Artikelilmiahs

Menampilkan 22.941-22.960 dari 51.896 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2294125470E1A014314PERANAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN PARIWISATA DESA (Studi di Desa Pandak Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas )
Perencanaan pembangunan desa merupakan hal yang perlu diperhatikan dan sangat penting karena dari perencanaan pembangunan inilah arah pembangunan desa ditentukan. Skripsi ini membahas tentang peranan badan permusyawaratan desa dalam pengembangan pariwisata di Desa Pandak Kecamatan Baturraden. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis peranan BPD dalam pengembangan pembangunan pariwisata mengenai pemanfaatan dan pengelolaan aset desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa pandak, maupun kerjasama dengan pihak ketiga serta mekanisme koordinasi yang dilakuan BPD dalam pengembangan pembanguan pariwisata. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, dan situs-situs internet.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan kebijakan pengelolaan aset desa di Desa Pandak terdapat didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang diimplementasikan dalam strategi pembangunan desa khususnya di bidang pariwisata. Peranan BPD dapat membantu perkembangan pariwisata desa kearah yang lebih baik sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam pengambilan aspirasi sesuai dengan mekanisme yang tersistematis, terkoordinir dan dapat dipertanggung jawabkan demi tercapainya Visi dan Misi Desa Pandak.

Kata kunci: Peranan, Badan Permusyawaratan Desa, Pariwisata
The construction of the village is noteworthy and very important because of the construction of this is the development direction of the village. This thesis discusses the role of the consultative bodies in the development of village tourism in the village of Baturradeen Sub-district Pandak. The purpose of this research is to analyze the role of BPD in the development of tourism development on the utilization and management of the assets of the village made by the Government of the village of pandak, as well as cooperation with third parties as well as the coordination mechanism Champion and BPD in the development construction of tourism. This type of research is the juridical normative approach to legislation and approach to analysis. The data used are secondary data in the form of legislation, literature books, and internet sites.
Based on the research results and discussion can be drawn the conclusion of asset management policies at the village village Pandak contained in the medium-term development plan of the village (RPJMDes), which is implemented in the strategy development, particularly in tourism. The role of the BPD can help the development of village tourism towards a better fit basic tasks and functions in accordance with the aspirations of the retrieval mechanism is systematic, coordination and can be accountable for the sake of someone else's vision and mission Pandak Village.
Keywords: the role of the Consultative Bodies, the Organization of the Governmen,Toursm.
2294225471C1L015045PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X IPS MAN 2 BANYUMAS TAHUN PELAJARAN 2018/2019RINGKASAN

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Ditinjau Dari Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X IPS MAN 2 Banyumas Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar dan motivasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran inkuri yang ditinjau dari motivasi belajar terhdap hasil belajar ekonomi.
Jenis penelitian ini merupkan penelitian true eksperiment dengan bentuk post test only control design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas X IPS 2 dengan jumlah siswa 43 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPS 3 dengan jumlah siswa 46 sebagai kelas kontrol. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu menggunkan teknik Multistage Rendom Sampling.
Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan rata-rata motivasi belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. 2) Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. 3) Terdapat pengaruh secara signifikan model pembelajaran inkuiri terhadap motivasi belajar. 4) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar. 5) Tidak terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. 6) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar siswa.
Implikasi dari penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa dan pemilihan model pembelajaran yang tepat yang tepat dapat berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar siswa.
Kata kunci: model pembelajaran inkuiri, motivasi belajar, dan hasil belajar.
SUMMARY

This study entitled "The Influence of Inquiry Learning Models Viewed From Learning Motivation on Economic Learning Outcomes of Students of Class X IPS MAN 2 Banyumas Academic Year 2018/2019, with the aim to analyze differences in learning outcomes and learning motivation between the experimental class and the control class. In addition, this study also aims to analyze the influence of the incuri learning model in terms of learning motivation towards economic learning outcomes.
This type of research is a true experiment with a post test only control design. The sample used in this study is class X IPS 2 with the number of students 43 as the experimental class and class X IPS 3 with the number of students 46 as the control class. The technique used in sampling is using the Multistage Rendom Sampling technique.
Based on the results of the analysis show that: 1) There is a difference in the average learning motivation using the inquiry learning model in the experimental class higher than the conventional learning model in the control class. 2) There are differences in the average learning outcomes using the inquiry learning model in the experimental class higher than the conventional learning model in the control class. 3) There is a significant effect of the inquiry learning model on learning motivation. 4) There is the influence of inquiry learning models on learning outcomes. 5) There is no effect of learning motivation on student learning outcomes. 6) There is the influence of inquiry learning model on learning outcomes through student learning motivation.
The implication of this study is that the application of learning models that are in accordance with the subject matter can influence student learning motivation and the selection of the right learning model that can influence the achievement of student learning outcomes.
Keywords: models of inquiry learning, learning motivation, and learning outcomes.

2294326060E1A012083TINJAUAN YURIDIS TIDAK DITERAPKAN PASAL 127 UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA TERHADAP PENYALAGUNA NARKOTIKA DI PURBALINGGAArtikel ini bertujuan untuk mengetahui alasan tidak diterapkannya Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pada penyalahguna narkotika di Pengadilan Negeri Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis sosiologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hal yang mempengaruhi hakim tidak menerapkan Pasal 127 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika tidak diterapkan terhadap Penyalahguna Narkotika di Pengadilan Negeri Purbalingga, antara lain: tidak adanya rekomendasi atau keterangan ahli dan rekomendasi tertulis dari Tim Assesmen Terpadu; pledoi atau pembelaan penasihat hukum yang tidak didukung dengan rekomendasi ahli atau Tim Assesmen Terapadu, dan perspektif hakim serta jaksa penuntut umum mengenai tujuan pemidaaan yang masih berorintasi pada pembalasan. This article purpose is to know the reason not to use a law 127 number 35 year 2009 about drugs and miss purpose about drugs at Purbalingga district court. The reaserch methods that used in this reasearch is juridical sociological. The result of this research is to prove that the things had attract judge not using law 127 number 35 year 2009 about drugs not using against misspurpose drugs in Purbalingga district court, in case : didn’t have a recommendation or older researcher and written recommendation from assesmen team’s; pledoi or assesmen teams and judge perspective and also public presecutor about criminal purpose that still had a mind to revenge.
