Artikelilmiahs
Menampilkan 22.961-22.980 dari 50.222 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 22961 | 26188 | F1C015030 | Strategi Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam Mengkampanyekan Budaya Lingkungan melalui Sekolah Adiwiyata | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam mengkampanyekan budaya lingkungan melalui Sekolah Adiwiyata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Komunikasi Lingkungan yang dikemukakan oleh Robert Cox. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dalam pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata ditentukan dengan melihat unsur-unsur komunikasinya, yaitu adanya peran komunikator dalam menyampaikan pesan, media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada sekolah, stakeholder sebagai kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu, identifikasi hambatan sebagai evaluasi, dan juga budaya lingkungan sebagai hasil dari strategi komunikasi. | This study aims to analyze the communication strategy of the Surabaya City Environment Agency (DLH) in campaigning for environmental culture through the Adiwiyata School. The theory used in this study is the theory of Environmental Communication proposed by Robert Cox. This study uses qualitative research methods and uses a purposive sampling technique in selecting informants. The results of this study can be concluded that the communication strategy of the Surabaya City Environment Office in implementing the Adiwiyata School program is determined by looking at the communication elements, namely the role of communicators in delivering messages, media used to convey messages to schools, stakeholders as groups or individuals can influence or be influenced by an achievement of certain goals, identification of obstacles as evaluations, as well as environmental culture as a result of communication strategies. | |
| 22962 | 28531 | H1A013001 | ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI FRAKSI ETIL ASETAT RIMPANG KUNIR PUTIH (Kaempferia rotunda Linn) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Eschericia coli | Rimpang kunir putih (K. rotunda L.) adalah tanaman obat yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa bioaktif antibakteri dari rimpang kunir putih terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Tahapan penelitian meliputi isolasi senyawa bioaktif antibakteri dari rimpang kunir putih, elusidasi struktur senyawa hasil isolasi dengan FTIR dan GC-MS, serta melakukan uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak dan senyawa hasil isolasi. Identifikasi senyawa berdasarkan FTIR, mengindikasikan adanya gugus –OH alkohol primer, C=O ester, C−O ester dan C−C aromatik. Analisis menggunakan GC-MS diperoleh delapan puncak dengan satu puncak utama yang diduga merupakan senyawa krotepoksida dengan persen area 81,87% dan berat molekul 348. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi. Hasil uji antibakteri menunjukkan diameter hambat untuk S. aureus sebesar 10,46 mm dan untuk E. coli sebesar 9,50 mm. | White turmeric rhizome (K. rotunda L.) is a medicinal plant that has potential as an antibacterial. This study aims to isolate antibacterial bioactive compounds from white turmeric rhizome against E. coli and S. aureus bacteria. The stages of the research included isolation of antibacterial bioactive compounds from white turmeric rhizomes, elucidation of the structure of the isolated compounds with FTIR and GC-MS, and testing the antibacterial activity of extracts and compounds result from the isolation. Identification of compounds based on FTIR, indicates the presence of a –OH primary alcohol group, C=O esters, C−O esters and C−C aromatics. An analysis using GC-MS obtained eight peaks with one major peak which was thought to be a crotepoxide compound that has 81.87% percent area and molecular weight 348. The antibacterial activity test was carried out using the diffusion method. Antibacterial test results showed that the diameter of inhibition for S. aureus was 10.46 mm and for E. coli was 9.50 mm. | |
| 22963 | 26194 | D1A015039 | PENGARUH PERENDAMAN TELUR ITIK DENGAN ASAM CUKA SEBELUM PROSES PENGASINAN TERHADAP KADAR GARAM DAN RASA TELUR ASIN | Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh perendaman asam cuka sebelum proses pengasinan terhadap kadar garam dan rasa telur asin. Materi yang digunakan adalah telur itik segar, asam cuka berbagai konsentrasi (0%, 5%, 10%, 15%, 20%), serbuk batu bata dan garam. Metode penelitian eksperimen dengan Rancangan acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan, 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit. Hasil penelitian menunjukan bahwa perendaman asam cuka berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kadar garam dan rasa. Rataan kadar garam pada setiap perlakuan yaitu P0 = 7,58%, P1 = 20,38%, P2 = 20,50%, P3 = 19,82%, dan P4 = 21.90%. Rataan rasa pada setiap perlakuanya yaitu P0 = 1,64 (Tidak terasa asin), P1 = 2,45 (Sedikit lebih asin), P2 = 2,77 (Sedikit terasa asin), P3 = 2,70 (Sedikit terasa asin), P4 = 3,71 (Terasa asin). Kesimpulannya perendaman asam cuka dalam proses pengasinan meningkatkan kadar garam dan rasa telur asin. | The research was conducted with the goal to study the effect of soaking tamarind vinegar before the salting process on salinity and taste of salted eggs. The materials used are fresh duck eggs, tamarind vinegar various concentrationts (0%, 5%, 10%, 15%, 20%), brick and NaCl. Experimental research method with randomized complete block design (RCBD), with 5 treatments, 5 times repeated, so there are 25 units. The research results showed that soaking tamarind vinegar effect had highly significant (P < 0.01) on the salinity and taste. The salinity average on each treatments are P0 = 7.58%, P1 = 20.38%, P2 = 20.50%, P3 = 19.82%, and P4 = 21.90%. The taste average in each treatments are P0 = 1.64 (not taste salty), P1 = 2.45 (slightly more salty), P2 = 2.77 (slightly salty), P3 = 2.70 (slightly salty), P4 = 3.71 (taste salty). In conclusion soaking the tamarind vinegar in the marinating process to increase the salinity and the taste of the salted egg. | |
