Artikelilmiahs
Menampilkan 31.581-31.600 dari 50.044 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 31581 | 34812 | H1C017036 | GEOLOGI DAN DAYA DUKUNG TANAH DAERAH SEGARA ANAKAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN KAMPUNG LAUT, KABUPATEN CILACAP, PROVINSI JAWA TENGAH | Daerah penelitian terletak di daerah Segara Anakan dan Sekitarnya, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Satuan geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi 4 satuan. Satuan geomorfologi tersebut adalah Satuan Dataran Banjir Pur-wodadi, Satuan Dataran Banjir Ujunggagak, Satuan Dataran Banjir Panikel, Satuan Dataran Banjir Nusa Wates. Susunan stratigrafi yang menyususn daerah penelitian terbagi atas Endapan Alluvial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, sifat keteknikan tanah pada daerah penelitian, serta analisis daya dukung tanah pondasi dangkal. Pengujian sifat keteknikan tanah dilakukan untuk mengetahui berat jenis, ujuran butir dan batas Atter-berg tanah pada daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk analisis daya dukung tanah berupa metode analitik (Terzaghi, 1943). Hasil uji sifat keteknikan tanah pada daerah penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah termasuk dalam lempung organic (OH) dengan aktivitas mengembang yang sedang hingga tinggi berdasarkan hasil pengujian Atterberg dan ukuran butir. Hasil analisis daya dukung tanah pondasi dangkal pada daerah penelitian menunjukkan nilai daya dukung yang diizinkan pada kedalaman dangkal rata-rata berkisar 10,07 kN/m². | The research area is located in the Segara Anakan area and its surroundings, Kampung Laut District, Cilacap Regency, Central Java Province. The geomorphological units of the study area are divided into 4 units based on BMB (2006). The geomorphological units are the Purwodadi Flood Plain Unit, the Ujunggagak Flood Plain Unit, the Panicel Flood Plain Unit, and the Nusa Wates Flood Plain Unit. The stratigraphic arrangement that composes the research area is divided into Alluvial Deposits. This study aims to determine the geolog-ical conditions, the engineering properties of the soil in the research area, and to analyze the bearing capacity of shallow foundation soils. Testing of soil engineering properties was car-ried out to determine the specific gravity, grain size and Atterberg limit of the soil in the study area. The method used for the analysis of the bearing capacity of the soil is an analyt-ical method (Terzaghi, 1943). The results of the soil engineering properties test in the study area showed that the soil type was classified as organic clay (OH) with moderate to high swelling activity based on the Atterberg test results and grain size. The results of the analy-sis of the bearing capacity of shallow foundation soils in the study area show the value of the permissible bearing capacity at shallow depths on average is around 10,07 kN/m². | |
| 31582 | 34515 | E1A017347 | TINJAUAN YURIDIS AKTA PERJANJIAN KAWIN (Sebelum Dan Sesudah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015) | Dalam pembuatan Akta Perjanjian Kawin Nomor 63 ini didasari pada Pasal 29 Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 yaitu perjanjian perkawinan harus dibuat pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, Namun sejak adanya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 terjadi perubahan yaitu menjadi dilaksanakan pada waktu, sebelum dilangsungkan atau selama dalam ikatan perkawinan. sehingga pengaruh ini menimbulkan akibat hukum yang berbeda-beda. Selanjutnya mengenai harta benda perkawinan terdapat perbedaan makna pada Pasal 1 dan Pasal 2 Akta Perjanjian Kawin dengan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan pengaturan perjanjian perkawinan dalam Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 dan juga untuk mengetahui akibat kepemilikan harta benda pada Pasal 2 dan 4 Akta Perjanjian Kawin Nomor 63 menurut Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analisis, teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan analisis data normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Akta Perjanjian Kawin Nomor 63 ini hanya dapat dibuat pada saat atau sebelum perkawinan dilangsungkan sesuai pada Pasal 29 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974. Berbeda dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 yang dimana Akta Perjanjian Kawin dapat dibuat pada waktu, sebelum dilangsungkan atau selama dalam ikatan perkawinan dan juga mengenai akibat hukum terhadap status harta bersama dibuatnya suatu perjanjian perkawinan yang mulai berlaku sejak perkawinan dilangsungkan, diikuti dengan status harta bersama menjadi terpisah, Begitu juga terhadap harta yang akan diperoleh dikemudian hari tetap milik masing-masing pihak, tanpa harus mendapatkan penetapan pengadilan terkait pemisahan harta. Selanjutnya mengenai akibat kepemilikan harta benda suami-isteri yang terdapat pada Pasal 1 dan 2 Akta Perjanjian Kawin tidak mengikat pada peraturan yang terdapat pada Pasal 35 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. | In making the Deed of Marriage Agreement Number 63 is based on Article 29 of the Marriage Law Number 1 of 1974, namely the marriage agreement must be made at or before the marriage takes place. carried out at the time, before it takes place or during the marriage bond. so that this influence gives rise to different legal consequences. Furthermore, regarding marital property, there are differences in meaning in Article 1 and Article 2 of the Marriage Agreement with Article 35 of Law Number 1 of 1974. The purpose of the research is to know determine the differences in the arrangement of marriage agreements in the Marriage Law Number 1 of 1974 and the Decision of the Constitutional Court Number 69/PUU-XIII/2015 and also to find out the consequences of property ownership in Articles 2 and 4 of the Deed Marriage Agreement Number 63 according to Marriage Law Number 1 of 1974 and Constitutional Court Decision Number 69/PUU-XIII/2015. The research method used is a normative juridical approach, prescriptive analysis research specifications, library study data collection techniques with inventory, the data collected is then presented in the form of narrative texts and qualitative normative data analysis. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that this Deed of Marriage Agreement Number 63 can only be made at or before the marriage takes place in accordance with Article 29 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974. In contrast to the Constitutional Court Decision Number 69/PUU-XIII/ 2015 where the Marriage Agreement Deed can be made at the time, before it takes place or during the marriage bond and also regarding the legal consequences on the status of joint assets, a marriage agreement is made which takes effect from the time the marriage takes place, followed by the status of joint assets being separated. which will be obtained in the future remains the property of each party, without having to obtain a court order regarding the separation of assets. Furthermore, regarding the consequences of husband and wife property ownership contained in Articles 1 and 2 of the Marriage Agreement Deed is not binding on the regulations contained in Article 35 paragraph (1) and paragraph (2). | |
| 31583 | 34813 | C1H016021 | The Effect of Financial Literacy, Financial Attitude, Income and Socio Economic Condition on Financial Planning Retirement (The Case of Employees in Rita Super Mall) | This research is a type of quantitative research in 98 employees of Rita Supermall Purwokerto. The purpose of this study was to analyze the influence of financial on financial planning for retirement. The population used in this study were employees of Rita Supermall Purwokerto with age on 30-40 years old. Determination of the sample using the interval estimate method. The results showed that the financial literacy, financial attitude, income and socio economic condition had a positive effect on financial planning for retirement. | This research is a type of quantitative research in 98 employees of Rita Supermall Purwokerto. The purpose of this study was to analyze the influence of financial on financial planning for retirement. The population used in this study were employees of Rita Supermall Purwokerto with age on 30-40 years old. Determination of the sample using the interval estimate method. The results showed that the financial literacy, financial attitude, income and socio economic condition had a positive effect on financial planning for retirement. | |