2294425473C1C015111PENGARUH MODAL INTELEKTUAL DAN IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP SYARIAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Modal Intelektual, Pendapatan Islami, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Zakat Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2012 sampai dengan tahun 2016 yang secara keseluruhan berjumlah 13 bank. Bank yang dijadikan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut, didapatkan jumlah bank yang memenuhi kriteria pemilihan sebanyak 7 bank. Data dianalisis dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Modal Intelektual berpanguh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia; (2) Pendapatan Islami tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia; (3) Pembiayaan Bagi Hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia; (4) Zakat berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia.This study aims to determine the effect of Intellectual Capital, Islamic Income, Profit Sharing, and Zakat on the Financial Performance of Sharia Commercial Banks in Indonesia. The population in this study were all Sharia Commercial Banks in Indonesia that were registered in the Financial Services Authority from 2012 to 2016 which totaled 13 banks. The bank sampled in this study was taken using the purposive sampling method. Based on this method, there are 7 banks that meet the selection criteria. Data were analyzed by multiple linear regression analysis techniques. The results of this study indicate that: (1) Intellectual Capital has a positive effect on the financial performance of Sharia Commercial Banks in Indonesia; (2) Islamic Income does not have a significant effect on the financial performance of Sharia Commercial Banks in Indonesia; (3) Profit Sharing Financing does not have a significant effect on the financial performance of Sharia Commercial Banks in Indonesia; (4) Zakat has a positive effect on the financial performance of Sharia Commercial Banks in Indonesia.
2294525472E1A012340PENGAWASAN PELANGGAR LALU LINTAS JALAN BERBASIS KAMERA PENGINTAI/CLOSED–CIRCUIT TELEVISION/CCTV
DI KABUPATEN BANYUMAS
Pemasangan CCTV merupakan fasilitas yang digunakan oleh Dinas Perhubungan dalam meningkatkan kinerja di bidang lalu lintas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaturan pengaturan pengawasan pelanggar lalu lintas jalan berbasis kamera pengintai (closed–circuit television/cctv) dan pelaksanaan pengawasan pelanggar lalu lintas jalan berbasis kamera pengintai (closed–circuit television/cctv) oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Bahan hukum yang diperoleh dianalisis secara sosiologis kualitatif.
Kesimpulan hasil penelitian adalah pengaturan pengawasan pelanggar lalu lintas jalan berbasis kamera pengintai (closed–circuit television/CCTV) di Kabupaten Banyumas untuk pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi pada suatu kawasan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi dan koordinasi pengaturan lampu lalu lintas di setiap persimpangan. Pemasangan CCTV masih terbatas sebagai upaya pengawasan tertib lalu lintas dan membantu pihak kepolisian bila terjadi kasus kecelakaan di jalan raya. Hasil CCTV belum dimanfaatkan untuk kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas. Kamera CCTV yang terpasang di wilayah Kabupaten Banyumas sampai dengan tahun 2018 sebanyak 18 CCTV yang terpasang di 7 jalan nasional, 9 jalan provinsi dan 2 jalan kabupaten.
Installation of CCTV is a facility used by the Department of Transportation in improving performance in the field of traffic. The research aims to determine the surveillance settings of surveillance cameras based on closed-circuit television / cctv) and the implementation of surveillance cameras based on closed-circuit television / cctv) by the Transportation Service of Banyumas Regency. The research method uses a normative juridical approach. Legal material obtained is analyzed qualitatively sociologically.
The conclusions of the research are the supervision of closed-circuit television / CCTV road traffic violators in Banyumas for information technology-based traffic control in an area that aims to optimize road network performance through optimization and coordination of traffic light settings in every intersection. Installation of CCTV is still limited as an effort to monitor orderly traffic and help the police if there are accidents on the highway. CCTV results have not been utilized for traffic violations. CCTV cameras installed in Banyumas Regency up to 2018 as many as 18 CCTVs installed in 7 national roads, 9 provincial roads and 2 district roads.
2294626061A1C015033KARAKTERISTIK DERET SENSOR GAS MOS DALAM PENGUKURAN GAS DAN VOLATIL MINYAK NILAM DENGAN PERLAKUKAN
JENIS DAN KADAR
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang cukup penting sebagai komoditi ekspor Indonesia. penanganan hasil setelah produksi belum dilakukan secara maksimal. Banyaknya permintan dan sedikitnya pasokan membuat minyak nilam rawan kecurangan. Penyuling tradisional sengaja mencampurkan minyak nilam dengan minyak sayur, minyak solar maupun campuran lain. salah satu cara untuk mendeteksi adanya campuran dalam minyak nilam tersebut adalah dengan alat pengukuran volatil dengan deret sensor MOS. Deret sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah TGS 2600, TGS 2602, TGS 2620, MQ 5, MQ 135, MQ 138, FIS AQ1, FIS SB30, FIS 12A. metode PCA(Principle Component Analysis) digunakan dalam klasifikasi kadar kandungan minyak tercampur pada minyak nilam. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kemampuan sensor TGS-2600, TGS-2602, TGS-2620, MQ-5, MQ-135, MQ-138, FIS-AQ1, FIS-SB30, dan FIS-S12A. (2) Mengetahui respon individu sensor gas dalam mengidentifikasi kosentrasi minyak nilam tanpa campuran, minyak nilam tercampur minyak sayur, dan minyak nilam tercampur solar serta sensor terbaik dalam pengidentifikasian. (3) Mengetahui akurasi individu sensor gas dalam membedakan jenis minyak nilam dengan metode Principle Component Analysis (PCA). Serta Metode Principle Component Analysis menunjukan hasil akurasi yang cukup baik dengan hasil terbaiknya yakni 83,33%.Patchouli (Pogostemon cablin Benth) is one of the essential oils producing plants which is quite important as Indonesian export commodity. The handling results after its production has not been carried out maximally. The high demand and the lack of supply make patchouli oil prone to fraud. Traditional distillers intentionally mix patchouli oil with vegetable oil, diesel oil and other mixtures. One way to detect the mixture in patchouli oil is by using a volatile measurement instrument with a MOS sensory array. The series of sensors used in this study were TGS 2600, TGS 2602, TGS 2620, MQ 5, MQ 135, MQ 138, FIS AQ1, FIS SB30, FIS 12A. PCA method (Principle Component Analysis) was used in the classification of the oil content level mixed in patchouli oil. The aims of this study are: (1) Determine the capability of the TGS-2600, TGS-2602, TGS-2620, MQ-5, MQ-135, MQ-138, FIS-AQ1, FIS-SB30, and FIS-12A. (2) Determine the response of individual gas sensors in identifying patchouli oil concentration without mixture, patchouli oil mixed with vegetable oil, patchouli oil mixed with diesel and the best sensor in identification. (3) Determine the accuracy of individual gas sensors in distinguishing patchouli oil with the Principle Component Analysis (PCA) method. As well as the Principle Component Analysis Method proved to be quite good in the result accuracy with the best result of 83.33%.