| 22964 | 26195 | E1A012150 | TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB PT LATASINDO SEBAGAI PELAKU USAHA TOUR TRAVEL BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI PUTUSAN BPSK NOMOR :02/PTS.ARB.BPSK/XII/2011 | Perlindungan konsumen bertujuan untuk melindungi dan terpenuhinya hak konsumen, namun pada kenyataannya tujuan tersebut sulit untuk dicapai, seperti yang terjadi pada putusan BPSK Nomor: 02/PTS.ARB/BPSK/XII/2011 tentang perlindungan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Yuridis Normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang, historis dan analisis, spesifikasi penelitian Deskriptif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventaris, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan analisis normatif kualitatif. Kesimpulan hasil penelitian menujukan bahwa pelaku usaha ikut bertanggung jawab dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang dalam pengawasannya, sehingga pelaku usaha tidak dapat mengelak dari tanggung jawab yang harus dilaksanakan atas kerugian yang diderita oleh konsumen atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang dalam pengawasannya. | Consumer protection aims to protect and fulfill consumer rights, but in reality these goals are difficult to achieve, as happened in the decision of BPSK Number: 02 / PTS.ARB / BPSK / XII / 2011 concerning consumer protection. The method used in this research is Normative Juridical by using a legal, historical and analytical approach, Descriptive analytical research specifications, a method of collecting literature study data with inventory, the collected data is then presented in the form of narrative texts and qualitative normative analysis. The conclusion of the research result is that the businessmen are responsible in the act against the law carried out by people in their supervision, so that the businessmen cannot evade the responsibility that must be carried out for the loss suffered by the consumer for the unlawful act carried out by the person under his supervision. | |
| 22965 | 26201 | D1A015082 | SUPLEMENTASI TEPUNG BAWANG PUTIH DAN MINERAL ORGANIK (Cr dan Zn Lysinat) TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN KECERNAAN BAHAN ORGANIK PADA PAKAN SAPI MADURA | ABSTRAK. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral organik (Zn-lisinat dan Cr organik pada pakan sapi Madura terhadap tingkat kecernaan bahan kering dan bahan organik. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 18 ekor sapi Madura jantan dengan rataan bobot awal 250 ± 18,97 kg, pakan kontrol yang terdiri hijauan 50% (25% jerami : 25% tebon jagung) dan 50% konsentrat, mineral organik berupa Cr organik 0,75 ppm dan Zn lysinat 40 ppm, tepung bawang putih 250 ppm, ember, timbangan analitik dengan ketelitian 0,05 kg, timbangan analitik dengan ketelitian 0,001 kg serta seperangkat alat analisis proksimat berupa kadar air dan kadar abu. Metode penelitian eksperimental secara in vivo dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 perlakuan dan 6 ulangan dengan R0 : pakan kontrol ; R1 : pakan kontrol + 250 ppm tepung bawang putih ; dan R2 : pakan kontrol + 250 ppm tepung bawang putih + 40 ppm Zn-lysinat + 0,75 ppm Cr organik. Hasil penelitian menunjukan suplementasi tepung bawang putih dan mineral organik Cr dan Zn lysinat pada pakan sapi potong mampu meningkatkan kecernaan bahan kering sebesar 5,24 – 6,12 %, sementara kecernaan bahan organik sebesar 13,30 – 15,03 % dari pakan kontrol. | ABSTRACT. The study aimed to evaluate the effect suplementation of garlic powder with mineral organic (Cr organic and Zn lysinate) at Madura’s cattle feed for dry matter and organic matter digestibility. Materials was used on this study are 18 Madura’s cattle with an average initial weight of 250 ± 18,97 kg, Control feed composed by 50% forage (25% rice straw :25% fodder by product) and 50% concentrate, mineral organic (Cr organic 0,75 ppm and Zn lysinate 40 ppm), garlic powder 250 ppm, bucket, analytical scales with accuracy of 0.05 kg, analytical scales with accuracy of 0.001 kg and a set of water content and ash content analysis proximate tools. The study method used an experiment in vivo with a completely randomized design (CRD) using 3 treatments and 6 replicates consists of R0: control feed; R1: control feed + 250 ppm garlic powder; R2: control feed + 250 ppm garlic powder + 40 ppm Zn-Lysinate + 0.75 ppm Cr Organic. The result of supplementation of garlic powder and organic minerals (Zn-lysinate and Cr organic) increase dry matter digestibility (DMD) 5.24 – 6.12 %, while organic matter digestibility (OMD) 13.30 – 15,03 % respectively. | |
| 22966 | 26202 | E1A015041 | WHITE COLLAR CRIME DI WILAYAH HUKUM POLDA JAWA BARAT, LATAR BELAKANG SERTA MOTIVASI PARA PELAKUNYA | White collar crime merupakan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki status sosial terhormat dalam kaitannya dengan pekerjaanya. Di latar belakangi oleh sifat manusia yang tidak pernah merasa cukup dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta pelaku mempunyai motif yang bermacam-macam dalam melakukan kejahatan tersebut. Penelitian ini menimbulkan permasalahan yang ada tentang jenis-jenis white collar crime apa saja yang ada di wilayah hukum Polda Jawa Barat dan apa latar belakang serta motivasi para pelaku white collar crime. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis white collar crime yang ada diwilayah hukum Polda Jawa Barat dan mengetahui latar belakang serta motivasi para pelaku white collar crime. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang bersumber dari masyarakat objek peneliti dan data sekunder yang diperoleh dari hasil penelaahan kepustakaan dan literatur. Hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis white collar crime yang ada di wilayah hukum Polda Jawa Barat yaitu kejahatan lingkungan dan korupsi. Latar belakang dan motivasi pelaku dalam melakukan white collar crime disebabkan karena adanya faktor keserekahan dalam diri pelaku dan rata-rata mereka adalah orang terpelajar atau yang mempunyai status sosial terhormat dalam pekerjaannya. | White collar crime is a crime committed by someone who has a respectable social status in relation to his work. In the background by human nature who have never felt enough to meet their daily needs and the perpetrators have various motives in committing these crimes. This study raises the problems that exist about the types of white collar crime in the jurisdiction of the regional law of Polda Jawa Barat and what is the background and motivation of the white collar crime perpetrators. The purpose of this research is to find out the types of white collar crime in the West Java Regional Police jurisdiction and to find out the background and motivation of white collar crime perpetrators. The research method used is sociological juridical, with descriptive research specifications. Sources of data used are primary data sourced from the community of research objects and secondary data obtained from the review of literature and literature. The results of the research and discussion, it can be concluded that the types of white collar crime in the jurisdiction of the West Java Regional Police are environmental crime and corruption. The background and motivation of the offender in committing white collar crime are due to the existence of the factor of greed in the offender and on average they are educated people or have respectable social status in their work. | |
