Artikelilmiahs

Menampilkan 2.901-2.920 dari 48.733 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
290112675F1A008010Konflik dalam Pemanfaatan Air Irigasi di Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo Kabupaten BanyumasPembangunan saluran irigasi untuk menunjang penyediaan bahan pangan nasional sangat diperlukan, sehingga ketersediaan air di lahan akan terpenuhi walaupun lahan tersebut berada jauh dari sumber air permukaan. (Sudjarwadi, 1990: 15). Hal ini menggambarkan, keberadaan air menjadi hal yang penting untuk petani. Air irigasi menjadi hal yang paling krusial di sektor pertanian, untuk itulah petani sangat rentan jika terjadi pengurangan apalagi kelangkaan persediaan dan distribusi air sehingga persaingan untuk memperoleh air tak bisa dihindari pada saat krisis air di musim kemarau yang biasanya berujung dengan konflik. Hasil penelitian menunjukkan konflik di antara petani dalam pemanfaatan air irigasi di Desa Banjarparakan merupakan konflik horizontal, terjadi antarindividu, bersifat destruktif, dan berupa intimidasi dan adu mulut. Konflik disebabkan oleh dua hal, yaitu masalah kesenjangan, dimana terdapat perbedaan dalam posisi petani yang diuntungkan atau tidak diuntungkan dalam pemanfaatan irigasi, dan keinginan untuk mendominasi air irigasi. Upaya Dharma Tirta Banjarjaya Banjarparakan untuk menyelesaikan konflik adalah dengan mengusahakan pemerataan air irigasi ke seluruh petani, memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana untuk menunjang irigasi, mengadakan pendidikan moral untuk petani agar petani dapat memiliki akhlak yang baik dan selanjutnya, mempertemukan pihak yang berkonflik untuk dapat menemukan jalan keluar secara damai. Construction of irrigation channels to support the national food supply is necessary, so that the availability of water in the soil will be met even if the land is located away from surface water sources. (Sudjarwadi, 1990: 15). This illustrates, where the water becomes important to farmers. Irrigation water to be the most crucial in the agricultural sector, for which farmers are very vulnerable if there is a reduction especially the scarcity of supply and distribution of water so that competition for water can not be avoided in the current water crisis in the dry season which usually leads to conflict. The results showed the conflict between farmers in the use of irrigation water in the village Banjarparakan a horizontal conflicts, occurring between individuals, destructive, and in the form of intimidation and quarrels. Conflict is caused by two things, namely the problem of inequality, where there is a difference in the position of farmers who benefited or not benefited in the use of irrigation, and the desire to dominate irrigation water. Dharma Tirta Banjarjaya Banjarparakan efforts to resolve the conflict is to seek equitable distribution of irrigation water to all farmers, improve and add facilities and infrastructure to support irrigation, held moral education to the farmers so that farmers can have good morals and furthermore, bring conflicting parties to be able to find in a peaceful way out.
290212676F1A008045Studi tentang Kepedulian Orang Tua dalam Upaya Perlindungan Siswa SMA Negeri 1 Rawalo dari Bahaya PornografiMasalah pornografi merupakan hal yang sering diperbincangkan karena dengan adanya perkembangan teknologi maka banyak bermunculan berbagai situs-situs porno yang cepat berkembang di masyarakat. Di Desa Rawalo, pengaruh negatif pronografi sudah mengkhawatirkan dimana pihak sekolah sering menemukan gambar atau video porno yang disimpan di handphone. Selam kurun waktu dua tahun, ada siswa yang tidak melanjutkan sekolah karena hamil di luar nikah. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengangkat topik mengenai bagaimana peran orang tua dalam upaya melindungi siswa SMA Negeri 1 Rawalo dari pengaruh materi pornografi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa peran yang dalam melindungi anak dari bahaya pornografi, antara lain adalah dengan memberikan pengetahuan agama dan melakukan monitoring dan pengecekan terhadap handphone dari anak mereka. Kedua, dengan memonitoring handphone dari anak secara rutin, maka dapat meminimalisir anak untuk berbuat sesukanya. Sementara itu alasan yang menyebabkan kepedulian orang tua mereka masih minim terhadap anak mereka adalah perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan banyak masalah bagi masyarakat Indonesia, khususnya para orang tua yang tidak memiliki waktu yang banyak untuk mengikuti perkembangan jaman. Namun sebaliknya, perkembangan teknologi justru merangsang remaja untuk terus mengikuti kemajuan teknologi.Pornography problem in our country is a matter that is often discussed in public because of the presence of so many emerging technological developments in various porn sites are fast developing in society, especially teenagers. In the village of Rawalo, negative influence of pornography itself is not separated from the weakening of the role of parents and a variety of technological sophistication that is pushing it. During period of two years, there are students who do not attend school due to pregnancy outside of marriage. Based on this, the researchers raised the topic of the role of parents in protecting high school students Negeri 1 Rawalo of the influence of pornography on the Internet and why the concern of parents of the danger of pornography is still minimal. Based on the research that has been conducted against the parents of Senior High School 1 Rawalo, found some information related to the response of parents regarding pornography. There are several roles in protecting children from the dangers of pornography, among others, is to provide knowledge of religion and perform monitoring and checks on the mobile phones of their children. Second, the mobile memonitorng of children routinely, it can minimize the child to do as he pleases. This is important because with the regular checks by parents to children can prevent some things that a potential promiscuity and pornography, while the reasons that caused them concern parents of children still lack them is the development of increasingly sophisticated technology gives much trouble for Indonesian people.
290312832P2EA13012PERLINDUNGAN HUKUM PELAKSANAAN PERSALINAN RESTI DI PUSKESMAS MAMPU PENANGANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI DASAR (PONED) KABUPATEN PURBALINGGA
Saidah, P2EA13012, Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum, Universitas Jenderal Soedirman, Pembimbing Utama Tesis Dr. H.Kuat Puji Prayitno, SH.MHum dan Pembimbing Pendamping Tesis Dr.H.Isplancius Ismail, SH.MHum.
Penelitian dengan judul ” Perlindungan Hukum Pelaksanaan Persalinan Resti Di Puskesmas Mampu PONED Kabupaten Purbaingga”, bertujuan untuk menganalisis fungsi puskesmas mampu PONED sudah berjalan optimal dan kendaa-kendaanya dan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi tim pelaksana medis dalam penanganan obstetri dan neonatal di puskesmas PONED di Kabupaten Prbalingga.
Metode penelitian dengan penelitian kuaitatif dengan menggunakan pendekatan Yuridis Sosiologis, sedangkan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di 4 Puskesmas yaitu puskesmas Bukateja, Padamara, Serayularangan dan Bobotsari. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yaitu dengan wawancara, pengamatan dan observasi, dan data sekuunder yang menggunakan teknik studi dokumen atau kepustakaan, peraturan-peraturan Perundang-undangan, artikel, dan Internet. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian diurai atau disajikan secara menyeluruh dan sistematis dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data menggunakan analisa normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diajukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, puskesmas mampu PONED dalam pelaksanaan persainan resti belum optimal, dikarenakan belum memenuhi kriteria yang ada dalam buku pedoman puskesmas mampu PONED antara lain: dibeberapa pukesmas kerja tim PONED belum baik karena petugas yang sudah dilatih tidak semuanya berfungsi, sarana dan prasana yang dibutuhkan tidak sesuai standar yang ada dan tidak sesuai dengan kebutuhan, belum ada alur penanganan pasien yang datang ke puskesmas baik ibu maupun bayi yang lahir dengan komplikasi. Perlindungan hukum bagi tim pelaksanaan persalinan resti di puskesmas mampu PONED sangatlah kurang, dikarenakan banyak ketentuan – ketentuan yang dibutuhkan belum ada termasuk Surat keputusan Bupati. Pemahaman dan kepatuhan terhadap penerapan 16 wajib hukum dalam memberikan pelayanan masih kurang berkualitas, sesuai UU No.29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 50 disebutkan adanya hak-hak dokter : pertama, memperoleh perlindungan hukum sepanjang sesuai SOP, kedua memberikan pelayanan medis menurut Standar Profesi (SP) dan standar operasional prosedur (SOP), memperoeh info yang jujur dan lengkap dari pasien dan keluarga pasien, dan keempat menerima imbaan jasa. Dengan demikian bila petugas/tim memberi pelayanan kesehatan agar dapat terlindungi harus mematuhi standar dan mentati peraturan-peraturan yang ada.