2294726159E1A015058TINJAUAN YURIDIS PENERAPAN PASAL 2 AYAT (1) PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN RI NOMOR 94 TAHUN 2018 TENTANG KETENTUAN PENGGUNAAN LETTER OF CREDIT UNTUK EKSPOR BARANG TERTENTU DI PT INDOMININGPerbedaan pembayaran merupakan salah satu hambatan dalam perdagangan internasional. Masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan cara pembayaran Letter of Credit (L/C), oleh karena itu Pemerintah menetapkan supaya ekspor barang tertentu yaitu mineral, batu bara, serta kelapa sawit wajib menggunakan L/C melalui Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 94 Tahun 2018 tentang Ketentuan Penggunaan Letter of Credit untuk Ekspor Barang Tertentu. Hal tersebut menuai reaksi dari kalangan eksportir barang tertentu karena terdapat cara pembayaran lain selain L/C yang masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. PT Indomining selaku produsen dan ekportir batubara merupakan pihak yang wajib untuk menggunakan L/C untuk kegiatan ekspor batubaranya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data menggunakan data sekunder literatur atau bahan pustaka yang berkaitan dengan masalah atau materi penelitian dan data primer dari bagian marketing PT Indomining di Jakarta. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan studi kepustakaan dan wawancara lalu data disajikan dalam bentuk teks naratif serta dianalisis dengan metode analisis data normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian ini PT Indomining telah menggunakan L/C sebagaimana diwajibkan Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 94 Tahun 2018 tentang Ketentuan Penggunaan Letter of Credit untuk Ekspor Barang Tertentu. Adanya penerapan L/C sebagai cara pembayaran memberikan dampak positif dan juga dampak negatif bagi operasional perusahaan di PT Indomining.
The difference on payment methods is one of the obstacles in international trade. The problem could be solved by using Letter of Credit (L/C) as payment method, hence the Government regulated the use of L/C as payment method for the export of certain export goods such as mineral, coal, and palm oil through Article 2 Clause 1 of Minister of Trade Regulation No. 94 Year 2018 concerning on the use of Letter of Credit For The Export of Certain Export Goods. The regulation raised various reaction from the sellers of that certain export goods as there are other payment methods beside L/C in which each of them has its own benefit. PT Indomining as both coal producer and seller is obligated to use L/C for it coal export activity.
This research used normative judicial method. The spesification used in this research was descriptive. The source of data was taken from secondary data such as literature or literary material related to the research material and primary data from PT Indomining’s marketing department. The data was collected by library research and interview then served in the form of narrative text with qualitative normative data analysis method.
PT Indomining has utilized L/C as the payment method of its coal trade as mandated by Article 2 Clause 1 of Minister of Trade Regulation No. 94 Year 2018 concerning on the use of Letter of Credit For The Export of Certain Export Goods.The implementation of L/C as payment method gives both positive and negative impact to the company operational.
2294826240I1A015009ANALISIS EFISIENSI PUSKESMAS DALAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS KABUPATEN CIREBON TAHUN 2018Latar Belakang : Pelayanan puskesmas harus bersifat optimal. Namun, seringkali terkendala sumber daya yang jumlahnya terbatas dan tersebar tidak merata, serta keberadaan puskesmas yang tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Keadaan ini dapat mempengaruhi kinerja puskesmas menjadi inefisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dalam upaya kesehatan masyarakat di puskesmas Kabupaten Cirebon tahun 2018.
Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode DEA dan asumsi VRS berorientasi output. Variabel input yang digunakan, yaitu dana BOK, jumlah dokter umum, dokter gigi atau perawat gigi yang melaksanakan pelayanan kesehatan gigi, perawat, bidan, tenaga kesmas, kesling, dan gizi. Variabel output, yaitu jumlah penyuluhan kesehatan, pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada anak SD dan setingkat, cakupan pelayanan peserta KB aktif, cakupan balita ditimbang, pelayanan kesehatan ibu hamil (kunjungan K4), dan cakupan pemberian vitamin A pada balita.
Hasil : Ketersediaan dokter, dokter gigi, perawat gigi, perawat, tenaga kesmas, kesling, dan gizi jumlahnya terbatas, serta capaian pelayanan kesehatan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2018 terdapat 45 puskesmas yang efisien dan 15 puskesmas yang inefisien dalam upaya kesehatan masyarakat di puskesmas Kabupaten Cirebon tahun 2018.
Kesimpulan : Ketersediaan tenaga puskesmas di Kabupaten Cirebon tahun 2018 belum merata, perbaikan yang dapat dilakukan dengan pemenuhan tenaga kesehatan sesuai dengan standar. Perbaikan puskesmas yang inefisien dapat dengan meningkatkan output berdasarkan hasil perhitungan DEA.