| 31584 | 34814 | H1C015045 | GEOLOGI DAN FASIES BATUAN KARBONAT FORMASI BATUPUTIH DESA LAKAT, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR | Penentuan fasies dari suatu litologi mendukung penelitian lebih rinci mengenai karakteristik batuan dan sejarah geologi daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi daerah penelitian serta menceritakan sejarah geologinya dan fasies batuan karbonat yang terbentuk di daerah penelitian. Daerah penelitian terletak di Desa Lakat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian studi khusus dilakukan dengan cara makroskopis dan mikroskopis. Fasies batuan karbonat di daerah penelitian studi khusus dibagi berdasarkan ukuran butir, litofasies, standar mikrofasies dan fasies zona dan fasies karbonat reef serta diagenesis batuan karbonat. Tatanan stratigrafi di daerah penelitian dibagi kedalam tiga kapling, yaitu pada Kapling Lakat terdiri dari (tua ke muda) Satuan Perselingan Batupasir dan Batulempung, Satuan Wackestone dan Satuan Batugamping Terumbu, pada Kapling Boti terdiri dari Satuan Perselingan Mudstone dan Packstone dan pada Kapling Op terdiri dari (tua ke muda) Satuan Batugamping, Satuan Perselingan Wackestone dan Batulempung dan Satuan Perselingan Mudstone dan Wackstone. Secara makroskopis, batuan karbonat yang terbentuk di daerah penelitian terdiri dari Batugamping Klastik Kalsilutit dan Batugamping Klastik Kalkarenit. Setelah itu dilakukan analisis petrografis untuk mengetahui litofasies batuan karbonat yaitu Wackestone dan Packstone. Data litofasies selanjutnya disebandingkan untuk mengetahui standar mikrofasies dan fasies zona dari batuan karbonat. Batuan karbonat pada daerah penelitian studi khusus termasuk kedalam lingkungan diagenesis burial dan fasies zona FZ-3 / Toe-of-slope dengan standar mikrofasies SMF-3 Pelagic lime wackestone with planktonic microfossils dan SMF-4 Microbreccia, bio-lithoclastic packstone dan fasies karbonat reef terendapkan pada lingkungan forereef. | Determining facies from a group of lithologies helps the research to be more in-depth, especially regarding the characteristic of the lithologies and geological history of the research area. The research was performed in order to determine the features of geomorphology, stratigraphy and geological structure of research area as well as the geological history and carbonate rock facies. The research area is located in Lakat Village, Timor Tengah Selatan Regency, Province of Nusa Tenggara Timur. Case study was performed macroscopically and microscopically. Carbonate rocks facies in research area divided based on grain size, lithofacies, standard microfacies and facies zone and carbonate reef facies also it’s diagenesis. Stratigraphy settings in research area divided into three main area. Lakat lithological units are (younging) Intercalation of Sandstone and Claystone unit, Wackestone unit and Coral Limestone unit. Boti lithological unit only consist of Intercalation of Mudstone and Packstone unit. And Op lithological units are (younging) Limestone unit, Intercalation of Claystone and Wackestone unit and Intercalation of Mudstone and Wackestone. Case study was performed with petrography and micropaleontology analysis methods. Macroscopically, carbonate rocks in research area consist of Calcilutite and Calcarenite. Afterwards, microscopically, lithofacies of carbonate rocks consist of Wackestone and Packstone. Furthermore, the lithofacies data are compared in order to determine the standard microfacies and facies zone of carbonate rocks. Carbonate rocks that formed in research area are classified into burial diagenesis environment with standard microfacies of SMF-3 (Pelagic lime wackestone with planktonic microfossils) and SMF-4 (Microbreccia, bio-lithoclastic packstone) also with FZ-3 (Toe-of-slope) facies zone and deposited in forereef carbonate reef facies. | |
| 31585 | 34815 | E1A017015 | PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Putusan Banding Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2020/PT.DKI) | Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Muchammad Romahurmuziy selaku Anggota DPR RI bersama-sama dengan Lukman Hakim selaku Menteri Agama RI menerima suap untuk pengangkatan jabatan Haris Hasanuddin dan Muh. Muafaq Wirahadi di lingkungan Kementerian Agama. Penuntut umum dalam Putusan Nomor 87/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Jkt.Pst menuntut Terdakwa Muchammad Romahurmuziy dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp250.000.000,00, serta membayar uang pengganti sejumlah Rp46.400.000,00, dan pencabutan hak untuk dipilih dari jabatan publik selama 5 tahun. Sedangkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp100.000.000,00. Penelitian ini bertujuan mengetahui tentang bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam menerima permohonan banding pada tindak pidana korupsi serta pertimbangan majelis hakim pengadilan tinggi dalam menjatuhkan hukuman pidana lebih ringan dari majelis hakim tingkat pertama. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis, metode pengumpulan bahan hukum menggunakan metode studi dokumen dan kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Terdakwa Muchammad Romahurmuziy telah mengajukan permohonan banding terhadap Putusan Nomor 87/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Jkt.Pst yang telah memenuhi syarat formil yaitu melalui prosedur permohonan banding dengan tenggang waktu yang tertera dalam Pasal 233 ayat (2) KUHAP serta syarat materiil yang memuat alasan-alasan dari pemohon banding yang diuraikan dalam memori banding dan kontra memori banding. Permohonan banding tersebut dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Putusan Nomor 9/Pid.Sus-TPK/2020/PT.DKI dengan mengadili sendiri, yaitu menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Namun, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam pertimbangannya mengurangi hukuman penjara menjadi 1 tahun dan denda sebesar Rp100.000.000,00 dikarenakan terdakwa telah mengembalikan uang sejumlah Rp250.000.000,00 kepada Haris Hasanuddin selaku pemberi suap. | The Corruption Crime committed by Muchammad Romahurmuziy as a Member of the Indonesian Parliament together with Lukman Hakim as the Minister of Religion of the Republic of Indonesia accepted bribes for the appointment of Haris Hasanuddin and Muh. Muafaq Wirahadi in the Ministry of Religion. The public prosecutor in The Verdict Number 87/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Jkt.Pst demanded the Defendant Muchammad Romahurmuziy to be sentenced to 4 years in prison and a fine of Rp250,000,000.00, and to pay compensation in the amount of Rp46,400,000.00, and revocation of the right to be elected from public office for 5 years. Meanwhile, the Panel of Judges of the Central Jakarta District Court sentenced the defendant to a prison term of 2 years and a fine of Rp100,000,000.00. This study aims to find out about the considerations of the panel of judges in accepting appeals for criminal acts of corruption and the considerations of the panel of high court judges in imposing a lighter sentence than the panel of first-level judges. The type of research used is normative research with analytical prescriptive research specifications, methods of collecting legal materials using document and literature study methods. Based on the results of the research, the Public Prosecutor at the Corruption Eradication Commission and the Defendant Muchammad Romahurmuziy have submitted an appeal against Verdict Number 87/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Jkt.Pst which has fulfilled the formal requirements, namely through the appeal procedure with a grace period of time which is stated in Article 233 paragraph (2) of the Criminal Procedure Code as well as the material requirements that contain the reasons for the appeal applicant which are described in the memorandum of appeal and counter memorandum of appeal. The appeal request was granted by the DKI Jakarta High Court Judges in Verdict Number 9/Pid.Sus-TPK/2020/PT.DKI by adjudicating themselves, namely declaring that the defendant was legally and convincingly proven guilty of committing a criminal act of corruption jointly and continuously. However, the Panel of the DKI Jakarta High Court Judges in their consideration reduced the prison sentence to 1 year and a fine of Rp100,000,000.00 because the defendant had returned Rp250,000,000.00 to Haris Hasanuddin as the bribe giver. | |