Saidah P2EA13012, Graduate program, Master of Law, Jenderal Soedirman University, the main thesis supervisor Mr. H. Kuat Puji Prayitno, SH.MHum and supervisor companion thesis Dr. H. Isplancius Ismail, SH.MHum.
Research with title The Implementation of the legal Protection of high risk childbirth at capable PONED Primary Health Centers of Purbalingga districs, aiming to analyze the function of capable PONED primary health centers already run optimally and constraints barriers and than to analyze the legal protection for medicine team at management obstetric and neonatal in PONED primary health centers in Purbalingga districs.
The research methods with qualitative research by using sociological juridical approach while specification of the research by descriptive process. This research was conducted in 4 primary health centers, that is Bukateja, Padamara, Serayu Larangan, and Bobotsari primary health centers. The data used in this study are primary data that interview, observations and secondary data using the study engineering document or literature, regulatory laws and regulations, article and internet. Data collection method used in this study are primary data and secondary data. Decomposed or research results are presented thoroughly and systematically in the form of narrative text and data analysis methods using qualitative normative analysis.
Based onthe research results and discussion of the proposed research can be concluded that capable PONED primary health centers in high risk child birth is not yet optimal, because has not met the criteria laid out in reference book capable PONED primary health centers among other : in some primary health centers the PONED team work not good, because trained workers do not do all function, facilities and infrastructure needed are not oppopriate existing, standars and not according to the needs, there is no treatment of patients coming groove at primary health centers, both mother and babies born with complications. The legal protection implementation team high risk childbirth in capable PONED primary health centers it is less, because many provisions that no requined, including the decision letter negent. Understanding and adherence to the application 16 mandatory law in providing services is still less qualified in accordance UU no 29 of 2004 on the practice of medicine article 50 mentioned the rights of doctors: First, obtain appropriate legal protection throughout SOP, second, provide medical services according to professional standars and standard operating procedures, obtain honest and complete information of the patient and the patient’s family and the fourth to receiv service fee. Thus when officers/teams health care to be protected must comply with standars and regulations existing regulatory obey.
290412679F1F010065AN ANALYSIS OF CONNOTATION DIFFERENCE AND THE ACCEPTABILITY OF TRANSLATION OF CURSE WORD BY JORDAN BELFORT IN THE WOLF OF WALL STREET MOVIESeorang penerjemah yang baik harus bisa memahami maksud dari teks sumber secara keseluruhan sehingga hasil terjemahan akan menjadi lebih natural. Hal ini dimaksudkan agar penerjemahan tidak dilakukan per kata melainkan secara keseluruhan yang bisa disesuaikan dengan beberapa hal seperti konteks, kebudayaan, dll. Maka dari itu, pemahaman terhadap makna konotasi dari sebuah kata sangatlah diperlukan dalam suatu penerjemahan. Dalam studi ini, peneliti berfokus pada perubahan makna konotasi dan tingat keberterimaan pada kata umpatan yang ditemukan pada film The Wolf of Wall Street.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik total sampling. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan data yang relevan. Peneliti menganalisis kata-kata umpatan yang disampaikan oleh pemeran utama dalam film ini untuk kemudian diklasifikasikan berdasarkan konotasi yang ada yaitu positif dan negatif. Kemudian, peneliti melakukan analisis terhadap tingkat keberterimaan dengan memberikan kuesioner kepada responden dan hasilnya digunakan sebagai data pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan ada dua jenis perubahan konotasi yang ditemukan yaitu perubahan konotasi negatif ke positif dan negatif ke negatif lainnya. Berdasarkan analisis, terdapat 18 data mengalami perubahan konotasi negatif ke positif sedangkan sisanya sebanyak 50 data tidak mengalami perubahan konotasi. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini didominasi oleh data penerjemahan kata umpatan yang tidak mengalami perubahan konotasi. Dapat disimpulkan bahwa penerjemah cenderung untuk mempertahankan karakter dan emosi dalam bahasa sasaran. Sedangkan tingkat keberterimaan penerjemahan kata umpatan didominasi oleh data yang berterima. Hal ini ditunjukkan oleh persentase data yang diperoleh yaitu sebanyak 66.2% berterima, 27.9% kurang berterima, dan 5.9% tidak berterima. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan konotasi tidak mempengaruhi penilaian tingkat keberterimaan. Selain itu, terdapat pula beberapa data yang kurang berterima karena masalah teknis bahkan sebagian kecil dari data dianggap tidak berterima karena penerjemah menggunakan kata yang tidak sesuai dengan makna kata umpatan.
A good translator must be able to understand the purpose of the source text in whole so that the result of the translation will be more natural. A translation should not be done per word but in whole by adjusting to some aspects like context, culture, etc. Therefore, understanding connotation of a word in translation is really needed. In this research, the researcher focused on connotation differences and the level of acceptability of curse word translation that are found in the The Wolf of Wall Street movie.
This research used qualitative research method, while the technique used is total sampling which is aimed at obtaining relevant data. The researcher analyzed curse words which are delivered by the main character in this movie for being classified whether they are positive or negative. Then, the researcher analyzed the level of acceptability of curse word translation by giving questionnaires to respondents and the results were used as supporting data in the analysis.
The result of this research showed that there are two types of connotation difference found i.e. connotation difference from negative to positive and negative to another negative. Based on the analysis, there are 18 data that belong to connotation difference from negative to positive while the rest 50 data do not have any connotation difference. It showed that the data of the research are dominated by curse word translations with no connotation difference. Based on this result, it can be concluded that the translator tends to maintain the characteristics and emotions that exist in target language. In addition, the level of acceptability of curse word translation is dominated by the acceptable data. It is proven by the percentage of the data obtained which are 66.2% acceptable, 27.9% less acceptable, and 5.9% not acceptable. It shows that connotation difference does not affect the measurement of the level of the acceptability. Moreover, there are some data that are considered less acceptable because there is a technical error and a small number of data that are considered not acceptable because some terms that the translator used are not appropriate to be used.