Kata kunci : Efisiensi, Puskesmas, DEA, Upaya Kesehatan Masyarakat
Background : Public Health Centers service must be optimal. However, constraints on limited and uneven distribution of resources, as well as inadequate ratio of Public Health Centers to the population. This situation can make the performance of Public Health Centers inefficient. This research aims to analyze the efficiency of public health services in Public Health Centers at Cirebon District in 2018.
Methodology : This research used a quantitative approach with DEA method and the assumption of VRS output oriented. Input variables consist of BOK fund, number of doctor, number of dentist or dental nurse who carry out dental care, number of nurse, number of midwife, number of public health professional, number of environmental health professional, and number of nutritionist. Output variables consist of number of health promotion activities, dental service for children in elementary school level, coverage of active family planning participants, coverage of toddlers weighed, health services for pregnant women (K4 visits), and coverage of vitamin A provision in toddlers.
Results : Availability of doctors, dentists, dental nurses, public health proffesionals, environmental health professionals, and nutritionists are limited and different health service outcomes. The results of the research showed that in 2018 there were 45 efficient Public Health Centers and 15 inefficient Public Health Centers in public health service at Cirebon District in 2018.
Conclusion : The availability of health workers at Cirebon District in 2018 has not been evenly distributed. Improvements can be done by fulfilling health workers in accordance with the standards. For the public health centers which are inefficient can be improved by increasing output based on the calculation of DEA.
Keywords : Efficiency, Public Health Centers, DEA, Public Health Service
2294925476E1A015065TEKNIK PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN SECARA BERSAMA-SAMA TERHADAP ANAK OLEH HABIB BAHAR BIN SMITH (Studi Kasus di Polda Jawa Barat)Aparat penegak hukum dibebani tugas khusus untuk mengungkap suatu tindak pidana, Pasal 1 Butir 5 KUHAP mencantumkan penyelidikan adalah serangkaian tindakan untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga kuat sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur dalam undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik kepolisian dalam mengungkap tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama terhadap anak oleh Habib Bahar Bin Smith dan kendala penyidik dalam penegakan hukum terkait dengan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama terhadap anak oleh Habib Bahar Bin Smith.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian yang tersistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik kepolisian dalam mengungkap tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama terhadap anak oleh Habib Bahar Bin Smith yaitu adanya laporan dari masyarakat terkait adanya tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh Habib Bahar bin Smith, penyelidik langsung melakukan penyelidikan di TKP. Hasil olah TKP diperoleh barang bukti berupa rekaman video penganiayaan yang ternyata benar adanya. Langkah selanjutnya penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban untuk mendapatkan keterangan penyebab luka tersebut berupa alat bukti surat yaitu Visum Et Repertum yang dilakukan oleh seorang ahli dalam bidangnya. Dalam penegakan hukum terkait dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Habib Bahar bin Smith, penyidik terkendala oleh faktor hukumnya, faktor masyarakat dan faktor budaya.
The law enforcement is burden with certain assignments to disclose a criminal act. According to Article 1 Verse (5) of Criminal Procedure Law, it is stated that an investigation is a chain of action to search and discover a scene that is strongly presumed as a criminal act so that further investigation can either be conducted or not based on the law. This research aims to find out the techniques used by police to disclose criminal act of simultaneous molestation towars adolescents perpretated by Habib Bahar Bin Smith.
Socio-Legal approach is implemented for the research methodology combined with descriptive spesification. Data used for this research are primary and secondary data. The primary data is taken from an interview with an informant, while the secondary data is achieved from references. The data is , then, organized, and analyzed through qualitative method and explained in systematically structured analysis.
The findings show that the techniques used by police in disclosing the criminal act of simultaneous molestation towards adolescent perpetrated by Habib Bahar Bin Smith is the report of the locals concerning the criminal act of molestation perpetrated by Habib Bahar Bin Smith. Investigators immediately conduct early investigation to collect evidence in the crime scene. Resul of the crime scene indicates that there is a video of the molestation and the investigators check the video for validaty and it is real. Next, the investigators begin inspection to witnesses and victims to get clear words regarding victims’wounds. The inspection shows that there is an evidence in a form of Visum Et Repertum. In upholding the law concerning the case of molestation perptrated by Habib Bahar Bin Smith, the investigators find three obstacles which are law, society and cultural factor.
2295025475H1A015016ANALISIS SISTEM MICRO-GRID PHOTOVOLTAIC TERHUBUNG JALA-JALA LISTRIK INSTALASI RUMAH TINGGAL Energi matahari merupakan energi alternatif yang mudah digunakan. Salah satu sistem penggunaan energi matahari adalah sistem micro-grid PV, dimana sistem micro-grid phovoltaic (PV) memiliki 2 arus yaitu arus AC dan DC sehingga penelitian ini bertujuan merencanakan sistem micro-grid photovoltaic dengan membandingkan micro-grid AC dan micro-grid DC. Pada penelitian ini menggunakan simulasi pada perangkat lunak HOMER (Hybrid Optimization Model for Energy Renewable) untuk meneliti dan menganalisis profil beban, arsitektur, dan biaya yang dibutuhkan pada sistem micro-grid photovoltaic terhubung jala-jala listrik instalasi rumah tinggal dengan renewable fraction 10%-90% dan capacity shortage 0%. Hasil dari penelitian ini, didapatkan bahwa pada perancangan sistem micro-grid dengan photovoltaic berkapasitas 300 wattpeak mampu memberikan fraksi energi terbarukan sebesar 30% untuk sistem tanpa baterai dan 50% untuk sistem dengan baterai. Berdasarkan hasil simulasi, profil beban, arsitektur dan biaya yang optimal pada sistem micro-grid AC dan DC yaitu saat renewable fraction sebesar 30%. Dimana profil beban, arsitektur dan biaya pada sistem micro-grid AC photovoltaic lebih efisien dibandingkan sistem micro-grid DC photovoltaic. Pada sistem micro-grid DC memiliki kelebihan yaitu nilai excess electricity yang lebih kecil jika dibandingkan dengan sistem micro-grid AC photovoltaicSolar energy is an easy to use alternative energy. One system for using solar energy is the PV micro-grid system, where the micro-grid phovoltaic (PV) system has 2 currents, namely AC and DC currents so the research aims to plan a photovoltaic micro-grid system by comparing micro-grid AC and micro-grids DC. In this study we used a Hybrid Optimization Model for Energy Renewable software to research and analyze the load profile, architecture, and costs required for a photovoltaic micro-grid system connected to the electrical grids of residential installations with renewable fraction of 10% - 90% and 0% capacity shortage. The results of this study, it was found that the design of a micro-grid system with 300 wattpeak capacity photovoltaic was able to provide a renewable energy fraction of 30% for systems without batteries and 50% for systems with batteries. Based on the simulation results, load profile, architecture and optimal costs for AC and DC micro-grid systems, when renewable fraction is 30%. Where the load profile, architecture and cost of a photovoltaic AC micro-grid system are more efficient than a DC photovoltaic micro-grid system. The DC micro-grid system has the advantage that the excess electricity value is smaller when compared to the photovoltaic AC micro-grid system.
