Artikel Ilmiah : F1I011018 a.n. NURANISA AYU PRASANTI

Kembali Update Delete

NIMF1I011018
NamamhsNURANISA AYU PRASANTI
Judul ArtikelImplementasi Konvensi Palermo
Bagi Perlindungan Korban Perdagangan Manusia
Studi Kasus: Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia
di Kapal Taiwan (2011-2014)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Implementasi Konvensi Palermo Bagi Perlindungan Korban Perdagangan Manusia, Studi Kasus: Anak Buah kapal (ABK) Indonesia di Kapal Taiwan (2011-2014)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia setelah diratifikasinya Konvensi Palermo khususnya bagi perlindungan ABK yang terindikasi menjadi korban perdagangan manusia di kapal penangkap ikan asal Taiwan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini juga menganalisis secara kritis kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia dalam melindungi korban perdagangan manusia khususnya ABK. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Indonesia merupakan salah satu negara yang meratifikasi konvensi tersebut. Terutama dalam hal implementasi terhadap pasal-pasal yang terkait dengan perlindungan ABK korban perdagangan manusia dinilai belum dilaksanakan secara maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research titled “Implementation of Palermo’s Convention for Protection toward Victim of Human Trafficking, Case of the Study: Indonesian Fishermen on Taiwan’s Ship (2011-2014).” The research purpose is to analyze the implementation that already done by Indonesian government after Palermo Convention. Mainly, the protection for Indonesian fishermen who indicated as the victims of human trafficking on Taiwan fishing ship. The research is used descriptive qualitative by using in-depth interview and observation technique. Then, it’s also critically analyze about Indonesian government policies especially to protect Indonesian Fishermen victims. From this research it can be concludes Indonesia is one of a State Party which has ratified that convention. Focusly, in the implementing of articles that related to the protection for Indonesian Fishermen as human trafficking victims did not implemented completely.
Kata kunciHuman Security, Konvensi Palermo, Pemerintah Indonesia, Perdagangan Manusia.
Pembimbing 1Tundjung Linggarwati, S.IP., M.Si.
Pembimbing 2Renny Miryanti, S.IP., M.Si.
Pembimbing 3Sri Wijayanti, S.IP., M.Si.
Tahun2015
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2015-08-26 12:40:34.014059
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.