290512683C1A008113ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG DI KAWASAN KOLAM RENANG TIRTA ASRI WALIK KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGARINGKASAN
Penelitian ini berjudul “Analisis Pendapatan Pedagang Di Kawasan Wisata Kolam Renang Tirta Asri Walik Kabupaten Purbalingga”. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk mengetahui pengaruh usia, jam kerja, dan masa kerja terhadap pendapatan pedagang di Kawasan Kolam Renang Tirta Asri Walik. (2) Untuk mengetahui besarnya sumbangan pendapatan dari para pedagang terhadap besarnya pendapatan keluarga per bulan . Jenis penelitian ini adalah penelitian survei, sedangkan metode pengambilan sampel menggunakan metode Slovin, sehingga didapatkan sebanyak 53 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan logaritma natural dan analisis persentase.
Dari hasil penelitian menggunakan regresi linear menunjukkan bahwa: usia, jam kerja, dan masa kerja secara bersama-sama (uji F) memiliki pengaruh positif terhadap pendapatan pedagang di Kawasan Kolam Renang Tirta Asri Walik Kabupaten Purbalingga. Secara parsial (uji t) hanya variabel jam kerja yang terbukti memiliki pengaruh positif secara signifikan. Hal tersebut menunjukkan variabel tersebut berperan penting dalam menentukan hasil pendapatan pedagang. Sedangkan variabel usia berpengaruh negatif terhadap pendapatan dan variabel masa kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang. Lalu dari hasil analisis persentase diperoleh hasil bahwa pendapatan dari para pedagang sudah memberikan kontribusi terhadap pendapatan keluarga lebih dari 50 persen.
Implikasi dari penelitian ini adalah pedagang perlu memperhatikan faktor dari jam kerja karena terbukti pengaruhnya positif dan signifikan. Sementara usia dan masa kerja relatif tidak menjadi prioritas karena tidak berpengaruh secara signifikan. Dengan demikian semakin tinggi curah jam kerja pedagang , maka pendapatan yang diperoleh pedagang semakin meningkat
ABSTRACT
The title of this research is the analysis of vendors income in tirta asri walik swimming pool area purbalingga regency. The type of this analysis is survey analysis, while the method of sample obtainment used is slovin’s method that 53 respondents are obtained. The method of analysisi used is double linear regression analysis with natural logarithm and percentage analysis. From the result of the analysis by using linear regression shows that: Ages, working hours, and the length of working time spent simultaneously have positive influence towards the income of the vendors in Tirta Asri Walik swimming pool area of Purbalingga Regency. Partially, only the working hours variable is proven to be positively influencing in significant way. It shows that the variable has important role in determining the vendors’ income. While the ages variable has negative influence towards the income, and the length of working time variable has no significant influence towards the vendors’ income. Then, from the result of percentage analysis, the result shows that the incomes from the vendors have contributed to the family income for more than 50 percent.
290612764G1F011048FORMULASI GEL MINYAK KULIT KAYU MANIS
(Cinnamomum burmannii) DENGAN BASIS CARBOPOL 940
SEBAGAI SEDIAAN ANTINYAMUK
Tanaman kayu manis (C.burmannii) merupakan jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai antinyamuk untuk menggantikan bahan kimia DEET dalam sediaan repelan yang beredar di pasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat formula gel minyak kulit kayu manis, mengkaji sifat fisik dan stabilitas fisik selama penyimpanan serta mengetahui aktivitas antinyamuk dari sediaan gel terpilih.
Formula gel dibuat dengan variasi kadar carbopol 940 (0,5%, 1,5%, dan 2%) mengandung 1% minyak atsiri kulit kayu manis. Gel selanjutnya dievaluasi sifat fisik dan kestabilan fisik sediaan. Data organoleptis, homogenitas, dan pH dianalisis secara deskriptif sedangkan data viskositas, daya sebar, dan daya lekat dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95%. Selanjutnya dilakukan analisis signifikansi menggunakan uji HSD Tukey/Dunnet T3. Pengujian aktivitas antinyamuk dilakukan terhadap nyamuk Aedes aegypti selama 6 jam. Nilai daya proteksi antinyamuk dihitung menggunakan rumus daya proteksi menurut Komisi Pestisida Deptan, 1995.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula gel memenuhi syarat organoleptis, homogenitas, dan pH. Viskositas mengalami penurunan selama penyimpanan. Daya sebar mengalami peningkatan dan daya lekat mengalami penurunan. Formula terpilih adalah formula 1 dengan nilai viskositas sebesar 39.100-30137 cp, daya sebar sebesar 5,07-5,83 cm, daya lekat sebesar 1,33-1,86 detik, dan daya proteksi antinyamuk efektif selama 4 jam.
The Cinnamon (C.burmannii) is a type of plant that can be used as a repellent to replace the chemicals DEET in repellent preparation on the market. The purpose of this research is to make a gel preparations cinnamon bark oil, examines the physical characteristic and physical stability during storage as well as knowing the activity of repellent from the best gel preparations.
The formulations of gel were made with variations in the level of Carbopol 940 (0.5%, 1.5%, and 2%) contain 1% of cinnamon bark essential oil. The gel evaluated about physical characteristic and physical stability. Testing the activity of repellent is carried out by an Aedes aegypti mosquitoes for 6 hours with 2 hands respondents. Organoleptic, homogeneity, and pH of descriptive analyzed while the viscosity, spread power, and adhesion are analyzed using one-way ANOVA with the confidence 95%. If there is any differences, it will be continued by using HSD Tukey/Dunnet T3 test. Data test of power protection repellent count by percent of power protection by Komisi Pestisida Deptan, 1995.
The results showed that all gel preparation qualified organoleptic, homogeneity, and pH. Viscosity decreased during storage. Spread power has increased and adhesion decreased during storage latched onto decrease in viscosity. The best formula is formula I with viscosity 39.100-30137 cp, spread power 5,07-5,83 cm, adhesion 1,33-1,86 second, and repellent activity is effective for 6 hours.
290712680F1C011042
FUNGSI KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MEMPERTAHANKAN
SOLIDARITAS SOSIAL PADA KOMUNITAS SUPORTER KLUB
SEPAK BOLA LIVERPOOL BIGREDS PURWOKERTO
Penelitian ini berjudul Fungsi Komunikasi Kelompok dalam Mempertahankan Solidaritas Sosial pada Komunitas Suporter Klub Sepak Bola Liverpool Bigreds Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi komunikasi kelompok dalam mempertahankan solidaritas sosial pada komunitas Bigreds Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah beberapa pengurus dan anggota dari komunitas Bigreds Purwokerto yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat fungsi komunikasi kelompok pada komunitas Bigreds Purwokerto dalam mempertahankan solidaritas sosial, yaitu fungsi hubungan social, fungsi pendidikan, fungsi persuasi dan fungsi pemecahan masalah. Fungsi hubungan sosial terfokus pada bagaimana interaksi antaranggota yang terjalin dalam kegiatan-kegiatan komunitas Bigreds Purwokerto. Kegiatan komunitas Bigreds Purwokerto antara lain, futsal dan nonton bareng. Fungsi pendidikan mengacu pada bagaimana anggota komunitas Bigreds Purwokerto saling bertukar informasi, sedangkan fungsi persuasi dapat dilihat dari proses rekrutmen komunitas Bigreds Purwokerto yang terbuka dan mengajak serta merangkul para suporter klub Liverpool untuk bergabung dengan komunitas. Komunikasi kelompok juga menjalankan fungsi pemecahan masalah, yang menekankan tentang bagaimana cara komunitas Bigreds Purwokerto dalam mengatasi konflik yang berkaitan dengan upaya mempertahankan solidaritas sosial komunitas tersebut. Konflik yang terjadi dalam komunitas Bigreds Purwokerto tidak terlepas karena adanya perbedaan pendapat dan pandangan antaranggota. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, komunitas Bigreds Purwokerto menggunakan teknik kolaborasi, dengan berupaya menyatukan perbedaan dan mencari solusi terbaik demi solidaritas dan kesatuan kelompok.