| 31586 | 34500 | E1A017063 | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENDISTRIBUSIAN KONTEN ASUSILA SECARA VERBAL MELALUI MEDIA ELEKTRONIK (Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Agung Nomor. 574K/Pid.Sus/2018) | Teknologi Informasi tidak selalu meningkatkan kemajuan pembangunan dan peradaban, melainkan dapat menimbulkan dampak negatif yang tidak sesuai dengan aturan hukum, khususnya tentang tindak pidana. Penelitian ini bersumber dari putusan Mahkamah Agung Nomor. 574 K/Pid.Sus/2018 dalam perkara tindak pidana “Tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”, Membahas tentang konsep keadilan putusan kasasi pada kasus Baiq Nuril Makmun. Persidangan di Pengadilan Negeri Mataram hakim memutus bebas, namun pada tingkat kasasi oleh Mahkamah Agung, Baiq Nuril diputus bersalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum Hakim Mahkamah Agung dalam memutus perkara Baiq Nuril terkait pendistribusian konten asusila serta untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap Baiq Nuril, sebagai perempuan yang mendapat pelecehan seksual secara verbal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian Deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi dokumen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian ditemukan bahwa, Dasar pertimbangan Hakim pada tingkat pertama dan kasasi berbeda. Pada tingkat Kasasi kasus ini dinyatakan telah dipenuhinya unsur-unsur dari Pasal 27 ayat (1) Undang- Undang ITE, namun aspek sosiologis yang menjadi penyebab terjadinya kasus tersebut sebagaimana yang djelaskan pada fakta persidangan luput dari pertimbangan Hakim Agung sehingga putusan Mahkamah Agung dirasa tidak memiliki rasa keadilan karena hakim tidak mencermati dan mendalami apa yang menjadi fakta persidangan. Perlindungan hukum terhadap Baiq Nuril sebagai perempuan yang mendapat pelecehan seksual secara verbal adalah mendapat amnesti dari presiden atas pertimbangan DPR RI. | Information technology does not always advance development and civilization, but it can produce negative effects that are not in accordance with the rule of law, especially on criminal actions. The study has its source in the Supreme Court decisiom number 574 k/pid.Sus/2018 in criminal proceedings "without the right to distribute and/or transmit and/or make the electronic information accessible and/or electronic documents that have capacity that break the morality”. discusses the concept of justice for the cassation decision in the Baiq Nuril Makmun case. The trial at the Mataram District Court was acquitted, but at the level of cassation by the Supreme Court, Baiq Nuril was found guilty. The purpose of this study was to find out the basis for the legal considerations of the Supreme Court Judge in deciding the Baiq Nuril case related to the distribution of immoral content and to find out the legal protection for Baiq Nuril, as a woman who received verbal sexual harassment.This study uses a normative juridical research method with descriptive research specifications. The type of data used is secondary data. The method of data collection is done by literature study and document study. The analytical method used is qualitative analysis. Based on the results of the study, it was found that, the basis of the judge's considerations at the first level and the cassation was different. At the Cassation level, this case was stated to have fulfilled the elements of Article 27 paragraph (1) of the ITE Law, but the sociological aspects that caused the occurrence of the case as explained in the facts of the trial escaped the consideration of the Supreme Court so that the Supreme Court's decision was felt to have no effect. a sense of justice because the judge did not observe and explore the facts of the trial. Legal protection for Baiq Nuril Maknun as a woman who gets verbal sexual opportunities is to receive an amnesty from the president at the consideration of the DPR RI. | |
| 31587 | 35442 | E1A115115 | TINJAUAN YURIDIS PENJATUHAN SANKSI PIDANA TERHADAP KEKERASAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA-SAMA (Studi Putusan Nomor 45/Pid.B/2018/PN Pbg | Tindak pidana di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka, telah diatur oleh pembentuk undang-undang dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHP. Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 45/Pid.B/2018/PN Pbg majelis hakim memutus para terdakwa telah bersalah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Penelitian ini bertujuan mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana kekerasan yang dilakukan bersama-sama dan penerapan unsur-unsur Pasal 170 Ayat (1) KUHP. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum secara yuridis normatif, dengan metode pendekatan pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Dalam penelitian ini sumber bahan hukum yang digunakan adalah data sekunder dan analisis data dilakukan secara deskrtiptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana pada Perkara Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 45/Pid.B/2018/PN Pbg, yaitu adanya fakta hukum bahwa para terdakwa telah memenuhi syarat-syarat pemidanaan; adanya teori pemidanaan yang digunakan yaitu teori relatif atau tujuan (Doel Theorien), adanya pembuktian berdasarkan alat-alat bukti yang sah yang diatur dalam Pasal 184 KUHAP yang terbukti di persidangan. Penerapan unsur-unsur Pasal 170 ayat (1) KUHP dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 45/Pid.B/2018/PN.Pbg KUHP telah terpenuhi, namun lebih tepat jika hakim mendasarkan pada Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP, hal ini dikarenakan perbuatan para terdakwa memiliki peran yang berbeda-beda dalam melakukan kekerasan sehingga perbuatan tersebut dapat dikaitkan dengan penyertaan. | Criminal act in public of committing violence against a person causing injury, has been regulated by the legislators in Article 170 Paragraph (1) of the Criminal Law Code. Purbalingga District Court Sentence Number 45/Pid.B/2018/PN Pbg the panel of judges sentence that the defendants were guilty of committing the criminal act of collective violence in public. The purpose of this study to determine the basis of the judge's legal considerations in imposing criminal sanctions on perpetrators of criminal act collective violence in public and the application of the elements of Article 170 Paragraph (1) of the Criminal Code. The study using the normative juridical research method with statue approach, case approach, and conceptual approach. In this study, the source of the legal material used was secondary data and the data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the basis for the judge's legal considerations in imposing a sentence on the Purbalingga District Court Sentence Number 45/Pid.B/2018/PN Pbg, the existence of legal facts that the defendants have met the sentencing requirements; the existence of the theory of sentence used, the relative or objective theory (Doel Theorien), the existence of evidence based on valid evidence as regulated in Article 184 of the Criminal Procedure Code which was proven in court. The application of the elements of Article 170 paragraph (1) of the Criminal Code in the Purbalingga District Court Sentence Number 45/Pid.B/2018/PN.Pbg of the Criminal Code has been fulfilled, but it is more appropriate if the judge bases it on Article 170 paragraph (1) in conjunction with Article 55 paragraph (1) of the Criminal Code, this is because the actions of the defendants have different roles in committing violence so that these actions can be linked to inclusion. | |