2295126062A1L114055PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK HAYATI MIKORIZA TRICHODERMA DAN PENGURANGAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIK TANAH PADA BUDIDAYA KUBIS BUNGATanaman kubis bunga termasuk dalam golongan tanaman sayuran semusim atau umur pendek. Tanaman tersebut hanya dapat berproduksi satu kali dan setelah itu akan mati. Pemanenan kubis bunga dapat dilakukan pada umur 60 – 70 hari setelah tanam, tergantung pada jenis dan varietasnya. Kendala dalam produksi kubis bunga di Indonesia adalah ketersediaan lahan pertanian yang perlahan hilang karena terjadinya alih fungsi lahan dari pertanian ke sektor lain. Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk buatan anorganik. Pupuk buatan anorganik merusak kondisi tanah jika dipakai terus-menerus dan memiliki biaya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, dicari alternatif lain untuk mengganti pupuk buatan, yaitu dengan pupuk hayati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati mikoriza – trikoderma dan pengurangan dosis pupuk anorganik terhadap beberapa sifat fisik tanah dan produksi kubis bunga. Penelitian ini dilakukan di lahan petani Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai November 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah komposisi pupuk mikoriza – trikoderma sedangkan faktor kedua adalah pengurangan dosis pupuk anorganik. Variabel yang diamati meliputi sifat fisik tanah seperti BJI, BJP, porositas, BC, BG, BL, BBW, dan jangka olah tanah serta variabel hasil produksi tanaman seperti tinggi tanaman, bobot segar dan bobot kering.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Interaksi pupuk mikoriza 20 gram – trikoderma 10 gram dan pengurangan dosis pupuk anorganik 25% mampu mempengaruhi 2 variabel sifat yaitu; berat jenis partikel (BJP). Berat jenis partikel rerata 20,66% dengan perlakuan H1 mengahsilkan nilai BJP yaitu 2,1 gram dan bobot kering yaitu 148,19 gr dengan perlakuan H2A2. Sedangkan untuk variabel BJI, porositas, BC, BG, BL, BBW, jangka olah, tinnggi tanaman dan bobot basah tidak berpengaruh nyata. (2) Pemberian pupuk hayati mikoriza dan trikoderma mampu mengurangi penggunaan pupuk anorganik hingga 25% diihat dari nilai berat jenis partikel dan 50% dilihat dari bobot tanaman kering yaitu 148,19 g yang merupakan acuan untuk melihat laju vegetative tanaman. (3) Pada perlakuan pemberian pupuk hayati mikoriza-trikoderma dan pengurangan pupuk anorganik tidak ditemukannya perlakuan yang berbeda nyata pada perlakuan yang bersifat mandiri.
SUMMARRY
Cauliflower plants included in the group plant seasonal vegetables or a short lifespan. The plant can only produce one time and after that it will die. Harvesting cauliflower can be done at the age of 60-70 days after planting, depending on the species and varieties. Constraints in the production of cauliflower in Indonesia is the availability of agricultural land is gradually lost due to the land conversion from agriculture to other sectors. Fertilizers are commonly used inorganic fertilizers. Inorganic fertilizers damage the soil conditions, if used continuously and have a fairly high cost. Therefore, look for other alternatives to replace artificial fertilizer, ie with a biological fertilizer This study aimed to determine the effect of mycorrhizal biofertilizers - trikoderma and dose reduction of inorganic fertilizer on some physical properties of soil and the production of cauliflower. This research conducted inKaliori village farmers' land, Kalibagor subdistrict, Banyumas andLaboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of General Sudirman. This research was conducted in March and November 2018. This study used a randomized block design Complete (RAKL) factorial design with two factors. The first factor is the composition of the fertilizer mycorrhiza - trikoderma the second factor is the reduction of inorganic fertilizers. Variables observed physical properties of the soil such as BJI, BJP, porosity, BC, BG, BL, BBW, and tillage term and variable crop production such as plant height, fresh weight and dry weight.