The title of this study is The Function of Group Communication in Maintaining Social Solidarity at Liverpool Football Club Supporters Community Bigreds Purwokerto. The purpose of this study is to determine how the group communication function in maintaining social solidarity in the Bigreds Purwokerto Community. This study is a qualitative research with descriptive method. The subjects of this study are several officers and members of the Bigreds Purwokerto community determined by using purposive sampling technique. Data collected by interview, observation, and documentation. Data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion, while the validity data used the technique of triangulation.
The results showed that there are four functions of group communication in Bigreds Purwokerto community in maintaining social solidarity, which are a function of social relationship, educational function, the function of persuasion and problem-solving function. The function of social relationship focuses on how the interaction among members that exists in the activities of Bigreds Purwokerto community. Bigreds Purwokerto community’s activities include futsal and watching Liverpool’s matches. Educational function refers to how Bigreds Purwokerto community members to exchange information, while the functions of persuasion can be seen from the open recruitment process Bigreds Purwokerto community, inviting and embracing the supporters club Liverpool to join the community. Group communication also perform the function of problem-solving, which emphasizes on how Bigreds Purwokerto community in resolving conflicts related to the efforts of maintain social solidarity of the community. Conflicts in the Bigreds Purwokerto community occur because of different opinions and views among members. In overcome that problems, Bigreds Purwokerto community used the collaboration technique, seeking to unify the differences and find the best solution for the solidarity and unity of the group.
290812681F1D008041Gerakan Sosial Baru Komunitas Punk Taring Babi Di Jakarta SelatanArtikel hasil penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui gerakan yang dilakukan Komunitas Taring Babi menyuarakan isu-isu di sekitar mereka bahkan isu-isu nasional. Gerakan yang dilakukan merupakan gerakan yang lahir dari bentuk kekecewaan terhadap sistem dominan yang kemudian menjadi jaringan yang aktif dan efektif yang berlandaskan ideologi DIY (Do It Yourself). Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi dan paradigma konstruktivisme hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa gerakan sosial baru yang dilakukan Komunitas Punk Taring Babi di Jakarta dilakukan melalui music sebagai media propaganda, dimana lirik-lirik yang dibuat merupakan bentuk kritik terhadap bentuk-bentuk ketidakadilan. Hal ini karena musik dianggap sebagai media yang cocok digunakan sebagai propaganda. Selain melalui musik, komunitas ini juga menyuarakan isu pendidikan melalui kegiatan yang dilakukan di rumah singgah Komunitas Taring Babi.
Komunitas Punk Taring Babi memandang hasil dari suatu pendidikan bukan dilihat berdasarkan ijazah yang dimilkinya, tetapi suatu kemampuan yang membuat seseorang, minimal dapat untuk bertahan hidup. Karena pada dasarnya keahlian merupakan pendidikan yang lebih penting dibanding bidang keilmuan yang diajarkan di sekolah formal pada umumnya. Pentingnya pendidikan oleh Komunitas Taring Babi di aplikasikan ke dalam bentuk berbagai macam keahlian seperti sablon kaos, cukil kayu, workshop ke kampus-kampus ataupun seni merajah tubuh/tattoo. Komunitas punk Taring Babi secara tersirat mempraktekan prinsip-prinsip pendidikan yang membebaskan
This research-based paper aims at understand and know the movements performed Taring Babi community voicing the issues around them even national issues. Movement made a movement born of the dominant forms of disillusionment with the system which then become active and effective network that is based on the ideology of DIY (Do It Yourself). By using a qualitative method and approaches phenomenology and constructivism results of the study revealed that the new social movements are performed Punk Taring Babi in Jakarta through music as a medium for propaganda, where the lyrics are made is a form of criticism against forms of injustice. This is because music is considered as a medium that is suitable for use as propaganda. Other than through music, this community also raised the issue of education through the activities carried out in a halfway house Taring Babi Community.
Punk Taring Babi community view the results of an education is not seen by dimilkinya diploma, but an ability to make someone, the minimum can to survive. Because, basically, educational expertise is more important than scientific fields taught in formal schools in general. The importance of education by the Community Taring Babi is applied in the form of a wide range of expertise such as screen printing t-shirts, woodcuts, workshops to campuses tattooing or body art / tattoo. Punk community Taring Babi implied to practice the principles of liberating education.
290912702G1B011066ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN BAGI IBU HAMIL DALAM UPAYA PENINGKATAN PERAWATAN KEHAMILAN DI WILAYAH PUSKESMAS II KEMBARAN KABUPATEN BANYUMASPerawatan kehamilan adalah proses menjaga kehamilan mulai dari adanya tanda kehamilan sampai menjelang persalinan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan ibu dan janin. Pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan menurut penelitian sebelumnya masih rendah sehingga perlu ditingkatkan dengan adanya media promosi kesehatan sebagai alat bantu untuk mempermudah penyampaian pesan kesehatan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui media promosi kesehatan yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan di wilayah Puskesmas II Kembaran Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu ibu hamil sebagai informan utama, dan keluarga serumah, bidan dan tokoh agama sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan FGD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media yang dibutuhkan oleh ibu hamil dalam merawat kehamilan adalah buku. Media buku dibutuhkan ibu hamil sebagai pedoman sehari-hari selama hamil dengan desain menarik yang dilengkapi gambar dan warna serta penjelasan yang lengkap. Media buku ini dipilih dengan pertimbangan kesenangan dan kebutuhan ibu hamil, karakteristik wilayah pedesaan dan ketersediaan sarana prasana. Penitian ini menyarankan kepada instansi kesehatan setempat untuk dapat membuat media sesuai yang dibutuhkan oleh ibu hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku perawatan kehamilan.
Kata kunci : Kebutuhan Media, Perawatan Kehamilan
Prenatal care is the process of keeping the pregnancy from signs of pregnancy until the birth to maintain the safety and health of the mother and fetus. Knowledge about prenatal care of pregnant women according to previous studies is still low so it needs to be improved by the presence of health promotion media as tool to facilitate conveying health messages to the public. The purpose of this study was to determine the health promotion media needed by pregnant women in prenatal care in the Puskesmas II Kembaran Banyumas regency. This study used a qualitative approach. The subjects of study were consisting is pregnant women as key informants and family who lives with pregnant women, midwives and religious leaders as informant support. Data collections techniques used were in-depth interviews, observation and FGD. The reaserch results indicate that the media needed by pregnant women in the care of pregnancy is a book. Media books needed for pregnant women as a handle every day during pregnancy with attractive designs that include images and colors as well as a complete explanation. This book medium was chosen because of the needs and likes of pregnant women, the characteristics of rural areas and the availability of infrastructures. The research suggested to the local health authority to create media as needed by pregnant women to improve their knowledge and behavior of antenatal care to pregnant women.
