Artikelilmiahs

Menampilkan 31.681-31.700 dari 50.037 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3168134901J0A018029Promotion Strategy For Developing BAF Community-based Ecotourism Using Bilingual BookletLaporan pelatihan kerja ini berjudul “Strategi Promosi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat “BAF” Menggunakan Buklet Dwibahasa”. Kegiatan pelatihan kerja telah dilaksanakan mulai tanggal 15 Februari 2021 – 15 Maret 2021 bertempat di Baturaden Adventure Forest. Pelatihan kerja ini bertujuan untuk mengetahui media promosi yang sudah dilakukan oleh BAF, memproduksi booklet dwibahasa sebagai media promosi untuk mengembangkan BAF, untuk mengetahui kendala dan solusi dalam membuat booklet dwibahasa. Booklet dwibahasa ini juga bertujuan untuk menyebarluaskan informasi yang lebih diterima dan dipahami oleh wisatawan domestik dan mancanegara.
Baturaden Adventure Forest merupakan wisata berbasis ekowisata yang memiliki program kegiatan outdoor. Selama melakukan pelatihan kerja, penulis mengamati berbagai media promosi yang dilakukan oleh BAF dan informasi perkembangan BAF. Selain itu, kegiatan yang dilakukan adalah melayani di bagian reservasi, menulis naskah narasi dokumenter, dan membuat booklet dwibahasa. Dalam pelaksanaan kerja praktek, metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil kerja praktek, penulis menghasilkan booklet dwibahasa sebagai media promosi yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke BAF. Buklet ini diterbitkan melalui Instagram resmi BAF. Dalam melaksanakan pelatihan kerja, penulis menemukan kendala, seperti menyusun isi booklet, menyusun struktur kalimat, dan mendesain booklet—namun hal tersebut dapat diselesaikan dengan berkonsultasi dengan pihak BAF mengenai pemilihan konten dan inspirasi desain booklet.
This job training report is entitled “Promotion Strategy for Developing “BAF” Community-Based Ecotourism Using Bilingual Booklets.” The job training activities have been carried out from February 15, 2021 – March 15, 2021, at Baturaden Adventure Forest. The job training aimed to find out the media promotions that have been carried out by BAF, produce bilingual booklet as a promotional media for developing BAF and find out the obstacles and solutions in making bilingual booklet. This bilingual booklet also aimed to disseminate information that is more accepted and understood by domestic and foreign tourists.
Baturaden Adventure Forest is ecotourism-based tourism that has an outdoor activity program. During carrying out job training, the writer observed several promotional media carried out by BAF and information on BAF's development. In addition, the activities carried out are serving in the reservation section, writing documentary narrative scripts, and making bilingual booklet. In implementation of the job training, the methods used observation, interviews, and documentation.
Based on the results of the job training, the writer produced a bilingual booklet as promotional media that aims to increase the attractiveness of tourists to visit BAF. This booklet published through BAF's official Instagram. In carrying out the job training, the writer encountered obstacles, such as compiling the booklet's contents, compiling sentence structure, and designing the booklet—however, it can be solved by consulting with BAF regarding content selection and booklet design inspiration. 
3168234909J0A018006The Use of English to Promote Gallery Water Karangmangu (GWK) on InstagramLaporan praktek kerja ini berjudul “The Use of English to Promote Gallery Water Karangmangu(GWK) on Instagram and Facebook”.Laporan Praktek kerja ini disusun berdasarkan hasil praktik kerja yang dilaksanakan di Gallery Water Karangmangu (GWK) Batturadenpada tanggal 15 Februari 2021 - 17 Maret 2021. Praktik kerja ini bertujuan untuk melakukan kegiatan promosi berbahasa Inggris di wisata GWK dengan sasaran yang lebih luas lagi melalui media sosial seperti intagram.

Dalam melaksanakan praktik kerja, terdapat tiga medote yang digunakan untuk menumpulkan data yaitu wawancara, observasi, serta dokumentasi.Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada bagian marketing tentang informasi sejarah, wahana, fasilitas, serta bidang pengelola tempat yang ada di GWK.Kemudian observasi dilakukan dengan mencari informasi mengenai wahana yang menjadi daya tarik di GWK.Metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan foto atau vidio sebagai bahan untuk promosi.

Hasil dari praktik kerja ini berupa pamflet promosi berbahasa Inggris yang berisi informasi seputar GWK serta teks deskripsi berbahasa Inggris tentang wahana yang ada di GWK.Informasi yang terdapat di dalam pamflet yaitu wahana yang terdapat di GWK, fasilitas yang tersedia, serta harga tiket masuk.Kemudian teks promosi dibuat menggunakan bahasa Inggris untuk mendeskripsikan 3 wahana yang banyak diminati para wisatawan.

Dalam pelaksanaan praktek kerja ini terdapat beberapa kendala seperti kurangnya komunikasi dan koordinasi dengan bagian marketing di GWK dalam proses pembuatan pamflet, dan kurangnya pemahaman tentang bahasa Inggris dari pihak GWK. Untuk mengatasi kendala tersebut, dilakukan komunikasi yang lebih efektif lagi untuk diskusi pembuatan pamflet, serta menggunakan beberapa aplikasi untuk membantu memperbaiki grammar seperti U-Dictionary dan Grammarly.

This job training report is entitled “The Use of English to Promote Gallery Water Karangmangu (GWK) on Instagram and Facebook”. This report is written based on the results of job training carried out at the Gallery Water Karangmangu (GWK) Batturaden on 15 February - 17 March 2021.The job training aims to carry out English promotional activities on GWK tourism with a wider target through social media such as Instagram.

In carrying out job training, there are three methods used to collect data, namely interviews, observations, and documentation. Interviews are conducted by asking questions to the marketing department about historical information, rides, facilities, and the field of place management at GWK. Then observations are made by looking for information about the rides that became an attraction at GWK. The documentation method is used to get photos or videos as material for promotion.

The results of this job training are in the form of an English promotional flyer containing information about GWK as well as an English descriptive text about the rides in GWK. The other information is the available facilities, and the price of the entrance ticket. Then the promotional text was made using the English language to describe the three rides that are in great demand by tourists.

In the implementation of this job training, there are several obstacles, such as the lack of communication and coordination with the marketing department at GWK in the process of making flyers, and the lack of understanding the English language from the GWK. To overcome these obstacles, more effective communication is carried out for discussions on making flyers, as well as using several applications to help improve grammar such as U-Dictionary and Grammarly.

