Artikel Ilmiah : D1A017144 a.n. NANDIWAHIB MUALIM KHOIRUDIN

Kembali Update Delete

NIMD1A017144
NamamhsNANDIWAHIB MUALIM KHOIRUDIN
Judul ArtikelPENGARUH LEVEL DAN CARA PEMBERIAN MADU TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN PUYUH JANTAN (Cortunix-cortunix japonica)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh level dan cara pemberian madu terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan puyuh jantan. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 4 Desember 2020 sampai dengan 15 Januari 2021 di Ketapang Farm, Desa Sokaraja Kulon. Materi penelitian adalah puyuh jantan umur 3 minggu berjumlah 100 ekor yang dipelihara selama 6 minggu. Bahan yang digunakan sebagai perlakuan ialah madu randu. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari R₀ : Tanpa perlakuan (kontrol) ; R₁P₁ : Pakan ditambahkan 2,5 ml madu ; R₁P₂ : Pakan ditambahkan 5 ml madu ; R₂M₁ : Air minum ditambahkan 2,5 ml ; R₂M₂ : Air minum ditambakan 5 ml madu. Setiap perlakuan diulang empat kali dan masing - masing ulangan terdiri atas 5 ekor puyuh jantan. Peubah yang diukur adalah konsumsi pakan harian dan pertumbuhan berat badan mingguan. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian madu melalui pakan dan air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan puyuh jantan. Rataan hasil konsumsi pakan puyuh jantan berturut - turut yaitu R₀: 18,39 ± 1,09 gram/hari; R₁P₁: 18,17 ± 1,04 gram/hari; R₁P₂: 17,68 ± 1,89 gram/hari; R₂M₁: 18,23 ± 0,52 gram/hari; R₂M₂: 16,81 ± 1,35 gram/hari. Rataan hasil pertumbuhan puyuh jantan berturut - turut yaitu R₀: 2,1 ± 1,3 gram/hari; R₁P₁: 2,23 ± 1,58 gram/hari; R₁P₂: 2,07 ± 1,93 gram/hari; R₂M₁: 2,04 ± 2,47 gram/hari; R₂M₂: 1,97 ± 2,30 gram/hari. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian madu 0 ml, 2,5 ml dan 5 ml melalui pakan dan air minum memiliki tingkat konsumsi pakan dan pertumbuhan yang sama serta belum mampu untuk menurunkan tingkat konsumsi pakan dan meningkatkan pertumbuhan puyuh jantan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed to examine the effect of levels and methods of giving honey on the feed consumption and growth of male quail. The study was conducted from December 4, 2020, to January 15, 2021, at Ketapang Farm, Sokaraja Kulon. The material of this study used were 100 male quails age three weeks which was maintained for six weeks. The material used as a treatment is randu honey. The study was conducted using the experimental method and Completely Randomized Design (CRD). There were five treatments, repeated for times, each unit containing 5 reads. The treatment tested were R₀: without treatment (control); R₁P₁: feed ration and 2,5 ml honey; R₁P₂: feed ration and 5 ml honey; R₂M₁: drinking water and 2,5 ml honey; R₂M₂: drinking water and 5 ml honey. The variable that is recorded an observed, which includes feed consumption and growth. The analysis of variance showed that the use of giving honey through feed and drinking water had no significant effect (P>0,05) on feed consumption and growth. The average result of content feed consumption of male quail consecutive was R₀: 18,39 ± 1,09 gram/day; R₁P₁: 18,17 ± 1,04 gram/day; R₁P₂: 17,68 ± 1,89 gram/day; R₂M₁: 18,23 ± 0,52 gram/day; R₂M₂: 16,81 ± 1,35 gram/day. The average result of growth of male quail consecutive was R₀: 2,1 ± 1,3 gram/day; R₁P₁: 2,23 ± 1,58 gram/day; R₁P₂: 2,07 ± 1,93 gram/day; R₂M₁: 2,04 ± 2,47 gram/day; R₂M₂: 1,97 ± 2,30 gram/day. This research can conclude that giving honey 0 ml, 2.5 ml, and 5 ml through feed and drinking water has not been able to decrease the consumption and has not been able to increase the growth of the male quail.
Kata kunciPuyuh jantan, Konsumsi pakan, Pertumbuhan, Madu
Pembimbing 1Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt., M.P.
Pembimbing 2Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2022-02-08 11:32:13.719656
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.