Artikel Ilmiah : F1D008041 a.n. FAJAR RIZKI YULIANTO

Kembali Update Delete

NIMF1D008041
NamamhsFAJAR RIZKI YULIANTO
Judul ArtikelGerakan Sosial Baru Komunitas Punk Taring Babi Di Jakarta Selatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui gerakan yang dilakukan Komunitas Taring Babi menyuarakan isu-isu di sekitar mereka bahkan isu-isu nasional. Gerakan yang dilakukan merupakan gerakan yang lahir dari bentuk kekecewaan terhadap sistem dominan yang kemudian menjadi jaringan yang aktif dan efektif yang berlandaskan ideologi DIY (Do It Yourself). Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi dan paradigma konstruktivisme hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa gerakan sosial baru yang dilakukan Komunitas Punk Taring Babi di Jakarta dilakukan melalui music sebagai media propaganda, dimana lirik-lirik yang dibuat merupakan bentuk kritik terhadap bentuk-bentuk ketidakadilan. Hal ini karena musik dianggap sebagai media yang cocok digunakan sebagai propaganda. Selain melalui musik, komunitas ini juga menyuarakan isu pendidikan melalui kegiatan yang dilakukan di rumah singgah Komunitas Taring Babi.
Komunitas Punk Taring Babi memandang hasil dari suatu pendidikan bukan dilihat berdasarkan ijazah yang dimilkinya, tetapi suatu kemampuan yang membuat seseorang, minimal dapat untuk bertahan hidup. Karena pada dasarnya keahlian merupakan pendidikan yang lebih penting dibanding bidang keilmuan yang diajarkan di sekolah formal pada umumnya. Pentingnya pendidikan oleh Komunitas Taring Babi di aplikasikan ke dalam bentuk berbagai macam keahlian seperti sablon kaos, cukil kayu, workshop ke kampus-kampus ataupun seni merajah tubuh/tattoo. Komunitas punk Taring Babi secara tersirat mempraktekan prinsip-prinsip pendidikan yang membebaskan
Abtrak (Bhs. Inggris)This research-based paper aims at understand and know the movements performed Taring Babi community voicing the issues around them even national issues. Movement made a movement born of the dominant forms of disillusionment with the system which then become active and effective network that is based on the ideology of DIY (Do It Yourself). By using a qualitative method and approaches phenomenology and constructivism results of the study revealed that the new social movements are performed Punk Taring Babi in Jakarta through music as a medium for propaganda, where the lyrics are made is a form of criticism against forms of injustice. This is because music is considered as a medium that is suitable for use as propaganda. Other than through music, this community also raised the issue of education through the activities carried out in a halfway house Taring Babi Community.
Punk Taring Babi community view the results of an education is not seen by dimilkinya diploma, but an ability to make someone, the minimum can to survive. Because, basically, educational expertise is more important than scientific fields taught in formal schools in general. The importance of education by the Community Taring Babi is applied in the form of a wide range of expertise such as screen printing t-shirts, woodcuts, workshops to campuses tattooing or body art / tattoo. Punk community Taring Babi implied to practice the principles of liberating education.
Kata kunciGerakan Sosial Baru, Punk, Musik
Pembimbing 1Khairu R. Sobandi, S.IP.,M.Si.,M.A
Pembimbing 2Triana Ahdiati, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Sofa Marwah, M.Si
Tahun2015
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2015-08-26 10:33:52.569762
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.