The results of this study indicate that (1) the interaction of fertilizer mycorrhiza 20 grams - 10 grams trikoderma and dose reduction of 25% inorganic fertilizer can influence the nature of the two variables, namely; density of particles (BJP). Weight average of 20.66% of particles with H1 treatment mengahsilkan BJP value of 2.1 gram and the dry weight of 148.19 g with H2A2 treatment. As for the variable BJI, porosity, BC, BG, BL, BBW, though the term, tinnggi plants and wet weight were not significant. (2) Mycorrhizal biological fertilizer and trikoderma able to reduce the use of inorganic fertilizers by up to 25% diihat of particle specific gravity value and 50% of the weight of the dried plant seen that 148.19 g which is a reference to see the rate of vegetative plants, (3)In the treatment of biological fertilizer mycorrhiza-trikoderma and reduction of inorganic fertilizer is not found significantly different treatment in treatment which is independent,
2295226126C1B012077ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SETELAH AKUISISI PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BEITujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan sebelum dan setelah melakukan akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di BEI. Metode penelitian ini menggunakan metode komparatif yang dapat membandingkan dua gejala atau lebih. Objek pada penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan Go Public yang terdaftar di BEI. Populasi penelitian ini perusahaan go public yang terdaftar di BEI yang melakukan akuisisi pada periode tahun 2011 sampai 2015. Metode pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling, yaitu penentuan sampel dengan kriteria tertentu. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan mencari data yang diperlukan dari laporan keuangan yang dipubikasikan oleh perusahaan. Metode analisis data penelitian ini adalah menggunakan metode statistik deskriptif, analisis rasio keuangan, Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji rasio keuangan yang dibandingkan 3 tahun sebelum dan setelah akuisisi secara berturut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio Return On Asset (ROA) dan Assets Turn Over (ATO) sedangkan pada Current Ratio (CR) dan dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak terdapat perbedaan yang signifikan.The purpose of this research is to analyze financial performance before and after acquisitions in companies listed at the IDX. This research method using the comparative method can compare two or more symptoms. The object of the research is on the financial statements of the company Go Public registered in IDX. The population of this research the company go public registered in IDX that do acquisitions in the period of years 2011 to 2015. Sampling method using the purpossive sampling, i.e. determination of the sample by certain criteria. Method of data collection in this study using the method of documentation by searching for the required data from the financial reports that are published by the company. Methods of data analysis using the method of this research is descriptive statistics, financial ratio analysis, Wilcoxon Signed Rank Test. The results of the financial ratio test compared to 3 years before and after successive acquisitions indicate that there are significant differences in the ratio of Return On Assets (ROA) and Assets Turn Over (ATO) while in the Current Ratio (CR) and and Debt to Equity Ratio (DER ) there is no significant difference.
2295328433J1C015050ANALISIS CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL YUKIGUNI KARYA KAWABATA YASUNARIPenelitian ini berjudul “Analisis Citra Perempuan dalam Novel Yukiguni Karya Kawabata Yasunari” bertujuan untuk mendeskripsikan penokohan dan citra perempuan dari tokoh Komako. Pada penelitian ini teori yang dipakai adalah teori strukturalisme untuk membahas penokohan dan teori citra perempuan untuk mendeskripsikan citra perempuan tokoh Komako. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa novel Yukiguni karya Kawabata Yasunari tahun 1971. Data penelitian berupa narasi dan dialog yang menggambarkan penokohan dan deskripsi tentang citra perempuan dari tokoh Komako. Pengumpulan data menggunakan teknik close reading ‘membaca berulang’. Metode analisis data menggunakan metode analisis naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Komako digambarkan mudah tersinggung, pemabuk, tidak peduli, namun rapi. Profesinya sebagai geisha menampilkan citra fisik bersih dan cantik. Sebagai seorang geisha maupun perempuan Jepang, tokoh Komako memiliki citra psikis mudah tersinggung, tidak menyukai pembohong, merasa bersalah, dan tidak peduli. Selain itu, sebagai seorang geisha maupun perempuan Jepang ia memiliki citra sosial terkenal, berempati tinggi namun suka melanggar aturan sehingga tidak harmonis terhadap lingkungannya. Dapat disimpulkan bahwa citra fisik tokoh Komako bertolak belakang dengan citra psikis dan sosialnya.
This study is entitled with “An Analysis of the Image of Woman Based on Yukiguni Novel by Kawabata Yasunari” which purposes are to describe the characterization and the image of woman reflected on the main character, Komako. This is a qualitative descriptive study. The data are based on one of Kawabata Yasunari works, Yukiguni, 1971, which presented in narration and dialog to reflect the characterization and describe the image of woman from Komako. The data collecting method chosen is close reading technique (repeat reading). To analyse the finding, the method used in this study is narrative analysis. The findings of this study shown that the main woman character, Komako is described as a person who is easily offended, a drunkard, careless, yet neat. Her profession as Geisha displays a neat and beautiful physical image. Komako, either as a Geisha or Japanese woman, has a physic image who is easily offended, disliking liars, feeling guilty and careless. Other than that, she has a famous social image, as being well know by others, having a high sense of empathy, yet a rule breaker in which resulting her relationship between the environment she is living and herself as a person is inharmonious. To sum up, the physical images possessed by Komako is contrary with her psychic image and social.
2295426178H1F012089PEMETAAN GEOLOGI DAERAHKADUMANIS DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SALEM, KABUPATEN BREBES, PROVINSI JAWA TENGAHSari
Kondisi geologi yang ada pada suatu daerah memiliki peranan yang sangat penting untuk mendukung pemanfaatan ruang, khususnya untuk pemanfaatan lahan di daerah Sindangwangi dan sekitarnya Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kajian faktor-faktor geologi dapat membantu dalam penaatan ruang agar sesuai dengan kemampuan lahannya. Dalam Penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian yang terdiri dari pemetaan lapangan, pembobotan peta-peta tematik dan analisis komprehensif untuk mendapatkan karakteristik geologi dan kemampuan lahan daerah penelitian. Berdasarkan hasil kajian, daerah penelitian memiliki 3 kemampuan lahan yaitu kawasan budidaya (pemukiman, perdagangan dan perkantoran), kawasan budidaya terbatas ( perkebunan, hutan produksi dan daerah wisata) dan kawasan lindung ( hutan lindung dan potensi wisata alam). Hasil kajian menunjuknan bahwa di daerah penelitian saat ini tidak sesuai dengan kemampuan lahannya.