Keyword : Media Needs, Prenatal Care
291012682C1C011066PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, MOTIVASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BANYUMAS DENGAN KOMITMEN TUJUAN ANGGARAN SEBAGAI VARIABEL MODERASIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran, motivasi, kepuasan kerja dan variabel moderasi komitmen tujuan anggaran terhadap peningkatan kinerja manajerial Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dalam pengumpulan datanya. Kuisioner didistribusikan kepada 216 responden yang terdiri dari kepala SKPD, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), dan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Banyumas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi dengan metode uji interaksi.
Hasil analisis data menunjukan bahwa partisipasi anggaran, kepuasan kerja dan interaksi partisipasi anggaran dengan komitmen tujuan anggaran berpengaruh terhadap peningkatan kinerja manajerial, sedangkan motivasi tidak berpengaruh terhadap peningkatan kinerja manajerial.
This study aims to determine the effect of budget participation, motivation, job satisfaction and moderating variables of budget goal commitment towards the enhancement of managerial performance of Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) in Banyumas regency. This research is a quantitative research using a survey method in collecting data. The questionnaire distributed to 216 respondents consists of head of SKPD, official employee of technical implementation activities (PPTK) and official employee of commitment maker (PPK) in SKPD. Technique of data analysis used regression is analysis to test methods of interaction moderation
The result showed that budget participation, job satisfaction and interaction of budget participation with the budget’s goal commitments affect the improvement of managerial performance, while the motivation does not affect the improvement of managerial performance.
291112626G1B011053FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA REMAJA DI DESA PETAHUNANKehamilan pada remaja dibawah 20 tahun merupakan kehamilan yang berisiko tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kurniawan dkk, di Desa Petahunan terdapat fenomena “Remaja Menikah Muda”. Berdasarkan laporan bulanan Puskesmas Pekuncen dari Bulan Januari hingga Maret 2015, remaja perempuan yang menikah di Desa Petahunan terdapat 4 remaja dan untuk kehamilan usia < 20 tahun terdapat 5 remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan kehamilan usia remaja di Desa Petahunan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel berjumlah 78 remaja. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar remaja mempunyai pengetahuan (53,8%), nilai masyarakat (53,8%), peran tenaga kesehatan (52,6%), peran orang tua (56,4%), dan keterpaparan informasi (41%) yang baik dan sebagian besar remaja mempunyai orang tua dengan pendapatan tinggi (51,3%). Namun sebagian besar remaja masih mempunyai sikap yang kurang (42%). Sedangkan hasil bivariat dengan menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendapatan orang tua (nilai p=0726), pengetahuan (nilai p=1,000), sikap (nilai p=0,292), nilai masyarakat (nilai p=0,348), peran tenaga kesehatan (nilai p=0,838), peran orang tua (nilai p=1,000), dan keterpaparan informasi (nilai p=0,074). Oleh karena itu remaja diharapkan mampu meningkatkan sikap dengan menunjukkan kemauan mereka dalam mencegahan kehamilan usia remaja. Sehingga pengetahuan dan informasi yang mereka dapatkan memberikan manfaat yang positif bagi remaja itu sendiri.Adolescent pregnancy is a high risk. According Kurniawan etc’s research, in Petahunan Village has phenomenon about “Early Marriage”. According community health center’s report, from January until March 2015 in Petahunan village there were 4 female teen married on < 20 years old and 5 female teen that pregnant on < 20 years old. The purpose of research was to know factors that related to preventive behaviour of adolescent pregnancy in Petahunan Village. The research was quantitative study using a crosssectional study. The sampling technique used simple random sampling, it involeved 78 adults. Data taken by interview with quitionare. The result of univariate test showed that most of them have knowledge (53,8%), public society (53,3%), health officer’s role (52,6%), parent’s role (56,4%), and exposure to information (52,6%) are good, and parental income (51,3% are high. But most of them have less attitude (53,8%). Bivariat analysis use chi square showed the parental income (p-value=0726), knowledge (p-value=1,000), attitude (p-value=0,292), value society (p-value=0,348), health officers’s role (p-value=0,838), parent’s role (p-value=1,000), and exposure to information (p-value=0,074) have no relationship with adolescent pregnancy preventive behaviour. Study suggest, adults can increase their attitude with showed their desire to prenvent adolescents prenancy. So, knowledge and information that they have can give benefit for theirself.
291212685B1J010021PERKEMBANGAN JARINGAN HEMATOPOIETIK POST-LARVA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti C. V.) YANG DIPELIHARA DALAM MEDIA YANG MENGANDUNG
KROM HEKSAVALEN
Krom heksavalen (Cr6+) bersifat sangat toksik dan dapat menyebabkan terganggunya perkembangan jaringan hematopoietik pada ikan. Akumulasi Cr6+ pada berbagai jenis organ terutama pada ginjal dan hati dapat menekan aktivitas jaringan hematopoietik dan merusak sirkulasi eritrosit sehingga menyebabkan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan jaringan hematopoietik pada post-larva ikan nilem yang dipelihara dalam media yang mengandung krom heksavalen dan mengetahui konsentrasi krom heksavalen yang berpengaruh terhadap perkembangan post-larva ikan nilem.
Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan berupa konsentrasi krom heksavalen dalam media terdiri atas 0 ppm (kontrol), 5 ppm, 10 ppm, dan 15 ppm setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan setiap unit ulangan berisi 20 ekor larva ikan nilem. Variabel bebas dari penelitian ini adalah konsentrasi krom heksavalen. Variabel terikat yaitu perkembangan jaringan hematopoietik larva ikan nilem dengan parameter diameter eritrosit, volume eritrosit, diameter tubulus renalis, diameter lumen tubulus renalis, diameter hepatosit, dan gambaran histologi ginjal, limpa, dan hepatopankreas. Data kuantitatif dianalisis dengan Anova satu arah pada tingkat signifikasi 0,05 sedangkan data gambaran histologis ginjal, limpa, dan hepatopankreas dianalisis secara deskriptif.
Hasil evaluasi pada jaringan hematopoietik menunjukkan bahwa pemaparan kromium pada dosis yang diujikan menurunkan survival rate (SR) post-larva ikan nilem, semakin tinggi konsentrasi Cr (VI) semakin rendah SR. Hasil evaluasi histologis pada ikan yang masih bertahan hidup, menunjukkan bahwa pemaparan Cr (VI) tidak berpengaruh terhadap diameter tubulus renalis, diameter lumen tubulus renalis, dan diameter hepatosit (p >0,05) tetapi berpengaruh terhadap diameter dan volume eritrosit (p<0,05). Meskipun secara kuantitatif pemaparan Cr tidak berpengaruh terhadap ginjal dan hepar, perlakuan ini berpengaruh terhadap kualitas jaringan hematopoietik di dalam ginjal.
Hexavalent chromium (Cr6+) is highly toxic. Accumulation of Cr6+ in different types of organs, especially the kidneys and hepar can suppress the activity of hematopoietic tissue and damage the erythrocytes lead to anemia. The purpose of this study was to evaluate the development of hematopoietic tissue in hard-lipped barb post-larvae reared in media containing hexavalent chromium and to determine the concentration of hexavalent chromium that affect the development of hard-lipped barb post-larvae.