3168334893F1F014038THE ANALYSIS OF BORROWING TECHNIQUE TRANSLATION USED IN HARRY POTTER AND THE GOBLET OF FIREMahardika, Elka.2021. The Analysis of Borrowing Technique Translation Used in Harry Potter and The Goblet of Fire 2019.Skripsi. Pembimbing 1; DyahRainaPurwaningsih S.S., M.Hum. Pembimbing 2: IkaMaratusSholichah S.S., MA. Penguji: RadenPujoHandoyo S.S., M.Hum. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis teknik penerjemahan dan untuk mengetahui jenis teknik penerjemahan yang paling dominan digunakan dalam penerjemahan jurnal Harry potter dan The Goblet of Fire. Kajian metode ini menggunakan teknik peminjaman teori penerjemahan. Teknik penerjemahan peminjaman adalah suatu metode untuk menemukan makna dasar dimana penerjemah membuat pilihan untuk menggunakan kata yang sama dalam teks sasaran seperti yang ditemukan dalam teks sumber. Hal ini membuktikan penggambaran tentang situasi, peristiwa atau kejadian. .Data dalam analisis ini dikutip dan dikelompokkan berdasarkan teknik peminjaman yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa target dengan menggunakan teknik peminjaman murni dan teknik peminjaman naturalisasi yang dikemukakan oleh Molina & Albir (2000:84).
Dari data di atas teknik peminjaman yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran menggunakan dua jenis teknik peminjaman, yaitu: (1) Peminjaman Murni dalam teori ini terdapat 55 % yg terdiri dari 11 contoh (2) Peminjaman Naturalisasi dalam teori ini terdapat 45 % yg terdiri dari 9 contoh. Teknik ini juga memungkinkan penerjemah untuk menempatkan teks secara jelas dalam konteks kultural tertentu melalui daftar kosa kata yang digunakannya. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa teknik peminjaman akan mengacu pada teknik peminjaman murni. Pinjaman murni adalah data yang paling banyak digunakan dalam teori daripada pinjaman yang dinaturalisasi.
Mahardika, Elka.2021. The Analysis of Borrowing Technique Translation Used in Harry Potter and The Goblet of Fire 2019.Skripsi. Pembimbing 1; Dyah Raina Purwaningsih S.S., M.Hum. Pembimbing 2: Ika Maratus Sholikhah S.S., MA. Penguji: Raden Pujo Handoyo S.S., M.Hum. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto.

The objectives of the study are to identify the types of translation techniques and to find out the most dominant type of the translation techniques used in the translation of Harry potter and The Goblet of Fire. The study used a borrowing technique translation theory. Borrowing translation technique is a method of finding basic meaning that the translator makes a conscious choice to use the same word in the target text as it is found in the source text. It provides the description of situation or events or occurrences. .The data in this analysis were cited and grouped based on the borrowing techniques used to translate the source language into the target language using the pure borrowing technique and naturalized borrowing technique proposed by Molina & Albir (2000:84).
From the analysis of borrowing technique used to translate the source language into the target language using two types of borrowing techniques, namely: (1) Pure Borrowing, in this theory found 55 % it consist of 11 exampes of pure borrowing (2) Naturalized Borrowing, in this theory found 45 % it consist of 9 examples of naturalized borrowing. This technique also allows the translator to put a text clearly within a particular cultural context through the register of the vocabulary it uses. The finding of the research is that the borrowing technique will refer to pure borrowing technique. Pure borrowing are the most widely data was used in the theory more than naturalized borrowing.
3168434894J0B018053Metode Komunikatif: Brosur Ebeg Banyumas Berbahasa Mandarin Di Dinporabudpar BanyumasLaporan praktik kerja ini berjudul “Metode Komunikatif: Brosur Ebeg Banyumas Berbahasa Mandarin Di Dinporabudpar Banyumas”, yang dilaksanakan di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, pada tanggal 22 Februari 2021 hingga 26 April 2021. Dinporabudar Banyumas telah memiliki brosur Ebeg Banyumas berbahasa Indonesia, namun hal ini merupakan salah satu kendala bagi wisatawan asing, khususnya wisatawan China. Tujuan dilaksanakan praktik kerja ini merupakan bentuk upaya Dinporabudpar Banyumas melalui penulis untuk menghasilkan terjemahan brosur Ebeg Banyumas dalam Bahasa Mandarin. Sehingga wisatawan China dapat mengetahui kesenian tradisional Ebeg Banyumas melalui isi brosur Ebeg Banyumas. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, metode studi pustaka, dan metode jelajah internet. Pada proses penerjemahan, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif, alasan penulis menggunakan metode komunikatif agar hasil penerjemahan dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu penulis juga menambahkan beberapa strategi-strategi penerjemahan untuk memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam proses penerjemahan. Hasil praktik kerja adalah brosur Ebeg Banyumas yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Mandarin menggunakan metode komunikatif, penulis menggunakan metode komunikatif agar informasi, deskripsi, dan profil Ebeg Banyumas dalam brosur Ebeg Banyumas berbahasa Mandarin dapat tersampaikan oleh wisatawan China.这份实习报告的题目是 “Metode Komunikatif: Penerjemahan Brosur Ebeg Banyumas BerBahasa Mandarin Di Dinporabudpar Banyumas”。于 2021 年 2月 22 日至 2021 年 4月 26日进行, 实习地点是在 Banyumas省Purwokerto市, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata办公室。Dinporabudpar Banyumas已有印尼语的Ebeg Banyumas简章,不过这件事对外国游客特别是中国游客来说是一个障碍。为了解决Dinporabudpar Banyumas的问题,Dinporabudpar Banyumas让笔者把Ebeg Banyumas简章翻译成中文,所以中国会游客了解Banyumas 传统舞蹈艺术,尤其是 Ebeg Banyumas。使用的收集文件的方法,它们是参观方法、访谈方法、记录方法、图书馆学习方法、和浏览互联网方法。翻译过程中,笔者使用了交际翻译方法,笔者的原因是让读者读翻译的结果读得更明白。为了解决翻译过程中的问题的,笔者除了使用了交际翻译方法,笔者也加了几种翻译策略。实习的结果是Ebeg Banyumas简章翻译成中文用交际翻译方法,为了读者看得懂Ebeg Banyumas的简章,所以笔者使用了交际翻译方法。
3168534895J1D017045ANALISIS FAKTOR KEBUTUHAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HENDRICK KARYA RISA SARASWATI DAN RELEVANSINYA TERHADAP MATERI AJAR MENGANALISIS ISI DAN KEBAHASAAN NOVELPerbedaan antar individu seringkali berdampak pada konflik atau perpecahan antar individu maupun anggota kelompok. Setiap individu sering kali mengalami konflik batin sebagai reaksi menghadapi situasi sosial yang ada dalam lingkungannya. Perbedaan tersebut menandakan bahwa manusia memiliki kepribadian yang sifatnya dominan dan pembawaan yang dapat menandakan manusia tersebut. Dalam psikologi, kepribadian mempelajari kepribadian manusia dengan objek penelitian faktor yang memengaruhi tingkah laku manusia. Dalam teori psikologi, kepribadian menurut Maslow terdiri atas lima tingkatan kebutuhan yaitu, kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa cinta dan memiliki, kebutuhan rasa harga diri serta kebutuhan aktualisasi diri.
Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan faktor kebutuhan tokoh utama dalam novel Hendrick karya Risa Saraswati serta mendeskripsikan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMA kelas XII Kompetensi Dasar 3.9. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Hendrick karya Risa Saraswati, sedangkan data penelitian berupa penggalan kata maupun kalimat dalam novel Hendrick karya Risa Saraswati yang mengandung lima tingkatan faktor kebutuhan menurut Maslow. Metode pengumpulan data menggunakan metode baca, catat dan simak. Kemudian, metode analisis datanya menggunakan metode analisis isi.
Hasil penelitian ini ditemukan 19 data yaitu 3 data kebutuhan rasa aman, 12 data kebutuhan rasa cinta dan memiliki dan 4 data kebutuhan aktualisasi diri. Faktor kebutuhan yang paling banyak ditemukan adalah kebutuhan rasa cinta dan memiliki. Faktor kebutuhan rasa cinta dan memiliki paling sering muncul karena Hendrick merasa kurang dicintai oleh ibunya sehingga dia mampu mencintai ibunya lebih dari apapun sesuai dengan yang diperintahkan oleh mendiang ayahnya. Relevansi hasil penelitian mengenai psikologi sastra dengan fokus pada faktor kebutuhan dalam novel Hendrick karya Risa Saraswati dapat direlevansikan pada materi ajar menganalisis isi dan kebahasan novel.
Differences between individuals often have an impact on conflicts or divisions between individuals and group members. Every individual often experiences inner conflict as a reaction to the social situations that exist in their environment. These differences indicate that humans have a dominant personality and traits that can indicate the human being. In psychology, personality studies human personality with the object of research on factors that influence human behavior. In psychological theory, according to Maslow, personality consists of five levels of needs, namely, physiological needs, security needs, love and belonging needs, self-esteem needs and self-actualization needs.
The purpose of this study is to describe the needs of the main character in the novel Hendrick by Risa Saraswati and to describe its relevance to literature learning in SMA class XII Basic Competence 3.9. This type of research is descriptive analysis. The data source of this research comes from the novel Hendrick by Risa Saraswati, while the research data is in the form of fragments of words and sentences in the novel Hendrick by Risa Saraswati which contains five levels of need factors according to Maslow. The data collection method used the read, note and listen method. Then, the data analysis method uses the content analysis method.
The results of this study found 19 data, namely 3 data for security needs, 12 data for love and belonging needs and 4 data for self-actualization needs. The most common need factor is the need for love and belonging. The factor of need for love and belonging most often arises because Hendrick feels less loved by his mother so that he is able to love his mother more than anything in accordance with what his late father ordered. The relevance of the results of research on the psychology of literature with a focus on the need factor in the novel Hendrick by Risa Saraswati can be relevant to teaching materials to analyze the content and language of the novel.