| 22967 | 26205 | F1D013006 | Strategi Politik Sri Sumarni-Edy Maryono dalam Pilkada Kabupaten Grobogan Tahun 2015 | Penelitian ini tentang strategi politik Sri Sumarni-Edy Maryono dalam pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme, serta menggunakan perspektif strukturalisme dan pendekatan studi kasus. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan dua teknik pemilihan informan diantaranya adalah teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah Strategi, Pemasaran Politik, Kampanye, Partai Politik dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi politik yang digunakan pasangan Sri Sumarni-Edy Maryono pada pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015 tersebut melalui beberapa tahap. Pertama, pembentukan tim sukses pemenangan pasangan Sri-Edy. Kedua, melalui rekruitmen pasangan Sri-Edy, dihasilkan dari mekanisme pencalonan dari PDIP dan PKB. Ketiga, kinerja tim sukses dalam pemenangan Sri-Edy. Keempat, popularitas figur “Sri Sumarni” dalam kemenangan pasangan Sri-Edy. Kelima, strategi penguasaan medan melalui segmentation, targeting dan positioning. | The purpose of this study was to describe and explain strategy politic of Sri Sumarni-Edy Maryono in Grobogan Pilkada (general election in regency) 2015. The method used in this study was a qualitative method using the constructivism paradigm, and using an structuralism perspective and a case study mentor. In selecting informants, researchers used two informant selection techniques including purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection used in this study is a carried out by observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The frame of mind used in this study strategy, marketing politic, political party, campaign, and general election. The result of this research shows that the strategy of Sri-Edy victory in Grobogan Pilkada 2015 uses some ways. First, the formation of the success team the victory couple Sri-Edy. Second, by means of recruitment pattern couple Sri-Edy, resulting from the nomination mechanism of PDIP and PKB. Third, the performance success team the victory Sri-Edy. Fourth, figure popularity “Sri Sumarni” in victory couple Sri-Edy. Fifth, field mastery strategy by means of segmentation, targeting, and positioning. | |
| 22968 | 26208 | A1F015005 | Analisis Kualitas Simplisia Kering Daun Kecombrang (Etlingera elatior) Berdasarkan Suhu dan Waktu Pengeringan | Daun kecombrang (Etlingera elatior) diketahui memiliki senyawa bioaktif antara lain polifenol, alkaloid, dan flavonoid. Komponen bioaktif tanaman kecombrang juga sering digunakan sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas simplisia kering daun kecombrang berdasarkan suhu dan waktu pengeringan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diamati yaitu suhu pengeringan (S) yang terdiri atas tiga taraf yaitu 50ºC (S1), 60ºC (S2) dan 70ºC (S3), dan waktu pengeringan (T) yang terdiri atas tiga taraf yaitu 120 menit (T1), 140 menit (T2) dan 160 menit (T3). Hasil analisis kuantitatif pada penelitian ini menunjukkan bahwa simplisia kering daun kecombrang mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Kadar total fenol tertinggi diperoleh pada perlakuan suhu pengeringan 70ºC dengan waktu pengeringan 120 menit sebesar 35,809 mg TAE/g dan kadar flavonoid tertinggi diperoleh pada perlakuan suhu pengeringan 70ºC dengan waktu pengeringan 140 menit sebesar 2,132 mg QE/g. Kadar air terendah diperoleh pada perlakuan suhu pengeringan 70ºC dengan waktu pengeringan 120 menit sebesar 5,557%. Hasil analisis kualitatif pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa simplisia kering daun kecombrang positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tanin, fenol dan negatif mengandung senyawa glikosida. Perlakuan pengeringan dengan suhu pengeringan 70ºC dan waktu pengeringan 120 menit menghasilkan simplisia kering daun kecombrang terbaik dengan kadar total fenol sebesar 35,890 mg TAE/g, kadar total flavonoid sebesar 1,768 mg QE/g dan kadar air sebesar 5,557%. | Kecombrang leaves (Etlingera elatior) are known to have a bioactive compounds such as polyphenols, alkaloids, and flavonoids. The bioactive compounds of the kecombrang plant were also often used as food and medicines. This research aims to determine the quality of dried simplicia of kecombrang leaves based on temperature and drying time. This research used a Completely Randomized Design (CRD). The factors observed in the drying temperature (S) which consists of three levels, that were 50ºC (S1), 60ºC (S2) and 70ºC (S3), and drying time (T) which consists of three levels that were 120 minutes (T1), 140 minutes (T2) and 160 minutes (T3). The results of the quantitative analysis in this research showed that dried simplicia kecombrang leaves contain of phenol and flavonoids compounds. The highest total phenol content was obtained at 70ºC drying temperature with 120 minutes of drying time was 35.809 mg TAE/g and the highest total flavonoids content was obtained at 70ºC drying temperature with 140 minutes drying time, was 2.132 mg QE/g. The lowest water content was obtained at 70ºC drying temperature with 120 minutes of drying time was 5.557%. The results of the qualitative analysis in this research also showed that the dried simplicia of kecombrang leaves were positively contained alkaloids, flavonoids, saponins, steroids, tannins, phenols and negatively contained glycoside compounds. The results showed that the kecombrang leaves with a drying temperature of 70°C and a drying time of 120 minutes produced the best dried simplicia of kecombrang leaves with the highest total phenol content of 35,809 mg TAE/g, total flavonoids of 1,768 mg QE/g and water content of 5,557% | |
