, official documents and internet sites by means of literature study, namely an inventory of these data which is then presented in the form of a systematic description. The method of analyzing legal materials is by using a qualitative normative analysis method. Based on the results of research and discussion, the judge in deciding the case has provided legal protection to consumers because the judge uses Article 40 point 9 of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. The judge stated in the District Court Decision Number 586/Pid.Sus/2021/PN-DPS that Abdul Latif Efendi as a business actor was legally and convincingly proven guilty of committing the Criminal Acts of Misuse of Commercial Fuel Oil, Gas Fuel or LPG, and had sentenced him with imprisonment of 1 year and a fine of 1 billion rupiah, provided that if the fine is not paid, it is replaced with 3 months in prison and charged with court fees of Rp. 2000, - (two thousand rupiah). In addition, consumers get legal protection as regulated in Article 7 letters (a), (b), (d), and (f), Article 4 letters (a) and (c), as well as Article 8 paragraph (1) letter ( a), (b), (c), (d) and (e) in conjunction with Article 62 paragraph (1) of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. |