Home
Login.
Artikelilmiahs
12686
Update
FACHMI MUZAQII
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN SOSIO-EKONOMI, ORAL HEALTH LITERACY, DAN AKSES PELAYANAN kESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN DERAJAT KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kesehatan gigi dan mulut masih menjadi permasalahan kesehatan yang kurang penting oleh sebagaian masyarakat Indonesia. Pada kenyataannya, permasalahan kesehatan seperti nyeri pada regio orofasial, gigi berlubang, gigi hilang, karang gigi dan gigi goyah menjadi sesuatu yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Hal tersebut umumnya selalu menjadi fokus penelitian, padahal permasalahan mendasar yang juga mempengaruhi kondisi kesehatan gigi dan mulut perlu juga dikaji seperti ketidaksetaraan sosio-ekonomi, pengetahuan masyarakat akan istilah medis yang digunakan dan akses menuju pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosio-ekonomi, oral health literacy dan akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan derajat kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional. Sampel berjumlah 105 responden yang diambil secara random dengan pendekatan Multi Stage Cluster Sampling (MSCS). Penentuan wilayah didasari nilai Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan di Kabupaten Banyumas. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner dan pemeriksaan rongga mulut. Analisis data menggunakan SPSS 19, terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Kruskal-Wallis. Analisis statistik Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p < 0,05) pada variabel sosio-ekonomi (jenis kelamin, status perkawinan, kawasan tinggal, pendapatan keluarga, dan tingkat pendidikan), oral health literacy dan akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan derajat kesehatan gigi dan mulut
Abtrak (Bhs. Inggris)
Oral health has been a less significant health problem by some Indonesian societies. In fact, the health problems such as pain on orofacial region, decayed tooth, loss tooth, dental plaque and avulsed tooth often became complaints by the society. This problem generally always became the focus of research, whereas the basic problems that also affected the conditions of oral health needed to be examined, such as unequal socio-economy, society’s knowledge about medical terms that are used and the access to society’s oral health. This research was aimed to analysed the relation of socio-economy, oral health literacy, and the access of oral health service in Banyumas regency. The type of this research was analytic research with cross-sectional method. The number of samples was 105 respondents which were taken randomly with Multi Stage Cluster Sampling (MSCS) approach. The determination of region was based on value of Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) subdistrict in Banyumas regency. The data of research was obtained using questionnaires and oral examination. The data was analysed using SPSS 19, consisted of univariate and bivariate analysis using Mann-Whitney and Kruskal-Wallis test. Mann-Whitney and Kruskal-Wallis statistical analysis showed that there was a significant relation (p < 0,005) on socio-economy variables (gender, marriage status, address, family income, and education level), oral health literacy, and the access of oral health service with the degree of oral health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save