This research was conducted experimentally using completely randomized design (CRD). The treatments were concentrations of hexavalent chromium in media consisted of 0 ppm (control), 5 ppm, 10 ppm, and 15 ppm. Six replicates containing 24 post-larvae were provided for each experimental group. The independent variable was the concentration of hexavalent chromium. The dependent variable were the development of hematopoietic tissue in hard-lipped barb post-larvae with parameters consisted of erythrocytes diameter, erythrocyte volume, renal tubules diameter, lumen of the renal tubules diameter, hepatocytes diameter, and histological feature of kidney, spleen, and hepatopancreas. The quantitative data were analyzed using one-way ANOVA at the 0.05 level while the histological data of kidney, spleen, and hepatopancreas were described.
The result showed that the exposure of chromium decreased survival rate (SR) hard-lipped barb post-larvae in concentration dependent manner. The histological evaluation on surviving fish showed that the exposure of chromium has no effect on renal tubules diameter, lumen of the renal tubules diameter, and hepatocytes diameter (p >0,05) however it decreased the diameter and voume of erythrocytes (p<0,05). In spite of no detected effect on kidney and hepar quantitatively the exposure of Cr (VI) did affect to the quality of hematopoietic tissue in the kidney.
291312687C1J008028FACTORS INFLUENCING THE REALIZATION OF PEOPLE’S BUSINESS
CREDIT IN BRI JATIBARANG BRANCH INDRAMAYU REGENCY
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REALISASI KREDIT
USAHA RAKYAT (KUR) DI BANK BRI CABANG JATIBARANG
KABUPATEN INDRAMAYU
FACTORS INFLUENCING THE REALIZATION OF PEOPLE’S BUSINESS
CREDIT IN BRI JATIBARANG BRANCH INDRAMAYU REGENCY
291412686G1G010022HUBUNGAN SOSIO-EKONOMI, ORAL HEALTH LITERACY, DAN AKSES PELAYANAN kESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN DERAJAT KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI KABUPATEN BANYUMASKesehatan gigi dan mulut masih menjadi permasalahan kesehatan yang kurang penting oleh sebagaian masyarakat Indonesia. Pada kenyataannya, permasalahan kesehatan seperti nyeri pada regio orofasial, gigi berlubang, gigi hilang, karang gigi dan gigi goyah menjadi sesuatu yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Hal tersebut umumnya selalu menjadi fokus penelitian, padahal permasalahan mendasar yang juga mempengaruhi kondisi kesehatan gigi dan mulut perlu juga dikaji seperti ketidaksetaraan sosio-ekonomi, pengetahuan masyarakat akan istilah medis yang digunakan dan akses menuju pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosio-ekonomi, oral health literacy dan akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan derajat kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional. Sampel berjumlah 105 responden yang diambil secara random dengan pendekatan Multi Stage Cluster Sampling (MSCS). Penentuan wilayah didasari nilai Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan di Kabupaten Banyumas. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner dan pemeriksaan rongga mulut. Analisis data menggunakan SPSS 19, terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Kruskal-Wallis. Analisis statistik Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p < 0,05) pada variabel sosio-ekonomi (jenis kelamin, status perkawinan, kawasan tinggal, pendapatan keluarga, dan tingkat pendidikan), oral health literacy dan akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan derajat kesehatan gigi dan mulutOral health has been a less significant health problem by some Indonesian societies. In fact, the health problems such as pain on orofacial region, decayed tooth, loss tooth, dental plaque and avulsed tooth often became complaints by the society. This problem generally always became the focus of research, whereas the basic problems that also affected the conditions of oral health needed to be examined, such as unequal socio-economy, society’s knowledge about medical terms that are used and the access to society’s oral health. This research was aimed to analysed the relation of socio-economy, oral health literacy, and the access of oral health service in Banyumas regency. The type of this research was analytic research with cross-sectional method. The number of samples was 105 respondents which were taken randomly with Multi Stage Cluster Sampling (MSCS) approach. The determination of region was based on value of Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) subdistrict in Banyumas regency. The data of research was obtained using questionnaires and oral examination. The data was analysed using SPSS 19, consisted of univariate and bivariate analysis using Mann-Whitney and Kruskal-Wallis test. Mann-Whitney and Kruskal-Wallis statistical analysis showed that there was a significant relation (p < 0,005) on socio-economy variables (gender, marriage status, address, family income, and education level), oral health literacy, and the access of oral health service with the degree of oral health.
291512722G1F011037IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIBAKTERI EKSTRAK AKTIF BATANG BROTOWALI (Tinospora crispa) TERHADAP Propionibacterium acnes Acne vulgaris (jerawat) merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Batang brotowali (Tinospora crispa) dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan infeksi yang disebabkan oleh P.acnes karena memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa aktif batang brotowali (T.crispa) yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap P.acnes.
Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yaitu dengan cara ekstraksi bertingkat menggunakan n-heksan, kloroform, etil asetat, dan metanol. Sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi Kirby-bauer dengan mengukur diameter zona jernih yang dihasilkan. Ekstrak yang memiliki KHM terkecil diidentifikasi dengan Fourier Transform Infrared spectroscopy (FTIR) dan Gas Chromatography¬-Mass Spectrometri (GCMS) untuk mengetahui senyawa antibakteri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan, kloroform, etil asetat, dan metanol batang brotowali memiliki aktivitas antibakteri terhadap P.acnes. Ekstrak kloroform memiliki KHM paling terkecil, yaitu 15,625 ppm dengan zona hambat 8,3 mm. Identifikasi senyawa kimia dari ekstrak kloroform dengan FTIR teridentifikasi adanya gugus hidroksil, CH alifatik, CH2, CH3, dan C=O serta diketahui 14 senyawa hasil GCMS pada ekstrak kloroform batang brotowali dengan tiga senyawa yang memiliki persen area terbesar yaitu nonacosanol, 1-hexacosanol, dan dioctyl adipate.
Acne vulgaris (acne) is a skin diseases caused by infection bacteria Propionibacterium acnes. Brotowali stem (Tinospora crispa) can be used as an alternative treatment of infection by P.acnes because have antibacterial activity. This study aims to determine the type of active coumpond of brotowali stem (T.crispa) that have antibacterial activity against P.acnes.
This exploration research use storey extraction with n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and methanol. Antibacterial activity test performed use Kirby-Bauer diffusion method by measuring the diameter of the clear zone produced. Extract which has the smallest MIC identified by Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) and Gas Chromatography¬ Mass Spectrometri (GCMS) to determine the antibacterial compound.
The result showed that the extract of n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and methanol brotowali have antibacterial activity against P.acnes. Chloroform extract has the smallest 15.625 ppm MIC, with inhibition zone 8.3 mm. Identification of chemical compounds from chloroform extract with FTIR has identified hydroxyl group, aliphatic CH, CH2, CH3, and C=O. It also known 14 compound by GCMS results on chloroform brotowali extracts with three compound that has the largest percentage area of nonacosanol, 1-hexacosanol, and dioctyl adipate.
291612688H1C008061ANALISIS UNJUK KERJA INTERKONEKSI PLTS DENGAN JALA-JALA LISTRIK SATU FASA MENGGUNAKAN HALF-BRIDGE INVERTER DAN TRAFO DENGAN PI CURRENT CONTROLLER