| 31588 | 34817 | F1A017015 | UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN MELALUI PROGRAM CSR (Studi Tentang Analisis Kegiatan CSR PT. Indocement Tunggal Prakarsa TBK Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa Ciwaringin, Kec. Ciwaringin, Kab. Cirebon) | Salah satu perusahaan yang memiliki program CSR yakni PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Salah satu program CSR yang dilakukan ialah pelestarian seni budaya batik tulis pewarna alam Ciwaringin (Kampung batik Ciwaringin). Tujuan program CSR ini Peningkatan kesejahteraan pengrajin batik dengan menerapkan sistem produksi bersih dan ramah lingkungan kerja sama dengan Chain Center UGM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat melalui program CSR dalam bentuk-bentuk partisipasi yang dijalankan oleh masyarakat Kampung Batik Ciwaringin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sasarannya yaitu pengrajin batik Ciwaringin dan pihak staf divisi CSR PT. Indocement Tunggal Prakarsa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang divalidasi menggunakan triangulasi sumber data untuk selanjutnya dianalisis menggunakan analisis model interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa kesimpulan antara lain, jenis partisipasi yang dilakukan pengrajin batik Ciwaringin adalah partisipasi vertikal melalui program CSR dari PT.Indocement Tunggal Prakarsa. Pada partisipasi tersebut, masyarakat ikut berperan aktif dan memiliki andil dalam pelaksanaan program, dimulai dari tahap pengambilan keputusan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap menikmati hasil. | One of the companies that has a CSR program is PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. One of the CSR programs carried out is the preservation of batik cultural arts written ciwaringin natural dyes (Kampung batik Ciwaringin). The purpose of this CSR program is to improve the welfare of batik artisans by implementing a clean and environmentally friendly production system in collaboration with Chain Center UGM. This research aims to find out and describe efforts to increase community participation through CSR programs in forms of participation run by the people of Kampung Batik Ciwaringin. This research is qualitative research with the target being Ciwaringin batik artisans and csr division staff of PT. Indocement Single Initiative. The determination of samples in this study uses purposive sampling by collecting data through interviews, observations and validated documentation using triangulation of data sources to be further analyzed using interactive model analysis. The results of this research show several conclusions, among others, the type of participation carried out by Ciwaringin batik artisans is vertical participation through CSR programs from PT. Indocement Single Initiative. In this participation, the community takes an active role and has a hand in the implementation of the program, starting from the decision-making stage, the implementation stage, the evaluation stage, and the stage of enjoying the results. | |
| 31589 | 34607 | A1C017057 | Karakteristik Deret Sensor Gas MOS dalam Pengukuran Gas dan Volatil Virgin Coconut Oil Tercampur Minyak Kelapa Biasa | Virgin coconut oil (VCO) merupakan minyak kelapa murni yang diekstrak dari daging buah kelapa segar tanpa menggunakan penambahan bahan kimia dan pemanasan suhu tinggi. VCO mempunyai keunggulan, yaitu kadar air rendah 0,02-0,03%, kadar asam lemak bebas 0,02%, bening dan mempunyai aroma yang harum serta mempunyai daya simpan yang lebih lama. Penentuan kemurnian suatu produk seperti VCO merupakan isu besar, baik bagi produsen maupun konsumen. Adanya pemalsuan tersebut biasanya disebabkan oleh faktor ekonomi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang besar dengan cara mencampur minyak berharga tinggi dengan minyak lain. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui respon individu sensor dalam mengidentifikasi konsentrasi VCO tanpa campuran dan VCO yang telah dicampur dengan minyak kelapa biasa, 2) mengetahui tingkat keberhasilan sensor dalam mengidentifikasi konsentrasi VCO tercampur minyak kelapa biasa dengan metode Principal Component Analysis (PCA) dan Linier Discriminant Analysis (LDA). Sampel VCO berupa variasi campuran minyak kelapa biasa sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20%. Pengambilan sampel aroma VCO sebanyak 10 ml dari botol menggunakan suntikan yang diinjeksikan ke dalam chamber. Data yang diperoleh berupa nilai hambatan yang otomatis akan tersimpan pada software Microsoft Excel dan dianalisis menggunakan software Minitab dengan metode PCA dan LDA. Analisis data menggunakan metode PCA, performansi 5 sensor terpilih menunjukkan klasifikasi VCO murni dengan minyak kelapa biasa menghasilkan persentase variansi mencapai 99,9% dan untuk pengujian klasifikasi VCO murni dengan VCO campuran mencapai 99,2%. Sedangkan dengan metode LDA menghasilkan persentase akurasi pada pengukuran sampel VCO tercampur minyak kelapa biasa tanpa modulasi dan tanpa pemanasan adalah 100%. Sementara untuk frekuensi 0,25 Hz dan 1 Hz menghasilkan nilai akurasi 74,4% dan 86,1%. Sedangkan pada perlakuan pemanasan sampel menunjukkan nilai akurasi 85,6% tanpa modulasi, 86,1% untuk frekuensi 0,25 Hz, dan 76,7% untuk frekuensi 1 Hz. Dengan demikian, sensor gas MOS yang diujikan dapat membedakan sampel VCO murni dan VCO campuran. | Virgin coconut oil (VCO) is pure coconut oil extracted from fresh coconut meat without the use of chemical additions and high-temperature heating. VCO has advantages, namely low water content of 0.02-0.03%, free fatty acid content of 0.02%, clear and has a fragrant aroma and, has a longer shelf life. Determining the purity of a product such as VCO is a big issue, both for producers and consumers. The existence of counterfeiting is usually caused by economic factors that aim to gain great profits by mixing high-priced oil with other oils. The study aims 1) to know the individual response of sensors in identifying the concentration of VCO without a mixture and VCO that has been mixed with regular coconut oil, 2) knowing the success rate of the sensor in identifying the concentration of VCO mixed with ordinary coconut oil with the Principal Component Analysis (PCA) and Linier Discriminant Analysis (LDA) method. VCO samples are variation of a mixture of ordinary coconut oil 5%, 10%, 15%, and 20%. A sampling of VCO aroma of as much as 10 ml from the bottle using injections injected into the chamber. The data obtained in the form of obstacle values will automatically be stored in Microsoft Excel software and analyzed using Minitab software with the PCA and LDA method. Data analysis using PCA method, the performances of 5 sensors shows that the classification of pure VCO with ordinary coconut oil 99.9 of total variance dan classification of pure VCO with mixed VCO at 99.2% of total variance. Meanwhile, with the LDA method, the performances of 5 sensors shows the percentage accuracy on the measurement of the sample of VCO mixed with regular coconut oil without modulation and heating is 100%. While frequencies of 0.25 Hz and 1 Hz resulted in accuracy values of 74,4% and 86,1%. While the heating treatment of the sample showed an accuracy value of 85,6% without modulation,86,1% for the frequency of 0.25 Hz, and 76,7% for the frequency of 1 Hz. Thus, the MOS gas sensor tested can distinguish pure VCO and mixed VCO samples. | |