3168634896C1A018118ANALISIS STRUKTUR PERILAKU DAN KINERJA INDUSTRI RITEL INDONESIA TAHUN 2018-2020Ritel adalah aspek yang penting dalam proses distribusi barang. Melalui ritel, suatu produk dan penggunanya dapat bertemu langsung. Produk dan jasa yang dijual rata-rata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di Indonesia, Industri ritel termasuk ke dalam tiga besar lapangan pekerjaan utama. Selain itu, Industri ritel juga salah satu penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB). Kemudian, efek yang ditimbulkan akibat adanya pandemi banyak merubah karakteristik dari banyak industri termasuk industri ritel di Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja industri ritel Indonesia tahun 2018-2020. Objek yang digunakan adalah perusahaan publik yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur dari industri ritel Indonesia tahun 2018-2020 adalah oligopoli ketat. Kemudian, pelaku perusahaan merupakan pembuat harga dan perilaku dalam industri ritel Indonesia tahun 2018- 2020 tidak kompetitif. Selanjutnya, kinerja industri ritel Indonesia secara keseluruhan masih pada level yang rendah.
Implikasi dari penelitian ini bahwa Perusahaan dalam industri perlu memperhatikan strategi yang dilakukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan dalam struktur pasar industri ritel yaitu oligopoli ketat. Sementara itu, kinerja perusahaan tidak terpengaruh oleh pangsa pasar yang dikuasainya.
Retail is an important aspect of the process of distributing goods. Through retail, a product and the consumers can meet in person. The products and services sold on average are intended to meet the needs of households. In Indonesia, the retail industry is included in the top three major jobs. In addition, the retail industry is also one of the largest contributors to Gross Domestic Product (GDP). Then, the effects caused by the pandemic changed the characteristics of many industries including the retail industry in Indonesia.
The study aims to analyze the structure, behavior, and performance of the Indonesian retail industry in 2018-2020. The object used is a public company listed on the Indonesia Stock Exchange.
The results of this study shows that the structure of the Indonesian retail industry in 2018-2020 is a tight oligopoly. Then, the dominant firm is a price maker. The retail industry in Indonesia 2018-2020 is uncompetitive. Furthermore, the overall performance of the Indonesian retail industry is still at a low level.
This research implies that companies in the industry need to pay attention to the strategies undertaken to increase the competitiveness of companies in the retail industry market structure that is a tight oligopoly.
3168734897J1D017029ANALISIS KESALAHAN AFIKSASI DALAM RUBRIK OPINI KORAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI SEPTEMBER 2020 DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN KEBAHASAAN TEKS ARTIKEL OPINIPenelitian ini mengkaji kesalahan penggunaan afiks pada artikel opini dalam rubrik opini koran Kdaulatan Rakyat edisi September 2020. Afiksasi merupakan proses pembentukan kata melalui pembubuhan afiks, baik prefiks, infiks, sufiks, konfiks, atau simulfiks. Kesalahan afiksasi termasuk sebuah kesalahan berbahasa dalam bidang morfologi. Apabila sebuah kata mengalami kesalahan afiksasi, kata tersebut berpotensi menjadi bentuk yang tidak baku, sedangkan dalam tulisan resmi terlebih surat kabar yang mengemban fungsi edukasi dan tunduk pada kaidah bahasa baku seharusnya penulis maupun penyunting mampu meminimalkan bahkan menghilangkan kesalahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan afiksasi dalam rubrik opini koran Kedaulatan Rakyat edisi September 2020 serta relevansinya terhadap pembelajaran kebahasaan teks artikel opini. Penelitian ini diharapkan dapat meminimalkan kesalahan penggunaan afiks pada tulisan resmi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian berfokus pada kesalahan afiksasi pada artikel opini dalam rubrik opini koran Kedaulatan Rakyat edisi September 2020. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang mengandung kesalahan afiksasi. Metode dokumentasi digunakan dalam proses pengumpulan data dengan teknik baca dan catat. Metode analisis datanya menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung yang juga sejalan dengan teknik analisis unsur bawahan langsung atau immediate constituent analysis. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan kesalahan penggunaan afiks dalam rubrik opini koran Kedaulatan Rakyat edisi September 2020. Kesalahan-kesalahan tersebut meliputi kesalaahan penggunaan prefiks, konfiks, dan simulfiks. Secara keseluruhan jumlah kesalahan penggunaan afiks yang ditemukan sebanyak 62 kesalahan, meliputi 41 kesalahan prefiks, 8 kesalahan konfiks, dan 13 kesalahan simulfiks. Hasil penelitian relevan dengan pembelajaran kebahasaan teks artikel opini, guna dijadikan sebagai bahan ajar untuk memahami kaidah penggunaan afiks agar terhindar dari penggunaan bahasa tidak baku pada kata berafiks saat menulis sebuah artikel opini.This study examines errors in the use of affixes in opinion articles in the opinion rubric of the September 2020 edition of the People’s Sovereignty newspaper. Affixation is the process of forming words through affixing affixes, either prefixes, infixes, suffixes, confixes, or simulfixes. Affixation error is a language error in morphology. If a word has an affixation error, the word has the potential to become a non-standard form, while in official writing, especially newspapers that carry out an educational function and are subject to standard language rules, writers and editors should be able to minimize or even eliminate these errors. The purpose of this study is to describe affixation errors in the opinion rubric of the September 2020 edition of the People’s Sovereignty newspaper and its relevance to linguistic learning of opinion article texts. This research is expected to minimize errors in the use of affixes in official writing. This research is a qualitative descriptive study. This research focuses on affixation errors in opinion article in the opinion rubric of the September 2020 edition of the People’s Sovereignty newspaper. The data in this study are sentences that contain affixation errors. Documentation method is used in the process of collecting data with reading and note-taking techniques. The data analysis methode uses agih method with techniques for direct elements which are also in line with immediate constituent analysis techniques. Based on the results of the study, the researcher found errors in the use of affixes in the opinion rubric of the September 2020 edition of People’s Sovereignty newspaper. The errors included errors in the use of prefixes, confixes, and simulfixes. Overall, the number of errors in using affixes found was 62 errors, including 41 prefix errors, 8 confix errors, and 13 simulfix errors. The results of the research are relevance to the linguistic learning of opinion article texts, to be used as teaching materials to understand the rules of using affixes to avoid using non-standard language in affixed words when writing an opinion article.
3168834898A1H020002KAJIAN AGIHAN UNSUR HARA KALIUM DAN SERAPANNYA OLEH TANAMAN PADI DI LAHAN SAWAH DAERAH ALIRAN SUNGAI SERAYU WILAYAH KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGAKecamatan Bukateja merupakan salah satu wilayah yang didominasi oleh area persawahan dan memiliki topografi datar dengan jaringan irigasi yang memadai, dan mengairi sawah di Kecamatan Bukateja. Kajian terhadap status unsur hara K tanah sawah di Kecamatan Bukateja diperlukan guna meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan menjaga hasil padi sawah tetap tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: i) agihan unsur hara K tanah di lahan sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. ii) mengetahui hubungan korelasi antara ketersediaan unsur hara K tanah sawah dan serapan K dengan hasil tanaman padi, dan mengetahui rekomendasi pemupukan K di lahan sawah di DAS Serayu wilayah Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah dengan pertanaman padi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Sampel tanah yang telah diambil dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian dilaksanakan bulan Juni 2021 sampai Desember 2021. Penelitian menggunakan metode survei. Penentuan titik sampel dilakukan berdasarkan Peta Satuan Lahan Homogen Kecamatan Bukateja, dengan sistem transek yang dibuat tegak lurus aliran Sungai Serayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status unsur hara K di lahan Kecamatan Bukateja termasuk ke dalam harkat rendah. Hubungan K-tersedia tanah dengan hasil tanaman memiliki koefisien determinan dengan R2= 0,3142 dan memiliki nilai korelasi positif (r = 0,560) yang memiliki hubungan korelasi sedang, sedangkan serapan K oleh tanaman dengan hasil tanaman memiliki koefisien determinan sebesar R2= 0,0497 dan memiliki nilai korelasi positif (r = 0,223) yang memiliki hubungan korelasi lemah. Hubungan K-tersedia tanah dengan serapan K oleh tanaman memiliki koefisien determinan sebesar R2=0,336 dan memiliki nilai korelasi positif (r = 0,580) yang memiliki korelasi sedang. Rekomendasi pemupukan K di Kecamatan Bukateja berkisar antara 53,35-112,04 kg K2O/ha atau setara dengan 88,92-186,73 kg KCl/ha.Bukateja District is one of the areas dominated by paddy fields and has a flat topography with adequate irrigation networks, which irrigate paddy fields in Bukateja District. A study of the K nutrient status of paddy field soils in Bukateja District is needed to improve the efficiency of fertilizer usage and maintain high rice yields. This study aims to determine: i) the distribution of soil K nutrients in paddy fields used for rice cultivation in Bukateja District, Purbalingga Regency. ii) to determine the correlation between the availability of K nutrient in paddy field soil and K uptake with rice yields, and to determine the recommendation for K fertilization in paddy fields in the Serayu River Basin in the Bukateja District, Purbalingga regency. This research was carried out in paddy fields with rice cultivation in Bukateja District, Purbalingga Regency. Soil samples that have been taken were analyzed at the Laboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. The research was carried out from June 2021 to December 2021. The study used a survey method. Determination of sample points was carried out based on the Homogeneous Land Unit Map of Bukateja District, with a transect system made perpendicular to the flow of the Serayu River Basin. The results showed that the nutrient status of K in Bukateja District land was classified as low. The correlation between soil K-available and crop yields has a determinant coefficient with R2 = 0.3142 and has a positive correlation value (r = 0.560) which has a moderate correlation, while K uptake by plants and crop yields has a determinant coefficient of R2 = 0.0497 and has a positive correlation value (r = 0.223) which has a weak correlation. The correlation between K-available soil and K uptake by plants has a determinant coefficient of R2 = 0.336 and has a positive correlation value (r = 0.580) which has a moderate correlation. Recommendations for K fertilization in Bukateja District ranged from 53.35-112.04 kg K2O/ha or equivalent to 88.92-186.73 kg KCl/ha.