ABSTRAK

ANALISIS UNJUK KERJA INTERKONEKSI PLTS DENGAN JALA-JALA LISTRIK SATU FASA
MENGGUNAKAN HALF-BRIDGE INVERTER DAN TRAFO DENGAN PI CURRENT CONTROLLER


Muhammad Zulfikar



Semakin tinggi kebutuhan listrik di dunia menunjukan bahwa energi listrik sangatlah penting. Selama ini sebagian besar produksi energi listrik masih menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas. Jumlah energi fosil ini sudah semakin menipis, disamping itu penggunaannya mencemari lingkungan. Untuk itu produksi listrik harus segera dialihkan kepada pembangkit dengan energi terbarukan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu pembangkit terbarukan yang memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber penghasil listrik. Komponen utama yang digunakan untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik adalah Panel Sel Surya atau Photovoltaic (PV). Salah satu topologi jaringan PV adalah Grid Connected-PV. Kehandalan Grid Connected PV tergantung dari banyak aspek, namun yang paling menunjang adalah pada perancangan inverter dengan penggunaan controller yang tepat. Perancangan rangkaian simulasi pada penelitian ini menggunakan half-bridge inverter dengan kontrol arus PI. Dengan adanya sistem ini diharap akan didapat nilai tegangan keluaran dan arus keluaran yang lebih stabil. Hasil penelitian menunjukan nilai THD arus keluaran inverter sebesar 0,979% pada saat arus referensi 16 A. Hal ini masih dalam standar yang diizinkan sehingga keluaran inverter dapat dikatakan baik. Nilai faktor daya yang dihasilkan sebesar 0,9854 dengan daya aktif sebesar 170,137 Watt, daya semu sebesar 172,646 VA, dan daya reaktif yang dihasilkan 29,277 VAR. Untuk nilai efisiensi dari sistem didapat sebesar 98,89% pada saat arus referensi 16 A. Hal ini menunjukkan tingkat kehandalan yang baik dari sistem.


Kata Kunci: PLTS, Half-Bridge Inverter, Photovoltaic, Grid Connected-PV.



ABSTRACT
PERFORMANCE ANALYSIS OF SINGLE PHASE GRID-CONNECTED PV USING HALF-BRIDGE INVERTER AND TRANSFORMER WITH PI CURRENT CONTROLLER

Muhammad Zulfikar

The higher demand for electricity in the world indicates that the electrical energy is very important. During most of the electrical energy production is still using fossil fuels such as oil, coal and gas. The amount of fossil energy has been dwindling, in addition to the use of polluting the environment. For the production of electricity must be immediately transferred to plants with renewable energy. Solar Power Plant (SPP) is one of the renewable power plants that use sunlight as a source of electricity. The main components used to convert sunlight into electrical energy is Panels Solar Cells or Photovoltaic (PV). One of the PV network topology is Grid Connected-PV. Grid Connected PV reliability depends on many aspects, but the most support is in the design of the inverter with the proper use of the controller. The design of the circuit simulation in this study using a half-bridge inverter with current control PI. With this system is expected to be obtained value of the output voltage and output current is more stable. The results show the value of the inverter output current THD of 0.979% when the reference current 16 A. It is still within the allowed standards so that the output inverter can be said to be good. The resulting power factor value of 0.9854 with the active power of 170.137 watts, amounting to 172.646 VA apparent power and reactive power generated 29.277 VAR. To value the efficiency of the system is obtained by 98.89% during the reference current 16 A. This shows a good level of reliability of the system.

Keywords: Half-Bridge Inverter, Photovoltaic, Grid Connected-PV.

