Home
Login.
Artikelilmiahs
12679
Update
ALIFAH RAHMAWATI
NIM
Judul Artikel
AN ANALYSIS OF CONNOTATION DIFFERENCE AND THE ACCEPTABILITY OF TRANSLATION OF CURSE WORD BY JORDAN BELFORT IN THE WOLF OF WALL STREET MOVIE
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Seorang penerjemah yang baik harus bisa memahami maksud dari teks sumber secara keseluruhan sehingga hasil terjemahan akan menjadi lebih natural. Hal ini dimaksudkan agar penerjemahan tidak dilakukan per kata melainkan secara keseluruhan yang bisa disesuaikan dengan beberapa hal seperti konteks, kebudayaan, dll. Maka dari itu, pemahaman terhadap makna konotasi dari sebuah kata sangatlah diperlukan dalam suatu penerjemahan. Dalam studi ini, peneliti berfokus pada perubahan makna konotasi dan tingat keberterimaan pada kata umpatan yang ditemukan pada film The Wolf of Wall Street. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik total sampling. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan data yang relevan. Peneliti menganalisis kata-kata umpatan yang disampaikan oleh pemeran utama dalam film ini untuk kemudian diklasifikasikan berdasarkan konotasi yang ada yaitu positif dan negatif. Kemudian, peneliti melakukan analisis terhadap tingkat keberterimaan dengan memberikan kuesioner kepada responden dan hasilnya digunakan sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan ada dua jenis perubahan konotasi yang ditemukan yaitu perubahan konotasi negatif ke positif dan negatif ke negatif lainnya. Berdasarkan analisis, terdapat 18 data mengalami perubahan konotasi negatif ke positif sedangkan sisanya sebanyak 50 data tidak mengalami perubahan konotasi. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini didominasi oleh data penerjemahan kata umpatan yang tidak mengalami perubahan konotasi. Dapat disimpulkan bahwa penerjemah cenderung untuk mempertahankan karakter dan emosi dalam bahasa sasaran. Sedangkan tingkat keberterimaan penerjemahan kata umpatan didominasi oleh data yang berterima. Hal ini ditunjukkan oleh persentase data yang diperoleh yaitu sebanyak 66.2% berterima, 27.9% kurang berterima, dan 5.9% tidak berterima. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan konotasi tidak mempengaruhi penilaian tingkat keberterimaan. Selain itu, terdapat pula beberapa data yang kurang berterima karena masalah teknis bahkan sebagian kecil dari data dianggap tidak berterima karena penerjemah menggunakan kata yang tidak sesuai dengan makna kata umpatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A good translator must be able to understand the purpose of the source text in whole so that the result of the translation will be more natural. A translation should not be done per word but in whole by adjusting to some aspects like context, culture, etc. Therefore, understanding connotation of a word in translation is really needed. In this research, the researcher focused on connotation differences and the level of acceptability of curse word translation that are found in the The Wolf of Wall Street movie. This research used qualitative research method, while the technique used is total sampling which is aimed at obtaining relevant data. The researcher analyzed curse words which are delivered by the main character in this movie for being classified whether they are positive or negative. Then, the researcher analyzed the level of acceptability of curse word translation by giving questionnaires to respondents and the results were used as supporting data in the analysis. The result of this research showed that there are two types of connotation difference found i.e. connotation difference from negative to positive and negative to another negative. Based on the analysis, there are 18 data that belong to connotation difference from negative to positive while the rest 50 data do not have any connotation difference. It showed that the data of the research are dominated by curse word translations with no connotation difference. Based on this result, it can be concluded that the translator tends to maintain the characteristics and emotions that exist in target language. In addition, the level of acceptability of curse word translation is dominated by the acceptable data. It is proven by the percentage of the data obtained which are 66.2% acceptable, 27.9% less acceptable, and 5.9% not acceptable. It shows that connotation difference does not affect the measurement of the level of the acceptability. Moreover, there are some data that are considered less acceptable because there is a technical error and a small number of data that are considered not acceptable because some terms that the translator used are not appropriate to be used.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save