3168934899J1B017049TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA ACARA TALKSHOW MATA NAJWA EPISODE KRITIK TANPA INTRIK 17 FEBRUARI 2021Skripsi ini berjudul “Tindak Tutur Ilokusi pada Program Acara Talkshow Mata Najwa Episode Kritik Tanpa Intrik 17 Februari 2021”. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan Najwa Shihab dan narasumber dalam acara talkshow Mata Najwa episode Kritik Tanpa Intrik yang mengandung tindak tutur ilokusi dan fungsi ilokusi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap dan teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap dan catat sedangkan metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode padan dengan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutan berupa hubung banding memperbedakan. Berdasarkan hasil penelitian, tindak tutur ilokusi yang ditemukan yaitu (a) tindak tutur asertif terdapat 14 tuturan, terdiri atas menyatakan, melaporkan, dan menyebutkan; (b) tindak tutur direktif terdapat 9 tuturan, terdiri atas menuntut, memohon, dan memerintah; (c) tindak tutur komisif terdapat 1 tuturan, menawarkan sesuatu; (d) tindak tutur ekspresif terdapat 7 tuturan, terdiri atas berterima kasih dan menyalahkan; (e) tindak tutur deklrasi terdapat 1 tuturan, terdiri atas memutuskan. Selain itu, ditemukan fungsi tindak tutur ilokusi yang meliputi: (a) fungsi kompetitif terdapat 9 tuturan, terdiri atas meminta, memerintah, dan memohon; (b) fungsi konvivial terdapat 9 tuturan, terdiri atas berterima kasih dan menyapa; (c) fungsi kolaboratif terdapat 13 tuturan, terdiri atas menyatakan dan melaporkan.
Kata kunci: talkshow mata najwa, tindak tutur ilokusi, fungsi ilokusi.
This thesis is entitled " Illocutionary Speech Act in the Talkshow Program Mata Najwa Episode Criticism Without Intrigue". The form of this research is descriptive qualitative with data in the form of speeches of the characters in the talkshow program Mata Najwa episode Criticism Without Intrigue which the illocutionary speech act and functions of illocutionary speech acts. The data collection method used in this research is the referential method. The listening method has basic techniques and advanced techniques. The basic technique used is the tapping technique. Meanwhile, the follow-up technique is a free listening technique, conversation and notes. The data analysis method in this research is the matching method with the determining element sorting technique as the basic technique and the differential comparison technique as an advanced technique. Based on the research results, The illocutionary speech acts found are a) Assertive of Speech act have 14 of speech, consists of Stating, Reporting and Mentioning; b) Assertive of Directive have 9 of speech, consists of demand, beg, and reign; c) Assertive of Commission have 1 of speech, offering something; d) Assertive of Expressive have 7 of speech, consists of being thankful and blame; e) Assertive of Declarative have 1 of speech, consists of ostracizing and decide. On the other hand, The function of illocutionary speech acts was found including a) Competitive Function there are 9 of speech, consists of ask, reign, and beg; b) Convivial Function there are 9 of speech, consists of being thankful and greet; c) Collaborative Function there are 13 of speech, consisting of state and report; d) Conflictive Function there is 1 of speech, consists of scold.
Keywords: talkshow mata najwa, illocutionary speech act, functions of illocutionary speech acts.
3169034900J1C017002Perubahan Hasrat Seksual Tokoh Utama dalam Film Serial TV "Transit Girls" Karya Masato MaedaDewasa ini penggiat film sedang mencoba membuat sebuah tren untuk merepresentasikan tentang kaum minoritas, termasuk mengenai sebuah komunitas yang disebut LGBT. Salah satu film yang mengangkat tema ini adalah film Transit Girls karya Masato Maeda (2015) yang akan digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan teori perkembangan identitas homoseksual milik Vivienne Cass dan model perkembangan coming out milik Michael Denise Vaughan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang proses pembentukan identitas seksual sehingga dari identitas seksual akan dapat mengindentifikasi peran seksualnya, dan untuk mengetahui dampak dalam aspek psikis setelah proses coming out dan pengaruhnya terhadap kondisi psikis tokoh.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Sayuri dan Yui dapat mencapai enam tahapan perkembangan identitas homoseksual dimana mereka merasa nyaman dan telah menerima seutuhnya menjadi seorang lesbian. Dalam tahapan pembentukan identitas homoseksual, seiring dengan terus berjalannya mencari identitasnya tokoh mengungkapkan identitas dirinya atau disebut coming out sebagai seorang lesbian kepada lingkungan sosial, setelah melewati tahap seperti, penyangkalan, marah, dan tertekan, identitas tokoh menjadi seorang lesbian pun akhirnya dapat diterima. Dengan penerimaan yang didapatkan dari lingkungan sosial setelah tokoh coming out pada akhirnya membuat mereka mencapai tujuannya karena telah mendapatkan kepercayaan dirinya setelah kecemasan yang dialami dari dukungan yang diharapkan.
Film is one of the literary works that has developed rapidly. In its development, film not only presents an entertainment but also as a means of conveying an ideology to provide enlightenment about a phenomenon in society which is presented in visual form. Currently, film activists are trying to create a trend to represent minorities, including about a community called LGBT. One of the films with this theme is the film Transit Girls by Masato Maeda (2015) which will be used as a source of data in this research. Using Vivienne Cass's model of homosexual identity development and Michele Denise Vaughan’s coming out development model, this research aims to describe the process of forming sexual identity so that sexual identity can identify sexual roles, and also to determine the impact especially in the psychological aspect after the character reveals their identity or known as “coming out and their effect on character's psychological condition.
As a result, it is show that Sayuri and Yui can reach six stages of homosexual identity development where they feel comfortable and have fully accepted being a lesbian. In the stage of forming a homosexual identity, along with the continuous search for identity, the character “coming out” as a lesbian to the social environment after passing through stages such as denial, anger, and pressure, the identity of the character being a lesbian is finally accepted. With the acceptance they get from the social environment after the characters come out, they finally achieve their goals because they have gained their confidence after the anxiety they experienced from the expected support.
3169134904J0B018034Penerjemahan persyaratan pembuatan izin tinggal terbatas baru dari bahasa Indonesia ke bahasa Mandarin di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon.Laporan Praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Persyaratan Pembuatan Izin Tinggal Terbatas Baru Dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Mandarin Di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon, pada tanggal 18 Januari sampai dengan 1 April 2021. Tujuan dilaksanakannya kegiatan praktik kerja ini adalah mengetahui proses penerjemahan izin tinggal terbatas dan mengidentifikasi kendala yang penulis temukan beserta solusinya. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis yaitu metode observasi, metode jelajah internet, metode studi pustaka, dan metode wawancara. Pada kegiatan praktik kerja ini, penulis juga menggunakan satu metode penerjemahan, yaitu metode komunikatif .
Penulis menggunakan metode komunikatif dalam proses menerjemahkan persyaratan pembuatan izin tinggal terbatas baru karena dengan metode tersebut para pemohon yang merupakan warga negara Tiongkok, Taiwan, Hongkong, dan Makau dapat memahami persyaratan pembuatan izin tinggal terbatas baru. Praktik kerja tersebut terdiri dari empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil, serta kendala dan solusi. Hasil dalam kegiatan praktik kerja ini adalah persyaratan pembuatan izin tinggal terbatas baru yang sudah diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Mandarin dan diterima dengan baik.
这份实习报告的题目是 “Penerjemahan Persyaratan Pembuatan Izin Tinggal Terbatas Baru Dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Mandarin Di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon”. 实习时间是从2021年1月18日到2021年4月1日。实习的地点在井里纹区,井里纹一级移民局。实习的目的是,开展这项工作实践活动的目的是了解翻译有限停留许可证的过程,并确定作者发现的障碍及其解决方案。作者使用的数据收集方法有观察法、网络浏览法、文献研究法和访谈法。在本次实习中,作者还采用了一种翻译方法,即交际法。
笔者在翻译新的有限居留许可的条件时采用了交流的方法,因为通过这种方式,中国大陆、台湾、香港和澳门公民的申请人可以理解新的有限居留许可的条件。实习包括四个阶段,即准备,实施,评估和结果,以及约束和解决方案。这项实习活动的结果是要求制作一个新的有限逗留许可证,该许可证已从印尼语翻译成汉语并受到好评。
3169235583G1B016016Pengaruh Penambahan Nanoselulosa Sekam Padi (Oryza sativa.L) Terhadap Kekuatan Tarik Basis Gigi Tiruan Resin Akrilik Polimerisasi PanasResin akrilik polimerisasi panas (PMMA) merupakan salah satu pilihan bahan dalam pembuatan basis gigi tiruan, namun bahan ini memiliki kekurangan pada kekuatan mekanik berupa kekuatan tarik. Nanoselulosa merupakan bahan penguat yang dapat ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan tarik pada basis gigi tiruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanoselulosa sekam padi (O. sativa L) terhadap kekuatan tarik basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Nanoselulosa dari sekam padi dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan Transmission Electron Microscope (TEM). Resin akrilik polimerisasi panas yang mengandung variasi nanoselulosa diuji dengan kekuatan tarik. Sampel uji kekuatan tarik berjumlah 48 sampel yang terbagi dalam 6 kelompok, yaitu K-1, K-2, K-3, K-4, K-5 yang merupakan resin akrilik polimerisasi panas dengan penambahan nanoselulosa sekam padi sebanyak 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, dan resin akrilik tanpa penambahan nanoselulosa sekam padi sebagai kelompok kontrol. Masing-masing jumlah sampel sebanyak 8 sampel pada yang dipilih secara simple random sampling. Rerata hasil kekuatan tarik untuk kelompok Kontrol = 38,26±2,487, K-1 = 40,08±4,632, K-2 = 43,52±2,688, K-3 = 45,26±3,958, K-4 = 46,74±2,022, dan K-5 = 50,97±3,475. Nilai kekuatan tarik basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas pada kelompok perlakuan lebih besar apabila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh penambahan nanoselulosa sekam padi (O. sativa L) terhadap kekuatan tarik basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas.