The spatial condition in every area has important for accomodate the land capability such as in Sindangwangi area, Brebes district, Central Java. Geology analisis could assist the land planning based on it’s capability.the method used consisted of geological mapping, weighting of thematic maps and comprehensive analisys to obtain geological characteristics and capabilities of lands.This analysis resulted in three criteria of land capability. Cultivated area (residence, commerce and office complex). limited cultivated area ( plantation, productive forest and natural tourism) and protected arrea ( reserved forest and natural tourism) Anlysis showed that some residential area in study area are not in accordance to its land capability.
2295526373F1C015003Konstruksi Makna Masyarakat terhadap Tradisi Ruwahan Kampung PuloKampung Pulo merupakan sebuah Kampung Adat yang memiliki tradisi berupa larangan dan ritual. Salah satu tradisi adat yang masih dilaksanakan adalah ritual Ruwahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksi sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat Adat Kampung Pulo telah melalui proses dialektika seperti yang dijelaskan dalam teori konstruksi sosial yaitu tahap eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Salah satu tradisi adat yang mereka laksanakan adalah ritual Ruwahan. Ritual Ruwahan dilaksanakan setiap tanggal 14 Ruwah untuk menyambut bulan Ramadhan. Ritual Ruwahan termasuk dalam tipe peristiwa berupa salam pembuka dan petuah. Tujuan dan fungsinya adalah untuk memohon kepada Allah SWT agar diampuni dosa-dosanya dan diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah puasa. Partisipan dalam ritual ini adalah seluruh Masyarakat Adat Kampung Pulo. Bentuk pesan ada yang berupa verbal maupun nonverbal. Isi pesan disampaikan ketika ritual akan dimulai dan ketika berdo’a. Dalam pelaksanaan ritual Ruwahan terdapat norma-norma interpretasi berupa nilai religius, kesopanan, kekeluargaan, dll. Tindak komunkatif dalam ritual ini adalah memanjatkan do’a kepada Allah SWT untuk memohon ampunan, dan mendapatkan keselamatan.

Kata Kunci: Eksternalisasi, Objektivasi, Internalisasi, Etnografi Komunikasi
Kampung Pulo is an Indigenous Village that has traditions in the form of prohibitions and rituals. One of the traditional traditions that still being carried out is the Ruwahan. This research is a qualitative research that use ethnography communication approach. This research use social construction theory and etnography communication theory. The data selection using interviews, observation, and documentation. The technique of selecting informants using purposive sampling technique. The results of this study indicate that the Indigenous Peoples of Kampung Pulo have gone through a dialectical process as described in social construction theory, namely the stages of externalization, objectivation, and internalization. One of the traditional traditions that they carry out is the Ruwahan. Ruwahan is held every 14th of Ruwah to welcome the month of Ramadhan. Ruwahan is included in the type of event in the form of opening greetings and advice. The purpose and function is to beg Allah SWT to be forgiven of his sins and given fluency in performing fasting. Participants in this ritual are all the Indigenous Peoples of Kampung Pulo. The form of the message is verbal and nonverbal. The contents of the message are conveyed when the ritual will begin and when pray. In carrying out the Ruwahan there are norms of interpretation in the form of religious values, politeness, kinship, etc. Communative acts in this ritual are to pray to Allah SWT to ask forgiveness, and get salvation.

Keywords: Externalization, Objectivation, Internalization, Ethnography Communication
2295628570C1C015087Pengaruh opini audit, sistem pengendalian intern pemerintah dan transparansi laporan keuangan pemerintah daerah terhadap kasus korupsi di daerahPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh opini audit, sistem pengendalian internal pemerintah, dan transparansi laporan keuangan pemerintah daerah terhadap kasus korupsi di daerah. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua kabupaten dan kota di Indonesia tahun 2016-2018, yaitu 1.542 pemda. Sampel yang digunakan diambil berdasarkan metode purposive sampling dengan total 384 kabupaten/kota. Kemudian, analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) opini audit tidak berpengaruh terhadap semakin rendah kasus korupsi di daerah. (2) Sistem pengendalian internal pemerintah tidak berpengaruh terhadap kasus korupsi di daerah. (3) Transparansi laporan keuangan pemerintah daerah tidak berpengaruh terhadap kasus korupsi di daerah.This research was conducted with the aim to determine the effect of audit opinion, the government's internal control system, and transparency of local government financial reports on corruption cases in the region. The population in this study covers all districts and cities in Indonesia in 2016, 2017 and 2018, namely 1.542 local governments. The sample used was taken based on the purposive sampling method with a total of 384 districts/cities. Then, the data analysis used is logistic regression analysis with SPSS program version 23.0. The result showed that (1) the audit opinion does not affect the corruption cases in the region. (2) The government internal control system has no effect on the corruption cases in the region. (3) The transparency of regional government financial statements does not affect the corruption cases in the regions.
2295726188F1C015030Strategi Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam Mengkampanyekan Budaya Lingkungan melalui Sekolah AdiwiyataPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dalam mengkampanyekan budaya lingkungan melalui Sekolah Adiwiyata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Komunikasi Lingkungan yang dikemukakan oleh Robert Cox. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya.

Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya dalam pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata ditentukan dengan melihat unsur-unsur komunikasinya, yaitu adanya peran komunikator dalam menyampaikan pesan, media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada sekolah, stakeholder sebagai kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu, identifikasi hambatan sebagai evaluasi, dan juga budaya lingkungan sebagai hasil dari strategi komunikasi.
This study aims to analyze the communication strategy of the Surabaya City Environment Agency (DLH) in campaigning for environmental culture through the Adiwiyata School. The theory used in this study is the theory of Environmental Communication proposed by Robert Cox. This study uses qualitative research methods and uses a purposive sampling technique in selecting informants.

The results of this study can be concluded that the communication strategy of the Surabaya City Environment Office in implementing the Adiwiyata School program is determined by looking at the communication elements, namely the role of communicators in delivering messages, media used to convey messages to schools, stakeholders as groups or individuals can influence or be influenced by an achievement of certain goals, identification of obstacles as evaluations, as well as environmental culture as a result of communication strategies.