| 31590 | 34818 | E1A115038 | PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PT. PERTAMINA (PERSERO) BALONGAN | Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara tanggung jawab yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Perusahaan yang dimiliki oleh BUMN harus menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). GCG diharapkan mampu membantu perusahaan-perusahaan untuk keluar dari krisis ekonomi serta mampu membantu perusahaan dalam rangka menghadapi arus globalisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Penerapan GCG di PT. Pertamina (Persero) Balongan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan yang menggunakan konsepsi legistis positivis. Spesifikasi penelitan menggunakan penelitian deskriptif, menggunakan sumber data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, teori hukum, dan arsip perusahaan serta data primer melalui wawancara di kantor pusat PT. Pertamina (Persero) Balongan, dengan model penyajian data menggunakan bentuk teks naratif dan model analisis data secara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Pertamina (Persero) Balongan telah menerapkan kelima prinsip GCG yang terdiri dari prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian, dan Kewajaran dengan baik sesuai dengan Peraturan Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-01/MBU/2011 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Pada Badan Usaha Milik Negara serta ketentuan interal maupun eksternal. | State-Owned Enterprises are business entities whose entire or most of the capital is owned by the state through responsible participation originating from separated state assets. Companies owned by State-Owned Enterprises must apply the principles of Good Corporate Governance (GCG). GCG is expected to be able to help companies to get out of the economic crisis and be able to assist companies in dealing with the currents of globalization. This research was conducted to determine the implementation of GCG in PT. Pertamina (Persero) Balongan. The research method used is a normative juridical legal research method with an approach that uses a positivist legislative conception. The research specification uses descriptive research, using secondary data sources in the form of legislation, legal theory, and company archives as well as primary data through interviews at the head office of PT. Pertamina (Persero) Balongan, with a data presentation model using a narrative text form and a qualitative normative data analysis model. The results showed that PT. Pertamina (Persero) Balongan has implemented the five principles of GCG which consist of the principles of Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, and Fairness in accordance with the State Regulation of State-Owned Enterprises Number: PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good Corporate Governance. In State-Owned Enterprises as well as internal and external provisions. | |
| 31591 | 34801 | J1C016010 | CINTA DAN PENINDASAN: PEMICU AKTUALISASI DIRI TOKOH SUGIHARA DALAM NOVEL GO KARYA KAZUKI KANESHIRO | Penelitian ini berjudul Cinta dan Penindasan: Pemicu Aktualisasi Diri Tokoh Sugihara dalam Novel GO Karya Kazuki Kaneshiro. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktualisasi diri tokoh Sugihara berdasarkan hirarki kebutuhan Abraham Maslow dalam novel GO karya Kazuki Kaneshiro. Teori yang digunakan dalam penilitian ini adalah teori aktualisasi diri dari Abraham Maslow. Jenis penilitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Data dalam penelitian ini berupa narasi dan dialog dalam novel GO. Jumlah data penelitian ini sebanyak 30 data untuk analisis struktural novel, 32 data untuk analisis aktualisasi diri dan 3 data untuk analisis hambatan lingkungan. Analisis dilakukan dengan meneliti unsur instrinsik novel kemudian menganalisis pemenuhan kebutuhan dasar dan pemicu yang datang dari masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat yang sakit menjadi pemicu utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar Sugihara. Lingkungan sekitar Sugihara menunjukkan kondisi cinta yang tulus dan penindasan. Tokoh Sugihara memenuhi semua kebutuhan dasarnya, pada tingkat aktualisasi diri pemenuhanya berupa kebebasan berkehendak, berekspresi, dan membela diri. | This research entitled Love and Suppression: The Trigger of Self-Actualization of Sugihara's Character in the GO Novel by Kazuki Kaneshiro). The purpose of this research is to describe the self-actualization of Sugihara's character according to Abraham Maslow's hierarchy of needs in Kazuki Kaneshiro's GO novel. The theory used in this research is the self-actualization theory of Abraham Maslow. This type of research is descriptive qualitative with data collection technique used was note techique. The data in this study are in the form of narration and dialogue in the novel GO. The amount of data in this research is 30 data for novel structural analysis, 32 data for self-actualization analysis and 3 data for environmental constraints analysis. The analysis is carried out by examining the intrinsic elements of the novel and then analyzing the fulfillment of basic needs and triggers that come from the community. The results showed that the sick community was the main trigger in meeting Sugihara's basic needs. Sugihara's surroundings showed a state of genuine love and oppression. Sugihara's character fulfills all his basic needs, at the level of self-actualization the fulfillment is in the form of freedom of will, expression, and self-defense. | |
| 31592 | 34819 | D1A017246 | PENGARUH SUBSTITUSI LEMAK DENGAN TEPUNG KONJAK TERHADAP SUSUT MASAK, KADAR AIR DAN AKTIVITAS AIR SOSIS MASAK DAGING DOMBA | Penelitian dengan judul Pengaruh Substitusi Lemak dengan Tepung Konjak terhadap Susut Masak, Kadar Air dan Aktivitas Air Sosis Masak Daging Domba bertujuan untuk mengkaji pengaruh substitusi lemak dan tepung konjak terhadap susut masak, kadar air, dan aktivitas air masak daging domba. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada tanggal 6-10 Oktober 2021. Bahan yang digunakan dalam pembuatan sosis masak daging domba yaitu daging domba, lemak domba, tepung konjak, bumbu dan selongsong. Alat yang digunakan yaitu mixer, stuffer dan seperangkat alat produksi sosis. Perlakuan penelitian adalah penambahan lemak 20%, penambahan lemak 15% dan tepung konjak 5%, penambahan lemak 10% dan tepung konjak 10%, penambahan lemak 5% dan tepung konjak 15%, penambahan tepung konjak 20%, dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Metode penelitian adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diukur adalah susut masak, kadar air dan aktivitas air sosis masak daging domba. Uji lanjut yang digunakan yaitu uji orthogonal polynomial. Hasil penelitian menunjukkan nilai rataan susut masak yaitu 13,82%, nilai rataan kadar air yaitu 63,05% dan nilai rataan aktivitas air yaitu 0,825. Berdasarkan tabel anava subtitusi lemak dengan tepung konjak berpengaruh sangat nyata terhadap susut masak, tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan aktivitas air. Berdasarkan uji lanjut orthogonal polynomial didapatkan Y = 0,1286X2 – 3,626X + 36,374 dan R2 = 87,74% pada susut masak. Substitusi lemak dengan tepung konjak pada pembuatan sosis daging domba mampu menurunkan susut masak, kadar air dan aktivitas air sosis masak daging domba sama. | The research entitled Effect of Fat Substitution with Konjak Flour on Cooking Loss, Water Content and Water Activity of Lamb Cooked Sausage aims to examine the effect of substitution of fat and konjak flour on cooking loss, moisture content, and cooking water activity of lamb. The research was carried out at the Animal Products Technology laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Sudirman University, Purwokerto on 6-10 October 2021. The ingredients used in making lamb cooked sausages are lamb, lamb fat, konjak flour, seasonings and sleeves. The tools used are mixer, stuffer and a set of sausage production tools. The research treatments were adding 20% fat, adding 15% fat and 5% konjak flour, adding 10% fat and 10% konjak flour, adding 5% fat and 15% konjak flour, adding 20% konjak flour, and each treatment was repeated 4 time. The research method was experimental using Completely Randomized Design (CRD). The variables measured were cooking loss, water content and water activity of lamb cooked sausages. The further test used is the orthogonal polynomial test. The results showed that the average cooking loss was 13.82%, the average water content was 63.05% and the average water activity was 0.825. Based on the ANOVA table, fat substitution with konjak flour has a very significant effect on cooking loss, but has no significant effect on water content and water activity. Based on the further test of orthogonal polynomials, it was found that Y = 0.1286X2 – 3.626X + 36,374 and R2 = 87,74% on cooking loss. Substitution of fat with konjak flour in the manufacture of lamb sausage is able to reduce cooking loss, had the same water content and water activity of lamb cooked sausage. | |