Heat cured acrylic resin (PMMA) is one of the materials of denture bases, but this material has a lack of mechanical strength in the form of tensile strength. Nanocellulose is a reinforcing material that can be added to increase the tensile strength of the denture base. The aim of this research was to determine the effect of the addition of rice husk nanocellulose (O. sativa L) on the tensile strength of heat cured acrylic resin denture bases. Methods of this research is an experimental laboratory with a post-test only control group design. Nanocellulose from rice husk was characterized by Fourier Transform Infrared (FTIR) test, and Transmission Electron Microscope (TEM) test. Heat cured acrylic resin (PMMA) containing variations of nanocellulose was tested by tensile strength. The tensile strength test has 48 samples divided into 6 groups, K-1, K-2, K-3, K-4, K-5 which are heat cured acrylic resins with the addition of 1%, 2 %, 3%, 4%, 5% rice husk nanocellulose, and acrylic resin without the addition of rice husk nanocellulose as a control group. Each group has 8 samples selected by simple random sampling. Results shows the mean value of tensile strength are Control = 38.26±2.487, K-1 = 40.08±4.632, K-2 = 43.52±2.688, K-3 = 45.26±3.958, K-4 = 46,74±2.022, and K-5 = 50.97±3.475. The tensile strength value of the heat cured resin denture base in the treatment group greater when compared to the control group. The conclusion of this research is there is an effect of adding rice husk nanocellulose (O. sativa L) to the tensile strength of the heat cured acrylic resin denture base.