2295828531H1A013001ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI FRAKSI ETIL ASETAT RIMPANG KUNIR PUTIH (Kaempferia rotunda Linn) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Eschericia coliRimpang kunir putih (K. rotunda L.) adalah tanaman obat yang memiliki
potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa
bioaktif antibakteri dari rimpang kunir putih terhadap bakteri E. coli dan S.
aureus. Tahapan penelitian meliputi isolasi senyawa bioaktif antibakteri dari
rimpang kunir putih, elusidasi struktur senyawa hasil isolasi dengan FTIR dan
GC-MS, serta melakukan uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak dan senyawa
hasil isolasi. Identifikasi senyawa berdasarkan FTIR, mengindikasikan adanya
gugus –OH alkohol primer, C=O ester, C−O ester dan C−C aromatik. Analisis
menggunakan GC-MS diperoleh delapan puncak dengan satu puncak utama yang
diduga merupakan senyawa krotepoksida dengan persen area 81,87% dan berat
molekul 348. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode
difusi. Hasil uji antibakteri menunjukkan diameter hambat untuk S. aureus sebesar
10,46 mm dan untuk E. coli sebesar 9,50 mm.
White turmeric rhizome (K. rotunda L.) is a medicinal plant that has
potential as an antibacterial. This study aims to isolate antibacterial bioactive
compounds from white turmeric rhizome against E. coli and S. aureus bacteria.
The stages of the research included isolation of antibacterial bioactive compounds
from white turmeric rhizomes, elucidation of the structure of the isolated
compounds with FTIR and GC-MS, and testing the antibacterial activity of
extracts and compounds result from the isolation. Identification of compounds
based on FTIR, indicates the presence of a –OH primary alcohol group, C=O
esters, C−O esters and C−C aromatics. An analysis using GC-MS obtained eight
peaks with one major peak which was thought to be a crotepoxide compound that
has 81.87% percent area and molecular weight 348. The antibacterial activity test
was carried out using the diffusion method. Antibacterial test results showed that
the diameter of inhibition for S. aureus was 10.46 mm and for E. coli was 9.50
mm.
2295926194D1A015039PENGARUH PERENDAMAN TELUR ITIK DENGAN ASAM CUKA SEBELUM PROSES PENGASINAN TERHADAP KADAR GARAM DAN RASA TELUR ASIN

Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh perendaman asam cuka sebelum proses pengasinan terhadap kadar garam dan rasa telur asin. Materi yang digunakan adalah telur itik segar, asam cuka berbagai konsentrasi (0%, 5%, 10%, 15%, 20%), serbuk batu bata dan garam. Metode penelitian eksperimen dengan Rancangan acak Kelompok (RAK), dengan 5 perlakuan, 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit. Hasil penelitian menunjukan bahwa perendaman asam cuka berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kadar garam dan rasa. Rataan kadar garam pada setiap perlakuan yaitu P0 = 7,58%, P1 = 20,38%, P2 = 20,50%, P3 = 19,82%, dan P4 = 21.90%. Rataan rasa pada setiap perlakuanya yaitu P0 = 1,64 (Tidak terasa asin), P1 = 2,45 (Sedikit lebih asin), P2 = 2,77 (Sedikit terasa asin), P3 = 2,70 (Sedikit terasa asin), P4 = 3,71 (Terasa asin). Kesimpulannya perendaman asam cuka dalam proses pengasinan meningkatkan kadar garam dan rasa telur asin.The research was conducted with the goal to study the effect of soaking tamarind vinegar before the salting process on salinity and taste of salted eggs. The materials used are fresh duck eggs, tamarind vinegar various concentrationts (0%, 5%, 10%, 15%, 20%), brick and NaCl. Experimental research method with randomized complete block design (RCBD), with 5 treatments, 5 times repeated, so there are 25 units. The research results showed that soaking tamarind vinegar effect had highly significant (P < 0.01) on the salinity and taste. The salinity average on each treatments are P0 = 7.58%, P1 = 20.38%, P2 = 20.50%, P3 = 19.82%, and P4 = 21.90%. The taste average in each treatments are P0 = 1.64 (not taste salty), P1 = 2.45 (slightly more salty), P2 = 2.77 (slightly salty), P3 = 2.70 (slightly salty), P4 = 3.71 (taste salty). In conclusion soaking the tamarind vinegar in the marinating process to increase the salinity and the taste of the salted egg.
2296026195E1A012150TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB PT LATASINDO SEBAGAI PELAKU USAHA TOUR TRAVEL BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI PUTUSAN BPSK NOMOR :02/PTS.ARB.BPSK/XII/2011Perlindungan konsumen bertujuan untuk melindungi dan terpenuhinya hak konsumen, namun pada kenyataannya tujuan tersebut sulit untuk dicapai, seperti yang terjadi pada putusan BPSK Nomor: 02/PTS.ARB/BPSK/XII/2011 tentang perlindungan konsumen.

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Yuridis Normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang, historis dan analisis, spesifikasi penelitian Deskriptif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventaris, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan analisis normatif kualitatif.

Kesimpulan hasil penelitian menujukan bahwa pelaku usaha ikut bertanggung jawab dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang dalam pengawasannya, sehingga pelaku usaha tidak dapat mengelak dari tanggung jawab yang harus dilaksanakan atas kerugian yang diderita oleh konsumen atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang dalam pengawasannya.
Consumer protection aims to protect and fulfill consumer rights, but in reality these goals are difficult to achieve, as happened in the decision of BPSK Number: 02 / PTS.ARB / BPSK / XII / 2011 concerning consumer protection.
The method used in this research is Normative Juridical by using a legal, historical and analytical approach, Descriptive analytical research specifications, a method of collecting literature study data with inventory, the collected data is then presented in the form of narrative texts and qualitative normative analysis.
The conclusion of the research result is that the businessmen are responsible in the act against the law carried out by people in their supervision, so that the businessmen cannot evade the responsibility that must be carried out for the loss suffered by the consumer for the unlawful act carried out by the person under his supervision.