| 31593 | 34820 | J1B017021 | WACANA INFOGRAFIS COVID-19 PADA AKUN TWITTER @PERUPADATA | Skripsi ini berjudul “Wacana Infografis Covid-19 pada Akun Twitter @perupadata”. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pola-pola struktur dan proses sosial terbentuknya wacana infografis pada akun Twitter @perupadata. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa infografik pada akun Twitter @perupadata. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam peneltian ini adalah metode simak dan metode cakap. Teknik yang dipakai dalam metode simak adalah teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas cakap. Teknik yang dipakai dalam metode cakap adalah teknik cakap tak bertemu muka. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode agih dan metode padan. Pada metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung dan pada metode padan menggunakan teknik pilah unsur penentu dengan daya pilah ortografis. Setelah dianalisis, penyajian hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode penyajian hasil analisis data secara informal. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, ditemukan tujuh data. Dalam data tersebut ditemukan pola strukturnya, yaitu headline, story, dan penutup. Selain itu, ditemukan proses sosial pembentukan wacana infografis, yakni @perupadata sebagai institusi media yang diwujudkan dengan genre makro dan genre mikro. | This research is entitled "Infographic discourse in Twitter @perupadata". The aim of this research are to explain the pattern of the structure of infographic discourse and the social process of infographic discourse formation on @perupadata account in Twitter. This research was descriptive qualitative research and the data of this research is infographic from Twitter account @perupadata. The Method of collecting data on this research are observation method and the interview method. This research used tapping technique the basic technique of observation method and for the advanced technique used not involved conversation observation technique. The technique that interview method used is unrefined interview technique. This research used the identity and distributional method for data analyze. The basic technique of distributional method this research used immediate constituent and for the basic technique of identity method this research used sorting the determinants based on ortographic. In presenting the result of data analysis, the methods used are in the informal. This research found 7 data on Twitter @perupadata. That data shows the pattern of infographic structures. The structures pattern are headine, story, and tail/source. Furthermore, @perupadata account is a media institution that involved the macro genre and micro genre in Systemic Fungtional Linguistic. | |
| 31594 | 34816 | A1D015187 | PEMETAAN SEBARAN HARA FOSFOR DAN SERAPAN P PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN RAWALO, KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian yang telah dilakukan di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas ini bertujuan: 1) Pembuatan Peta Sebaran Hara Fosfor Dan Serapan P Pada Lahan Sawah Di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas 2) Mengetahui distribusi unsur hara kalium di lahan sawah di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, 3) Hubungan antara Fosfor (P) tersedia tanah, P jaringan tanaman padi dan hasil tanaman padi sawah di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas pada bulan Desember 2021 sampai bulan Mei 2021. Penelitian dilakukan dengan metode fisografi dengan pendekatan analitik. Penentuan titik pengamatan berdasarkan Peta Satuan Lahan Homogen (SLH) yang dibuat melalui overlay Peta Administrasi, Peta Penggunaan Lahan, Peta Jenis Tanah, dan Peta Kelas Kelerengan dengan masing- masing peta berskala 1:50.000. Variabel yang diamati yaitu, pH KCl, pH H2O, daya hantar listrik, potensial redoks, dan P-tersedia tanah serta serapan P tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran unsur hara P di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas memiliki rerata status rendah pada SLH 1 dan status rendah pada SLH 2. Hubungan antara P-tersedia tanah kedalaman 0 sampai 25 cm dengan hasil tanaman padi memiliki nilai r sebesar 0,078 dan hubungan antara P-tersedia tanah kedalaman 25 sampai 50 cm dengan hasil tanaman padi memiliki nilai r sebesar 0,285, sedangkan hubungan anatara P-jaringan dengan hasil tanaman memiliki nilai r sebesar -0,210. Hubungan antar P-tersedia tanah kedalaman 0 sampai 25 dengan Serapan P padi memiliki nilai r sebesar 0,436 dan hubungan antara P-tersedia tanah kedalaman 25 sampai 50 cm dengan Serapan P padi memiliki nilai r sebesar 0,192. Sebaran Unsur Hara Fosfor dan Serapan P dilihat dari P-tersedia tanah terbagi menjadi 3 harkat sangat rendah, rendah, dan sedang yang terbagi di setiap desa di Kecamatan Rawalo. | The research that has been conducted in Rawalo Subdistrict, Banyumas Regency aims: 1) Making a Map of Phosphorus Nutrient Distribution and P Uptake in Rice Fields in Rawalo Subdistrict, Banyumas Regency 2) Knowing the distribution of potassium nutrients in paddy fields in Rawalo District, Banyumas Regency, 3 ) The relationship between phosphorus (P) available soil, P rice plant tissue and lowland rice yields in Rawalo District, Banyumas Regency from December 2021 to May 2021. The study was carried out using a physiographic method with an analytical approach. Determination of observation points based on Homogeneous Land Unit Map (SLH) made through the overlay of Administrative Map, Land Use Map, Soil Type Map, and Slope Class Map with each map with a scale of 1:50,000. The variables observed were pH KCl, pH H2O, electrical conductivity, redox potential, and available soil P and plant P uptake. The results showed that the distribution of P nutrients in Rawalo District, Banyumas Regency had a low average status in SLH 1 and low status in SLH 2. The relationship between P-available soil at a depth of 0 to 25 cm and rice yields had an r value of 0.078 and P-available soil depth of 25 to 50 cm with rice yields has an r value of 0.285, while the relationship between P-tissue and crop yields has an r value of -0.210. The relationship between available P-available soil at a depth of 0 to 25 with P-uptake in rice has an r-value of 0.436 and the relationship between P-available soil at a depth of 25 to 50 cm and rice P-uptake has an r-value of 0.192. Distribution of Phosphorus Nutrients and P Uptake seen from the available P-available soil is divided into 3 very low, low, and medium grades which are divided into each village in Rawalo District. | |
| 31595 | 34821 | F1A015053 | PERILAKU PENUMPANG COMMUTER LINE JABODETABEK DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 | Transportasi publik dipercaya berpotensi menjadi sumber penularan virus Corona. Oleh karena itu, protokol kesehatan wajib diterapkan bagi seluruh penumpang, petugas, dan setiap orang yang berkegiatan di sekitar. Penelitian ini memfokuskan kajiannya pada perilaku penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada penumpang Commuter Line Jabodetabek. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data model interaktif yang dipopulerkan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menyasar penumpang Commuter Line yang aktif menggunakan moda transportasi ini, serta Staf PT KCI Stasiun Bogor. Penelitian ini dilakukan di dalam Commuter Line. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol kesehatan sudah diterapkan oleh penumpang Commuter Line relasi Bogor - Jakarta Kota. Walau begitu, masih ditemukan beberapa pelanggaran protokol kesehatan di kalangan penumpang. Sejauh ini sanksi hanya berupa teguran dari petugas yang berjaga. Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan kepada pihak KCI untuk lebih giat lagi dalam menyosialisasikan protokol kesehatan kepada penumpang Commuter Line serta memberikan sanksi yang lebih tegas. Hal ini bertujuan agar penumpang Commuter Line senantiasa ingat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan yang akan bermanfaat juga bagi dirinya. | Public transportation is believed to be a potential source of transmission of the coronavirus. Therefore, health protocols must be implemented for all passengers, officers, and all the people in the area. This study focuses on the behavior of implementing the Covid-19 health protocol on Jabodetabek Commuter Line passengers. This research used qualitative methods with interactive model data analysis techniques popularized by Miles and Huberman. This study targets commuter line passengers who actively use this mode of transportation and PT KCI Bogor Station staffs. This research was conducted on the Commuter Line. The study results indicate that Commuter Line passengers have implemented the health protocol in the Bogor - Jakarta Kota route. Even so, there are still some infractions of health protocols among passengers. So far, the only sanction is a warning from the guard on duty. Therefore, the researcher recommends the railway service providers be even more active in socializing health protocols to Commuter Line users and providing stricter sanctions, so that Commuter Line users always remember to comply with health protocols that will benefit them. | |
