Home
Login.
Artikelilmiahs
26188
Update
SYAIFA WULAN STANIALITA
NIM
Judul Artikel
Strategi Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam Mengkampanyekan Budaya Lingkungan melalui Sekolah Adiwiyata
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam mengkampanyekan budaya lingkungan melalui Sekolah Adiwiyata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Komunikasi Lingkungan yang dikemukakan oleh Robert Cox. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dalam pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata ditentukan dengan melihat unsur-unsur komunikasinya, yaitu adanya peran komunikator dalam menyampaikan pesan, media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada sekolah, stakeholder sebagai kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu, identifikasi hambatan sebagai evaluasi, dan juga budaya lingkungan sebagai hasil dari strategi komunikasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the communication strategy of the Surabaya City Environment Agency (DLH) in campaigning for environmental culture through the Adiwiyata School. The theory used in this study is the theory of Environmental Communication proposed by Robert Cox. This study uses qualitative research methods and uses a purposive sampling technique in selecting informants. The results of this study can be concluded that the communication strategy of the Surabaya City Environment Office in implementing the Adiwiyata School program is determined by looking at the communication elements, namely the role of communicators in delivering messages, media used to convey messages to schools, stakeholders as groups or individuals can influence or be influenced by an achievement of certain goals, identification of obstacles as evaluations, as well as environmental culture as a result of communication strategies.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save