3169334903J0B018010PENERJEMAHAN BUKU PANDUAN MESIN TANGGA ELEKTRIK DARI BAHASA MANDARIN KE BAHASA INDONESIA PADA BIDANG INDUSTRI CV. AKS JAKARTALaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Buku Panduan Mesin Tangga Elektrik Dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia Pada Bidang Industri CV. AKS Jakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di CV. AKS Jakarta, pada tanggal 2 Februari 2021 sampai 24 April 2021. Praktik kerja ini bertujuan sebagai upaya memberikan edukasi kepada pelanggan serta mengidentifikasi metode dan teknik yang digunakan dalam menerjemahkan buku panduan serta mengetahui kendala yang muncul selama proses penerjemahan. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah metode jelajah internet, kepustakaan, observasi serta wawancara dengan pihak perusahaan. Pada kegiatan praktik kerja ini penulis menggunakan satu metode penerjemahan yaitu metode penerjemahan komunikatif dan tiga teknik penerjemahan yaitu teknik penerjemahan harfiah, generalisasi dan reduksi. Praktik kerja ini terdiri dari empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil, serta kendala dan solusi. Hasil dari kegiatan praktik kerja ini adalah buku panduan mesin tangga elektrik yang sudah diterjemahkan dari bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia dengan baik.这份实习报告的题目是“Penerjemahan Buku Panduan Mesin Tangga Elektrik Dari Bahasa Mandarin Ke Bahasa Indonesia Pada Bidang Industri CV. AKS Jakarta”. 实习时间是从 2021 年 1月 2 日 到2021 年 4 月 24 日。本次实习活动在CV. AKS Jakarta进行。本实习旨在为客户提供教育,确定翻译指南时使用的方法和技法,并确定翻译过程中出现的障碍。作者进行数据收集的方法是浏览互联网,查阅文献,观察和采访公司的方法。在这实习中,作者还使用了一种翻译方法即交际翻译法和三种翻译技法,即直译,概括和还原技法。该实习包括四个阶段,即准备,实施,评估和结果,以及约束和解决方案。这项工作实践活动的结果是一本电动梯子机器手册,该手册已被很好地从普通话翻译成印尼语。
3169434905J0B018016UPAYA PENINGKATAN LAYANAN WISATA DENGAN PENYEDIAAN PAMFLET BERBAHASA MANDARIN DI OBYEK WISATA TAMANSARI, YOGYAKARTALaporan praktik kerja ini berjudul “Upaya Peningkatan Layanan Wisata Dengan Penyediaan Pamflet Berbahasa Mandarin Di Obyek Wisata Tamansari, Yogyakarta”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2021 sampai 30 April 2021. Laporan praktik kerja ini memiliki tujuan untuk meningkatkan layanan wisata di Obyek Wisata Tamansari Yogyakarta melalui pembuatan pamflet berbahasa Mandarin. Penulis menggunakan empat metode dalam mengumpulkan data, yaitu metode observasi, wawancara, studi pustaka dan jelajah internet. Penulis membuat pamflet kemudian diterjemahkan, penulis menggunakan metode komunikatif sebagai metode penerjemahan. Penulis juga mengelompokkan semua kosakata menjadi dua bagian yaitu kosakata umum bidang pariwisata dan kosakata khusus pariwisata. Kesimpulan dari laporan praktik kerja ini yaitu menghasilkan pamflet berbahasa Mandarin dengan tujuan meningkatkan layanan wisata di obyek wisata Tamansari.
这份实习报告的题目是”Upaya Peningkatan Layanan Wisata Dengan Penyediaan Pamflet Berbahasa Mandarin Di Obyek Wisata Tamansari, Yogyakarta”. 实习时间为2021年02月01日到04月30日地点是在印尼,日惹Tamansari。这份实习报告目的是通过制作中文小册子, 提高 Tamansari 的旅游服务。作者使用用四种方法收集文件,就是调查方法,采访方法,文献研究方法,和浏览互联网方法。作者制作了一本小册, 然后翻译, 作者使用了即交际方法作为一种翻译方法。作者还分类了所有词汇分为二部分, 即旅游领域的通用词汇,和 即旅游领域的特殊词汇。本工作实践报告的结论是制作中文小册子,旨在改善Tamansari旅游对象的旅游服务。
3169534907J0B018005PENERJEMAHAN BUKU MANUAL MESIN PENGIRIS DAGING DARI BAHASA MANDARIN KE BAHASA INDONESIA DI CV AKS JAKARTALaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Buku Manual Mesin Pengiris Daging Dari Bahasa Mandarin Ke Bahasa Indonesia Di CV AKS Jakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di CV AKS Jakarta, pada tanggal 2 Februari 2021 hingga 26 April 2021. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan penerjemahan saat melayani pembeli Tiongkok dan Taiwan di CV AKS Jakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan jelajah internet. Pada kegiatan praktik kerja ini, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif sebagai metode utama. Ada empat tahap dalam kegiatan praktik kerja tersebut, yang pertama yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil, kendala dan solusi. Hasil praktik kerja adalah buku manual mesin pengiris daging yang sudah diterjemahkan dari bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia.