291712689F1I011018Implementasi Konvensi Palermo
Bagi Perlindungan Korban Perdagangan Manusia
Studi Kasus: Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia
di Kapal Taiwan (2011-2014)
Penelitian ini berjudul “Implementasi Konvensi Palermo Bagi Perlindungan Korban Perdagangan Manusia, Studi Kasus: Anak Buah kapal (ABK) Indonesia di Kapal Taiwan (2011-2014)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia setelah diratifikasinya Konvensi Palermo khususnya bagi perlindungan ABK yang terindikasi menjadi korban perdagangan manusia di kapal penangkap ikan asal Taiwan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini juga menganalisis secara kritis kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia dalam melindungi korban perdagangan manusia khususnya ABK. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Indonesia merupakan salah satu negara yang meratifikasi konvensi tersebut. Terutama dalam hal implementasi terhadap pasal-pasal yang terkait dengan perlindungan ABK korban perdagangan manusia dinilai belum dilaksanakan secara maksimal.This research titled “Implementation of Palermo’s Convention for Protection toward Victim of Human Trafficking, Case of the Study: Indonesian Fishermen on Taiwan’s Ship (2011-2014).” The research purpose is to analyze the implementation that already done by Indonesian government after Palermo Convention. Mainly, the protection for Indonesian fishermen who indicated as the victims of human trafficking on Taiwan fishing ship. The research is used descriptive qualitative by using in-depth interview and observation technique. Then, it’s also critically analyze about Indonesian government policies especially to protect Indonesian Fishermen victims. From this research it can be concludes Indonesia is one of a State Party which has ratified that convention. Focusly, in the implementing of articles that related to the protection for Indonesian Fishermen as human trafficking victims did not implemented completely.
291812704P2CB14005PENGARUH SINISME ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN : PERAN KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASISinisme organisasi saat ini menjadi topik penting pada komunitas akademis maupun bisnis, namun penelitian terkait sinisme organisasi relatif diabaikan. Beberapa penelitian yang telah menguji dampak sinisme organisasi terhadap kinerja masih menunjukkan hasil yang berbeda. Penelitian ini menguji dampak sinisme organisasi terutama sinisme afektif terhadap kinerja dengan menggunakan peran beberapa variabel pemediasi diantaranya kepuasan kerja, komitmen afektif, komitmen kontinuan, dan komitmen normatif.
Data penelitian diambil dari manajer dan karyawan dari 23 BTM Primer anggota Pusat KJK Syariah BTM Jawa Tengah. Sampel penelitian ini sebanyak 161 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan alat analisis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan WarpPLS 3.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinisme afektif berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan. Sinisme Afektif berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja, komitmen afektif, dan komitmen normatif. Namun, hasil penelitian menunjukkan sinisme afektif tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen kontinuan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan komitmen afektif memediasi parsial pengaruh sinisme afektif terhadap kinerja. Hal ini berarti sinisme afektif dapat menurunkan kepuasan kerja dan komitmen afektif karyawan, yang selanjutnya dapat menurunkan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen kontinuan dan komitmen normatif bukan merupakan variabel mediasi yang menghubungkan pengaruh sinisme afektif terhadap kinerja karyawan.
Organizational cynicism was currently an important topic in the academic community as well as business but the related research was relatively neglected. Several researches that had tested the impact of organizational cynicism still showed different results. This research tested the impact of organizational cynicism especially affective cynicism about the performance by using the role of several mediator variables such as job satisfaction, affective commitment, continuance commitment, and normative commitment.
The data were taken from manager and employee of 23 BTM Primer member of Pusat KJK Syariah BTM Jawa Tengah. The sample of this research were 161 respondents. This research was using survey method with quantitative approach. The tool of analysis used in the study was Partial Least Square (PLS) which used WarpPLS 3.0 program.
The result showed that affective cynicism directly affected the employee performance. affective cynicism had negative impact on employee job satisfaction,affective commitment, and normative commitment. But, the result showed that affective cynicism had no significant impact on continuance commitment. The result also showed that job satisfaction and affective commitment partially mediated the impact of affective cynicism on employee performance. It meant organizational cynicism could reduce the level of job satisfaction and affective commitment of the employee, which then might decreased employee performance. But, continuance commitment and normative commitment had no mediating role between affective cynicism and employee performance.
291912745G1B011027PERILAKU KADER DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK BERBASIS RUMAH TANGGA DI DESA KARANGMANGU BATURRADENSampah masih menjadi masalah di Indonesia. Semakin banyak jumlah penduduk membuat volume sampah terus meningkat, termasuk di Desa Karangmangu. Volume sampah anorganik lebih besar daripada sampah organik karena Desa Karangmangu merupakan daerah penyangga wisata di Baturraden. Kader kesehatan merupakan salah satu orang yang dapat menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah anorganik. Peran serta kader dalam pengelolaan sampah anorganik di Desa Karangmangu tergolong masih rendah yaitu sebesar 52,2% (Amaliyah, 2014). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan praktik kader dalam pengelolaan sampah anorganik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan melakukan wawancara kepada 5 orang kader sebagai subjek penelitian utama dan 3 orang bidan, Ketua FKD, serta Pengelola TPA sebagai subjek penelitian pendukung. Cara pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader sudah mengaplikasikan pengetahuan tentang sampah anorganik, sikap dan praktik kader sudah memilah sampah serta membuat kerajinan tangan, namun belum semua menerapkan karena terhambat masalah pemasaran. Sehingga diperlukan pemberian informasi tentang pemasaran produk kerajinan untuk meningkatkan kesadaran kader.Waste is still become a problem in Indonesia. The more people make waste volume getting increased, including in the Karangmangu village. Inorganic waste volume is greater than the organic waste because Karangmangu village is tourism buffer zone in Baturraden. A health cadre is the one who can encourage people to participate in inorganic waste management. The role of cadre in inorganic waste management in Karangmangu village is still relatively low at 52.2% (Amaliyah, 2014). The purpose of this study is to describe the knowledge, attitude, and cadre practice in inorganic waste management. The method that used is descriptive qualitative. Subjects were obtained by using purposive sampling technique by doing interview with 5 cadres as the main study subjects and 3 supporting study subjects that are midwifes, the Village Health Forum Leader, also the Landfill Manager. The data collected by observation, in-depth interview, literature study, and documentation. The result shows that cadres already apply the knowledge of inorganic waste, attitudes and cadre’s practice has been sorted the waste and made crafts, but not at all that apply because it is hampered by the problem of marketing. Therefore, there needs provision of information about marketing of craft products to increase the awareness of cadres.
292012673F1C009002Implementasi Corporate Social Responsibility PLTU Karangkandri Dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Satpam Melalui Diklat Polres di Kabupaten CilacapKebutuhan akan energi semakin meningkat di Indonesia, karena pada tahun 2016 akan memasuki masyarakat ekonomi asean. PLTU Karangkandri merupakan salah satu perusahaan penyedia energy untuk wilayah Jawa – Bali yang berbasiskan pembangkit listrik tenaga uap. Sebagai perusahaan ekstraktif, maka PLTU Karangkandri memiliki tanggung jawab perusahaan (CSR) di bidang sosial dan lingkungan. Sebagai salah satu tanggung jawab perusahaan di bidang social maka PLTU Karangkandri mengadakan pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan. Maka hal ini yang menjadikan peneliti tertarik untuk meneliti bagaimanakah “Implementasi Corporate Social Responsibility PLTU Karangkandri Dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Satpam Melalui Diklat Polres di Kabupaten Cilacap”.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi CSR PT Sumber Segara Primadaya – PLTU Karangkandri Dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Satpam Melalui Diklat Polres di Kabupaten Cilacap juga mengetahui faktor pendukung dan bagaimana humas PT Sumber Segara Primadaya menangani faktor penghambat dalam mengimplementasikan program CSR PT Sumber Segara Primadaya – PLTU Karangkandri Dalam Program Pendidikan dan Pelatihan Satpam Melalui Diklat Polres di Kabupaten Cilacap

Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi data dengan cara memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan dari data tersebut. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif.

Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa implementasi Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari program pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan PT Sumber Segara Primadaya, melalui tiga tahap yaitu: (1) perencanaan, dimana hal tersebut berupa latar belakang dibentuknya program pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan yang berasal dari usulan atau ide nawakara sebagai kontraktor keamanan di PLTU Cilacap dan dilaksanakan atas bantuan dari pihak PT Sumber Segara Primadaya (2) pelaksanaan, yang menunjukkan proses kegiatan tersebut berjalan yang dibantu oleh Binmas Polres Cilacap yang difasilitasi oleh PT S2P (3) evaluasi, dimana untuk mengetahui berhasil dan efektifnya program pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan. Selain itu faktor pendukung yang menjadikan program pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan berhasil untuk dijalankan yaitu: (a) masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, (b) Binmas Polres Cilacap yang melaksanakan proses pendidikan dan pelatihan satuan pengamanan di Kabupaten Cilacap, serta (c) para stakeholders PT Sumber Segara Primadaya. Sedangkan faktor penghambat yang harus dihadapi oleh PT S2P, yaitu: mindset dari masing-masing masyarakatnya yang terkadang masih susah untuk diarahkan.
The energy needs are increase every year in Indonesia, in the 2016 indonesia will face economic social of ASEAN. PLTU Karangkandri is the one of energy company that distributed electricity energy in Java and Bali. As the one of big company, PLTU Karangkandri has main responsibility for social environment aspect (CSR). As the one of responsibility center, PLTU Karangkandri hold workshop and security training for local people. Therefore the author interested in this subject and made research with title “The implementation of corporate social responsibility of PLTU karangkandri in a program of education and the security guards training that held by police in cilacap district.

The purpose of this research is to know The implementation of corporate social responsibility in PLTU karangkandri in a program of education and the security guards training that held by police in cilacap district and support factors which held by company it self, also to know how the relationship officer of PT SumberSegaraPrimadaya solve any negative issue in the implementation of CSR at PT SumberSegaraPrimadaya.

The data collection method are using interview process, observation and documentation. The validity of the data tested using triangulation data that use another resource for data collection it self. A model of analysis used in this research is an interactive analysis model.

The research result showed the implementation of education and security guard training program are made from 3 ways : (1) Planning, This program has established by security contractorNawakara and receive assistance from PT SumberSegaraPrimadya. (2) Execution, This process showed the program run well with assistance from PolresCilacap and PT.SumbersegaraPrimadya as facilitator. (3) Evaluation, maintain effectiveness and result from education and security training program. In addition the support factor which made those program run successfullyare : (a) Society participation, local people at cilacap district who involved in this program. (b) PolresCilacap who run the education and security guard training at cilacap district. (c) The member of Stakeholders of PT.Sumbersegaraprimadya. In the other side the obstacle factor of this program is locate on the local people mindset, its difficult to pursue people join this program.