| 31596 | 34822 | F1C016023 | Keintiman Komunikasi Pasangan Suami Istri Jarak Jauh dengan Menggunakan Video Call | Long Distance Relationship atau yang biasa dikenal LDR merupakan kondisi dimana pasangan tidak tinggal di tempat yang sama atau tidak memiliki kesamaan geografis. Bagi pasangan suami istri yang menjalani LDR penggunaan video call merupakan salah satu solusi untuk menjaga keintiman komunikasi mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana pasangan suami istri jarak jauh dalam mengelola keintiman komunikasinya dengan menggunakan video call. Penelitian ini menggunakan teori self disclosure dan triangular theory of love, dengan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 9 (Sembilan) orang yang merupakan pasangan suami istri dengan usia 27-53 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pasangan memiliki caranya masing-masing dalam mengelola keintiman komunikasinya, yaitu (1) menjaga intensitas komunikasi melalui berbagi kabar satu sama lain, (2) mengekspresikan bahasa tubuh pada saat berkomunikasi melalui video call baik secara verbal maupun non-verbal, (3) memberikan ruang dan waktu pada pasangan saat sedang terjadi konflik. | Long Distance Relationship atau yang biasa dikenal LDR merupakan kondisi dimana pasangan tidak tinggal di tempat yang sama atau tidak memiliki kesamaan geografis. Bagi pasangan suami istri yang menjalani LDR penggunaan video call merupakan salah satu solusi untuk menjaga keintiman komunikasi mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana pasangan suami istri jarak jauh dalam mengelola keintiman komunikasinya dengan menggunakan video call. Penelitian ini menggunakan teori self disclosure dan triangular theory of love, dengan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 9 (Sembilan) orang yang merupakan pasangan suami istri dengan usia 27-53 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pasangan memiliki caranya masing-masing dalam mengelola keintiman komunikasinya, yaitu (1) menjaga intensitas komunikasi melalui berbagi kabar satu sama lain, (2) mengekspresikan bahasa tubuh pada saat berkomunikasi melalui video call baik secara verbal maupun non-verbal, (3) memberikan ruang dan waktu pada pasangan saat sedang terjadi konflik. Abstract Long Distance Relationship or commonly known as LDR is a condition where a couple does not live in the same place or does not have geographical similarities. For married couples who are in a long distance relationship, using a video call is one of solutions to maintain the intimacy of their communication. This study aims to analyze how long-distance married couples manage their intimate communication using video calls. This study uses the theory of self-disclosure and triangular theory of love, with descriptive qualitative methods. Data were collected by in-depth interviews, observations, and informant selection techniques using purposive sampling and snowball sampling. The participants in this study amounted to 9 (nine) people who have been married for 27-53 years. The results shows that each partner has their own way of managing the intimacy of communication, namely (1) maintaining the intensity of communication through sharing news with each other, (2) expressing body language when communicating through video calls both verbally and non-verbally, (3) giving space and time to partners when there is a conflict. | |
| 31597 | 34823 | H1A018045 | SERVERLESS MACHINE LEARNING SEBAGAI SOLUSI DEPLOYMENT UNTUK PROTOTIPE SIGN LANGUAGE RECOGNITION APP MENGGUNAKAN GOOGLE CLOUD PLATFORM | Bangkit merupakan salah satu model pembelajaran kampus merdeka yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Rangkaian pembelajaran yang ada dalam program Bangkit meliputi belajar basic, pendalaman, dan Capstone Project, serta mempertajam soft skill. Dalam hal ini mahasiswa yang mengikuti program Bangkit diwajibkan untuk membuat Capstone Project dengan tim yang tersusun oleh 6 orang dari 3 path yang berbeda, yaitu Machine Learning, Mobile Development, dan Cloud Computing. Penulis merupakan salah satu mahasiswa yang mengikuti program Bangkit Cloud Computing. Penelitian ini berfokus pada perancangan serverless machine learning menggunakan Cloud Function yang tersedia pada Google Cloud Platform. Metode ini akan diterapkan pada deployment sebuah prototipe Sign Language Recognition App yang dibuat oleh Capstone Team penulis. Dalam penerapannya, dibutuhkan Cloud Storage Bucket dan Cloud Firestore sebagai pendukungnya. Penggunaan model machine learning-nya dilakukan dengan cara mengunduh model machine learning ke dalam local folder pada Cloud Function, kemudian memuat model dengan bantuan library tensorflow dan lakukan predict dari berkas gambar yang diunggah ke dalam Cloud Storage pemicu. Hasil dari prediksi akan diteruskan kepada Cloud Firestore. Pengujian ini memberikan hasil overall latency (mean) dan memory usage dari Cloud Function dan App Engine yang kemudian dibandingkan antara keduanya. Kualitas latency dari App Engine jauh mengungguli Cloud Function dengan hanya sedikit perbedaan memory usage. Namun perbedaan itu tidak bisa diandalkan atau tidak layak apabila digunakan sebagai pengujian prototipe. Karena perbedaan biaya antara keduanya sangat berbeda jauh dengan Cloud Function yang memiliki biaya lebih murah. | Bangkit is one of the independent campus learning models that can be followed by students. The series of learnings in the Bangkit program include learning basic, deepening, and Capstone Project, as well as sharpening soft skills. In this case, students who take part in the Bangkit program are required to create a Capstone Project with a team composed of 6 people from 3 different paths, namely Machine Learning, Mobile Development, and Cloud Computing. The author is one of the students who participated in the Bangkit Cloud Computing program. This research focuses on designing serverless machine learning using Cloud Functions available on Google Cloud Platform. This method will be applied to the deployment of a prototype Sign Language Recognition App made by the author's Capstone Team. In its implementation, it takes a Cloud Storage bucket and Cloud Firestore to support it. The use of the machine learning model is done by downloading the machine learning model into a local folder in Cloud Function, then loading the model with the help of the tensorflow library and predicting from the image file uploaded to the trigger Cloud Storage. The results of the prediction will be passed to Cloud Firestore. This test gives the results of the overall latency (mean) and memory usage of the Cloud Function and App Engine which are then compared between the two. The latency quality of App Engine far outperforms Cloud Function with only a slight difference in memory usage. However, the difference is unreliable or unfeasible when used as a prototype test. Because the cost difference between the two is very different from Cloud Function which has a lower cost. | |