这份实习报告的标题是“CV AKS Jakarta 将切肉机说明书从中文翻译成印尼文”。此实习活动于 2021 年 02月 02 日至2021 年04 月 26 日在 CV AKS 雅加达进行。 本实习的目的是 提高CV AKS 雅加达为中国和台湾买家提供的翻译服务质量。使用的数据收集方法是观察法、互联网浏览法和访谈法。在本次实习 活动中,作者使用交际翻译方法为主要的翻译方法。实习活动有四个阶段,第一阶段是准备阶段、实施阶段、评价与结果阶段、制约因素与解决阶段。实际工作的结果是已经从中文翻译成印尼文的切肉机说明书。


3169635526C1A015101FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA BAWANG MERAH DI INDONESIAPenelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Bawang Merah di Indonesia”. Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis pengaruh konsumsi bawang merah, produksi bawang merah, harga cabai, dan kurs terhadap harga bawang merah di Indonesia, (2) menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap harga bawang merah di Indonesia pada tahun 1999-2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder selama kurun waktu 21 tahun yaitu tahun 1999-2019. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda, dan uji elastisitas.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (1) hasil regresi linear berganda variabel produksi dan harga cabai berpengaruh positif signifikan terhadap harga bawang merah di Indonesia pada tahun 1999-2019. Sedangkan variabel konsumsi bawang merah dan kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap harga bawang merah di Indonesia pada tahun 1999-2019. (2) Harga cabai merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap harga bawang merah di Indonesia pada tahun 1999-2019.

Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah diharapkan dapat menjaga kestabilan harga bawang merah dan harga cabai agar harga bawang merah dan cabai dalam negeri lebih stabil. Selain itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kinerja teknologi pascapanen, teknologi budidaya atau industri pengolahan bawang merah yang lebih efisien dan kebijakan pemerintah dalam upaya melindungi produsen.
This research is entitled "Factors Affecting the Price of Shallots in Indonesia". The purpose of this study was to (1) analyze the effect of shallot consumption, shallot production, chili prices, and the exchange rate in shallot prices in Indonesia, (2) to analyze the most influential variables in shallot prices in Indonesia in 1999-2019. This research is a quantitative descriptive study with secondary data for a period of 21 years, 1999-2019. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis, and elasticity test.

Based on the results of the study, (1) the results of multiple linear regression of chili production and price variables had a significant positive effect on the price of shallots in Indonesia in 1999-2019. Meanwhile, the shallot consumption variable and the exchange rate have no significant effect on the price of shallots in Indonesia in 1999-2019. (2) The value of chili is the most influential variable in the price of shallots in Indonesia in 1999-2019.

The implication of this research is that the government is expected to be able to maintain the stability of the price of shallots and chili prices so that the prices of shallots and chilies in the country are more stable. In addition, the government is expected to improve the performance of post-harvest technology, more efficient cultivation technology or the shallot processing industry and government policies in an effort to protect producers.
3169735446H1D018055PENGARUH PEMAKAIAN GAME EDUKASI TERHADAP PENAMBAHAN PENGETAHUAN PEMROGRAMAN C# MAHASISWA INFORMATIKAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian game edukasi terhadap penambahan pengetahuan mahasiswa informatika mengenai dasar-dasar pemrograman C#, dan mengetahui kelayakan serta kualitas dari game edukasi pemrograman C# sebagai media pembelajaran untuk menambah pengetahuan seputar pemrograman C#. Game edukasi ini menjadikan semua mahasiswa informatika UNSOED terutama yang mengambil mata kuliah pemrograman game sebagai responden. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen one group pretest-posttest. Penelitian ini juga menggunakan metode pengembangan GDLC (Game Development Life Cycle) yang terdiri dari 6 fase/tahap, yaitu a) inisiasi, b) pra-produksi, c) produksi, d) testing, e) beta dan f) distribusi atau perilisan. Game edukasi ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman C# dan Unity sebagai game enginenya. Game ini memiliki tiga menu utama yaitu, “START”, “BOOK” dan “QUIZ”. Menu Start, menu ini menampilkan semua level yang ada didalam game, sehingga pengguna dapat melihat dan memilih level yang telah terbuka dan dapat memainkannya, didalam setiap level terdapat pertanyaan yang harus dijawab oleh pengguna untuk menyelesaikan sebuah level dalam game edukasi ini. Menu Book, menu ini menampilkan beberapa materi/pengetahuan yang perlu dipelajari untuk menambah dasar-dasar pemrograman C# dan semua pengetahuan yang dapat membantu pengguna dalam menjawab dan menyelesaikan semua level game edukasi ini, dan yang terakhir, menu Quiz dimana pengguna dapat menguji dirinya dengan menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh sistem dengan benar dalam waktu yang telah ditentukan.This study aims to determine the effect of using educational games on increasing the knowledge of informatics students about the basics of C# programming, and to determine the feasibility and quality of C# programming educational games as learning media to increase knowledge about C# programming. This educational game makes all UNSOED informatics students, especially those who take game programming courses, as respondents. The research method used is one group pretest-posttest experiment. This research also uses the GDLC (Game Development Life Cycle) development method which consists of 6 phases, namely a) initiation, b) preproduction, c) production, d) testing, e) beta and f) distribution or release. This educational game is designed using the C# programming language and Unity as the game engine. This game has three main menus, namely, “START”, “BOOK” and “QUIZ”. Start menu, this menu displays all the levels in the game, so users can view and select the levels that have been opened and can play them, in each level there are questions that the user must answer to complete a level in this educational game. Book menu, this menu displays some material/knowledge that needs to be learned to add to the basics of C# programming and all the knowledge that can help users answer and complete all levels of this educational game, and lastly, the Quiz menu where users
can test themselves by answering all the questions given by the system correctly within the allotted time.
3169834910G2A019005PENGARUH NANOEMULSI PURWOCENG PADA MEMORI SPASIAL DAN PROFIL HIPOKAMPUS PADA TIKUS WISTAR JANTAN ALBINO PASCA PARADOXICAL SLEEP DEPRIVATIONLatar Belakang : PSD merupakan hilangnya waktu-waktu tidur yang optimal. Salah satu organ yang terkena pengaruh oksidatif ini yaitu hipokampus. Purwoceng merupakan salah satu dari sekian banyak produk herbal asli Indonesia yang berpotensi antioksidan tinggi adalah Purwoceng. Penelitian ini menguji pengaruh antara PSD dan Purwoceng serta pengaruh perbedaan antar dosis perlakuan. Tujuan : Mengetahui efek PSD dan Purwoceng pada hipokampus. Metode : Pengujian memori spasial dengan MWM, jumlah sel CA1 dengan disektor fisik, volume dengan metode Cavalieri. Dari 24 wistar terpilih, terbagi 6 kelompok : PSD dengan sleep recovery (A), tanpa sleep recovery (B), ekstraksi Purwoceng 25 mg (C), nanoemulsi Purwoceng 25 mg (D), 50 mg (E), dan 75 mg (F). Analisis statistik menilai sebelum-sesudah perlakuan dengan Paired t-test, antar perbedaan dosis Purwoceng dengan One Way ANOVA. Hasil : Terdapat tren pemanjangan MWM pra - pasca PSD di hampir semua kelompok. Pasca pemberian Purwoceng, tren pemendekan ada di D dan E, pemanjangan di C dan F. Namun, tidak ada perbedaan pada kriteria tersebut (rerata p value > 0,05). Kelompok A, B, dan D dipilih untuk stereologi, namun tidak ada perbedaan secara hasil (p > 0,05). Walau begitu, terdapat perbedaan antar dosis perlakuan terhadap MWM test (p 0,000), dengan hasil terpendek pada D. Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan bermakna antara PSD dan nanoemulsi Purwoceng terhadap penurunan kemampuan memori spasial, jumlah total sel CA1 piramidal dan volume hipokampus pada wistar coba. Terdapat perbedaan antar dosis perlakuan nanoemulsi Purwoceng terhadap perbaikan memori spasial wistar coba, dengan dosis nanoemulsi 25 mg yang terbaik.Background: PSD is asleep loss state disturbances. One organ oxidatively affected is the hippocampus. Purwoceng is one of the potential antioxidant herbal drugs. This study investigates the impact of PSD and Purwoceng on rat hippocampal. Method: We examine spatial memory by MWM test. The stereology of physical dissector was used for the total number of CA1 cells and Cavalieri’s method for hippocampal volume. Total 24 white male rats were divided into six groups: PSD with sleep recovery (A), without sleep recovery (B), Purwoceng non-nanoemulsion extraction 25 mg (C), nanoemulsion 25 mg (D), 50 mg (E), and 75 mg (F). The measurement of pre-post PSD and Purwoceng was using Paired t-test, and One Way ANOVA to measure the differential dose of Purwoceng. Result : There were lengthening trends MWM test in the almost entire group. After administration of Purwoceng, the shortening trends of the MWM test was found in group D and E, while lengthening one in group C and F. But when dealt with statistical analysis, there was no difference in all criteria above (average p-value > 0,05). Group A, B, and D were chosen as the representative groups to evaluate stereologically. But the result had shown no difference between those groups (p>0,05). Nevertheless, there is significant impact among various doses of Purwoceng extraction in white male rats with shortening of MWM test (p 0,000), with group D being the shortest one at the post hoc analysis. Conclusion: There is no difference impact between PSD and Purwoceng with the degeneration of spatial memory ability, the total number of CA1 pyramidal cells, and hippocampal volume in white male rats. Nevertheless, there are some differences among various doses in Purwoceng extraction with an improvement of spatial memory ability, with the dose 25 mg of Purwoceng nanoemulsion as the most better one.
3169934879C2C019060JOB STRESS AND EMPLOYEE CREATIVITY DURING COVID-19 PANDEMIC: THE ROLE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE AND CREATIVIE SELF-EFFICACYPenelitian ini merupakan penelitian diskriptive pada karyawan di beberapa perusahaan tentang stress kerja, kecerdasan emosional, efikasi individu kreatif dan kreativitas karyawan. Ada enam perusahaan dengan beberapa karyawan aktif di berbagai bidang pekerjaan. Ada 190 responden dari enam karyawan aktif di perusahaan yang berbeda.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi. Ada 3 kesimpulan dari penelitian penelitian ini 1. Stres kerja berpengaruh positif terhadap Kreativitas Karyawan, 2. Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap hubungan antara stres kerja dengan kreativitas karyawan and 3. Creative Self-Efficacy berpengaruh positif terhadap hubungan antara Stres Kerja dengan Kreativitas Karyawan.
Sebagai implikasi dari kesimpulan di atas, Sebagai implikasi dari kesimpulan di atas, dalam rangka meningkatkan kreativitas karyawan selama pandemi Covid-19 ini menyebabkan stres kerja di tempat kerja dan bagaimana kecerdasan emosional dan efikasi diri kreatif mempengaruhi karyawan.