| 22969 | 28769 | F1D014040 | PROSES AGENDA SETTING PERATURAN BUPATI NOMOR 83 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN TATA CARA PEMBENTUKAN DESA PANCASILA DI KABUPATEN CILACAP | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan proses agenda setting Peraturan Bupati Nomor 83 Tahun 2017 tentang Pedoman Tata Cara Pembentukan Desa Pancasila di Kabupaten Cilacap, mengetahui dan menjelaskan siapa saja aktor yang berperan dalam proses agenda setting Peraturan Bupati Nomor 83 Tahun 2017 tentang Pedoman Tata Cara Pembentukan Desa Pancasila di Kabupaten Cilacap. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus dalam bingkai perspektif institusionalisme dan paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian ini menjelaskan proses agenda setting melalaui tiga tahap, yaitu pertama, identifikasi masalah dengan adanya isu radikalisme yang dirasakan oleh masyarakat dianggap menjadi penting. Kedua, definisi masalah menjelaskan keberadaan isu sehingga memunculkan gagasan Desa Pancasila. Ketiga, mobilisasi dukungan dengan menjadikan Desa Pancasila sebagai agenda pemerintah. Aktor yang terlibah dalam proses agenda setting di antaranya: bupati, DPRD, Kesbangpol, Ormas, LSM, dan elemen masyarakat lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan awal mula munculnya gagasan tentang mengangkat isu ideologi Pancasila atas inisiatif Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Inisiatif dari Kesbangpol tersebut yang membuat bupati mengeluarkan sebuah peraturan bupati. Dalam proses peraturan bupati, Kesbangpol Cilacap mendefinisikan permasalahan ideologi Pancasila sebagai masalah yang perlu mendapat penanganan lebih dengan pembentukan Desa Pancasila. Dengan demikian, hal tersebut yang menjadikan Desa Pancasila sebagai solusi yang tepat, efektif, dan efisien untuk pemulihan ketahanan masyarakat di Kabupaten Cilacap. | This research-based paper aims at to find out and explain the agenda setting process of the Regent Regulation Number 83 of 2017 concerning Guidelines for the Formation of the Pancasila Village in Cilacap Regency, to know and explain who the actors are involved in the agenda setting process are Regulations of the Regent Number 83 of 2017 concerning Guidelines for Regulations How to Form a Pancasila Village in Cilacap Regency. By using a qualitative method and a case-study approach in the framework of the institutionalism perspective and the constructivism paradigm, the result of the research reveals that the process of setting agenda through three stages, namely first, identification of problems with the issue of radicalism felt by the community is considered to be important. Second, the definition of the problem explains the existence of the issue so that the idea of Pancasila Village came up. Third, the mobilization of support by making the Pancasila Village a government agenda. ctors involved in the agenda setting process include: district head, DPRD, Kesbangpol, CSOs, NGOs, and other elements of society. The results of this study indicate the beginning of the emergence of the idea of raising the ideology of Pancasila on the initiative of the National Unity and Politics Agency (Kesbangpol). The initiative from the Kesbangpol made the regent issue a regent regulation. In the regent's regulatory process, the Cilacap Kesbangpol defines the ideology of Pancasila as a problem that needs more treatment with the establishment of the Pancasila Village. Thus, this makes the Pancasila Village an appropriate, effective, and efficient solution for restoring community resilience in Cilacap Regency. | |
| 22970 | 28571 | F1F016018 | Peran Japan Foundation Terhadap Diplomasi Budaya Pemerintah Jepang di Indonesia tahun 2017-2018 | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana peran dari Japan Foundation sebagai lembaga kebudayaan yang independen dalam membantu Pemerintah Jepang melakukan diplomasi budaya pada tahun 2017-2018 melalui beberapa program yang diselenggarakan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan analisis baik menggunakan sumber primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa Japan Foundation memiliki peran yang cukup besar dalam diplomasi budaya yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang di Indonesia. Japan Foundation sebagai penghubung antara Pemerintah Jepang dengan Pemerintah Indonesia membantu menyebarkan budaya Jepang baik itu budaya tradisional maupun budaya populer kepada masyarakat Indonesia. Sehingga kegiatan diplomasi budaya pemerintah Jepang di Indonesia dapat berjalan dengan maksimal. | This research aims to understand how the role of the Japan Foundation as an independent cultural institution in helping the Japanese Government conduct cultural diplomacy in 2017-2018 through several programs held. To answer these problems, the writer analyzes both primary and secondary sources. The results of this study indicate that the Japan Foundation has a significant role in cultural diplomacy carried out by the Japanese Government in Indonesia. The Japan Foundation as a liaison between the Government of Japan and the Government of Indonesia helped spread Japanese culture both traditional culture and popular culture to the people of Indonesia. So that the Japanese government's cultural diplomacy activities in Indonesia can run optimally. Keyword: Culture Diplomacy, Soft Power, Japan Foundation, Indonesia. | |