| 31598 | 34824 | H1C017010 | GEOLOGI DAN ZONASI KERENTANAN GERAKAN TANAH SECARA SPASIAL DAN TEMPORAL DI TEGALMANGGUNG DAN SEKITARNYA, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG, PROVINSI JAWA BARAT MENGGUNAKAN METODE TRIGRS | Daerah Tegalmanggung dan Sekitarnya, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat merupakan daerah yang berlokasi di sebelah timur zona Bandung dan dikelilingi oleh morfologi gunung api kuarter. Daerah penelitian secara geologi terbagi menjadi 3 satuan batuan yaitu Satuan Breksi Piroklastik Cacandang, Satuan Breksi Piroklastik Kareumbi, dan Endapan Danau. Kondisi litologi yang ditemukan di daerah penelitian sudah mengalami pelapukan sehingga rentan mengalami erosi dan dapat memicu terjadinya bencana gerakan tanah. Selain dari faktor pelapukan dan erosi, faktor lainnya seperti tutupan lahan daerah penelitian umumnya merupakan daerah pemukiman yang berlokasi di lereng gunung dan juga faktor curah hujan. Faktor curah hujan berperan penting terhadap daerah kerentanan gerakan tanah, semakin tinggi curah hujan maka daerah yang rentan terhadap gerakan tanah semakin luas dikarenakan air yang diserap oleh tanah meningkatkan tekanan air pori sehingga tanah menjadi semakin jenuh dan tidak dapat menahan beban di atasnya, serta faktor keteknikan tanah yang dapat digunakan sebagai parameter tambahan. Parameter-parameter tersebut digunakan dalam penelitian dengan metode TRIGRS yang menghasilkan nilai keamanan stabilitas suatu lereng. Berdasarkan nilai faktor keamanan tersebut, daerah penelitian terbagi menjadi 3 tingkat, yaitu stabil (FK ≥ 1.25), labil (1.07 ≤ FK ≤ 1.25), dan tidak stabil (FK ≤ 1.07). | Tegalmanggung and its Surrounding Area, Cimanggung Sub-District, Sumedang Regency, West Java located on the eastern side of Bandung zone and surrounded by quaternary volcanoes. Research sites, from geological perspectives formed by 3 lithological units, Cacandang Pyroclastic Breccia Unit, Kareumbi Pyroclastic Breccia Unit, and Lake Deposits. The condition of these lithologies was weathered and it seems vulnerable to gain erosion that will trigger a landslide. Besides weathering and erosion, there are other factors such as land uses, most of the research sites land uses are residential areas built on the slopes of a mountain. Rain intensities also have an important role to trigger a landslide, if the rain intensities are high, the vulnerability zone of the landslide will be spread wide as the water absorbed by the soil will increase the pore water pressure and the soil will be more saturated so it can’t hold the load from above. Besides, there are also soil properties that support as a parameter. Those parameters will be used in the research using TRIGRS method, resulting in safety factors value of stability of slopes. The safety factors are divided into 3 classes, stable (SF ≥ 1.25), critical (1.07 ≤ SF ≤ 1.25), and unstable (SF ≤ 1.07). | |
| 31599 | 34825 | H1A018043 | METODE NEAR MISS UNDERSAMPLING UNTUK OPTIMALISASI DATASET PADA MODEL PREDIKSI PENYAKIT STROKE | Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu atau berkurang akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Pada tahun 2018 penyakit stroke menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia, salah satu penyakit dengan tingkat prevalensi yang tinggi, dan juga biaya prediagnosis dan pengobatan yang tidak murah. Beberapa data set medis yang memiliki dua kelas atau binomial class mengalami ketidakseimbangan kelas, hal ini disebut dengan imbalanced dataset, yaitu suatu kondisi ketika kelas tujuan yang akan diklasifikasi tidak memiliki rasio yang seimbang. Sehingga menyebabkan hasil klasifikasi yang bias karena classifier akan lebih condong mendeteksi kelas mayoritas dibanding dengan kelas minoritas. Kasus imbalanced dataset ini dapat diatasi dengan menerapkan metode Near-Miss undersampling. Berdasarkan hasil pelatihan dan penelitian, model dengan dataset orisinil memiliki nilai skor f1, precision, dan recall bernilai 0.00, sedangkan model yang menggunakan dataset hasil dari near-miss undersampling versi 1 memiliki skor f1 sebesar 0.731, skor precision sebesar 0.717, dan skor recall sebesar 0.745, lalu model yang menggunakan dataset hasil dari near-miss undersampling versi 2 memiliki skor f1 sebesar 0.660, skor precision sebesar 0.673, dan skor recall sebesar 0.647, dan model yang menggunakan dataset hasil dari near-miss undersampling versi 3 memiliki skor f1 sebesar 0.747, skor precision sebesar 0.673, dan skor recall sebesar 0.725. Sehingga model dengan menggunakan dataset hasil near-miss undersampling memiliki performa yang jauh lebih baik dalam klasifikasi. | Stroke is a condition that occurs when the blood supply to the brain is interrupted or reduced due to a blockage or rupture of a blood vessel. In 2018 stroke became the number one cause of death in Indonesia, one of the diseases with a high prevalence rate, and the cost of pre-diagnosis and treatment is not cheap. Some medical data sets that have two classes or binomial classes experience a class imbalance, this is called an imbalanced data set, which is a condition when the destination class to be classified does not have a balanced ratio. This causes biased classification results because the classifier will be more inclined to detect the majority class than the minority class. This imbalanced dataset case can be overcome by applying the Near Miss undersampling method. Based on the results of training and testing, the model with original dataset has a f1 score, precision score, and recall score are 0.00, while the model with dataset from near-miss undersampling version 1 has a f1 score of 0731, precision score of 0.717, and recall of 0.745, the the model with dataset from near-miss undersampling version 2 has a f1 score of 0.660, precision score of 0.673, and recall score of 0.647, and the model with dataset from near-miss undersampling version 3 has a f1 score of 0.747, precision score of 0.673, dan recall score of 0.725. So the model with undersampled using near-miss has a mush better performance in classification. | |
| 31600 | 34827 | D1A017016 | KECEPATAN LELEH, WARNA DAN TEKSTUR SECARA SENSORIS ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN SARI BUAH BIT MERAH (Beta vulgaris L.) | ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan sari buah bit merah (Beta vulgaris L.) dengan persentase yang berbeda terhadap kecepatan leleh, warna dan tekstur es krim secara sensoris. Perlakuan menggunakan 100 % susu sapi ditambahkan sari buah bit merah 0%; 7%; 14%; 21%; 28%; setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk variabel kecepatan leleh, Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk uji sensoris (warna dan tekstur) dengan 15 panelis semi terlatih. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecepatan leleh, warna, dan tekstur es krim. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecepatan leleh es krim berkisar antara 15,22–18,39 menit/gram mengikuti persamaan Y= 0,1152x + 15,109 dengan koefisien determinasi (R2) = 84,65%; warna berkisar antara 1,80–4,13 (kurang suka-sangat suka) mengikuti persamaan Y= 0,1152x + 15,109 dengan koefisien determinasi (R2) = 19,54%; dan tekstur berkisar antara 2,00–4,00 (kurang suka-sangat suka) mengikuti persamaan Y= 0,061x + 2,146 dengan koefisien determinasi (R2) = 18,20%. Penambahan sari buah bit merah sebanyak 28% paling lama kecepatan leleh es krim dibandingkan perlakuan lainnnya. Penambahan sari buah bit merah 14% dengan warna es krim merah sempurna sangat disukai oleh panelis. Penambahan sari buah bit merah 28% dengan tekstur es krim sangat disukai oleh panelis. Kata kunci: Es krim, Buah bit, Warna, Kecepatan leleh, Tekstur | ABSTRACT The aim of this study was to examine the effect of adding red beetroot juice (Beta vulgaris L.) with different percentages on the melting speed, color and texture of ice cream sensoryly. Treatment using 100% cow's milk added 0% red beet juice; 7%; 14%; 21%; 28%; Each treatment was repeated 4 times. The study used a completely randomized design (CRD) for the variable melting rate, and a randomized block design (RBD) for sensory tests (color and texture) with 15 semi-trained panelists. The results showed that the treatment had a very significant effect (P<0.01) on the melting speed, color, and texture of ice cream. The results showed that the melting speed of ice cream ranged from 15.22-18.39 minutes/gram following the equation Y= 0.1152x + 15.109 with a coefficient of determination (R2) = 84.65%; the color ranges from 1.80 to 4.13 (dislike-very much) following the equation Y= 0.1152x + 15.109 with a coefficient of determination (R2) = 19.54%; and texture ranged from 2.00–4.00 (dislike-very much) following the equation Y= 0.061x + 2.146 with a coefficient of determination (R2) = 18.20%. Addition of red beet juice as much as 28% the longest melting speed of ice cream compared to other treatments. The addition of 14% red beet juice with a perfect red ice cream color was very liked by the panelists. The addition of 28% red beet juice with an ice cream texture was highly favored by the panelists. Keywords: Ice cream, Beetroot, Color, Melting speed, texture |