Kata Kunci: Stres Karyawan, Kecedarsan Emosional, Efikasi Individu
Kreatif, Kreativitas Karyawan
This research is descriptive research on employees in several companies about work stress, emotional intelligence, creative individual efficacy and employee creativity. There are six companies with several employees active in various fields of work. There are 190 respondents from six active employees in different companies.
Based on the results of research and data analysis used is moderated regression analysis. There are 3 conclusions from this research: 1. Job Stress has a positive effect on employee creativity, 2. Emotional intelligence has a positive effect on the relationship between work stress and employee creativity, and 3. Creative Self-Efficacy has a positive effect on the relationship between work stress and employee creativity.
As an implication of the conclusions above, as an implication of the conclusions above, in order to increase employee creativity during the Covid-19 pandemic this causes work stress in the workplace and how emotional intelligence and creative self-efficacy affect employees.

Keywords: Job Stress, Employee Creativity, Emotional Intelligence,
Creative Self-Efficacy
3170034912C1B018042PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN & MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu komponen dari modal intelektual diantaranya Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Capital Employed Efficiency (CEE). Variabel dependenya yaitu kinerja keuangan yang diproksikan menggunakan Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE) serta variabel kontrol menggunakan leverage dan ukuran perusahaan.
Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel yang diperoleh sebanyak 22 perusahaan. Untuk analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji deksriptif, uji regresi data panel, uji determinasi, uji f, uji t.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel HCE dan CEE berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan variabel SCE berpengaruh negatif dan tidak signfikan terhadap ROA pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2020. HCE dan CEE berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE. Sedangkan SCE berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ROE pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2020
Implikasi dan kesimpulan di atas yaitu memberikan sudut pandangan baru bagi perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman untuk dapat mengelola pemanfaatan aset tidak berwujud berupa intellectual capital, kinerja keuangan (ROA & ROE), serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk investor dalam menginvestasikan dananya pada perusahaan.
This purpose of the study to examine the effect of Intellectual Capital on financial performance. The independent variables used in this study are components of intellectual capital including Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Capital Employed Efficiency (CEE). The dependent variable is financial performance which is proxied using Return On Assets (ROA) and Return On Equity (ROE) and control variables using leverage and firm size.
The population in this study is the food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2020. The sampling technique used was purposive sampling with a sample of 22 companies. For data analysis using classical assumption test, descriptive test, panel data regression test, determination test, f test, t test.
Based on the results of the study, it shows that the HCE and CEE variables have a positive and significant effect on ROA, while the SCE variable has a negative and insignificant effect on ROA in manufacturing companies in the food and beverage sub-sector for the 2018-2020 period. HCE and CEE have a positive and significant effect on ROE. Meanwhile, SCE has a positive and insignificant effect on ROE in manufacturing companies in the food and beverage sub-sector for the 2018-2020 period
The implications and conclusions above are to provide a new perspective for manufacturing companies in the food and beverage sub-sector to be able to manage the utilization of intangible assets in the form of intellectual capital, financial performance (ROA & ROE), and can be used as consideration for investors in investing their funds in the company.