| 22971 | 26210 | F1C015062 | Manajemen Komunikasi RSUD Margono Soekarjo Purwokerto dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Internal Rumah Sakit | Sebuah instansi besar seperti rumah sakit memerlukan manajemen komunikasi yang baik agar segala kegiatan yang dilakukan serta kualitas layanan yang diberikan dapat semaksimal mungkin. Hal tersebut tentunya dapat dicapai dengan adanya bantuan dari komunikasi internal rumah sakit yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi internal yang berlangsung di RSUD Margono Soekarjo, langkah-langkah manajemen komunikasi yang ditetapkan RSUD Margono Soekarjo dalam upayanya meningkatkan kualitas pelayanan internal rumah sakit, serta faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan langkah-langkah manajemen komunikasi disertai upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode ysng digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model studi kasus deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa proses komunikasi internal yang berlangsung di RSUD Margono Soekarjo telah diatur sedemikian rupa hingga menjadi sangat terstruktur dan efektif, juga upaya yang dilakukan RSUD Margono Soekarjo dalam meningkatkan kualitas layanan internal rumah sakit adalah dengan melalui pendefinisian masalah, perencanaan, aksi dan komunikasi (pelaksanaan), dan evaluasi, serta faktor-faktor yang menghambat upaya peningkatan kualitas layanan internal RSUD Margono Soekarjo berasal dari internal maupun eksternal rumah sakit. | A large institution such as a hospital requires good communication management so that all activities carried out and the quality of services provided can be as much as possible. This of course can be achieved with the help of effective hospital internal communication. The purpose of this study was to find out how internal communication took place at Margono Soekarjo Hospital, communication management measures established by Margono Soekarjo Hospital in its efforts to improve the quality of internal hospital services, and what factors are the obstacles in the implementation of communication management steps along with the efforts taken to overcome these obstacles. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive case study model. The results obtained in this study are that the internal communication process that takes place in Margono Soekarjo Hospital has been arranged in such a way that it is highly structured and effective, and the efforts made by Margono Soekarjo Hospital in improving the quality of internal hospital services are through defining problems, planning, action and communication (implementation), and evaluation, as well as factors that hinder efforts to improve the quality of internal services at the Margono Soekarjo Hospital are from internal and external hospitals. | |
| 22972 | 28572 | E1A116001 | Hukuman Pidana Pokok dan Tambahan Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Anak (Studi Putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk) | Hakim sebagai penegak hukum dalam mencari dan menemukan kebenaran materiil berdasar pada surat dakwaan jaksa penuntut umum dan pembuktian. Segala yang terbukti dalam persidangan dan adanya keyakinan hakim atas kesalahan terdakwa sebagai dasar pengambilan keputusan oleh hakim. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah penjatuhan hukuman pokok dan hukuman tambahan kebiri kimia di luar tuntutan jaksa penuntut umum dalam Putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk dapat diterima oleh pelaku dan korban serta bagaimana akibat hukumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dapat diterimanya penjatuhan hukuman pidana pokok dan tambahan kebiri kimia di luar tuntutan jaksa penuntut umum oleh pelaku dan korban serta untuk mengetahui akibat hukumnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti data sekunder. Sumber data yang digunakan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Analisis bahan hukum secara normatif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa dasar pertimbangan hakim menjatuhkan hukuman pidana pokok dan tambahan kebiri kimia dalam Putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk didasarkan atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum serta dari hasil pembuktian selama pemeriksaan persidangan dan hakim telah memperoleh keyakinan atas pembuktian tersebut sehingga Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana, putusan hakim telah memenuhi aspek kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan, secara normatif hukuman pidana pokok dan tambahan kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual kepada anak dapat diterima oleh para pihak yaitu Terdakwa dan Korban. Akibat hukum dari penjatuhan hukuman tersebut yaitu Putusan Nomor 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk mempunyai daya eksekusi selama tidak dilakukan upaya hukum. | Judge as the law enforcement tries to seek and find out material truths based on the indictment of public prosecutor and the evidence. Later on, all evidences in the court are used to be the primary judgement. The issue that is explained is the sentencing principal criminal sentence and chemical castration as an additional punishment outside the demand of public in verdict number 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk can be accepted by the doer and the victim. The purpose is to know the acceptance of sentencing the principal criminal sentence and chemical castration as an additional punishment by the perpetrator and the victim. Moreover, this research is aimed to know the impact of its sentence. The research method is juridical normative, it means this research is done by observing secondary data. The secondary data that is sourced from primary and secondary legal materials are used. Furthermore, this research is using library study as the technique of collecting data. Legal material analysis that is used is qualitative normative. The result of this research can be obtained that the basis for the judge's judgment sentencing the principal criminal sentence and chemical castration as the additional punishment outside the demand of public prosecutor towards the offender of child sexual assault in the Verdict Number 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk during the hearing and the judge has gained confidence in the evidence so that the Defendant is proven legally and convincingly guilty of committing a Criminal Act, the judge's decision has fulfilled the aspects of legal certainty, justice and expediency, normatively the the principal criminal sentence and chemical castration as the additional punishment to the offender of child sexual assault can be accepted by the parties namely the Defendant and the Victim. The impact of its sentence is on verdict number 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk which have an execution power as long as there is no legal action. | |
| 22973 | 28770 | I1A015093 | MANAJEMEN KESIAPSIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT LETUSAN GUNUNG SLAMET PADA LOKAWISATA BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS | Latar Belakang : Lokawisata Baturraden yang terletak di Kawasan Rawan Bencana Gunung Slamet, memiliki potensi terkena dampak letusan. Dewasa ini tantangan pengelola wisata adalah menciptakan destinasi wisata yang berkaitan dengan keamanan salah satunya bencana alam. Metodologi : Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, penentuan informan dilakukan secara purposive sampling sebanyak 8 orang. Pengelolaan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan content analysis. Triangulasi data menggunakan metode triangulasi sumber dan metode. Hasil Penelitian : Perencanaan koordinasi dan kerjasama dengan para stakeholder akan menjadi strategi penting bagi UPT Lokawisata Baturraden untuk melaksanakan kegiatan tanggap darurat, hal ini dikarenakan belum adanya SOP yang jelas terkait tanggap darurat di UPT. Mobilisasi petugas UPT Lokawisata masih terbatas secara umum, dan belum dilakukan pembentukan petugas khusus kedaruratan. Pelaksanaan kesiapan dan kedaruratan dilakukan dengan cara mitigasi struktural dan non struktural. Pengawasan UPT Lokawisata belum terlaksana secara optimal terkait kesiapsiagaan dan tanggap darurat. Kesimpulan : Manajemen kesiapsiagaan dan tanggap darurat pada Lokawisata Baturraden perlu mendapatkan pendampingan dan respon baik dari tiap instansi yang terkait. | Background : Lokawisata Baturraden located in Disaster-Prone Areas of Mount Slamet, potentially affected by the eruption. Today the challenge of tourism managers is to create tourist destination related to security, one of which is natural disasters. Methodology : Research type used is a qualitative case study design, determination of the informant is purposive sampling as many as 8 people. Management and data analysis in this study using content analysis. Triangulation of data using the method of triangulation of sources and methods. Research result : Planning coordination and cooperation with stakeholders will be an important strategy for Lokawisata Baturraden Management Unit to carry out emergency response activities, it is because there is no clear standart operational procedure related emergency response in Lokawisata. Mobilization officers generally limited in Lokawisata, and still have not done the formation of a specific officer of the emergency. Implementation of preparedness and emergency carried out by structural and non-structural mitigation. Supervision of Lokawisata has not been implemented optimally related to preparedness and emergency response. Conclusion : Preparedness and emergency response management at Lokawisata Baturraden need to get assistance and good response from each agency involved. Keywords : Disaster management, preparedness, emergency response, Tourism | |
| 22974 | 28957 | C1I015007 | THE EFFECT OF PROFITABILITY, LEVERAGE, AND COMPANY SIZE TO STOCK RETURN OF JAKARTA ISLAMIC INDEX WITH EXCHANGE RATE AS MODERATING VARIABLE | Pentingnya mengenal investasi yang akan dilakukan dan berbagai informasi yang mendukung diperlukan oleh investor, tujuannya agar retur yang diharapkan oleh investor dapat terealiasikan dengan baik. Dalam beberapa kasus manajemen perusahaan memiliki kepentingannya sendiri, Garuda Indonesia sebagai salah satu perusahaan penerbangan komersial telah mencatatakan unrealized profit dengan perusahaan Mahata Aero Technology agar dapat meningkatkan profit pada perusahaan. Hal ini dapat meningkatkan peluangan kecurangan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif bersumber perusahaan perusahaan yang listing di Jakarta Islamic Index dari Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2018. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Return on Asset tidak memiliki pengaruh terhadap Stock Return, Debt to Equity Ratio tidak memiliki pengaruh terhadap Stock Return, Company Size memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Stock Return. Penenilitan ini menunjukkan penggunaan Exchange Rate sebagai variable moderasi. Hasil penelitian dengan variable moderasi menunjukkan bahwa Return on Asset yang dimoderasikan oleh Exchange Rate belum mampu memberikan pengaruh terhadap Stock Return, Debt to Equity Ratio yang dimoderasikan Exchange Rate memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Stock Return dan Company Size yang dimoderasikan Exchange Rate tidak memiliki pengaruh terhadap Stock Return. | The importance of understanding the investment should be done and support by any information related to inventment for the investor, the purpose is to gain expectected return realized on way. Some cases the management of the company has it own interest, Garuda Indonesia for example as the one of flight commercial company record unrealized profit with Mahata Aero Technology to increase its profit.This thing could increase chances of practical fraud applied by the management of the company. The reseach used quantitative data as the source from companys listed on Jakarta Islamic Index from Indonesia Stock Exchange 2015-2018. The reseach results obtain that Return on Asset has no effect to Stock Return, Debt to Equity Ratio has no effect to Stock Return, Company Size has positive and significant effect to Stock Return. This research use Exchange Rate as moderating Variable. The study research of Return on Asset moderated by Exchange Rate has no effect to Stock Return. Debt to Equity Ratio moderated by Exchange Rate has positive and significant effect to Stock Return and Company Size moderated by Exchange Rate has no effect to Stock Return. | |
| 22975 | 29009 | J0B017023 | UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PARIWISATA MELALUI PENERJEMAHAN LAMAN PROFIL SEJARAH BERBAHASA MANDARIN DI MONUMEN YOGYA KEMBALI YOGYAKARTA | Laporan praktik kerja ini berjudul “Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pariwisata Melalui Penerjemahan Laman Profil Sejarah Berbahasa Mandarin di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta, pada tanggal 28 Januari hingga 17 Maret 2020. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata dengan melakukan kegiatan penerjemahan laman Profil Sejarah Monumen Yogya Kembali Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode jelajah internet dan metode wawancara. Pada kegiatan praktik kerja ini, penulis menggunakan dua metode penerjemahan, yaitu metode penerjemahan komunikatif sebagai metode utama dan metode penerjemahan harfiah sebagai metode pendukung. Penulis menggunakan metode komunikatif dalam menerjemahkan laman Profil Sejarah Monumen Yogya Kembali Yogyakarta, karena dengan menggunakan metode tersebut pengunjung yang berlatar belakang bahasa Mandarin dapat memahami sejarah Monumen Yogya Kembali Yogyakarta dengan lebih mudah. Ada empat tahap dalam kegiatan praktik kerja tersebut, yang pertama yaitu persiapan, yang kedua yaitu pelaksanaan, ketiga adalah evaluasi dan hasil, keempat adalah kendala dan solusi. Hasil praktik kerja adalah laman profil sejarah sudah diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Mandarin dan diterima dengan baik. Kata Kunci : Pariwisata, Penerjemahan Laman, Metode Penerjemahan Harfiah, Metode Penerjemahan Komunikatif. | 这份实习报告的题目是 “Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pariwisata Melalui Penerjemahan Laman Profil Sejarah Berbahasa Mandarin di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta” 实习的时间是从2020年1月28日到2020年三月17日。实习的地点在日惹市,Yogya Kembali 纪念碑。实习的目的是,通过翻译日惹 Yogya Kembali 纪念碑历史的简介页,能提高旅游服务的质量。作者使用三个收集方法是观察方法,浏览互联网方法,和访谈方法。在这份实习活动中,作者用两种翻译方法就是直译翻译方法作为主要是为方法和交际翻译方法作为补充的方法。作者使用交际法为翻译 Yogya Kembali 纪念碑历史的简介页,因为具有中文背景的游客能把日惹 Yogya Kembali 的历史更容易理解。实习活动中有四个阶段就是准备阶段,实施阶段,评价与结果,障碍物与方案。实习的结果是历史简介页已从印尼语翻译成汉语,并受到好评。 关键字 :旅游,见面翻译,直译翻译方法,交际翻译方法。 | |
| 22976 | 26217 | L1B015017 | KUALITAS SPERMA IKAN NILEM (Osteochillus sp.) YANG DISIMPAN PADA MEDIA KOMBINASI SUSU, KUNING TELUR DAN MADU DENGAN RASIO PENGENCERAN BERBEDA | Penelitian ini berjudul Kualitas Sperma Ikan Nilem (Osteochillus Sp.) Yang Disimpan Pada Media Kombinasi Susu, Kuning Telur Dan Madu Dengan Rasio Pengenceran Berbeda. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh rasio pengenceran berbeda terhadap kualitas spermatozoa ikan nilem yang disimpan pada media kombinasi susu, kuning telur dan madu. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa rasio pengenceran berbeda antara sperma dengan ekstender dari kombinasi susu, kuning telur dan madu. Perlakuan yang diberikan adalah P1: rasio pengenceran 1:10, P2: rasio pengenceran 1:15, P3: rasio pengenceran 1:20. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik pada tingkat kepercayaan 95% menggunakan analisa sidik ragam (ANOVA). Data yang menunjukkan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji lanjut BNT. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio pengnceran 1:10 dan 1:15 berpengaruh terhadap motilitas dan viabilitas (P<0,05), namun rasio pengenceran 1:10, 1:15 dan 1:20 tidak memberi pengaruh terhadap fertilitas dan daya tetas. | The title of this research is Quality of Sperm Nilem fish (Osteochillus Sp.) That stored on media combination milk, egg yolks and honey with different dilution ratio. The purpose of this study is to find out the influence of different dilution ratios on the quality of nilem fish spermatozoa that stored on media combination milk, egg yolks and honey. This study uses a complete randomized design method with 3 treatments and 4 repeats. The treatment that given is different dilution ratio between the sperm with an extender from a combination of milk, egg yolks and honey. The treatment was P1: dilution ratio of 1:10, P2: Dilution ratio 1:15, P3: dilution ratio 1:20. The obtained data is analyzed statistically at a 95% confidence level using the print analysis (ANOVA). Data indicating real influence, continued with BNT advanced test. The results showed that the ratio of 1:10 and 1:15 to the effect of motility and viability (P < 0.05), but the ratio of the rate of 1:10, 1:15 and 1:20 did not affect fertility and hatching rate. | |
| 22977 | 26221 | F1F015007 | UPAYA KEMENTERIAN LUAR NEGERI INDONESIA DALAM MENINGKATKAN PERAN DIASPORA INDONESIA UNTUK DIPLOMASI EKONOMI TAHUN 2015-2018 | Penelitian yang berjudul "Upaya Kementerian Luar Negeri Indonesia Dalam Meningkatkan Peran Diaspora Indonesia Untuk Diplomasi Ekonomi Tahun 2015-2018" berdasarkan perspektif Diaspora dan menggunakan Instrumen Diplomasi Ekonomi. Fokus penelitian ini adalah menganalisis upaya Kementerian Luar Negeri Indonesia yang dapat meningkatkan peran Diaspora Indonesia dan bagaimana peran Diaspora tersebut dapat memperkuat Diplomasi Ekonomi Tahun 2015-2018. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kementerian Luar Negeri Indonesia menjadikan diaspora Indonesia sebagai aktor Diplomasi Ekonomi Indonesia dan bekerjasama dengan kementerian lainnya dalam rangka meningkatkan peran diaspora dalam Diplomasi Ekonomi. | The study entitled "The Efforts of Indonesian Ministry of Foreign Affairs in Increasing the Role of the Indonesian Diaspora for Economic Diplomacy for 2015-2018" based on the Diaspora perspective and using the Instrument of Economic Diplomacy. The focus of this study is to analyze the efforts of Indonesian Ministry of Foreign Affairs which can enhance the role of the Indonesian Diaspora and how the role of the Diaspora can strengthen Economic Diplomacy in 2015-2018. The conclusion of this study is that the Indonesian Ministry of Foreign Affairs has made the Indonesian diaspora an actor for Indonesian Economic Diplomacy and in collaboration with other ministries in order to enhance the role of diaspora in Economic Diplomacy. | |
| 22978 | 26225 | F1F015025 | Konsepsi Peran Nasional Iran Dalam Membantu Rezim Bashar Al Assad Di Perang Sipil Suriah Tahun 2011-2018 | Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa penyebab Iran membantu Rezim Bashar Al Assad di perang sipil Suriah. Tulisan ini ditulis menggunakan sudut pandang konsepsi peran nasional dan intervention by invitation. Konsepsi peran nasional yang muncul pada Iran dalam perang sipil Suriah adalah benteng pembebasan revolusioner, pembela kebenaran, dan pemimpin kawasan. Dari sumber ketiga konsepsi peran nasional di atas, sumber ideologi (Syiah) sangat penting dalam pembuatan kebijakan luar negeri Iran sejak tahun 1979 paska Revolusi Islam Iran. Iran berusaha mengekspor paham Revolusinya Islamnya kepada negara-negara lain, maka dari itu Iran membantu Rezim Bashar di perang sipil Suriah guna memperluas pengaruh ideology Syiahnya. Secara hukum internasional tindakan intervention by invitation Iran dapat dibenarkan karena merupakan undangan resmi dari pemerintah Suriah. Akan tetapi seharusnya Iran menghormati aturan-aturan hukum kemanusiaan bukan justru ikut terlibat dalam pelanggaran rezim (terutama pelanggaran R2P). | This paper aims to analyze the reason behind Iran supporting Bashar Al Assad’s Regime in Syrian civil war. This paper is formed with national role conception and intervention by invitation. There are three kind of national role conception that appear in Iran’s foreign policy: bastion of liberation-revolution, defender of the faith, and regional leader. From the source of three national role conception above, source of ideology (Shia) is quite important for Iran’s foreign policy since 1979 after Islamic Revolution of Iran. Iran decided to export their Islamic Revolution to another nations around the world, therefore since 2011 Iran supporting Bashar Al Assad’s Regime in Syrian civil war for expanding their Shia’s ideology. Intervention by invitation’s Iran in Syrian civil war is not breaks the international law, by reason of official invitation from the government of Syria. However, Iran as an invited party should respect the principles of humanitarian law, and not involved in the violation. In fact, Iran same as the Bashar’s Regime that breaking the rule of international law (especially R2P). | |
| 22979 | 26226 | C1C012103 | Pengaruh Audit Tenure, Financial Distress, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Opini Going Concern | Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh audit tenure, financial distress, dan profitabilitas terhadap pengungkapan opini going concern. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode pengamatan tahun 2013-2016. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Dengan Demikian, data penelitian ini sejumlah 28 laporan tahunan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, dan uji kecocokan model. Hasil Penelitian ini menunjukkan empat poin kesimpulan. Pertama, audit tenure berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan opini going concern. Kedua, financial distress berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan opini going concern. Ketiga, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara profitabilitas terhadap pengungkapan opini going concern. Keempat, secara bersama-sama (simultan), terdapat pengaruh yang signifikan antara audit tenure, financial distress, dan profitabilitas terhadap pengungkapan opini going concern. | This study aims to examine the effect of audit tenure, financial distress, and profitability on disclosure of going concern opinion. The population in this study are all companies listed in Bursa Efek Indonesia (BEI) in 2013-2016. The sampling technique used in this study is purposive sampling. Thus, the sample of this study are 28 annual report. The data analysis technique used in this study are descriptive analysis, classic assumption test, multiple linear regression, and model fit test. This study results show four concluding points. First, audit tenure has a significant impact on the disclosure of going concern opinion. Second, financial distress has a significant effect on the disclosure of going concern opinion. Third, profitability has no significant effect on the disclosure of going concern opinion. Fourth, audit tenure, financial distress, and profitability simultaneously has a significant impact on the disclosure of going concern opinion. | |
| 22980 | 26228 | C1A013124 | Faktor-Faktor yang Memengaruhi Impor Susu Indonesia Tahun 2000-2016 | Impor susu di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami kecenderungan meningkat. Namun produksi susu nasional belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan impor susu dari luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendapatan perkapita, harga impor susu dan jumlah wanita bekerja terhadap impor susu di indonesia pada tahun 2000-2016. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Penelitian dilakukan di Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan perkapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor susu di Indonesia. Harga impor susu dan wanita bekerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap impor susu di Indonesia. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu pertama masyarakat dan pemerintah diharapkan terus meningkatkan pendapatan perkapita agar konsumsi masyarakat terhadap susu terus meningkat. Namun untuk menghindari impor yang semakin tinggi, pemerintah juga perlu mempersiapkan susu dalam negeri yang memiliki standar dan kualitas sama dengan susu impor. Kedua. yaitu pemerintah perlu melakukan sosialisasi tentang pentingnya Air Susu Ibu (ASI) ekslusif agar setiap ibu yang bekerja mempunyai pengetahuan mengenai cara memberi ASI ekslusif kepada anak meskipun mempunyai pekerjaan. ASI memiliki khasiat yang tidak dapat ditandingi dengan susu formula mana pun, sebab ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan sang bayi selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun. | Milk import in Indonesia has an increasing tendency. However the national milk production has not been able to fulfill the needs of Indonesian people. Therefore Indonesian government released a policy to import milk from other country. This research is intended to analyze the impact of income per capita, the price of import milk, and the amount of working women towards the milk import rate in Indonesia on 2006-2016 period. The method used in this research is a quantitative method, and using a secondary database. This research was conducted in Indonesia. The data analysis using double linier regression technic with ordinary least square (OLS) method. The result of the analysis is showing that income per capita had a positive and significant impact towards the milk import rate in Indonesia. While the milk import prices and working women had a positive and unsignificant impact towards the milk import rate in Indonesia. The implications from the conclusion above are: first the government and the society are expected to keep on increasing the income per capita so the society's milk consumption can continue to increase. However to avoid the increasing of import level, government also need to prepare the stock of local milk which has the same quality and standard owned by the import milk. Second is that the government need to conduct socialization regarding the importance of exclusive breastfeeding or ASI (Air Susu Ibu) so that every working mom will have the knowledge about how to give exclusive breastfeeding to their children even if they are working. ASI has the essential nutrients which cannot be compared with any formulated milk, because ASI consists of every nutrition needed by the baby for the first six months of their life without any additional food. |